The Galaxy ~1st Action~

MilkyWayGalaxy-structure-arms-labeled

Hello ^^ 

Semua yang pembaca setia JinHaeXy pasti tau Felidis kan?? Nah FF yang satu ini dibuat oleh salah satu member Felidis, yaitu Lee Kyorin \m/ ff Kyorin bakalan ngasih genre baru di sini… jadi tolong kasih support dan komennya yaaa ^^ nanti Kyo pasti semangat deh ngapdet FF-nya…

Cast : Felidis, SHINee, EXO, Super Junior, CNBlue, Infinite, 2PM

Genre: Action, Romance, Drama.

Author : Kyorin

Kalian tahu tentang Galaxy bukan?

Suatu ciptaan tuhan yang begitu indah namun masih tersimpan jutaan misteri di dalamnya?

Kami, adalah salah satu dari bagian itu

Dan Tugas kami adalah mengungkap semua rahasia itu..

 

 

 

Seoul, korea selatan

“Onnie-ah, kau terlihat sangat sangat cantik” kata Chihoon sambil memeluk Onnie-nya dari belakang. “Chi, gomawo” kata Kyorin sambil mengelus puncak kepala Chihoon dongsaeng kesayangannya.

“Kyorin-ah chukhae,  ternyata kau akan mendahuluiku lebih dulu” kata Haejin yang segera bergabung bersama kedua sahabatnya itu

“Mian Onnie, aku tak bermaksud seperti itu” kata Kyorin terlihat canggung

“Aisshh, tentu saja aku sangat senang Kyo” kata Haejin sembali mencium pipi sahabat yang sudah di anggap sebagai dongsaengnya itu

“Kyo, bergegaslah. Kami tunggu kau di luar ya” kata Chihoon sambil berjalan keluar bersama Haejin, meninggalkan Kyorin sendiri.

Sedangkan Kyorin terpaku di depan kaca. Ia melihat dirinya yang berbeda dengan hari-hari biasanya. Hari ini, ia terlihat sangat anggun dan elegan dengan pakaian putih yang menyelimuti dirinya. Berbeda dengan hari biasanya yang selalu merubah penampilannya, tapi tak pernah “seasli” ini. Kyo pun bergegas keluar setelah semua “persiapan”nya matang.

“Taemin-ah, chukhae” kata seorang lelaki sambil menepuk bahu laki-laki yang di panggil Taemin itu. “Minho Hyung gomawoyo” kata Taemin sambil memeluk erat sahabatnya itu.

“Taeminie chukhae, kadomu sebentar lagi datang” goda Haejin yang tadi datang bersama pacarnya, Choi Minho.

“Ne oppa, sebentar lagi acara puncaknya mulai” kata Chihoon yang sukses membuat wajah Taemin merah.

“Onnie sebelah sini” kata Chihoon sejurus kemudian sambil melambaikan tangannya kearah belakang mereka. Dengan refleks Minho, Haejin dan Taemin pun melihat kearah belakang mereka. Seorang wanita cantik berjalan  kearah mereka dengan senyum merekah di bibirnya.

“Annyeong” sapa Kyorin

“Taemin-ssi, acaranya sudah mau mulai” kata seorang MC yang merupakan teman mereka juga bernama, Yesung.

“Oppa, Onnie hwaiting!!” seru Chihoon disertai tatapan penuh tanya dari Kyorin untuk Taemin.

“Kyo, ikut aku ke atas panggung sebentar” pinta Taemin, Kyorin pun menurutinya

“Hadirin yang terhormat, aku mohon perhatiannya, ada yang ingin saya sampaikan sebentar” pinta Taemin di depan microfon yang membuat semua tamu yang datang langsung mengarah kearah panggung dan berkumpul di dekat sana.

“Seperti yang kalian lihat, di samping saya telah berdiri seorang wanita. Baik kalian yang telah mengenalnya atau tidak, aku akan memperkenalkan ulang yeoja ini. Dia adalah Lee Kyorin, seseorang yang telah menjadi yeoja chingu saya selama 3 tahun belakangan ini” kata Taemin yang langsung di sambut dengan tepukan meriah dari semua tamu yang datang

“Aku, Lee Taemin, berjanji akan membuat kau bahagia. Berjanji akan selalu berjalan bersamamu seperti sepasang merpati. Berjanji akan menyanyikanmu sebuah lagu sebelum tidur. Berjanji tidak akan melepas genggaman tanganmu disaat se-sulit apapun. Berjanji akan terus tersenyum hanya untukmu ” kata taemin sambil berlutut di depan kyorin dan menyodorkan sebuah cincin putih.

“Would you marry me, Lee Kyorin?” kata Taemin

“I…. do” kata Kyorin sambil tersenyum

Mendengar apa yang di ucapkan Kyorin, Taemin segera menyematkan cincin pertunangan mereka di jari Kyorin, begitu pula Kyorin yang melakukan hal yang sama seperti yang Taemin lakukan. Para tamu yang di undang pun bertepuk tangan meriah dan terkagum-kagum dengan keromantisan yang baru saja di perlihatkan pasangan tersebut.

“Onnie-ah, Oppa-ah, chukhae” kata Chihoon yang langsung bergabung bersama pasangan tunangan baru itu.

“Chi, kau jahat!! Tidak memberitahuku tentang ini sebelumnya” keluh Kyorin

“Hahahahaha kan tidak surprise kalau kau sudah tau sebelumnya Onnie sayang” kata Chihoon sambil menyenggol Taemin

“Kemana perginya Minho hyung dan Haejin noona ya?” kata Taemin. Namun seketika itu juga, listrik di hotel tempat berlangsungnya acarapun padam

“aaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhh…” terdengar jeritan lelaki dan wanita

“Haejin onnie!!” pekik Chihoon

“Minho hyung” kata Taemin sambil meraba di dalam kegelapan

“Taman belakang!!!” seru Kyorin, lalu beberapa detik kemudian lampu kembali menyala. Dengan sigap, ketiga orang itupun berlari ke taman belakang

“Hankyung, Kai , amankan ruangan ini serta para tamu” kata Chihoon sambil berlari mengikuti Kyorin dan Taemin

“Yonghwa hyung, Lay hyung, bantu kami” pekik Taemin. Dengan amat sigap dan professional mereka bergerak cepat menuju taman belakang, sehingga pergerakan mereka hanya di ketahui beberapa para tamu saja. Bahkan dengan sangat rapi, para tamu tidak menyadari ada sesuatu yang terjadi.

“Onnie astaga!!” pekik Chihoon yang kaget melihat Haejin sedang menangis di depan tubuh yang terbujur kaku tidak bergerak

“Mi..Min.. Minho.. Hyung” kata Taemin lirih

“Yonghwa Oppa, Lay Oppa, bantu Haejin onnie dan Minho oppa disini. Vega, Draco, sebelah sini!!” kata Kyorin segera bergegas berlari menuju hutan di belakang mereka. Dengan cepat, Kyorin bisa merasakan bahwa ada beberapa manusia yang sedang menjauh dari tempat mereka.

Tak pikir panjang lagi, Lyra, Vega dan Draco segera berlari menyusul beberapa orang yang di curigai sebagai pelaku itu. Sambil bergerak dengan cepat, Lyra dan Vega pun melepas gaun yang mereka gunakan karena dianggap memperlambat gerakan mereka, di badan Lyra dan Vega kini hanya terdapat kaus tipis, berwarna hitam. Tentu saja, sebagai orang yang professional, mereka selalu siap sedia membawa perlengkapan mereka kemanapun, walaupun mereka tak sedang menjalankan misi apapun. Bahkan kini, wajah Lyra telah tertutupi masker penutup wajah, sedangkan Draco dan Vega  memakai kaca mata hitam, agar wajah mereka tak terlihat oleh para Black Star.

 (*Black Star: sebutan untuk para musuh)

“Mereka ke arah timur” kata Lyra yang memang sangat mudah merasakan aura atau perubahan suhu bahkan dari jarak 100 meter lebih.

“Berapa jauh lagi?” tanya Draco sambil terus berlari dengan kecepatan tinggi

“Tak jauh, mereka hanya 15 meter di depan kita. siapkan senjata kalian!!” pekik Lyra

Dengan sigap mereka mengeluarkan senjata mereka masing-masing. Lyra dengan beberapa shurikennya, Vega tentu dengan pedangnya dan Draco dengan boomerang di tangannya. Setelah “The Galaxy” dapat melihat sang Black Star di depan mereka, mereka dengan sigap menyerang. Pertarungan sambil berkejaranpun tak dapat terelakan.

Lyra beberapa kali melempar shurikennya. Namun sepertinya para Black Star ini mampu menghindarinya.

“Ahh damn!!! Mereka sangat gesit dan tak mudah terkalahkan. Gerakannya sungguh cepat!!” kata Kyorin sambil meneruskan melempar shurikennya

“Onnie, mereka anbu” kata Chihoon dengan suara bergetar

 (anbu: sebutan ninja level tertinggi)

“Apa? Anbu? Bagaimana bisa?” pekik Kyorin kaget, namun baru ia sadari setelah beberapa shuriken lain mengarah pada dirinya. Dengan cepat boomerang milik Draco menepis semua shuriken itu. Vega dengan sigap juga menepis semua shuriken dengan pedang miliknya. Memang, pedang yang di gunakannya dapat membelah besi murni sekalipun.

“yeahh.. kena!!” pekik Draco antusias, setelah salah seorang anbu terkena boomerang besinya. Memang boomerang ini terbuat dari besi kuat namun ringan sehingga dengan mudah dapat melesat dan tepat mengenai para sasarannya.

Melihat teman mereka terkena salah satu boomerang, para Black Star pun lebih gencar menyerang dengan peralatan mereka.

“ahh! Bom asap!” pekik Draco disertai kebulan asap di sekitar mereka

Vega!!! Arah jam 3!!” pekik Lyra yang bisa merasakan aura manusia disana.

Draco!! Di atasmu!!” pekik Lyra kemudian. Arahan Lyra memang sangat tepat, dengan sigap Draco dan Vega berhasil membuat lawannya jatuh. Lyra pun dapat melumpuhkan 2 lawannya dengan jurus totoknya yang terkenal. Setelah selesai, Mereka berlari lagi mengejar sisa para Black Star.

“Tinggal 3 orang lagi, jarak 10 meter” kata Lyra dengan senyum Lucifer-nya.

Dengan semangat ke 3 orang itu melancarkan serangan bertubi-tubi.

Tring.. tring.. tring..  terdengar suara sentuhan 2 besi yang membuat ketegangan di tengah malam yang sunyi itu.

“Kena!!!!” lagi-lagi Draco dapat meluluhkan salah satu senjata para anbu itu dengan semangatnya.

“Salah satu dari mereka kehilangan pedang!!” pekik Vega bersemangat

“Oh tidak!! Kita kehilangan mereka” jerit Lyra saat mereka telah berada di pinggir pantai. Tak terasa, mereka telah mengejar mereka sampai ke tepi pantai. Dengan hati-hati mereka menyelidiki dengan hati-hati. Namun hasilnya NIHIL!! Tak ada orang disana.

“Kenapa harus kehilangan jejak disini!!” teriak Draco dengan emosi

Draco..” Lyra tahu betul apa perasaan Draco saat ini. Perasaan Lyra pun tak jauh beda dengan Draco saat ini

“Kenapa harus Minho hyung yang jadi korban!!! Kenapa???!!!!!!” teriak Draco lebih histeris

“Apa ini ada hubungannya dengan pekerjaan Minho hyung yang artis terkenal?” tanya Vega

“Tapi mengapa harus menyewa anbu segala?” tanya Lyra. Lalu timbulah keheningan di antara mereka. Mereka sibuk dengan pikiran masing-masing yang masih sangat kacau.

“Aku menemukan ini” kata draco sambil memegang sebuah pedang. Sepertinya itu pedang yang tadi terjatuh dari salah satu anbu. Di pedang itu terukir tulisan Katakana yang dengan mudah dapat dibaca oleh mereka

SHIBUYA, CYGNUS , 1910

 

“Apa maksudnya ini?” kata Lyra memecah keheningan

“Pedang ini di buat di jepang, 1 abad yang lalu” kata Draco yang dengan mudah menebak teka-teki ini

“Dibuat dengan besi murni yang membuat pedang ini sangat kuat dan tajam” Lanjutnya.

“Jadi, apa yang harus kita lakukan?” tanya Lyra

“Kita harus segera ke Jepang!! Aku…. aku tak percaya….” kata Vega sambil menahan air matanya

“Vega, waeyo?” tanya Draco

“Pedang ini…… mirip dengan punya Sungmin” kata Vega dengan lirih

Jepang, Shibuya

“Bagus. Misi terlaksana walau tak berjalan seratus persen dengan baik” Kata seorang pria yang baru saja sampai ke Jepang setelah melaksanakan misinya

“Sang merpati akan pulang kembali ke sangkarnya” Lanjut pria itu sambil melangkah masuk ke dalam markas besarnya

China , Beijing

Di suatu ruangan gelap dan lembab seorang pria duduk bersila sambil menatap pria di depannya.

“Siapa namamu?” Tanya pria muda itu sambil menyalakan lilin didepannya

Sedangkan pria di depannya yang usianya tak terpaut jauh darinya hanya menatapnya kosong tanpa berbicara sedikitpun

“Namamu sekarang adalah Phobos” kata pria itu lagi

“Phobos” ulang pria satunya masih dengan tatapan kosong

“Bagus, misimu sekarang ada di Roma” kata pria itu sambil tersenyum licik

Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Mengapa Minho yang menjadi sasaran pembunuhan? Benarkah ini hanya motif persaingan di dunia Entertainment? Mengapa juga harus anbu dari Jepang yang ditugaskan membunuh Minho? Apakah nyawa minho akan selamat? Dan mengapa tunangan Vega yang telah lama meninggal dapat di temukan kembali pedangnya? Mungkinkah anbu tadi adalah Sungmin? Dan mungkin kah Sungmin hidup kembali?

Nantikan kisah berikutnya di The Galaxy 2nd Action

 

TBC…

 

 

 

3 thoughts on “The Galaxy ~1st Action~

  1. first? waah, pertama kalinya nih jadi yg pertama komen hhe

    Semenjak liat intronya, udah penasaran bgt sama ceritanya dan akhirnya keluar juga chapter 1nya.
    Karena ini beda dan baru, jadi agak sedikit bingung sih dengan nama2nya itu Lyra, Vega, Draco -I have no idea who are they. Tapi ceritanya sepertinya seru dan menantang, bikin penasaran juga akan bagaimana cerita ini.
    Jangan lama-lama ya lanjutannya, penasaran dengan ide baru apa yang dibawa Kyorin ini.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s