[RHLS] Another Story of Promise You

Title : Promise You – second part
Author : Grace a.k.a Kimmy
Genre : Romance
Length : Oneshot (short oneshot)
Main Casts :

  • Lee Hyukjae
  • Kim Yoonri

Soundtrack :

  • Super Junior K.R.Y – Promise You
  • Super Junior K.R.Y – Loving You
  • Super Junior – Lovely Day (Acapella Ver)

“Berjanjilah satu hal, jangan pernah meninggalkanku.”
Yoonri membalas tatapan Eunhyuk, tatapan itu penuh dengan kesedihan. Tanpa komando Yoonri mengangguk ke Eunhyuk. Dia juga tidak tau apa dia bisa meninggalkan pria ini. entah bagaimana akhirnya, atau mungkin bisa saja dia mengingkari janji yang telah dibuat. Dia akan berusaha sebisanya.
Dia, Kim Yoonri. Hanya mencintai satu laki-laki, satu laki-laki yang bisa membuat dunianya seperti roller coaster. Laki-laki yang berani-beraninya merampas sesuatu yang berharaga yang tidak dia ketahui apa itu. yang jelas, dia akan merasa sangat kehilangan, semuanya akan terasa berbeda. Berbeda karena tidak ada senyuman itu lagi, tidak ada suara lembut itu lagi, tidak ada tawa renyah itu lagi, tidak ada tangan yang selalu hangat diantara jemarinya. Dia gila. Dia gila akan Lee Hyukjae. Dia tidak bisa hidup tanpa laki-laki ini. Dia sadar, dia sangat mencintai laki-laki dihadapannya.
** ** **


“Boleh aku bertanya sesuatu?”
Yoonri mengangguk di bahu Eunhyuk. Mereka telah menyelesaikan dinner ‘romantis’ mereka. Dan sekarang, keduanya sedang duduk di beranda hotel. Jarum jam sudah menunjuk ke angka satu, namun rasa kantuk itu tidak menyerang keduanya. Mereka ingin menghabiskan waktu berdua ini semaksimal mungkin. Dan mungkin mereka juga berharap jika saja dalam satu hari bukanlah dua puluh empat jam, mereka ingin khusus untuk hari ini, dalam sehari ada lima puluh jam. Harapan yang konyol.
“Bertanyalah, asal jangan kau tanyai aku tentang lamaran itu lagi.”
“Wae?!” nada bicara Eunhyuk sedikit meninggi. Dia tidak marah, dia hanya heran. Dimana-mana semua gadis butuh kepastian akan di bawa kemana suatu hubungan itu. sedangkan gadis di sampingnya ini, sudah dilamar oleh superstar dunia macam dirinya, masih saja enggan.
“Sudahlah tidak usah dibahas. Kau memang mau tanya apa?” Eunhyuk sedikit tidak puas mendengar jawaban Yoonri. Siapa yang puas? Sama saja kan dia ditolak Yoonri, namun dengan cara yang lebih halus. Tapi bagaimanapun juga Yoonri benar, dia juga tak ingin merusak waktu kebersamaan mereka.
“Kenapa kau lebih memilihku daripada hyung?”
“Siapa bilang? Hyung mu itu tetap yang terbaik. Dia.. tidak akan ada yang bisa menggantikannya.”
Eunhyuk sedikit sakit mendengarnya. Benarkah? Apa selama ini Kimmy-nya ini terpaksa menerimanya? Apakah sebenarnya dia adalah pengahalang bersatunya Yoonri dan Hyungnya? Jadi, apa karena itu Yoonri menolak lamarannya? Yoonri tersenyum, mendongakkan kepalanya dan memebelai wajah rupawan dihadapannya. Dihadapkannya wajah kekasihnya itu. dia tau betul ada kesalah pahaman.
Lelaki di sampingnya ini jelas salah paham. Bagaimanapun juga Eunhyuk tidak bisa menutupi perasaannya di depan Yoonri. Yoonri sudah tau betul bagaimana Eunhyuk dan apa yang dirasakannya saat itu.
“Dia memang tak tergantikan. Tidak tergantikan sebagai seorang oppa. Mungkin aku memang sudah memiliki oppa, namun Leeteuk oppa adalah bagian dari hidupku. Bisa diibaratkan perannya hampir sama dengan oppaku sendiri. Bukan Lee Hyukjae, bukan seperti yang kau pikirkan. Bahkan di kepalaku aku tidak pernah berencana untuk meninggalkanmu meski itu demi Leeteuk oppa. Kau itu…”
Eunhyuk menutup basa-basi Yoonri dengan ciumannya. Ya, mungkin mereka dahulu tidak jarang berciuman –bahkan mereka pernah hampir lebih dari sekedar berciuman. Namun kali ini tidak ada nafsu sama sekali. Ciuman pertama Lee Hyukjae tanpa disertai nafsu. Yoonri membalas ciuman tersebut. Sama, dia betul-betul ingin menunjukkan perasaannya. Eunhyuk harus tau yang sebenarnya. Eunhyuk harus tau bahwa mungkin mereka akan berpisah lebih cepat lagi.
Tangisan Yoonri tak dapat dibendung lagi. tanpa terisak, buliran air mata keluar dari pelupuk mata gadis itu. tangannya menggenggam erat tangan Eunhyuk. Dia tidak siap dengan kenyataan. Dia tidak siap jika harus meninggalkan lelaki dihadapannya ini. eunhyuk menyadarinya, Eunhyuk menyadari kekasihnya menangis. dilepasnya ciuman diantara mereka, namun Yoonri tak mau memandangnya. Dibenamkannya kepala itu di dada Eunhyuk.
Pasti ada sesuatu, ada sesuatu yang membuat Yoonri bisa seperti ini. Isakan mulai terdengar, dielusnya punggung Yoonri. Dia tidak bisa mendengar Yoonri menangis. ingin sekali dia menghapus air mata Yoonri, namun Yoonri tetap kukuh dan malah mengeratkan pelukan keduanya.
“Jangan lihat aku..”
“Wae Kimmy-ya?”
“Jangan pernah lihat aku menangis boo.. Jangan, aku.. aku tak mau kau melihatku yang lemah ini. Aku tidak ingin semakin menyiksamu. Aku..”
“Sst.. Sudah, jangan diteruskan lagi. Sudahlah, jangan menangis lagi.”
“Aku, aku tak bisa terus menyakitimu boo.. Aku tak bisa melihatmu menderita. Aku benar-benar tak bisa membuatmu semakin sakit dengan kepergianku. Aku tak bisa terus egois dan menyakitimu. Lepaskan aku Hyuk, aku yakin kau bisa.”
“Kau ini bicara apa? Jangan bercanda, lebih baik kita tidur saja..” Eunhyuk sudah akan melepaskan pelukannya, dia tidak mau ujung dari cerita ini. ini bukan kemauannya. Seharusnya mereka sekarang sedang bersenang-senang.
“Aku mohon, jangan hindari topik ini. aku.. tak bisa terus-terusan menjadi beban bagimu Hyuk. You deserve better.”
“Apa yang kau harapkan? Aku mencari penggantimu? Hentikan omong kosong ini Kim Yoonri. Sama saja kau ingin aku mati.”
“Tidak akan seburuk itu..” dengan kasar Eunhyuk melepaskan pelukan diantara keduanya. Yoonri masih saja menangis tertunduk, ditariknya sedikit kasar dagu gadis itu.
“Tatap aku, apakah aku terlihat bahagia mendengar kata perpisahan itu Kim Yoonri, katakan? Apakah aku terlihat bahagia?”
“Mungkin tidak sekarang, tapi..”
“Kau harus tau, untuk kali ini aku akan egois Kimmy-ya. Kau harus tau, betapapun kau memohon padaku, aku tidak akan mengakhiri hubungan kita. Tidak, meskipun kau sudah tidak menginginkannya.”
Eunhyuk pergi meninggalkan kamar. Dia butuh udara segar, dia juga perlu meninggalkan Yoonri sendiri. Memberi kesempatan Yoonri untuk berpikir. Dia memang egois. Egois, kata-kata yang bahkan menurut Eunhyuk sudah tidak ada artinya. Biarkan kata-kata itu melekat padanya. Dia tidak mau kehilangan gadis itu. tidak akan mau dan tidak akan pernah.
Jika toh Yoonri akan pergi, bukankah mereka hanya dipisahkan jarak dan waktu? Itu bukan sesuatu yang sulit, lebih lagi sekarang sudah banyak alat yang bisa mendukung hubungan jarak jauh mereka. Tapi bukankah tidak adil jika itu semua dapat mengambil nyawanya? Dia tidak berbohong, dia tidak berdelusional. Dia mengatakan yang sejujurnya.
Yang sejujurnya memang dia tidak bisa hidup tanpa gadis itu. yang sejujurnya malam ini cukup membuatnya terpukul karena permintaan gadis itu. yang sejujurnya, saat ini dia hancur. Dia menghentikan langkahnya, dia tidak tau dia dimana. Air mata yang sedari tadi tidak keluar meleleh begitu saja. Dia tertawa, menertawai hidupnya, keegoisan dalam hidupnya.
“Tak taukah kau Kim Yoonri, apa yang kau lihat nanti jika kau pergi hanyalah Lee Hyukjae yang tanpa rasa dan jiwa. Lee Hyukjae yang bahkan tidak tau apa tujuan hidupnya di masa depan.”
Sebuah tangan melingkar diperutnya. Dia tau tangan siapa itu. digenggamnya tangan itu, dia sudah akan mati tadi saat mendengar kata-kata itu meluncur begitu saja.
“Apakah begitu berat untuk tetap bersamaku? Apakah ini terlalu membebanimu, Kimmy-ya?”
Keduanya terisak. Ini sungguh malam yang tidak akan terlupakan bagi keduanya. Terlebih bagi Eunhyuk.
“Sungguh Kimmy-ya, aku tidak bisa. kumohon jangan paksa aku, mungkin aku sangat jahat karena tak mau melepasmu. Tapi Kimmy-ya, tolong bantu aku. Meskipun..”
“Tidak Lee Hyukjae, tidak. Hentikan. Maafkan aku. Maafkan aku..”
Dirasakannya tangan itu perlahan terlepas. Saat tubuhnya berbalik sudah didapatinya Yoonri terduduk sambil terisak.
“Kimmy-ya, kau harus tau. Aku benar-benar mencintaimu. Setiap perlakuan dan kata yang kuucapkan bukan hanya sekedar formalitas. Kau harus tau, kau salah satu alasanku menghadap masa depan. Kau harus tau itu..”
Dipegangnya wajah Yoonri yang berlinang air mata, kemudian dikecupnya kening gadis itu sambil terisak.
“Maafkan aku.. Maafkan aku boo-ya. Maafkan aku..”
“Gwenchana. Aku harap kau mengerti Yoonri-ya. Jangan pernah berkata seperti itu lagi.”
Yoonri menganggukkan kepalanya di dalam pelukan Eunhyuk. Pelukan hangat yang melindunginya dari dunia luar yang terkadang mengecamnya. Dia terlalu bodoh telah melakukan hal tadi, dan dia sangat menyesal. Menyesal karena itu sekaligus membuatnya harus melihat pria berharga di depannya ini menangis.
** ** **
Keduanya sedang berbaring di tempat tidur, saling berpelukan. Insiden tadi cukup mengejutkan dan juga membuat keduanya kehilangan banyak tenaga.
“Kimmy-ya, tidurlah.. Kenapa kau tidak mau tidur?”
“Eunhyuk-ah, boleh aku melakukan sesuatu?”
Eunhyuk memandang aneh Yoonri. Namun detik berikutnya hanya rasa heran yang ada dibenaknya. Yoonri menciumnya. Sungguh-sungguh memulai ciuman itu. ciuman yang sama saat mereka di beranda tadi.
“Aku mencintaimu Lee Hyukjae, sungguh aku juga tidak berbohong. Sekali lagi maafkan aku.” Yoonri berbisik tepat didepan mulut Hyukjae. Didekapnya gadis itu lagi, menyeruakkan kepalanya di leher gadis itu sambil menghirup wangi di rambut Yoonri.
“Aku bisa gila Yoonri-ya, kau memang gadis gila. Gadis gila yang dengan mudahnya membuatku bertekuk lutut.”
“Kau juga lelaki gila Lee Hyukjae. Kau gila karena memilih aku yang gila ini.”
“Biar saja kita gila. Yang penting, saat ini kau harus segera tidur. Kau tau, mungkin jam lima pagi kita sudah harus pergi dari hotel ini.”
“Apa? Kita akan kemana?”
“Sudah tidur saja..”
** ** **
“Kau memang lelaki gila, Lee Hyukjae-ssi. Kau memang yang paling gila.”
Mereka sudah sampai di tempat tujuan mereka. Everland. Sebulan yang lalu dia dapat membooking tempat ini khusus untuknya dan Yoonri –tentu saja berkat bantuan Siwon. Awalnya memang sangat sulit, namun dia terus membujuk pemilik taman bermain tersebut serta tentu saja dengan bayaran yang tidak sedikit. Dia dan Yoonri diizinkan untuk bermain dari jam lima pagi buta hingga taman bermain itu dibuka untuk umum, yaitu pukul sembilan pagi. Sebenarnya mereka masih bisa bermain setelahnya, namun pemilik taman bermain sudah berkata bahwa dirinya tidak bisa menanggung akibatnya nanti.
Gurat kebahagiaan tak bisa ditutupi, mata Yoonri berbinar melihat berbagai wahana yang ada di hadapannya. Tidak perlu bertanya, Eunhyuk sudah tau apa yang gadis itu rasakan. Digenggamnya tangan Yoonri dan mengajaknya berjalan memasuki pintu Everland.
“Jadi, mulai dari mana kita?”
“Kau serius, semua wahana bisa kita naiki.”
“Em, sesuai perjanjian seperti itu. dan aku harap juga begitu, jadi mana yang harus kita naiki sekarang?”
Senyuman Yoonri berubah sedikit licik. Dia tau Eunhyuk tidak mau –well sebenarnya tidak tahan jika menaiki wahana ekstrim. Dan sesaat setelah melihat wajah ‘menyeramkan’ Yoonri, Eunhyuk hanya bisa menghela nafas.
“Aku harus ikut?”
“Geurom. Bagaimana bisa kau membiarkanku menaiki wahana seperti itu di pagi buta sendirian begini?”
“Yoonri-ya..”
“Boo~”
Yoonri mengerluarkan jurus aegyo yang sungguh dibuat-buat untuk membujuk Eunhyuk. Mengingat masa lalu saat dia, Sungmin hyung, Yesung hyung, Leeteuk hyung, Kyuhyun, dan Ryeowook menaiki roller coaster untuk keperluan super show pertama mereka saja dia sudah panas dingin. Apa lagi ini, hanya berdua? Yoonri mengamit tangan Eunhyuk di lengannya.
“C’mon, everything’s gonna be allright. Okay?” dikecupnya singkat bibir Eunhyuk sebelum sesaat kemudian ditariknya Eunhyuk ke wahana roller coaster. Sambil berdoa Eunhyuk meyakinkan dirinya. Everything’s gonna be allright.
** ** **
“Woaaa, sunrise nya bagus sekali.”
Setelah melewati beberapa jam yang berat akhirnya mereka berlabuh ke wahana terakhir. Bianglala. Wahana-wahana menyeramkan itu cukup mengerikan dan cukup sukses untuk membuat Eunhyuk pergi ke kamar mandi hampir 7 kali. Dan dengan kejamnya Yoonri tertawa saat melihat Eunhyuk mengeluarkan isi perutnya di wastafel sambil memijat tengkuk pria itu.
Dan saat ini, mereka berdua duduk berhadapan di salah satu kabin bianglala. Jam masih menunjukkan angka tujuh. Dan beruntungnya mereka, mereka dapat melihat pemandangan indah matahari terbit di atas bianglala.
“Yeppeoyo..”
“Ne, seperti kau..”
“Cih~ jangan menggombal. Jika aku cantik, apa kabar Yoona unnie?”
“Dia sangat cantik.”
“YA! Dan bagaimana dengan Jieun-ssi? Wanita tercantik di Daehanminguk?”
“Eiyy~ jangan bergurau. Aku sedang tidak ingin tertawa.”
“Aku tidak bergurau, Lee Hyukjae-ssi.”
Eunhyuk tersenyum. Yoonri sedang cemburu! Dia tau pasti bagaimana gadis ini cemburu. Hah, kenapa selalu saja Yoonri membawa wanita-wanita itu ke permukaan?
“Ya~! Apa yang kau lakukan?” eunhyuk berdiri dari duduknya dan mendekat ke Yoonri. Yoonri panik, tentu saja. Keseimbangan bianglala tersebut menjadi kurang. Namun kepanikan Yoonri seketika berubah menjadi keterkejutan saat bibir Eunhyuk sedikit melumat bibirnya. Ini romantis –seharusnya. Namun bagi Yoonri, Eunhyuk gila karena hampir membuat nyawa mereka hilang karena ingin menciumnya –well walaupun tidak mungkin separah itu juga.
“Jangan cemburu.”
“Aku tidak!”
“Kau berbohong, sayang..”
“Untuk apa aku cemburu?”
“Sudahlah, akui saja. Tapi kau juga harus ingat..” Eunhyuk mengarahkan tangannya ke leher Yoonri. Diusapnya leher itu kemudian ditariknya kalung yang ada di sana. Dikeluarkannya kalung itu dari dalam. Kalung dengan liontin sebuah cincin –cincin pemberiannya. Yoonri menatap Eunhyuk heran. Dia memasang kalung tersebut tanpa sepengetahuan Eunhyuk, tapi bagaimana dia tau?
“Saat kau tidur. Kau lupa melepasnya, dan aku melihatnya. Jadi, tak ada lagi alasan bagimu untuk meninggikan egomu, sayang..”
Skak mat!
Mungkin Yoonri tidak menjawab secara langsung lamaran Eunhyuk. Dia masih bingung, dia masih tidak tau bagaimana akhir dari perjalanan kisah mereka berdua. Tapi Yoonri juga tidak menolak. Jauh di lubuk hatinya, dia sudah menerima Eunhyuk. Sangat menerima.
“Sudah, tidak perlu panik. Sesungguhnya aku tak begitu butuh jawabanmu secara langsung. Tapi melihat kalung ini aku yakin, kau setidaknya tidak menolakku.” Dikecupnya kening Yoonri ringan sebelum bianglala itu berhenti dan Eunhyuk menjauh dari Yoonri.
“Percaya diri sekali.”
Eunhyuk mengabaikan cibiran Yoonri. Itu hanya cover Yoonri saja. Aslinya? Sudah terbukti bukan? Eunhyuk berjalan mendahului Yoonri yang masih saja merutuki kebodohannya. Bisa besar kepala namja gila itu.
“Lee Jieun~! Kau tau?! Aku akan segera menikah. Tapi bukan dengan kau~ Kim Yoonri akan menikahiku. Kau dengar itu?!!”
Yoonri menatap tak percaya. Eunhyuk berteriak seperti orang gila. Dan apa itu? kata-kata macam apa itu?
“YA! Neo jinjja, Lee Hyukjae, kau memang lelaki paling gila!”

-T.B.C-

Another short story of RiHyuk. Well i finished this fiction D-3 before my second round of exam. I hope you guys like it. I wouldn’t definitely updating fiction until next April. Lots of things to study. And i made this because i felt guilty of my previous story which is TOO short. And i hope with this story i can make you guys please! Thank you for supporting trough comment(s) and like(s). I hope you guys can wait for this couple. I still owe you a lot of RiHyuk story. Thank you! Have a nice day!

13 thoughts on “[RHLS] Another Story of Promise You

  1. aigoooo .. *lapairmata*
    setelah sekian lama publish jugaaa .. *lemparpetasan*
    dan akhirnnya couple yang kebanyakan berantemnya ini menjadi pembukaaaa .. meski sebenernya kangen ama mommaa dan si poppaa .. tapi disini hyukie oppa jadi sweet bgt dah jadi envy ama yang di moment bianglala dan oppa tumben kau ga keluar yadongnya yah -_-“*entah harus seneng atau sedih* hahaha 😀

  2. Aaawwwwww… Romantis sekaleee endingny.. “Lee Jieun~! Kau tau?! Aku akan segera menikah. Tapi bukan dengan kau~ Kim Yoonri akan menikahiku. Kau dengar itu?!!” *prok prok prok* tepuk tangan utk hyuk kekeke

  3. aaah, sedih’y…😥
    perpisahan emg selalu menyedihkan..
    tp aku seneng hyukjae menyikapi’y dgn dewasa, tdk memaksa yoonri…
    smg tetap langeng n selalu bahagia aja… d’tunggu kelanjutan’y april nanti…🙂

  4. pffttttt~~~

    hmmmh, kau dengar itu abegeh?? jadiii, stop ruining uri myeolchi life lah ya~ u,u

    eniwei, nyuk, lu self destruct banget ngebandingin ama leader. xD

    tapi teteplah, untuk kimmy, situ myeolchi terokeh xD

  5. jadi pengen nangis… Chul-ah, buruan baliiik, aku kangen… T.T

    yg ini dewasa bgt yah~~~ hoho, romantis sama putus asanya juga kerasa bgt,, ampe berkaca kaca aku..
    Yoonri beneran musti pergi ya? u,u

  6. udah lama ga ngecek jinhaexy.. finallu ff bejibun ngantri buat dibaca..😄

    sebenernya aku lupa2 inget sama cerita rihyuk terakhir yang aku baca, tapi aku inget akhirnya..😀

    itu hebat yee.. the power of kuda, everland bisa di booking..😄
    ditunggu cerita rihyyk selanjutnya.. yang manis2 ya kalo bisa.. wkwk..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s