STRONG HEART 91LINERS SPECIAL

”Rabu Malam, Kangshimjang!” kedua MC, Lee Dongwook dan Shin Dongyup secara kompak membuka acara kesayangan para pemirsa SBS, Strong Heart.

   ”Malam hari ini, merupakan malam yang sangat spesial!” kata Shin Dongyup. ”Setelah sukses dengan memperoleh rating yang cukup tinggi dalam game show slot dari Running Man, acara ini pun semakin disorot oleh para penggemar setianya. Dan bukan hanya di dalam negeri, namun di luar negeri juga… kesepuluh member ini telah memperkenalkan Teenage Running Man dengan begitu suksesnya.”

   ”Iya, tidak heran, karena selain kesepuluhnya memiliki ketangkasan dan daya saing yang kuat diantara satu sama lain, persahabatan dan ikatan mereka tetaplah menjadi yang utama. Selain itu, kesepuluhnya adalah idol-idol kebanggaan negara kita.” Tambah Lee Dongwook.

   ”Dan kita sambut, pasangan yang pertama… MBLAQ Mir dan Miss A Min!” seru Shin Dongyup, dan dari belahan LED di belakang set tempat duduk, muncullah Mir dan Min yang saling bergandengan tangan dan melambai-lambaikan tangan mereka kepada kamera dengan bersemangat.

   Begitu keduanya sudah berada di tengah panggung, keduanya membungkuk bersama-sama.

   ”Annyeonghaseyo, MBLAQ Maknae, Mir-imnida.” Mir membungkuk sambil tersenyum, diiringi tepuk tangan meriah dan lagu It’s War yang mengalun keras sebagai background music.

   Kemudian Min melambai dan membungkuk. ”Annyeonghaseyo, Miss A, kkap-Min-imnida.” Diiringi tawa dan tepuk tangan oleh para penonton Min membungkuk.

   ”Ne! Pasangan kedua ini selalu terlihat rukun dan adem ayem saja jika dalam acara Teenage Running Man.” Kata Dongwook.

   ”Benar sekali, namun belakangan ini si pria meninggalkan sang wanita untuk terjun ke dalam pedalaman hutan Madagaskar!” seru Shin Dongyup kembali. ”Inilah dia… 2AM Jinwoon dan Kara Nicole!”

   Kembali dari belakang set, LED besar terbelah, dan muncullah Jinwoon serta Nicole. Nicole mengaitkan tangannya pada lengan Jinwoon dan keduanya sambil tersenyum sumringah menuruni undakan, dan berdiri di tengah-tengah set, diingiri tepuk tangan meriah.

   ”Annyeonghaseyo, 2AM Maknae, Jinwoon-imnida.” Diiringi I Wonder If U Hurt Like Me.

   ”Annyeonghaseyo, Kara Vitamin, Nicole-imnida.” Diiringi Step.

   Keduanya membungkuk, kemudian menempati love seat yang sudah disediakan di barisan kedua, love seat tengah, di samping love seat milik pasangan Min dan Mir yang seperti biasa, selalu nampak seperti anak kembar. Masih ada tiga love seat yang belum terisi, sementara para anggota tetap Strong Heart berada di samping set bertepuk tangan menyambut para bintang tamu.

   ”Baiklah, pasangan yang berikut ini… merupakan pasangan yang paling sering terlihat berkhianat…” kata Lee Dongwook, dan para penonton tertawa, termasuk keempat orang yang sudah duduk. ”Namun mereka tetap bertahan untuk terus bersama-sama… B2ST Dongwoon!”

   ”Sistar Hyorin!”

   Dongwoon dan Hyorin muncul sambil tertawa lebar, dan bergandengan tangan, Dongwoon menggandeng turun Hyorin yang tertawa-tawa senang sambil melambai-lambai.

   ”Annyeonghaseyo, B2ST Maknae, Dongwoon-imnida!” diiringi Areumdaeun Bamiya.

   ”Annyeonghaseyo, Sistar Leader, Hyorin-imnida!” diiringi Loving You.

   Setelah keduanya memberi salam, mereka duduk di loveseat paling tengah, di barisan ketiga, paling atas, tepat di atas love seat Jinwoon-Nicole.

   ”Pasangan yang satu ini, terjadi karena ’takdir’ atau ’nasib’. Keduanya selalu berusaha melarikan diri dari satu sama lain, namun apa daya, mereka berdua seperti seolah selalu ditakdirkan menjadi bersama. Afterschool Nana!”

   ”U-Kiss Eli!”

   Dan keduanya masuk tanpa melakukan kontak fisik sedikit pun, keenam bintang tamu yang sudah duduk di love seat, terbahak-bahak melihat Eli dan Nana berjalan beriringan tanpa bergandengan atau saling menggelayut satu sama lain. Tapi toh keduanya tidak terlihat sinis satu sama lain seperti di acara mereka.

   ”Annyeonghaseyo, U-Kiss Eli-imnida.” Diiringi Dora Dora.

   ”Annyeonghaseyo, Afterschool Nana-imnida.” Diiringi Flashback.

   Eli dan Nana duduk di love seat barisan pertama, di ujung paling kanan, tepat di bawah love seat milik Min dan Mir.

   ”Dan inilah dia, pasangan yang selalu di tunggu-tunggu! Tak terpisahkan, tak terkalahkan, dan tak tergoyahkan! Bahkan oleh pesona seorang Lee Dongwook sekali pun!” seru Shin Dongyup.

   Lee Dongwook mengangguk. ”Pasangan yang selalu membuat iri siapa pun yang melihatnya! Felidis Haejin!”

   ”Dan SHINee Minho!”

   Keduanya muncul dari balik LED. Seperti Jinwoon-Nicole, Haejin mengalungkan lengannya pada lengan Minho, namun kedua tangan mereka saling bertaut satu sama lain, sementara keduanya berpose oh-so-sweet sekali diatas sana, membuat seluruh set berteriak histeris dengan pose ala pre-wedding tersebut.

   Kemudian Minho membimbing Haejin perlahan-lahan menuruni undakan, hingga tiba pada tengah set.

   ”Annyeonghaseyo, SHINee bulkeok charisma, Minho-imnida.” Diiringi Sherlock.

   ”Annyeonghaseyo, Felidis sexy charisma, Haejin-imnida.” Diiringi Splash Me If You Can.

   Keduanya tertawa dan saling tos, sebelum akhirnya duduk di love seat tepat di tengah, di sebelah love seat milik Eli-Nana. Setelah Haejin dan Minho duduk, barulah para anggota Strong Heart lainnya; Boom, Super Junior Leeteuk, Eunhyuk, Shindong, Jung Juri, Kim Hyojin, dan yang lainnya menempati tempat duduk mereka masing-masing sambil bertepuk tangan.

   ”91Liners… mereka sangat muda,” kata Shin Dongyup. ”Dan memenuhi kriteria gadis kesukaan dari Lee Dongwook-ssi, muda!”

   Lee Dongwook tertawa.

   ”Selamat datang di Strong Heart, 91liners!” sambut Shin Dongyup.

   Kesepuluh member 91liners membungkuk bersamaan dan mengucapkan terima kasih.

   ”Jika melihat member 91liners duduk dipasang-pasangkan seperti ini, mereka nampak seperti pasangan nyata!” kata Boom, dan kelima pasang muda-mudi itu tersenyum malu-malu. ”Bahkan Eli-ssi dan Nana-ssi.”

   Eli dan Nana tertawa.

   “Boleh kami bertanya berdasarkan apa kalian dipasangkan kali ini, Mir-ssi dan Min-ssi?”

   Mir menjawab. ”Tentunya berdasarkan pasangan yang biasa ketika kami melakukan couple battle di 91liners.”

   ”Jadi kalian biasanya memang berpasangan seperti ini?”

   ”Tiga pasangan diantara kami tidak pernah berubah!” kata Min, dan semua tertawa. ”Jinwoon-Nicole, Hyorin-Dongwoon, lalu Haejin-Minho, tidak pernah berubah pasangan. Tapi terkadang, Mir selalu ingin bersama Nana…”

   Semua tertawa mendengarnya.

   Mir menggaruk kepalanya tidak enak, sementara Nana tertawa dan mengangguk-angguk setuju.

   ”Mir selalu ingin bersama Nana, dan Eli selalu merasa senang jika Nana bersama Mir, karena dia bisa dengan mudah mengejar Haejin!”

   “WOOOOOOW!”

   ”Tapi Haejin tidak pernah mau bersama Eli, itulah jadi jika Nana bersama Mir, terkadang aku yang harus berakhir bersama Eli.” Min nampak miris sekali mengatakan hal itu.

   Leeteuk kemudian bertanya. ”Ada satu hal yang aku sangat ingin tanyakan kepada member 91liners…

   ”Ah, ye, silakan, Leeteuk-ssi?”

   ”Apakah kalian memang berteman dekat selain dari acara Teenage Running Man? Lalu, selain kalian… banyak sekali idol yang lahir di tahun 1991, apakah mereka juga dekat dengan kalian?!”

   ”Ah, ye~” semua mengangguk dengan kompak.

   Dongwoon kemudian menjawab mewakili semuanya. ”Sebetulnya ternyata kenapa Teenage Running Man, mengambil member dari 91liners adalah karena kami, sebelum acara 91liners ini dilangsungkan, kami sudah sangat dekat satu sama lain.” Hyorin mengangguk di sebelahnya. ”Karena kami bergabung sebagai idol group, kami selalu sibuk… susah sekali untuk mencari teman sebaya di sekolah atau di kampus kami sekarang ini, karena kami tidak bisa begitu sering berkumpul bersama mereka. Tapi, karena kami sama-sama idol group member, kami sering bertemu di berbagai acara musik… dan kami saling mengerti bagaimana kesibukan dan betapa ketatnya jadwal kami, inilah yang membuat kami bisa dekat.”

   Para penonton dan bintang tamu kembali bertepuk tangan.

   ”Jadi bukan hanya kesepuluh member ini sebetulnya yang anggota 91liner?” tanya Leeteuk lagi.

   ”Oh bukan hanya kami,” kini Minho yang menjawab. ”Dari SHINee ada dua orang member, aku dan Key-ssi. Lalu, di Kara juga ada Goo Hara-ssi. Dan banyak sekali di U-Kiss, ada Hoon, AJ, Kiseop… lalu ada Infinite Woohyun, dan juga SNSD Seohyun… dari EXO K, kami baru merekrutk Suho-ssi.”

   ”B1A4 Jinyoung dan CNU juga…” Haejin menambahkan.

   ”Woah banyak sekali~”

   ”Kalian sering berkumpul?”

   ”Setidaknya, satu bulan sekali kami sering berusaha berkumpul bersama-sama,” jawab Nicole. ”Tapi memang tidak pernah benar-benar bisa lengkap~ karena pasti ada dua atau tiga orang yang tidak bisa hadir karena jadwal kami. Tapi kami selalu berusaha untuk saling berhubungan satu sama lain~ kami punya grup khusus dari media sosial kami di ponsel, terkadang kalau kami lelah, kami saling menyemangati satu sama lain.”

   ”Daebak! Beri tepuk tangan yang meriah untuk 91liners…”

   ”Jika kalian berkumpul, kalian berkumpul dimana?” tanya Boom kepada seluruh member.

   ”Tergantung~” sahut Min. ”Biasanya kami paling sering berkumpul di tempat karaoke, atau di kedai samgyeopsal…”

   ”Kalian minum bersama?”

   ”Ne~”

   ”WOAH~”

   Lee Dongwook mengangguk, kemudian bertanya kembali. ”Mendengarkan cerita dari anak-anak ini sungguh sangat menyegarkan, persahabatan, minum bersama… apalagi mereka adalah idol, yang tentu saja susah sekali memiliki waktu senggang. Dan mengenai minum, tentu saja… kalian sering pergi bersama sehingga pasti sudah sering kali melihat bagaimana tabiat atau perilaku masing-masing. Siapa diantara member 91liner yang paling kuat minum?”

   ”MINHO!”

   Minho tertawa dan menutupi wajahnya dengan malu ketika kedelapan temannya, kecuali Haejin, semua menyerukan namanya dengan kompak.

   ”Jika semua sudah minum, masing-masing orang tentunya tahu sampai dimana batas mereka bisa minum.” Kata Mir. ”Dan biasanya setelah minum cukup banyak atau sudah berada di batas, kami tidak berani pulang sendiri, atau naik taksi sendiri, kami pasti selalu di jemput, sementara Minho… ia dan Key pasti selalu naik mobil bersama-sama dijemput oleh Manajer mereka, tapi selalu berakhir dengan Minho yang memapah Key!”

   ”Ah majyeo! Padahal Minho minum lebih banyak dari Key!” seru Nicole.

   Dan mereka tertawa sambil bertepuk tangan.

   ”Itu bukannya aku tidak mabuk~” keluh Minho malu. ”Aku sudah merasa tidak kuat juga.”

   ”Iya, tapi kau benar-benar masih dalam kesadaran penuh, Minho-ya~” kata Nana.

   ”Tapi selain aku,” kata Minho akhirnya, ”Aku tidak berbohong, tapi kemampuan minum alkohol Haejin, benar-benar diatas rata-rata!”

   ”MAJYEO!” kedelapan lainnya berseru kembali.

   Haejin tertawa.

   “Oh jinjjayo!?” kedua MC nampak terkejut.

   ”Kalau soal Haejin kami tahu betul,” Eunhyuk tiba-tiba bicara, membuat semua menoleh kepadanya. ”Seperti yang semua orang tahu, Super Junior dan Felidis sangat dekat, karena hubungan darah Kyuhyun-Chihoon, sehingga Felidis sering main ke tempat kami, dan kami juga pernah ke tempat Felidis. Kami pernah menyelenggarakan makan-makan bersama di dorm kami, dan kami menyediakan beberapa botol minuman… di Super Junior, member yang paling kuat minum ada Kyuhyun, maknae… dan bahkan Kyuhyun mengakui kemampuan minum Haejin di atas rata-rata.”

   Haejin tertawa lagi.

   ”Haejin tipe yang tidak akan mabuk jika hanya meminum dua botol soju saja, jinjja~” terus Eunhyuk.

   ”Woah~”

   ”Ne, aku mengakui bahwa aku belajar minum sejak usia muda,” kata Haejin dan semua terkejut, kecuali Jinwoon yang tertawa terbahak-bahak. ”Ketika masih di bawah umur, aku hanya mencicipi sedikit, tapi pernah suatu ketika dalam masa trainee… aku diundang ke pesta ulang tahun, 2AM Seulong-ssi… aku dan Seulong sangat dekat, kami bersahabat, jadi dia merasa perlu untuk mendidikku sebagai gadis kuat!” dan para pendengar tertawa. ”Ketika di pesta… aku awalnya mengira itu sari apel yang memang disediakan oleh Seulong untuk kami yang memang tidak bisa minum, tapi kemudian setelah kuminum, aku tahu rasanya jauh dari sari apel… dan aku meminumnya hingga habis~”

   ”Dan ternyata?”

   ”Dan ternyata setelah aku bertanya, itu adalah vodka~” jawab Haejin sambil tertawa kembali.

   Jinwoon kemudian meneruskan. ”Dan kami semua shock, Haejin yang tidak pernah minum alkohol sebelumnya sama sekali tidak tumbang setelah minum segelas vodka!” katanya sambil tertawa. ”Bahkan aku saja ketika pertama kali minum vodka tidak berani banyak, karena aku sudah merasa tubuhku bereaksi, tapi Haejin sama sekali tidak kenapa-kenapa!”

   ”Woah~”

   ”Daebak!”

   Shin Dongyup membaca isyarat dari PD dan berkata, ”Dan dengan demikian, marilah kita mulai cerita kita yang pertama. Dongwook-ssi, cerita siapa dulu yang mau kita dengarkan?”

   ”Bagaimana kalau kita mulai dengan papan milik Nana-ssi? Aku sangat tertarik membaca apa yang ia tulis disana.”

   ”Oke! Nana-ssi, dengan papan bertuliskan… Eli Two Face!

   ”Sebenarnya apa yang hendak Nana-ssi bicarakan tentang Eli-ssi? Two face? Itu berarti Eli-ssi bermuka dua?”

   Semua tertawa.

   Nana mengangguk. ”Ne! Eli itu bermuka dua!” kata Nana tegas, dan semua member 91line terpana, menoleh menatap Eli yang mengangkat kedua tangannya pada Nana tidak terima.

   ”Jika dalam acara televisi, Eli selalu membuatku jadi gadis terbuang karena ia selalu dan selalu mengejar Haejin. Berbeda ketika recording berakhir, Eli sangat memperhatikanku.”

”MWO?!”

   Haejin bertepuk tangan paling heboh, sementara Min terbahak-bahak, dan Mir menggeleng-gelengkan kepalanya, Dongwoon bersiul-siul.

   ”Majyeo! Eli di 91liner selalu mendapatkan komentar buruk dari fansku, karena selalu mengabaikanku dan membuatku seolah-olah sebagai seorang gadis sama sekali tidak diinginkan.” Kata Nana lagi, dan Eli menunduk sambil menyembunyikan senyumannya. ”Aku mengatakan ini bukan karena aku semata-mata membela Eli, tapi memang ketika setelah recording, PD-nim memberikan isyrat : yak! Rekaman hari ini selesai. Eli langsung berubah seratus delapan puluh derajat sikapnya kepadaku.”

   ”Wooow~”

   Nana tersenyum sumringah. ”Jadi, meski aku merasa sedih karena Eli sepertinya jahat sekali kepadaku, tapi ketika semua selesai, dia akan menjadi pribadi yang hangat. Aku tidak tahu apakah Eli melakukan hal ini juga kepada yang lain, tapi Eli selalu mengirimkanku pesan ke dalam ’KokoaTalk’-ku setelah selesai recording : Na-ya, gomawo untuk hari ini.”

   ”WOAH!”

   ”Eli tidak mengirimkannya padaku!” seru Dongwoon.

   ”Aku juga tidak dapat!” Minho ikutan.

   ”Aku juga!”

   ”Jadi, siapa saja yang mendapatkan pesan seperti itu dari Eli-ssi?” tanya Shin Dongyup pada member 91line lainnya. ”Semua namja tidak dapat pesan dari Eli, bagaimana dengan yeoja?”

   Min menjawab. ”Pernah tapi ketika dia menjadi pasanganku saja.”

   ”Aku tidak dapat,” Haejin menggeleng-geleng bersemangat. ”Jamkaman, Eli-ya… kau mengaku bahwa kau menyukaiku di televisi agar kau tidak terlihat sedang mendekati Nana, kan??”

   Seluruh studio bersorak. ”WOAH!”

   ”Bisa! Bisa! Itu bisa terjadi!” seru Boom dan Leeteuk kompak.

   Eli menutup wajahnya malu.

   ”Terkadang memang, pencitraan seperti yang Eli-ssi lakukan seperti ini diperlukan jika kita sedang benar-benar serius dalam mendekati seseorang.” Komentar Eunhyuk. ”Dan Eli melakukannya dengan baik, menyukai Haejin bisa dibilang topik yang umum dikalangan namja idol, benar?”

   ”Ne!” dua MC mengangguk.

   ”Jadi, Eli menggunakan nama Haejin, agar dia tidak terlihat bahwa ia sebetulnya tengah mendekati Haejin!” tutup Eunhyuk dan semua bertepuk tangan mendengarkan penuturannya.

   ”Ah, Eli-ssi, jinjja!”

   Eli menutup wajahnya, lalu mengangkat tangannya. ”Jamsimanyeo! Boleh aku mengatakan sesuatu?”

   ”Animida.” Geleng Shin Dongyup dan semua menertawai Eli. ”Kau memiliki giliranmu untuk membela diri nanti, Eli-ssi. Dan sekarang mari kita berangkat ke cerita selanjutnya… Minho-ssi!”

   ”Ne!” Minho menegakkan dirinya dan meletakan tangannya pada papan di sampingnya. ”Drama recording drive me crazy!”

   ”Kau dan f(x) Sulli, tengah memerankan sebuah drama yang diangkat dari komik Jepang berjudul Hana Kimi, betul?” tanya Lee Dongwook.

   Minho mengangguk sambil tersenyum. ”Ne~ ketika menerima tawaran sebagai 91Liners di Teenage Running Man, aku belum terikat kontrak drama To Be Beautiful You. Aku selalu berusaha untuk fokus pada semua pekerjaanku, baik bersama SHINee, begitu juga bersama Teenage Running Man. Tapi, tanggal tayang drama ini sebentar lagi sudah sangat dekat…”

   ”Kapan itu?”

   ”Tanggal 15 Agustus, di SBS!” Minho promosi, yang lain tertawa.

   ”Lalu kenapa drama ini membuatmu gila, Minho-ya?” tanya Boom penasaran.

   Minho mengangguk. ”Ne, drama ini sudah sebentar lagi ditayangkan… dan kami seluruh kru harus ekstra bekerja keras agar bisa memenuhi tenggat waktu. Dan dengan demikian aku meninggalkan kegiatanku bersama SHINee… dan juga bersama Teenage Running Man.”

   ”Ah~” semua bergumam.

   ”Sejujurnya aku bukan orang yang menyukai kekalahan atau pun posisi pengganti,” kata Minho lagi. ”Kalian mungkin semua sudah tahu bahwa aku membenci kekalahan,” dan Haejin di sampingnya terkekeh. “Dan ketika kemarin melakukan SMTOWN, posisiku sebagai rapper SHINee terpaksa digantikan oleh member EXO M, Luhan~”

   ”Gyaaaaa‼!” Hyorin, Nicole, dan Min menjerit bahagia.

   Minho mengembuskan napasnya sebal, menoleh ke belakang. ”Nah ini dia alasannya!” dia menunjuk ketiga gadis yang berteriak. ”Mereka bilang mereka melihat video ketika Luhan menggantikanku di SHINee dan mereka bilang aku lebih baik daripada Luhan!”

   Dan semua terbahak-bahak.

Setelah aku mendapatkan peran dalam drama To The Beautiful You, aku jarang sekali melakukan recording 91Liners…”

   ”Satu lagi… karena 91liner harus terus melakukan recording, dan terkadang banyak jadwalnya yang bentrok dengan recording drama… mereka harus melakukan recording tanpaku, dan juga tanpa Jinwoon, karena Jinwoon juga belakangan ini melakukan recording di Madagaskar untuk variety show Leave To Jungle. Dan aku sangat frustasi melihat 91liners sering kalah dalam challenge yang diberikan PD-nim.”

   ”Jadi, intinya Minho-ssi, kau beranggapan bahwa mereka kalah karena tidak ada kau dan Jinwoon?”

   Minho berpikir sebelum menjawab. ”Mereka tetap kurang kekuatan. Dan one challenge ini merupakan tantangan dari tim produksi melawan seluruh member, dan aku merasa gila melihat mereka kalah dan aku sama sekali tidak bisa membantu. Aku senang dalam bermain drama… tapi aku berharap andai saja satu hari bisa lebih dari dua puluh empat jam, aku berharap bisa memenuhi semua jadwalku.”

   ”Woah~ idol jaman sekarang memang lebih sibuk ya, mereka harus mengikuti variety show, juga mempersiapkan tim mereka… jadi kami bisa mengerti kekhawatiran itu. Dan mari kita berlanjut ke cerita ketiga…” Shin Dongyup menatap seluruh papan lainnya.

   Lee Dongwook menunjuk ke atas. ”Papan nama milik Hyorin-ssi sedikit menarik perhatianku…”

   ”Ah ne, Oppa himnaeseyo… uriga isseoyo!” Shin Dongyup menunjuk.

   Hyorin menepuk tangannya bersemangat. ”Ne, Oppa himnesaeyo, uriga isseoyo… papan ini untuk seseorang yang duduk di dalam ruangan ini.”

   ”Oh jinjja?!” semua yang duduk di bawah memutar kepala mereka untuk menatap Hyorin yang duduk di sofa paling atas bersama Dongwoon.

   ”Untuk seseorang yang duduk disini?! Oppa?”

   ”Kita berlima kelahiran tahun yang sama, jadi jelas bukan untuk kami…” kata Dongwoon yakin. ”Benar?”

   Hyorin mengangguk. ”Ne~ ini untuk Leeteuk Oppa.”

   ”Woah~ memang Leeteuk Oppa kenapa?” tanya Min penasaran.

   ”Gomawo, Hyorin-ah…” Leeteuk tersipu-sipu malu.

   Hyorin terkekeh. ”Ini untuk Leeteuk Oppa yang sebentar lagi akan masuk ke dalam wajib militer…”

   ”Aww…” semua bergumam sedih. Leeteuk tersenyum.

 

”Aku bersyukur Leeteuk Oppa dan aku pernah menjalani satu program yang sama denganku… ia begitu perhatian, aku sangat sedih mendengarnya akan segera masuk wajib militer…”

   ”Kita semua member 91liners, memiliki grup yang berbeda-beda, yang semuanya tentunya sangat menghormati Leeteuk Oppa, sebagai seorang Sunbae yang selalu baik kepada kami…” kata Hyorin lagi. ”Dan Super Junior merupakan grup yang kami selalu jadikan panutan… kami akan merasa sangat kehilangan jika Leeteuk Oppa masuk ke dalam wajib militer.”

   Leeteuk nampak terharu dan membungkuk, sementara yang lain bertepuk tangan memberikan applause kepadanya.

   ”Sebagai seorang laki-laki dewasa Korea Selatan, jelas aku harus memenuhi kewajibanku untuk mengabdi kepada negara dan bangsa,” kata Leeteuk menjelaskan. ”Sebentar lagi aku memang akan masuk wajib militer, dan jujur aku sangat khawatir mengenai bagaimana nasibku kedepannya, tapi aku yakin aku akan menjadi pribadi yang lebih baik, akan menjadi Super Junior Leeteuk yang diharapkan oleh banyak orang semua.”

   Lagi-lagi semua bertepuk tangan.

   ”Keundae…” Leeteuk menulis sesuatu pada papannya dan membalik papannya agar terlihat pada kamera dan kedua MC. The Happiest Person When I’m Enlisting. ”Seseorang yang paling berbahagia ketika aku masuk ke dalam wajib militer…”

   ”Omo!”

   ”Mwo?!”

   ”Maksudnya??”

   ”Ne,” Leeteuk tersenyum misterius. ”Aku sangat terharu dengan kata-kata Hyorin-ssi tadi bahwa dia akan sangat sedih jika aku masuk ke wajib militer… tetapi!”

   ”Tetapi?!”

   ”Hanya ada satu orang gadis yang akan sangat berbahagia ketika aku masuk wajib militer… dan gadis itu duduk disini.”

”MWO?!”

   ”Ada satu orang gadis yang akan berbahagia jikau kau masuk ke wajib militer?!” tanya Lee Dongwook tak percaya.

   ”Dan gadis itu duduk disini?!” seru Mir kaget.

   ”Nugu?” tanya Eli penasaran. ”Bukankah Leeteuk Sunbaenim sangat dekat dengan seluruh junior wanita?”

   Semua tertawa.

   ”Seluruh junior wanita!” Eunhyuk berdiri dan menghampiri Eli mengajak bersalaman. ”Eli-ssi kau benar sekali!”

   Seluruh isi studio tertawa.

   ”Tapi masa sih, Oppa?” tanya Nicole kaget.

   ”Ne, hanya ada satu orang yang akan sangat berbahagia jika aku masuk ke dalam wajib militer… dan gadis itu, duduk di barisan paling depan, bersama Minho-ssi dan tengah menatap cool ke depan.”

   Haejin tertawa.

   ”Haejin?! Jinjja?!”

   Eunhyuk, Shindong, Minho, dan Jinwoon terbahak-bahak sambil bertepuk tangan, sementara Haejin nampak malu, dan tidak terima, ia menatap Leeteuk sedikit tajam, dan sambil cemberut.

   ”Haejin-ssi?! Jinjja?!”

   ”Aniya!” Haejin buru-buru membantah. ”Ya! Oppa! Kalau kau bicara begitu bagaimana nasibku? Fans Oppa yang sudah lebih dari satu juta itu akan mulai menyerangku!” omel Haejin.

   Lagi-lagi semua tertawa.

   ”Aniya! Bagaimana aku bisa sedih kau masuk ke wajib militer kalau Oppa memperlakukanku seperti ini!”

   Minho masih terbahak-bahak disampingnya.

   ”Memangnya kenaapa? Apakah hubungan Leeteuk-ssi dan Haejin-ssi tidak baik??” tanya Shin Dongyup penasaran.

   ”Aniya~” rengek Haejin.

   Eunhyuk kemudian bicara. ”Hubungan Leeteuk Hyung dan Haejin bisa dijelaskan dengan satu kalimat. Minyak dan air. Ne, sama sekali tidak bisa disatukan~” kata Eunhyuk diiringi tawa berderai dari seluruh penghuni studio. ”Aku tahu apa alasannya Haejin-ssi sampai bisa begitu bahagia jika Leeteuk Hyung masuk ke dalam wajib militer…”

   Haejin menundukkan kepalanya, wajahnya memerah.

   ”Oh jinjja, apa alasannya?!”

   ”Oppa, miweo!” jerit Haejin menutup wajahnya malu.

   Leeteuk tertawa. ”Kalau boleh aku bercerita, hal ini terjadi sekitar tahun 2010…”

   ”Hee?! Sejak tahun 2010?!”

   ”Oppa~” Haejin mulai merintih dan merengek sambil menutup wajahnya.

   Member 91Liners lain malah penasaran dan ikut mendengarkan dengan begitu seriusnya.

   ”Ne, pada waktu itu Super Junior tengah melakukan promosi Miina,” lanjut Leeteuk, sementara di belakangnya Shindong dan Eunhyuk sudah tertawa bahagia dan bersemangat. ”Waktu itu, kami Super Junior kaget, mendapati Haejin-ssi, bersama dua member Felidis lainnya, Kyorin dan Chihoon datang ke studio KBS…”

   Haejin akhirnya memutuskan mengangkat wajahnya, dan memasang wajah pasrah.

   ”Kami semua heran… Felidis pada saat itu sedang tidak melakukan promosi sama sekali~” lanjut Leeteuk dengan wajah licik. ”Awalnya kami kira, ah~ mungkin karena kami comeback, Chihoon mau datang untuk mendukung Oppanya, Kyuhyun. Jadi kami diam-diam saja… atau juga mungkin karena 2AM dan 2PM sedang promosi…”

   Haejin mengembuskan napasnya kuat-kuat.

   ”Keundae…” Leeteuk terkekeh. ”Pada saat kami Super Junior sudah waktunya bersiap di panggung… aku dan Heechul tengah dalam perjalanan menuju studio, melewati kamar-kamar ganti, sampai kami melihat satu kamar ganti yang terbuka… dan tidak ada orangnya…”

   Haejin menutupi wajahnya lagi sekarang.

   ”Dan karena kami penasaran, kami menoleh ke dalam, karena tidak biasanya kamar ganti di studio rekaman kosong, bukan?” tanya Leeteuk dengan mata membulat bersemangat. ”Dan di dalamnya, aku dan Heechul melihat Haejin-ssi… tengah bersama seorang namja!”

   ”WOAH?! JINJJA?!”

   Haejin menutup wajahnya malu.

   ”Aku tidak tahu apa yang mereka berdua tengah lakukan, ketika aku dan Heechul bertanya : Heh, kalian ngapain?” dengan wajah sok polos yang membuat semua orang menjerit. ”Tapi setelah itu Haejin-ssi berubah selalu kesal kepadaku… seolah-olah aku menginterupsinya saat tengah melakukan sesuatu.”

   Dan semua bersorak-sorak riuh.

   Haejin menutupi wajahnya malu.

   ”Berada di dalam ruangan ganti yang sepi bersama seorang namja, Haejin-ssi?!” tanya Shin Dongyup kaget.

   ”Ne, tapi ruangannya tidak ditutup kok…” Leeteuk mengedip-ngedipkan matanya.

   Lee Dongwook mengatasi gemuruh sorakan-sorakan yang tidak berenti dengan mengangkat tangannya. ”Sebentar, kita tidak perlu mempermasalahkan apa yang Haejin-ssi lakukan bersama seorang namja di dalam sebuah ruangan ganti yang pintunya dibuka…” semua tertawa kembali.

   ”Lalu apa?” tanya Shin Dongyup.

   ”Pertanyaannya adalah… siapa?!” seru Lee Dongwook.

   Haejin menutup wajahnya dan Minho menepuk-nepuk bahunya sambil terus tertawa bersama yang lainnya.

   ”Pria itu, aku dan Heechul mengenalnya, makanya kami melongok dan bertanya,” kata Leeteuk sok polos.

   ”Sebentar, Hyung!” panggil Shindong. ”Haejin tidak mungkin begitu berbahagia mengantarmu masuk ke dalam wajib militer jika kau hanya satu kali memergokinya tengah berduaan bersama seorang pria bukan?!”

   Haejin semakin membenamkan wajahnya ke dalam telapak tangannya.

   ”JINJJA?!”

   ”Bukan hanya sekali?!”

   ”Ne, selama tahun 2010 setidaknya tiga kali aku memergoki Haejin… lalu di tahun 2011… ehem… lebih dari sepuluh kali sepertinya…” dan seluruh studio kembali menggila mendengarkannya. ”Dan tahun ini… sepertinya memasuki tahun baru Haejin semakin membenciku.”

   Haejin tidak mengangkat wajahnya sama sekali.

   ”Leeteuk-ssi kau mengenal pria ini?”

   Leeteuk mengangguk.

   ”Siapa? Berikan kami ciri-cirinya.”

   ”Aku hanya akan memberikan satu ciri-ciri untuk mendeskripsikan pria ini… dia seratus delapan puluh derajat berbeda dari tipe ideal Haejin-ssi, yaitu Choi Minho. Sekian.”

   Semua bertepuk tangan dan Haejin mengipas-ngipasi dirinya dan wajahnya yang semerah tomat.

   ”Ngomong-ngomong soal Haejin, kulihat papan milik Dongwoon-ssi juga membicarakan Haejin. Haejin = Forbidden.” Tunjuk Shin Dongyup. ”Apa maksudmu, Dongwoon-ssi?”

   Dongwoon berdeham. ”Ne, Haejin forbidden. Ceritaku sebenarnya tidak jauh berbeda dari Leeteuk Sunbaenim barusan, mengenai Haejin. Seperti yang kalian tahu semua, di B2ST ada dua orang member yang berkata bahwa Haejin itu mendekati tipe ideal mereka.”

   ”Oh ya, siapa saja, Dongwoon-ssi?”

Gikwang Hyung dan Dujun Hyung menyukai Haejin! Tapi Hyunseung Hyung melarang mereka! Haejin ter-la-rang!”

”Terlarang?”

   ”Ne, awalnya aku sendiri tidak begitu mengerti… karena jelas aku selalu merekomendasikan bahwa masih banyak wanita di dunia ini selain uri Gumihae… ne,” dia mengangguk-angguk sok polos ketika Haejin meliriknya dengan death glare hebat. ”Tetapi aku tidak bisa melarang perasaan mereka untuk berkembang, bukan?”

   Lagi-lagi para penonton tertawa.

   ”Awalnya kukira Hyunseung Hyung hanya bercanda ketika melarang Dujun Hyung dan Gikwang Hyung untuk mendekati Haejin ketika B2ST menjadi bintang tamu dalam acara 91liners…” kata Dongwoon lagi. ”Tapi kemudian ketika kami dalam perjalanan pulang menuju dorm kami, Dujung Hyung bertanya kepada Hyunseung Hyung, kenapa Haejin terlarang?”

   ”Oh, keurae… keurae… lalu?”

   ”Lalu Hyunseung Hyung bilang kalau ada seorang Sunbae yang sangat ia hormati, yang menyukai Haejin.” Sahut Dongwoon lagi.

   ”WOAH~”

   ”Tapi kemudian, Dujun Hyung bilang, seharusnya jika memang menyukai Haejin, mereka harus bersaing secara adil~” Min, Nicole, dan Hyorin langsung menjerit-jerit senang. ”Dan Gikwang Hyung bilang ia setuju bersaing secara adil dengan Dujun Hyung…”

   ”Woah~ idol ternyata menyimpan persaingan dalam hal perebutan pacar,” gumam Boom.

   Dongwoon tertawa. ”Aku masih berpikir, apa yang dilihat dari uri Gumihae ini,” lagi-lagi semua orang tertawa mendengar komentarnya. ”Tapi sepertinya Dujun Hyung dan Gikwang Hyung sangat serius! Dan itu sangat berbahaya bagi B2ST bukan? Kami bisa pecah jika ada member yang memperebutkan satu orang gadis saja, dan gadis itu Gumihae pula…”

   Haejin berdecak.

    ”Hyunseung Hyung kemudian berkata : Silakan kalian bersaing memperebutkan Haejin, memangnya Haejin mau dengan kalian?” lanjut Dongwoon, ceritanya kembali membuat semua orang tertawa, Dongwoon begitu ekspresif. ”Kukira ah benar juga, memangnya si Gumihae ini mau dengan Dujun Hyung dan Gikwang Hyung? Karena sekalipun Haejin bilang ia menyukai Gikwang Hyung dari seluruh member B2ST… dia tidak pernah dekat dengan Gikwang Hyung, aku tahu betul. Lalu Hyunseung Hyung bilang; Tinggal tunggu waktu saja, Haejin sudah memiliki seorang pria, dan pria itu adalah Sunbae yang kuhormati, dan kalian semua juga.”

   ”Woah~”

   ”Jadi sebetulnya Haejin-ssi sudah memiliki kekasih?!”

   ”Itu sih aku tidak tahu,” Dongwoon memilih aman dan tertawa. ”Tapi yang jelas Haejin itu ter-la-rang.”

   ”Jadi, Leeteuk-ssi?” tanya Shin Dongyup.

   ”Ne?”

   ”Apakah menurutmu pria yang Hyungseung maksud adalah pria yang kau temui bersama Haejin di dalam kamar ganti dalam keadaan tertutup itu?” tanya Shin Dongyup, mengundang tawa.

   Leeteuk tertawa. ”Aku tidak tahu pasti, tapi yang jelas aku masih sering melihat Haejin dan pria itu bertemu.”

   Haejin geleng-geleng.

   ”Baiklah, cerita panjang tersebut benar-benar membuat kita mengira-ngira… dan sekarang kita lanjut pada cerita selanjutnya, Nicole-ssi! Jung Jinwoon Kajima!

   Nicole menatap papannya dan tertawa bersama Jinwoon. ”Ne, Jinwoon-ssi belakangan ini mengikuti recording sebuah acara variety show yang berlokasi sangat jauh.”

   ”Madagaskar?”

   ”Ne.” Jinwoon mengangguk.

   ”Aku menuliskan Jung Jinwoon jangan pergi ini, karena dalam acara 91liners, kalian semua tahu bahwa kami terbiasa berpasangan.” Jelas Nicole. ”Pertama-tama Minho tidak ada, kemudian Jinwoon juga tidak ada, dan akhirnya game dirubah menjadi one challenge seperti yang Minho-ssi tadi katakan. Dan pada saat itu, aku dan Haejin merasa sendiri…”

   ”Waeyo?”

   ”Karena Min-Mir, Hyorin-Dongwoon, lalu Eli-Nana akan terus berdua, sementara aku dan Haejin akhirnya berduaan.”

   Semua tertawa mendengar cerita Nicole.

 

”Jinwoon, cepatlah pulang~”

   ”Jadi Jinwoon-ah cepatlah pulang, aku jadi sendirian disini. Karena mereka benar-benar seperti pasangan. Bahkan Eli yang katanya menyukai Haejin tapi ternyata tetap b bersama Nana. Mir yang menyukai Nana, tapi Min mau bersama Mir.” Nicole geleng-geleng kepala lagi.

   ”Ah iya, mengenai Mir-Min, papan milik Min-ssi menuliskan : My brother twin.”

   Min mengangguk-angguk bersemangat. ”Ini maksudnya memang adalah Mir… banyak orang yang salah paham mengira aku menyukai Mir, seperti Eli menyukai Haejin atau entah Nana~” dan para penonton tertawa dibuatnya.

Aku selalu merasa Mir adalah pasangan yang baik untukku… semua orang mungkin salah paham dan mengira aku menyukai Mir, tapi aku selalu menganggapnya saudara…”

”Aku merasa aku menemukan pasangan, orang sama sepertiku versi laki-laki! Dan ya, itu ada pada Mir.” Mir mengajaknya high five, Min menyambutnya. ”Jadi ketika Mir hendak bersama Nana, aku merasa tidak rela~ karena aku lebih suka bersama Mir karena merasa kami cocok dan kami bisa memenangkan pertandingan dengan kompak.”

   ”Oh begitu… jadi Min tidak menyukai Mir, Min hanya menganggap Mir sebagai saudara.”

   Para penonton bertepuk tangan,

   ”Oke,” Shin Dongyup menghela napas. ”Kini sudah saatnya kita memberikan kesempatan pada seseorang yang sejak tadi meminta diberikan kesempatan berbicara setelah ia diserang secara bertubi-tubi.”

   Lee Dongwook mengangguk. ”Papannya bertuliskan : Minho & Haejin = X

   Minho dan Haejin menoleh menatap papan nama milik Eli yang nampak berbahagia akhirnya bisa berbicara.

   ”Ne, sepertinya kalian semua juga sudah tahu apa maksud dari Minbo & Haejin = X!” Eli menyilangkan tangannya. ”Aku berbicara begini, bukan hanya karena memang aku cemburu pada Minho~”

   ”Eyy~” tak ada yang setuju.

   ”Jeongmalyeo!” Eli mengangguk.

”Aku, Dongwoon, dan Mir pernah jalan bersama Haejin berempat, dan aku menemukan fakta, ia dan Minho sebetulnya tidak memiliki hubungan apa-apa.”

   ”Mwo?!”

   ”Bagaimana ceritanya?”

   ”Pada waktu itu pertama kalinya kami semua berkumpul di gedung SBS Yeouido untuk membicarakan konsep 91liners, jika kalian semua masih ingat?” Eli menatap seluruh member yang menatapnya penasaran. ”Pada waktu itu, setelah selesai rapat, aku… Dongwoon, dan Mir diajak oleh Haejin untuk makan bersama, karena dia bilang dia sedang bosan. Tetapi, Jinwoon dan Hyorin tidak bisa ikut karena mereka masih melakukan recording drama mereka, Dream High 2.”

   ”Ah!” Hyorin mengangguk-angguk paham.

   ”Nana harus segera kembali Jepang, Nicole tengah berada di Jepang, dan Minho sedang melakukan rekaman Salamander Guru, benar?”

   Minho mengangguk-angguk, mencoba mengingat, sementara Haejin juga masih lupa akan situasi saat itu.

   ”Ketika itu, kami pergi ke kedai yang bisa seluruh anak-anak 91line berkumpul, dan sepertinya rasanya sangat sepi jika kami saja yang berkumpul, bukan?” tanya Eli. ”Dan Haejin juga sepertinya agak cemas jika ia hanya pergi bersamaku, Dongwoon, dan Mir… jadilah aku bercanda dan merebut ponselnya. Kubilang; Kalau tidak aman, mari kita hubungi Minho, dia akan menjagamu, Pangeranmu itu!”

   Haejin dan Minho tertawa.

   ”Lalu aku membuka ponsel Haejin sambil bertanya: Kau beri nama apa Choi Minho, hah? Tapi… aku menemukan sebuah nama disitu… Poppa! Dengan gambar hati di samping namanya!”

   Haejin menjerit lagi dan kini menyembunyikan wajahnya dibalik punggung Minho.

   ”Dan memang tak lama Minho datang… tapi dia bukanlah si ’Poppa’ yang ada di dalam ponsel Haejin…” Eli mengangguk-angguk. ”Jadi, Haejin… apakah kau menggunakan Minho untuk menutupi hubunganmu dengan seseorang?!”

   ”ANI!”

   Semua tertawa melihat Eli membalikkan kata-kata yang Haejin ucapkan kepadanya tadi, bahkan Leeteuk, Shindong, Eunhyuk, dan Boom semua berdiri dan memberikan aplause meriah.

   ”Daebak!”

   ”Aniyo, sejujurnya…” Haejin menepuk bahu Minho pelan. ”Aku disini juga mau menegaskan sesuatu… orang mungkin berpikir aku dan Minho benar-benar sepasang kekasih.” Minho mengangguk-angguk. ”Bagiku, Minho itu seperti sosok Oppa untukku…” lanjutnya. ”Aku benar-benar tidak tahu apa yang terjadi di dalam hidupku jika tidak ada Minho yang membantuku. Kami memang dekat, tapi kami memang hanya berteman, iya kan?” dia meminta persetujuan Minho.

   Minho mengangguk-angguk sambil tersenyum.

   ”Lalu mengenai namja yang tadi dibicarakan oleh Leeteuk-ssi, Dongwoon-ssi, lalu kemudian Eli-ssi bahkan memberikan kesaksian…” kata Lee Dongwook, wajah Haejin bersemu merah. ”Apakah kau mengakui bahwa kau memang memiliki hubungan spesial dengan seseorang?”

   Haejin tertawa. ”Sejujurnya…” semua hening dan benar-benar serius mendengarkan Haejin. ”Jika dikatakan bahwa aku tidak memiliki perasaan khusus pada seorang laki-laki, itu bohong! Sebagai seorang wanita normal, dan pada usia seperti ini, jelas aku menyukai seorang laki-laki. Dan apa yang Leeteuk Oppa bilang, aku tidak akan menyangkal… begitu juga apa yang Eli katakan, sedangkan Dongwoon aku sendiri tidak tahu pasti siapa yang Hyunseung Oppa maksud… tapi… kami tidak boleh berpacaran.”

   ”Tapi kalian?”

   ”Ya aku memang dekat dengan salah seorang namja idol, dari sebuah  grup ternama…” kata Haejin meneruskan. ”Tapi kami dilarang pacaran, jadi kami memutuskan untuk menjadi teman saja, tapi kami memang sangat dekat… dia mengutarakan perasaannya kepadaku…”

   ”OH, JINJJA?!”

   Haejin mengangguk dan wajahnya berseri-seri. ”Iya, dia bilang dia menyukaiku… dia mencintaiku…”

   ”WOAH~”

   ”Hanya saja dia begitu terkenal, dan aku tidak mau mengganggu kariernya jika aku dan dia meresmikan hubungan kami, lalu aku pun masih belum memperoleh izin untuk berpacaran.”

   ”Ah…” semua mengeluh.

   ”Lalu bagaimana hubungan kalian?”

   ”Kami dekat,” Haejin menjawab lagi. ”Aku tahu dia menyukai, aku juga bilang aku menyukainya ya tapi begitu saja… kami tidak berpacaran, jadi jika orang melihat kami, seperti Leeteuk Oppa dan Heechul Oppa, yah kami tidak perlu sembunyi-sembunyi, karena kami memang tidak ada hubungan apa-apa.”

   ”Aigo~ kasihan sekali idol kita…”

   Boom kemudian bertanya. ”Tapi, tentunya kebanyakan dari kalian dilarang berpacaran oleh perusahaan kalian masing-masing?” semua mengangguk. ”Adakah yang kalian tahu ternyata diam-diam berpacaran.”

   ”Oh banyak~” semua kompak menjawab.

   Dan seluruh penonton tertawa.

   ”Lalu mengenai Leeteuk Oppa,” kata Haejin lagi. ”Aku tidak bahagia kok Oppa masuk, jeongmal. Aku tidak punya keluarga… keluargaku adalah JYP Nation Family, lalu kedua memberku… Kyorin-Chihoon, dan Chihoonie membawa keluarga baru untukku… Super Junior Sunbaedeul, mereka semua sudah seperti kakak untukku. Dari Super Junior Sunbae juga aku bisa mengenal SMTown, dan dekat dengan Minho, lalu akhirnya dengan 91Liners… dan Leeteuk Oppa, pada aslinya dia sebetulnya sangat perhatian…” Haejin terkekeh. ”Hanya saja terkadang gayanya annoying, tapi selebihnya aku mengerti kok maksud Oppa untukku baik… dan jelas aku akan sangat sedih ketika Oppa masuk wajib militer nanti.”

   Leeteuk membungkuk. ”Kamsahamnida, Haejin.”

   ”Ne, Oppa~”

   ”Keuraeso… aku juga bercanda mengatakan Haejin akan bahagia, karena Haejin sebetulnya sangat menyayangi kami Super Junior tanpa terkecuali. Buktinya saja, tahun lalu… Haejin mengajak JYP Nation untuk melakukan covering Mr Simple!” kata Leeteuk bangga.

   Haejin tertawa.

   ”Majyeo! Aku lihat videonya, ah~ neomo meosisseo!” seru Hyorin. ”2PM dan 2AM dan Felidis.”

   ”Ah iya, keren!” Mir mengacungkan jempolnya.

   ”Ne,” Haejin mengangguk. ”Pada waktu itu kami kebetulan sedang di Jepang, dan sudah biasa jika kami comeback, kami saling memberikan semangat. Tapi karena Felidis di Jepang aku memutuskan untuk melakukan covering dance.”

   Boom kemudian berkata. ”Tahun lalu JYP Nation mengcover Super Junior Mr Simple, betul?” Haejin mengangguk. ”Dan siapa yang mengajarkan tariannya?”

   ”Aku.” Jawab Haejin malu.

   ”Ne!” Jinwoon mengangguk. ”Aku memang tidak ikut covering yang Mr Simple, karena aku mendapatkan part sebagai Kibum Sunbaenim di Super Junior ketika kami membantu Felidis dalam konser cover mereka yang pertama. Tapi seluruh dance Super Junior yang kami lakukan ketika konser Felidis kemarin, semua diajarkan oleh Haejin.”

   Haejin tersenyum.

   ”Woah~ daebak!”

   ”Kalau begitu, Super Junior tahun ini baru saja mengeluarkan album terbaru mereka, Sexy, Free, & Single. Bagaimana kalau tahun ini 91liners yang melakukan covering? Tentu saja kan ada Haejin yang mengajarkan…” usul Boom.

   ”Woah! Daebak! Majyeo! Majyeo!”

   Eunhyuk dan Shindong berdiri dan bertepuk tangan, kedua MC sudah mulai bersemangat.

   ”Uri?! Super Junior?”

   ”Ne, akan ditayangkan di SBS Inkigayo pekan ini jika kalian mau mengcover Sexy, Freen, & Single…”

   ”Othe? Bagaimana Haejin-ssi? Sebagai pengajar koreografinya?”

   ”Ini serius?!” Haejin bengong. ”Aku tidak keberatan tapi memberdeul…” dia menoleh kepada seluruh membernya. ”Kalian mau?”

   ”Mau! Mau! Mau!” semua berseru bersemangat.

   ”Jinjja?!”

   ”Aku setuju, aku setuju!” Eli juga mengangguk, Nana juga mengangguk-angguk bersemangat.

   ”Jinjja? Oke, call!”

   Leeteuk, Shindong, dan Eunhyuk bertepuk tangan sambil berdiri.

   ”Dan sekarang, biasanya siapa yang menentukan siapa yang akan mengcover siapa?” tanya Leeteuk pada Haejin.

   ”Haejin, pastinya!” jawab Jinwoon.

   ”Nah sekarang Haejin tolong tentukan, siapa yang akan mengcover siapa…” kata Leeteuk. ”Agar para penonton dirumah tahu bagaimana seorang Felidis Haejin dalam melakukan covering.”

   Haejin tertawa. ”Oke, kalian serius semua, kan?!”

   ”Ne!” seru seluruh member 91liners.

   ”Oke,” Haejin kemudian menatap satu persatu member 91liners yang menunggunya mengatakan sesuatu. ”Kita mulai dari visual, Siwon Oppa… Eli, kau jadi Siwon!”

   ”Okay!” Eli nampak bersemangat.

   ”Lalu… Min kau jadi Ryeowook. Colee kau jadi Sungmin Oppa. Jinwoonie kau jadi Kyuhyun. Dongwoon-ah, kau jadi Kangin Oppa! Lalu Hyorin kau jadi Yesung Oppa!” tunjuk Haejin semua yang sudah mendapatkan peran nampak bersemangat. ”Lalu… Nana dan Mir…”

   Nana mengangkat tangannya. ”Aku mau jadi Shindong Oppa!”

   ”Oke, call! Nana jadi Shindong Oppa, lalu Mir kau jadi Leeteuk Oppa… Minho kau Eunhyuk, aku Donghae Oppa.”

   ”Woah~ kenapa kalian berdua jadi Eunhyuk dan Donghae?”

   Haejin tersenyum malu-malu. ”Karena aku EunHae Shipper.” Dia mengedip pada Eunhyuk yang ternganga, dan seluruh fans Super Junior yang langsung menyambut hangat Haejin ke dalam anggota mereka.

-Keutt-

 

 

 

56 thoughts on “STRONG HEART 91LINERS SPECIAL

  1. ini di publish dan lgsung ku save 11 agustus,,tp bru dibaca sekarang, 23 september..
    Adudududuh ya ampun, kebiasaan numpuk bnyak ff saved page malah bikin aku keteteran baca >///<

    seperti biasa, 91 liners punya cerita yg bikin ngakak.. Ini kocak bgt!!


    ”Dan inilah dia, pasangan yang selalu di tunggu-tunggu! Tak terpisahkan, tak terkalahkan, dan tak tergoyahkan! Bahkan oleh pesona seorang Lee Dongwook sekali pun!” seru Shin Dongyup.

    Lee Dongwook mengangguk.

    ”Pasangan yang selalu membuat iri siapa pun yang melihatnya! Felidis Haejin!”
    ”Dan SHINee Minho!”

    paling ngakak disini.. Hahaha, yaampun.. Mataku ampe berair kebnyakan ketawa..

  2. awassss mojokin jaejin semuaaa.,, kalo si ikan mokpo sih pasti seneng banget nontonnya.,, aku aja ngakak dari tdi,, tp bener2 kompak 91liner.,,
    waaa leeteuk oppa brapa kali nangkap basah jinhae??? hahahaha #plakk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s