[RiHyuk Love Story] Start of New Life

Title : [RiHyuk Love Story] Start of New Life?

Author : Grace a.k.a Kimmy

Genre : Romance, Angst

Length : Oneshot

Main Casts :

–          Lee Hyukjae

–          Kim Yoonri

Soundtrack :

–          Westlife – Don’t Let Me Go (Beginning story)

–          Super Junior Kyuhyun – The Way to Break Up (in the car)

–          D’cinnamons – So Would You let Me be (Yoonri in apartment)

It’s been a long time since I stop writing fiction. Firstly, i really thanked my Trouble Family Nisya unnie and Eris unnie. They always support me, they gave me spirit to not stop writing, they told me that it’s ok for me to not writing and focus on my study first but they said that no i can’t stop writing. They told me that I can write RiHyuk Love Story if I have time. I felt so touch because of that T_T and second, this fiction is for readers who still support RiHyuk eventough I can’t give them they story. Thanks guys, because of you all I’ll try my best and write their story if I can :’) and the last, for Mr. Lee T_T still remember how you waved and smile at me during encore last february T_T please rest well, i know that you’re not in your best condition that night T_T

Enjoy. Happy reading guys, aku berharap fiction yang mungkin sekali lagi pendek ini bisa menghibur kalian. aku akan berusaha menulis sebisaku. PS : maaf belum mencantumkan poster, poster ada di laptopku dan ini pake laptop papa ._.

THIS STORY DEDICATED FOR PEOPLE WHO ALWAYS GAVE RIHYUK SUPPORT AND LOVE. I WROTE THIS NOT FOR PEOPLE WHO HATE THIS IMAGINATION CASTS. IF YOU DON’T LIKE, DON’T DARE TO SAY A LITTLE HARSH THING IN HERE. IF YOU READ IT AND YOU THINK IT’S NOT GREAT ENOUGH FOR YOU I STILL APPRECIATE IT. BUT IF YOU GIVE THIS FICTION A GOOD CRITICS I REALLY APPRECIATE IT AND THANK YOU J

“Halo?”

“……”

“Oh, benar. Saya Yoonri, ada yang bisa saya bantu?”

“……”

“Oh, ne. Nanti saya akan mendownload application letter untuk data diri.”

“……”

“Ne, gamsahamnida..”

Belum sempat Yoonri berjalan ponselnya sudah kembali berbunyi. Satu pesan masuk.

From : Mine❤

Kau di mana? Kenapa tidak bersama Haejin? Kau tidak pulang kan?

Yoonri tersenyum dan memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas selempangnya. Di lihatnya pantulan wajahnya di cermin besar itu, merapikan helai-helai rambutnya yang sedikit berantakan karena efek ‘fangirling’ yang dilakukannya beberapa saat yang lalu.

Dengan senyuman yang menghiasi wajah oriental itu, Yoonri berjalan menuju ke ruang ganti Super Junior. Atau lebih tepatnya kekasihnya dan sahabat ikannya satu itu. Langkah Yoonri terhenti saat dilihatnya sosok kekasihnya yang terlihat sibuk mondar-mandir sambil memegang ponselnya.

Saat tubuh Eunhyuk berbalik dan berhadapan dengan Yoonri, Yoonri hanya bisa tersenyum geli.

“Kenapa kau tertawa?”

Eunhyuk berjalan mendekat, wajahnya sudah dibuat seolah-olah dia benar-benar marah dengan Yoonri. Bibirnya dikerucutkan sedikit, dan tidak ada senyum sama sekali.

“Kenapa hanya diam? Kenapa tak membalas smsku?”

Yoonri masih tersenyum geli, mencubit gemas pipi Eunhyuk. Eunhyuk tersenyum luluh, perlakuan-perlakuan kecil yang Yoonri lakukan membawa pengaruh tersendiri baginya.

“Aku dari kamar mandi Tuan Lee. Aku belum pulang, jangan terlalu khawatir aku tinggalkan. Baru sebentar saja kau sudah seperti ini, bagaimana jika aku benar-benar meninggalkanmu?”

“Memang kau bisa?”

Eunhyuk merangkul Yoonri menuju ke ruang ganti. Entah saat ini Eunhyuk benar-benar tidak ingin mempedulikan sekitarnya. Dia hanya ingin membuat hubungannya dengan kekasihnya ini berjalan mulus dan harmonis. Dia ingin menunjukkan bahwa dia sangat menyayangi Yoonri.

Yoonri melipat tangannya di depan dada sambil menunggui Eunhyuk yang sedang berbenah untuk pergi –ke musicalnya.

“Kau belum menjawab pertanyaanku Nona Kim, memang kau bisa?”

“Bisa apa?”

“Meninggalkanku?”

“Katakan satu alasan kenapa aku tak bisa meninggalkanmu?”

Eunhyuk berhenti dari aktifitasnya –memasukkan barang-barang ke tasnya- dan memandangi Yoonri. Eunhyuk tersenyum, menatap dalam kekasihnya.

“Jadi kau akan meninggalkanku?”

Yoonri mendekat pada Eunhyuk, merapikan tatanan rambut dan baju Eunhyuk yang sedikit berantakan.

“Aku tidak mengatakan bahwa aku akan meninggalkanmu, kan?”

“Tetapi kau bertanya padaku satu alasan agar kau tak meninggalkanku.”

“Aku hanya bertanya bukan? Aku, tidak akan meninggalkanmu sampai kau yang memintanya. Bahkan jika kau memintanya aku yakin aku juga tidak benar-benar meninggalkanmu.”

“Dan aku juga tidak akan meminta hal yang bodoh seperti itu.”

Eunhyuk memegang kepala Yoonri, di kecupnya dahi Yoonri. Eunhyuk akan menjaga Yoonri, menjaga agar mutiaranya ini tidak pecah. Menjaga agar mutiaranya tetap bersinar, membantunya menerangi jalan yang gelap. Menuntunnya di saat mungkin dia akan menyerah.

Eunhyuk menyadarinya, bahwa apa yang telah di ambilnya ini bukanlah sebuah kesalahan. Bukan kekeliruan yang akan membuatnya menyesal. Bahkan jika dia harus meninggalkan semua kegemerlapan ini demi Yoonri dia mau. Kali ini, Eunhyuk benar-benar serius.

“Ehm, apakah drama Geum Jandi dan Goo Junpyo ini sudah bisa berakhir?”

“Hyung..”

“Oppa..”

Leeteuk menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal, sedikit canggung mengganggu adegan drama tadi. Dan, sedikit tak rela. Leeteuk meringis karena suasana menjadi hening, dia benar-benar habis akal harus berbuat apa. Diambilnya tas yang bersandar di sofa di dekat Yoonri dan Eunhyuk.

“Maaf menginterupsi kalian, aku hanya ingin mengambil tasku.”

“Aniyo oppa, kami tidak melakukan apapun. Kenapa kau bertingkah seakan kami sedang melakukan hal yang tidak-tidak?”

“Ne hyung, sudah mau pergi?”

“O, harus meeting dengan staff We Got Married. Kalian akan kemana setelah ini?”

“Musikal Eunhyuk, dia memaksaku untuk menonton aktingnya yang payah itu lagi..”

“Jadi kau tidak ikhlas ikut?”

“Bukannya tidak ikhlas, aku hanya kasian dengan penonton lain. Kau jangan mempermalukan aku sebagai kekasihmu. Kau harus ber akting baik nanti..”

“Memang aktingku seburuk itu?!”

“Kau tidak menyadarinya?”

Leeteuk hanya tersenyum melihat pertengkaran antara keduanya. Leeteuk memilih pergi dalam diam daripada melihat pemandangan di hadapannya. Seandainya yang sedang dalam pertengkaran romantis itu dirinya. Seandainya tadi dia yang mencium kening Yoonri. Seandainya yang ada di posisi Eunhyuk sekarang adalah dirinya.

Tapi dia juga tidak bisa merusak semua, merusaknya berarti merusak kebahagiaan Yoonri dan adik kesayangannya –Eunhyuk.

“Hah! Leeteuk himnae!”

** ** **

“Ne, mom..”

“…..”

“Iya, Yoonri tau. Yoonri sedang mendownload application letter yang tadi di informasikan.”

“…..”

“Sudah siap semua mom, jangan khawatir. Bagaimana Beijing? Daddy baik-baik saja kan? Heejin onnie oddae?”

“…..”

“Baguslah, kapan kalian ke Seoul? Aku sedikit kuwalahan mengurus oppa sendiri.”

“…..”

“Dia merepotkan, tak ada yang berubah darinya.”

“……”

“Hehehe, tapi dia mengurangi rasa kesepianku setidaknya. Cepat pulang ya!”

“…..”

“Ne, mom. Love you..”

Love you too..”

Eunhyuk merangkul pinggang Yoonri dan mencium puncak kepala gadis itu setelah membisikkan sebaris kata cinta tersebut. Dia sudah selesai dengan rehearsal musikalnya dan masih ada beberapa waktu sisa sebelum musikalnya dimulai. Dan, beruntungnya dia bisa menghabiskannya bersama gadisnya.

“Kenapa kau yang menjawab?”

“Hanya ingin saja..”

Keduanya terkekeh, masih saling berpelukan –Eunhyuk memeluk Yoonri dari belakang- mereka bergerak seperti orang berdansa. Menikmati waktu yang benar-benar jarang didapatkan keduanya.

“Bagaimana persiapannya? Kau akhirnya berangkat kapan?”

“Aku masih belum tau, seharusnya pertengahan April aku sudah di sana. Dan aku masih harus mengisi application letter nya dulu.”

“Aku masih belum rela orang-orang Singapore itu membawamu ke negara mereka. Kim Yoonri seharusnya di Seoul dan menemani Lee Hyukjae.”

Yoonri tertawa, melepas genggaman tangan Eunhyuk yang melingkar di perutnya. Di genggamnya kedua tangan Eunhyuk, menyatukan jemari keduanya seakan tak akan bisa terlepas lagi.

“Jangan begitu. Kau membuatku bersedih dan semakin tak ingin pergi.”

“Memang benar-benar tak bisa tak pergi?”

“Bisa saja, tapi kau harus bertanggung jawab jika Ayahku sakit.”

Eunhyuk memeluk Yoonri lagi, akttifitas mereka yang paling sering dilakukan saat mereka bersama. Entahlah, ini bukan lah tipe pacaran mereka yang selama dua tahun mereka jalani. Karena banyaknya masalah yang datang, pertengkaran yang terjadi antara keduanya, membuat mereka seakan benar-benar ingin menjaga satu sama lain.

“Kau harus segera bersiap dengan kru lain kan? Pergilah, aku akan menonton setelah menyelesaikan dokumen-dokumen untuk sekolahku ini.”

Eunhyuk tersenyum, di pegangnya kepala Yoonri, dikecupnya kening gadis itu.

“Kau sudah harus disini lagi saat aku selesai musikal, jika tidak aku akan memberi hukuman untukmu!”

“Baik, akan aku laksanakan Tuan Muda Lee yang terhormat.”

Yoonri membungkukkan badannya sambil tersenyum bak seorang pelayan. Eunhyuk berlari dengan senyuman yang terkembang menuju ke belakang panggung, tempat para kru sudah berkumpul.

** ** **

“Joo, kau di rumah? Sudah terima smsku?”

“…..”

“Iya, mengenai application letter  untuk sekolahku, kau sudah mendownload nya kan?”

“…..”

Gomawo Joo-ya. Ada apa? Memang ada apa dengan surat tersebut?”

“…..”

“Baiklah, Eunhyuk sudah selesai musikal jadi mungkin sebentar lagi aku akan kembali. Kau makan malam saja terlebih dahulu, mungkin aku akan makan malam di luar.”

“…..”

See you Joo..”

Dimatikannya sambungan telepon antara Yoonri dan Joo. Meskipun Yoonri bukan seorang trainee di JYP lagi, teman sekerjanya yang sudah dia anggap sebagai saudara sendiri Jung Minjoo, atau lebih dikenal dengan Joo masih berhubungan baik. Tidak jarang Joo menginap di apartemen Yoonri jika dia tidak sedang berlatih maupun schedule lain.

Musikal Eunhyuk untuk malam ini sudah berakhir, banyak sekali ELF terutama Jewels datang untuk menyemangati idolanya. Eunhyuk juga dengan epic memerankan tokoh Tyron Jackson, seorang pemuda yang sangat gemar menari. Tokoh tersebut tidak jauh beda dengan Eunhyuk, sehingga Eunhyuk tidak terlalu kesulitan.

Yoonri berjalan sendiri menuju lapangan parkir di utara gedung musikal. Bagaimanapun juga mereka tidak boleh ceroboh sehingga membuat netizen curiga. Eunhyuk sudah mengirimkan sebuah pesan singkat kepada Yoonri untuk menunggunya di mobil.

“Kenapa kau lama sekali berjalan Nona Kim?”

Sesosok pemuda berhoodie bersandar pada mobil audi putih yang dituju Yoonri.

“Maafkan aku, tadi aku harus menghubungi Joo dahulu. Kenapa kau lebih dulu di sini?”

“Aku takut membuat kekasihku menunggu..”

Tiba-tiba terdengar suara aneh yang berasal dari perut Yoonri. Yoonri hanya bisa meringis malu sedangkan Eunhyuk sudah mati-matian menahan tawanya agar gadis dihadapannya ini tidak mengamuk.

“Apa lagi sepertinya kekasihku sedang kelaparan, kkkk~ kajja aku harus mengantarmu pulang dan membelikan makan sebelum kau pingsan dan Heechul hyung menampariku.”

“Dia tidak sejahat itu Hyuk..”

“Kkkkk~ tapi adiknya iya..”

“Jadi menurutmu aku jahat?”

Eunhyuk tidak menjawab namun masih terkikik kecil sambil melajukan mobilnya di jalanan Seoul yang memadat.

“Kau sadis Nona Kim..”

“Baiklah mulai saat ini aku akan menjadi Kim Yoonri yang sadis.”

Eunhyuk semakin tak bisa menahan tawanya, mungkin di dalam hubungan mereka dialah yang sering menjadi anak kecil –dan Eunhyuk mengakuinya sendiri- namun kali ini betapa bahagianya Eunhyuk saat bisa membuat kekasihnya menjadi sosok anak kecil. Eunhyuk mengacak rambut Yoonri dan kembali fokus ke kemudi meninggalkan Yoonri dengan bibir manyunnya.

“Mau makan apa?”

“Tidak lapar.”

Eunhyuk mencubit pipi Yoonri gemas dan kembali terkekeh karena aksi mencoba-menjadi-Yoonri-yang-sadis buatan Yoonri walaupun di mata Eunhyuk itu tampak sangat menggemaskan.

“Jangan berbohong Nona Kim, cacing-caing di perutmu tadi sudah meronta-ronta meminta asupan. Kasihanilah mereka.”

Eunhyuk kembali tertawa mengejek, Yoonri mencondongkan tubuhnya menghadap Eunhyuk yang masih berkonsentrasi mengemudi.

“Sebenarnya apa motivasimu membuatku seperti ini Tuan Lee?”

Eunhyuk tak menjawab, hanya menaikkan bahunya sambil tersenyum mengejek. Yoonri merasa di permainkan, di hempaskannya tubuhnya ke kursi mobil. Dia tidak menyukai saat-saat seperti ini. Dipermainkan oleh kekasihnya sendiri, dianggap sebagai anak kecil karena umurnya. Yoonri ingin dewasa.

Dinyalakan tape di mobil Eunhyuk, berharap dengan begitu bisa meredamkan rasa marahnya dengan sosok dibalik kemudi, di sampingnya itu. Intro lagu itu mengalun, membawa ingatan Yoonr pada peristiwa beberapa hari yang lalu. Saat hubungannya dan Eunhyuk di ambang batas.

“Aku membuat CD berisi lagu-lagu kompilasi kami sendiri, hehe. Kau bisa menggantinya jika kau bosan dengan suara anak setan ini.”

“Jangan di ganti, suara Kyuhyun oppa sangat bagus disini.”

Keduanya larut dalam diam, menikmati suara lembut Kyuhyun ditemani dengan salju pertama yang turun di Seoul saat itu.

“Karena lagu ini dulu aku hampir menyerah..”

Eunhyuk menoleh sesaat, menunggu Yoonri menjelaskan lebih lanjut apa maksud dari perkataannya.

“Saat aku merasa lelah, benar-benarr lelah dengan hubungan kita. Dengan diriku sendiri yang seakan tidak bisa mengerti, dengan rasa sakit yang aku rasakan saat itu. Aku hanya berfikir bahwa sebenarnya kau bahkan lebih sakit, lebih merasakan lelah yang lebih besar dengan hubungan kita. Aku terlalu banyak membebanimu.

Lagu ini yang menyadarkanku, yang membuat aku seakan menjadi orang paling egois jika mempertahankanmu berada di sisiku. Dengan semua kelakuanku yang terkadang terlalu kekanak-kanakan ditambah dengan beban masalah lain lagi. Aku egois, hanya memikirkan rasa sakitku. Dan, aku tak ingin kau terus merasakan sakit karena keegoisanku.”

Eunhyuk melepaskan tangan kirinya dari kemudi, menggenggam tangan Yoonri erat. Dia tidak pernah sekalipun berpikir keberatan atas semua sikap Yoonri padanya. Namun dengan Yoonri mengatakan ini semua dia menjadi mengerti.

Setidaknya masalah hubungan mereka kemarin bukan karena Yoonri lelah menjadi kekasihnya. Namun karena rasa sayang yang dimiliki keduanya sehingga tak ingin membuat satu sama lain terluka.

“Apa kau tidak lelah denganku, Hyuk?”

“Kenapa aku harus lelah?”

“Aku, aku selalu saja membuatmu lelah Hyuk. Mempertahankan egoku, bahkan terkadang aku merasa hanya akulah yang selalu tersakiti dalam hubungan kita. Aku tak pernah berpikir aku menyakitimu lebih banyak.”

“Aku tidak merasa kau sakiti. Sama sekali tidak..”

Mobil Eunhyuk berhenti di pelataran parkir sebuah restoran pasta kecil langganan mereka berdua. Eunhyuk mengalihkan pandangannya ke Yoonri, sekarang saatnya dia yang harus terbuka dengan Yoonri. Digenggamnya kedua tangan Yoonri dengan kedua tangannya.

“Memilikimu, memperjuangkanmu, mempertahankanmu sebagai milikku adalah hal terindah yang tak akan pernah kusesali Kimmy-ya. Aku, sama sekali tidak pernah berpikir untuk menghentikan semua. Aku tidak pernah merasa lelah berada di sampingmu. Malah sebaliknya. Kau selalu menjadi semangatku dalam bekerja.

Ini semua bukanlah hal yang mudah, aku masih seorang manusia biasa. Bahkan aku merasakan lelah dan ingin sekali berhenti dari pekerjaan ini. Namun karena kau, memberdeul, ELF, keluargaku, karena kalian lah aku masih mau bertahan sampai sekarang. Dan tentang hubungan kita, dua tahun bukanlah waktu yang sebentar Yoonri sayang.

Aku bukanlah tipe orang yang akan bertahan jika aku benar-benar tidak merasa harus aku perjuangkan. Tapi aku merasa aku harus memperjuangkanmu, maka dari itu aku bertahan. Aku tidak bisa melihat kau dengan yang lain, meski itu dengan hyung. Maafkan aku jika membuatmu tertekan selama ini.”

Yoonri dengan mata berkaca-kaca memandangi Eunhyuk. Dia tau Eunhyuk sedang terbuka dengannya, dan dia tau bahwa semua yang diutarakan Eunhyuk barusan bukanlah bualan semata. Dia tau bahwa Eunhyuk tak berbohong. Eunhyuk kembali mengecup puncak kepala Yoonri.

Mulai saat ini, Eunhyuk mulai berjanji untuk mengisi waktu bersama Yoonri dengan hal yang indah. Bahkan dia mungkin akan menghindari memberikan Yoonri ciuman di bibir, dia ingin menghormati Yoonri.

Kajja, ternyata cacing-cacing di perutku juga sudah tidak bisa menunggu. Mari kita santap pasta ditemani first snow kita!”

** ** **

“Joo, kau tidak bercanda kan?”

“Inilah yang sedari tadi ingin aku bicarakan padamu Yoonri-ya. Begitulah yang tertulis pada surat persyaratan tersebut.”

“Tapi Joo, ini terlalu mendadak!”

Yoonri masih belum bisa mempercayai apa yang dibacanya barusan. Setelah diantar Eunhyuk tadi Yoonri buru-buru pergi ke apartemennya untuk mengisi angket-angket persyaratan sekolahnya di Singapore besok. Joo sudah menunggunya di apartemen karena memberikan angket milik Yoonri yang sudah berbentuk print out.

Didalam angket tersebut tertulis bahwa masa percobaan siswa ajaran baru akan dipercepat menjadi tanggal 17 Januari 2012, 3 bulan lebih cepat dari tanggal di pengunguman sebelumnya.

“Sudahlah Yoonri-ya, lagi pula besok sekolahmu belum full kan hingga bulan Juli. Jadi kau bisa seminggu sekali pulang ke Seoul.”

“Tapi Joo, aku bahkan sudah mengatakan kepada Eunhyuk akan menemaninya saat ulang tahunnya. Tapi, kenyataannya mungkin aku tak bisa di Seoul saat itu.”

“Mungkin jika kau tidak bisa merayakan ulang tahunnya di harinya setidaknya kau bisa merayakannya saat kau sudah pulang kan? Dia pasti akan memakluminya Yoonri-ya..”

Yoonri masih lemas, dia tidak tau harus berbuat apa. Ini adalah permintaan Ayahnya, permintaan Ayahnya kepada Yoonri, putri bungsu keluarga Kim. Dan Yoonri, sebagai putri bungsu sekaligus harapan terakhir Ayahnya mau tak mau harus menurutinya. Apa lagi kesehatan Ayah Yoonri tidak baik akhir-akhir ini.

“Dia mungkin bisa mengerti Joo-ya, tapi aku tidak akan bisa mengatakan ini semua kepadanya.”

Wae?”

“Joo-ya..”

Yoonri berdiri dari duduknya di sofa, berjalan menuju balkon. Pandangannya mulai mengabur karena air mata, dia benar-benar tak ingin menyakiti Eunhyuk lagi. Dia bahkan sudah berjanji pada dirinya sendiri demi nama neneknya yang sudah di surga. Dia tidak ingin melihat sosok itu kembali rapuh seperti pada kejadian beberapa hari yang lalu.

“Aku.. tak tau harus berbuat apa Joo-ya.. Dia tadi kembali memohon padaku untuk tidak pergi, dia selalu berusaha memberikan yang terbaik untukku. Selalu berusaha membuat aku nyaman, selalu berusaha mempertahankanku walaupun itu bisa merusak karirnya. Bahkan dia mau menjadikan perjuangan mimpinya demi aku.

Tapi aku? Apa yang aku perbuat untuknya selama ini Joo-ya? Aku hanya membuatnya bersedih, tak memikirkan perasaannya dan selalu berpikir aku yang selalu tersakiti. Tapi kenyataannya dia merasa lebih sakit. Aku, sudah berjanji pada diriku sendiri untuk membuatnya bahagia. Namun, mengapa seakan aku memang tak bisa membuatnya bahagia?”

Isakan kecil itu berubah menjadi tangisan yang cukup menyayat hati jika mendengarnya. Yoonri dihadapkan dengan dua pilihan berat. Dia bisa saja tidak melanjutkan studi nya di Singapore, toh kurikulum Seoul tidak kalah dengan Singapore. Namun itu adalah permintaan Ayahnya.

Selama ini Ayahnya selalu mengalah, mengalah saat kakak perempuannya Heejin, memilih berkecimpung di dunia entertain dan satu—satunya anak laki-laki di keluarga mereka, Heechul, juga memilih audisi menjadi seorang artis. Dan dia, dia adalah harapan terakhir Ayahnya.

Namun, dia juga tak bisa membayangkan betapa sakitnya Eunhyuk. Mungkin jika Yoonri meminta pada Eunhyuk, Eunhyuk dengan masih tersenyum bisa merelakannya pergi. Namun karena kejujuran yang dikatakannya tadi merubah segalanya. Selama ini Eunhyuk selalu tersenyum pada Yoonri meskipun dia tersakiti.

Dan Yoonri selalu tak bisa berbuat apa-apa untuk membuat Eunhyuk bahagia. Dan ini, apakah Yoonri masih harus membuat Eunhyuk kembali terluka?

-T.B.C-

 

39 thoughts on “[RiHyuk Love Story] Start of New Life

  1. Huaaaaaa yoonri galau ;_________;

    Hyuk pasti ngerti yakin deh ;____; tp tidak bisa dipungkiri kalo hyuk jg pengen yonnri di seoul ;_____;

  2. rihyuk… Makin suka ceritanyaaa, samasama sudah mulai dewasa. Cakep dah ceritanya,
    semangat yoonri onnie!

  3. ini apa??? astaga~~
    nyesek banget bacanya T.T
    Yoonri ke Spore tanggal 17 januari? brarti tiga minggu lagi dari kejadian ini ya? Hyaaa~ knapa pd kabur dr Seoul semua T.T

    serba salah juga sih jd Yoonri.. mau pergi, berat di eunhyuk.. ga pergi, berat di abojinya.. hikseu~ ottokhae?? T___T

    Hyukkie oppa yg sabar ya T__T

    ps : ni si abang teuki emg harus dibikin pacar kaenya.. kesian bet masi inget2 mantan bang u,u *ditampol*

  4. milih jadi anak berbakti ato tetap disisi org yg kita sayang skaligus jadi oksigen buat dy yg juga jadi oksigen kita,,,,
    pilihan yg bener2 suliiit,,,, X____x

  5. RiHyuk bener-bener manis disini..gada pertengkaran🙂
    Tapi diakhirnya…eottohke?? Susah bgt jadi Yoonri😦 yg sabar aja Yoonri-nya
    Buat author, fighting^^

  6. unyuk…. /tepok2/
    berliku yah kisah cintanya sama yoonri..

    hing yoonri-ya…
    gimana donk???
    aku yang baca juga ikutan bingung..
    tapi family comes first isnt it??
    hyukkie pasti ngerti.. semogaa T^T

  7. waa~ akhirnya lanjut unn muncul jga..:D
    awalnya ini romantisss x)) tp akhirnya:((
    yoonri galau y? ckckck*pukpuk*
    slnjutnya ditunggu unn!! keep writing!!!!:DD

  8. dipikir-pikir anak SJ kisah cintanya muter-muter kagak jelas yee
    #slapped
    poor my baby Yoonri
    kadang2 dua pilihan yg sulit itu akan membawa kita pada akhir yang membahagiakan jika kita bisa memilih dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab
    *ngmng apa saya ini*

    :* :* :*
    just write when you have time dear, don’t be pressured… ^^
    we’ll wait, and we want the best for you darling :* :*

  9. annyeong..
    aq emg g pnh bca rihyuk tp pas bca yg ini jd pgn ublek2..

    ini epheph nyesek bgd..
    awalx sweet bgd wlwpun pas dua2x sma2 ju2r nyesek jg..
    terharu plus, plus gtu..

    yoonri sbar y..
    km pasti tw yg trbaik ap..
    hyukie oppa pasti akn mngerti wlwpun tr sdih jg..
    akh, pkokx dtnggu lnjutanx..
    fighting bwt kimmy onnie..

  10. annyeong..
    aq emg g pnh bca rihyuk tp pas bca yg ini jd pgn ublek2..
    ini epheph nyesek bgd..
    awalx sweet bgd wlwpun pas dua2x sma2 ju2r nyesek jg..
    terharu plus, plus gtu..
    yoonri sbar y..
    km pasti tw yg trbaik ap..
    hyukie oppa pasti akn mngerti wlwpun tr sdih jg..
    akh, pkokx dtnggu lnjutanx..
    fighting bwt kimmy onnie..

  11. omooooo~ udah cukup hyukjae mau ditinggal… tapi ini malah dipercepat perginy yoonri T.T hyukjae oppa~ sabar yaa…
    ajegileee ini dari siang sampe skrg baca ff galau dan berbau angst mulu ._.
    next ff ditunggu🙂

  12. kok pd galau smua yah??
    ga JinHae, ga YeWook..
    eh,nambah lg atu lg c RiHyuk.. *edisigalau
    jgn2 bsk malah edisi RiWon ato KyuNara yg galau..

  13. waaa,, yoonri galau..
    pilihan yang sulit, tapi apapun yang dipilih yoonri nantinya semoga emang yang terbaik buat semuanya deh..
    abang eunhyuk pasti bisa ngertiin yoonri…🙂

    Keep fighting untuk terus nulis yaa..😀

  14. ya ampunnnnn ini galau galau galau…
    aduh author2 di jinhaexy lg pada begalau-ria dah #plakk

    ya ampun padahal udah manis bgt dah ni pasangan…
    tapi malah ada berita bgtu…
    ya ampun kasian dah kimmy sama hyuk…
    ayo fighting!!!
    klo jodoh ngga kemana kok~

    ohy semangat bwt sekolahnya y~
    gk bakal maksa kok bwt nulis ff~

  15. ah waeeee kenapa galau lagi?? ini sungguh…. aih.. kenapa perpisahan jarak selalu menjadi pemisah cinta antara dua orang yang saling mencintai?!? wae??? #curcoljugaakirnya

    sumpahya…aku nungguin banget updatean kamu… tapi ternyata kita bernasip sama*?* di kejar kejar oleh pembunuh yang bisa membunuh kita kapan saja.. yaitu ujian… #jrenggg

    hwaiting kimmy-ya!!!

  16. Kasiaaan Yoonri, galau banget dia. Bingung harus gimana .. Mana dipercepat lg berangkatnya .. Makin seruu. Lanjut yaaa

  17. Aigoo~ romantisme RiHyuk:D
    Itu teuki oppa masih ada rasa sama yoonri yaa?? Ckck
    Nanti kelanjutan hubungan rihyuk gimana itu???
    Kelanjutannya ditunggu ya onnie ^^

  18. pilihan yg berat n serba salah..
    pergi k singapore, kasian eunhyuk’y,,
    gak pergi, itu permintaan ortu..
    setiap pilihan selalu da resiko, smg yoonri bs menjalani’y.. semangat!!

  19. akhirnya crta rihyuk couple ada lg….chukae y chingu….
    aigo,plihan yg brat ya buat yoonri,tp aq ykin kq hyukie pst ngerti…..smngat!!!!!

  20. waduhhhh….jgn pisah lgi dunk…kangen ih sama RiHyuk yg dikit2 berantem…
    Kecian si kunyuk di tinggal…nnti di ambil orng loh… xDDD…
    Kalo RiHyuk lgi romantis gini nih…bikin mupeng…hahahaa

  21. Aiggoooo…. IGE MWOYA???
    Kimmy galau… semuanya ikut galau… -__-

    Oke, emang selalu ada 2 pilihan dalam hdup. dan kdang qta sendiri ga tau mana yang terbaik bwt kita pilih kan? It’s oke… Yoonri-ya.. ikan teri itu pasti ngerti.. *hugYoonri*

    1 yg saya khawatirkan…
    Ntar EunHae couple come back lagi? *dudukbawahkompor*

  22. ya ampun.. Mataku berkaca kaca.. ToT

    Fic ini udah kusimpen sedari hari publishnya.. Tp bru keburu baca sekarang.. Dan ini galau.. Adududuh.. *jedot jedot heebum (?)*

    baru baikan,masalah bru muncul.. Kesian kimmy nyaa.. *elus*

  23. ih, sedih… eunhyuk mesti ditinggal yoonri…
    eunhyuk pasti ngerti deh, tapi pasti ntar sedih-sedihan lagi rihyuknya… T.T

    btw, aku suka pas scene rihyuk di mobil yang saling curhat.. ^^

  24. Huwaaa kimmy jangan pergi (-̩̩̩-̩̩_-̩̩-̩̩̩) kasian hyuk, tp kayanya hyuk tegar banget ya pdhal dalemnya sakit banget itu😥
    Kl diposisi kimmy emg bingungin mau kaya gimana, dilema.. u,u

    Gak tega sm couple ini, masalahnya dteng terus aigooo onnie (-̩̩-̩̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩̩-̩̩)
    Smoga banyak jalan kluarnya ya dan itu yg terbaik🙂

    Grace onnie, ayo semangat trus buat nulis ya (งˆ⌣ˆ)ง

  25. Itu teuk kenapa? Teuk mantannya yoonri tapi masih cinta gtu yah? Duhh sabar yah bang.. jangan gtu, yoonrinya udah sama hyuk tau u,u
    Aku baru ngeh bedanya kopel ini sama yg lain ._.v mereka lucu banget sok main dewasa2an.. ih apalagi yg di mobil itu abis musikal, baru ngeh banget biasa yoonri yg gituin hyuk eh sekarang gantian..wkwk😄
    Paling sebel.. paling sebel klo udah maen jujur2an #plakk~ maksudnya kan kita jadi luluh lagi yah.. paling sebel juga klo ada yg ngeyakinin sana sini pasti jadi ga tega deh sama hyuknya -_- tapi tersentuh banget loh sama cintanya hyuk ke kimmy.. dia mau ninggalin dunianya demi kimmy.. uwoooo hyuk gue melting ><
    Sabar yah kimmy~ itu kn buat sekolah.. pasti hyuk ngerti. Dia juga kn udah gede masa iya mau ngambek kyak anak kecil. Itu tuh bukan niatan kamu buat nyakitin dia lagi, tapi keadaan yg maksa.. sabar yah sayang :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s