[REMAKE] ESC Namja ~Chapter 3~

Title : ESC Namja

Author : The Felidis (Nisya – Dita – Carin)

Genre : Friendship, Romance, Alternative Universe

Rate : PG-13

Main Cast :

  • Lee Donghae
  • Lee Sungmin
  • Kim Ryeowook
  • Lee Haejin
  • Cho Chihoon
  • Lee Kyorin
Supporting Cast
  • Cho Kyuhyun
  • You Can Find By Yourselves

Link :

Chapter 1 || Chapter 2 ||

Chapter 3

Ulangan Fisika yang layaknya neraka tersebut akhirnya selesai. Seluruh kepala murid kelas 2 IPA-1 seperti mengepulkan asap. Tepat ketika bel makan siang berdering, semuanya keluar demi menyegarkan otak dan pikiran mereka. Meski demikian, tidak ada yang nekat semacam Cho Chihoon, yang bertekad akan bolos pelajaran terakhir karena otaknya diperas oleh Fisika barusan, dan lebih memilih tidur di halaman belakang sekolah.

   Lee Kyorin, sementara itu mencari pelampiasan dengan pergi menuju ruang resital, dimana dia bisa memainkan biola, dan menenangkan sendiri otaknya yang berdesing cepat memuntahkan satu persatu rumus Fisika yang mereka pelajari selama beberapa bulan belakangan.

   Meski kalem, kepala Haejin toh, sama berasapnya seperti kedua temannya, dan teman-teman sekelasnya yang lain. Dia memijit pelan pelipisnya sebelum memutuskan keluar dari dalam kelas, dan menuju kantin sekolah.

   Dia tidak akan makan. Nafsu makannya sudah menghilang lenyap tak bersisa, tatkala hanya membaca soal nomor satu yang gurunya berikan tadi, tapi dia tetap ingat akan kesehatannya. Maka, Haejin memutuskan mendekati kasir dan memesan jus Alpukat dengan susu, yang bisa mengenyangkan perutnya dalam tegukan, tanpa perlu kunyahan.

   ”Ahjumma, tolong jus alpukatnya satu,” pesan Haejin pada pelayan kantin yang berusia paruh baya tersebut.

   ”Ne, jamsimanyeo…” Ahjumma tersebut langsung mengambilkan pesanan Haejin yang berada di dalam lemari pendingin.

   Haejin merogoh kantungnya dan mengambil dua lembar uang, ketika mendongak dan melihat gelas jusnya diambil oleh sebuah tangan yang langsung juga menyerahkan uangnya.

   ”Ini milikku.”

   Haejin menoleh dan mendapati, Lee Donghae tengah tersenyum puas, menyeringai nakal, dan nampak sangat senang. Dan kini nafsu makan Haejin benar-benar langsung hilang tak tersisa.

   Haejin menghela napas pelan, lalu melewati Donghae begitu saja, dan berjalan keluar dari dalam kafetaria. Tapi, Haejin tetap salah mengira, bahwa pria itu tidak akan mengejarnya.

   ”Ya! Lee Haejin!” seru pria itu sambil berusaha merendengi jalan Haejin.

   ”Wae?” tanya Haejin datar sambil terus berjalan.

   ”Kau tidak mau jus ini?” Donghae menggoyang-goyangkan gelas berisi cairan pekat berwarna hijau muda dengan lelehan cokelat di pinggiran gelas pelastiknya tersebut.

   ”Ani.” Geleng Haejin sambil terus berjalan.

   Donghae terus mengikuti Haejin dari belakang sampai ketika keduanya berbelok, dan Haejin berhenti, Donghae nyaris menabrak gadis di hadapannya ini.

   ”Haejin-ah!” seru suara yang amat dikenal Donghae, antusias.

   Cho Kyuhyun tengah menatap Haejin seperti menemukan harta karun terpendam, dan Haejin mendongak tersenyum kecil. Donghae memerhatikan keduanya dari belakang sambil melipat tangannya. Entah drama macam apa yang akan dimainkan Cho Kyuhyun sekarang, pikirnya sebal.

   ”Aku baru saja dari kelasmu mencarimu,” kata Kyuhyun kemudian. ”Kata teman-temanmu kau ke kantin, syukurlah kita bertemu…”

   ”Ahahaha, ada apa, Oppa?” tanya Haejin sambil mengembangkan senyum tipis yang menurut Donghae tidak sampai pada matanya.

   ”Ani, aku membawakanmu makan siang…” Kyuhyun menggaruk-garuk kepalanya, sama sekali tidak menatap Donghae yang jelas-jelas berdiri tepat di belakang Haejin.

   ”Oh, jinjja?!” tanya Haejin. ”Gomawo, Oppa.”

   ”Ne, kajja!”

   Dan Haejin pun mengikuti Kyuhyun yang merangkulnya naik ke lantai tiga, dengan Donghae yang ditinggalkan dengan segelas jus alpukat di tangannya. Entah kenapa, mendapati kenyataan ini, Donghae tidak terima‼!

   Tidak pernah ada wanita yang tidak mengejar dirinya, itu yang pertama. Dan yang kedua, barulah ketika dia menampik wanita-wanita tersebut, mereka beralih ke Kyuhyun!

   Tapi untuk pertama kalinya, bahkan ada wanita yang tidak tertarik pada dirinya! Dan memilih Kyuhyun sebagai pilihan pertama!

   ”Dunia sudah gila!” rutuk Donghae. ”Atau aku yang gila?! Kenapa aku harus memikirkan gadis itu?!” dan Donghae mengacak rambutnya frustasi, lalu memutuskan mengejar Kyuhyun dan Haejin!

   Harus!

   Dengan kecepatan penuh, Donghae menyesap jus alpukatnya sambil bergegas ke lantai tiga. Dan ketika tiba di depan kelasnya, gelas tersebut sudah kosong. Dapat dilihatnya, Kyuhyun dan Haejin tengah makan sambil berbincang-bincang riang di tempat duduknya. Yah, dia memang duduk dengan Kyuhyun, sih.

   Dibantingnya botol minumnya di mejanya.

   ”Ya, waekeurae?!” tanya Kyuhyun dengan mulut penuh nasi, jengkel.

   Haejin sementara itu melirik Donghae dengan dingin.

   ”Kalau mau makan jangan dimejaku!” desis Donghae, entah kenapa bersikap sedingin itu.

   ”Kau kenapa sih?!” Kyuhyun menelan nasinya sambil kemudian minum.

   ”Ani, gwenchana, Oppa,” Haejin buru-buru merapikan kotak makannya dengan cepat lalu berdiri. ”Terima kasih makan siangnya Oppa. Setelah ini aku masih ada ulangan Kimia, aku masih harus belajar.” Kata Haejin pada Kyuhyun lagi.

   ”Oh, jinjja?! Kalau kau butuh bantuan harusnya kau bisa memberitahuku, Haejin-ah,” kata Kyuhyun dengan mata berbinar-binar. ”Aku bersedia mengajarkanmu, kok.”

   Haejin tersenyum dan mengangguk. ”Ne, gomawoyo, Oppa.”

   ”Cih~” Donghae berkacak pinggang menonton.

   Haejin kemudian minta diri, dan ketika akan berbalik, Kyuhyun tiba-tiba menarik tangannya dan mengecup dahinya. Wajah Haejin memerah seketika, dan Donghae terbelalak, refleks menarik tangan Kyuhyun dari belakang kepala Haejin.

   ”YA!” bentaknya.

   ”Kau kenapa sih?!” omel Kyuhyun, wajahnya tak kalah merah.

   Haejin yang masih menekap mulutnya tak percaya membungkuk, dan dengan tergesa-gesa keluar dari dalam kelas mereka. Setelah Haejin berlalu Donghae melepaskan cengkraman tangannya.

   ”Ya, mau sampai kapan kau mempermainkan gadis polos itu, hah?!” tanya Donghae heran. ”Jinjja! Semua gadis kau perlakukan dengan sama!”

   Kyuhyun merapikan kemejanya lalu menatap Donghae lurus tepat di manik matanya. ”Ya, Lee Donghae…” bisiknya. ”Gadis-gadis saja yang merasa kuperlakukan lebih, aku hanya bersikap baik pada mereka semua. Kenapa kau marah?”

   ”Bukankah dia sahabat dari adikmu?!” balas Donghae, lalu dia terkekeh miris. ”Aku tahu kau playboy kelas kakap, siapa pun juga pasti jatuh dalam pelukanmu kalau kau mau! Tapi dia kan sahabat dari adikmu, dan dia polos sekali…”

   ”Lee Donghae!” potong Kyuhyun. ”Sejak kapan kau peduli pada urusanku?”

   Donghae menyipit.

   Kyuhyun menyeringai. ”Salah, bukan urusanku… sejak kapan kau begitu peduli pada gadis polos itu? Peduli pada, Lee… Haejin?!”

   ”Aku tidak peduli padanya!” kilah Donghae, tapi jantungnya langsung terasa berdebar saat mengatakannya, dia tahu dia bohong! Dia tahu bahkan dia memiliki pertanyaan yang sama seperti yang Kyuhyun lontarkan kepadanya.

   ”Jinjja?! Kalau begitu baguslah…” Kyuhyun tersenyum sambil menatap langit-langit. ”Dan lagipula, Haejin tidak kuperlakukan sama seperti gadis-gadis yang lainnya, Hae, dia kuperlakukan sedikit lebih spesial. Bahkan sangat spesial, aku sengaja masak untuknya dan berusaha memperhatikannya.”

   ”Wae?!” Donghae tidak bisa menahan diri untuk bertanya.

   ”Wae?” Alis Kyuhyun terangkat, lalu dia tersenyum kembali. ”Singkat, aku menyukainya, aku menyukai Haejin.”

   Dan Donghae benar-benar terhenyak mendengar jawaban sahabatnya itu.

*Kantin*

Kyorin masuk ke dalam kantin sambil mendekati konter, memilah-milah makanan apa yang akan ia jadikan santap siangnya setelah tadi menenangkan diri di ruang resital setelah ulangan yang menyesakkan tersebut.

   Setelah memesan seporsi bento, Kyorin mengangkatnya dan membawanya kembali ke dalam ruang resital. Tapi mendekati ruang tersebut, Kyorin bisa mendengar, lagi-lagi denting piano yang terdengar indah tersebut. Tanpa bisa dicegah senyumnya langsung merekah. Ia sudah bisa menebak siapa yang ada di dalam sana.

   Di dorongnya pintu tersebut dengan hati-hati dan memandang siluet samping sosok Kim Ryeowook yang tengah memejamkan matanya dan memainkan nada demi nada indah dengan jari-jarinya.

   Ketika alunan nada itu berhenti, Kyorin bertepuk tangan.

   ”Eh? Kyorin…” Ryeowook menoleh dan wajahnya langsung tersipu. ”Aku tidak tahu kalau kau ada disitu, maaf.”

   ”Aniyo, gwenchanayo, Sunbae,” Kyorin tersenyum juga. ”Aku tadinya disini sebelum Sunbae datang, tadi aku keluar membeli makan siang. Sunbae, sudah makan?” tanya Kyorin sopan.

   ”Ah… oh… belum.”

   ”Kalau begitu kita makan bersama saja, aku memesan cukup banyak,” kata Kyorin mendekat.

   Ryeowook mengangguk malu.

*Jam Pulang Sekolah*

”Ayo pulang~” Kyorin tersenyum cerah ketika bel berbunyi dan guru sudah meninggalkan kelas. Haejin membereskan buku-bukunya, lalu memasang tasnya di bahu, sementara Chihoon nampak takut.

   ”Kalau begitu aku duluan ya,” Kyorin melambai, dan kemudian berlari keluar.

   Haejin menatap punggung Kyorin yang menghilang dibalik pintu dengan pandangan bingung. Ia kembali menoleh pada Chihoon. ”Kenapa Kyorin?”

   ”Mau bertemu Sunbae itu kali,” tebak Chihoon.

   ”Kau sendiri kenapa?” alis Haejin terangkat.

   ”Ani,” Chihoon dengan sebal menoleh ke kanan dan ke kiri.

   ”Cho Chihoon!”

   Baik Chihoon maupun Haejin menoleh, di pintu kelas sudah berdiri Lee Sungmin dengan senyumnya. Haejin mengangkat alisnya tinggi, lalu berbalik menatap Chihoon dengan senyum tersungging.

   ”Kan!” keluh Chihoon.

   ”Annyeonghaseyo,” Sungmin kini masuk dan menghampiri Chihoon dan Haejin, dia menyapa Haejin.

   Haejin balas tersenyum singkat, dan mengangguk. ”Annyeonghaseyo, Sungmin-ssi.”

   ”Ne, maaf belum sempat memperkenalkan diri secara resmi padamu. Kau Lee Haejin sahabat Chihoon, kan? Aku Lee Sungmin, namjachingu Cho Chihoon mulai dua hari yang lalu.” Sungmin mengulurkan tangannya.

   Haejin menjabatnya. ”Ah, bangapsumnida.” Haejin kemudian menepuk bahu Chihoon. ”Kalau begitu aku pulang duluan, aku harus bekerja. Sungmin-ssi aku duluan ya…”

   ”Ah ye, Haejin-ssi.”

   Haejin melambai pada Chihoon, lalu menggeleng-geleng dan pergi begitu saja tanpa memperdulikan tatapan memelas pada wajah Chihoon yang berharap akan diselamatkan oleh Haejin.

   Dan sekarang kelas sudah kosong, hanya tinggal mereka berdua saja, dan Chihoon sudah tidak tahu harus kabur kemana lagi.

   ”Ayo pulang!” dan sikap manis Sungmin tadi langsung berubah seratus delapan puluh derajat. Chihoon memberengut dan mengikuti Sungmin keluar dari dalam kelas. Mereka sama-sama diam, dan Chihoon terus berharap bahwa Sungmin akan turun entah di halte mana, dan membiarkannya pulang sendiri, tapi ternyata, Sungmin memang benar-benar membuktikan kata-katanya.

   Mereka berjalan, tidak beriringan. Sungmin terlebih dahulu, memimpin di depan, sementara Chihoon dengan cemberut mengikuti dengan jarak dua meter di belakang Sungmin menuju rumahnya.

   ”Ya!” akhirnya Sungmin berbalik. ”Kenapa kau jalan sejauh itu sih?! Dimana-mana orang berpacaran itu jalannya bersebelahan, karena kau tidak sudi bergandengan tangan! Hargailah aku sedikit!” omelnya.

   Kemana Sungmin manis yang dia tunjukkan pada teman-teman sekelas tadi? Pikir Chihoon. Chihoon mendengus lalu menyamakan langkahnya dengan Sungmin. ”Ne… ne…” keluhnya.

   ”Jadi,” kata Sungmin ketika mereka sudah berjalan bersebelahan. ”Bagaimana ulangan Fisikamu tadi?”

   Chihoon langsung mengeluh.

   ”Othe?” Sungmin kini tersenyum tulus. ”Bisa?”

   Chihoon menggeleng. ”Kurasa aku tidak bisa.” Keluhnya. ”Kau bayangkan saja, aku memang tidak pernah mencatat pada pelajaran Fisika, tapi aku rasa aku yakin pada diriku sendiri. Tapi entah kenapa melihat kesungguhan Haejin, Kyorin, dan teman-teman lainnya yang tengah belajar tadi, aku mendadak tidak percaya diri. Seharusnya aku belajar lebih giat lagi…” cerocosnya tanpa henti.

   Sungmin cuma terkekeh. ”Kau kan adiknya Kyuhyun Sunbae.”

   ”Lalu?”

   ”Lalu kau juga terkenal dengan kecerdasan diatas rata-rata meski kau suka membolos,” sindir Sungmin kembali. ”Aku yakin kalau kau sebenarnya bisa menyelesaikan soalnya dengan baik. Kau hanya kurang percaya diri saja.” Lanjutnya ringan.

   ”Cih~ tahu darimana kau?!” sungut Chihoon.

   ”Aku tentu saja tahu segala hal tentang pacarku,” kata Sungmin percaya diri. ”Dan kalau kau kurang percaya diri, harusnya kau manfaatkan Oppamu. Minta ajarkan pelajaran yang kau merasa kurang kepadanya.” Pesan Sungmin.

   ”Ah, Oppa itu babo!” kata Chihoon serius.

   Sungmin tergelak.

   ”Dia itu memang kuakui pintar dan jenius, tapi dia tidak bisa mengajari orang dengan baik!” lanjut Chihoon berapi-api.

    Sungmin akhirnya mengangguk-angguk. ”Kalau begitu kau harus mencoba metode lain.”

   ”Misal?!”

   ”Kaja!” Sungmin menggandeng tangannya dan membawa Chihoon berlari menuju rumah lebih cepat. Chihoon tersenyum. Mungkin pacar semacam Sungmin, tidak buruk juga.

*Giordano Apgujeong*

”Annyeong, Jin-ah!”

   ”Annyeonghaseyo, Taeyeon Eonnie,” senyum Haejin merekah menatap seniornya yang cantik itu.

   Taeyeon Eonni terkekeh. ”Haejin-ah, pria yang kemarin…” katanya sambil menatap Haejin yang memasukkan tasnya ke dalam loker dan menarik keluar seragam beserta sepatunya. ”Namanya siapa?”

   ”Pria yang mana, Eonnie?”

   ”Yang itu, yang mengikutimu terus, yang hanya mau kau yang melayani…”

   Haejin mendesah berat, sudah berapa kali Taeyeon Eonnie menanyakan hal ini. ”Donghae-ssi, Lee Donghae-ssi.” Ujarnya lelah sambil melepaskan seragam sekolahnya dan memakai seragam kantor diatas tank top putihnya.

   ”Ah ye, dia…” kikik Taeyeon Eonnie centil. ”Tadi Manajer baru saja memberitahuku, bahwa dia meningkatkan omzet kantor cabang kita.” Kekehnya. ”Maka kau harus baik-baik kepadanya, sepertinya dia menyukaimu.” Dan Taeyeon Eonnie menyikut Haejin genit.

   Haejin memutar matanya sambil terkekeh. ”Jangan bercanda ah, Eonnie.”

   ”Ya sudah, kau tunggu saja, aku bertaruh dia hari ini akan kesini lagi,” kekeh Taeyeon. ”Oh iya, ada barang baru masuk untuk koleksi bulan depan, dan etalase paling depan tolong diganti yang baru ya Haejin, aku harus mengece barang baru yang akan disimpan di gudang, oke?”

   ”Oke, Eonnie.” Haejin memberi hormat dan langsung mengambil clipboard, dan melangkah menuju tumpukan barang yang baru tiba di sisi kanan butik Giordano tersebut.

   Setengah jam Haejin mengecek seluruh pesanan dengan serius ketika seseorang berbicara tepat di telinga kanannya. ”Annyeong~” bisiknya.

   Haejin terkesiap dan langsung berbalik, mendapati Lee Donghae sedang melambai kepadanya. Haejin mengelus dadanya dan mengatur napasnya yang tercekat, tengkuknya merinding, kaget ketika Donghae mengembuskan napasnya di telinganya barusan.

   ”Mengagetkan saja,” desis Haejin kesal.

   ”Annyeong~ kau serius sekali sih,”

   Haejin berbalik kembali menatap kotak-kotak tumpukan pekerjaannya barusan, tapi Donghae sudah kembali menginterupsinya. ”Hei, kenapa kau mengabaikanku? Ya, Lee Haejin.”

   Haejin menghela napasnya dalam-dalam mengatur emosinya, lalu berbalik menatap Donghae lagi. ”Ada yang bisa saya bantu?”

   ”Tenang saja, aku tidak akan mengganggumu hari ini,” kata Donghae sambil menyeringai. ”Aku kesini benar-benar murni hendak berbelanja, karena sepertinya, kulihat ada koleksi baru.” Donghae menunjuk tumpukan kotak-kotak yang tengah Haejin kerjakan dengan dagunya.

   Haejin mengangguk pasrah, dan mempersilakan Donghae memilih sesuka hatinya. Ternyata, memang Donghae tetap tidak menyerah untuk mengerjainya. Hingga kembali pukul sembilan malam, dia dan Haejin berputar-putar saja di toko yang sebetulnya bentuknya takkan berubah isinya berapa kalipun mereka mengitarinya.

   Haejin memasukkan kotak demi kotak ke dalam mobil Donghae. Tepat ketika kotak terakhir, Haejin mengusap peluh di dahinya, dan wajahnya terlihat sangat kelelahan. Donghae menatap gadis itu khawatir.

   ”Kenapa kau tidak bilang kalau kau lelah?” tanya Donghae heran.

   ”Lelah? Aku tidak lelah,” elak Haejin.

   ”Jeongmal?” Donghae mengangkat alisnya tak percaya. ”Apakah aku terlalu menyusahkanmu hari ini?” terselip khawatir dan sesal disana.

   ”Aniyo, ini memang tugasku.” Haejin membungkuk hormat dan siap berbalik.

   ”Ya!” panggil Donghae. ”Aku belum selesai bicara…” dan Haejin kembali berbalik menatapnya. Donghae mendadak gugup, diteguknya liurnya berulang kali barulah ia berkata. ”Demi menebus… ehem, apa yang kulakukan padamu hari ini… ehem, bagaimana kalau…”

   ”Haejin!”

   Keduanya menoleh, dan melihat Cho Kyuhyun baru saja turun dari dalam mobilnya yang diparkir di depan Giordano. Kedua mata Donghae menyipit.

   ”Hai, Haejin-ah… aku kesini bermaksud mengajakmu makan malam, tadi aku sudah mengirimkanmu pesan kan?” tanya Kyuhyun berseri-seri, lalu dia menatap Donghae dengan heran. ”Ya, kau sedang apa disini?”

   ”Bukan uru…”

   ”Dia datang berbelanja, Oppa…” sahut Haejin sambil tersenyum.

   ”Ne, dan aku baru saja akan mengajaknya…”

   Haejin memotong ucapan Donghae dengan bicara pada Kyuhyun. ”Oppa, bagaimana kalau kita pulang sekarang? Waktu kerjaku sudah selesai kok, aku hanya perlu ganti baju saja? Dan kita langsung makan malam, aku tidak bisa terlalu malam, kasihan Ibuku di rumah, bagaimana?” Haejin membawa Kyuhyun menjauh dari Donghae yang ternganga tak percaya.

   Donghae tetap tidak bisa mengalihkan pandangannya dari gadis itu ketika ia keluar setelah mengganti seragam kerjanya. Bahkan ketika Kyuhyun membukakan pintu untuk Haejin, Donghae menyipitkan matanya, jantung dan darahnya bekerja cepat mengirimkan denyutan menyakitkan di sekujur tubuhnya. Ia mencengkram setir dengan geram.

   ”Apa yang terjadi padaku?!” dipukulnya setirnya frustasi. ”Kenapa aku begitu…” ditatapnya kedua tangannya. ”Kenapa aku begitu terobsesi pada gadis itu?! Ada apa denganku?!”

 -To Be Continued-

32 thoughts on “[REMAKE] ESC Namja ~Chapter 3~

  1. hahahahahaha, take that Fish!!!!!😛
    *smirk* ohh, Haejin daebak… bisa ngacuhin Lee Donghae, bener2 keren, ngebuat Donghae kesel.. suka, banget pas Haejin mandang Donghae emotionless, dingin n gak beperasaan, tapi beda setiap liat Kyu…. siksa terus perasaannya si ikan Jinnie, sampe dia meledak kkkkkkk *ketawa setan*

    hahahahaha, keren dah keren…
    Chihoon ma Sungmin hubungannya udah mulai ada perubahan kayaknya, jangan2 emang Sungmin dari dulu udah suka sama Chi, cuma ja cari waktu yang tepat buat *cough* ngambil kesempatan, biar bisa jadi namjachingu.a Chi.. O_o”?
    Ryeowook-Kyorin still sweet as usual…

  2. hahahahahaha, take that Fish!!!!!😛
    *smirk* ohh, Haejin daebak… bisa ngacuhin Lee Donghae, bener2 keren, ngebuat Donghae kesel.. suka, banget pas Haejin mandang Donghae emotionless, dingin n gak beperasaan, tapi beda setiap liat Kyu…. siksa terus perasaannya si ikan Jinnie, sampe dia meledak kkkkkkk *ketawa setan*

    hahahahaha, keren dah keren…
    Chihoon ma Sungmin hubungannya udah mulai ada perubahan kayaknya, jangan2 emang Sungmin dari dulu udah suka sama Chi, cuma ja cari waktu yang tepat buat *cough* ngambil kesempatan, biar bisa jadi namjachingu.a Chi.. O_o”?
    Ryeowook-Kyorin still sweet as usual…

    I’m Kia btw XDD

  3. asik…biar tau rasa itu si ikan…di cuekin…gkgkgkggkk..
    pasangan kiyut nan caem Kyo-Wookie…
    trus Chi sama Umin yg diem2 romantis…hahaah…asikk..
    Next chap di tunggu Onnie-Ya..

  4. Huaaaaaaaaa…. Setelah sekian lama gx buka ff… Banyakkah cerita” yg saya tinggalkan??? Skripsiii.. Oh skripssiiii… #plakkk
    kyujin couple?? Wkwkwkwk… Mantap dha… Ayo kyu.. Singkirkan donghae (?) Hahahaha
    Sifat kyu ma donghae kebalik x ya dsni.. Tapi saya sukaaaaaa….. Ditunggu eps selanjutnya.. Hehehe

  5. akhir na muncul jg part 3 na setelah sekian lama… wkwkwk..

    waah, spt na hubungan kyu ama hae bakal memanas nih gr2 rebutan cewek..
    hae masi lum sadar klo dy suka haejin, tpkoq dy suka bgt ya cari2 haejin.. ckck..

  6. yah, tbc…
    entah emg pendek cerita’y ato aku yg keasyikan bc’y…😀

    woow, karakter haejin keren..
    dingin ma donghae tp hangat ma kyuhyun,,
    tmbh panas si hae.. :p
    spt’y akan da pertengkaran antar sahabat tuh…..

    chihoon mulai nerima kehadiran sungmin tuh, siapa sih yg bs nolak pesona sungmin, hehe

    kyorin-wookie masih malu2 kucing tuh..😀

    d’tunggu next part aja dch..😉

  7. ah jeongmal~ baru kali ini aku ga suka sama Kyu padahal dia bias aku (TT_TT) eonni…tanggung jawab huueeeeeee~
    ff nya jjang!!!
    Aku sampe lupa lho klo eonni pernah publish ff ini..sangking lamanya hehehe😀

  8. huwaaaa ada shy couple~ hahaha *ngakak jungkir balik*
    diih wook malumalu~ :3
    ehh chi sama ming mau kemanaaaa ? *ikut lari gandeng ming /ditabok/*
    nyehehe . dan ikan !! muahaha .
    saya puas anda tersakiti dan saya puas anda jadi bad boooy~ !!
    gyaaaa~ i love bad booooy~ XDD

  9. kok ud TBC aja nech..
    aq ud bca versi aslix d blogx kyo..
    aq jg ud bca chapter 1 n 2 tp g komen..
    hehee..
    mian y onnie..

    ini haejin onnie dngin bgd sma haeppa..
    bgus2, krakter haejin onnie beda gni biar haeppa aja yg melas2..
    *ditimpuk haeppa*

    kngen jinhaexy onnie..
    fighting nisya onnie..

  10. ahahahahaaaaa…..
    rasakan,,,, makanya kalo emg suka lsg ngmong aja,,,
    gak usah sok2 an,,, akhirnya disamber kyu kan,,,wkwkwkwwkk
    *dicium kyu* *dirajam donghae*…. X______x

  11. itu np Kyuppa ikut2n ce,,,???=.=”
    ma q aj sni,,,!!!hahaha*plak
    ksian bgt ce haeppa,,mkx jnga gengsian mulu,,,!!!
    suka koq bkin orng BT trus2n,,,!!!
    tp ntar ahirx jg mw tu haejin,,tnang aj oppa(tepok pundak Haeppa)hahaha

    dtnggu klnjutanx yah,,,sm epep yg lainx jg,,,!!!
    t’utama yg JINHAEXY!!!hehehe

  12. publish jga remake-nya, hehe
    itu kyu bneran suka haejin kan ya? kalo gak kasian haejin..
    eonni sibuk ya? kangen ff eonni nih.. ff lainnya d tnggu eon, hwaiting!

  13. omoooooooooo~ akku suka sama sikap.a haejin yg dingin kaya gitu tuhh!! ampe bikin Hae kesseln gituu, gondok bngett tch pasti!! teruss ajja panas2in tch ikan mokpo!! hahhahaha
    aaaaaaaaaa~~ kaya.a ummin udah naksir chi dari dulu yahh?’ hahahayyy the cute couple(?)
    kalo ryeowook sama kyo mgh teteppp.. kalem and sweet! hahhah😀

  14. haejin versi berbeda dsni onn haha
    dff inilah haejin bisa nolak2 hae abis2an, biar donghae g kecakepan mulu nih.
    Kyu kok dkatain playboy sih fish -.-“, kan kyu blg cuma yeoja2 itu aja yg ngerasa dperlakuin lebih. Kyunya cuma biasa2 aja baiknya.
    Kyo n wookie, pasangan malu2 kucing dsini.
    Chihoon n sungmin yg pling sweet krna haejin blum ada pasangannya wekk, soalnya sungminny jd galak kalo m chihoon aja*spesial*. Udah gtu jga perhatian. Bner2 namjachingu yg bertanggung jwb, bruntungnya chi. Heran bget dh ma nih org 3, ulangan fisika aja smpe berasep gt. Aku aja dlu g suka fisika, tiap ulangan nyantai aja wkwkwk
    Keliatanny kyu oppa bner2 terpikat m haejin n donghae bner2 mulai cemburu ngeliat kedeketan kyu n haejin. Mknnya jd org jgan jahil gtu hae, sebelkan haejin. Kyk d jinhaexy aja, sexy n menarik wkwk.
    kyujin jjang!!! Kyu yg pertama ngedeketin haejin, jd hae g berhak cemburu haha
    akhr2 ini critanya haejin mulai menjauh dri hae ._.v

  15. waduh ini makin seru momma…
    Momma haejin nya so cool*gaya sistar*
    Dan kyknya jiwa hae ama kyu ketuker dah… Wkwk
    Kyu jd romantis… Wkwk

    Kyorin-wookie kocak dah shy2 cat hahay…
    Chi ama umin makin2 dah… Wkwk

  16. Kayaknya….. nanti kyu sama hae jadi rival ya??
    Makin seruu niihh eon kkk~
    Nantinya itu haejin jadinya sama donghae kaaan??
    Aku tunggu next partnya ya eon ^^

  17. ahahahahahahahahahaha haejin daebak!! abang ikan dicuekkin *evil laugh* tapi kasian juga si kyu, cinta bertepuk sebelah tangan akhirnya #sotoy

    partnya kyo-wook, chi-min agak dikit-an yah di part ini. but its okay,, tetep daebak kok:)

  18. aigoo… ikan terobsesi sama haejin.. o.o”
    btw, itu aku ga kebayang karakter kyuhyunnya jadi kayak begitu.. hhe..
    *brb bayangin keras2*

    aku suka sama couple chihoon-sungmin.. ><

  19. Nah ini ditunggu2 ESC namja wkwk.. Pas baca esc namja yg pertma itu kan katanya kk galau pernah publish di sjff2010, aku lgsung kunjungi itu blog buat nyari ini wkwwk udh rada tau sih critanya #plaak
    ‎​Iyαααº°˚ª˚°ºα pas di sjff itu emg bahasanya masih rada brantakan yak, lalu yg publish kyorin ya? Lucu deh kalian b3 balesin koment2nya yg baca heheehe..

    Haejin angkuhnya #plaak tp itu keren hahaha.. Chihoon chihoon ampun deh lucu banget sih *cubiitin* trus kyorin gewla anggun😀
    Hayoo lanjutannya ya kk galauuuu

  20. Kejuuuuuu~ chihoon sama sungmin bkin gemes banget ih.. dan bkin bete sama donghae yah sumpah gayanya songong banget kyak pangeran dari mana entah.. emang enak dicuekin haejin, dia malah sama kyuyun..wkwk~ ecieeee ini orang baru deket udah makan berdua aja ish jadi gmana knn :3
    Nahkan donghae kn makin songong lagi kan.. dia ga mandang kyuyun sama sekali gtu yah.. maksudnya dia katanya deket dan temenan sama kyuyun kn.. udah tau kyuyun suka haejin tapi malah dia tetep gangguin haejin.. ish dasar sok pangeran.. enak kan dicuekin? Ahaha😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s