{91Liners} #3RDEpisode ~Who’s Your Enemy?!~

~3rd Episode, Haejin’s Cut~

22.00 KST

   ”Woah!” pintu van hitam terbuka, dan Haejin muncul dari dalamnya, sambil turun dan membungkuk pada seluruh kru Teenage Running Man : 91Liners yang sudah merekam segala aktivitasnya. ”Annyeonghaseyo.” Haejin membungkuk pada semuanya satu persatu. ”Apakah aku terlambat?” tanya Haejin lagi.

   ”Masih ada yang belum datang, kau langsung ke stage yang telah kami sediakan,” kata PD-nya.

   ”Oh jinjjayo?” Haejin kemudian berjalan menuju stage, yang disediakan di rooftop pusat perbelanjaan besar di Yeongdeungpo, Seoul. Dan di rooftop tersebut, member 91Liners yang sudah berkumpul ialah; Dongwoon, Nana, Mir, Eli, Nicole, dan Hyorin. ”Annyeong!” seru Haejin.

   ”Haejin!” seru mereka bersama-sama.

   Haejin ikut naik ke stage yang diterangi oleh lampu-lampu sorot dan memandang belasan kamera yang kini menyorot juga ke arah mereka yang berdiri di panggung kecil dengan alas beludru merah tersebut.

   ”Kukira aku yang paling terlambat datang,”

   ”Aniyo, suami belum datang, Haejin-ah,” jawab Mir sambil terkekeh.

   Haejin tertawa begitu juga Dongwoon yang langsung bertepuk tangan riuh, Nana, Nicole dan Hyorin yang berseru iri. Haejin menggeleng-gelengkan kepalanya dan juga memberi isyarat dengan tangannya.

   ”Suami mwoya?! Mereka hanya jadi suami-istri pada dua episode kemarin!” omel Eli tidak setuju, menambah panjang tawa dari Nana, Hyorin, Nicole, dan Haejin tentunya. ”Haejin…”

   ”Eli-ya, kau memangnya tidak tahu?” tanya Nana.

   ”Apa?” sekarang Eli menoleh menghadapi Nana.

   ”Tipe ideal Haejin,” Nana menjelaskan.

   ”Majyeo, majyeo, majyeo!” Haejin buru-buru menganggukkan kepalanya dengan serius.

   ”Ya! Dia setuju,” Dongwoon dan Mir cekikikan berdua sambil menunjuk Haejin.

   ”Ne, tipe ideal Haejin itu Minho, bukan kau…” Hyorin dengan kejam menggelengkan kepala dan menyilangkan lengannya.

   Eli menunduk, siap diberikan efek awan buram pada saat penayangan nanti. ”Suatu hari itu akan berubah.” Ucap Eli optimis, diiringi lagi-lagi gelak tawa dari Dongwoon dan Mir.

   ”Annyeong!”

   ”Woah! Min, Minho, dan Jinwoon!”

   Min, Minho, dan Jinwoon berlari mendekat kepada tim yang suda berkumpul di atas panggung, dan membungkuk hormat pada kru yang tengah menyorot mereka. Dengan begini kesepuluh member 91Liners telah lengkap.

    ”Minho-ssi, Haejin-ssi, sebagai pemenang di minggu lalu, kalian dipersilakan untuk membuka acara ini. Jadi kalian berdua bisa berdiri di tengah-tengah.”

   Minho dan Haejin berjalan dan berdiri tepat di tengah. Di sebelah kanan Haejin, berurutan Nicole, Hyorin, Nana, dan Min. Sementara di sebelah kiri Minho, berurutan berdiri Eli, Dongwoon, Mir, dan Jinwoon.

   ”Apakah PD acara ini juga mendukung hubungan Minho-Haejin?” tanya Eli tiba-tiba, dan lagi-lagi Dongwoon dan Mir yang tertawa terbahak-bahak, sementara Minho tersenyum, Haejin menutup wajahnya malu, Jinwoon geleng-geleng, dan keempat gadis lainnya tertawa terbahak-bahak.

   Minho menoleh pada Eli. ”Memang kau segitu inginnya jadi suami Haejin?”

   ”Keureomnyeo.” Dengan mata berbinar-binar mengangguk-angguk, lagi-lagi yang lainnya tertawa.

   Mir geleng-geleng. ”Jangan banyak bermimpi!”

   ”Waeyo?!” seru Eli tidak setuju.

   ”Haejin bahagia disamping Minho,” sahut Nicole menyolek dagu Haejin. ”Ibayo (lihat kesini) wajahnya berseri-seri, kan?!”

   Dan semua langsung bersorak-sorak.

   ”Ini Teenage Running Man : 91Liners, bukan MinHae Show!” kata Haejin pada Nicole.

   ”MinHae! Lihat, mereka bahkan punya nama couple sekarang!”

   ”Gary Hyung dan Jihyo Noona, jinjja!” Dongwoon setuju.

   ”Ya sudah, ya sudah kita buka dulu acaranya, Teenage Running Man…”

   ”91LINERS…” semuanya berseru sambil melambaikan tangannya ke kamera.

   Minho menoleh ke kanan dan ke kiri sambil memerhatikan cue card yang dilambaikan oleh scripwritter di belakang kamera, lalu Minho berkata. ”Jadi, dimana landmark kita sekarang?”

   Haejin menjawab. ”Times Square!”

   Semua kembali bertepuk tangan.

   ”Keundae,” Nicole membaca cue card yang ditujukan padanya. ”Ini sudah malam, dan tentu saja Times Square sudah tutup, dan akan digunakan oleh 91Liners sebagai lokasi game hari ini.”

   ”Woah!” semua mengeluarkan reaksi yang diminta dan bertepuk tangan.

   ”Hari ini game pertama kalian dengan bintang tamu.”

   ”Mwo?!” kali ini kesepuluh member 91Liners mengeluarkan reaksi yang sebenar-benarnya dan sejujur-jujurnya.

   ”Jadi disini akan ada bintang tamu?!” tanya Nana kaget. ”Benar-benar seperti Running Man?!”

   ”Nana-ya, keureom, ini kan Running Man juga,” sahut Hyorin, dan semua tertawa lagi.

   PD meneruskan. ”Ya, game pertama kalian, akan seperti Running Man lakukan, yaitu menemukan bintang tamu!”

   ”Menemukan bintang tamu?!” ulang kesepuluhnya lagi.

   ”Ne, tugas kalian adalah menemukan bintang tamu! Dan tugas para guest tersebut adalah mengeliminasi kalian. Jadi, kalian harus menemukan guests tersebut, sebelum kalian yang tereliminasi.”

   Kesepuluhnya saling pandang.

   ”Daebak!” gumam Min. ”Ini seperti episode ketika DongBangShinKi Sunbaedeul yang menjadi guest.”

   ”Ah bahta!” Nicole menunjuk Min.

   Dongwoon mengerutkan keningnya. ”Keundae, apakah kita tidak boleh tahu ciri-ciri guest tersebut?” semua kini menatap PD dengan penasaran.

   ”Lebih dari satu.

   ”He?!” tanya Minho. ”Hanya itu infonya?!”

   ”Ne, mereka lebih dari satu.”

   ”Tidak ada hinteu lagi? Namja atau yeoja?” tanya Eli sekarang.

   ”Bisa namja dan bisa juga yeoja.”

   Kesepuluhnya mendengus, dan kembali saling pandang.

   ”Berarti kami bersepuluh satu tim?” tanya Nana.

   ”Ne, sebelum kalian masuk ke dalam Times Square, kalian harus mengganti pakaian kalian dengan seragam yang kami berikan, dan mengenakan name tag  di belakangnya.”

*           *           *

Kini kesepuluh member Teenage Running Man : 91Liners telah mengganti pakaian mereka dengan jaket baseball di atas baju kaus mereka, dan memakai celana jins berwarna senada, dan sneakers yang akan memudahkan mereka berlari nanti. Masing-masing dari mereka dibekali Handy Talkie.

   Kesepuluhnya kini berjalan masuk ke dalam Times Square melalui pintu darurat. Kesepuluhnya diminta berhenti di pintu yang akan membawa mereka masuk ke dalam pusat perbelanjaan tersebut. Kesepuluhnya menatap heran PD mereka yang berdiri di depan pintu tersebut.

   ”Kalian bersiap-siaplah,” PD tersebut memberi tahu, dengan satu tangan pada gagang pintu. ”Pencariam bintang tamu, dimulai!” pintu terbuka, dan kesepuluhnya ternganga melihat begitu banyak orang-orang berdandan layaknya pencuri, entah ratusan atau entah ribuan.

   Mereka memakai baju serba hitam, dengan kupluk yang benar-benar menutupi seluruh wajah mereka. Dan diantara ratusan atau bahkan ribuan orang yang kini berada di dalam Times Square, siapa yang menjadi pencurinya?

   ”Pencarian kalian dimulai! Bintang tamu juga sudah bergerak, jangan sampai kalian habis sebelum bisa menemukan mereka.”

   Tapi kesepuluhnya masih termangu di hall utama pusat perbelanjaan tersebut, dan memandang ke atas. Ada enam lantai megah, dengan interior minimalis berwarna putih yang terkesan elegan dan menggugah hati siapa pun untuk berbelanja. Toko-toko di dalamnya dibiarkan tetap terbuka, dan ’pencuri-pencuri’ keluar masuk ke dalam toko-toko tersebut seolah-olah itu memang kegiatan yang biasa mereka lakukan, seperti layaknya Times Square di siang hari.

   ”Yah, otokhe jigeum?” tanya Nicole sambil memandang kesana-kemari.

   ”Begini saja,” Jinwoon dengan isyarat tangannya membuat semuanya mendekat dalam bentuk lingkaran. ”Disini ada sekitar enam lantai, dan tugas kita bersepuluh adalah mencari bintang tamu yang wajahnya bakan kita tidak tahu. Mau tidak mau kita harus buka kupluk mereka satu persatu.”

   Semua mengangguk, setuju, karena hanya itu satu-satunya jalan paling masuk akal. Masalahnya adalah, orangnya banyak sekali. Layaknya di waktu siang.

   ”Karena lantainya ada banyak, kita bagi tim saja bagaimana?” usul Minho. ”Kemungkinan besar cara mereka mengeliminasi kita, sama seperti di Running Man Senior.” Kata Minho lagi. ”Mereka akan mengambil name tag kita.”

   ”Majyeo!” seru gadis-gadis khawatir.

   ”Sedangkan kita tidak tahu bintang tamunya laki-laki atau perempuan, akan lebih aman jika kita berpencar, berdua-berdua, laki-laki dan perempuan.” Usul Dongwoon kemudian.

   ”Ah, ye aku setuju.” Minho mengangguk pada Dongwoon.

   ”Lalu kita bagi lantainya, begini saja, aku bersama Hyorin saja, otheyo Hyorin?” tanya Dongwoon pada Hyorin, Hyorin mengagguk saja setuju mereka langsung ber-high five ria.

   Nicole kemudian terkekeh. ”Ini pasangannya seperti minggu lalu?!”

   Semua terkekeh lagi.

   ”Jadi Minho dengan Haejin lagi?!” tanya Eli pada Nicole yang langsung tertawa terbahak-bahak lagi.

   ”Sudah itu tidak usah dibahas, sekarang Eli kau dan Nana…”

   ”Wae?! Kenapa aku dan Nana?!”

   Nana langsung terperangah merasa di tolak, dan Eli langsung memohon-mohon ampun kepadanya.

   ”Ya, palli! Nanti mereka keburu mengeliminasi kita!” seru Min gemas sambil menepuk punggung Eli gemas.

   ”Kalau begitu aku dan Hyorin akan ke lantai paling atas, lantai enam,” usul Dongwoon.

   ”Jauhnya!” protes Hyorin.

   ”Gwenchana,” Dongwoon menepuk bahunya.

   ”Kalau begitu aku dan Nicole di lantai lima,” kata Jinwoon setelah berdiskusi dengan Nicole yang setuju-setuju saja.

   ”Ya, Eli-ya, kau mau dengan siapa? Kalau kau tidak mau dengan Nana, biar aku yang bersama Nana,” kata Mir tiba-tiba membuat semua menjerit heboh kembali. Eli tergagap.

   ”Hei, aku bagaimana kalau kau dengan Nana?!” tanya Min memelas.

   Jinwoon, Nicole, Hyorin, dan Dongwoon tertawa sambil bertepuk tangan menyaksikan drama di depan mereka. Sementara Minho dan Haejin geleng-geleng kepala.

    ”Haejin-ah, sekarang semua terserah padamu,” Hyorin menepuk bahu Haejin. ”Kalau kau mau dengan Eli, maka semua pasangan ini akan berubah.” Dan Dongwoon terkekeh.

   Haejin cekikan. ”Aku mau menang…” jawabnya polos.

   ”Ya, kita semua juga mau menang~” semua langsung menyahut.

   ”Dan Minho bilang kalau aku mau menang, maka aku harus bersamanya,” kata Haejin mengingat kata-kata Minho minggu lalu. Minho langsung menutup mulutnya malu.

   ”Ya! Aku juga bisa menjanjikan itu!” Eli berseru.

   Haejin terbahak. ”Ani, mianhae, Eli-ya…”

   Semua bersorak, dan Eli kembali menunduk, Nana dengan prihatin menepuk-nepuk bahunya. ”Kau ditolak lagi, Eli-ya, dan Mir sekarang mengajakku bersamanya. Jadi kau jaga Min baik-baik ya.”

   ”Keurae, kalau begitu aku dan Haejin akan di lantai empat,” Minho bicara sambil meminta persetujuan Haejin yang iya-iya saja, selama dia bisa memenangkan pertandingan ini.

   ”Aku dan Nana di lantai tiga,” kata Mir.

   ”Berarti Eli dan Min di lantai dua,” kata Dongwoon lagi. ”Lantai satu nanti saja kalau kita sudah membereskan yang di atas, bagaimana?!”

   ”Oke!” Jinwoon mulai menarik lengan jaketnya ke atas.

   ”Chulbal!”

   Mereka berpisah menggunakan eskalator yang berbeda, yang hampir seluruh eskalatornya mati. Sehingga memerlukan kaki mereka sendiri untuk meraih lantai-lantai yang menjadi tanggung jawab mereka. Hyorin dan Dongwoon, Nicole dan Jinwoon, Haejin dan Minho, Nana dan Mir, terakhir Min dan Eli mulai menyergap satu persatu manusia-manusia bertopeng tersebut.

   ”HYORIN-SSI, OUT!”

   ”Mwo?!” Haejin memekik.

   ”Hyorin, out?!” Minho langsung memeriksa HT-nya. ”Dongwoon-ah, Hyorin out?! Ganti!” keduanya tengah berada di depan sebuah toko alat olahraga ketika mendengar berita tersebut.

   Terdengar Dongwoon menjawab. ”Ne! Tapi name tag Hyorin sama sekali tidak diambil oleh siapa pun!

   ”Mwo?!”

   Haejin langsung mencengkram lengan Minho kuat. ”Name tag kita tidak diambil, berarti, guest-nya memiliki cara lain untuk mengeliminasi kita. Ini mengerikan, Minho-ya…”

   Minho menggigit bibirnya lagi. ”Kita harus buka semua topeng itu dalam waktu cepat, lalu segera menginvasi lantai satu.”

   ”Oh!” Haejin mengangguk setuju. ”Kalau begitu mau tidak mau kita harus berpencar?!”

   ”Dilantai ini saja, dan kontak aku langsung saat kau melihat sesuatu yang mencurigakan, ara?!” pesan Minho.

   ”Ara!” Haejin mengangguk, lalu mereka berpisah, Haejin berjalan menyusuri sisi kiri, sementara Minho ke sisi kanan lantai yang berbentuk lingkaran tersebut. Haejin mendekat ke arah rombongan ’pencuri’ yang ada di dekatnya, yang kemudian berusaha menghindar.

   Haejin mengejarnya dan membuka paksa satu persatu kupluk tersebut, tapi ternyata mereka hanyalah citizen yang malu-malu saja. Malah ada beberapa pria yang minta bersalaman dengannya.

   ”Hoah~” Haejin bersandar di salah satu dinding toko dengan resah. ”Sebanyak ini bagaimana mencari…”

   ”JINWOON-SSI, OUT!”

   ”Mwo?!” Haejin terperangah lagi dan langsung waspada. ”Jinwoon-ah!” dipanggilnya Jinwoon lewat HT-nya. HT Jinwoon sudah nonaktif, ganti dihubunginya Nicole. ”Colee, apa yang terjadi?! Ganti! Colee…” panggil Haejin.

   ”Jin-ah, otokhe?! Jinwoon tiba-tiba ditabrak oleh seseorang, tapi name tag-nya tidak diambil, dan tiba-tiba saja dia out dan dibawa kabur oleh… AAAARRRGGGHH”

   ”Colee!” panggil Haejin lagi.

   ”NICOLE-SSI, OUT!”

   ”Ya! Colee-ah! Nicole!” panggil Haejin lagi dengan panik. ”Omo! Nicole juga gugur… otokhe? Dongwoon-ah,” panggil Haejin ke sinyal milik Dongwoon. ”Dongwoon! Son Dongwoon, ya!”

   Dongwoon menjawab. ”Terima, ganti.”

   ”Dongwoon-ah, Nicole dan Jinwoon out,” Haejin buru-buru memberitahu Dongwoon. ”Nicole tadi sempat bilang kalau ada yang menabrak Jinwoon sebelum dia juga akhirnya diserang…”

   ”Oh… jadi siapa yang menyerangnya?! Nicole belum sempat memberitahumu?” tanya Dongwoon entah dari mana.

   ”Belum!” Haejin memandang sekeliling. ”Sepertinya sesuatu dilakukan mereka pada name tag kita, kau tadi tidak lihat Hyorin?”

   ”Kami tadi berpisah, begitu kami bertemu tiba-tiba Hyorin sudah dieliminasi!” kata Dongwoon bingung.

   ”ELI-SSI, NANA-SSI, OUT!”

   ”OMONA!” jerit Haejin.

   ”Ya! Jin-ah, Eli dan Nana memangnya satu kelompok?!” tanya Dongwoon dengan nada panik.

   ”Ani! Mereka beda lantai, Eli dan bersama Min, dan Nana bersama Mir.”

   ”Kalau begitu… jangan-jangan di setiap lantai ada guest?”

   ”Oh jeongmal?!”

   Dongwoon menghela napas. Keundae, Min sendirian di bawah, sebaiknya aku turun saja, disini agak mengerikan, jangan-jangan yang mengincar Hyorin masih ada di atas sini.

   ”Oh, kau jaga Min, ya!” pesan Haejin.

   ”Oke!”

   Haejin menoleh ke bawah dengan takut-takut, berada dalam ketinggian lantai empat, membuatnya takut untuk menoleh ke bawah, namun mau tak mau hal itu harus tetap dilakukan. Dia bisa melihat kini Min dan Dongwoon yang sudah sampai di lantai tiga, bergandengan.

   ”Omo…” Haejin terus mencari-cari. ”Mir!” teriaknya begitu melihat Mir sedang memeriksa beberapa orang berkupluk tentunya.

   Mir mendongak. ”Ne?!”

   ”Kau lihat siapa penyerang Nana?!” tanya Haejin dengan keras.

   ”JIN-AH, MINHO!” teriak Mir tiba-tiba.

   Baik, Min dan Dongwoon yang sedang berjalan di lantai tiga, Mir yang di lantai dua, semua menoleh, dan melihat Minho tengah mengejar seseorang yang memakai kupluk, dengan kencang.

   ”Itu pasti guest!” seru Min.

   ”Kita ke atas!” ajak Dongwoon.

   Mir juga buru-buru langsung naik ke atas, sementara Haejin berusaha berlari sekuat tenaga mengejar Minho. Dongwoon dan Mir sudah berada di depannya, ketika Min merendenginya.

   ”MIN-SSI, OUT!”

   ”Mwo?!” Haejin dan Min langsung berhenti, dan kemudian beberapa petugas dari Teenage Running Man : 91Liners yang memakai jas layaknya bodyguard langsung menarik dan menggiring Min dari hadapan Haejin yang masih kebingungan di tengah-tengah.

   Haejin menatap VJ-nya. ”Tapi Min sama sekali tidak disentuh oleh siapa pun!”

   ”MIR-SSI OUT!”

   ”Mwo?! Mir?!” Haejin benar-benar kebingungan sekarang menatap sang VJ yang masih merekamnya. ”Min tereliminasi begitu saja, dan Mir juga… berarti hanya tinggal aku, Dongwoon, dan Minho?!”

   VJ-nya mengangguk.

   ”Dan guest-nya sama sekali belum ditemukan,” Haejin kemudian melihat Minho dan Dongwoon yang berjalan kearahnya, keduanya dengan tangan kosong tidak berhasil menangkap guest sepertinya.

   Haejin berlari menghampiri mereka. ”Tidak tertangkap?” tanyanya pada Minho.

   Minho menggeleng. ”Bintang tamunya jelas lebih dari satu,” gumamnya. ”Mir tiba-tiba tereliminasi begitu saja, tanpa ada yang menyentuhnya sama sekali.” Minho nampak gusar.

   ”Apakah metodenya seperti ketika DongBangShinKi Sunbaedeul juga?” tanya Dongwoon padanya dan Haejin. ”Guest harus mencari bola dengan tulisan nama member kita, dan mulai mengeliminasinya satu persatu?!”

   ”Tapi tadi Nicole bilang ada yang menabrak Jinwoon, seseorang dengan pakaian hitam-hitam itu,” kata Haejin memberikan informasinya pada kedua orang pria di depannya kini.

   ”Tapi Nicole tidak tahu siapa yang menabrak Jinwoon?” tanya Minho.

   Haejin menggeleng. ”Kemudian sepertinya Nicole yang ditabrak, karena dia berteriak dan kemudian dia tereliminasi.”

   ”Tapi ketika Hyorin,” kata Dongwoon lagi. ”Aku juga tidak sempat bertanya kepadanya…” Dongwoon menggaruk kepalanya. ”Tapi, kupesankan padanya jika melihat sesuatu yang mencurigakan setidaknya ia harus berteriak, tapi ketika kami bertemu dia nampak tenang-tenang saja, dan kemudian dia out!” kata Dongwoon kebingungan.

   ”Aneh!” kata Haejin lagi.

   ”Kami akan memberikan kalian hinteu.” Kata PD.

   Ketiganya langsung menoleh pada sang PD dengan penasaran.

   ”Ne, tolong berikan kami hinteu,” mohon Minho. ”Kami sama sekali tidak tahu apa-apa soal guest-nya.”

   ”Kami tidak akan memberitahukan siapa bintang tamunya, tetapi kami akan memberitahu bagaimana guests mengeliminasi kalian.

   ”Oh! Bagaimana?” tanya Haejin langsung.

   ”Salah satu dari kalian boleh bertanya langsung kepada teman-teman kalian yang sudah tereliminasi, yang kami evakuasi di dalam ruangan keamanan lantai satu, sementara dua diantara kalian harus tetap mencari bintang tamu.”

   ”Hanya ada satu dari kami yang boleh kesana?” tanya Dongwoon.

   ”Ne. Dua lainnya harus terus mencari, dan nanti, satu diantara kalian yang bertanya bisa memberikan informasi kepada kalian.”

   ”Kalau begitu, Minho-ya, kau tanyakan pada mereka,” kata Dongwoon pada Minho. ”Kau tadi hampir menangkap guest, kan? Aku dan Haejin, akan berjaga-jaga di lantai satu.”

   Haejin mengangguk. ”Jadi setelah kau bertanya, kau bisa langsung bergabung bersama kami.”

   ”Ah, oke!” Minho mengangguk setuju.

   ”Silakan ke lantai satu.”

   Dan ketiganya buru-buru berlari menuju eskalator terdekat dan turun hingga ke hall lantai satu. Ketiganya masih memandang ke segala arah, ’pencuri-pencuri’ yang berseliweran di toko-toko yang berada di dalam mall tersebut.

   ”Minho-ssi, silakan ikut.

   ”Oke, aku pergi dulu,” Minho menghela napas sedikit tegang, wajahnya serius. ”Dongwoon-ah, kau jaga Haejin, oke?!”

   Dongwoon mengangguk. ”Istrimu aman padaku.”

   Haejin tertawa.

   ”Oke, jaga diri kalian,” Minho kemudian berlari-lari kecil mengikuti sang PD menuju ruangan keamana.

   Dongwoon dan Haejin memandang berkeliling lagi.

   ”Dari tadi hanya lantai ini yang belum diperiksa, kan?” tanya Dongwoon pada Haejin, Haejin mengangguk. ”Kau mau bagaimana? Kita berpencar atau kita tetap berdua?” tawar Dongwoon.

   Haejin menggigit bibirnya. ”Kurasa berpencar lebih baik, karena kita tinggal bertiga.”

   ”Baiklah, kalau ada yang kau curigai, atau kau merasakan sesuatu, kau langsung teriak, atau hubungi aku dan Minho, oke?!”

   ”Oke!”

   Dongwoon melesat mencari, dan Haejin juga kemudian memegang name tag-nya berusaha melindungi dirinya sendiri. ”Game ini sepertinya asyik jika dilihat di televisi…” gumamnya pada sang VJ. ”Tapi ketika mengalaminya sendiri, ini mengerikan.”

   Haejin terus mencari, sementara para pencuri itu mulai berkurang satu persatu, dan mendekati ujung lantai satu yang sudah sepi, muncullah satu orang dari dalam toko di sebelah kanan Haejin secara tiba-tiba.

   ”GYA!” Haejin menjerit mundur perlahan.

   Siluet seorang pria, dengan pakaian hitam dan kupluk di depannya, mendekatinya dengan penuh tekanan, Haejin menggigit bibirnya ngeri. ”Kau pasti guest-nya ya? Omo… GYA!” dan satu orang lagi muncul dari arah kanan Haejin, satu lagi dari belakang Haejin dan, dua dari depan Haejin.

   Kini Haejin dikitari oleh kelima ’pencuri’ dengan kupluk hitam, mereka mengitari Haejin dengan aura intimidasi yang penuh, sementara Haejin mengetatkan tangannya pada name tag-nya.

   ”Jadi kalian guest-nya?” kata Haejin kemudian, mundur sedikit dan kemudian berputar ke belakang dalam gerakan gemulai ala balletnya yang tidak disengaja, refleks, agar ’mereka’ tidak mencederai name tag-nya. ”DONGWOON-AH!” teriak Haejin. ”Ya! Kalian tidak malu? Kalian berlima dan menyerang satu orang gadis saja?! Setidaknya tunggu temanku terlebih dahulu!” Haejin mencoba berdiplomasi.

   ”Keurae. Panggil dulu temanmu.

   ”DONGWOON-AH!” teriak Haejin, sambil meraih HT dari dalam kantung jaketnya dan lagi-lagi berputar menghadapi orang di belakangnya. Kelimanya masih terus mengitari Haejin dengan aura intimidasi terebut. ”Jangan serang dulu! Kalian pengecut kalau menyerangku sekarang!”

   Kelima bintang tamu yang belum diketahui identitasnya tersebut tertawa.

   ”Son Dongwoon! Palli, tolong aku!” Haejin berteriak pada HT-nya.

   ”Aku disini!” Dongwoon keluar dari dalam toko sambil tersenyum ringan, dan memasukkan kembali HT-nya ke dalam saku. Dia melangkah mendekat tanpa merasa takut sekalipun ada lima orang yang kini tengah mengitari Haejin.

   Haejin merinding, dia tahu memang sesuatu telah terjadi. ”Mwoya? Kenapa kau tidak… ini bintang tamunya…”

   ”Hehehe…” Dongwoon terkekeh dan merangkul salah satu pria berkupluk itu.

   Dan Haejin kini mengerti, Dongwoon salah satu dari mereka! Ini yang menjelaskan mengapa Hyorin, Mir, dan Min mendadak tereliminasi tanpa ada gejala seperti yang diceritakan Nicole!

   ”NEO!” teriak Haejin pada Dongwoon. ”KAU PENJAHATNYA!”

   Dan kelima teman Dongwoon tersebut tertawa, begitu juga Dongwoon. ”Harusnya kau heran kenapa Hyorin, Mir, dan Min tereliminasi begitu saja.” Kekeh Dongwoon. ”Ah iya, sudah waktunya mereka menunjukkan identitas mereka kepadamu, Lee Haejin-ssi.”

   Kupluk pertama ditarik terbuka.

   Yoon Doojun.

   Haejin menekap mulutnya.

   Kupluk kedua terbuka, Jang Hyunseung. Haejin menggigit bibirnya. Kupluk ketiga dibuka, Yong Junhyung dengan evil smirk-nya. Kupluk keempat dibuka, Yang Yoseob sambil tersenyum, dan terakhir, Lee Gikwang dengan senyum kharismatiknya.

   ”B2ST!” teriak Haejin.

   ”Dan kau dalam genggaman kami, Nona Haejin,” ledek Yoseob sambil menggoyangkan telunjuknya. Kini keenamnya, member B2ST telah mengelilingi Haejin sambil terkekeh.

   Haejin mendengus sambil bertolak pinggang. ”Ya! Kalian kira kalian keren dengan mengintimidasi satu orang perempuan?!”

   Keenamnya tertawa.

   ”Ya! Kalian berenam, laki-laki dan sekarang melawan seorang perempuan! Ya ampun, dimana sisi gentle kalian?!” Haejin berusaha mengulur waktu, agar Minho segera datang dan menyelamatkannya. ”Dan kau Dongwoon-ah, jinjja! Nappeun saram!” omel Haejin berapi-api.

   Lagi-lagi mereka tertawa.

   ”Ah jinjja‼!” teriak Haejin sambil terus berputar di tempat, berjaga-jaga agar tidak ada yang menyerang name tag-nya.

   ”Haejin-ah, kami dengar dari Dongwoon, katanya kalau kau sendirian, kau tak punya kekuatan.” Kata Dujun. “Dan sekarang, kau sendirian…”

-To Be Continued-

Annyeong readersdeul, Jinhaeternal, dimana pun berada #plakk maaf banget seminggu ini libur nggak apdet, seminggu lalu sibuk ngurusin tiket pesawat, dan tiket Super Show 4 Singapore, trus berangkat kesana juga, nyusul Poppa Babo yang nakal dan menggemaskan hehehe… jadi semuanya ter-lam-bat. Maaf banget ya *bow* Oh iya, ini soal bintang tamu, bakalan nyambung ama JinHaeXy nantinya, dan MinHae disini sengaja dibuat strong wkwkwkwkwkw, biar kayak Jongkook-Jihyo gitu lho #plakk enjoy yaaaa

Dan happy anniversary JinHaeXy ^^ setahun sudah blog ini berdiri, semoga semua pada betah dan semakin lebih baik ke depannya, Amin. Semoga lanjutan FF lain bisa secepatnya, gak mau janji, karena aku mulai wara-wiri mau ada SS4Indonesia wkwkwkwkwkw, ayo ayo ada yang mau nonton?? ^^

43 thoughts on “{91Liners} #3RDEpisode ~Who’s Your Enemy?!~

  1. bintang tamunya bisteu?!!
    wah aku ga nyangka
    aku pikir poppa bintang tamunya wkwkwkw
    nice! lanjutin Onnie. aku pnasaran dgn nasib Haejin yg sndirian wkwkwk

  2. Unnie.. Kok Jongkook-Jihyo? Bukannya Gary-Jihyo yah? Typo tuh.. Tapi gapapa, overall keren kok ceritanya, DONGWOONEUN NAPPEUN SARAM JINJJA! *kick kick* Ditunggu lanjutannya~! ^o^
    MINHO PLEASE SAVE YOUR WIFE (lho?)

  3. Menegangkan onn..
    Kaya RM asli beneran.. Hehe
    Penasaran deh itu haejin diapain.. Hahha
    Dtggu lnjutannya onn.. Sm yg STILL itu..
    Smga hbis ketemu poppa onnie ga galau lagi :p

  4. Dari pertama bca merinding onn.
    padahal gak ada horor2nya sma skali tp seremnya luar biasa.
    Suasananya bkin tegang bget.
    Ngeliat Dongwoon jd spt pengkhianat onn*lirik tajam dongwoon*.
    peserta kog bsa jd guest skaligus sih, bkin dugeun degeun aja.
    Pantes aja dongwoon nyuruh minho yg pergi, dri situ udh g enak prasaanku onn.
    Tp msh bingung m cra eliminasinya onn, disentuh y name tagnya onn?
    Minho-ya burun dget sblum istrimu dsantap beast haha
    nice dh onn.

    Onnie mau nntn SS4 INDO??*udah pasti*.
    byk duit ya onn wkwkwk

  5. Bisteu!!! Dujuuuunnnn *kecupbasah* xD

    Mwahahahaha eli ngebet bat ngebet ama haejin xD
    Dasar elidut wkwkwkwk

    Aku kira kayak dbsk cara eliminasinya😮
    Ternyataa… Keren2 xD
    Penasaraaan kirain bakalan one shoot (╥﹏╥)

    Next next soon onnie ya.. ><

    Aku!! Aku mau nnton ss4 juga xD

  6. masih bingung nih gimana eliminasinya…..(ih,lola banget sih ni reader!!!)
    whatever lah,yg penting tetep nikmatin ni cerita…

    eh,kok wara wiri??jd panitia SS4ina ya??mau dong tiketnya………..*puppyeyes*

  7. Langsung MELOTOT aja aku pas tau Guest nya BEAST!!
    Dari namanya aja emang udah beast yaa… Hahaha asli setan luar dalem #plak

    Ahh… Unniii… Yg pas adegan unni bilang dongwoon tersenyum ringan… Aku lagi ngebayangin bang onta nge-smirk O.o
    Gyaaa gyaaaaaaaa~
    Ganteng bgt pastiii XDDDD

    Tp ngebayangin yoseob pake hitam2 ketutup gtuh malah bikin aq ngakak dluan….

    Tp sama kyak komen diatas…
    Aku masih bingung sama cara eliminasi nya…. (¬_¬”) *babo*
    Aahhhhh…. DUJUNAHHHHHHHH :* :*

    … Nih ya, si Eli… Ngebet amatttt…. Hahah

    YA ALLAAHHH!!! AKHIRNYA CITA2 MIR KESAMPEAN JGA MAU SAMA NANA #plak (>ˆ▽ˆ)> ωªªκªªκªª <(ˆ▽ˆ<)

    MINHO-YA!
    Km di jebak sama Onta Arab tuh wahahahha😄

    • AHHHHAA!!! Abis kubaca ulang baru engeh!
      Jd itu banyak yg keluar tanpa gejala2 aneh krna Dongwoon yg ngincar mereka! Sdangkan mereka gak tau klo Dongwoon penjahatnya, jd mereka ngerasa aman2 aja klo di dekatnya dongwoon! Hahahahahahahahahahah *pintar*

  8. whuaaa..
    nisya onnie..
    aq kngen berat..
    ud sminggu bolak-balik kyk setrikaan d jinhaexy..

    akhrx, akhrx update jg..

    dongwoon-ah, kw penghianat..
    tegax kw..
    haejin onnie kcian sndri dtnggal minho oppa..
    itu nnti jdx gmn?
    pnsaran..

    cpt update y onnie..
    oh iy, chukae bwt jinhaexy d first anniversary.nya..
    moga makin byk jinhaeternalnya..

  9. owhh.. guest nya beast ternyata.. #manggut2
    kyaaaaa! kejam bngett tch si dongwoon! penghianat! hahhahahha
    jadi, cara eliminasinya gimanaaaaaa??? #akku blm ngerti eonn #PLAKK

  10. ya Allah…si abng Arab…nakal bener deh yaa…
    Beast….kyaaaaaa….*kayang* xDDD
    menegangkan bgt ni part…itu haejin sendirian pula….aigoooo…minho cepatlah kau datang..
    Tpi bener2 kepikiran reaksi’x abng ikan ngeliat nih RM…hehehe

    happy anniversary JinHaeXy…^^ semoga hal yg baik2 selalu ada di sini…^^ amin.

  11. susah dtebak n mnegangkan bgt momma,,,!!!
    berasa nnton RM yg ep DBSK bneran,,,!!!
    keren bgt lah,,,!!!
    tu GSx Beast yah,,,???
    Dongwoon sadis bner dah,,,!!!hahaha

    tp gmn nasibx Heajin slnjutx,,,???
    argh,,,psti d cutx pas tegang2x de momma nie,,,!!!
    bkin pnasaran,,,,><

    dtnggu klanjutanx yah momma,,,!!!
    (mdh2n ASAP)!!!hehehe^^

  12. Ooooooo BE2ST ternyataaaaa
    Dongwooooonnn qmu emang BEAST yaaaaahhhh!!!!
    Ckckckck nappeun saram! Hahaha

    Nisya, sejak kapan innocent Gary berubah jadi SpartaKook??? Kwkwkkwkwkk

    Ih ih ih bkin iri yg k singapur -__- aq aja yg indo blm tentu nih… (-̩̩̩-̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩-̩̩̩)

  13. chukaeeee untuk jinhaexy !!!
    udah setahunnn ternyata kkkk..traktir traktir #plak
    uhh…baca.ny menegangkan banget eonn !!
    dongwoon bner-bner bkin gemesss … tp aku suka-suka
    minhoooooo cepat selamtkan haejin eonni #jiwa minhae bergelora

  14. b2st?? uwaaaa~ ga nyangka tuh si Dongwoon jadi penjahatnya juga –‘
    bukannya Garry-Jihyo ya eonn??
    Gimana tuh Haejin nya..sengsara ditinggal Minho
    kangen JinHae couple😦
    Lanjut eonn^^

  15. pantes kmaren agak curiga bkal dr slah stu bb yg ikutan 91liners.-,- trnyatah b2st..
    ㅋㅋ akhirnya ada yg updet jgag..:D
    pt slanjutnya diusahain y oen!

  16. Woaaa bener kata haejin di tv asik diliat tp yang maen ngrasain serem nya kaya apa.
    Itu d kelilingin b2st otte ,,
    Dtunggu klanjutannya ya nisya eon..
    Kalo nntn ss4 ina titip salam ya buat chulpa #eh

  17. Udah ada yg baru nih. Lama tak mampir sini. . Hehe
    oh dongwoon ternyata dibalik semua ini. . Ckck
    sepertinya akan terjadi persaingan terbuka antara minho dan gikwang *soktau

    selamat ulang tahun ya buat jinhaexy ^^

  18. Aishh!! Jinjja dogwoon neo! Uri leader dibohongi #plaak
    Haduhh taunya b2st, tadinya mau nebak itu tp gak jadi #plaak #alasan
    Wahahaha keren nih bakalan, ayo lanjut dong kaka galau nyahahaha
    91liners daebak!! Haejin Minho fighting!! -(‾▿‾)/ -(‾▿‾)- \(‾▿‾)-

    Itu kata2 ‘nyusul Poppa Babo’ LOL😄 ngakak bacanya hahaha..
    ‎​Iyαααº°˚ª˚°ºα gapapa apdet nya terlambat, aku juga bacanya suka terlambat nih kaka galau mianhae hehehe😀

    Ayo ss4ina nntn lgi kaka galau, insya allah aku nntn ah doakan saja #plok
    Hahahaa lanjuttt😀

  19. Tegang.. Tegang.. Tegaaang aku bacanya, aigoo~~
    Apakah bisa uri electric leader memenangkan prtarungan melawan be2st??
    Aiihh uri gikwangie jgn jahat2 yaa sama momma~~
    Dan momma.. HAPPY 1st ANNIV yuaaa~~ mian telat aku ngucapinnya =..=

  20. Ini apa cuman aku yg babo ya unn? Aku gangertiii *dijambak* itu pada keluarnya kenapa? Diapain ama Dewe? Kok tau2 pd keluar gitu?? #plakk

    aigooo, eli oppa. Kalo haejin gamau ama situ, saia mau koookk *tendangukkiejauh2*

    eniwei, gggrrr minho kesempetan bet yaa.. Seneng pasti itu dipasangin ama haejin. Ya kan? Biar cm virtual pasti girang itu… Rrrhhhh ==”

  21. yah, hahahahaha… poor Haejin, ditinggal ndirian, ama “penjahat” b2st….
    ah~ ternyata bener tebakanku sebelumnya, guest.a b2st.. hahahaha
    hope Minho came quickly.. and save Haejin

    tapi kesian yang laen.a kna jebakan Dongwoon… parah
    aku cuma nonton running man sekali, pas edisi Christmas, and Siwon yg jadi guest.a.. jadi gak punya clue ama yang versi DB5K, tapi detail.a udah keliatan, bisa dch dibayangin….

    Hwaiting Haejin, kalahkan keenam namja itu >.<

  22. Huuaaaa… lama ga brkunjung krena ksibukan skol, eh sekali’a buka… {91Liners} udah smpe eps.4 aja. cihhuyyyy… \^o^/

    Yoweess.. coment yg ini dulu lah,
    ”Ini Teenage Running Man : 91Liners, bukan MinHae Show!” –> On, kpan2 bkin MinHae show kyak’a asyik jga tuh. hahaha… *dipelototin Hae*
    Oke on, ini seru! Asyik bgt pas scene Eli ngedumel2 gaje.. XP

    YOO!! BEAST!!!!! Wuahahaha… lagi sbuk Beautiful show, msh smpet aja ya main di FF realshow’a onnie..
    Aduhduh.. Gikwangie tuh.. *lirik2 penuh arti*
    Ayo On, jadikan 91liners ajang perselingkuhan! *dilemparbatako*

  23. Ahahahahaha pd-nim nya yg hrusnya dimarahin tuch.. Dongwoon kan disuruh sma pd-nim nya buat jadi musuh dibalik selimut buat yang lain kkk~

    walaupun diperebutin sama cowok seganteng eli ma minho, yang ada dihati haejin cumn lee donghae seorang #sssaaah xD

    ss4 ya?? Emm tau deh onn #lho??
    Hwaiting onnie for the next chap🙂

  24. BEAST? GIKWANG? Ganteng..

    Jihyo-Gary unn, bukan Jihyo-Jongkook

    tapi disini aku suka Mir Min, lucu banget dah klo mereka ketemu

  25. huaaaaa~~~ B2ST!!!
    Yoeseob!!!
    aku suka acara running man.. dan meskipun ini ff.. tapi berasa nonton running man beneran… ikutan degdegan..😀

    itu dongwoon pengkhianat.. #apasih

    ga sabar baca lanjutannya..

  26. Jreng jreng jreng!!!!
    Dikelilingi 6 namja!! Aaakkkkk haahhahha
    Agak2 serem tp seneng sihh..
    Dongwoon nappeun!! Terrnyata dia musuhnyaa…
    Hheeemmmm bandelll😀

  27. Nisya unnie..
    mianhae baru baca+komen*bow* maaf jg cuma baca ff still -__-
    aku skarang jarang buka jinhaexy suerrr!
    sibuk sm seklh akunya*kokjdcurhatya*

    Aku suka baca 91liners,berasa bgt! wkwk
    guest starnya bisteu ? kirain suju ==”
    Elay elay, kamu terobsesi bgt sm haejin ckck hati2 sm poppa lho..
    EH?! cara eliminasinya gemana tuh? eh ternyata itu Dewe penghianat -_____-

    HWAITING UNN !! Buat ff yg lain yaa🙂

  28. idih pantes kok aneh bgt ya tiba2 pd out smua…
    Trnyata dongwoon yg jd penjahat nya brg member beast lainnya…
    Huwaaaaa mauuu #eh
    Wkwkwk
    Mw lanjut ah lg seruu

  29. Tuhkan.. aku ga demen nih klo pasang2an kyak gini.. ada pihak yg rasanya kasianan gtu.. eli jangan gtu.. kasian nana.. tuh mir juga gtu.. min kasian juga.. MinHae juga jangan gtu.. kasian poppa tau #plakk~
    Dongwoon..ckck ternyata si onta penjahatnya toh.. emang serem banget klo langsung ikut game yg model begitu yah.. padahal liatnya seru..ihihi~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s