JinHae – Obsessed

Title : JinHae – Obsessed

Author : KYJinhaeternal

Length : Oneshot with 1.254 Words

Genre : AU, Angst, Thriller, Horror

Pairing : JinHae

Cast :

  • Super Junior Donghae
  • Felidis Haejin
  • SHINee Minho

Rating : PG – 17

Soundtrack : Mariah Carey – Obsessed

Warning : GANTUNG story, GAJE story, UNDER AGE PLEASE DON’T READ!!! NO QUESTION, NO SEQUEL, NO PREQUEL!! #plakk

 

~ JinHae – Obsessed ~

Aku duduk terpekur menghadap ranjang yang kini sedang ditiduri wanita cantik yang selama ini selalu menghampiri mimpi-mimpiku. Kupandangi wajah indahnya yang panjang dan lancip di ujung dagunya. Kuperhatikan kedua mata indahnya yang kini terpejam sempurna dalam tidurnya. Kulekati kedua bibirnya yang merah merona dan selalu menggoda.

Aku tersenyum.

Dia milikku.

*        *        *        *

Donghae menatap nyalang layar televisinya. Kini ia sedang menyaksikan siaran berita infotainment yang memberitakan tentang pertunangan seorang aktris cantik bernama Lee Haejin dengan pengusaha ponsel ternama bernama Choi Minho. Dan Donghae mendengar presenter acara gosip itu mengucapkan kata selamat atas pertunangan mereka. Donghae terpaku.

“Tunangan?”

*        *        *        *

Aku mengelus lengan putih panjangnya. Sangat berhati-hati agar ia tak terganggu dengan kegiatanku dan justru malah terbangun.

Aku memperhatikan kelima jarinya dan langsung terpaku pada sebuah cincin yang melingkar menjijikkan di jari manisnya.

Kucengkeram tangannya. Kukeluarkan cincinnya. Dan kulempar entah kemana. Aku mendengus kesal setelah sesaat merasa bahagia. Cincin macam apa itu?!  Sangat tidak cocok melingkar di jarinya!

Aku mendengus kesal.

Dia milikku!

*        *        *        *

Donghae mengendap di belakang gedung hotel ternama tempat berlangsungnya pertunangan akbar antara Lee Haejin – Choi Minho. Ia memiliki sebuah rencana yang mendadak melintas di otaknya sesaat setelah ia menonton acara infotainment yang memberitakan tentang pertunangan dua publik figur ini. Donghae mendekati sebuah pintu yang memiliki akses langsung dengan dapur tempat diadakannya pesta. Ia mengelus saku jasnya sejenak. Memastikan bahwa barang itu masih ada disana. Botol itu.

“Tidak akan ada acara tunangan!”

*        *        *        *

Aku kembali menyusuri tubuh indahnya yang berbalut gaun putih indah dengan telunjuk kananku. Senyumku kembali mengembang mendapatkan fakta bahwa kini ia memilihku. Disisiku.

Kusentuh perlahan renda gaun di dadanya dan aku tersentak. Apa itu? Bekas apa merah-merah itu? Apa sebelum mereka meresmikannya, mereka telah sering melakukannya?

Aku menggeram. Bayangan tentangnya yang pernah melakukan hal seperti itu dengan pria lain menyulut kembali emosiku. Kucengkeram gaunnya kuat-kuat dan menariknya dengan kekuatan yang terkira. Menyebabkan bunyi robekan keras dan sebagian tubuh bagian atasnya terekspos jelas. Aku menyeringai.

Akan kuhapus jejak lelaki itu. Karena…

Kau milikku!

*        *        *        *

Seluruh gedung ramai dengan tamu-tamu undangan yang datang. Para wanita mengenakan gaun-gaun terbaik mereka dengan berbagai model dan beragam warna. Sementara para pria mengenakan jas dan tuksedo mewah mereka dengan bunga-bunga cantik yang tersemat di dada.

Donghae menelusup ke arah kerumunan. Berusaha membaur dengan para tamu yang diundang. Ia kembali mengelus saku jas-nya. Seraya bergumam,

“Sayang, kita akan segera pulang.”

*        *        *        *

Aku setengah terkejut dengan kemampuan yang kumiliki. Aku takut dia akan terbangun karena perbuatanku barusan. Biar bagaimanapun, aku menyentak gaunnya dengan cukup kencang!

Tapi, apa peduliku?! Dia milikku sekarang.

Dan akan tetap menjadi milikku!

*        *        *        *

Tepukan meriah datang dari segala sudut ruangan hotel itu. Choi Minho telah secara resmi menyematkan cincin pertunangannya ke jari manis milik Lee Haejin. Ia mengangkat tangan Haejin yang kini tersemat cincin bertahta berlian seolah memamerkan ke semua orang bahwa kini Lee Haejin telah resmi menjadi gadisnya.

Dan serentak, seluruh penjuru ruangan berteriak kompak agar mereka berdua saling berciuman. Dan tanpa rasa malu, Choi Minho menarik Lee Haejin mendekat ke arahnya untuk mengecup ringan bibir gadis itu. hadirin bersorak dan bertepuk tangan riuh.

Donghae mendengus. Ia melangkahkan kakinya keluar dari dalam ruangan dan memutuskan untuk segera bersiap di tempatnya.

*        *        *        *

Kini aku menatap tubuh polosnya dengan pandangan berbinar milik anak usia 5 tahun yang baru saja diberikan permen gratis dari guru Taman kanak-Kanaknya. Dia adalah permenku. Aku akan segera melahapnya.

Dia milikku!

*        *        *        *

Donghae mengintip sejenak dan melihat gadis yang dinantikannya sudah tiba diujung lorong. Setelah ia mengirimkan pesan singkat kepada gadis itu agar menemuinya di toilet, Donghae tidak perlu menunggu waktu yang lama agar ia bisa segera bertatap muka dengannya.

Tap! Tap! Tap!

Donghae mulai menghitung dalam hati tiap langkah yang ditimbulkan dari sepatu tinggi milik gadis itu. Ia menggenggam kuat saputangan yang sudah disiapkannya. Dan…

HAP!!

Donghae merasakan tubuh gadis itu berontak sebelum akhirnya diam tak bergerak.

“Kau milikku!”

*        *        *        *

Aku terus menghisap setiap inchi kulitnya dengan semangat yang tak terkira. Entah sudah berapa ribu kecupan yang kulayangkan untuk tubuh indahnya. Entah sudah berapa juta sentuhan yang kugunakkan untuk memanjakkan kulit putihnya.

Aku terus melahap kulit lehernya. Agak mendesah karena ini adalah pengalamanku yang pertama. Dia begitu nikmat! Dia begitu lezat! Aku merayap mencari bibirnya. Dan…

“KYAAAAAAAAA!!! APA YANG KAU LAKUKAN!!!”

*        *        *        *

Donghae menginjak pedal gasnya dalam-dalam. Ia melarikan Land Rover hitamnya dengan kecepatan tak terkira. Ia harus segera sampai dirumahnya!

Ada dua alasan kenapa ia begitu ingin cepat tiba di kediamannya. Pertama, ia harus segera melarikan diri sebelum Choi Minho menyadari kalau Lee Haejin menghilang. Kedua, Donghae sudah tidak sabar untuk segera menjadikan Lee Haejin miliknya. Seutuhnya.

*        *        *        *

Aku menggertakkan gigiku melihat penolakkannya. Kupasang tampangku yang paling mengerikan agar ia berhenti berontak. Kutekan kedua tangannya hingga ia menjerit-jerit. Kubungkam mulutnya dengan mulutku. Kuhisap kencang bibir penuhnya. Kugigit bibir bawahnya. Kumasukkan lidahku kedalamnya. Kurasakan air matanya yang turun menyentuh ujung bibirku. Sialan!

Aku menyentaknya.

“KENAPA MENANGIS, HAH?!”

Dia tidak menjawab dan malah menatapku garang. Kemudian, dengan suara lemahnya, ia bertanya, “Kenapa kau melakukan ini?”

Aku membeku, kenapa? DIA TANYA KENAPA???

“Karena kau milikku!!”

Kuhentakkan tubuh bagian bawahku dan dia mengerang. “BRENGSEKK!!!”

*        *        *        *

Donghae membuka pintu belakang mobilnya. Ia menggendong sesosok wanita dengan gaun putih yang tertidur lelap di dekapannya. Suasana sunyi malam ini. Seperti malam-malam biasanya. Donghae membuka pintu besar rumahnya dan segera membopong tubuh sintal itu masuk ke kamarnya.

Malam ini, Lee Haejin akan segera menjadi milik Lee Donghae.

*        *        *        *

“Bukan aku yang brengsek, TAPI KAU!!!” aku terus menyentakkan tubuhku ke tubuhnya. Berusaha meraih sesuatu yang selama ini sudah kuidamkan. Mataku terbuka-terpejam merasakan sensasi yang kudapatkan.

Ia terus terisak dan terengah karena perlakuanku. Dan kemudian, aku menjenggut rambut panjangnya saat kurasakan sesuatu yang akan meledak dari dalam organ tubuhku. Aku mengerang.

“DASAR KAU MANAGER BRENGSEK!!!”

*        *        *        *

Donghae menyeringai ke tubuh dihadapannya yang sedang menangis tak berdaya. Ia terus saja mengisak sementara tangannya terus memukuli dirinya sendiri.

“Brengsek kau, Lee Donghae! Brengsek! Dasar bajingan tua sialan!” Haejin memaki. Kini ia merepet ke arah kepala tempat tidur sembari mempertahankan selimut putih besar menutupi tubuh polosnya. “BRENGSEK!!!!!!!!!”

PRAAAAAAANGGG!!!

Donghae melempar gelas tinggi ke arah dinding dan menyebabkan serpihan beling jatuh bergemerincing. “YA AKU MEMANG BRENGSEK!! TAPI KAU LEBIH BRENGSEK!! KAU MENOLAKKU DAN MALAH MENERIMA LAMARAN PRIA YANG LEBIH BRENGSEK DARIPADAKU!!”

“AKU TAK PERNAH MENCINTAIMU!!”

“TAPI AKU SELALU MENCINTAIMU!!”

“AKU MENCINTAI MINHO!! BUKAN KAU!!!”

“DIAM KAU, DASAR PELACUR!!” Donghae berlari ke arah serpihan vas bunga dan meraih yang paling besar di antaranya. Ia menggenggamnya kuat hingga melukai seluruh permukaan kulitnya. Bercak darah dari tangannya menetes jatuh ke karpet di kamarnya. Ia menghampiri Haejin.

“KAU TIDAK BOLEH MENCINTAI SIAPAPUN SELAIN AKU!!” Donghae menghunjamkan beling-nya ke dada Haejin. Semburan darah memercik hingga wajahnya. “KAU LEBIH BAIK MATI DARIPADA MENCINTAI ORANG LAIN SELAIN AKU!!”

“Dongh… Haee…” Haejin kehabisan nafas sementara dadanya terus menerus mendapat tusukkan.

“TIDAK ADA YANG BOLEH MEMILIKIMU SELAIN AKU!! APA YANG KURANG DARIKU?? AKU SELALU ADA UNTUKMU! AKU SELALU MENDAMPINGIMU! MENJADI MANAGERMU! MENJADI SAHABATMU! MENGAPA SEKARANG AKU TAK BOLEH MEMILIKIMU???”

“Karena kau…,” Haejin terengah. Nafasnya nyaris habis dan nyawanya hampir melayang. Dengan kekuatan terakhir, ia berbisik, “…kakakku yang hilang.”

-FIN-

BYUR!

“Hae!” keluh Eunhyuk. “Jorok sekali sih kau! Lihat itu layar laptopku jadi begini…” keluhnya langsung mencari tisu. “Sembur-sembur sembarangan, untung yang kau sembur masih air, kalau hal lain yang kau sembur sembarangan, maka anakmu dimana-mana…” keluhnya asal.

Donghae menjitak kepalanya gusar. “Bukan itu! Aku kaget membaca fiction ini,” keluhnya dengan wajah super khawatir. “Semenjak Strong Heart November lalu, sepertinya netizen mulai banyak yang menjodohkan aku dan Haejin, tapi…” Donghae menggaruk kepalanya kesal. “Fiction ini membuatku stress, Hyuk.” Rengeknya.

“Memang kenapa ceritanya? Kita melakukan hubungan seks lagi?” tanya Eunhyuk dengan wajah mual.

“Aniyo! Dia ini Jinhaeternal,” jelas Donghae menunjuk layar laptop. “Aku sudah melihat beberapa cerita yang dia buat memasangkanku dengan Haejin. Tapi di fiction, ini aku memperkosa Haejin, Hyuk…” rengek Donghae. “Mana Haejin dan Minho bertunangan pula? Ige mwoya? Dia tidak tahu apa kalau aku emosi sekali jika nama Haejin dan Minho disandingkan tanpa kata tidak ditengahnya!” Repetnya tidak jelas sambil membuka dasinya paksa dengan kesal, setelah rekaman bersama Eunhyuk tadi.

“Memang salah bikin cerita dia, harusnya kau yang diperkosa, kan?” seloroh Eunhyuk, yang mendapatkan bogem di kepala, dengan ringan.

“Kenapa harus Minho?” sesal Donghae. “Dan kenapa pula ini…” dia menunjuk paragraf akhir. “Kita harus jadi saudara kandung? Ah ige mwoya? Itu tidak boleh terjadi, tidak boleh, tidak boleh!” Donghae menggelengkan kepalanya ketakutan.

Eunhyuk mengangkat bahu ringan. “Setidaknya marga kalian sama-sama Lee. Dan kalian sendiri mengaku sebagai Mokpo Siblings, Mokpo Bersaudara. Ya salah sendiri.”

“Kenapa sih Haejin selalu menyebut nama Minho?!” Donghae masih mengeluh sendirian, sementara Eunhyuk geleng-geleng. “Ah, Momma… cepatlah hilangkan ngambekmu, aku sudah rindu setengah mati.”

Eunhyuk buru-buru menghambur ke arah meja dan berniat mematikan laptopnya. “Aku ngeri kalau kau sudah begini.”

“Tunggu,” Donghae menscroll kembali halaman di blog yang sedang ia baca itu. “Jangan dimatikan dulu!! Kita lihat komentarnya.”

HaeLoveHyuk on Dec 15, 2011 22.43

APA INI??!! Lagi-lagi Hae-ku dipasangkan dengan si Nona Skandal!

Always JinHae on Dec 15, 2011 22.52

UWOOOOO~~~ AUTHOR JAHAT!! HAE OPPA TIDAK AKAN PERNAH SETEGA ITU PADA URI HAEJINNIE~~

ELECTRICity on Dec 15, 2011 22.56

UYEEIIIYY!! Mokpo Sibblings!! Tapi aku lebih suka Haejin dengan Minho! Kenapa harus mati?? Kenapa harus Haejin? Kenapa bukan Donghae-nya yg mati? Apa akhirnya Donghae-nya dipenjara? Atau dihukum mati? Ahh~ aku lupa. Kita tidak boleh bertanya~~ XDXDXD

YUI, Shin on Dec 15, 2011 23.05

HEH!! KERJA, KERJA, KERJA!! Nge-Blog muluuuu!!! Errr~ jadi mereka adik-kakak? Apa kau sedang membicarakan dirimu sendiri? LOL~

JinHaeternal on Dec 15, 2011 23.15

JINHAE ARE REAL!!! *raisedbanner* O’ow? Kenapa tidak diprotek?? Aku tidak akan bertanya, aku tidak akan meminta sekuel, aku tidak akan meminta prequel. Tapi tolong LANJUTKAN PROLOG dan EPILOG-nya LOLOLOL~~

mysilverblue on Dec 15, 2011 23.22

Donghae – Haejin? No! Minho – Haejin? YES!!! Gimme more Minho – Haejin pleaseeeeeeeeeeeee!! They’re REALL!!!

KYJinhaternal on Dec 15, 2011 23.28

@ HaeLoveHyuk : YOUR RESPECT, PLEASE!!

@ Always JinHae : It’s just a fiction, aniway~~

@ ELECTRICity : YEESSS!!! NICE KIDS!! XDXDXD

@ YUI, Shin : -__________________- *kicked*

@ JinHaeternal : YEAAAHHH!! JINHAE ARE REAAALLL!! *raisedbannertoo* Proteksi? Perlukah?😄 eeerrrr~ don’t ask for that, pleaseee *begging*

@ mysilverblue : But for me, JINHAE are more REAL!!! ^____^

“AAAAAAAAAAAARRGGGGGGGGGGHHHH!!!” Donghae mengacak rambutnya frustasi sementara Eunhyuk buru-buru menyingkirkan laptopnya yang sebentar lagi mungkin akan wafat karena tinju Donghae.

“Ciisshh, apa-apaan dia itu,” Eunhyuk mengelus laptopnya dengan sayang. “Bagaimana nasib videoku kalau tangannya tadi benar-benar menghancurkan benda ini??!”

– CUT –

70 thoughts on “JinHae – Obsessed

  1. sapa yg bikin ni ff?
    ayo ngaku!!!! >o<
    sumpah!
    tega ya author'y bikin reader pada salah paham..
    kirain ntu bagian atas beneran, udh dag dig dug baca'y, tau2 ke bawah ternyata malah…
    *cincang author*😄
    Q-ding thor ^o^v

    nice!!!
    saya suka saya suka
    #plak

  2. Sempet horor baca bag hae bunuh haejin >,< merinding disko ihh! Dan jadi lola stelah baca kata 'FIN' ,, ini kok critanya masih lanjut pdhl uda 'FIN' =..= dan ternyata oh ternyata.. ada ff d balik ff toh~~
    Sharusnya aku nyadar ini ff jinhae buatan eris yg biasanya ada ff dalam ff, aigoo daebak!!
    Tapi itu haejin masih ngambek gegara si wookie?? Poor donghae.. yg sabar ya bang ikan, kkk~
    Aku jg masih kesel bang sama si wook-yg-plinplan yg ga bisa tegas ama perasaannya sendiri, uuuuffth~ *misuhmisuh* #plakk *komenrandom=,=*
    Ayoo keep fighting & teruslah berkarya, eris-ah nisya-ya #kicked <-SKSD dia .__.v
    dan tetep jaga ksehatan^^
    아유(っ˘з♥~

  3. ffnya keren!!! Gilaaa…. Si donghae obsesi gitu… Malah endingny sodara kandung?? G kebayang tu nyeselnya kaya gimana… Kaget sumpah…
    Eh, donghae aslinya ikut panik baca crita begitu!! Hihihi kocak da ah… =P
    Tenang bang, ff mah cuma cerita. G sah panik. Hehehe

  4. =Dkώk=˚°kώk==Dώkψkkώk˚°
    Ternyata ff dalam ff!!!

    Donghae kebakaran jenggot!!
    Tapi d ffnya Donghae kejam bgt -__-
    Tusuk” dada Haejin pake pecahan beling OMG!!!

    Nice ff thor😀

  5. nyahaha kaget yaampun donge nya psikopat bgtu #plaak
    serem banget yaoloh *ngeri

    hayoo yejin yah lanjut, YUI ada disitu hahaha😀

    “Memang salah bikin cerita dia, harusnya kau yang diperkosa, kan?” seloroh Eunhyuk << ngakak yg ini wkkwkw
    hyuk sembarang aje mulutnye haha😀

  6. wkwkwkwk,, jadi ceritanya donghae mnggalau lagii,, kekekeke

    wkwkwk…
    sadiis juga yak.. klo dinghae jdi psyco*gha mw bayangiin
    hahaha
    mungkin lebiih seruu klo hae bacanya sama haejinn… kekeke

  7. awal2 baca tegang.. Eh akhir2 nyaa, loh knapa jadi kocak begini? Huahaha eunhyuk bisa aja bercanda.a. Haha komen2 readers ff itu jg lucu2 wkwk😀

  8. sumpah horor dan ngenes banget, dan kalau beneran endingnya di yg bagian haejin dead itu ngotot sequel deh tapi gak mau baca sequel yg haejin mati hae nya dipenjara gak mau baca deh kalau kaya gitu + gak usah buat aja sekalian(?)😄 wkwk untungnya cuma ff yg itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s