{ChoChoiLee} Strong Heart Trap 2/2

Aduuuh sori dori mori stroberi chochoilee #plakk part kedua ini penyelesaiannya molor, dari yang direncanakan, tadinya mau bulan November di post, tapi apa daya… ada yang bikin skripsi #plakk ada yang kesibukannya seabrek di kampus #plakk ada lagi yang gak sibuk tapi butuh dua sistersnya buat menyokong nyahahahaha…

Pesen sponsor dari Siput :

Silakan sediakan aspirin, panadol, dan kantong muntah… ini 57page Ms Word, diketik dengan font Palatino Linotype 12pt dengan spasi 1,5 #plakk jadi ya mudah-mudahan nggak pada klenger bacanya wkwkwkwkwk… oke, met enjoy yaaa… anggap aja ini penayangannya bulan November sama seperti part satunya… hehehehe

Title                :  Strong Heart Trap special Chochoilee 2/2

Author           : Icha (Kyunara/ccl_nara), Putri (Mrs.Andrew/ccl_ririn), Nisya (Pacar Donghae/ccl_LHJ)

Genre               : Humor, Comedi, Romance, Family, Friendship

Length            : Continue

Rate                : NO RATED

Cast                : Super Junior, Felidis, ChoChoiLee

DON’T LIKE? DON’T SEE, READ OR OPEN!!

NO BASHING

LETS SHARING

AND RESPECT EACH OTHER!

^_________^

XOXO CCL<3

Sebelumnya kalo pada lupa, silakan buka

Lalu kalau ada judul-judul novel Park Ririn yang nanti di cerita akan di sebutkan oleh beberapa tokoh, itu sebenernya pure hasil ff Siput Onnie, boleh di cek ffnya :

Trus kalo ada yang bingung kenapa Nara-Kyuhyun suami-istri, mungkin yang belum pernah baca, silakan dibaca :

Dan Haejin yang main drama bareng DBSK Changmin & SHINee Minho ada linknya :

Semoga menjawab rasa penasaran kalian, sekarang enjoy ff-nya, jangan lupa komen, kritik, saran, gila-gilaan, ledek-ledekan, KyuSiHae berpita dibonusin 2PM, TOP, dan Minho berpita kita juga ikhlas #plakk

****

Cerita sebelumnya …

            ChoChoiLee seperti membeku, saat ketiganya bertanya pada saat bersamaan.

            “Nara-ya..””Ririn-ah..””Haejin-ah…”

            GLEK! Bahkan ChoChoiLee menelan ludah pada saat bersamaan.

            “Aku atau…”

            “Dongho?” Tanya Kyuhyun lurus pada mata Nara.

            “TOP?” Tanya Siwon lurus pada mata Ri rin.

            “Minho?” Tanya Donghae pada mata Haejin.

………???

 

~~~

Wahh~ daebakida!”

“Rasakan!” kata Heechul senang.

“Berani bertaruh, setelah ini headline berita pasti isinya tentang mereka bertiga. Kwan Nara, Park Ririn dan Lee Haejin dengan tiga pria idaman mereka! Daebak~ Naver pasti akan crash!”, Eunhyuk terkekeh-kekeh. Seisi studio tertawa lagi, masih menatap ketiga tawanan yang seakan menciut ketika dipandangi oleh ketiga malaikat maut mereka.

Seunggi berkata, “Aku tidak tahu kalau Lee Donghae-ssi merupakan salah satu pria favorit Haejin-ssi,” Haejin tertawa malu.

“Juga Ririn-ssi dan Siwon-ssi, dari awal berita yang beredar justru terbalik, kan? Ririn-ssi dengan Donghae-ssi sementara Siwon-ssi justru dengan Haejin-ssi”, lanjut Seunggi dengan nada penasaran.

“Haha. Seunggi-ssi, jangan percaya apa yang kau lihat dengan mata saja,”kedip Donghae tiba-tiba,  membuat semua langsung bergumam riuh dan kaget dengan pernyataan Donghae.

“Nah!  Ayo kalian bertiga, waktunya menjawab!”, perintah Kyuhyun.

Ketiga gadis itu duduk dengan gelisah, berpura-pura membenarkan kabel-kabel atau minta minum kepada para staff Strong Heart.  “Oppa, jebal~ bisa tidak pertanyaannya diganti saja?” tanya Haejin dengan puppy eyes memohon pada Donghae. ”Ya ya ya? Tanya apa saja deh, Oppa~” rengeknya.

Donghae menggeleng-geleng.

“Lee Haejin tidak akan memanggil ‘Oppa’ jika dia tidak dalam keadaan terdesak!”, seru Eunhyuk girang. Semua tertawa dan Haejin menutup wajahnya putus asa lagi.

“Ini membuktikan bahwa mereka bertiga benar-benar dalam keadaan terdesak!” Eunhyuk melanjutkan kalimatnya lalu tertawa puas.

Haejin mengangkat wajahnya pada Eunhyuk dan memberi tatapan sadis. “Ya, Eunhyuk-ah! Kau mau rahasiamu kubongkar juga?!”

Oh! Kau belum ada hak untuk itu, Haejin-ssi!” ucap Eunhyuk sambil menggerakkan jari telunjuknya ke kiri dan ke kanan sembari menggelengkan kepalanya dengan semangat.

“Setidaknya, aku masih memiliki bukti yang lebih kuat tentang rahasiamu~”

Haejin langsung mendecak kesal dan memutuskan untuk tidak membalas ucapan Eunhyuk itu. Haejin tahu jika dia membalas ucapannya, maka itu sama saja dengan dia mencari mati! Eunhyuk mempunyai semua koleksi kemesraan antara Donghae dan dirinya. Dan tentu saja, itu adalah kartu mati bagi Haejin.

Ririn berkata, “Tidak bisakah pertanyaannya diganti yang lain saja? Pertanyaan apapun akan kami jawab, asal jangan yang itu!” Ririn menatap Siwon, Donghae, dan Kyuhyun bergantian.

“Majyeo! Aku lebih memilih untuk menjawab pertanyaan eksak sebanyak seratus soal dibandingkan menjawab pertanyaan ini!”seru Nara sembari menatap Kyuhyun dengan tegas.

Kyuhyun langsung mengernyitkan alisnya saat mendengar perkataan Nara, “Pertanyaan eksak? Seratus soal? Kurasa kau butuh waktu seratus tahun untuk menyelesaikannya, Kwan Nara sayang”, ucapan terakhir yang keluar dari mulut Kyuhyun itu langsung mengundang teriakan riuh dari seluruh penonton Strong Heart.

Siapapun tahu bahwa panggilan Kwan Nara sayang adalah nama panggilan khusus dari Kyuhyun untuk Nara yang dikenal dalam We Got Married.

Nara mendesis kesal dan mendelik pada Kyuhyun dengan tatapan death glare-nya.  “Akan kubuktikan padamu nanti, Cho Kyuhyun yang tampan!”

“Sudah! Sudah! Cho Kyuhyun yang tampan. Kwan Nara sayang.  Ini bukan acara We Got Married, jadi hentikan kemesraan kalian”, seru Leeteuk dengan segera saat mencium adanya tanda perang dunia ketiga akan segera dimulai. Ucapan Leeteuk mengundang tawa seluruh penonton.

“Memang seberapa berat sih soalnya? Cuma tinggal pilih kan? Kecuali memang ada banyak alasan dibalik jawaban kalian nanti,”kata Ryeowook dengan mata polos yang membuat Chihoon dan Kyorin kompak tertawa berdua.

Tiba-tiba penonton memanas-manasi. ”Jawab! Jawab! Jawab!”

Ah, jebal!” keluh Nara kesal.

“Ah iya, Hodong Sunbae, ada baiknya kita menggunakan ini..” Leeteuk mengambil sesuatu dari meja tempat lie detector diletakkan dan itu adalah tombol berwarna merah sebanyak enam buah.

Semua memandangnya ingin tahu, “Ini tombol yang akan tersambung dengan tabung udara di kursi sana! Jadi Kyuhyun-ssi, Siwon-ssi, dan Donghae-ssi dipersilakan duduk di kursi masing-masing dan tombol ini, masing-masing akan diberikan sebanyak dua buah kepada Nara-ssi, Ririn-ssi dan Haejin-ssi.”

“Kok dua?” tanya Shindong.

“Nah! Tombol ini, yang mengarah ke tempat duduk…itu berarti tombol ini adalah finalis yang menjadi lawan tiga member Super Junior. Tombol ini di pegang di sebelah kiri kalian,”Leeteuk memberikan tombol tersebut pada Nara, Ririn, dan Haejin yang diharuskan memegangnya dengan tangan kiri.

“Dan yang ini di sebelah kanan,” dia memberikan tombol merah satunya di masing-masing tangan kanan pada ketiga gadis yang sedang dilanda putus asa itu.

“Kalau kalian memilih Dongho, TOP atau Minho, kalian tekan tombol sebelah kiri.  Hasilnya?  Kyuhyun-ssi, Siwon-ssi, dan Donghae-ssi akan terkena semburan udara di kursi masing-masing. Tapi kalau kalian memilih sebaliknya, tekan tombol sebelah kanan dan..”

Eunhyuk, Shindong, dan Heechul kembali dari belakang panggung sebari membawa tiga banner setinggi badan manusia dengan gambar U-Kiss Shin Dongho, Big Bang TOP, dan SHINee Minho yang membuat penonton satu studio langsung berteriak riuh, tak menyangka acara akan menjadi sepanas dan seseru ini.

“Nah, ketiga banner ini yang akan ditiup angin,” Leeteuk mengakhiri kalimatnya tanpa dosa.  Nara, Ririn dan Haejin langsung menganga saat mendengar pernyataan Leeteuk tadi, namun setelahnya mereka kembali menatap kedua tombol di masing-masing tangan mereka dengan perasaan putus asa.

“Sekarang Kyuhyun-ssi, Siwon-ssi, dan Donghae-ssi silakan duduk! Bintang tamu lainnya silakan turun ke bawah, kita akan saksikan momen kejujuran mereka.”

Oppa!” Omel Ririn, lagi-lagi studio bersatu dalam tawa.

Kyuhyun, Siwon dan Donghae berjalan ke arah tempat duduk setelah mengganggu ketiga gadis itu dengan memberi semangat sekaligus mengejek kegugupan gadis itu secara tersirat.  duduk di kursi yang terletak di tengah-tengah sementara bintang tamu lainnya berdiri di panggung menatap KyuSiHae dan ChoChoiLee yang duduk di kursi panas mereka.

“Oke! Kalian sudah diberi waktu yang cukup lama untuk berpikir dan inilah saatnya untuk memberikan jawaban dari kejujuran kalian. Lie detector ini akan berbunyi dengan nyaring jika kalian berbohong,” kata Hodong lagi.

“Bagaimana Kyuhyun-ssi, Siwon-ssi, Donghae-ssi? Sudah siap disana?”

“Siap!” seru mereka bertiga.

“Lalu Nara-ssi, Ririn-ssi dan Haejin-ssi siap disini?”

Ketiganya menggeleng dengan wajah penuh rasa tertekan. Aniyo.” Lagi-lagi semua menertawakan ketiga gadis yang nampak gusar itu.

“Siap ataupun tidak, kami tidak peduli,” kekeh Hodong. “Hitungan ketiga, siap dengan pilihanmu sekarang. Tombol kiri dan kanan, jangan kalian lupakan posisinya! Dan lie detector sudah mulai bergerak, dengan rate tinggi~” tawanya.

Semua bertepuk tangan menyemangati.

Onniedeul, hwaiting!” teriak Kyorin dan Chihoon.

ChoChoiLee menarik napas bersamaan lagi dan kedua jari jempol mereka sudah siap di atas tombol, kiri dan kanan. Wajah mereka mendadak serius, Nara menatap lurus kedepan, Ririn menunduk, dan Haejin memejamkan matanya. Sementara Kyuhyun, Siwon, dan Donghae yang terlihat cool, sebetulnya tegang juga.

“Hitungan ketiga…tekan tombolnya pada saat bersamaan!” komando Hodong lagi.

Hana..” kini Nara dan Ririn ikut memejamkan mata mereka.

Dul..”, sekarang Kyuhyun, Siwon, dan Donghae juga ikut memejamkan mata mereka menghadapi tabung udara, seperti mau dihukum pancung. Atmosfer menjadi tegang, hampir semua menahan napas menunggu saat-saat penentuan yang menegangkan.

Set!

Pada saat bersamaan Nara, Ririn, dan Haejin membuang tombol di sebelah kiri mereka dan menekan tombol kanan. Siulan angin terdengar. Ketiga banner Dongho, TOP, dan Minho terjatuh. Lie detector mengeluarkan tulisan : TRUTH berwarna hijau besar.

Suasana di dalam studio benar-benar seperti saat Korea Selatan memenangkan piala dunia, semua bersorak heboh! Bahkan personil Super Junior sampai berpelukan dan meloncat bahagia dalam pelukan mereka, seperti saat mereka mendapatkan Mutizen dan K-Chart.

Eunhyuk langsung menjitak kepala Donghae dengan gemas, Leeteuk langsung menepuk bahu Siwon dengan penuh ekspresi lega sedangkan Sungmin langsung menyuruh Kyuhyun membuka matanya dengan semangat sebari menunjuk kearah depan panggung untuk melihat hasil pilihan tadi.

Kyuhyun, Siwon, dan Donghae membuka mata mereka kemudian langsung terpana saat melihat ketiga banner itu sudah mengenaskan jatuh dan tak ada satu pun member Super Junior yang peduli pada banner-banner malang tersebut.  Mereka malah membuat lingkaran bersama Kyorin dan Chihoon lalu menari-nari bersama Hodong dan Seunggi yang meski kurang mengerti dengan apa tujuan mereka menari, justru ikut-ikutan merayakannya.

Jeongmalyeo?!, tanya Donghae pada Siwon.  “Bukan Minho?!” pekiknya kaget.

“Ririn tidak memilih TOP?!” tanya Siwon balik.

“Dongho?  Tidak dipilih? ” tanya Kyuhyun clueless.

Jeongmalyeo? Ya, Haejin-ah~” Donghae malah turun dan menghampiri Haejin. Diikuti Kyuhyun dan Siwon yang mendekati Nara dan Ririn. Ketiga ChoChoiLee sedang menutup wajah mereka dan bisa dipastikan dari pundak Haejin yang berguncang, dia menangis.

“Ahahaha gwenchana. Ini cuma mainan, Haejin-ah,” Donghae menepuk-nepuk bahu Haejin, berusaha menenangkannya.

“Tak kusangka selama ini kau mengidolakanku, Ririn-ssi”, ucap Siwon sambil tersenyum-senyum pada Ririn yang menutup wajahnya dengan penuh rasa malu lalu kemudian menatapnya dengan sebal.

Sedangkan Kyuhyun kini tengah tersenyum lebar kearah Nara yang menatapnya tanpa ekspresi. “Kenapa senyum-senyum seperti itu?”, tanya Nara datar.  Kyuhyun hanya menggeleng sambil tetap tersenyum lebar, “Aniyo.  Apa aku sekarang tidak punya hak untuk tersenyum seperti ini?”

Sementara ketiga pasangan sekaligus para bintang tamu sedang sibuk dengan rasa bahagia mereka, seluruh studio juga masih ricuh dengan kejujuran dari ChoChoiLee.

Hodong terus berbicara pada kamera. “Yang mengejutkan adalah, mereka mati-matian mengatakan dan menyatakan bahwa ketiga pria yang kalah itu..” dia menunjuk banner yang kini tergeletak di lantai,  “adalah pria-pria idaman mereka. Tapi yang terjadi dalam hati kecil siapa yang tahu saudara-saudara? Bahwa ChoChoiLee sebetulnya menyimpan perasaan kepada member yang kata mereka, mereka anggap sebagai saudara sendiri.”

Ririn kemudian disorot sedang menenangkan Haejin yang menangis terisak-isak. Sementara Donghae masih tertawa-tawa ikut menepuk-nepuk bahu Haejin dan Siwon juga ikut membujuknya. Sedangkan Nara dan Kyuhyun sudah kembali exchanging glare each other yang membuat semua member Super Junior malah tertawa-tawa puas melihat mereka berenam.

“Kenapa menangis, sih?” tanya Donghae sambil terus cengengesan bahagia bersama Eunhyuk yang tak bisa berhenti tertawa, sambil membungkuk-bungkuk memegangi perutnya yang sakit.

“Kau sih!” Ririn memelototi Donghae yang masih memasang wajah tanpa dosa.

“Lho, kok hanya aku? Ini kan ide semua member!” Donghae membela diri.

“Tapi dia menangis kan karenamu,” sahut Siwon enteng.

“Kau juga sama saja!” Ririn kini memelototi Siwon.

Sementara para penonton (termasukbintang tamu lainnya yang jadi penonton) sangat menikmati pemandangan di depan mata mereka, terlebih Kyuhyun dan Nara sudah mulai saling injak kaki dan Nara hampir akan melemparkan sepatu yang dikenakannya itu kearah Kyuhyun jika saja Leeteuk tidak mencegahnya. Untung saja Leader-nim sangat pandai membaca situasi antara kedua evil itu.

Akhirnya recording dihentikan sejenak karena Haejin yang tetap tidak berhenti menangis. Sementara Ririn, Siwon, dan Donghae membujuknya, begitu juga Kyorin. Chihoon malah tertawa-tawa bersama Kyuhyun, lalu Nara mengadu dengan cepat pada Sungmin yang menepuk-nepuk bahunya prihatin.

Setelah kurang lebih lima belas menit, Haejin berhenti menangis dan merapikan kembali riasannya. Tak lupa mulutnya, seperti biasa jika ia sedang kesal, tertarik ke belakang membentuk kerutan cemberut yang lucu. Sementara Ririn dan Kyorin terus membujuknya, Donghae dan Siwon tidak membantu, malah tetap terus mengganggu mereka. Recording dimulai kembali, setelah semua bintang tamu kembali duduk di kursi panas masing-masing.

Kang Shim Jang, Spesial Kisah Kasih Di Musim Dingin! Tapi semakin kesini sepertinya tema kita harus diubah menjadi ChoChoiLee Special,” kata Seunggi diiringi tawa para penonton. “Karena Super Junior sepertinya justru mengarahkan kepada ketiga gadis ini.”

ChoChoiLee geleng-geleng kepala. “Aniyo”, jawab mereka dengan kompak.

“Heechul-ssi, menurut pendapatmu, bagaimana game tadi? Apakah sebenarnya ChoChoiLee memiliki perasaan khusus kepada Kyuhyun-ssi, Siwon-ssi, dan Donghae-ssi?” tanya Hodong. Penonton berteriak riuh.

Heechul tertawa dan mengeluarkan seringainya. “Aku justru sedang harap-harap cemas. Untunglah setelah ini aku kembali ke camp militer, jadi aku tidak perlu cemas kalau mereka bertiga mengamuk!”

Oppa~” keluh ChoChoiLee bersamaan.

“Jawaban yang ambigu. Kalau begitu, Kim Hyojin-ssi, ada yang mau kau sampaikan melihat ini?”

Kim Hyojin berkata, “Sedikit aneh, sebenarnya. Lie detector itu jelas menunjukkan mereka jujur soal pilihan mereka bertiga, tapi melihat ekspresi wajah mereka sekarang, mereka seperti tidak senang menghadapi kenyataan ini.”

Dan semua ikut tertawa mendengar penuturan gag woman satu ini.  Kim Hyojin pun melanjutkan kalimatnya,“Apakah karena sebenarnya mereka menyukai ketiga pria ini tapi tidak ingin diketahui?”

“Wuaaah?!” terdengar riuh teriakan bernada tak percaya dari seluruh penonton saat mendengar analisis Kim Hyojin tadi. Penjelasannya tadi seakan-akan menjelaskan keanehan yang memang sangat terasa sedari tadi.

“Mereka bertiga,” Kyuhyun tiba-tiba bicara, ChoChoiLee mulai menahan napas.

“Kau mau bicara apa, Cho Kyuhyun-ssi?!” tanya Nara tajam namun terlihat santai tapi tersirat ada “ancaman” seolah-olah ingin menyampaikan (Jangan pernah berkata macam-macam jika kau masih ingin melihat mentari bersinar cerah di esok hari)

Kyuhyun melirik Nara sekilas, lalu memberikan smirk kearahnya. Seakan menganggap bahwa ucapan dan tatapan Nara tadi adalah sebuah tantangan baginya.  “Mereka bertiga ini, sebenarnya kami bertiga sudah tau kalau mereka ini menyimpan perasaan pada kami.”

ChoChoiLee ternganga.

“Hanya saja kenapa sih harus malu-malu?” lanjut Siwon tanpa dosa.  “Apa susahnya bilang?” dan Ririn menutup wajahnya lagi spertinya dia bena-benar stress hari ini. “Masa harus dipancing seperti ini dulu baru mengaku?”

Hodong kemudian menoleh pada Haejin. ”Haejin-ssi, kenapa kau sampai menangis?”

“Bagaimana tidak menangis, Sunbaenim?” tanya Haejin mengiba.

 ”Aku sendiri tidak tahu kenapa dan bagaimana terjadinya..” sepertinya dia mau mengakui perasaannya, membuat semua orang menoleh padanya.

“Tapi pasti setiap aku menyebut nama seorang pria, esoknya skandal akan ada dimana-mana!” dan Haejin menutup wajahnya lagi diiringi dengan tawa keras seisi studio.

Nara terkekeh sambil menggelengkan kepalanya dengan bingung. Seunggi yang melihat gelagat Nara langsung berkata, “Sepertinya ada sesuatu yang ingin Nara-ssi katakan terhadap pengakuan Haejin-ssi.”

“Aniyo,” kekeh Nara. “Aku hanya merasa bingung bagaimana bisa gadis seperti Haejin Onnie didera skandal dengan banyak pria.” Kata Nara ‘sok polos’.

“Ya!” Haejin langsung menoleh kearah Nara dengan penuh emosi, “Memangnya aku orang seperti apa?”

“Ehm~” Nara mengangkat bahunya dengan ekspresi polos yang tak terkira. “Kurasa jika aku membongkar semuanya, maka acara ini harus diberi rated 19+ atau mungkin..25+?”, ucapan Nara itu langsung membuat seluruh penonton terbahak sedangkan  Haejin langsung membekap mulut Nara sekencang-kencangnya.

“Ah, tapi benar juga.  Dimulai dari SHINee Minho,” Seunggi mulai menyebutkan. “Lalu DBSK Changmin, MBLAQ Lee Joon, 2PM Ok Taecyeon, 2AM Im Seulong, B2ST Gikwang..” dia melihat jari-jarinya yang dipakai berhitung, sementara Haejin langsung salah tingkah.

Yesung tiba-tiba berceletuk ringan, “Aku curiga jika Haejin sebenarnya mengoleksi semua berita skandalnya kedalam sebuah album yang dia simpan dengan rapi, untuk kemudian dia banggakan kepada anak cucunya.”  Ucapan Yesung langsung dibalas dengan teriakan setuju dari member Super Junior, Felidis, Nara dan Ririn. Sedangkan Haejin terlihat hampir menangis.

            Hodong melanjutkan. “Dan sekarang akan ditambah dengan nama Super Junior Donghae.” Diiringi tawa lagi dan Haejin mengangguk-angguk pusing sementara Donghae tertawa, bahagia.

“Donghae-ssi seperti menjadi pria yang paling bahagia sekarang, lihat dia tertawa terus.” Tunjuk Seunggi geli.

Donghae mengangguk-angguk polos. “Selalu menyenangkan untuk mendapatkan satu fans baru. Haha~”, ucap Donghae sambil melirik Haejin yang kini tengah menghela nafas dalam-dalam untuk mengatur emosinya.

“Oke, Ririn-ssi.” Panggil Hodong.

“Ne, Sunbaenim?” jawab Ririn masih dengan tampang yang stress!

“Baik para penonton yang hadir, pemirsa di rumah dan tentunya seluruh bintang tamu yang hadir disini, selain Super Junior, ChoChoiLee, dan Felidis, yaitu Kim Hyojin, Jung Joori, dan Kim Hyongchul tentunya ingin tahu sebenarnya apa alasanmu lebih memilih Choi Siwon-ssi dibandingkan Big Bang TOP.”

Ririn mengeluh pasrah, “Ah, tidak lagi!”benar-benar terdengar miris nadanya.

            “Semua tentunya ingin tahu ada alasan apa dibalik itu semua atau justru akan timbul kesalahpahaman, iya kan?” tanya Hodong memancing para penonton dan Super Junior bersorak-sorak riuh.

Oppa juga penasaran,” kata Siwon heran dengan wajah dibuat seperti benar-benar penasaran -___- dan Ri rin melirik sekilas kemudian mendelik penuh ‘kedongkolan’.

Leeteuk menjawab.“Ne. Oppa tidak pernah tahu lho, Rin, kalau adik Oppa suka manusia kuda.” Lagi-lagi semua tertawa.

“Apa alasannya?” tanya Seunggi lagi, lebih lembut.

Ririn menarik napas dalam-dalam, nampak berpikir keras.  “Apa ya? Siwon-ssi..” katanya pelan, sebelum meneruskan. “Aku sudah lama kenal dengan Siwon-ssi, Siwon Oppa…” katanya berusaha memperbaiki sapaannya agar terlihat memang mereka cukup akrab. “Siwon Oppa orangnya baik.”

“Masa? Hanya karena itu kau mengesampingkan Big Bang TOP?!” tanya Jung Joori tak percaya. Ririn kembali disorak-soraki. Wajahnya seperti orang yang menahan tangis sekarang, dia berusaha mengontrol ekspresi wajahnya, dan tersenyum.

“Begini, Big Bang itu idolaku, itu benar.  Aku mengagumi TOP, itu juga benar.  Tapi kembali lagi, Super Junior lebih dari sekedar idola bagiku. Super Junior adalah keluarga dan aku selalu mementingkan keluarga di atas segala-galanya.  Jadi jika diminta untuk tetap memilih, aku akan mengutamakan keluarga.”

“Ah, jadi karena Siwon-ssi sudah seperti keluarga sendiri?”

Ne. Dia Oppa yang baik dan perhatian pada semua member. Begitupun pada kami, ChoChoiLee, dan pada Felidis.” Tambah Ririn lagi, kemudian diiringi tepukan riuh dari yang lainnya, suitan nakal, dan bungkukan terima kasih dari Siwon kepadanya.

Tapi ternyata tetap saja masih ada ‘kicauan’,  “Jadi kalau misalkan aku dengan TOP-ssi, kau akan memilih oppa, Rin-ah?” Goda Yesung. Ri rin mengangguk yakin.

“Ooo…” koor member Superjunior, dan penonton yang lain, tak terkecuali.

“Lain halnya kalau pilihannya itu TOP VS Seunggi Oppa, “ kali ini Haejin seperti yang mulai ‘pulih’ membuka suara, “Sudah pasti TOP!” Nara menimpali dengan semangat dan ber-toss dengan Haejin.

“TOP vs Kevin, TOP vs G.O, TOP vs Joongki…pemenangnya pasti… “ Chihoon bersuara seolah-olah mengumpulkan jawaban.

“TOP!!!” serempak studio menjawab dan Ri rin sudah menenggelamkan wajahnya dipangkuanya, Siwon menepuk-nepuk kepalanya sambil tertawa seolah puas sekali melihat pertunjukan di depan matanya. Begitu juga yang lain mereka ikut bahagia #ngekkk

Hodong mengangguk-angguk,“Lalu Nara-ssi, bagaimana denganmu?”

Nara seperti sedikit tersentak dengan pertanyaan mendadak dari Hodong, “Eh? Ne?”

“Kenapa kau memilih Kyuhyun dibandingkan Shin Dongho-ssi?” tanya Seunggi memperjelas.

Nara nampak berpikir, tapi yang lain sudah keburu menjawab. “Alasan apa lagi? Kyuhyun kan suaminya!”. Pernyataan itu membuat Nara menunduk pasrah, karena lagi-lagi semua berdeham-deham.

“Sebenarnya alasan utama bukan karena acara itu,” Nara mengelak pernyataan seisi studio. “Aku dan Kyuhyun…”, Nara terlihat ragu untuk melanjutkan ucapannya itu, seperti bimbang untuk memilih kalimat yang tepat.  “Err, Kyuhyun…”

“Kyuhyun apa, Nara-ya?”, Tanya Sungmin yang notabene dikenal paling dekat dengan Nara dibandingkan dengan member Super Junior lainnya itu langsung menggodanya. Nara terlihat menggumam lagi, “Kyuhyun O..”

Ucapan terbata dari Nara itu langsung membuat seluruh penonton merasa gemas dengan lanjutan kalimat yang akan keluar dari mulut Nara itu.  Sementara Haejin dan Ririn hanya menggeleng sambil mendecak pelan.

“Ya!”, Haejin dan Ririn langsung menyahut ucapan Nara dengan gemas. “Apa susahnya sih mengatakan Kyuhyun OPPA?!”, seru mereka bersamaan dan membuat seisi penonton langsung ber-“ooh~” ria.

Nara langsung menggaruk kepalanya dengan kikuk sementara Kyuhyun hanya tersenyum kecil sambil menengok sekilas kearah Nara yang memilih untuk menghindari tatapannya.

“Oppa?”  Tanya Hodong penasaran. “Memangnya Nara-ssi tak pernah memanggil Kyuhyun-ssi dengan julukan Oppa?” tanyanya lagi dan segera dibalas dengan gelengan Nara.

“Aku pernah memanggil pria di depan ini..” ucap Nara sambil menunjuk kearah Kyuhyun, “dengan julukan apapun, kecuali..”

“OPPA!” seru semua member Super Junior, Felidis dan Ririn dengan semangat. Seakan ingin mengejek Nara yang kini sedang berusaha mengatur ekspresi wajahnya.

“Aneh lho, Hodong Sunbae!” seru Chihoon tanpa diminta dan membuat semua perhatian berganti tertuju padanya.

“Nara Onnie selalu memanggil semua member Super Junior dengan panggilan Oppa, tapi hanya pada kakakku dia melakukan pengecualian. Sepertinya Kyuhyun Oppa mendapat tempat khusus sehingga dia diperlakukan berbeda”, ucapnya menggoda dan membuat penonton bersorak riuh.  Nara langsung memberikan tatapan sadisnya pada Chihoon yang dibalas dengan juluran lidah tak peduli.

“Jadi boleh kulanjutkan ceritanya?” Nara mencoba untuk tak menggubris pernyataan Chihoon itu dan kembali melanjutkan ucapannya. Hodong dan Seunggi mengangguk. “Aku kenal dengannya itu sebelum aku menikah dengannya. Dan setelah menikah, kami jadi semakin tahu satu sama lain. Itu yang membuatku memilih Kyuhyun…”

“OPPA!”teriak seluruh penonton berbarengan saat intonasi suara Nara terdengar ragu untuk melanjutkan ucapannya.  Seluruh member Super Junior tertawa. “Yang langgeng ya pernikahannya. Jangan pakai cerai-cerai lagi,” celetuk Ryeowook dan Yesung.

Kyuhyun dan Nara menoleh pada mereka. Mwoya?!” dan lagi-lagi tingkah mereka yang kelewat kompak dalam menunjukkan reaksi justru membuat para penonton tertawa geli.

“Tak ada alasan lainnya?” Tanya Seunggi penasaran.

“Kyuhyun-ssi adalah satu-satunya pria yang tingkat intelegensinya berjalan seirama dengan hobinya, game. Bisa dikatakan, jarang ada orang seperti ini. Aku suka game tapi aku harus tetap ingat pelajaranku. Dan sepertinya sosok Kyuhyun-ssi bisa dijadikan sebagai panutan olehku”, tutup Nara yakin.

“Lalu bagaimana dengan Haejin-ssi? Kenapa kau lebih memilih Donghae-ssi?” tanya Hodong pada Haejin.

“Berhubung seperti yang kau katakan, sudah terlambat untuk menarik semua kata-katamu, jadi terimalah dan hadapilah skandal yang ada!” Haejin menutup wajahnya malu, yang lain tertawa.

“Kita semua, publik hiburan tahu betul, berita Felidis Haejin dan SHINee Minho bisa diprediksi menjadi pasangan masa depan.”

Eiiiii~” Super Junior menggeleng-geleng tak setuju.

Joori tertawa. “Kok Super Junior yang protes?” tanyanya geli.

“Bahkan tidak jarang di berbagai kesempatan, Haejin-ssi mengatakan kalau dia menyukai, mengagumi, mengidolai,” Hodong semakin mendramatisir. “dan mengatakan bahwa SHINee Minho adalah pria idamananya. Tapi begitu disandingkan dengan Super Junior Donghae, lewat. Ada apa ini?”

“Apakah SHINee Minho hanya alat saja?” celeteuk Heechul dengan pandangan sok penasaran menatap Haejin.  “Minho dan Donghae sangat dekat seperti kakak-adik. Jangan-jangan kau memanfaatkan Minho untuk mendekati Donghae?”

Haejin meringis. “Oh, bagaimana menjelaskannya?” dia mengusap rambutnya yang dikuncir tinggi, lalu menghela napas dalam-dalam.

“Minho-ssi adalah sosok atau figur yang diimpikan banyak perempuan, termasuk aku. Sedangkan Donghae-ssi, sulit untuk tidak menyukainya kalau kau dekat dengannya.” Jelas Haejin tanpa malu-malu.

Suit-suit!” Eunhyuk bersiul. Super Junior mendadak batuk-batuk.

Jeongmal!” Haejin berusaha mengabaikan godaan-godaan member Super Junior. “Pertama kali melihat Donghae-ssi sih aku biasa-biasa saja. Tapi semenjak kami mengetahui bahwa kami sama-sama orang Mokpo, kami menjadi dekat” Haejin dengan bersemangat menjelaskan.

Ck!” Chihoon berdecak dan menggelengkan kepalanya sambil tersenyum bandel.

“Donghae-ssi juga sangat baik. Lalu kami menjadi Mokpo Siblings di kalangan publik. Dan yaaa… cukup untuk membuatku melihat kepribadiannya yang baik”, tutup Haejin setengah tidak yakin.

Semua tertawa mendengar nada tidak yakin Haejin.

“Ah, begitu.” Hodong dan Seunggi mengangguk-angguk.

“Kalau begitu, mengenai keluarga besar ini, Super Junior, Felidis, dan juga ChoChoiLee. Mereka semua tentunya kini dikenal hampir seluruh dunia, malah. Super Junior sudah memulai World Tour mereka,” Seunggi kembali membaca cue card-nya.

“Kemudian Felidis, yang menjadi Permaisuri Oricon, dan ChoChoiLee, yang juga tengah sukses. Leeteuk-ssi, apakah kesuksesan kalian mempengaruhi kehidupan kalian sendiri?”

Leeteuk mengangguk. “Keurom. Super Junior mendapatkan banyak petisi dari berbagai negara, yang bukan hanya di Asia saja. Eropa, juga Amerika, bahkan Afrika dan Australia, meminta kami melangsungkan konser di negara mereka.”

Woah~ penonton berdecak kagum.

“Super Junior juga berhasil menjual album yang masuk top chart dunia, mengalahkan Lady Gaga.” Sambung Leeteuk lagi. “Dan karena itulah, ketika kemarin kami berlibur, banyak yang mengenali kami.”

Semua tertawa.

“Ah, kami juga melihat artikel bahwa Super Junior mendapatkan liburan selama dua minggu, benar?” tanya Hodong.

Ne.” Super Junior menjawab kompak.

“Kecuali aku!” Siwon protes dan hanya ditanggapi dengan tawa dari yang lain.

“Salah sendiri kenapa Oppa sibuk syuting!” kata Ri rin berkata pelan namun ‘pasti’ dan lagi-lagi membuat yang lain tertawa.

“Dan kalian semua pergi berpencar ke berbagai negara. Eunhyuk-ssi, kudengar kau jalan-jalan keliling Eropa, benar?”

Eunhyuk terkekeh, sambil menyilangkan kakinya penuh gaya, lalu mengacak-acak rambut kuningnya. “Praha, Vienna, Berlin, dan London, semua berhasil kudatangi…” ujarnya.

“Wah, bersama keluarga?”

Ne, bersama kedua orangtuaku dan kakak perempuanku.” Jawab Eunhyuk.

“Dan banyak yang mengenalimu?”Tanya Seunggi.

Eunhyuk mengangguk. “Awalnya aku sendiri tidak menyangka tapi ternyata di setiap negara yang aku singgahi, banyak yang menghampiri dan ternyata mengenaliku sebagai bagian dari Super Junior. Karena itulah, aku mendapatkan banyak kemudahan ketika pergi berjalan-jalan ke Eropa. Mereka menunjukkan kafe yang enak, lalu memanduku dan keluargaku untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di setiap negara.”

Daebak!” puji Hodong dan semua penonton juga memberikan tepuk tangan mereka. “Buah dari kerja keras Super Junior selama menjadi trainee dan menjadi idol ditengah masalah yang menerpa mereka, justru membuat mereka berada di puncak.”

Semua kembali memberikan aplaus mereka.

“Lalu Kyuhyun-ssi,” panggil Seunggi.

Ne,”Jawab Kyuhyun.

“Kudengar kau sempat ditodong pisau ketika berjalan-jalan di Spanyol?” tanya Seunggi nampak ngeri. Kyuhyun mengangguk. “Ah, ye”

“Bagaimana ceritanya?” tanya Hodong.

“Ehm, aku sendiri masih tidak yakin dengan keadaan yang sebenarnya. Yang jelas di sebuah jalan, tiba-tiba saja dia menodongkan pisau ke arahku. Aku langsung berlari dan sepertinya ia mabuk, jadi ia tidak bisa mengejarku dengan cepat. Aku langsung menelepon Manajer Hyung, karena posisinya pada saat itu aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana dan bicara pada siapa, karena aku sendiri tidak bisa bahasa Spanyol.”

Seisi studio langsung tertawa.

“Tapi syukurlah kemudian aku diperbolehkan membagi kisah mencengangkan itu pada penggemar. Dan karena itu mungkin ada beberapa fans di Spanyol yang kemudian mengenalku dan membantuku kemudian.”

“Woah..bagaimana perasaanmu saat itu, Kyuhyun-ssi?”

Kyuhyun menerawang. “Tegang! Ketika pisau itu keluar, aku tidak tahu apa yang ada dalam pikiranku kecuali kaget. Karena biasanya kita melihat adegan-adegan semacam itu di televisi, tapi kali itu aku mengalaminya. Ternyata lebih menegangkan mengalami langsung dibanding menonton di televisi.”

Ucapan Kyuhyun itu membuat semua tertawa.

“Lalu selain Kyuhyun-ssi dan Eunhyuk-ssi, Donghae-ssi dan Leeteuk-ssi berlibur ke Pulau Saipan?”

“Ne.”Jawab Leeteuk dan Donghae serempak.

“Ada cerita khusus saat kalian disana?” Tanya Hoodong dan Seunggi.

Leeteuk menjawab. “Banyak drama terjadi disana.” Member Super Junior lain terbahak-bahak sementara Donghae menggeleng-geleng cepat. Bahkan Ririn, Nara, Chihoon, dan Kyorin ikut tertawa jail.

Aniya, liburan kami berjalan lancar-lancar saja.” Kata Donghae. ”Meski hanya ke Saipan, tidak ke Eropa.”

“Donghae tidak jadi berlibur ke Eropa karena kendala bahasa!” celetuk Yesung polos dan Hodong beserta Seunggi tertawa puas, begitu pula dengan para penonton. Sementara wajah Donghae merah padam karena malu.

“Memangnya kenapa? Saipan toh juga indah,” kilah Donghae.

“Tentu saja indah bagimu,” semua mengiyakan.

“Waeyo?” tanya Seunggi penasaran.

“Laut, habitat asli ikan.” Siwon menunjuk Donghae. Diiringi tawa kembali.

Hodong kemudian bertanya. “Selain itu, Ryeowook-ssi berlibur bersama kedua orangtuanya ke Jejudo. Sementara yang lainnya memilih tetap berlibur di rumah orangtua kalian?”

“Ne.”

“Baik, bagaimana dengan Felidis? Setelah promosi Jepang yang begitu melelahkan, kudengar kemarin juga kalian mendapatkan liburan?” tanya Hodong pada ketiga gadis itu.

“Ya, kami dapat libur dua minggu.” Jawab Chihoon. ”Tapi aku dan Kyorin Onnie tidak bisa menikmatinya dengan baik. Kami hanya tidak bekerja, tapi kami tetap bersekolah.”

Kyorin tertawa dan mengangguk mengiyakan. “Jadilah yang bisa berlibur hanya Haejin Onnie.”

Haejin tersenyum dan mengangguk-angguk.

“Ah iya, aku juga melihat artikel spekulasi kepergian Felidis Haejin, yang mengundang kontroversi.” Kata Hodong bersemangat dan menggosokkan tangannya nampak ’lapar’.

Haejin tertawa melihat ekspresi Hodong.

“Kau kemana, Haejin-ssi?”

“Berlibur.” Jawab Haejin tenang dengan wajah polos dan yakin.

“Iya, berlibur kemana?”

Seluruh member Super Junior, Nara, dan Ririn berdeham-deham.

“Aku pergi ke dua benua yang berbeda.” Kata Haejin lagi.

“WOAH!” decak penonton.

Super Junior berdeham-deham lagi.

“Ada alasan mengapa kau tidak memberitahukan lokasi berliburmu?” tanya Hodong curiga.

“Artikel-artikel menyatakan kau sempat pergi ke New York untuk menonton konser SMTOWN, tapi kemudian tidak ada satu pun fotomu di New York.”

WAAAA~

“Ataukah, kau memang pergi bersama seseorang?” tembak Hodong.

Kamera mengarah close up pada Haejin. Haejin tersenyum tenang dan menggeleng. “Aku berlibur ramai-ramai malah.” Dan Super Junior meledak tertawa. “Tapi aku memang tidak ingin privasiku terganggu, maka aku memutuskan untuk merahasiakan lokasi kepergianku.”

Hodong dan Seunggi menggeleng tidak puas.

“Baiklah, bagaimana dengan Ririn-ssi dan Nara-ssi? Ririn-ssi?”

Ririn menjawab. “Mungkin waktu berliburku, ya pada saat ini, bisa kembali ke Seoul, sebelum nanti harus kembali ke Belanda lagi. Aku tidak begitu bisa menikmati liburan jika hanya sebentar. Lagipula sudah kangen sekali dengan Seoul~ jadilah liburan ini kunikmati disini saja.”kata Ri rin dengan tenang dan raut wajah berseri.

“Oh cuma rindu pada kota Seoul, Onnie? Tidak ada yang lain?” tanya Haejin sok polos sekali.

Ya! Neo!” pekik Ririn.

Hodong dan Seunggi tertawa puas bersama penonton dan member Super Junior.

“Nara-ssi, bagaimana dengan Nara-ssi?”

“Aku baru masuk kuliah tahun ini, begitu juga dengan mengurus perusahaan, jadi aku sama sekali belum merasakan libur.” Jawab Nara sedikit iri. ”Aku ingin sekali berlibur, tapi sepertinya belum sempat.”

“Ah ya mengenai kesibukan kalian, Nara-ssi sibuk dengan jabatan terbarunya sebagai Direktris Kwan,” kata Seunggi, dan Nara terkekeh malu. ”Bagaimana dengan Ririn-ssi, sebagai novelis terkenal?”

Ririn tertawa dipuji malu-malu begitu, lalu dia bicara lagi. “Sejauh ini, ada dua buah novel yang mau diangkat ke layar lebar. Satu novel dengan cerita anak-anak, sedang masuk tahap persiapan. Semua pemeran sudah di dapatkan, dan mungkin tahun depan bisa mulai pengambilan gambar.” Lalu Super Junior, Felidis, juga Nara, beserta kedua MC dan penonton bertepuk tangan kagum.

 ”Film tersebut juga, akan dibuat menjadi game, karena aku dulu ketika masih sekolah suka bermain game. Lalu ada satu novel berbahasa dan bersetting Korea Selatan, yang akan dibuat film juga.”lanjutnya.

Oh jinjja?!” pekik Sungmin bersemangat. ”Yang mana?”

“Novel yang mana?” Kyorin dan Haejin bersemangat juga.

“Apa novel apa? The Actor, kah?” tebak Yesung.

Ririn terkekeh dan menggeleng. “Aniyo, mungkin kalian pernah mendengar novel ini. What Must We Do?

“Aaaaahh, aku suka novel itu!” Haejin bertepuk tangan.

“Woah, What Must We Do adalah salah satu dari novel best seller Korea Selatan.”

“Itu yang akan difilmkan?”

Ririn mengangguk. “Semua masih dalam tahap persiapan. Aku juga harus mengurusi pembuatan film anak-anak yang masih rahasia itu. Tapi disini kubocorkan bahwa novel What Must We Do akan diangkat menjadi film.”

“Pemerannya sudah ada, Ririn-ssi?”Tanya Hodoong.

“Belum ada, kami sedang mencari pemeran utama yang cocok dengan karakter utama di novel tersebut.” Ririn kembali menjawab.

Yesung nyeletuk. “Kenapa tidak coba Siwon?”

Majyeo! Majyeo!” seru Nara menoleh dan mengangguk pada Yesung sementara member Super Junior lainnya juga bergumam setuju. “Karakter utamanya digambarkan mirip dengan Siwon Oppa.”

Siwon tertawa malu-malu.

“Ne, kurasa Siwon bisa memerankannya, Siwon adalah salah satu dari idol actor terbaik Korea,” Sungmin menambahkan.

Ririn mengangguk-angguk, dengan malu-malu menambahkan sambil mengerling Siwon. “Kalau Oppa mau, bisa ikut casting. Oppadeul yang lain juga kalau berminat, Seunggi Oppa juga silakan…” Ririn buru-buru menambahkan.

“Onnie tidak berminat jadi pemeran utama wanitanya?” tanya Haejin polos.

“YA! Haejin daebak!” Heechul terbahak.

Hodong mengangguk. ”Ah bisa juga. Ririn-ssi, apa kau tidak berminat menjadi pemeran utama wanitanya?”

“Ah, aniyo!” Ririn buru-buru menggeleng.

”Aku lebih suka berada di balik layar, Sunbaenim.”

“Kurasa jadi pemeran wanita yang muncul di akhir cerita, yang akhirnya justru menikah dengan pemeran utama kau bisa memerankannya.” Sekarang Siwon berkata pada Ririn.

“Oooooooh…”semua yang di studio ber O ria ditambah dengan senyuman penuh arti dari member Super Junior maupun Felidis tak terkecuali Nara.

Ririn melirik Siwon. ”Memang Oppa yakin Oppa diterima jadi pemeran utamanya?” menambah gelak tawa dari member lainnya, Haejin, Nara, Kyorin, dan Chihoon.

”Kalau Siwon Oppa kemungkinan diterima, tapi karakter yang kalian bilang itu kriterianya tingginya 170. Aku kurang dari itu.”Ririn kembali berbicara.

“Pakai high heels doooong…” kata Jung Joori.

“Semua bisa terjadi kok kalau jodoh,” Heechul menutup dengan penuh keyakinan.

“Jodoh?!”Hodong dan Seunggi nampak bingung mendengar kata-kata Heechul yang seperti mengindikasikan sesuatu.

“Lalu, Felidis…” akhirnya Hodong meneruskan bertanya, daripada bingung pada kelakuan dan tingkah Super Junior hari ini. ”Apa kesibukan Felidis setelah pulang dari Jepang?”

Kyorin menjawab. ”Karena aku dan Chihoon masih sekolah, kami berdua berusaha menggunakan kesempatan ini untuk terus masuk sekolah dan mengejar ketinggalan pelajaran. Sementara Haejin Onnie yang tetap melakukan recording acara-acara.”

“Selain leader, Haejin Onnie juga bertugas sebagai orang yang tetap mengeksiskan nama Felidis saat kami sekolah.” Tambah Chihoon membuat tawa dari seluruh bintang tamu dan penonton.

Haejin mengangguk-angguk.

“Haejin-ssi tidak kuliah juga?”

“Oh aku kuliah,” Haejin mengangguk. ”Tapi tetap ada yang harus keluar dan menunjukkan bahwa Felidis itu ada, atau kami akan kembali tidak eksis seperti dulu.” Jawabnya.

Semua bertepuk tangan menghargai usaha Haejin.

“Ada rencana mengeluarkan album baru?” tanya Seunggi.

Haejin mengangguk. ”Persiapannya sudah dilakukan oleh pihak perusahaan, tapi kami belum mempersiapkan konsep dan belum rekaman juga. Wonder Girls baru saja comeback, dan perusahaan sedang fokus ke Wonder Girls untuk sekarang ini. Jadi kami belum tahu kapan kami akan comeback.”

Hodong mengangguk, lalu melirik Seunggi. ”Kita harus bertanya dengan metode seperti ketika bertanya pada Super Junior dulu.”

“Oh.” Seunggi mengangguk nurut saja.

“Chihoon-ssi.” Panggil Hodong tiba-tiba.

“Ne, Sunbaenim?”Jawab Chihoon bingung.

“Berapa banyak wanita yang datang sebagai bintang tamu Kang Shimjjang hari ini?” tanya Hodong sambil berpura-pura merapikan cue card-nya.

Chihoon mengangkat alis. ”Lima..” sambil menoleh-noleh. ”Felidis, Haejin Onnie, aku, Kyorin Onnie, lalu ada Ririn Onnie dan Nara Onnie.”

“Dari lima orang tersebut, berapa yang sudah punya pacar?”

Chihoon langsung melotot kaget, sementara Haejin yang sedang minum dan tidak disorot kamera terbatuk. Kamera menyorot Haejin, lalu Ririn yang menekap mulutnya, sementara Nara melirik Chihoon, hanya Kyorin yang tersenyum. Super Junior lain lagi, mereka ternganga, tapi tidak dapat menyembunyikan cengiran mereka.

Huft..” Chihoon menghela napas sambil melirik kakak-kakaknya satu persatu. Mulai dari Nara, Haejin, Ririn, dan Kyorin, lalu dia kembali menatap Hodong dan Seunggi.

 ”Hmm, lebih dari setengah.”

MWO?!”

“YA! Chihoonie!” omel Haejin.

Mwoya?!” Super Junior tertawa.

Nara geleng-geleng.

Kyuhyun sementara itu tertawa terbahak-bahak mendengarkan jawaban ‘sok jujur’ dari adiknya.

“Dari  lima orang perempuan disini, lebih dari setengah yang punya pacar?” ulang Seunggi kaget.

Aniyo.” Haejin, Nara, dan Kyorin menggeleng kompak.

Ririn memutuskan bicara lebih tepatnya dia mengumpankan diri….

”Aku tidak mau ini menjadi kesalahpahaman, jadi ada baiknya kalau aku jujur. Aku sudah punya pacar.” Aku Ririn diiringi teriakan heboh dari penonton dan Super Junior.

“Uuuh…” Haejin meringis.

Nara mengangguk-angguk ngeri.

“Jadi Ririn-ssi sudah punya kekasih?”Tanya Seunggi menyakinkan apa yang Ri rin katakanaitu benar.

“Ne.” Ririn mengangguk.

“Oh, kalau boleh tahu siapa dia?”Tanya Hodong dan Seunggi bersemangat.

Ririn tersenyum. ”Oh, dia itu pria, pastinya.”

“ Leeteuk Oppa, Oppadeul lainnya, ChoChoiLee, dan Felidis kenal dengan pacarku ini. Dia pekerja keras, aku tidak bisa menyebutkan identitasnya.” Ririn terkekeh.

 ”Yang jelas dia lebih tinggi daripada aku.”Ririn menambahkan sedikit clue lagi.

“Woah…” penonton bergumam.

“Apakah dia dari kalangan selebritis juga?”Masih penasaran Hodong dan Seunggi.

“Hmm,” Ririn nampak menimbang-nimbang. ”Hemm mungkin ya mungkin juga tidak.”Ririn berbicara masih berteka-teki.

“Ooooh..”Reaksi tidak puas dari studio.

“Apa ia orang Belanda?” Kejar Hodong. Yang lain yang mendengarnya tertawa kecil.

“Aku masih cinta produk lokal, sunbae.” Jawab Ri rin santai namun mengundang gelak yang lain.

“Kau mencintainya Ririn-ssi?”Pancing Hodong lagi.

GYAAAAA…” Haejin, Kyorin, dan Chihoon menjerit mendengar pertanyaan ini sementara Ririn nampak terkejut dan malu. Nara bersorak-sorak bersama Eunhyuk dan Heechul.

Ririn mengangguk malu. “Keurom.

Aaaaah, so sweet.”Berisik isi orang-orang didalam studio.

“Manisnya.”

“Dia pria yang beruntung, ya.”

“Dan dia tidak marah ketika tadi kau menyukai TOP Big Bang, dan bahkan memperlihatkan love line dengan Choi Siwon?” tanya Hodong penasaran.

”Dia tidak cemburu?”tambah Seunggi.

Ririn menggeleng. ”Tidak, dia tidak mudah cemburu.”jawab Ri rin sedikit tidak yakin LOL.

Aish! Kotjimal!” seru Haejin. ”Pacarmu itu pencemburu, Onnie.” Dan seluruh member Super Junior tertawa mendengar kata-kata Haejin.

Majyeo! Pria berhati Hello Kitty.” Nara meneruskan yakin.

”Tapi kurasa kalau dengan Choi Siwon dia tidak akan marah,” Haejin mengangguk-angguk yakin.

 ”Tepatnya pacarnya tidak akan berani cemburu pada Choi Siwon, kalau pada TOP Big Bang dan pria lainnya sering sepertinya.”kali ini Donghae yang bersuara.

Lagi-lagi Super Junior tertawa geli.

“Jadi, Ririn-ssi, kau mencintainya?”lagi-lagi Hodong berkata.

Suit-suit!”Riuh studio.

Asyiiiik!”

Ehem!”

“Oh, ne…” Ririn mengangguk malu dan semua langsung bersorak-sorak heboh mendengarnya.

Siwon mendesah berat dengan wajah kurang meyakinkan. ”Laki-laki beruntung.”

Kamsahamnida.” Ririn membungkuk padanya.

“Karena kau mencintainya maka buat video pernyataan cinta padanya!” tembak Hodong. Seketika Ri rin merasa ruhnya sudah terbang meninggalkan raganya.

WOAH! DAEBAK!” Yesung bertepuk tangan.

PARK RIRIN, PARK RIRIN…”

“Suit-suit!”

“Nikah! Nikah!”

”Chukahamnida! Chukahamnida.”

Ri rin masih membatu ditengah-tengah hiruk pikuk orang-orang yang bersuka cita diatas penderitaanya.

“Bagaimana Ri rin-ssi?” Tanya Seunggi

“Palliwa!” kejut Heechul disambut yang lain dengan hangat. Ri rin benar-benar pasrah. Kamera langsung menyorot dan meng-close up padanya. Mau tidak mau akhirnya Ri rin memperbaiki Posisi dan Ekspressinya. Perlahan-lahan dia menatap mantap ke kamera.

“Ik houd van jou voor altijd.” Ri rin berkata namun yang distudio langsung terdiam melongo.

“Leeteuk-ssi, apa kau mengerti apa yang dikatakan adikmu?” Tembak Hodong dan disambut dengan gelengan kepala dari Leeteuk.

“Yang lain?” Tanya Hodong lagi dan kompak semua menjawab tidak dan Ri rin langsung tertunduk lemas.

Kemudian   Leeteuk berdiri. ”Hyung, bagaimana kalau diulang sekali lagi dan Siwon-ssi berakting sebagai kekasih Ririn, dan Ririn melakukan video pernyataan cinta kepadanya?” usul Leeteuk itu langsung disambut standing ovation dari seluruh bintang tamu, kecuali Ririn yang meringis.

 ”Pacarnya tidak akan marah, Hyung.” Leeteuk berkata menyakinkan dengan cengiran khasnya.

            ”Jeongmalyo? Ya, boleh… kalau begitu Ririn-ssi, Siwon-ssi maju kesini!” Teriak Hodong.

            Heechul menarik Siwon maju, sementara Eunhyuk menarik Ririn untuk maju ke depan diiringi tepukan tangan riuh dari bintang tamu lainnya. Ririn dan Siwon menekap mulut mereka tidak menyangka.

            ”Berhadapan seperti ini,” Heechul membuat Ririn dan Siwon berdiri berhadapan, keduanya menunduk malu-malu, sementara yang menonton nampak menikmati dan terhibur.

            Leeteuk yang sudah duduk kembali, tertawa terbahak-bahak di bangkunya sendiri, begitu juga dengan Haejin dan Nara yang tidak bisa berhenti memegangi perut mereka saking gelinya. Wajah Ririn merah padam, sementara Siwon memasang tampang sok malu-malu.

            ”Ya, hana dul set… cue!” Heechul mengibaskan tangannya diantara mereka berdua.

            ”Bayangkan dia ini pacarmu yang sebenarnya, Ririn-ah, tunjukkan rasa cintamu kepadanya yang meluap-luap!” kata Eunhyuk dan Heechul yang ikut berdiri di tengah-tengah ruangan.

            Ririn menunduk malu sekali.

            ”Palli! Durasi! Durasi!” teriak Heechul rusuh namun bahagia tak terkira.

            Ririn akhirnya menghela napas pasrah. ”Oh…”

            ”Kau boleh panggil Siwon dengan sapaan yang biasa kau panggil pada pacarmu, Ririn-ah.” Ucap Eunhyuk lagi dengan smirk. Rasa-rasanya kalu membunuh itu tidak dosan Ri rin sudah ingin melemparkan monyet blonde itu ke sumur buaya!!

            “Dan jangan pakai bahasa Belanda lagi,” tekan Heechul dengan Seringainya dan itu   membuat Ri rin mati kutu!

            Ririn mengangguk menurut saja dan mengusap mukanya, menguatkan diri. ”Oh, Hubby…”

            ”GYAAAAAAA!” Haejin, Kyorin, dan Chihoon menjerit iri.

            ”Hubby, terima kasih, sudah selalu mendukung seluruh aktivitas dan kesibukanku. Selalu menjadi yang terbaik untukku…”

            ”AAAAAAA…” teriak yang lain.

            Ririn terus menunduk. ”Ehm, lalu terima kasih juga karena telah mencintaiku…”

            ”WOAAAAAAAA‼!”Studio benar-benar heboh sepertinya .——.

            ”Hubby, saranghae!” Ri rin mengakhirinya.

   Dan wajah Siwon super merah, mengangguk-angguk bodoh, sementara Ririn menutup wajahnya  malu tak terkira! Entahlah mimpi apa dia semalam. Para penonton dan bintang tamu lainnya tidak berhenti menjerit melihatnya.

            ”Siwon-ssi, jawablah sesuatu!” Sungmin menimpali!

            ”Keurae!” Kim Youngchul mengiyakan.

            ”Setidaknya jawablah.” Joori juga ikut-ikutan

            Siwon mengangguk. ”Mewakili pacarmu, ya… terima kasih, Baby.”

GYAAAAAAAA‼!” Kyuhyun melempar botol ke angkasa, Leeteuk dan Shindong menunduk di bawah kursi sambil terbahak-bahak, sementara gadis-gadis menjerit-jerit iri. Mereka bertepuk tangan riuh.

“Itu berarti, Park Ririn-ssi memang mengakui bahwa dia sudah memiliki seorang kekasih,” kata Hodong lagi setelah Ri rin dan Siwon kembali ketempat duduk masing-masing dan suasana studio sudah cukup tenang. ”Bagaimana dengan member ChoChoiLee lainnya? Haejin-ssi?”

Haejin yang tengah minum, lagi-lagi kaget dilemparkan pertanyaan. Melihat ekspresi wajahnya yang mong (bengong) itu, para penonton, kedua MC, serta bintang tamu mulai menertawainya.

“Apanya yang bagaimana denganku?” tanya Haejin bertahan.

“Haejin-ssi apakah ingin punya pacar?” tanya Hodong. ”Atau jangan-jangan justru sudah punya pacar?”

Wajah Haejin yang semula sok polos, kini menyeringai. ”Ah, pertanyaannya apakah ingin punya pacar?” ulang Haejin mendadak antusias, dan pura-pura berpikir. ”Tentu saja, aku ingin punya pacar.” Akunya sambil mengangguk.

”Apalagi melihat Ririn Onnie dan pacarnya, membuat iri siapa pun yang belum punya pacar.”

“Ooooooooh…” Super Junior ber-oh ria sambil mengangkat alis.

“Jadi apakah aku ingin punya pacar? Ya tentu saja mau, tapi siapa yang mau denganku?” tanya Haejin sambil mengangkat kedua tangannya santai.

Donghae yang duduk di belakangnya nyeletuk ala Cassanova-nya. ”Siapa sih yang tidak mau denganmu?”

Wajah Haejin berubah horror.

GYAAAAAAAAAAAA‼!” penonton, MC, dan bintang tamu menjerit-jerit.

“Haejin, Donghae mau tuh!”seru Kyuhyun.

“Yaaaa Donghae-yaaaa…”

“Lee Donghae, Lee Donghae, Lee Donghae!” Eunhyuk, Siwon, dan Kyuhyun menyemangati, sementara Donghae memasang senyum cassanova-nya. Haejin geleng-geleng sambil tersenyum.

Hodong lalu melempar pertanyaan pada Nara. ”Nara-ssi, bagaimana? Ingin memiliki kekasih?”

Belum sempat Nara menjawab, Heechul dan Leeteuk telah berseru. ”Dia sudah punya suami! Tidak perlu pacar!”

Kyuhyun terkekeh-kekeh geli.

“Ya suami itu kan bukan pacar, Oppa!” protes Nara.

“Apa gunanya punya pacar kalau ujung-ujungnya menjadi suami juga? Kau sudah punya suami, jangan memalukan klan Evil kita, Nara-ya, dengan ingin memiliki kekasih dikala telah memiliki suami! Biarpun evil, kita tak boleh selingkuh!” omel Heechul.

Dan ini kontan membuat semua kembali tertawa.

“Baik-baik, dan kini bagi maknae, para maknae. Kyorin-ssi dan Chihoon-ssi, apakah ingin memiliki kekasih?” tanya Seunggi.

Kyorin tersenyum. ”Rata-rata hampir semua perempuan seumuran kami ingin merasakan suka-cita berpacaran. Bagaimana rasanya makan diluar bersama orang yang spesial, nonton film bersama, atau sekedar jalan-jalan di Apgeujeong sambil bergandengan tangan.”

Semua bergumam mengiyakan.

“Tapi menjadi idol membuat kami tidak bisa melakukan hal-hal seperti itu,” katanya kemudian. ”Netizen dan paparazzi berikut fans dan sasaeng semua ada diluar sana, siap mencari tahu apa yang ingin kita semua lakukan. Jadi, aku merasa ingin punya pacar. Namun, belum siap untuk berpacaran.” Jawab Kyorin bijak, kemudian diiringi tepuk tangan.

Seperti biasa, Dewi Kearifan, Lee Kyorin.

“Chihoon-ssi?”lempar Seunggi.

Chihoon terkekeh. “Aku mau punya pacar, bukankah mengasyikan memiliki seseorang yang memerhatikan kita? Menyayangi kita, dan menerima kita apa adanya, dan kita juga menerima ia apa adanya. Terlepas dari status idol. Tapi kalau semua paket itu dimiliki tanpa perlu berpacaran aku rasa aku akan memilih yang satu itu.” Jelas Chihoon.

Super Junior tertawa.

“Jadi, Chihoon-ssi, maksudnya kini sekarang kau telah memiliki seseorang spesial?” tanya Seunggi.

Chihoon berpikir. “Spesial seperti pacar, tapi dia bukan pacar.” Jawab Chihoon lagi, dan kini semua bintang tamu tertawa. “Dia seperti seorang Oppa untukku, tapi ada perasaan yang aku akui, lebih dari sekedar Oppa. Dan tidak perlu berpacaran kurasa, seperti ini sudah cukup kok.”

Semua bertepuk tangan lagi.

“Baiklah kalau begitu, Kisah Kasih di Musim Dingin, bersama keluarga besar Super Junior, Felidis, dan ChoChoiLee. Alangkah menyenangkannya lagi, di musim yang mulai mendingin ini, jika kita memanaskan suasana?” tanya Hodong sambil membaca cue card.

Seunggi mengangguk setuju. Majyeo! Majyeo!”

“ChoChoiLee dan Felidis, akan berkolaborasi menjadi satu! Kita beri tepuk tangan yang meriah!”

OH, JINJJA?!” Super Junior yang tidak tahu menahu perihal ini langsung berdiri dengan kaget.

~~~

Supergirls (Felidis + ChoChoiLee) Outfit

Kelima gadis itu, Haejin, Kyorin, Chihoon, Ririn, dan Nara kini telah membentuk formasi. Haejin dan Chihoon di depan, di tengah Ririn, dan di belakang Kyorin dan Nara.

            Musik berputar, sementara kesepuluh member Super Junior sudah berjingkat-jingkat heboh.

’Because I naughty, naughty, Hey, I’m  Miss Simple’  Ririn muncul sambil mengacungkan jarinya. saat Haejin merunduk begitu pula Chihoon yang ada di depannya. ’Because I naughty, naughty’ Musik kembali dimulai, Haejin dan Chihoon maju ke depan, sementara Kyorin, Ririn, dan Nara selang seling di belakang mereka, lalu bergantian Kyorin, Ririn, Nara yang di depan, sementara Chihoon dan Haejin yang mundur.

Supergirls kanda!” Kyorin menyentak kamera.

Nara maju ke depan, dan mulai menari sambil bernyanyi, dibelakang kanan kirinya, sekarang Haejin dan Chihoon. ’Sesangi ne mang daero an dwindago hwaman nemyeon andwae keu reol pilyo opji’ Nara bernyanyi dan berusaha semirip mungkin ekspresi wajah dan suara dengan Kyuhyun.

Gantian Ririn maju ke depan diiringi tepukan heboh lainnya, ’keokcheong-do paljada jakeun ire nomu yeonyeonhaji marja mome chuji ana.’

Kembali Nara kembali ke depan sementara Haejin, Ririn, Chihoon, Kyorin membentang ke belakangnya membuka formasi segitiga, sambil bergerak mundur nyaris moonwalk. Sojeoki chuwatdaga napatdaga keureon keoji mwo cheung! seolchikhi uratdaga teoreochyeotda keureon taedo itji’

Haejin memisahkan diri lalu maju ke depan dengan wink genitnya, dan mulai bernyanyi. ’eocheomyeon kwaenchanha swiweo kaneun keotdo chua modeun geoshi ttae, ttae, ttae, ttae, ttae-ga itneun keonikka’ sambil membuat gerakan berbentuk persegi, dan wave dengan tangan kanannya.

Super Junior terus bersorak-sorak. ”Super Girls jjang!”

Ganti Chihoon maju ke depan memamerkan suara emasnya. ’Keuttaega namja-ramyeon chingul manna sul han chane teoreobeorigo (Alright!) Alright…” Super Junior di belakang mereka ikut meneriakkan fanchant ALRIGHT!

Lalu Kyorin maju ’Keuttaega yeoja-ramyeon chingul manna suda tteoreo nallyeobeorigo (Alright!) Alright, Alright’

Ririn maju ke depan menjadi visual charge di belakang kanan kirinya, Haejin dan Nara, lalu Kyorin dan Chihoon di kanan kiri bagian belakang lagi, memulai gerakan mengibas tangan atau lebih dikenal sebagai ’kepret dance’. ’Bwara Mr. Simple, Simple Keuttae-neun Keuttae-neun Keuttae-ro meotchyeo, Bwara Miss Simple, SImple, Keuttae-neun Keuttae-ro yeppeo (SJ Call), Bwara Mr. Simple, Simple Keuttae-neun Keuttae-neun Keuttae-ro meotchyeo, Bwara Miss Simple, SImple, Keuttae-neun Keuttae-ro yeppeo (SJ Call)’

Haejin berpindah ke tengah dan mulai menyilang-nyilangkan lengan dan menutup formasi segitiga, dengan Chihoon-Kyorin di baris kedua, dan Nara-Ririn di baris ketiga. ’Kaja kaja eoseo kaja Makhyeosseul ttaen dorakaja kot kotchi apa chukketdamyeon oneul haruman norgo boja’

Formasi pecah, dan ganti Chihoon di tengah, dengan senyum aegyo-nya. ’Han keurae-do keochin sesang chukeora ttwimyeon naman jicheo kidaryeobwa akkidwi pak neowi nari kot ultenikka’

’Blow your mind… kara Mr Simpe…” Haejin mengedip.

Blow your mind… ttae-ga watjanha Duryeowo malgo.’ Ririn yang ganti di tengah.

Blow your mind, kaja Mr Simple…’ Kyorin menepuk punggung Ririn.

’Blow Your Mind ttae-ga watjanha Junbi dwaetjanha.’ Kyorin kini di tengah.

Chihoon gentian di depan, ’Sok sseokneun iri an doo kaji anin seseang-e urin sara keukeon ae-do ara’ keempatnya melakukan gaya menunjuk ala Michael Jackson ke kanan, dan Ririn, yang berada di posisi paling kanan berpindah kembali ke depan sambil bernyanyi.

’mwo ireohke eoryeopna uri chal meokgo chal jago tto charamyeon kereohke hamyeon dwiji’

’Keuttae-ga hwa-ga na-myeon chingul mannna dwitdamhwaro peureobeorigo (Alright!) Alright…’ Kyorin bernyanyi diiringi Nara dan Haejin, sementara Ririn dan Chihoon freeze di sisi kiri.

Ganti Haejin yang kembali maju ke depan, ’Keuttae-ga kwireupda-nyeon norae borreo sori jilleo nalryeobeorigo (Alright!) Alright, Alright.’

Bwara Mr. Simple, Simple Keuttae-neun Keuttae-neun Keuttae-ro meotchyeo, Bwara Miss Simple, SImple, Keuttae-neun Keuttae-ro yeppeo (SJ Call), Bwara Mr. Simple, Simple Keuttae-neun Keuttae-neun Keuttae-ro meotchyeo, Bwara Miss Simple, SImple, Keuttae-neun Keuttae-ro yeppeo (SJ Call) J call J call J call…’

Kelimanya melakukan freeze, Haejin berpindah ke tengah dan menunjuk ke kamera. ’Dance!’

Super Junior ber-WOAAAAH keras, tatkala keempat gadis, minus Ririn yang freeze di belakang, melakukan dance break. Haejin melakukan gerakan wave dan slide ke depan, kemudian melakukan handstand dengan satu tangan, dan split sambil memukul lantai diiringi efek kaca pecah, dan berdiri sambil mengacungkan V sign ala Eunhyuk.

Ririn maju ke depan lagi. ’ jaryuran-ke mwo keuri byeol geo ittna Just Get It Get It, Sosohan iltaree jaemi !’

Super Junior berteriak : “DUNG DUNG DUNG, KUNG KUNG KUNG!”

Kyorin ganti di tengah. ’Sara-ittneun keuttael neukki-go shipna Just Grab It Grab It, kaseum ttwineun ne kkum-deuri aeki’

DUNG DUNG DUNG KUNG KUNG KUNG.

Because I naughty naughty!”

Nara maju ke tengah lagi. ’Ije keokjeong hajima ap-en choo-eun nari ulkeoya Shimgakan aekin da dwiro mirwodugo…’

Lalu digantikan Chihoon. ’Oneur-eun barke useobwa keuddae-wi hwanhan useum-e modu kibon choha-chyeo’ Keempat orang di belakangnya melakukan spin bergantian dan kembali dalam satu garis sejajar.

Bwara Mr. Simple, Simple Keuttae-neun Keuttae-neun Keuttae-ro meotchyeo, Bwara Miss Simple, SImple, Keuttae-neun Keuttae-ro yeppeo (SJ Call), Bwara Mr. Simple, Simple Keuttae-neun Keuttae-neun Keuttae-ro meotchyeo, Bwara Miss Simple, SImple, Keuttae-neun Keuttae-ro yeppeo (SJ Call)’

’Kaja kaja eoseo kaja Makhyeosseul ttaen dorakaja kot kotchi apa chukketdamyeon oneul haruman norgo boja’ Ririn kini di depan, dan keempatnya merapat padanya sambil ikut menyilangkan tangan mereka.

’Han keurae-do keochin sesang chukeora ttwimyeon naman jicheo kidaryeobwa akkidwi pak neowi nari kot ultenikka, Blow Your Mind kara Mr. Simple 
Blow Your Mind ttaega wattjanha Duryeowo malgo… Blow Your Mind kaja Mr. Simple
Blow Your Mind kara Mr. Simple’
Kelimanya strike a pose, dengan Haejin sebagai centre sambil memegang dagu mereka.

~~~

            Para penonton dan bintang tamu bertepuk tangan tak terkecuali Super Junior sendiri yang takjub melihat penampilan ChoChoiLee bersama Felidis membawakan Lagu Mr. Simple miliki mereka walau hanya berlima mereka melakukannya sangat baik.

            Mereka akhirnya kembali duduk di kursi masing-masing.

            “Woahhh deabak!” puji Hodong dan seunggi.

            “Kalian tidak hanya mengcover dancenya saja tapi juga menyanyikan lagunya! Kapan kalian latihan dan melakukan recordingnya?” Tanya Seunggi.

            “Dua hari sebelum acara ini.” Jawab Haejin mantap dan disambut tepuk tangan.

            “Hanya dua hari??” Tanya Hodong tak percaya. “Joengmal?”

            “Ne.” Jawab mereka serempak.

            “Berhubung aku , Kyorin dan Chihoon sudah perna menarikannya jadi tidak ada kesulitan. Itu pun latihan dua hari karena menunggu Rin onnie dan Nara yang baru bisa tiba di Seoul.” Haejin menjelaskan kembali.

            “ Wooahhh,” Penonton masih takjub.

            “Tapi kalian melakukannya benar-benar sangat baik.” Puji Hodong lagi di sambut anggukkan dan acungan jempol dari member Super Junior.

            “Sebenarnya, Felidis sudah terlebih dahulu melakukan rekaman jadi tinggal menyusul aku dan  Nara. Untuk 1 orang mengcover 2 orang, aku kebagian Soo oppa dan Siwon oppa sedangkan Nara kebagian Heechul oppa dan Kyuhyun.” Ri rin menambahkan.

            “Sejujurnya cukup sulit juga tapi berhubung sudah hapal lagu mereka diluar kepala dan sering melihat video perfom mereka jadi syukurlah semuanya lancar.” Ujar Nara. Yang di studio pun mengangguk-angguk mendengarkan penuturan mereka.

            “Ok baiklah sekarang kita akan membahasa hal lain. Berapa orang diantara kalian baik dari Felidis dan Super Junior yang sudah mulai terjun di dunia akting?” Tanya Hodong.

            “Kalau dari Felidis sendiri itu aku dan Kyorin.” Jawab Haejin.

            “Ne. Aku sudah perna ikut musical dan sekarang pun masih ada dua musical lagi yang aku mainkan,” Kyorin berbicara.

            “Jincha?” Seunggi terkesima. Karena sebagai actor dan penyanyi walau belum perna bermain di Musikal Seunggi tahu seberapa tingkat kesulitan jika ingin bermain di Musikal. Tidak hanya kemampuan acting saja tapi vocal pun harus bagus, karena itu dilakukan secara bersamaan. Untuk seusia Kyorin yang masih terbilang sangat muda itu merupakan hal luar biasa.

            “Ne. Sejauh ini aku sudah bermain di 4 Drama Musikal.” Kata Kyorin malu-malu namun pasti.

            “Ckck…luar biasa.”

            “Kalau dari Super Junior sendiri?”

            “Mungkin dari Super Junior itu setengahnya sudah pernah mencicipi dunia acting atau mungkin semuanya perna berakting. Karena kami pernah bermain film bersama,” Ujar Leeteuk sambil tertawa kecil dan disambut member yang lain  dengan anggukan dan senyum diwajah mereka.

            “Tapi yang benar-benar terjun di dunia acting?” Hodong kembali bertanya.

            “OO, Itu ada Kibum, Kangin, Heechul, Siwon, Yesung, Shindong, Sungmin, Ryeowook, Kyuhyun dan Donghae,” Jawab Leeteuk lagi dan lagi-lagi disambut anggukan oleh member lain.

            “Ne, sebagai mana kita ketahui juga Donghae-ssi dan Siwon-ssi telah menyelesaikan syuting mereka berdua dalam satu serial Taiwan yang sebentar lagi akan ditayangkan bukan?” Kata Hodong dan Donghae serta Siwon mengangguk bersamaan, bersemangat.

            “Bedanya, kalau Sungmin, Kyuhyun, Yesung dan Ryeowook lebih Ke drama Musikal dan yang lainnya serial telivisi serta film bukan?” tambah Seunggi. Mereka pun lagi-lagi mengangguk-angguk menyetujui.

            “Sebenarnya bukan lebih memilih dengan sengaja sih untuk bermain serial drama televisi atau film, hanya saja belum ada tawaran untuk Drama Musikal.” Siwon menimpali dengan percaya diri yang disambut dengan lirikan Ri rin yang seolah-olah ingin mengatakan (vokalmu dibagusi lagi hubby!).

            “Kalau begitu Baik Haejin, Kyorin, Ryeowook, Kyuhyun, Sungmin, Shindong, Yesung, Siwon, Donghae apa kesulitan yang perna kalian alami dalam berakting. Karena seperti yang diketahui basicnya kalian adalah para Idol yang identik dengan bernyanyi dan menari saja?”

            “Jujur saja aku merasa cukup sulit ketika bermain drama kemarin. Itu Let’s Get Married merupakan debut aktingku dan langsung di sandingkan dengan 2 sunbae  yaitu Changmin-ssi dan Minho-ssi yang sudah terlebih dahulu bermain drama banding aku,” Mendengar Haejin tadi menyebutkan nama Minho, raut wajah Donghae sedikit berubah ditambah lagi member yang lain sudah melihat kearahnya dengan senyum-senyum ‘banyak’ maksud!😄

            “Tapi bersyukurlan Sunbae-nim yang lain sangat membantuku dan menutunku termasuk,  Joori onnie, “ tambah Haejin sambil melihat kearah belakang menunjuk Jung Joori yang sebagaimana diketahui juga ikut serta bermain dalam drama Let’s Get Married

            “ Kesulitan pasti perna kami alami semua tapi seperti yang Haejin bilang tadi para sunbae-nim, kru dan orang disekitar kami sangat membantu kami, jadi ya sedikit banyak itu merupakan pengalaman dan pelajaran yang berharga,” Siwon menambahkan diikuti anggukkan yang lain tanda setuju.

            “Untuk para actor dan aktris Musikal yang masih muda-muda ini bagaimana?”

            “Benar yang telah dikatakn Haejin dan Siwon. Apalagi untuk drama musical sendiri itu dipentaskan secara live dan tidak ada take ulang kalau kita melakukan kesalahan, kalau bisa jangan sampai terjadi. Jadi kita harus benar-benar pintar menjaga kestabilan acting dan suara dalam waktu yang bersamaan.” Yesung menjelaskan.

            “Oh, begitu. “

            “Apakah ada adegan berciumannya?” Tanya Seunggi polos namun tajam tepat pada sasaran membuat Hodong yang tadinya bengong sejenak jadi terkikih sedangkan bintang tamu yang lain ekspresinya bercampur apalagi para idol actor–aktris yang ditanya sedangkan penonton langsung riuh. Haejin langsung mengusap muka dan duduk gelisah, Sungmin hanya tersenyum sambil menundukan wajah, Siwon sudah membuang muka, Donghae langsung menatap lurus wanita yang didepanya. Member yang lain sudah bersiul-siul, Nara langsung melayangkan death glarenya pada Kyuhyun sekilas membuat Kyuhyun jadi salah tingkah.

            “Iya benar juga Seunggi-ssi, kau pun pernah bukan adegan berciuman?” Tanya Hodong dan Seunggi langsung tertawa menutup wajah seperti terkena senjata makan tuan.

            “Diantara kalian ini yang sudah pernah bermain drama, baik itu film, serial maupun yang musical, siapa saja yang pernah melakukan adegan ‘itu’’ kata hodong dengan tanda kutip dikata ITU.

            “Aku belum, sunbae, apalagi untuk seusiaku itu belum boleh untuk memerankan adegan seperti ‘itu’” Kyorin berkata sambil mengikuti Hodong dengan memberi tanda kutip dikata ITU, penonton distudio yang melihatnya jadi tekikih. Sedangkan orang-orang yang sepertinya bukan hanya pernah melakukan adegan ITU ekspressinya sudah bercampur secara tak kasat mata apalagi untuk Siwon dan Haejin terlihat sekali menjadi gelisah.

            “Kenapa Haejin-ssi dan Siwon-ssi raut wajahnya berubah ya?” pancing Seunggi, sedangkan Haejin dan Siwon berusaha sedemikan mungkin me-nor-mal-kan diri mereka lagi. Di belakang Haejin, Donghae tak berkedip, sedangkan Ri rin yang berada didepan Siwon, posisi duduknya agak menyerong sehingga dapat melihat Siwon yang salah tingkah diperhatikan begitu.

            “Sebelumnya kita tanya yang lain dulu,” kata Hodong mencoba menetralisiskan keadaan. Ya bisa dibayangkan bagaimana sekarang Suasana didalam studio saat ini.

            “Ehm kalau Musikal itu ya begitulah namun tidak diulang-ulang kok adegannya,” kata Sungmin diamini Yesung.

            “Kyuhyun-ssi?” tanya Hodong

            “Tidak ada,” kata Kyuhyun

            “Lebih tepatnya adegan itu di cut,” kata Kyuhyun yakin

            “Bukan ditutup dengan TOPI ya?” celetuk Nara dengan menatap manik mata Kyuhyun membuat member lain terkikih tapi tidak denga Haejin dan Siwon. Kyuhyun yang yang dibegitukan oleh Nara langsung membuang muka pura-pura tak peduli.

            “Baiklah dengan Haejin-ssi dan Siwon-ssi?”

            Mereka berdua lagi-lagi seperti meninjak bara api, dijawab atau tidak tetap saja nasib mereka sudah berada diujung tanduk.

            “Jadi, Haejin-ssi berapa kali take?’Tembak Hodong

            “Howwaaaaaa..” seruh penonton dan member Super Junior langsung mendekap mulutnya, Haejin sendiri ekspressinya langsung MONG.

            “Kurasa kalau Haejin sudah ada yang melatihnya jadi cukup sekali take kan Haejin-ah?” Donghae menyeringai dan penuh penekanan.

            “Mwooyaaa..” Riuh studio. Para member Super Junior saling berhigh five dan terkekeh tidak dengan Haejin yang menutup wajahnya.

            “Oppa…” rengek Haejin. Nara dan Ri rin hanya melihat prihatin pada Haejin.

            “Hodong sunbae, kalau untuk Siwon oppa aku tahu yang mesti ditanyakan,” tiba-tiba Ri rin bersuara membuat studio hening.

            “Dengan siapa yang paling berkesan?’ lanjut Ri rin polos  menatap Hodong dan kemudian Siwon yang sudah terdiam. Yang lain hanya ber oH panjang.

            “Rin-ah itu JLEB!” timpal Eunhyuk dengan tertawa memegang perutnya.

            “Mungkin jika kau yang jadi pemeran wanitanya itu yang paling berkesan.” Tiba-tiba Siwon menjawab disela-sela hiruk piku tadi membuat suasana setudio jadi hening lagi mendengar jawabanya. Tapi selanjutnya terdengar siulan kencang dan gelak tawa lagi. Ri rin langsung memutar kursinya menghadap kedepan lagi.

            ”Oke, Seunggi-ssi, terlalu banyak rahasia disini,” Hodong berkata pada partner-nya yang tertawa. ”Aku mencium bau banyak hal yang ambigu disini.”

            ”Ne.” Seunggi mengangguk. ”Tapi tumben Hodong Sunbae tidak bisa mengungkap rahasia-rahasia disini?”

            ”Rahasia ini semacam, lima belas melawan kita berlima, ya tentu saja susah membongkarnya!” gerutu Hodong diiringi tawa lima belas orang yang dimaksud, Super Junior, dan Felidis + ChoChoiLee.

            Seunggi mengangguk. ”Baiklah, sekarang hampir di penghujung acara, Kang Shim Jjang Spesial, Kisah Kasih Musim Dingin, atau ChoChoiLee Spesial,” semua tertawa lagi. ”Tapi, kita tetap tidak lupa pada corner yang satu ini…”

            ”Benar sekali…”

             ”TEUKIGAYO!”

            Semua bertepuk tangan lagi saat Leeteuk, Eunhyuk, dan Shindong mendorong sebuah meja berisi bel penentu yang akan diputuskan oleh Eunhyuk sementara Leeteuk dan Shindong di tengah-tengah siap memandu acara.

             ”Kang Shim Jjang… TEUKIGAYO!” seru mereka bertiga pada saat yang bersamaan sambil menunjukkan tangan mereka.

            ”Shindong-ssi,”

             ”Ne?”

             ”Acara kita hari ini temanya Kisah Kasih di Musim Dingin, atau lebih spesifik lagi seperti kata Seunggi-ssi, ChoChoiLee Spesial.” Kata Leeteuk menerangkan. ”Ketiganya terkenal dalam bidang masing-masing, baik penyanyi, lalu novelis, dan sebagai direktris.”

            ”Ne, benar sekali, maka kali ini, kita akan mengetes kemampuan mereka melakukan tes talenta mereka masing-masing, yang pasti telah mereka persiapkan. Jadi siapa dulu yang kita panggil dari ketiga gadis cantik ini?” tanya Shindong.

            ”Park Ririn!”

            Semua bertepuk tangan, saat Ririn berdiri sambil tersenyum-senyum malu maju ke depan.

             ”Ririn-ssi, akan menunjukkan bakat apa disini?” tanya Leeteuk.

            ”Aku akan menari,”

            ”Wah! Menari lagi?!”

             ”Ne,” Ririn menganggukkan kepalanya. ”Lagu dari salah satu girlband, dan kebetulan pacarku sangat menyukai music video dari girlband tersebut.” Ririn melanjutkan.

            ”Oh, jinjja?!” Jung Joori di belakang memekik.

             Kyuhyun dan Donghae saling pandang, Heechul, Yesung, Sungmin, dan yang lainnya tertawa. Siwon nampak bingung.

             ”Lagu apa itu?” tanya Shindong.

              Ririn tersenyum sok misterius. ”Kalian akan tahu sendiri.” Lalu Ririn di persilakan maju ke tengah. Lampu mulai redup, tapi spotlight mengarah pada Ririn yang menunduk. Lalu musik mengalun, dan suara tawa Haejin, Donghae, Nara, Chihoon, Heechul terdengar mendominasi.

Eodil chyeoda bwa, nan yeogi itneunde

 

Neottae mune nae maeum eun, gabot ibgo ijen naega matseo julge

Ni hwasareun Trouble! Trouble! Trouble! nareul no ryeosseo

Neoneun Shoot! Shoot! Shoot! naneun hoot! hoot! hoot! 

Dogi bae in ni mare na, sangcheo ibgodo dashi jundu beonjjae Chance

Neon yeokshi Trouble! Trouble! Trouble! ttaereul noryeosseo

Neoneun Shoot! Shoot! Shoot! naneun hoot! hoot! hoot! 

Ririn mengakhiri tarian anak panahnya dengan senyum gemilangnya, dan seluruh member Super Junior beserta, Haejin, Nara, dan Chihoon berdiri sambil tertawa memegangi perut.

             Hanya Siwon yang wajahnya nampak kesulitan.

            ”Siwon Oppa,” kata Ririn.

             ”Ah, ye?” tanya Siwon lingung.

            ”Mewakili kekasihku, bagaimana penampilanku tadi?” tanya Ririn sambil tersenyum.

             Donghae dan Heechul bernyanyi. ’Trouble, trouble, trouble…’

            ”Ah, ye, daebak!” Siwon hanya mengacungkan jempolnya namun menggeleng-geleng setengah meringis.

            “Sexy-an mana dengan balley dancer yang di Starking waktu itu?” ujar Ri rin menatap polos namun membuat Siwon hanya menelan ludah.

             Eunhyuk menekan ding dong daeng tanda Ririn berhasil melewati tantangan talentanya.

            ”Peserta kedua, masih dari ChoChoiLee, Lee Haejin!”

             Haejin berdiri meletakkan selimut yang digunakan untuk menutupi kakinya dan berjalan ke tengah panggung sambil merapikan kunciran rambutnya yang tinggi.

            ”Haejin-ssi,” kata Leeteuk saat Haejin sudah berada diantaranya dirinya dan Shindong. ”Apa yang akan kau tunjukkan sebagai talentamu hari ini?”

             Haejin menepukkan tangannya. ”Karena aku adalah seorang penyanyi, dan sangat menyayangi keluarga JYP Nationku…” Leeteuk dan Shindong mengangguk-angguk. ”Juga karena uri Wonder Girls…” Donghae yang sedang minum langsung tersedak di belakang. Haejin mengabaikannya. ”Baru saja melakukan comeback, maka aku akan menarikan lagu Wonder Girls, yang paling hit, tentu saja, Nobody!”

             ”Oke, kita sambut dengan meriah, Felidis Haejin, Nobody.

            Haejin bergerak ke tengah panggung dan mulai menari.

You know i still love you baby 

and it’ll never change 

I want Nobody nobody but you 

I want Nobody nobody but you 

Nandareul sarameun shiro niga animyeon shiro 

I want Nobody nobody nobody nobody 

Make me your lady, Make me your lady

Naui sarangeul neoege julge

Jeoldae huhoehaji anke haejulge No

Eunhyuk mengetukkan palunya pada bel, yang kemudian berbunyi ding dong daeng dan Haejin membungkuk puas, padahal member Super Junior kini tertawa terbahak-bahak, padahal tidak ada yang lucu.

             ”Woah, penampilan yang menarik,” Leeteuk dan Shingdong cekikikan bersama-sama. ”Dan sekarang, tiba di member terakhir ChoChoiLee. Kwan Nara!”

             Lalu Nara yang berdiri dan meletakkan selimutnya menghampiri Leeteuk dan Shindong.

            ”Nara-ssi, mau menunjukkan apa?”

            ”Ah, karena Ririn Onnie dan Haejin Onnie menari, maka aku tidak mau kalah, meski badanku kaku.” Nara melanjutkan.

            ”Menari lagu apa Nara-ssi?”

             ”Kita lihat nanti,” Nara melenggang pede ke tengah panggung, sama seperti Ririn, lampu sorot hanya menyinarinya, dan musik di putar, kembali para bintang tamu tertawa terbahak-bahak.

Gaseum dugeundugeun machi 

Ggumgguneundeut

Nan geureum wireul dungdung 

Sarangingabwa

MYSTERY MYSTERY

Molla Molla ajig naneun Molla

Gibon Gibon saranggongshig 

Saramdeure ibyeolgongshig

HYSTERIC HYSTERIC

Dalla Dalla naneun neomu Dalla

Nae mamdaero nae ddeutdaero

Choha Choha NU ABO

Na Na Na Na Na~ NU ABO


            ”Woah!”

            DING DONG DAENG.

             ”Nara-ssi, kenapa kau menarikan lagu NU ABO? Padahal lagu f(x) ada yang baru, kan?”

            Nara tersenyum tipis. ”Ehem, aku suka bagian dung dung…”

             Leeteuk dan Shindong terbahak lagi, dan mempersilakan Nara duduk.

              ”Baiklah, terima kasih untuk hari ini dan itulah, TEUKIGAYO special corner, kamsahamnida!” Leeteuk, Eunhyuk, dan Shindong membungkuk bersama-sama lalu kembali ke tempat duduk mereka masing-masing.

              ”Ne, kamsahamnida, Teukigayo,” kata Hodong lagi sambil bertepuk tangan. ”Woah, tidak terasa sudah semua cerita kita bagi. Seunggi-ssi…”

             ”Ne?”

             ”Ada yang kau harapkan dari bintang tamu kita yang kebanyakan laki-laki ini? Atau tamu perempuan kita yang justru mendominasi hari ini?” Tanya Hodong diiringi tawa dari penonton.

            Seunggi mengangguk-angguk. ”Selain SNSD fan, aku juga merupakan fans dari Felidis.”

            ”Oh, jinjja?!” ketiga gadis Felidis memekik.

             ”Ne, keuromnyeo!”

            ”Ya! Kami juga penggemar Felidis!” Ryeowook tidak mau kalah.

            ”Ne, majyeo majyeo majyeo! Kami juga penggemar Felidis, seluruh member Super Junior adalah penggemar Felidis!” kata Donghae lagi yakin.

             Seunggi meneruskan. ”Ne, untuk itulah, setelah Felidis lama promosi di Jepang dan meninggalkan Korea, aku sangat ingin melihat mereka menari dan bernyanyi lagi.” Kata Seunggi. ”Bagaimana dengan kalian?”

            ”Yah,” keluh Chihoon. ”Tapi kami justru mempersiapkan penampilan khusus hari ini, tidak mempersiapkan lagu kami.”

              ”Penampilan khusus?” Tanya Hodong penasaran.

            ”Ne,” Chihoon mengangguk dengan mata besarnya yang full aegyo. ”Kami sengaja tidak mau menyanyikan lagu Breaking The Heart atau lagu-lagu kami terdahulu, melainkan mau menyanyikan lagu favorit Super Junior Oppadeul.”

            Tiba-tiba kesepuluh member wajahnya berubah tidak enak.

             ”Chihoonie,” Kyuhyun memanggilnya dengan nada memperingatkan.

              ”Kesukaan Super Junior?” ulang Kim Hyojin heran. ”Maksudnya lagu favorit seluruh member Super Junior?”

             Haejin mengangguk. ”Ne!” semua menoleh pada Haejin. ”Akan kami buktikan kata-kata Oppadeul yang katanya penggemar Felidis!”

            ”Aiya, mwoya?!” keluh Siwon.

             ”Boleh kami ganti pakaian kami dulu?” pamit Haejin, diikuti Kyorin dan Chihoon yang berdiri.

            ”Oh ye, silakan, silakan.”

            Lima belas menit kemudian ketiga Felidis tersebut muncul kembali dengan floral dress berbeda warna, namun dengan model sama. Ketiganya memakai kalung berinisial nama mereka masing-masing.

            ’Oppa… kau kecewakan hatiku…’ Haejin mulai bernyanyi dengan wajah sendu super dibuat-buat, sementara Kyorin menunduk, menahan tawa di sebelahnya, dan Chihoon ikut-ikutan memasang wajah super melankolis seperti Haejin.

’Kau bilang kau cinta padaku… kau bilang aku satu-satunya dalam hatimu… namun saat ku jauh apa yang terjadi saat kubuka laptopku… kau bilang kau suka…’ Haejin berhenti bernyanyi, kemudian ketiganya langsung melakukan diapers dance.

 

hajima hajima mamamamamamamama

gajima gajima mamamamamamamama

I Love you

seuljjeokseuljjeok barabojima

banjjakbanjjak naeipsul barabojima

johahaneun urisai meoreojilkkabwa

meoreojilkka duryeowo

Super Junior, Ririn, Nara, Kim Hyongchul, Jung Joori, dan Kim Hyojin langsung tertawa terbahak-bahak, kecuali Sungmin, Donghae, Leeteuk, Eunhyuk, Shindong, dan Yesung.

              Chihoon berbalik dan mendekati Sungmin, sambil memegang microphone-nya erat, dan bernyanyi dengan wajah sendu. ’Oppa, you make me feel like weak girl…’

            Lalu Kyorin ikut mendekati Ryeowook dan bernyanyi. ’Don’t worry baby I might be fall in love… with you…’

            ”Stop!’ Haejin berteriak. ’Fe-fe-felidis… why you playing this game?”

             Chihoon menepuk bahu Sungmin dengan pout menggemaskan. ’Why?’ Sungmin meringis.

            ’Why you playing this game?” Tanya Haejin mendekat kearah Leeteuk.

            ’Fool…’ Nara menjawab mikrofon yang disorongkan oleh Kyorin padanya, Kyorin tertawa bertepuk tangan.

            ’Why you playing this game?’

             ’Stupid!’ omel Chihoon meninggalkan Sungmin dan kembali ke panggung begitu pula Kyorin.

            ’Keep our head up, cause we’re mighty Felidis, you just blow your chance, I’m sorry sorry mister, keep our head up to the sky, cause we mighty Felidis, once more… Felidis!’ teriak Haejin sambil mengacungkan jarinya ke atas.

            ’FELIDIS!’ sorak Kyorin, Chihoon, Nara, dan Ririn.

’Stop trippin’ Na reul katgodo neon Keep slippin'(Cuz’ I’m O.K)

Baramkki seokkin ni maltu yeogi jeogi yeokkin neon seonsu

Wae iri- wae iri-wae iri, Neon keuri-keuri-keuri’

Haejin mulai menyanyikan bagian rapp-nya sementara Kyorin dan Chihoon ikut menari.

Haejin naik dan berdiri diantara tempat duduk Kyuhyun, Siwon, Donghae, menunjuk ketiganya sambil meneruskan.

 Number 1 cheater Niga neomu miwo… Gomin haneun nae moseubi sirheo!’

’Naman saranghanda yeopguri kokkok jjilleonohgo Ijewa ddeonagamyeon modeunge da keuman ini

 Kyorin bernyanyi sambil menari dengan pandangan pura-pura kesal, tapi senyum geli tak bisa ditahannya, melihat kakak dan adiknya sibuk mengganggu member Super Junior, yang ’tidak setia’.

’Na honja apa neon jeongmal nappa Eonjenga kapa julgeoya nae sangcheo modu da…’

 

** Na jeongmal hwaga na wae jakku kajigo nora

Jinjja michil keot gata

Na jinjja hwaga na neon ajik sarang eul molla

Baby soki teojyeo nunmuli heureune, yeah

Baby-baby-baby-baby-baby ni kkajitge mwonde

Baby-baby-baby-baby-baby wae na reul apeuge hae

Baby-baby-baby-baby-baby

Ni kkajitge mwonde

Nae nune nunmul namyeon ni nun e neun pinunmul na

Ketiganya strike a pose dan melambai-lambai pada kamera diiringi tepukan riuh, terutama dari Nara dan Ririn yang. Lalu ketiganya membungkuk-bungkuk.

            ”Daebak~” Seunggi mengacungkan jempolnya. ”Aku benar-benar penggemar berat Felidis!”

             Super Junior Nampak lesu.

             ”Jadi, Super Junior beralih menyukai Girl’s Day saat Felidis pergi ke Jepang?” Tanya Hodong.

              ”Ne!” kompak Haejin dan Chihoon menjawab.

            ”Aniya! Bukan selingkuh!” Leeteuk, Yesung, Donghae, dan Sungmin berseru.

             ”Kami menonton acara MNET Beatles Code,” Chihoon meneruskan. ”Donghae Oppa, lalu Sungmin Oppa, Yesung Oppa bilang mereka suka Girls Day. Lalu dalam Hello Baby, bahkan Sistar Onniedeul dikhianati Leeteuk Oppa.

             Semua tertawa lagi.

              ”Aniyo!” rajuk mereka.

             ”Cukup tahu aja ya, kalau kita tidak ada kalian suka lirik-lirik,” Ririn menimpali.

             ”ANIYO!” kini Kyuhyun, Siwon, dan Donghae serempak menyahut.   Nara terbahak.

            ”Baiklah kita berikan tepuk tangan meriah untuk Felidis!” sorak Hodong lagi sambil mempersilakan ketiga gadis itu duduk. ”Ne, woah… Seunggi-ssi, bagaimana? Puas, setelah melihat Felidis?”

            Seunggi mengangguk. ”Oh, keuromnyeo! Lama sekali tidak melihat Felidis.”

            ”Lalu ada high light kita hari ini sebelum usai. Tidak mungkin mengundang mereka kemari, tanpa melihat aksi ketiga gadis yang kabarnya selalu membuat gempar dorm Super Junior ini.” Kata Hodong sementara member Super Junior mulai was-was dan saling pandang kembali.

            ”Oh, jinjja?! Mereka akan tampil?” tutur Gag-man dan Gag-women yang sudah jadi pengisi acara tetap disana.

            ”Tentu saja! ChoChoiLee!” sorak Hodong bersemangat.

             ”Ah, andwae, andwae, andwae! Ini bahaya.” Buru-buru Heechul pindah duduk di belakang.

            Seluruh member Super Junior, kecuali Kyuhyun, Siwon, dan Donghae, berpindah tempat di belakang dengan wajah harap-harap cemas, sementara ChoChoiLee berdiri, termasuk Haejin yang baru duduk.

            ”Ini adalah goodbye stage kami ChoChoiLee,” kata Ririn. ”Sesudahnya, kami mungkin tidak akan pernah menari lagi, kecuali Haejin.” Nara mengangguk. ”Boleh kami ganti pakaian dulu?”

              ”Oh, silakan.”

             Ketiganya buru-buru masuk kembali ke dalam kamar ganti, diiringi tatapan Super Junior yang super cemas. Kurang lebih sekitar dua puluh menit, barulah ChoChoiLee muncul memakai jubah berwarna hitam, wajah Nara dan Ririn menunduk, supermerah, sementara Haejin nampak senyum-senyum.

            ”Kan di tutupin jubah!” tunjuk Ryeowook ngeri. ”Siap-siap nanti malam dorm hancur.” Keluhnya.

             Kyuhyun, Siwon, dan Donghae menelan ludah sok tenang dan menatap lurus ke depan, dimana ketiga gadis itu berdiri merapat satu sama lain. Haejin berbisik pada keduanya. ”Ayo, setelah jubahnya dibuka, kita harus percaya diri, Onnie, Nara, oke?”

             ”Oke.” jawab keduanya.

             Lampu tiba-tiba mati. Hanya ada satu spotlight lagi yang menyorot ketiganya yang sudah membuat formasi segitiga. Haejin di depan, sementara di belakangnya, Nara dan Ririn.

            Musik di putar, dan ketiganya langsung melempar jubah mereka ke belakang, entah siapa yang menangkapnya. Langsung saja seluruh member Super Junior ternganga dan beberapa diantaranya langsung menutup mata.

            Ketiganya bukannya tidak memakai pakaian, ketiganya tetap memakai pakaian lengkap. Namun, bagi member Super Junior, ketiganya tidak pernah berpakaian minim seperti ini, ya kecuali ketika mereka tampil di Star Dance Battle awal tahun 2011 lalu.

            Pakaian Ririn terbuka di bagian pundak, hanya dilingkari tali-tali yang menambah kesan seksi dan menantang, bajunya longgar, dan cukup pendek, sehingga perut ratanya sedikit terekspos. Padahal Ririn paling jarang memakai baju terbuka.

             Nara pun demikian, bajunya memang tanpa lengan dan tidak hanya ditutupi tali seperti milik Ririn, namun bagian bahu dan sedikit turun ke bagian dadanya, berupa jaring-jaring hitam transparan, yang menggoda.

            Terakir Haejin, image seksi memang terlanjur melekat padanya. Terlebih dengan pakaiannya yang kini ia kenakan. Baju tersebut terbuka lurus dari arah dada hingga ke perutnya, sehingga pusar bertindiknya terlihat, dan punggungnya pun terbuka hingga hampir ke pinggang.

             Jika Nara dan Ririn mengenakan skinny jeans ketat, maka Haejin hanya memakai shorts pants yang mengekspos kakinya, hingga terlihat jenjang.

             Mungkin kini, Kyuhyun, Siwon, dan Donghae tengah terkena serangan jantung melihat pakaian ini. Keterangan gambar : Ririn – Haejin – Nara

’Ireoke duri neowa dan duri

Eonjena urin dalkomhan iyagil hagopa

Duri duri oneulbam duri saranghae uri duri duri baby’

Haejin maju ke depan dan membuat gerakan seduktif mengelus kakinya hingga ke bagian pahanya.

 

’Jalppajin dariwa oemo neoneun naege banhaji, Geudaereul hyanghan wingkeu hanbeon naege ppajiji’

   Nara, yang kini percaya dirinya muncul ikut bergerak menggoda.

Ni nopeun kotdae nae mommaen eottae…’

   Ririn kini melakukan wave ringan sambil mengangkat satu tangannya ke atas.

Nae apeseon ni modeunge muneojigo malkkeol’

   Kembali Haejin maju ke depan sementara Ririn dan Nara seolah merayap di atas panggung membuat Super Junior meringis di belakang kembali.

Saranghanda malman malgo boyeo jugenni, Nado niga mame deureo chumeul chugenni…’

   Nara di depan lagi, bergoyang super manis.

Neowa nan waenji jakkuman waenji’

   Ririn melekukkan tubuhnya sehingga berbentuk S line sempurna dan melanjutkan.

 ’Tonghal geotman gata neoreul sarang halgeot gata.’

   Ketiganya kemudian melakukan gerakan mendorong ke kanan dan ke kiri, lalu menyusupkan kedua tangan mereka, ke bagian dalam paha mereka dengan bibir yang digigit seduktif setiap melantukan ah…

Ireoke duri (ahh…) neowa dan duri (ahh…)

Eonjena urin (ahh…) dalkomhan iyagil hagopa…

Duri… (ahh…) duri (ah…) oneulbam duri (ah…) saranghae uri duri duri baby

Ketiganya berbalik dan mendekati tempat Kyuhyun, Siwon, Donghae duduk sendirian, sementara member Super Junior lain menyemut di belakang ketiga pria itu. Lalu gadis-gadis ini dengan senyum sumringah dan menantang, menggoyangkan pinggul mereka seduktif.

’Lalalalala… lalalalala… lalalalala…’

Kyuhyun kelihatan serius, Siwon pucat menahan emosi, sementara Donghae seperti orang terkena asma. Kemudian ketiganya berbalik lagi ke tengah panggung.

’Yo! ChoChoiLee is in the house, yeah!’

Haejin mulai rapp desahnya.

 ’modu gachi Make it bounce Deureobwa jigeum nae mal oneulbam tonight…”

Kemudian dengan tangan kanannya, ditariknya kaki kanannya naik hingga lurus ke atas, dan memperlihatkan paha hingga betis mulus kecokelatannya, Ririn dan Nara melewati kaki Haejin dan Haejin terus melantunkan syair rapp dengan suara rendah mendesahnya.

 ’Dagawa malmotaetdeon yaegi uri dulmanui jakgo jageun soksagim, Geurae neon jigeum nal neomu wonhaji gabyeoungeon sirheo nae moseubi Dareun jangso…

Ririn dan Nara berteriak sambil meliukkan tubuh mereka. ”AFTER PARTY…”

             Haejin melanjutkan. ’geokjeongma ireon nae…’

            Kembali Ririn dan Nara menyahut dengan gaya centil menggoda. ’SEUTAIRE…’

            ’Oneulbameun huhoeanhae nae mameul ppaeseobwa Bad boy.’ Tutup Haejin, ketiganya menyebar lagi dan menggoyangkan tubuh mereka, seperti biasa di tiap bait ah mereka mendesah keras dan menyusupkan kedua tangan mereka ke dalam paha bagian dalam mereka.

Ireoke duri (ahh…) neowa dan duri (ahh…)

Eonjena urin (ahh…) dalkomhan iyagil hagopa…

Duri… (ahh…) duri (ah…) oneulbam duri (ah…) saranghae uri duri duri baby

            Terakhir, berlagak seperti model Haejin di depan berbalik arah dan berjalan lurus ke arah tempat duduk Super Junior yang wajahnya sudah merah, menahan pikiran liar mereka atau entah apa, diikuti Nara dan Ririn yang juga demikian. Terakhir ketiganya bergaya super sexy bersama-sama.

   ”ANDWAE!” teriak Super Junior seusai ketiganya menari.

            Heechul, Leeteuk, dan Eunhyuk, buru-buru maju ke panggung dan memakaikan ketiganya jubah-jubah hitam itu kembali. Ketiganya tertawa malu, terlebih Nara dan Ririn.

             ”Woah! Jinjja, ChoChoiLee DAEBAK!” kata Seunggi dan Hodong.

             ”Aku tidak mau tahu, untung aku di camp militer,” Heechul menepuk-nepuk dadanya.

             ”Kalau begitu pemirsa terima kasih telah menyaksikan Kang Shim Jang special Kisah Kasih Musim Dingin.” Tutup Hodong.

             ”Annyeonghaseyo.”

             Seluruh bintang tamu sudah berdiri bersama-sama di panggung sementara ChoChoiLee sudah menghilang tertutup kerumunan member Super Junior yang sedang berbicara serius, nyaris histeris pada mereka.

            ChoChoiLee, kalian benar-benar…

-Keutt-

109 thoughts on “{ChoChoiLee} Strong Heart Trap 2/2

  1. Hahahaha gila gilaaaa
    Bikin kyusihae naik darah abis ini!! Hahahhaha
    Gimana nih nasib dorm?? Yaampunn *tepuk jidat*
    Hae pasti nangis kejer niihh.. Kalo kyu pasti mmesum hahahaha
    Siwon?? Cuma pasrah kayanya hahahah *ngakak guling-guling*

  2. hhhmmm.. part 2 jauuuuuuuuuuuuuuuuu lebih seruuuuuuuuuu!!!!!!!!! hihihihi

    suka perform chochoilee + felidis di miss simple.. ama haejin yg nobody…

    aduh aduh chochoilee……….. SEXYYYYYYYYYYYYYYYYY ABIZZZZZZZZZZ..

    aku nelan ludah nengok bajunya yg itam2 , sama bayangin tarian nya..

    Kyusihae..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! kalian yg tabah yaaaa… LOL!!!!!!

  3. Errr… ini jujur emang panjang banget..ehehe aku sampe bingung mau komennya #plakk~
    Okeh~ kasianan sama chochoilee yah diserang gtu sama malaikan maut #plakk~ yang paling melting adegan hubby-baby..ihihi~ yang paling bikin ngakak itu pas chul ngomong klan evil.. esumpah berasa mereka dari negeri mana gtu #plakk~ yah seru deh seru banget.. aku rada bingung klo mau komenin acara variety show tapi aku suka banget bacanya #plakk ..ehehe ._.v

  4. Oh! Itu aksi paling terakhir adalah yg paling dashyat chingu wahahaha…
    Scene yg lucu itu waktu siwon yg ceritanya jd pacar ririn kemudian ririn hrs menyampaikan perasaannya pd siwon. Itu lucu.
    Sebenernya byk sih yg lucu kekeke…
    Sampe gk bs diuraikan satu2 #duhduhduh
    ff nya daebak!
    Gumawo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s