{Hangover} #2

Title : {Hangover}

Author : LHJ

Genre : JinHaeXy Universe, Friendship, Romance

Length : Ficlet

Rate : PG-13

Cast : Guest it!

Summary : It’s still a part of JinHaeXy, and part of LHJ’s Period LOL

{Hangover} #2

From    : ’Noona Ipar’

            Keroro sedang ada dimana??

 

   Jantungku meloncat berkali-kali lipat tatkala membaca pesannya. Aku tahu, aku memang bodoh. Aku sudah di tolak secara tak kasatmata oleh pesannya kemarin, tapi aku tetap bersemangat mendapatkan, lagi-lagi, pesan darinya, yang semakin membakarku, dan kemudian menjadikanku abu, yang hilang karena tetesan embun.

To        : Noona Ipar’

            Ada di dorm, kenapa? Kau kangen?

 

   Entah kenapa aku berani mengirimkan pesan semacam itu padanya.

From    : ’Noona Ipar’

            Hei! Kenapa makin lama kau mirip Hyungmu?! Aish jinjja! Aku sedang di pedeasaan tempat recording Invicible Youth, aku bawa mobil sendiri, tapi mendadak sepertinya asmaku kumat.

  Ya Tuhan!

To        : ’Noona Ipar’

            Berikan alamatnya, aku kesana sekarang!

   Dan memang, akhirnya aku ada disana. Dia tidak seperti gadis yang terkena serangan asma. Anak itu, masih saja mondar-mandir, loncat sana-sini, dengan mata berbinar, dan rambut di kuncir berantakan. Hanya make up-nya dan gaya berpakaiannya lah yang menunjukkan bahwa ia adalah seorang idol. Kalau dari segi kelakuan jelas tidak.

   Selama aku mengenal Lee Haejin, di awal tahun 2009, memang dia yang paling aneh sendiri dari seluruh idol yang pernah ia temui, dan jujur, yang pernah ia kencani dan dekati.

   Dulu, ketika Fleur De La Supergirl debut, karena ketiganya dalam naungan JYP Entertainment, yang telah menelurkan grup hebat macam G.O.D, Wonder Girls, 2PM, dan 2AM, maka sejak teaser foto Cho Chihoon keluar, nama Felidis sudah mulai terkenal.

   Chihoon, yang merupakan adik dari maknae grup terkenal, Super Junior, menarik netizen untuk memantau debut mereka. Kemudian dilanjutkan keesokan harinya dengan foto teaser Lee Kyorin. Sejak awal fotonya muncul, semua sudah merasakan aura elegan dan perfeksionisnya. Dan terakhir, Lee Haejin.

   Leader, sekaligus member tertua di Felidis ini, awalnya hanya sedikit menarik minatku. Tingginya kurang lebih sama dengan Sunny Noona dan Taeyeon Noona. Kemampuan menyanyi ballad-nya katanya bagus, tapi dia lebih pandai menari, dan juga seorang ballerina.

   Pertemuan pertamaku dengannya juga tidak berlangsung istimewa. Hanya sebagai hoobae, Felidis datang ke ruang ganti kami dan memperkenalkan diri. Pada saat itu aku melihatnya, dia benar-benar pendek. Dan kelihatan jaim sekali. Tersenyum ramah pada siapa pun, namun sedikit menjaga jarak pada namja-namja idol.

   Kemudian kami bertemu lagi dalam acara Star Golden Bell. Disana aku mulai mengenalnya lebih jauh. Dia periang, tidak jaim, dan ceria. Mungkin dia kemarin hanya menjaga jarak, sebagai hoobae, tidak mau terlalu dekat dengan sunbae. Dan aku terkejut, bahwa dia mengatakan aku adalah pria idealnya. Aku malu, dan jujur merasa tersanjung waktu itu. Dia mengatakannya dengan malu-malu, pipinya bersemu merah, dan dia menutup wajahnya seketika.

   Aku menikmatinya. Siapa yang tidak bangga ada yang menyukai kita?

   Kemudian, aku mulai kenal karena ternyata dia adalah tipe yang sangat atraktif jika kita sudah kenal dekat dengannya. Aku ingin menjadikannya teman, meski dalam pikiranku, dia menyukaiku dan jelas menginginkanku sebagai kekasihnya.

   Awalnya, kukira aku yang jahat, aku mendekatinya, padahal dia menaruh hati padaku, tapi aku tidak bermaksud menjadikannya kekasihku. Tapi ternyata semua berubah jauh dari perkiraan.

   Felidis sempat menghilang di akhir tahun 2009, dan di awal tahun 2010 aku kembali bertemu dengannya saat pemotretan sebuah majalah. Donghae Hyung mengenalkannya padaku sekali lagi, secara resmi. Donghae Hyung bilang Haejin menyukaiku.

   Tapi ketika sibuk persiapan Lucifer, aku mendapatkan kabar justru Donghae Hyung yang sudah jadian dengannya. Ige mwoya? Kenapa aku yang awalnya bermaksud mendekatinya tanpa status kini tidak rela?

    ”Hai! Tak mau turun?!” tanyanya begitu masuk ke dalam mobilnya. Dia memang bilang kalau mobilnya tidak dikunci, dan aku langsung disuruh masuk ke dalam mobilnya.

   Aku menggeleng, mengangkat kacamataku. ”Lalu besok headline semua artikel kita berdua? Ck, kau memang mau aku dibunuh Hyung, ya?”

   Dia tergelak. ”Ada Sunny Onnie dan Hyoyeon Onnie. Ada Amber juga.”

   ”Hah~ lalu kau mau Sunny Noona dan Hyoyeon Noona memarahiku? Kau lupa mereka JinHae Shipper?! Mereka paling suka menonton drama kalian di backstage SMTOWN, sampai Sooyoung Noona menulis lirik How Great is Your Love karena kalian?!” ujarku sarkastis. Lebih ke… cemburu?

   Dan Haejin tertawa lalu memukul pundakku, kasual.

   Inilah kekurangan gadis manis di sebelahku ini. Saking bisanya bersahabat dengan laki-laki, sampai tidak menyadari banyak yang kembang-kempis menahan diri menahan untuk tidak meraihnya dalam pelukan, dan membenamkannya dalam ciuman panas tanpa akhir.

   Aku menggelengkan kepala. Mungkin tidak semua otak laki-laki sama, tapi pada dasarnya, otak laki-laki akan sama jika menyangkut orang yang mereka cintai, kan?

   Haejin tidak cantik, masih lebih cantik Krystal atau Yoona Noona. Haejin tidak tinggi, masih lebih tinggi Sooyoung Noona dan Sulli. Haejin tidak putih, masih lebih putih Taeyeon Noona.

   Haejin hanya manis. Memiliki sedikit lesung pipi, karena pipinya tembam. Kulitnya cokelat matang, karena hidup di daerah pantai. Matanya elastis, dibilang sipit, tapi cukup besar, dibilang besar, kalau tersenyum, matanya juga hilang.

   Dia hanya memiliki daya tarik tersendiri.

   ”Sudah? Katanya kau asma?! Bilang saja kau mau kujemput. Hae Hyung sudah di Korea, kenapa tidak minta jemput dia?!”

   ”Jangan sebut namanya!” omel Haejin.

   ”Kau ini kenapa sih?!”

   ”Molla.” Gerutunya lucu.

   ”Sudah sana, ambil barang-barangmu, kita pulang ke Seoul.”

   ”Ne, Sajangnim.” Haejin memutar matanya dan keluar dari dalam mobil mendekati set pengambilan gambar, dan membungkuk pamit. Aku bisa melihat Jiyoung, Woori, Bora Noona, dan Amber ikut melambai dan kembali ke van masing-masing.

   Lalu Haejin membawa tas sport-nya, yang kemudian kulihat, ada sebuah gambar kecil di sisinya. Gambar ikan berwarna oranye. Dan aku kembali tersenyum nanar, memang benar tidak boleh membiarkan harapan terlalu melambung jauh.

   ”Ja! Ayo kita pulang~”

   Aku menyalakan mesin mobil New Ford Escape hitam milik Haejin dan mulai mengendarainya ”Mereka tahu siapa yang menjemputmu?”

   ”Mereka kira staff, kok.”

   ”Syukurlah,”

   Mobil memasuki kawasan jalan bebas hambatan untuk kembali menuju Seoul. Biasanya ia mudah tertidur. Bukan berarti aku sering semobil dengannya, dia selalu begitu jika kami pindah lokasi saat syuting Let’s Get Married dahulu. Dulu kami memang belum sedekat sekarang, setelah Dream Concert 2011.

   Dulu, aku menjaga jarak, karena Hyung. Hyung begitu protektif terhadap gadisnya. Bahkan ketika ia harus mengambil gambar adegan berciuman denganku pun, dia menangis karena selama sebulan belum mencium Hyung, tapi harus menciumku. Akhirnya apa? Hyung pulang dari promosi Taiwannya, demi menciumnya dulu, sebelum ia menciumku!

   Mwoya?!

   Sekarang dia hanya menatap nanar pada jendela, ponselnya dibiarkannya bergetar-getar di atas pajangan ponselnya.

   ”Ada pesan.” Kuingatkan dia.

   ”Biarkan saja~” dia terus menoleh keluar.

   Ketika mengantri untuk membayar karcis tol, kubuka pesannya.

From    : -Poppa-

            Aku tidak mengerti kenapa kau marah… jebal Momma, jangan diamkan aku begini, kau mau aku gila, hah?! Momma aku sadar belakangan ini aku tidak memperhatikanmu. Kita satu kota, tapi kita kembali sibuk satu sama lain. Kukira itu biasa, tapi tetap saja aku salah karena mengabaikanmu. Aku merasakannya, kini kau mengabaikanku padahal aku butuh kau… dan aku tahu rasanya.

 

From    : -Poppa-

            Jangan diamkan aku begini Momma, aku juga merindukanmu.

   Aku menghela napas dalam-dalam dan melirik Haejin yang menatap keluar jendela. ”Jin-ah, Hyung sepertinya sudah membuat banjir Apgeujeong.”

   ”Bukan urusanku!”

   ”Hei, ayolah, itu hanya hormon menstruasimu.”

   ”Ajak aku ke tempat 91 line berkumpul!”

   ”Ini masih pukul tujuh, Jin-ah.”

   ”Kesana!”

   Aku hanya mengangguk dan terus membawa mobilnya menuju sebuah restoran tempat kami, 91 line biasa berkumpul. Kami duduk berhadapan, dengan samgyeopsal sudah terhidang, dan tentu saja, lima botol soju.

   ”Dongwoon tidak bisa, begitu juga dengan Mir, Min, Seohyun, Hara, Nicole, Eli, dan Jinwoon. Key harusnya bisa, tapi entahlah…” aku enggan memberitahukan yang sebenarnya pada Haejin, bahwa Key sudah marah besar padaku mengetahui aku merayu Haejin.

   ”Jadi hanya kita berdua? Tak masalah~”

   Aku mengangguk, melihatnya membuka tutup gabus botol soju itu dan menuangkannya ke dalam gelas. ”Kalau mau kau ambil saja, aku yang traktir hari ini pokoknya.”

   ”Tidak etis laki-laki di traktir perempuan.” Tandasku.

   ”Aku minum gila-gilaan.”

   ”Aku top idol, ingat? Kita sama-sama jawara Jepang.”

   ”Baiklah, terserah kau.”

   Dan dia mulai minum. Aku masih takjub saat botol kedua habis dia masih sadar, dan memakan samgyeopsal-nya dengan santai, tapi kemudian matanya berubah sendu. Masuk ke botol ketiga, dia menangis.

   ’Hae… Donghae…’

   Aku meletakkan gelasku, aku tidak bernafsu.

   ’Kenapa? Hanya karena kaki aku cemburu?’ gerutunya tak jelas sambil terus minum dan menunjuk-nunjukku tak jelas. ’Kau! Senyummu hanya untukku, kakimu hanya untukku, semua milikku hanya untukku… aku pelit, mehrong! Kau sibuk saja terus, biar aku main sendiri… mehrong!’

   Aku geleng-geleng kepala antara sedih dan geli.

   ’Uuuuh…’ dia menundukkan kepalanya di atas meja. ’Awas kau Lee Donghae, sudah kuberikan hati, minta jantung… kau nakal! Sunye Onnie… Sica Onnie… Yoona Onnie… Hara… Minah… lalalalalalalalala!’

   ”Kau sudah mabuk, Jin-ah!”

   ’Lee Donghae babo! Poppa babo~ benci Poppa, cinta Poppa… rindu Poppa, mau di peluk Poppa, mau tidur sama Poppa, mau dicium Poppa…’

   Aku memejamkan mataku rapat-rapat mendengar pengakuannya.

   Oh tai wan mei…

   Aku meraih ponselnya, dan mataku terbelalak. Aku menatap nanar layar ponsel tersebut, dan menatap Haejin yang masih menunduk dengan jari teracung-acung sedang mengomel tak jelas.

   Display photo.

   Keduanya di Saipan, aku tahu mereka berdua berlibur ke Saipan… tapi… foto ini… terlalu… selca ini… Hyung tengah memeluknya, wajah Hyung menatap kamera, tersenyum seksi seperti photoshoot. Sementara Haejin dalam pelukannya memunggungi Hyung, hanya sebagian wajahnya yang diletakkan di bahu Hyung yang terlihat, ia memejamkan matanya sambil tersenyum.

   Yang membuatku kaget adalah. Aku yakin itu di dalam sebuah kamar, ruangan itu temaram, dan…

   Keduanya tidak mengenakan apa-apa, kecuali selimut putih.

-Keutt-

72 thoughts on “{Hangover} #2

  1. Dulu, aku menjaga jarak, karena Hyung. Hyung begitu protektif terhadap gadisnya. Bahkan ketika ia harus mengambil gambar adegan berciuman denganku pun, dia menangis karena selama sebulan belum mencium Hyung, tapi harus menciumku. Akhirnya apa? Hyung pulang dari promosi Taiwannya, demi menciumnya dulu, sebelum ia menciumku!—>>> yg ini NO COMMENT , chingu. *tutup mulut rapat2 ._____________.

    ’Kenapa? Hanya karena kaki aku cemburu?’ gerutunya tak jelas sambil terus minum dan menunjuk-nunjukku tak jelas. ’Kau! Senyummu hanya untukku, kakimu hanya untukku, semua milikku hanya untukku… aku pelit, mehrong! Kau sibuk saja terus, biar aku main sendiri… mehrong!’ ——–>>> wkwkwkwkwkwk…..ngakak abis baca yg ini.. Haejin lucu bgt kalo mabuk.

    well, seru lha ini ceritanya.. hahahhah🙂

  2. APA?! *jengjengjengjeng* APAAAAa?! JINHAE?!?! *zoomin* jadi ternyata😮 jadi pengen cepet2 baca honeymoon in saipan next chapt. jadi mereka emng bener ngapa2in disana? ngahahahhahaha~ terkabul kah keinginan jinnie yang sudah tidak bisa ditahan selama ini? tetap di, jinhaexy *sarap* jadi minho maunya apasih :p udahlah minho sama yang laen aja jangan ganggu2 jinhae, tabok juga nih minho

  3. omo!!! :O
    Jadi ternyata??!! JinHae udah udah…udah..GUBRAKK
    Aku jadi ga sabar nunggu Honey Moon In Saipan next chap😄 *evil laugh*
    Yaaaahh trus trus klo Minho tau JinHae uda ‘itu tuh’ gimana dong??

  4. What the????it’s serious???bneran ada apa”nya nih diSaipan….kok siminho ud ngeliat foto seksi jinhae couple….
    Ud minho,jgn ganggu jinhae..menyerah sajalah!!mending minho ma krystal aja,ud cocok bgt kok…

  5. aish minho-ya… bisa-bisanya fudul hp orang -__ *jitak minho* haejin udah sama donghae jgn diganggu dong, minho-ya, trs nanti aku sm siapa ;__; *nangis di bawah shower* *ditendang*

    dr atas ada tulisan noona ipar pasti deh minho..tp aku gatau minho sempet suka haejin… *pasang muka pucet*

    tp aku jinhaeternal. hard-die jinhaeternal. awas aja minho macem-macem kugorok dia -_-

  6. komennya langsung di rangkap deh😀
    omo~ itu perasaan mino sesuatu benget. hahah~ gokil itu haejin ’Lee Donghae babo! Poppa babo~ benci Poppa, cinta Poppa… rindu Poppa, mau di peluk Poppa, mau tidur sama Poppa, mau dicium Poppa…’ bayangin haejin mabok sambil ngomong gini, ga brhnti bkin saya ketawa kkk~😄
    o.O pengen liat potonya~

  7. ‘sampai tidak menyadari banyak yang kembang-kempis menahan diri menahan untuk tidak meraihnya dalam pelukan, dan membenamkannya dalam ciuman panas tanpa akhir’ << sesuatu banget sama kata2 itu ._.

    trus kaki? yg kaki itu maksudnya knapa sih kaka galau? emang hae knapa? kaki2?? ._.
    haejin lucu masa marah2 minta dicium, dipeluk sama tidur sgala, hahaha terlalu jujur tu wakaka😀

    tuh kan minho bener tebakanku #plaak
    minho beneran demen haejin deh ya ._.
    dia liat yg pict hae sm haejin gapake baju itu, rawr~
    waaaa minho suka haejin?? bahaya… kasian juga sih liat minho nya kaya bgtu, memendam perasaan #ssah😀

  8. minho sabar ya, gmn kalo rebutnya pelan-pelan aja yg penting dapet #ajaransesat😄
    hayo hayo hayo,,,
    minho pasti mkir yg iya iya…
    ahhh aku jg mikir sama, ya ampuuunnn….
    mereka ngapain di saipan??? jadi kah????? #plak

  9. Aduhh minhoooo……. Main api banget sih
    Si haejin juga!!! Kan kasian ikanku lagi banjir!!!!
    Minho!! Sadar dong!! Liat foto JinHae just with blanket
    Ya ampun tragis banget yah si minho……
    PadAhal kmaren baru ultah….. (Tgl 9)
    Sabar aja yah
    Gasabar hangover 3 *?*, saipan jugahhhhhh

  10. Minhoo~ tahan naak tahaan
    itu haejin kenapa marah sama donghae?? Ckck
    hm….. ternyata haejin maboknya lucu ya wkwk kayak orang ngigo gitu😄
    lanjut ya eon ^^

  11. EONNNNIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII!!!!! Aku choinad yg tadi di twitter ngerusuh mihihi😀
    SEKARANG AKU TAHU JAWABANNYA!!! HA HA HA HA HA *ketawafrustasi*
    aigooo, beruntungnya haejin, aku mau jadi haejin dong eonn/plak
    eonniii, aku telat bacanyaaaaaaa
    AAAAAA eonni, tanggung jawab aku teriak teriak gaje di rumah!!!
    aaaaaa eonniii, tanggung jawab akau dimarahin pak erteT_T

  12. bner2 mengejutkan onn, terlalu byk pernyataan disini.
    disi2 lain iba ngeliat minho, dsi2 lain jga mikir dlu minho cman main2 m haejin n skrang kena batuny.
    setelah bca ini, jelas semuanya onn.
    speechless dh wkwk

  13. Aw aw aw.. Lgsg kpikiran yg ga 2 nih ngbayangin foto momma sm poppa.. Ga nyangka minho suka sm momma? Wiiih bs perang dunia in kl poppa tw..

  14. Gmana yah.. aku juga paling ga demen sama sifat haejin yg satu itu.. tapi mau gmana lagi, lingkungan dan keadaan yg ngebuat dia jadi kyak gtu :3
    Minho sih niat awalnya udah gtu jadinya kena karmanya kn sekarang.. haejin tuh cinta matinya sama donghae jadi yah menjauh bisa kali yah minho.. haduh momma maaf banget ._.v
    Aku…. bingung. Gabisa nyalahin siapa2 sih. Baiklah nyalahin diri sendiri yg terlalu ga rela klo minho deketin momma pas lg momma galauin poppa.. duh itu rasanya mau tarik minho lalu dibuang kemana gtu #plakk~
    TUH!! TUH!! POTONYA LIAT TUH!!
    Bukannya seneng liat minho menderita tapi dia dulu yg mulaiin ..ahaha #plakk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s