Separuh Bintang – Sesuatu tentang Jungsoo

Previous Part :

“Kalo dia nggak nolak aku dulu sih mungkin dia sekarang udah jadi mantan aku..”

“Mantan?” tanya Hyukjae menggantung. Kimmy hanya memberikan smirk nya dan beranjak mendekati Hyukjae lalu mengambil kompresan yang mulai mengering di dahi Hyukjae.

“Cowok itu..” sambil mencelupkan handuk itu ke dalam air mata Kimmy menerawang dan tapa sadar air matanya menetes.

Title: Separuh Bintang

Part: Sesuatu tentang Jungsoo

Cast:

Kim Yoonri – Kimmy

Lee Hyukjae – Eunhyuk

Cho Kyuhyun – Kiyu

Park Jungsoo – Leeteuk

Other Cast:

Lee Haejin

Park Ririn

Choi Siwon

Kim Heechul

Kimmy langsung buru-buru menghapus air matanya. Ia mendapati Hyukjae sedang memandanginya.

“Heh! Apa liat-liat? Kenapa nanya-nanya mulu? Cepetan tidur!”

** ** **

Jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi, Hyukjae membuka matanya. Tubuhnya jauh lebih enakan dibanding kemarin. Dia melihat Kimmy sedang tidur di atas permadani bulu dengan kepala yang bersandar pada sofa. Selimutnya tersingkap sehingga hanya menyelimuti kaki Kimmy saja.

Entah mengapa dia merasakan getaran dalam hatinya saat memandang Kimmy. Berbeda dengan caranya memandang mantan-mantannya, tidak sama seperti saat dia memenangkan kejuaraan lomba, tidak sama seperti saat dia mendapat hadiah mobil dari ayahnya.

Kimmy mulai terusik, ia mengusap matanya kemudian menguap. Melihat itu Hyukjae kembali berpura-pura tidur. Dengan sedikit malas, dengan posisi berjalan menggunakan lututnya Kimmy kembali memeriksa suhu badan Hyukjae dengan telapak tangannya.

“Udah nggak demam..”

Kimmy membereskan baskom-baskom bekas air kompresan dan menumpuknya. Handuk yang juga di gunakan untuk meng kompres Hyukjae di sampirkannya di baskom tersebut. Dengan mata setengah terpejam Kimmy berjalan menuju ke pintu, dia baru tidur jam 5 pagi ini, dan ini masih jam 7! Dia masih butuh waktu untuk tidur.

“Ahhh!”

Kimmy menjerit saat kepalanya teantuk pintu, memang salahnya sendiri jalan dengan mata hampir tertutup. Cipratan sisa air kompresan mengenai piyamanya, dia hanya bisa menghela nafas berat. Dia sudah tidak tidur dan mendapat musibah seperti ini benar-benar pagi yang indah. Dengan berat hati Kimmy membuka matanya lebar-lebar dan kembali berjalan menuju dapur. Hyukjae yang berada di balik selimut hanya bisa tertawa puas walaupun tanpa suara.

Hyukjae masih ada di posisi yang sama saat Kimmy kembali ke kamar. Kimmy mengguncang bahu Hyukjae.

“Eunhyuk-ah bangun..”

Hyukjae tak bergeming, masih melanjutkan aksi aktingnya.

“Eunhyukkkkk, banguuuunnnnn…”

“EUNHYUKKKKKK!!!!”

Mendengar teriakan Kimmy, Hyukjae terperanjat –kaget. Di tepuk-tepuknya dadanya agar jantungnya kembali berdetak dengan tempo seperti biasa. Penyebab dari penyakit jantungnya ini malah sudah tersungkur di samping Hyukjae.

“Bangun! Aku mau tidur. Kamu pindah ke kamarmu aja sana! Aku baru tidur 2 jam nih..”

Keadaan mata Kimmy sudah tertutup sekarang, namun Hyukjae masih belum beranjak. Dengan tampang polosnya dia menatap Kimmy.

“Tapi kamu mau bantuin kan?”

Kepala Kimmy terangkat sedikit menatap Hyukjae dengan heran.

“Kan aku udah bantu..”

DOENG! Saat itu Hyukjae baru mengerti kalau Kimmy salah paham! Akhirnya Hyukjae memutuskan menceritakan duduk perkara nya walaupun Kimmy terkadang terkantuk-kantuk. Namun saat Hyukjae menceritakan bahwa dia mengaku Kimmy adalah pacarnya dia hanya bisa melongo. Ingin rasanya melempar tubuh Hyukjae saat itu juga dari kamarnya ke kolam renang. Namun sekali lagi rasa kantuknya tidak bisa berkompromi. Dia hanya bisa mengaduh, kenapa dia bisa-bisanya punya saudara angkat yang bodoh begini?

“Jadi bukan ngebantu buat ngerawat?”

Hyukjae hanya menggeleng polos.

“Aduh, kenapa nggak ngomong dari kemaren sih? Kalo gitu ngapain aku begadang tadi malem?”

Hyukjae mendelik sambil memonyongkan bibirnya karena merasa tersinggung.

“Kenapa nama aku sih yang di sebut? Kenapa nggak MinYoung? HaeRa? HyoSu? SungNa? Atau siapa lah yang penting bukan aku!”

Saat ini dia benar-benar buntu, yah bagaimanapu juga dimana-mana orang ngantuk nggak mungkin bisa mikir masalah seperti ini. Hyukjae hanya merengut saja, tak menanggapi Kimmy yang ngoceh sedari tadi.

“Jadi mau nggak?”

“Nggak!”

Hyukjae terkejut. “Beneran nggak mau?”

“Nggak!”

“Eh semua cewek di sekolah pengen jadi pacar aku tau, kenapa kamu nggak mau? Lagian cuma pura-pura ini juga, mana nafsu aku sama cewek gepeng macem kamu!”

“Yah itu urusan kamu, mau seantero sekolah mau sama kamu kek, mau dada aku rata kek, mau cuma pura-pura kek, ak tetep nggak mau!”

Hyukjae mencibir lagi, lagian siapa yang menyinggung soal dada rata? Dia kan hanya ngomong Kimmy itu gepeng.

“Nggak mau, pokoknya harus SE-TU-JU!”

“Apa hak kamu nyuruh aku setuju?”

“Liat tuh!”

Hyukjae menunjukkan bekas bungkus coklat yang berserakan di lantai, Kimmy sudah menghabiskan setengah dari keranjang coklat yang di berikan Hyukjae semalam.

“Kamu udah ngehabisin segitu banyak, jadi kamu harus mau!”

Kimmy hanya bisa menghela nafas lagi.

“Tapi kan tadi malem aku udah ngerawat kamu. Jadi coklat yang aku makan buat upah ngerawat aja ya.. Pleaseee, aku ngantukkk!”

Karena jengkelnya Hyukjae memanggil nama Kimmy dengan keras.

“Kim Yoonri!”

Ketika mendengar nama itu Kimmy mematung, rahangnya mengeras, pandangannya kosong namun tebuka lebar. Hyukjae ikutan kaget dengan perubahan sikap Kimmy yang drastis. Pandangan Kimmy benar-benar kosong, bukan pandnagan sedih maupun emosi. Kimmy hanya bisa berkata lirih.

“Jangan pernah panggil aku Yoonri.”

Ingin rasanya Hyukjae mengatakan sesuatu, namun seujurus kemudian ditutupnya mulutnya. Lidahnya kelu, tak tau apa yang harus ia katakan. Keheningan menyelimuti ruangan tersebut. Hyukjae masih saja menebak-nebak apa yang ada di pikiran gadis di depannya ini. untung beberapa menit kemudian ponsel Kimmy berbunyi, memecah keheningan di antara mereka berdua.

“Halo. Kiyu..”

Hyukjae menahan nafasnya mendengar nama yang disebutkan Kimmy. Dia penasaran dengan hubungan Kimmy dengan laki-laki itu.

“Mau ke mall?” lanjut Kimmy

“Boleh, tapi nanti sore aja ya. Aku mau tidur dulu, soalnya..” Kimmy melirik Hyukjae dengan tatapan ini-semua-karena-kamu.

“Aku tadi malem kurang tidur, jam 5 aja ya?”

Kimmy tersenyum pertanya Kyuhyun menyetujuinya dan akhirnya Kimmy mematikan sambungan telefon antar keduanya. Kimmy mendapati Hyukjae memandangnya dengan tatapan belas kasihan.

“Apaan liat-liat?”

“Beneran nggak mau?”

Bukannya menjawab Kimmy malah melempari Hyukjae dengan bantal dan langsung memposisikan tubuhnya untuk tidur. Tak menghiraukan Hyukjae yang entah sedang apa sekarang.

** ** **

Kimmy menyendokkan ice cream vanila sambil tersenyum. Dia tadi sudah tidur selama 5 jam, jadi kalau di total dia sudah tidur 7 jam. Hanya ada 4 hal yang membuat Kimmy senang:

Coklat

Ice cream

Tidur

Dan mawar putih

Khusus yang terakhir hanya Kyuhyun dan Jungsoo saja yang tau.

“Sebenernya ada yang mau aku omongin..”

Kata Kyuhyun tiba-tiba. Keadaan Oh Lavita cafe daerah Myeongdong saat ini memang cukup lengang, hanya ada beberapa pasangan yang duduk sambil menikmati hidangan tersaji. Cafe ini memang terkenal akan cita rasa ice cream nya yang memang memiliki tekstur lembut selayaknya ice cream home made. Dan Kimmy sangat menyukai berada di sini, bukan hanya karena ice cream nya. Tapi juga karena tempatnya yang cozy untuk sekedar nongkrong

“Aku juga pengen ngomong sesuatu..”

Kimmy tersenyum sambil mengeluarkan secarik kertas yang dia ambil dari tasnya dan menyodorkannya pada Kyuhyun. Kyuhyun melihat tulisan yang familiar itu, itu tulisan Jungsoo. Di ambilnya surat tersebut dan meletakkan kembali setelah dia selesai membacanya.

“Aku sama sekali nggak ngerti apa maksud dia. Walaupun udah baca surat itu sampai ribuan kali aku tetep nggak paham apa maksud dia ngelakuin semua ini.”

Kimmy menghela nafas dan melanjutkan kata-katanya.

“Orang yang pertama kali bilang sayang ke aku, orang yang selalu bilang bakal selalu ada buat aku, orang yang pertama kali bilang nggak akan pergi ninggalin aku, malah jadi orang yang pertama kali ninggalin aku!”

Kyuhyun hanya bisa menatap nanar gadis didepannya.

“Apa Cuma dia satu-satunya yang ada di hatimu?”

Kimmy mengerutkan dahinya tak paham dengan perkataan Kyuhyun.

“Apa? maksudnya?”

“Yoonri..”

Kimmy hanya memandang Kyuhyun dengan tatapan ‘kau-kenapa-sih’

“Jangan panggil aku Yoonri, jangan pernah panggil aku dengan nama itu lagi!”

“Kenapa?! Kenapa nggak boleh?!”

Kyuhyun setengah meninggikan nada suaranya, Kimmy memang nama yang di berikan oleh Kyuhyun namun sampai sekarang dia tidak mengerti alasan dibalik itu semua.

Saat pemakaman ibu Kimmy…

“Mulai sekarang jangan panggil aku Yoonri!”

Kyuhyun hanya bisa menghela nafasnya saat Kimmy menepis tangannya, dia hanya bisa diam dan merengkuh bahu gadis rapuh didepannya. Dia diam, tidak ingin berkomentar apapun. Dia hanya bisa menemani Yoonri dalam proses pemakaman ibu Yoonri.

“Kim..”

Kyuhyun menghentikan kalimatnya, dia bingung ingin memanggil Yoonri dengan sebutan apa.

“Kim.. Kimmy, boleh kan kalau panggil Kimmy?”

Yoonri tidak mengangguk tidak juga menggeleng, namun mulai saat itu nama panggilan Yoonri berubah menjadi Kimmy.

Yoonri memandang Kyuhyun dengan tatapan heran.

“Kamu kenapa sih?”

Tapi Kyuhyun tetap mengulang terus pertanyaan yang sama, begitu juga dengan Kimmy. Kyuhyun merasa asing dengan teman masa kecilnya ini, gadis kecilnya. Dalam beberapa hal dia menemukan separuh Yoonri yang menghilang dari diri Kimmy, dia terkadang tak memahami Kimmy.

“Udah berapa lama kamu kenal aku?”

Akhirnya Kimmy angkay bicara, merasa tak tahan dengan perbicangan atau lebih tepatnya aksi tanya menanya yang konyol.

“Kamu sama sekali nggak ngerti alasan aku? Nama itu ngingetin aku sama masa laluku Kiyu. Nama itu ngingetin aku sama Jungsoo, sama eomma, sama appa. Setiap kali aku ngedenger nama itu aku selalu berharap Jungsoo yang manggil aku! Tapi nyatanya bukan! Dan aku nggak suka, aku benci dengan harapan kosong kaya gitu. Harapan yang nggak mungkin terwujud, harapan yang mustahil!”

Sesaat hening menyelimuti keduanya. Ternyata Jungsoo, perubahan yang terjadi karena Jungsoo, hanya karena satu orang Park Jungsoo. Kyuhyun terkadang benci dengan dirinya sendiri. Seandainya dulu dia tak menolak Kimmy mungkin keadaannya nggak seburuk ini. semua itu memang semata-amat karena gengsi, gengsi dan menjadi pahlawan kesiangan. Tapi yang ia dapati ia kehilangan keduanya, seorang sahabat dan gadis yang dia sayangi.

Kyuhyun memandang Kimmy tepat ke manik mata Kimmy.

“Apa aku nggak bisa gantiin posisi Jungsoo?”

Kimmy terbelalak dan sedetik kemudian tersadar.

“Kiyu.. kamu..”

“Aku sayang kamu, lebih dari apa yang kamu bayangin.”

Kimmy hanya tertawa sinis.

“Jangan bercanda deh Kiyu, kan dulu kamu sendiri yang bilang kalau..”

“Aku bisa bilang apa lagi? Jungsoo itu sahabatku dan nggak mungkin aku mengkhianati dia.” Kyuhyun memutar ingatannya 11 tahun yang lalu.

Seperti biasa mereka berbaring di rumput seusai bermain bola berdua sambil memandangi langit.

“Kyu, aku mau kasih tau sesuatu. Tapi jangan bilang siapa-siapa ya!” Kyuhyun hanya mengangguk.

“Aku suka sama Yoonri..”

Kontan Kyuhyun membelalakkan matanya dan duduk terbangun.

“Kok kaget gitu?”

“Dia kan adikmu Jungsoo-ya.. kata umma, kita nggak boleh suka dengan saudara sendiri..”

Kyuhyun berusaha menutupi rasa terkejutnya sedangkan Jungsoo tertawa sambil berbisik pada Kyuhyun.

“Aku itu anak angkat, jadi kalau aku anak angkat aku nggak punya hubungan darah dengan Yoonri. Kalau kata umma kalau kita tak berhubungan darah boleh pacaran..:

Kyuhyun hanya bisa melongo. Dia tidak bisa mengatakan perasaannya terhadap Yoonri. Dia terlalu menyayangi Jungsoo. Dia benar-benar mencoba menjadi malaikat dan hanya bisa mendengarkan Jungsoo yang bercerita dengan mata yang berbinar.

“Sekarang emang masih kecil, aku juga tidak tau orang pacaran itu seperti apa. tapi kalau udah besar nanti aku mau nikah sama Yoonri seperti yang di film-film itu..”

Hingga saat tiba, saat Yoonri menempati bangku sekolah dasar tingkat 6. Yoonri menyatakan perasaannya pada Kyuhyun, namun Kyuhyun hanya bisa menganggap Yoonri sebagai adik, karena hanya satu alasan. Dia tak mau mengkhianati Jungsoo.

Setahun kemudian, walaupun tak ada ucapan resmi, tanpa ada siapapun yang menyadari kedekatan Yoonri dan Jungsoo jauh melebihi dari apa yang dinamakan suka. Saling ketergantungan mereka lebih dari apa yang mereka sadari. Seandainya tragedi itu tak pernah terjadi mungkin Jungsoo dan Yoonri masih pacaran sampai sekarang. Dan Kyuhyun juga menyadari, tak ada apapun yang bisa membuat Kimmy melupakan Jungsoo.

Tapi sekarang Jungsoo sudah tiada, Kyuhyun sudah tak memiliki alasan apapun untuk tidak mengutarakan perasaannya. Dia tidak ingin menjadi pengecut untuk yang kedua kalinya.

“Kenapa kamu suka sama Jungsoo? Apa karena aku?”

Kimmy hanya menggeleng.

“Aku sayang sama Jungsoo, bukan karena aku patah hati. Iya sih, aku patah hati, tapi aku sama sekali belum pernah mikirin kalo Jungsoo itu penggantimu. Tanpa sadar keberadaan da itu jadi semakin kuat. Semakin susah menjaga hubungan sebagai kakak-adik. Lagi pula kita kan emang bukan saudara kandung. Dia kan anak angkat ahjumma dan ahjussi. Dia juga jarang ngomong sayang ke aku secara langsung. Tapi nggak perlu dibilangpun aku udah tau seberapa besar rasa sayang dia.”

Kimmy menyuapkan sesendok ice cream, mentralkan rasa yang menguap karena Jungsoo.

“Sebenernya aku sempet merasa beruntung karena kita nggak jadi pacaran. Karena akhirnya aku punya Jungsoo. Tapi..”

“Jungsoo udah nggak ada..”

Lanjut Kyuhyun, Kimmy hanya bisa mengangguk pelan dan berkata lirih.

“Iya.. udah nggak ada.”

“Kalo gitu, biarkan aku nunggu kamu..”

Kimmy hanya menaikkan alisnya heran.

“Aku, bakal nunggu kamu sampai kamu bisa ngelupain Jungsoo..”

** ** **

Jam delapan malam..

Dengan langkah gontai Kimmy memasuki kamarnya tanpa menegur Hyukjae yang sedang duduk bersandar pada sofa setelah lelah berlatih. Hyukjae sebenarnya tidak tertarik dengan gadis tadi, namun dilihatnya secarik kertas yang terjatuh dari tas Kimmy. Dia penasaran dan mulai mengambil kertas tersebut dan membacanya.

Sekarang pukul sebelas malam kurang sepuluh menit. Hari ke sembilan belan di bulan Januari.

Dulu aku pernah bilang, aku benci dengan cinta yang tidak bisa memiliki. Tapi sekarang akhirnya aku sadar. Ternyata memang ada cinta yang tak harus memiliki. Mungkin aku bukan penyair yang bisa menyerukan kata-kata cinta dengan lantang. Aku bukan pemusik yang bisa membuat kata-kata cinta dengan mendayu-dayu. Tapi saat ini aku mencoba untuk menjadi seorang Jungsoo yang ingin menyatakan sayang untuk yang terakhir kalinya pada seorang gadis bernama Kim Yoonri.

Selama lima tahun ini ternyata aku terjerat cinta yang oleh kebanyakan orang disebut dengan cinta terlarang. Cinta yang mengatasnamakan kakak dan adik. Cinta yang melanggar batas norma dan aturan. Cinta yang mungkin sampai matipun nggak akan aku lupakan. Cinta terakhir yang selalu membuat aku merasa bahwa she’s the one.

Tapi sekarang aku harus pergi, pergi jauh… pergi meninggalkan cinta itu. meninggalkan semua kenangan, menghapus semua waktu.

Jangan tanya seberapa sedihnya aku, karena aku pun nggak bisa menghitung tetes kesedihan itu,

Maaf.. aku nggak bisa ada di sampingmu lagi. maaf aku nggak bisa menepati janjiku untuk selalu ngelindungin kamu. Maaf… atas kekecewaan yang kamu rasain karena aku.

Terima kasih atas semua cinta, terima kasih atas semua senyum dan kesabaran. Terima kasih atas semua pengertian. Terima kasih telah membuat aku menjadi laki-laki paling bahagia di dunia. Terima kasih atas lima belas tahun penuh dengan kebahagiaan. Terima kasih atas kehidupan yang ada.

Yoonri, apapun yang terjadi setelah ini, kamu harus percaya bahwa apa yang aku lakuin ini hanya perbuatan konyol. Aku tau kamu pasti marah, sangat marah. Tapi satu hal yang harus kamu percaya, kamu adalah anugrah paling berharga yang pernah aku punya. Ada alasan di balik semua ini.

Maaf sekarang aku nggak bisa selalu ada di sampingmu setiap kamu butuh. Tapi kamu nggak perlu setegar itu. setiap kamu butuh aku, kamu mau nangis, cari bintang dan liat ke langit. Bintang-bintang itu yang akan menjadi pengganti bahuku. Jangan lupa dimanapun itu pasti ada seseorang yang sayang banget sama kamu. Satu hal yang aku minta. Setelah ini, apapun yang terjadi, kamu harus bahagia.

I love you,\

Jungsoo

PS : Yoonri, cari appa! Dia adalah keping puzzle yang tertinggal.

Hyukjae melangkahkan kakinya masuk ke kamar Kimmy. Didapatinya Kimmy berada di balkon memandangi bintang. Jadi ini kah alasan yang membuat gadis dihadapannya ini selalu di balkon setiap malam? Sedikit demi sedikit Hyukjae mengerti semua ke anehan tingkah laku Kimmy. Gadis itu berusaha menutupi air mata dengan tawa. Dan keberadaan penulis surat inilah yang mengubah seorang Yoonri menjadi Kimmy.

“Orang itu.. Jungsoo kan?”

Kimmy terperanjat setelah mendengar suara Hyukjae di balik punggungnya.

“Orang yang kamu suka.. Jungsoo kan?”

Sekarang Hyukjae mengangkat secarik kertas yang tadi ia pungut. Kimmy membelalak galak.

“Kamu baca ya?!”

Hyukjae hanya mengangkat bahunya, menjawab pertanyaan Kimmy. Kimmy mendengusa dan membalikkan badannya. Hyukjae beranjak, bersandar pada pagar di samping Kimmy dan memandang Kimmy.

“Kalau mau nangis, nangis aja.. Nggak usah ngelihat bintang, pake bahu aku aja.”

Kimmy menatap Hyukjae. Sejujurnya Kimmy tersentuh dengan kata-kata Hyukjae, sedikit terharu.

“Tapi sebagai imbalan, kamu harus pura-pura jadi pacarku..”

Detik berikutnya barang-barang yang ada di dekat Kimmy berhamburan menuju ke arah Hyukjae sehingga Hyukjae kembali terusir keluar.

-TBC-

Akhirnyaaaaaaa selesai juga yang nulis part ini ^^ annyeong readers ^^ apa kabar semua? masih ada yang nunggu nggak nih ff ^^

Maaf banget ya baru sempet buat, buku baru beberapa hari dikembaliin dan daya juga baru ada waktu akhir-akhir ini untuk ngetik ;_; sekolahku nggak kenal aturan, abis mid masih aja ada ulangan ;_; *sedikit curhat*

Mohon komennya ya^^ gamsaHAE :*

29 thoughts on “Separuh Bintang – Sesuatu tentang Jungsoo

  1. eung? Jadi yoonri itu punya kakak angkat,tuki appa. Yoonri ama tuki appa jadian,tp tuki appa meninggal? Aiih..mirisnya kamu nak.. *elus2*

    ehm..ini cuma pendapat pribadiku aja ya..mau dibaca alhamdulilah,enggak dibaca ya wasyukurilah..ehehe.. Abisnya aku takut nyinggung..jangan marah ya,aslina ini cuma pendapatku d0ang..
    Aku ngerasa apa ya,,ehm..bahasanya gak baku.. —Aku sayang kamu, lebih dari
    apa yang kamu bayangin.”— jd gimana ya? Ah bingung aku jelasinnya.. Jd mgkn akan lebih enak kalo kata sayang jd ‘menyayangi’ sama bayangin jd ‘bayangkan’.. :p

    yg terakhir itu loh,eunhyuk bakat bgt jd t0ng sampah..ehehe, *ditabok*
    abisan dilempar2 mulu sama kimmy,ahaha..

    next part nya ditunggu ya..🙂

  2. hoaaa.. akhirnya keluar jg lanjutannya.. udah kutunggu2 nih😀
    oh,jd teuki tu pacar sekaligus kakak angkatny yoonri? teuki dah meninggal?
    saranku,mending dicritain deh penyebab meninggalny teuk,mungkin bnyk yg bingung jg napa teuk meninggal (aku jg seeh ._.)
    jd nanti hyuk ngikutin jejakny teuk bwt macarin (?) yoonri ya? hohoho..
    hyuk masi blm nyerah ya ma yoonri,sampe rela dilemparin berbagai macam barang xD
    oke,next part ditunggu😀

  3. pangeran kiyu baik hati sekali , ak jd terharu*
    haha* si eunhyuk jail amat si , mau jd pacar boongan , ntar suka bneran lohhh .
    tapi gpp si biar kimmy nya ga sedih lagi , ad pengganti jungsoo .

  4. uwaaaaaaaa sedihnya part ini😥
    Terharu baca suratnya Jungsoo oppa, huweeee nangis genjer deh,,
    Lanjut ya author, bagus bgt lho ff-nya😀

  5. Kiyu…
    aduh unyu banget deh kamu disini Kiyu wakakakaka…
    dan masih heran sebetulnya kenapa Teuk meninggal?
    jelasin dong ayam… #plakk
    dan Hyukjae Hyukjae hyukjae…
    dirimu akan terpesona kalo udh mati2an bolak-balik minta si kimmy mau akting jadi pacarmu…
    believe it, you’ll fall for it…
    hahahahaha…

    lanjuuuuuut, aku suka

  6. Yaoloh, Hyuk, malangnya nasibmu kena barang” hasil dari lemparan Kimmy.

    Itu ceritanya si Jungsoo tragis amat. Huhuhu, yg sabar ya nak.

    Kirain akhirnya serius, eh malah bercanda juga. Dasar Hyuk, pelit, harus ada imbalan *ditabok Kimmy*

  7. Next part, next part……
    Masih agak lost sama ceritanya hehe lupa sama part sebelumnya tp males nyari haha enak ya jadi kimmy bnyk yg demen haha

    Bahasa nya enak gampang dicerna dan ngena bgt huhu ngetiknya rapi lg🙂

    Lanjutannya ditungguuuuu… Semangat! ^^

  8. Sebenernya agak lupa sama part” sebelomnya jadi agak lola waktu baca..
    Kimmy suka jungsoo tapi jungsoo udh ga ada terus kyu juga suka kimmy tapi kimmy belom bisa lupain jungsoo, ternyata hyuk juga suka kimmy gitu? Kimmy banyak yg demen #envy

  9. Aku suka gaya tulisan’x…🙂 tetap di pertahankan yaa😉

    Kiyuuuu….aaahhhh…lutu naa…gkgkgkgkg…
    Ya Allah si kunyuk…gak nyerah buat si kimmy mau jdi pcar2 pura2 -_-
    Aiyaa…si jungsoo… Knp kya tiba2 ngilang gitu???

  10. Tukie oppa ud meninggal???
    hyuk mw nolongin g tulus ujung2.a ttp mnt imbalan….
    kasian kimmy bnyk mslh….
    next part dtunggu..

  11. Kagak nyambung baca na..
    rupa na cerita bersambung.. Kwkwkk..
    Lupa uda baca part sblm na ato lum..
    Ngo2 ini crita diadaptasi dr novel ya?
    Judul na separo bintang jg.. Keq prnh baca gt.. Hehhehe..

  12. jungsoo’y meninggal?
    kok aku ngerasa dy bunuh diri yah.. #plak

    ayo hyukjae..
    suka banget ma dy..
    walaupun baek tp pst da timbal balik’y, haha

  13. euung~ sebenernya rada ga rido nulis ini .. tapii .. yaudah deehh ..
    ciyee~ hyuk udh mulai ada rasa sama yoonrii~~~~ >///<
    (- -,)
    wahh si kuyun mau daftar jadi orang ketiga -,-
    jd disini ada cinta terlarang?? gmbaran critanya msh blum kebayang hehe .
    jd diantos lanjutannaaa aah~ #eh?bahasadaerahkeluar

  14. inii dari separuh bintang yyaa ??

    wahhhh…
    aq jugaaa sukaa bangettt maa tuuu novell..uda bca berkali-kalii tpy ttep ajaaa gakkk bosen”

    wktu bka blog inii lgsung bca ff inii aga ga nyambung tpy kaya ga asing ceritanyaaa.. tpy suka koqq versi yg iniii..^^

  15. Wah aku sempet lupa ini part sblumnya gmana. Hehe
    tp pas bca jadi inget lagi.
    Duh kasian bgt Kimy na.
    Itu itu Appa na Kimy kmana emang?

  16. Annyeong, chingu-ya..
    Mian di part sblmnya g komen .__.v *deep bowing*

    Trnyata kimmy pnya kisah cinta yg ribet yah ~o~ tp seneng jd dia, bnyak yg sukaaa😄

    Hyuki-ya~ bilang aja klo suka sm kimmy. G usah gengsi :3 kkk~

    ini tbc-nya g pas, lg seru2 bca tiba2 tbc T-T panjangin lagi doóngs😄 /slapped *ditendang kimmy

  17. Oh jd yoonri prnah pcaran sm teuk? Tp teuk meninggal apa knapa? Tiba2 ngilang? Untuk slamanya lg? #plaak

    Ih keren lho suerrr🙂 novel nya bagus banget ya pasti ^^
    Suka banget critanya ahhh gasabar itu hyukjae sm kimmy saling suka. Tp ksian kiyu ntar #lol

    Ditunggu bangetbanget ya lanjutannya onn (˘⌣˘)ε˘`)
    Sukaaaaa bangggeettt :*

  18. Sori baru komen sekrg ^^
    jujur karena uda lama ga update, aku lp jln critanya walaupun aku baca novelnya jg .__.
    Tpi castnya aku suka, RiHyuk ^^
    Karena aku lp novelnya critanya apa baca ini lbh seru karena bayangin hyuk yg ngomong n melakukan itu hhe ^^
    lanjut y chingu! Fighting!

  19. Itu kyu mendem(?) perasaannya lama banget ya ckck aigoo romantisme hyukkie muncul!! Hehe aku tunggu kelanjutan partnya ya onnie ^^

  20. hahaha Hyuk ini loh parah deh
    kirain tulus kek nawarin bantuan
    eh taunya -____-”

    aku nungguin loh ff-mu ini u,u
    udah ga update lagi di blog mu ya? .___.

    cuma baru sempet baca sekarang -_-v
    lanjut part selanjutnya dulu dah~

  21. sedih tw msa lalux kimmy..
    g tw hrz ap kalo jd kimmy..
    rumit bgd kykx ap yg ad d htix kimmy..
    y ampun, tw jungsoo ud g ad makin terenyuh..
    ah, jd galau..
    tp waktu enhyuk tiba2 tw dan nawari bahux bwt kimmy jd sdkit lega..
    next read..

    like this ff

  22. tes tes

    Hyuknya itu lucuuu.. karakternya beda.. karakter hyuk diapain juga tetep demen sih sama dia..ihihi >.<
    Kasianan ih kimmy.. ternyata masa lalunya jungsoo.. tuhkan ada lagi kan orang laen.. beneran complicated deh ini cerita tapi aku suka jadi penasaran..ihihi~ demen demen.. kasianan juga kiyu karena ngalah sama jungsoo jadinya dia ga jadian sama kimmy.. hadeh saya bingung #plakk~
    Itu jungsoo perginya pergi kmana deh? Mati? #plakk~ ciee hyuk kirain rela minjemin bahunya Cuma Cuma ternyata kudu ada balesannya *tabok😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s