{JinHaeXy} SJ Goodbye Stage… Haejin’s Punishment…

  1. Menemani ke Music Core
  2. Menemani Ke Daegu, Asia Music Festival
  3. Menginap di Dorm selama yang Donghae mau
  4. Menemani ke Inkigayo
  5. Nurut!

Misi satu dan dua sudah dijalankan oleh Haejin, sebagai penebusan atas ’kado’-nya pada Donghae, kemarin. Meski kondisinya belum fit, Haejin tetap mau mondar-mandir Seoul-Daegu-Seoul lagi, demi pacar kesayangannya. Tapi, jangan anggap Donghae kejam padanya yang sedang sakit ini.

   Sabtu lalu, Donghae menemani Haejin pagi-pagi ke rumah sakit untuk cek darah dan tes urin karena masalah kesehatannya yang terus memburuk belakangan ini. Migrain-nya yang tidak pernah berhenti, mengaruskannya mengkonsumsi banyak obat-obatan, dan itu menganggu aktivitasnya, apalagi Haejin dan Felidis tentunya, akan memulai kembali comeback mereka sebagai Queen of Variety, Queen of Musical, dan Princess of OST Korea Selatan.

   Tadinya, Donghae yang memang pada dasarnya tidak menyimpan dendam apa-apa pada kekasihnya, justru khawatir, dan tidak mengizinkan Haejin ikut kemana-mana, tapi Haejin menyatakan selama obat anastesi-nya diminum dia tidak akan apa-apa. Jadilah setelah pulang dari rumah sakit, dengan Donghae menunggu di mobil Audi Putihnya (Donghae akhirnya bisa pamer skill menyetirnya), Haejin langsung diboyong ke venue Music Core, dan langsung ikut private jet mereka ke Daegu. Bukan cuma Haejin, tapi Kyorin dan Chihoon juga di ajak.

   Nyatanya, kesehatan Haejin di Daegu toh tetap drop juga. Udara yang panas, meski dengan pendingin ruangan, ditambah dengan lalu-lalang banyak orang membuat bulir-bulir keringat turun, dan migrain Haejin kumat lagi. Akhirnya Donghae meminta kekasihnya itu menunggu dimobil dengan pendingin menyala, sehingga keadaan Haejin sedikit lebih baik.

   ”Anak itu…” keluh Donghae khawatir di backstage Asian Song Festival. ”Apa yang dia lakukan di Jepang, membuat badannya rentan sakit seperti ini.” Gumamnya. ”Aku tahu dia tidak tahan panas, tapi sebelumnya dia benar-benar tidak pernah seperti ini. Pantas saja dia sering pingsan di panggung, kemarin kan musim panas…”

   Yesung menyikut bahu adiknya itu. ”Kau juga, sudah lihat dia tidak sehat begitu… masih saja dibawa kemana-mana.”

   ”Dianya mau Hyung…” Donghae membela diri, dia memang senang Haejin ikut, tapi kalau Haejin dalam keadaan sakit begini? ”Aku sudah bilang kalau dia tidak usah ikut saja, tapi dia bilang dia akan minum obat anastesinya jika kumat.”

   ”Haejin sok mahal sekali ya…” gumam Kyuhyun. ”Tidak bisa keringetan, tidak bisa kena panas, harus di dalam ruangan dingin.”

   ”Biar bagaimanapun juga dia tergolong Malaikat meski dengan tanduk iblis, Kyunnie,” kekeh Shindong. ”Malaikat kan tidak tahan panas, memangnya iblis asli.” Dan mereka semua tertawa, Donghae tersenyum kecil, meski masih sedikit khawatir juga.

   ”Tak apa, satu lagi Haejin itu kan keras kepala, kalau dia mau menemani Donghae, ya biar sajalah, toh dia sudah istirahat di van sekarang.” Ujar Sungmin.

   Mereka kini sudah berbaris di belakang pintu masuk panggung, karena setelah ini, dengan seragam mereka yang berwarna perak metalik. Mereka akan melangsungkan goobye stage mereka hari ini, dengan menyanyikan tiga lagu sekaligus, Superman, A-Cha, dan Mr Simple.

*Minggu Pagi*

”Gwenchana?”

   ”Hmm.” Haejin cuma menggumam sambil berbaring miring ke arah tubuh Donghae, dan justru mengeratkan pelukannya.

   Donghae mengecup dahi kekasihnya itu. ”Bangun yuk, Sayang… makan dulu, harus minum obat, kan?”

   ”Belum mau bangun.” Rajuk Haejin samar-samar karena wajahnya dibenamkan dalam pelukan Donghae, Donghae terus mencium dahi dan puncak kepala Haejin, juga mengusap-usap punggungnya.

   ”Bangun, Sayang… makan obat dulu, nanti tambah sakit, mana bibirnya masih bengkak, tidak?” Donghae buru-buru melepaskan pelukannya dan menangkup wajah Haejin dengan kedua tangannya, memeriksa bibir Haejin yang coincidently bengkak karena… satu dan dua alasan. Mata Haejin masih tertutup. ”Ooh, sudah tidak bengkak… johta!”

   ”Poppa sih~” keluh Haejin mengantuk.

   Donghae tertawa bersalah. ”Hukuman Momma belum selesai, jadi jangan nakal dan harus menurut!” cubit Donghae pada pipi Haejin. ”Ayo, sekarang bangun, sarapan, makan obat, mandi!”

   Haejin membuka matanya perlahan-lahan, melihat keadaan sekelilingnya. Dia masih menginap di dorm Super Junior. Memang bukan kali pertama dia menginap disini, September lalu, dia tidur selama satu minggu disini, karena pacarnya yang manja sedang sakit kaki. Dan sekarang, pacarnya memberi hukuman harus tidur di dorm Super Junior selama yang ia mau.

   Hukuman yang menyenangkan menurut Haejin, Haejin terkekeh dan menurut, dia bangun dan merasakan denyutan lagi di sisi kepala kanannya. Lalu bersama Donghae mereka keluar bersama-sama dari dalam kamar. Di ruang tengah sudah ada Shindong yang asyik menyantap makanannya, Leeteuk menonton televisi, dan Ryeowook serta Kyorin yang mengoceh di dapur.

   ”Haejin suruh makan dulu, Hae…” kata Leeteuk pada Donghae.

   Donghae mengangguk. ”Ini kami mau makan, Hyung juga ikut makan…” pinta Donghae. Leeteuk mengangguk dan ikut ke ruang makan.

   ”Onnie, pagi~” sapa Kyorin riang. ”Lihat, aku dibelikan Ryeowook Oppa celemek baru.” Ryeowook tersenyum malu-malu di sebelahnya, sementara Haejin dan Donghae mengangkat alis mereka tinggi, sambil tersenyum penuh arti. ”Onnie sudah mau makan?”

   ”Ne, tolong ya, Kyorinnie…” kata Donghae sambil menarikkan kursi agar Haejin duduk, Haejin duduk.

   ”Kyorin masak apa?” tanya Haejin antusias, sementara Donghae menarik kursi di sebelahnya dan sudah mulai melakukan aksinya jika mereka baru bertemu setelah berpisah lama…

   Melingkarkan sebelah tangannya di pinggang kekasihnya.

   ”Aku hanya membantu Ryeowook Oppa, Onnie, sekalian belajar masak, Ryeowook Oppa memasak Sup Seafood.”

   ”Ah, johta!” seru Donghae.

   ”Woah, pasti enak,” puji Haejin.

   Ryeowook lalu berkata, ”Tapi, kau cukup mahir memasak, Kyorinnie, pastilah di dorm kau yang memasak, ya?” Ryeowook mulai mengecilkan api di panci dan Kyorin mulai membantunya menuangkan sup tersebu ke dalam mangkuk-mangkuk.

   Kyorin mengangguk. ”Onnie dan Chihoon kan tidak bisa masak.”

   ”Belajar masaklah, Haejinnie… Donghae Hyung akan kelaparan jika menikah denganmu nanti.” Ledek Leeteuk yang masuk dapur dan ikut duduk di hadapan Donghae dan Haejin.

   Haejin cuma terkekeh saja, Donghae  senyum-senyum malu.

   ”Tapi Onnie pandai memasak masakan Italia,” Kyorin memang anak baik, tak lupa dia menyebutkan kelebihan Onnie-nya, meski sudah menyebutkan kekurangannya terlebih dahulu. ”Dia bisa mengolah banyak pasta.”

   Donghae mengangguk-angguk bangga dan mengangkat jempolnya. ”Pasta buatan Haejin paling enak!” pujinya sambil mengerling manja pada kekasihnya yang bersandar di kepala kursi. Dipandangi begitu, wajah Haejin memerah dan langsung mencium bibir Donghae singkat.

   ”AISH!” keluh Leeteuk, Ryeowook, sementara Kyorin, semenjak Haejin merona menyala, dia sudah bisa menebak akan ada adegan cium, maka dia telah memalingkan wajahnya.

   Donghae malu-malu menatap Leeteuk. ”Jangan iri dong, Hyung~” dia malah mengeratkan pelukannya di pinggang Haejin, Haejin nampak cuek-cuek saja, dan tidak malu-malu sama sekali sudah mencium Donghae di hadapan leader Super Junior tersebut.

   ”Setidaknya tidak di depanku!” omel Leeteuk.

   ”Kenapa? Oppa mau dicium juga?” tanya Haejin iseng.

   Donghae mencubit pipi Haejin. ”Lalu siapa yang akan mencium Hyung kalau Hyung bilang mau, hah?! Jangan nakal, menurut!”

   ”Aww… sakit, Poppa~”

   ”Jangan nakal!” geram Donghae. ”Tidak boleh tebar pesona pada Hyungku, dan pada paus-paus lain.” Haejin menggembungkan pipinya dan mulai bertingkah aegyo. Pasangan ini semenjak bertemu dan merayakan ultah Donghae, sama sekali tidak bisa dipisahkan.

   Leeteuk geleng-geleng mual melihat kelakukan mereka, dan untunglah Kyorin sudah mulai meletakkan mangkuk-mangkuk di atas meja. Lima menit kemudian mereka sudah menyantap sup seafood segar buatan Ryeowook, dan Shindong pun ikut makan bersama.

   ”Hmm, tidak disangka, hari ini sudah hari terakhir promo kita,” kata Leeteuk tiba-tiba. Donghae, Ryeowook, dan Yesung mendongak menatap Leeteuk, sementara Haejin dan Kyorin saling pandang.

   Kyorin langsung berkata. ”Oppadeul, mianhaeyo, kami justru baru tiba pada saat kalian sudah mau goodbye.” Ujarnya menyesal.

   ”Ne, tidak bisa seperti tahun lalu, kami jarang absen di perform kalian,” kata Haejin sambil menatap nasinya sedih.

   Leeteuk terkekeh. ”Gwenchana, kami sama sekali tidak menyalahkan kalian.”

   ”Ne, harusnya kami yang minta maaf karena tidak bisa mendukung kalian di debut Jepang kalian.” Tambah Shindong lagi. ”Apalagi kalian sangat sukses di Jepang sana, mengalahkan banyak girlband Korea lainnya yang ikut debut disana.”

   Haejin dan Kyorin tertawa malu.

   ”Tapi kami disini sedih karena sudah harus menyelesaikan promo kami, yaa tak apa lah… sebentar lagi World Tour,” kata Leeteuk bersemangat, disambut tepukan tangan heboh Haejin dan Kyorin.

   ”Majyeo! Kudegar kalian akan World Tour, kalian Korean Idol Group yang pertama kali akan melakukan konser keliling dunia. Daebak!” puji Haejin sungguh-sungguh. ”Belum ada yang mengalahkan kalian.”

   ”Ah gomawo, Haejin~” senyum Shindong.

   ”Gomawo.” Leeteuk dan Ryeowook mengacungkan jempolnya.

   Donghae mengelus rambut kekasihnya. ”Gomawo, Momma~”

   Kyorin terkekeh. ”Aku benar-benar kagum, kalian hebat sekali… kami boleh nonton, kan?”

   ”Boleh, kalian gratis kalau datang~”

   Haejin dan Kyorin bertepuk tangan heboh dan senang, mereka akan diundang lagi di Super Show 4. Padahal sebetulnya tak perlu ditanya, ketika Super Show 2 saja sebetulnya mereka sudah diundang, hanya saja dulu, cuma Chihoon yang menghadiri konser tersebut, karena Haejin dan Kyorin masih canggung dan belum terlalu kenal dengan Super Junior. Tapi, sejak Super Show 3, Felidis ikut menonton konser dua hari berturut-turut via backstage malah!

   ”Eh iya, Momma… ceritanya kan kemarin, kau memutuskanku setelah A-Cha keluar,” Donghae menyipitkan matanya melirik Donghae, dan sekeliling meja menoleh menatapnya. ”Kami belum tahu pendapat Felidis tentang A-Cha,” dia menatap Kyorin juga.

   Kyorin menelan makanannya dan meneguk airnya. ”Aku suka A-Cha, dan Haejin Onnie tetap memonitor perkembanganmu kok, Oppa.” Haejin terkekeh-kekeh. ”Dia selalu mendownload semua perform kalian, dan kemarin dia menangis-nangis melihatmu yang super tampan ketika di acara UNICEF itu lho.”

   Haejin tertawa malu.

   ”Kan, makanya jangan sok-sok putus,” ledek Leeteuk.

   Donghae nampak berpuas diri mendengar penjelasan Kyorin bahwa pacarnya tidak bisa mengungkapkan isi hatinya ketika sibuk berakting putus cinta dengannya. Sudah sejak kemarin Donghae selalu minta diceritakan oleh Kyorin dan Chihoon bagaimana keadaan Haejin ketika berpura-pura putus denganya, dan ceritanya memang memuaskan. Chihoon, terutama, benar-benar menggambarkan betapa tersiksanya Haejin waktu kangen tapi tak bisa menghubungi Donghae.

   Dan Haejin cuma pasrah saja, aibnya dibongkar-bongkar, makanya dia tak malu-malu lagi bermesraan dengan Donghae di depan member-member lainnya, pastilah karena kangen akutnya.

   ”Ah, aku punya ide~” Donghae melirik Haejin lagi dengan tatapan yang mulai ’aneh’ dimata member lainnya. ”Momma, hukumanmu untuk hari ini…” mata Donghae menjadi ’evil’.

   Leeteuk mengernyit menatap kedua manusia di depannya ini.

   ”Apa lagi hari ini?” tanya Haejin sok pasrah.

   ”Kau… gantikan Krystal, mau?”

   ”Krystal?” Haejin mengernyit.

   ”Ah!” sorak Shindong. ”Kita mau nyanyi Oops lagi? Seperti kemarin?!”

   Kyorin memekik senang. ”Ah! Aku juga lihat perform kalian di Yoo Haeyeol Sketchbook. Jinjja, Oops-nya daebak! Onnie, Onnie mau saja… Onnie kan prenounciation Inggrisnya sudah taraf native, pasti bisa!”

   ”Boleh, boleh…” Leeteuk mengangguk-angguk.

   ”Iya, kita Oops lagi!” seru Shindong semangat.

   ”Kurasa akan keren,” tambah Ryeowook ikut menatap Haejin.

   Haejin berpikir-pikir, ”Hmm…” gumamnya. ”Tapi jangan sama seperti ketika bareng Fany Onnie lagi. Kita buat seperti ada ceritanya saja, bagaimana Poppa?” tanya Haejin pada Donghae.

   ”Pokoknya akan kusiapkan hukuman Momma, deal?” Donghae menatapnya penuh arti.

   ”Deal!” Haejin menyalami tangan Donghae, tak suka ditantang.

*SBS*

Kini Super Junior, dan ketiga member Felidis tiba di SBS menggunakan tiga buah van berbeda. Begitu kedelapan member Super Junior, dan tiga member Felidis keluar, seperti biasa blitz langsung menyala-nyala, dan banyak dari mereka yang mulai mengambil gambar. Mereka semua tersenyum formil saja, sementara mulai masuk ke dalam gedung bersama-sama, menuju backstage studio Inkigayo.

   ”Omo! Felidis, kalian datang?!” pekik Gain Brown Eyed Girls ketika melihat Felidis yang mengekor di belakang Super Junior.

   ”Onnie!” seru Haejin, Kyorin, dan Chihoon kompak pada Brown Eyed Girls, yang langsung bertukar sapa, cium pipi kanan-kiri. Felidis cukup dekat dengan Brown Eyed Girls, setelah Star Golden Bell dan The Felidis Show tahun lalu.

   Narsha, Jea, Miryo, dan Gain justru menyapa member Felidis lebih hangat dibandingkan member Super Junior. Alhasil, Super Junior duluan masuk ke dalam kamar ganti terlebih dahulu, sementara Felidis masih ngobrol dengan Brown Eyed Girls dengan hangat di koridor.

   Setelah itu, bukan hanya Brown Eyed Girls, yang mengucapkan selamat datang atas kembalinya Felidis serta suksesnya debut Jepang mereka. Mereka juga disapa oleh Davichi, Simon D, Kan Miyeon, Kim Kyu Jong, yang juga sedang melakukan promosi mereka hari ini, bahkan memberikan CD album terbaru mereka semua.

   Setelah lama berbincang-bincang, ketiganya kembali berjalan mencari kamar ganti Super Junior ketika lagi-lagi mereka dipanggil…

   ”Sunbaenim! Felidis Sunbaenim, annyeonghaseyo!” Dal Shabet yang baru kembali dari rehearsal dengan kompak membungkuk. ”Kami Dal Shabet, kami penggemar Sunbaenim.”

   Chihoon ber- ”Woah… kita sekarang Sunbae.” gumamnya takjub.

   ”Annyeonghaseyo.” Kyorin balas menyapa.

   ”Annyeong.” Haejin melambai pada Dal Shabet.

   Mereka berbisik-bisik cepat, lalu salah satu dari mereka berkata. ”Sunbaenim, Sunbaenim kalau tidak keberatan boleh tunggu disini sebentar, kami ingin memberikan Sunbaenim CD album baru kami. Bolehkah?”

   ”Oh, ye… boleh, silakan,” Haejin membungkuk.

   Dan salah satu diantara gadis-gadis itu berlari ke kamar ganti dengan terburu-buru lalu kembali lagi membawa CD Dal Shabet Bling Bling tersebut dan menyerahkannya pada Haejin.

   ”Sunbaenim, terima kasih mau menerima CD kami.” Mereka berenam membungkuk.

   ”Aigo, harusnya kami yang berterima kasih diberikan CD. Kamsahamnida,” Chihoon membungkuk.

   ”Kamsahamnida.”

   Haejin, Kyorin, dan Chihoon kemudian meneruskan jalan mereka, sambil terkekeh-kekeh tidak percaya. Debut Jepang mereka benar-benar telah membuktikan tempat mereka di jagat musik Hallyu, juga bahwa mereka adalah ’Senior’ sekarang. Padahal Chihoon sendiri kaget, dia kan masih lebih muda daripada member Dal Shabet tadi.

   Mereka juga bertemu Infinite yang juga menahan mereka agar mau diberikan CD Paradise dan Be Mine. Bahkan beberapa member Infinte bilang kalau Haejin, Kyorin, dan Chihoon adalah tipe ideal mereka. Haejin, Kyorin, dan Chihoon malu-malu dan mengucapkan terima kasih, lalu kembali berjalan dan kali ini ditahan oleh member Boyfriend.

   ”Aigoooo, Onnie~ manis sekali yang ini Onnie~ imut-imut~” Chihoon berbisik di telinga Haejin melihat member Boyfriend yang mengenalkan diri mereka dan menatap Felidis takjub.

   Kyorin menerima uluran tangan salah seorang membernya yang mengajaknya bersalaman. ”Kyorin Sunbae, aku penggemar beratmu.” Dan wajah Kyorin sontak memerah. Apalagi anggota Boyfriend itu langsung diledek teman-temannya yang lain.

   ”Sunbae, dia suka padamu.”

   ”Iya, Sunbae, dia punya postermu di seluruh dinding kamarnya!”

   Dan tawa memenuhi lorong kamar ganti tersebut, Kyorin membungkuk dan dengan malu-malu dia menjawab. ”Terima kasih.” Sementara Chihoon terus melirik salah satu dari si kembar Jo, dengan pandangan yang akan membuat Haejin menjitaknya jika tidak di depan orang.

   ”Kalau begitu kami pergi dulu ya,” pamit Haejin.

   ”Ne, Sunbaenim… terima kasih mau menerima CD kami.”

   ”Ah ye… sama-sama.”

   Felidis berjalan lagi, kini Haejin mencubit pipi Chihoon. ”Dulu CN Blue kau lirik-lirik, sekarang Boyfriend. Mau dikemanakan Sungmin Oppa, hah?” omelnya sambil berbisik sadis.

   ”Ah… Onnie,” keluh Chihoon. ”Cakep itu dia, aku cuma melirik saja~”

   ”Jangan nakal! Nanti kena karma baru tau!”

   ”Tapi Kyorin Onnie tadi juga salam-salam…”

   ”Kyorin kan dipuji, wajar dong…”

   ”Sunbaenim, Annyeonghaseyo!”

   Langkah ketiga gadis itu kembali berhenti, dan kali ini semburat merah justru muncul di wajah Haejin. B1A4 yang kali ini menahan mereka. Kelima member B1A4 itu membungkuk, lagi-lagi dengan pandangan takjub pada mereka bertiga.

   ”Sunbaenim kami sangat senang bisa bertemu, selamat datang lagi di Korea, dan selamat debut Jepangnya.” Ucap salah satu dari mereka.

   ”Ah, ye…” Haejin berseri-seri.

   Chihoon melirik Onnie-nya sebal!

   ”Sunbaenim, boleh kami memberikan kalian CD?”

   ”Oh boleh, boleh…” Kyorin mengangguk senang juga.

   ”Chogi…” kata Haejin pelan. ”Boleh kami minta tiga?” dan Kyorin dan Chihoon menatap Onnie mereka kaget, tidak tahu malu Haejin  Onnie ini, pikir mereka. ”Kami bertiga penggemar berat kalian lho.” Haejin meneruskan.

   Chihoon dan Kyorin saling pandang penuh arti, yang hardcore fans B1A4 kan Haejin saja, kenapa membawa-bawa mereka berdua?

   ”Jinja?! Sunbaenim?!” mata kelima cowok ganteng itu berbinar.

   Dan kini CD Beautiful Target, sudah ada di tangan masing-masing Haejin, Kyorin, dan Chihoon. Member B1A4 pun mengambil foto mereka bersama. Barulah setelah itu Felidis tiba di kamar ganti Super Junior dengan tangan penuh CD dari para rookie artist tahun ini.

   Super Junior melongo melihat CD-CD yang dibawa Haejin, Kyorin, dan Chihoon ke dalam kamar ganti mereka.

   ”Hallyu star, begitu kembali dari Jepang sambutannya banyak ya, daebak…” gumam Eunhyuk sambil memeriksa CD-CD tersebut. ”Brown Eyed Girls, Kim Kyujong, Kan Miyeon, Davichi, Infinite, Dal Shabet, Boyfriend, dan B1A4. Tapi kenapa hanya B1A4 yang memberikan 3?”

   ”Haejin Onnie yang minta, tanpa tau malu.” Chihoon mengangkat bahu.

   Seluruh member Super Junior, termasuk Donghae menatap Haejin kaget. Sejak kapan Haejin jadi penggemar B1A4?

   ”Salahmu sendiri, Chihoonie,” sahut Haejin santai. ”Kenapa tidak berani minta CD Boyfriend tadi?” wajahnya menyeringai, dan Chihoon terbelalak! Sejak kapan Haejin Onnie-nya bisa membalas kata-katanya? Dan kini wajah Chihoon pucat pasi, sementara Sungmin meliriknya.

   Kyuhyun berdecak. ”Jadi sekarang member Boryfriend?”

   ”Onnie!” jerit Chihoon, sementara Haejin mengedip-ngedip super polos, dan Donghae meliriknya super ngeri.

   Sejak kapan Lee Haejin jadi evil begini???

   ”Kau diapakan Heechul Hyung sih?” tanya Shindong heran pada Haejin yang cuma mengedip-ngedip lagi. Donghae geleng-geleng kepala.

   Seorang staff masuk, membawa clipboard di tangannya dan mulai memberi pengarahan soal run down acara hari ini, sementara mereka diminta bersiap-siap untuk memulai recording. Rencananya Haejin akan tampil bersama Donghae, Eunhyuk, Leeteuk, dan Shindong setelah Super Junior menyelesaikan perform goodbye mereka.

   ”Hapal lagunya kan?” tanya Leeteuk pada Haejin.

   Haejin mengangguk yakin.

   ”Nanti menyanyi terus saja, ada kejutan dan hukumanmu di atas panggung pokoknya,” kata Donghae lagi pada Haejin yang nampak amat pasrah dengan segala macam hukuman yang Donghae berikan padanya, maka lagi-lagi ia mengangguk.

   ”Ayo kalian bersiap! Haejin-ah, kau lebih baik ganti pakaianmu juga,” kata Manajer Super Junior yang sedang naik daun belakangan ini, Junghoon berkata kepada membernya dan Haejin.

   Coordie Super Junior mulai sibuk membantu pria-pria tampan itu mengganti pakaian mereka yang berupa stelan jas berwarna merah gelap. Maka Kyorin dan Chihoon ganti membantu Haejin mengenakan gaunnya di kamar ganti Super Junior setelah seluruh member selesai mengganti baju santainya dengan gaun bertali satu, ruffled cocktail dress buatan desainer ternama Nina Ricci, yang dibeli Haejin ketika mereka di Jepang.

   Gaun tersebut memiliki aksen polkadot dengan helaian-helaian kainnya yang tipis membelai lembut kulit cokelat Haejin. Tepat di bawah dadanya, terdapat pita besar demi menonjolkan aset Haejin yang paling berharga tersebut. Haejin mengganti wedges-nya dengan platform berwarna perak juga, lalu mulai memeriksa pantulan bayangannya di depan kaca.

   Kakinya yang sebetulnya pendek, kini terlihat jenjang karena memakai mini dress dan platform setinggi lima belas sentimeter tersebut. Haejin membalik badannya, dan punggungnya juga terekspos. ”Othe?”

haejin outfit inkigayo

 

   ”Yeppeo.” Puji Kyorin jujur.

   ”Seksi.” Kata Chihoon nyeleneh.

   Haejin terkekeh.

   ”Ya sudah, Onnie harus menata rambut Onnie dulu sebelum tampil, kan? Dan itu gelang power balance-nya dilepas!” omel Kyorin melihat Haejin yang tetap hobi memakai power balance merahnya.

   Begitu mereka keluar, ternyata Super Junior sudah bersiap di belakang panggung untuk perform Superman, A-Cha, dan Mr Simple. Maka kini Haejin duduk di depan meja rias, dan stylist Super Junior langsung menata rambutnya, sementara Chihoon dengan iseng membongkar-bongkar tas make up Super Junior yang terbuka, mencari-cari sesuatu, dan Kyorin duduk di sofa memainkan ponselnya.

   Wajah Haejin dipoles dengan make up lembut yang tidak terlalu tebal, hanya berusaha menonjolkan sedikit warna di pipi dan bibirnya yang kemerahan. Make up lebih menitikberatkan pada shading di hidung Haejin yang pesek, ciri khas hidung Korea asli. Matanya tidak dipakaikan bulu mata palsu, karena bulu matanya sendiri sudah lentik, hanya perlu ditambahkan mascara bervolume agar bulu matanya semakin menonjol.

   Rambut Haejin pun ditata sederhana, karena selama di Jepang kemarin Haejin memutuskan untuk memotong pendek rambutnya, yang mulai kembali panjang lagi. Jadilah rambutnya hanya dibuat bergelombang dan di tambahkan tiara imitasi. Barulah Haejin membuka tasnya sendiri dan mengambil aksesori pribadinya, meliputi dua cincin yang ia pakai di jari telunjuk dan jari manis tangan kanannya, serta gelang besar di tangan kirinya.

   Perfect!

   ”Haejin-ssi,” tepat saat itu staff acara menyembulkan kepalanya ke dalam kamar ganti Super Junior. ”Silakan ke belakang panggung, sekarang… sebentar lagi Brown Eyed Girls selesai perform, kemudian Super Junior tampil, barulah kau bersama member Super Junior.”

   ”Oh, oke… kamsahamnida.” Haejin membungkuk.

   ”Onnie, hwaiting!” sorak Kyorin dan Chihoon bersama-sama.

   Haejin mengangguk, mulai gugup, biar bagaimana pun ini adalah penampilan perdananya secara live bersama Donghae, meski ada yang lainnya juga. Mimpinya untuk bisa bersanding di atas panggung bersama kekasihnya akhirnya terwujud, berkat hukuman dari Donghae.

   ”Onnie jangan gugup,” pesan Chihoon melihat Haejin yang mulai gugup.

   Haejin mengembuskan napasnya pelan-pelan. ”Oke, aku pasti bisa~ jangan sampai blank di panggung.” Dia mensugesti dirinya sendiri.

   ”Keok jonghajima, Onnie… Donghae Oppa kan bersamamu.” Chihoon menepuk bahu Onnie-nya.

   Haejin menarik napas dalam-dalam, ya Donghae kan bersamanya, pikirnya, akhirnya ia bangkit dan berjalan keluar kamar ganti diikuti Kyorin dan Chihoon yang bersemangat di belakangnya. Kapan lagi mereka melihat rapper Felidis berkumpul dengan rapper-rapper Super Junior di atas panggung secara live.

   Super Junior menoleh bersamaan ketika Haejin tiba dan berdecak kagum akan penampilan Haejin yang benar-benar niat hari ini. Maklum saja, Super Junior dan Felidis biasanya bersama-sama dalam acara off air dan variety, mereka jarang sekali terlibat dalam panggung yang sama ketika sama-sama sedang melakukan promosi. Dan kini, sayang sekali, hanya Haejin yang akan tampil bersama mereka. Termasuk Donghae yang biasanya hanya melihat Haejin tampil polos *?* tanpa make up, dan hanya memakai pakaian santai.

   Super Junior menampilkan Superman, A-Cha, dan Mr Simple secara berurutan. Fans mereka trus meneriakkan bahwa mereka akan menunggu Super Junior kembali lagi setelah dua tahun mendatang, bahkan para pengisi acara yang menonton di belakang panggung ikut terbawa suasana sedih para penonton yang merasa kehilangan atas good bye stage Super Junior kali ini.

*SBS Inkigayo*

”Beri tepuk tangan yang meriah bagi Super Junior!” seru Sulli sementara penonton bertepuk tangan dan memberikan standing ovation setelah Super Junior selesai tampil. ”Super Junior telah menyelesaikan promo album kelima mereka selama tiga bulan.”

   ”Woah!” seru ketiga MC lainnya.

   ”Dan setelah ini Super Junior juga akan segera memulai World Tour mereka!” seru Gikwang menimpali ucapan Sulli, diiringi tepuk tangan meriah lagi dari para penonton.

   ”Super Junior juga merupakan idol group Korea pertama yang akan melakukan World Tour, jeongmal daebakida.” Kata IU. ”Kita bisa melihat ELF, fans dari Super Junior yang terus memanggil-manggil Super Junior, karena mereka masih belum ingin berpisah dengan idola mereka.”

   Ketiga MC lainnya mengangguk setuju.

   ”Kalau begitu bagaimana kalau Super Junior memberikan stage tambahan bagi para penggemar mereka yang ada disini?” pancing JoKwon setelah melihat cue card di tangannya.

   ”Ah, keurae?!” tanya Sulli terkejut. ”Ada penampilan tambahan dari Super Junior.”

   ”Keurom! Mereka akan tampil lagi…” kata Gikwang dan kini studio sudah dalam keadaan riuh bersemangat, karena mereka tidak tahu bahwa Super Junior akan tampil lagi. ”Penasaran?!” tanya Gikwang pada ketiga MC lainnya.

   ”Ne!” ketiganya mengangguk.

   ”Kalau begitu kita sambut dengan meriah… Super Junior feat. Felidis Haejin!” seru Gikwang.

   Penonton langsung berteriak-teriak riuh, sementara keempat MC menyingkir ke sudut, karena ini adalah penampilan terakhir untuk hari ini, dan setelah penampilan ini, mereka harus melakukan closing.

   Haejin masuk ke panggung diiringi sorakan riuh dari para penonton laki-laki, tentu saja, kemudian di belakangnya mengikuti Eunhyuk, Donghae, Leeteuk, dan Shindong, juga beberapa property man yang membawa sofa panjang untuk di letakkan di tengah-tengah panggung.

   Lampu meredup, dan hanya lampu sorot di panggung yang menyala, tepat ketika musik mulai menyala.

Oops – Super Junior feat Felidis Haejin

Haejin menggoyangkan pinggulnya sekali ke arah kiri, strike a pose, memamerkan S line-nya, dan mengangkat mike-nya.

So Ladies, I know y’all feel me…

Them boys are always be bluffin’

Tryin’ to feel like they’re the man.

Trying to be in control

Thinkin’ they’re always right

But they just don’t get it

Haejin mulai bergoyang mengikuti iramanya sementara keempat pria di belakangnya mengiringinya menari.

Bbeongeul chyeodo yubun suji yaejom boge (Uh huh)

Nuga jaene heo pungdeul jom maga bollae (Uh oh)

Tto shijaki ne ibman yeolmyeon makmu ganae (Huh! )

(Stop it) *Haejin mengacungkan tangannya* Oops! Oops!

(They’re sayin’) *Haejin berpose seperti Marylin Monroe yang menahan roknya agar tidak terbang sambil melakukan wink* Oops! Oops!

Eunhyuk maju diiringi Leeteuk dan Shindong di sebelah kanan dan kirinya, seperti mengawal seorang Raja. Ja, deureo gab nida baksu hanbeon juseyo soraknya dan para penonton ikut bersorak, sementara Donghae, Leeteuk, dan Shindong dibelakangnya berlagak bagai bodyguard-nya. Eunhyuk kini mendekati Haejin yang nampak seperti tidak peduli.Nuga mworae do, biju eori god, sang we kwon il pereu No.1 igo, Kkoripyo cheoreom dalgo saneun bijueol gasu TV nawatda hamyeon sonyeo deureunBonbang sasu

   Donghae, Leeteuk, dan Shindong meletakkan ketiga foto Choi Siwon di atas kepala Haejin yang menatap sekelilingnya pura-pura jijik dan geli. bogo itna? Choi Siwon…’

   Eunhyuk terus berusaha mendekati Haejin, agar Haejin mau luluh dengan wajah tampannya sambil terus menyanyikan liriknya. Haruman ttak, haruman jal, saenggyeot dan yaegi deudgo shipeo.. Maennal mannael, jal saenggyeosseu nikka.. Eolgullo meokgo sandan daet geureun dal jima…’ Eunhyuk mengejar Haejin yang pura-pura mau pergi dan menarik tangannya, Haejin berbalik menatapnya.

   Donghae, Leeteuk, dan Shindong bernyanyi bersamaan. Waemo e garyeo jin gachangryeok…’

   Eunhyuk bernyanyi berlebihan. Oh yeah…’ sementara Haejin geleng-geleng jijik dan mengacungkan jempolnya ke bawah. Eolgul maneuro mureupeul kkulh ge harira

   Haejin mendorongnya jijik dan mulai ke tengah formasi dan mulai bernyanyi lagi, nampak ilfil. Bbeongeul chyeodo yubun suji yaejom boge (Oops!), Nuga jaene heo pungdeul jom maga bollae (So what?) Tto shijaki ne ibman yeolmyeon makmu ganae Haejin geleng-geleng sendiri. Stop it!’ ucapnya lelah, sementara keempat pria di belakangnya tetap ber-Oops, Oops. ’They’re sayin…’ keluh Haejin sambil menggeleng. Oops… Oops… Haejin melirik ke belakang. Stop it!’

   Keempatnya tetap ngotot. ’Oops! Oops!’

  They’re sayin…’ Haejin kembali memasang pose Marilyn Monreo-nya agar S line-nya terlihat lagi.

   Donghae muncul di sebelahnya dan menarik pinggangnya agar menoleh kepadanya. Donghae kini memunculkan wajah Sho Fuwa-nya, ’Jakku heossori haji malgo, ki julge na gaseo chana bae wa…’ Donghae mengeluarkan kunci mobilnya, dan kini dia menarik Haejin agar duduk di sofa, sebagai pengganti mobilnya. Haejin disebelahnya kembali memasang wajah ilfil. Naega taneun chaneun ni deuri bureo wo haneun super car,Uri jibeun Las Vegas, L.A., Hollywood…’ Donghae menunjuk Shindong, Eunhyuk, dan Leeteuk yang melambaikan peta Dunia pada Haejin yang memasang tampang melongo. Donghae menyolek pipi Haejin lagi agar menoleh kepadanya, dan meneruskan penjelasan soal kota. Hawaii, Maldive, Dubai kkaji do bi haenggi eobshi do watda gatda…’ Donghae kembali memasang wajah sombong, Haejin mulai mengangguk-angguk dan nampak percaya pada kata-katanya. Iyu ga mwolkka, nae chaneun haneureul nara ga Fly to the Sky, Sae chaga neujeo jyeo chareul sa, card chung jeoni andwe seo chareul sa, Geunyang maksa maksa nae chaneun ni deuri eureu reong haneun eureu reong cha tepat ketika Donghae menyanyikan bagian mobilnya bisa terbang, wajah Haejin yang kagum kembali datar dan ilfil.

  Valet parking butakhae yo, Hey~! Miss Simple…’ Donghae menyolek dagu Haejin yang disambut sorakan riuh para penonton, tapi Haejin nampak geli dan langsung mendorong Donghae hingga terpojok di sofa.

   Haejin bangkit dan bernyanyi lagi dengan wajah di dramatisir sedih dengan kelakuan pria-pria sok pamer itu. (Oops boy) heo useum man na oh ne, (Oops boy) Pinocchio na sheot ne, (Oops boy) I namja deul heo punge, Oh yeah…’ tapi kemudian Leeteuk menarik Haejin agar duduk lagi di sofa, dan kini di kanan kirinya duduk Eunhyuk dan Donghae yang memintanya memerhatikan Shindong.

   Shindong memberikan Haejin GPS. Navigation deulgo deureo wa neon pilyo hal geoya, Uri jiben mia chatgi poster do itdan da, Park Jisung I watna bwa nan badji chuk gureseun, Igeon gongryong gajuk jamba ya eoryeobge guhaesseum…’ Haejin melongo melihat kini keempat pria tersebut memamerkannya poster Park Jisung. Banggeum jina gan geoseun nae ae wonyong chita ji, Gaen “shijeo” rago hae uri eomma ye chimpanzee sementara Eunhyuk dan Donghae lagi-lagi berakting sebagai Cheetah dan Simpanse, Haejin masih duduk di sofa bingung.

   Leeteuk duduk di sebelah Haejin dan melingkarkan tangan di bahunya, bertanya Do you like coffee?

   Shindong sudah kembali melanjutkannya. ttarawa boyeo julge nae nongjang Frappucino saemmul eseo peo ga mok mareumyeon…’ Shindong yang tahu jenis kopi favorit Haejin menyebutkannya, nyaris membuat Haejin melupakan aktingnya dan hendak tertawa, padahal Eunhyuk dan Donghae sudah ber-Oops Oops… Oops Oops…

   Ganti Leeteuk yang berdiri dan berusaha menarik perhatian Haejin. Hey! geogi mul gogi nae iyagi hanbeon deureo bollae?, Naega malhamyeon nae maldaero sesangi modu byeonhae saero Il deo hagi, ireun sam, il baegi ireun baek ini baek iniHeukineuro byeon hago, heukini hwangineuro byeon hani…’ Donghae dan Eunhyuk kembali mengeluarkan papan 1 + 1 = 3 juga 1 – 1 = 100 pada Haejin yang sudah nampak semakin pusing dengan kelakuan pria-pria non sense di hadapannya kini. Injong cha byeoreun…’

   Haejin, Donghae, Eunhyuk, dan Shindong berteriak. Shilheo… shilheo…’

   Leeteuk tetap pede meneruskan, jungryeok ye beonb chigeul geoseulleo Daeryuki dongsereul malhani on segye ga han ttangi dwena ni, Nae mareun god jinri yo on sesang ye geu beonbi yo Naega baro sonyeo deul ye daetong ryeong Leeteuk! soraknya dengan penuh percaya diri, sementara Eunhyuk, Donghae, dan Shindong ikut berpose bersamanya.

   Haejin tiba-tiba muncul diantara mereka berempat dan membongkar formasi mereka sambil bergaya. Oops! Bbeongeul chyeodo yubun suji yaejom boge (Woah!), Nuga jaene heo pungdeul jom maga bollae (Whaaat?) Tto shijaki ne ibman yeolmyeon makmu ganae’ Haejin geleng-geleng sendiri. Stop it!ucapnya lelah, sementara keempat pria di belakangnya tetap ber-Oops, Oops. They’re sayin…’

  Two years, gataeoke…

   Haejin tersentak kaget, setahunya seharusnya tidak ada Heechul kan di lagu ini secara live? Lalu siapa yang bernyanyi, dia menoleh dan mendapati Lee Gikwang sekarang ikut meramaikan stage, mata Haejin bahkan nyaris keluar dari rongganya. Apa maksud Donghae dengan ini?! Ini hukumannya?! Anak itu… Haejin panik, tapi show terus berlanjut karena Gikwang terus bernyanyi.

Uju daeseuta ye heose heopung bbeong shijak

Naman han Pinocchio jeoldae eobseul geol jinjja

Nan bichi na waemo, kkochi na maehok, jeogin nae ja tae

Yeoja eolgeureun anbwa naega deo naa, bamsae ullineun naye jeonhwa

Wolsugeum niga nae yeoja, hwamok to jaega nae yeoja, oppa nado teryeo ga

Ilyo il O.K.? geurae arasseo, neon nae taibin geullae meoreoseu

Mae dallineun aen pat bbang jaem eobtji

Nan seong gyeogeun sopung galttae do shirak kkok ssa gaji

Haejin masih terus melongo, mungkin penonton mengira bahwa Haejin tetap berakting, tiba-tiba saja Donghae muncul menatap Gikwang dengan pandangan meremehkan.

  Gikwang bbeong, anhi janha? tanyanya sambil memberikan Gikwang smirk.

   Shindong, Eunhyuk, dan Leeteuk bersorak. ’BBEONG!’

   Akhirnya Haejin tertawa dan meneruskan lagunya. Bbeongeul chyeodo yubun suji yaejom boge (Woah!), Nuga jaene heo pungdeul jom maga bollae (Whaaat) Tto shijaki ne ibman yeolmyeon makmu ganae stop it! Oops… oops… they’re sayin… Oops oops… stop it’

   ’Oops! Oops!’ sorak mereka bersama-sama menutup lagu diiringi sorak-sorakan riuh dari para penonton. ”Oops!” keenamnya serentak mengakhiri lagu.

   ”Ah, Gikwangie, Haejinnie, gomawoyo.” Ucap Leeteuk setelah lagu berakhir.

   Haejin terkekeh tidak berani dekat-dekat Gikwang dan memilih berdiri diantara Shindong dan Eunhyuk. Donghae nampak puas sekali bisa melaksanakan aksi balas dendamnya, sementara bintang tamu lainnya mulai menaiki panggung dan Gikwang, serta tiga MC lainnya, IU, Sulli, dan Jokwon menutup acara mereka.

*           *           *

”Apa sih maksudmu tadi?! Kok kau tidak bilang padaku kalau Gikwang akan ikut bernyanyi?” tanya Haejin ketika mereka sudah kembali ke backstage, Haejin menyeret Donghae menuju lorong rooftop, karena tidak ingin di dengar.

   Donghae cuma bergumam. ”Ya itu hukumanmu.”

   ”Hukuman apa macam itu?!”

   Donghae menggaruk kepalanya berusaha menghindari tatapan Haejin, walaupun matanya terlihat hidup dan cantik sekali, tapi tetap saja, pancaran tajamnya membuat Donghae takut juga.

   ”Kau mau membuat gosipku dan Gikwang besar? Baiklah, tapi kalau besar lagi jangan salahkan aku ya… kali ini kau yang membuatnya!” omel Haejin.

   ”Aku kan hanya ingin membuatmu melihat baik-baik, di atas panggung… antara aku dan Gikwang… secara adil,” gumam Donghae takut-takut.

   Haejin terperangah. ”Jadi itu maksudmu?!”

   ”Oh.” Donghae mengangguk polos.

   Haejin memutar matanya lagi. ”Poppa… kan kubilang kemarin aku hanya mengerjaimu, semua tentang aku jalan dengan Gikwang juga bohong!” kesal Haejin sambil memutar matanya. ”Aku menyiapkan ulang tahunmu sejak sebulan lalu, masih saja kau anggap aku tidak serius begitu?”

   ”Bukan begitu…” rajuk Donghae lagi. ”Aku cuma mau menunjukkan saja… di atas panggung…”

   Haejin memutar matanya. ”Keurae, keurae, arasseo… di pikiranmu memang hanya ada cemburu saja!” seru Haejin habis sabar.

   ”Tapi suka kan?” tanya Donghae pede.

   ”Pede sekali kau!”

   ”Buktinya, dua puluh hari, menangis-nangis karena melihat foto-fotoku…” ledek Donghae sambil menaik-naikkan alisnya.

   Haejin mendelik sebal dan berbalik meninggalkan Donghae yang mengejarnya, ”Ya! Kau kan sedang kuhukum!” Donghae terkekeh-kekeh mengejar Haejin yang wajahnya memerah sempurna. ”Hei… Nyonya Ikan,” godanya terus dari belakang mengikuti Haejin.

-Keutt-

Sebetulnya udah selesai dari semalem, tapi krena udah ngantuk, males ngedit lagi hahahaha… jadilah baru diedit sekarang dan publish sekarang… mengobati rindu aja… wakakakaka… ceritanya agak gak jelas *emang* dan sedikit narsis, tapi yaaa begitulah manusia… kapan lagi bisa narsis kalo bukan di ff sendiri… #plakk kayaknya nisya kerasukan setan Heechul nih :p

Jangan lupa komen, like-nya yaaaa gomawo, saranghae 

LHJ

84 thoughts on “{JinHaeXy} SJ Goodbye Stage… Haejin’s Punishment…

  1. Oopss!! Emang ‘Oopss!!’ >,< #apasih
    keren perform Oopss!'nya, apalgi pas bgian JinHae… Donghae genit banget ama haejin… uuuhh x3

    Ya ampuuuun, itu pas 'tidur barengnya' cuman tidiur ajakan ya? ga 'macem-macem'??? #eh? #plakk -_-
    tapi gpp sih, kapan ya ada ff JinHaeXy yg donghae ama haejin udah nikah, dan tetep menjalani aktivitasnya jadi artis~… pasti seruuuu x3

    Daebak eonni~ love u :*

  2. hukumannya gak menyiksa tapi malah buat seneng><
    aku juga mauuuuu apalagi yang nginep di dorm suju. .
    keren ihh nyanyi oopsnya. .daebak.
    btw aku mauuuu donk CDx B1A4. .*mupeng

  3. aku malah belom liat livenya oops!!😦

    minta b1a4nya oenn, jinyoung milikkuuuuu !!

    hukumannya enak ya, tidur sama hae #mupeng

  4. hukuman yang menyenangkan ne??? aduh mau donk cd b1a4 satuuuuu aja… CNU..nya uhuuuu…. ckckckc… performanya pasti keren dech.. krimin hasil rekamannya ya #plakkk…
    keren keren keren ^^d

  5. Kurang nih bales dendamnya! Hae harus lebih evil lagi! Apa harus diajarin Nara sama Kyu dulu ?? Bajunya Haejin lucu, modelnya sama kayak yang dipake Tiffany~ Kayaknya Suju emang hrus sering perform Oops deh… Suka banget sama tuh lagu~~

  6. ahh hukumannya ini… kirain apa.. kirain haejin dikerjain abis2an sama hae ehh taunyaa ckck~
    ga diedit? pantes aku liat ada yg typo hehe kereeeeennn!!

  7. yeyeeyeyee edisi balas dendam terbit~ .
    err~ tp ngga kaya bales dendam yaa?
    donghae emg malaikat dahh~ ga brubah2 jadi epil yee, pdhl haejin udh jd iblis berselimut malaikat #plak!apaandah
    muahaha kenyang ngakak !! euung~ tapi itu yg bikin bibir haejin jd bengkak apa siih? #garukpalaenyuk /plak!

    itu puas banget malakin CD di inki unn ..😄
    balik dri jepang tnggal berkunjung ke ruang tnggu inki mucore atw mubank lngsung panen dahh #gagitujuga (- -,)
    tp unnieeee acuun mau doooong CD B1A4 tndatngan sandeeuuuuuul !! #muncrat

    wkwkwk OOPS dideskripsiin dgn sempurna~
    sumpaaah .. unnie bisa aja idenya ..
    dan masalah narsis .. saya sudah maklum dari jaman jebot koo unn .. /digampar/

    ohh, satu lagi unn . selamat sudah bisa buat saya megap2 pas buka ini page gara2 poster !! si rambut kuning itu terlalu eeerrrrhh~ #sarapakut
    jinhaexy berikutnya ditungguuuu~ XDD

  8. yap Haejin kerasukan Heechul oppa… aduuuh ini pasangan ikan dememnya saling ngerjain ya ==”

    tapiiii donghae bales dendamnya kurang sadis tuuuuh…. masa gitu doang :p #dicekekhaejin

    Leetuk oppa ud punya % istri masi aja ngiri sama kemesraan JinHae.. :p

    aku suka tuuhh ada romace nya dikit antara Ryeowook-Kyorin

    coba adegan sungmin jeles di liatin…. saya Sungmin-Chihoon shipper :p

    hahahahahaha

  9. Unnie, saia cuma mao bilang… BAGI CD’NYA DOOONG UNNIE !!! Sumpah mupeng+melongo pas Felidis dikasii CD gratisan T^T
    perform oops?? Neomu neomu daebakk!!

  10. aduh…aduh bng ikan apa maksudnya hukuman mu itu????hehehehe

    bng ikan genit ya…colek2 haejin..hahaha

    aku juga mau..wkwkwkwk*plak

  11. wkwwkk daebaklah haejin onnie ini d(^o^)b
    wkwk sempetsempetnya si ikan nganggep itu beneran =D wakakakka :p
    ah ini selalu bikin pengen felidis ada beneran dah -,-

  12. oops! oops! Onn.
    byk yg bkin trkejut nih.
    hukumanny haejin lg, it mah bukn hukuman nmany.
    mlah bkin haejin sneng bget kykna.
    aplg bgian nginep ddorm suju -.-” haha.
    yg lucu it bgian felidis dksh kaset m BEG,davinci, infinite, dalshabet, boyfriend, n b1a4.
    udh kyk mw jualn kset aj y onn.
    wah wah wah, kykna haejin m chihoon pd trpikat m bb lain nih.
    chihoon lgi, sneng bget m yg imut*maklum msh kecil*.
    Performanceny keren bget dh onn, apalagi wktu gikwang ikutan nyanyi.
    pasti haejin onnie kebingungan bget tuh, pgen bget liat tampang haejin onnie yg bingung.
    Y wlwpun ffny sdkit narsis, tp nice kog onn.

  13. aigooooo…itu ngeborong bb sama gb ya..bagi dong cdnya satu..LoL

    Hahaha

    Manteppp dah..dihukum selama apapun saia juga ridho…ikhlas lahir batin mah..-.-

    Btw,,itu bibir bengkak kenapa yah *bertanya2*..apaaaa…ckck

    #plakkkk

  14. felidis panen cd di inki😀 how lucky you are hahaha. si chihoon kena omel ming nggak ya gara2 sempet ngelirik anak boyfriend hahaha. mau banget liat gikwang nyanyi di oops! haha pasti seru banget ya

  15. aigo….itu sh hkuman yg mnyenangkn….wah felidid bruntung bgt y dpt cd2 gratis dri artis2 lain…aq ska bgt style haejin di opps,dressny mnis bgt n anggun lg….

  16. Yeaaa! Skinship couple is back😀 hehe

    Haejin momma lg skit yah? Huee~ get well soon, momma-ya ^^

    Klo hukumannya kya gtu, aku juga mauuu TwT
    Haejin tidur di kmrnya hae? Omo~ g mgkn g trjadi apa2 tuh xD /abaikan

  17. Enak ye hukumannya? Aku jga mau kalo di hukum gtu xp
    Nginap di dorm+di kamar ikan lgi, nggk trjadi apa-apa itu tdur breng –‘

  18. Punishment ny enak bangett . Apalagi yk nginep d drom . tidur ma donge pula
    maauuu !

    chi uda berani ntuh lirik2 cwo lain😀

    itu Oops saia blum pernah liat live ny ):

  19. Aaaah keren bgt !!!! Tapi aku rada bingung cz blom baca yg part pas hae ultah !!! Aq cari gak ada !!!
    Sumpah imajinasi kmu hebat bgt nisya, kmu bsa nggambarin saat haejin n suju di panggung !!! Daebak bgt deh !!! Ehm aq jd kangen heechul !! Loh (?) 64 jempol deh buat kmu #minjem jempol suju !!!

  20. Kyaaaaaaaa keren bgt !!!! Tapi aq belum tau knp haejin dhukukm cz belom baca part donghae ultah !!!
    Tapi sumpah ak suka bgt !!! Daebak !!! Qm bsa gmbarin pas haejin sma suju perfom !!
    Trus yg pd ktmu rockie jg lucu !!
    Nyebut” heechul jd kangen dia deh !!!😦
    64 jempol #pinjemjempolsj deh buat kamu nisay !!! Skli lg daebak !!!!

  21. Wow,..asyik bener hukuman.a..ckck…aq jg pengen kalo d hukum.a kaya G2.:)hihi…n2, bi2r haejin bengkak kenapam tuh? #pasang tampang inocent. n penampilan Oops.a daebak onn. #acungi jempol.🙂

  22. kirain hukuman apaan..
    taunya cuman bandingin gikwang sama donghae .____.

    envy sama felidis, dapet CD gratis gitu.. mau donk~😦

    itu beneran haejinnya ketularan evil bang ichul.. ckckck

  23. Hukumannya begini amat donge -_-
    Jiailah masih aja cemburuan yah sama gikwang padahal mah haejin udah jujur gtu.. galiat apadeh itu. Cuma geleng2 kepala deh klo liat donghae cemburu mah..wkwk

  24. Kyaaaaa.,, mau donkkk dihukumm., #plakk
    Kereenn., pengen felidis beneran adaa!!
    Ahhh brasa liat kehidupan suju scra asli n lagsg., keren penyampaiannya.,
    Nishaaaaa., adain part yg SNSD nya donk di eksis in dkit SNSD nya., pcaran sma siapaaa gitu si ratu tari nya :)) plisss
    #tarik2baju,cuil2author🙂
    Bener2 gemesss sma dua ikannn ini., pengen peluk mereka!! #dikeplakELF&Flyers

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s