{JinHaeXy} A Night To Remember

Can’t thinking I could never live without you by my side…

I’ve spent so many night…

Thinking how you did me wrong, but I grow strong…

Really?

Donghae menarik lengan kemejanya dan memandang jam tangannya. Waktu menunjukkan pukul dua belas lewat satu detik, dan itu berarti kini sudah masuk Oktober 1, 2011.

   Selamat datang Oktober.

   Biasanya Donghae selalu bersemangat jika bulan Oktober datang, apalagi semenjak tahun lalu. Dia sudah punya kekasih yang menemaninya, dan ulang tahunnya, meski tidak dirayakan secara mewah, setidaknya ada ’dia’ bersamanya. Donghae tersenyum tipis.

   Cukup sekali dia melukai diri sendiri, dan dia menyadari kata-kata ’mantannya’ tempo hari. Mereka memang tidak berjodoh pada saat ini, dan jika dia terus memaksa keadaan, maka ’dia’ yang akan menderita, dan Donghae tidak mau ’dia’ yang menderita. Kini, Donghae bisa tersenyum, bekerja, dan hidup dengan baik, meski menghindari namanya, dan Donghae bersyukur, teman-temannya membantunya untuk tidak menyebutkan nama tersebut.

 

   Akankah disana dia juga melakukan hal yang sama?

   Apakah baginya menyebut nama Donghae pun sulit?

   Apakah cinta mereka masih bisa diperjuangkan?

Donghae tersenyum, sudahlah, dia tidak perlu banyak berharap, yang penting dia bahagia disana, tidak apa-apa. Disini, dia juga akan berjuang keras, dan bekerja dengan baik.

   ”Kita recording Inkigayo, dan nanti malam langsung ke SM, kita harus berlatih, sebelum besok ke Nanjing, kaja!” ajak Sungmin yang tersenyum hangat padanya, penuh pengertian.

   ”Ne, Hyung.” Donghae mengangguk dan melihat stelan jasnya yang dipantulkan bayangan cermin.

   Tampan…

   Donghae tertegun, dan menoleh cepat ke belakang dengan kaget! Suara itu, dia tidak salah dengar kan? Tapi hanya ada Sungmin yang menatapnya bingung. ”Hae?”

   ”Aniyo, Hyung… keunyang…” Donghae menatap ke sekelilingnya.

   ”Ayo,” ajak Sungmin lagi tak sabar.

   ”Ah, ne,” Donghae buru-buru mengikuti Sungmin keluar dari kamar ganti.

*3 Oktober 2011*

”Yakin, hanya ini saja yang mau kau bawa?” tanya Leeteuk melihat isi koper Donghae dan perlengkapan pribadi yang Donghae bawa. ”Itu BlackBerry tidak kau bawa, Hae?” tanyanya lagi.

   Donghae menggeleng. ”Batreinya habis.” Tapi dia tidak memandang Leeteuk ketika mengatakan itu, dan memasukkan travel charger-nya ke dalam ransel hitam besarnya, lalu mencari kacamatanya.

   ”Batreinya habis atau memang tidak mau kau bawa?” tanya Leeteuk lagi.

   ”Ah, Hyung… sudahlah,” Donghae menutup ranselnya.

   ”Hati-hati ya… jangan macam-macam di sana, kalau mau minum ingat kapasitas minum kalian masing-masing, jangan bikin malu Super Junior.” Pesan Leeteuk serius pada Donghae.

   ”Mana aku kuat minum?!” keluh Donghae. ”Memang aku Kyuhyun?”

   Jangan nakal…

   Donghae terkesiap, dan refleks menegang, Leeteuk mengernyit menatapnya. ”Kau kenapa? Mau ke kamar mandi?”

   ”A…aniyo,” jawabnya terbata.

   ”Ada apa sih?”

   Donghae menggaruk kepalanya. ”Tak apa, sudah… harus check in dulu sebelum ke Nanjing. Hyung jaga diri!”

   ”Kau juga.”

   ”Ne, jalga…”

   Dan kini, Donghae bersama Sungmin, juga ketiga personel Super Junior KRY, yaitu Kyuhyun, Ryeowook, dan Yesung tengah berada di Bandara Internasional Incheon, dan sedang mengantri untuk mendaftarkan paspor mereka, sebelum check in. Ketiganya sudah biasa dengan bidikan kamera ELF yang mengantarkan kepergian mereka ke Nanjing kali ini, bahkan beberapa sasaeng yang pastinya akan ikut pula kesana.

   Yah, selama tidak menganggu jiwa dan raga sih, tidak masalah.

   Jangan lirik-lirik gadis-gadis! Poppa nakal!

   Donghae mendongak, tidak ada siapa-siapa lagi, dan inilah, akhirnya kini dia mengerti suara apa itu. Setahun lalu, atau entah kapan, pokoknya dia pernah marah dan melakukan aksi diam tapi tidak digubris oleh mantannya, karena sebuah novel berjudul New Moon.

   Tapi, ada satu hal yang Donghae ingat ketika gadis dalam pikirannya itu tiba-tiba bicara serius, tanpa menatap matanya. Matanya hanya menerawang kosong. ’Hae… novel ini sedih sekali. Tapi aku harap isinya bisa terjadi pada kita berdua…’

   Pada waktu itu ia hanya bertanya mengapa? Dan memangnya apa isi buku tersebut?

   Dan gadis itu menjawab. ’Keduanya harus berpisah… Edward bilang pada Bella, bahwa ia tidak mencintai Bella lagi, dan Bella hanya diam, karena baginya mustahil memang Edward bisa jatuh cinta padanya… padahal mereka saling mencintai, tapi karena Edward tidak ingin sesuatu terjadi pada Bella, dia rela menyakiti dirinya sendiri demi gadis itu. Hanya ada satu hal yang mungkin membuat Bella bertahan hidup…’

   Donghae bertanya apakah itu dengan nada tak niat pada waktu itu.

   ’Bella selalu mendengar suara Edward dimana-mana, meski kenyataannya Edward tidak ada… tapi suara Edward membuatnya menyadari, bahwa Edward tetap mencintainya.’

   Begitukah?

   Nado saranghae, Poppa-ya…

   Itukah yang dia dengar? Seperti Bella? Apakah berarti gadis itu… Haejin, masih mencintainya? Seperti Edward yang masih mencintai Bella, namun karena tidak ingin sesuatu terjadi? Donghae menggelengkan kepalanya! Ini bukan dongeng, ini bukan dongeng!

   Tapi kau mendengar suaranya, Hae…

*Rehearsal Super Junior KRY*

”Oke, istirahat!”

   ”Kamsahamnida, kamsahamnida!” kelima member Super Junior itu membungkukkan badan mereka, dan segera mengambil botol-botol air mineral, serta handuk-handuk yang diangsurkan kepada mereka.

   ”Sungmin-ssi, maaf… tadi masih ada sedikit fals dalam lagu…” seorang staff menghampiri Sungmin, sementara member KRY berdiskusi soal penampilan perdana My Love, My Kiss, My Heart.

   Donghae menenggak air mineralnya banyak-banyak, dan segera saja isinya sudah menyusut, ia lalu mengguyur air itu ke atas kepalanya untuk menyegarkan kepalanya yang penuh dengan rapp Heartquake yang rumit, dan selalu saja menjadi kelemahannya! Eunhyuk selalu menertawakannya puas sekali jika mendengar Donghae membawakan rapp lagu tersebut.

   Poppa payaaaah~ masa rapp Heartquake-ku lebih bagus daripada rappmu?

   Donghae tersenyum, dan menggelengkan kepalanya, mungkin ia akan kuat menjalani hidupnya tanpa Haejin jika dalam kepalanya Haejin terus berbicara seperti ini kepadanya.

   Donghae duduk di ruang ganti, bersama ketiga KRY yang sudah selesai ngobrol soal pembagian suara mereka, dan Sungmin juga sudah duduk kembali, sambil memainkan ponselnya, dan Kyuhyun menatapnya serius. Donghae tersenyum melihat kelakuan KyuMin tersebut. Oh, bukan karena moment mereka, bukan karena itu. Rahasia umum kalau Sungmin mencintai adik perempuan Kyuhyun, dan begitu pula sebaliknya.

   ”Lihat televisi! Arirang!” kata Sungmin serius.

   Donghae yang kebetulan di dekat televisi langsung menyalakan televisi layar datar tersebut, dan mencari stasiun internasional tersebut di televisi ini, dan langsung kaget melihat beritanya.

   ’Felidis’s Leader, Lee Haejin, kembali dilarikan ke Rumah Sakit Beika, Tokyo, setelah jatuh pingsan dalam rekaman Music Station Jepang, 30 Oktober 2011. Haejin, dan Felidis yang kini tengah mempromosikan Hysteria, single Jepang ketiga mereka setelah Redemption dan Aegyo Chu~, kini sedang dalam perawatan intensif pihak dokter rumah sakit. Sementara, perwakilan dari agensi JYP Entertainment, memberi pernyataan bahwa Haejin sudah mengeluhkan sakit sekitar satu minggu yang lalu, namun tetap bertahan untuk menyelesaikan promonya di Jepang yang sebentar lagi akan usai.

   ’Haejin memang memiliki asma, namun kali ini pingsannya ia, menurut dokter dikarenakan kelainan pada hormon yang membuatnya migrain hingga pingsan ketika recording. Sebelumnya, Haejin memberitahu Kyorin dan Chihoon bahwa kepalanya terasa berputar sebelum akhirnya benar-benar terjatuh.’ Jelas Kim Jaejin, perwakilan Felidis.

   Sementara itu, Felidis, dijadwalkan akan kembali ke Seoul, akhir Oktober mendatang. Felidis sendiri berhasil menyaingi girlband seumurannya, Afterschool, yang juga tengah melakukan promosi di Jepang, dan penampilannya di musik Jepang bahkan sempat menjuarai tempat pertama chart Oricon dengan lagu Redemption selama beberapa minggu. Belum ada kabar selanjutnya mengenai kabar Haejin, namun untuk rekaman sebuah reality show Jepang nanti malam, Haejin dipastikan absen karena masalah kesehatannya kali ini terlihat lebih serius.’

    Baik Yesung, Sungmin, Ryeowook, dan Kyuhyun perlahan-lahan menoleh menatap Donghae yang menatap televisi dengan sedih, dan meremas kedua tangannya. Sungmin menepuk bahunya, dan meremasnya memberi kekuatan.

   ”Hyung, hubungi saja dia…” saran Ryeowook pelan.

   Donghae menggeleng.

   ”Kenapa?”

   ”Aku takut tidak bisa menahan diriku,” jawab Donghae jujur. ”Hyung kalau menelepon Chihoon, katakan saja salam dariku untuk Haejin, semoga ia lekas sembuh.” Ucap Donghae tulus.

   Sungmin mengangguk, menghormati keputusan Donghae.

   ”Aku ke kamar mandi dulu,” Donghae berdiri, dan dalam diam, dia serta keempat rekannya tahu, bahwa kini ia akan menangis di dalam kamar mandi. Meski menangis, Donghae terus menahan diri agar dia tidak menyakiti dirinya sendiri, dia khawatir, sangat khawatir.

   Kenapa anak itu harus sakit lagi? Kenapa dia tidak bisa sedikitpun menjaga dirinya sendiri? Kenapa dia dengan mudah ditemukan oleh virus sakit? Dan kenapa dia tidak bisa berhenti untuk tidak peduli pada gadis yang tengah sakit itu?

   Poppa, jaga kesehatan… makan yang banyak…

   Kenapa hanya ia sepertinya yang mematuhi janji itu? Dia berusaha keras untuk tidak sakit demi pesan Haejin kepadanya, tapi Haejin tetap tidak bisa mematuhi janjinya untuk tidak sakit! Donghae menghapus air matanya, dan keluar dari dalam bilik toilet. Ia membasuh wajahnya lagi dan mengusapnya dengan handuk.

   Kita berpisah hanya sementara, Poppa… kita akan segera bertemu, kita akan segera berkumpul… aku akan pulang… kau akan kembali…

   Kata-kata itu terngiang lagi, dulu ketika ia harus promosi Super Junior M di Taiwan, dan ketika Haejin menjalani promosi di Jepang. Tapi pada kenyataannya, mereka berpisah, dan kali ini, untuk selamanya… takkan ada kata kembali seperti ketika ia di Taiwan. Rupanya Wonhee Sajangnim sudah tidak bertindak diam-diam seperti ketika ia yang diancam.

   Lagipula, entah kenapa pihak JYP tidak mengizinkan Haejin terlibat skandal atau berpacaran betulan dengannya, padahal apa bedanya? Toh tetap akan ada pro kontra jika ketahuan publik.

   Dari sederet nama pria yang dicurigai sebagai kekasih asli Haejin. Nama Donghae sendiri kurang populer, hanya sedikit yang menangkap ada sinyal-sinyal asmara diantara mereka. Ketika di Starbucks setahun lalu, ketika mereka belum jadi pasangan kekasih, itu juga gosipnya tercampur bersama Siwon, dan justru Haejin-Siwon yang lebih kencang terdengar dibandingkan Haejin-Donghae, meski sudah ada beberapa netizen yang membicarakan hal tersebut.

   Donghae tersenyum miris mengingat kenangan tersebut, dan melirik kalender lagi, kelabu.

*14 Oktober 2011, 17.00 KST*

Super Junior kini tengah berada dalam ruang latihan di SM Enterainment. Kedelapan orang ini berlatih untuk penampilan mereka besok dalam acara Asia Song Festival, di Daegu Stadium.

   Baik Mr Simple, maupun A-Cha sudah mereka persiapkan dengan baik. Keringat yang mengucur, dan rasa lelah yang keluar akumulasi berbagai kesibukan lainnya diluar jadwal panggung mereka, tetap tidak menggetarkan semangat mereka untuk terus berlatih.

   Inilah tanggung jawab dan profesionalitas mereka atas pilihan mereka sebagai artis idola.

   ”Oke, break sepuluh menit!” komando Leeteuk ketika A-Cha selesai diputar.

   Semua langsung merenggangkan tubuh mereka dan menguap. Waktu sudah menunjukkan pukul lima sore, waktu mereka berlatih bersama sudah tidak lama lagi. Sebentar lagi, Leeteuk, Eunhyuk, dan Shindong sudah harus pergi siaran, dan beberapa memiliki jadwal individual masing-masing. Donghae melihat Kyuhyun sudah berbaring melintang bersama Ryeowook, Yesung, dan Shindong. Sementara Eunhyuk dan Sungmin bersandar di kaca, dan Leeteuk minum sambil berdiri.

   ”Donghae-ya, minum dulu ini, jangan berlatih dulu, istirahatlah,” bujuk Eunhyuk sambil memejamkan matanya.

   Donghae terus menggerakan badannya, dan dalam hatinya terus menyanyikan lagu Mr Simple yang mengiringi tariannya. Tidak dihiraukannya ucapan yang memintanya beristirahat, toh dia belum merasa lelah. Jadwalnya toh lebih sedikit dibandingkan yang lainnya, dia masih bisa berlatih lagi.

   ”Donghae, minum dulu…” bujuk Leeteuk kali ini.

   Donghae membalas dengan anggukan dengan tersenyum kecil, tapi meneruskan tariannya sendiri dan matanya tidak fokus, bayangan di matanya mengabur.

   Dan Haejin maju ke depan dari samping kakan Heechul, dan bernyanyi sambil menari ’eocheomyeon kwaenchanha swiweo kaneun keotdo chua modeun geoshi ttae, ttae, ttae, ttae, ttae-ga itneun keonikka’ sambil membuat gerakan berbentuk persegi, dan wave dengan tangan kanannya. Saat dia membuat gerakan persegi itu, barulah dia benar-benar di close up kamera, dia mengenakan kaus putih dengan bahu kiri turun, dan celana pendek putih, tapi di bajunya ada tulisan besar. JinHae.

(JinHaeXy : JYP Nation Blow Your Mind)

   Tubuh Donghae limbung ke depan, untunglah Leeteuk yang masih berdiri menangkapnya. ”Hae, gwenchana?!” tanyanya panik.

   ”Oh, gwenchana, Hyung…” Donghae berdiri tegak, smeentara semuanya sudah menatapnya fokus.

   ”Istirahat dulu!” tegas Sungmin.

   Donghae duduk dan menerima air mineral yang diangsurkan Ryeowook kepadanya, membuka tutupnya sambil diam, dia merasakan ketujuh pasang mata keluarganya itu kini tengah saling pandang.

   ”Hyung, kita tidak bisa diam terus,” kata Kyuhyun akhirnya, Donghae menoleh, dan melihatnya bicara pada Leeteuk yang menghela napas dan duduk di sebelah Donghae, Donghae tahu ada yang hendak membernya bicarakan kepadanya.

   ”Ada apa?” tanya Donghae pelan.

   Semua memandang Leeteuk. Leeteuk menepuk bahu Donghae. ”Hae… mau sampai kapan kau begini?” tanya Leeteuk pelan.

   Donghae menatapnya tak mengerti. ”Apa maksudmu, Hyung?”

   ”Kau dengar jelas apa pertanyaan kami,” Leeteuk menatap Donghae serius. ”Mau sampai kapan kau berlaku seperti tidak ada apa-apa, mau sampai kapan kau terus begini?”

   ”Aku tidak mengerti maksudmu, Hyung!” kilah Donghae sambil menggeleng.

   Yesung berdecak. ”Oh, sudahlah! Kami tahu kau bukan pria yang pandai berpura-pura, dan kami tahu kau bersusah payah melakukannya. Lee Donghae, kau tidak lelah berakting?”

   ”Berakting apa?!” tanya Donghae dengan suara tinggi.

   ”Hae,” suara Sungmin lembut, meredakan nada tinggi yang Donghae keluarkan. ”Kami tahu kau sedih, kami tahu kau menahannya sekuat tenaga, tapi serius, ini bukan kau! Kau terlihat kesakitan, Hae, meski kau tersenyum dan bicara seolah tidak ada apa-apa.”

   Donghae diam.

   ”Kami senang kau berusaha tersenyum demi ELF setidaknya, juga demi kami, dan demi Haejin…” ujar Sungmin pelan. Donghae memejamkan matanya erat ketika Sungmin menyebutkan nama Haejin. ”Tapi kami tidak suka, kau berkorban demi kami, dan membuatmu tidak bahagia begini.”

   ”Hentikan omong kosong ini, Hyung, jebal~” pinta Donghae. ”Aku hampir sebulan bisa melewati ini semua, dan kalian duduk dengan santainya kembali membicarakan ini dan akan mengacaukan pertahananku!” marah Donghae. ”Tolonglah, besok aku ulang tahun, dan aku hanya minta satu permintaan, bantu aku lupakan dia! Oke?!”

   Ketujuh wajah di hadapannya meringis sedih.

   ”Kami hanya tidak ingin kau sedih…”

   ”Aku akan semakin sedih jika kalian terus membicarkan dia, ara?!” tegas Donghae. ”Yang harus kulakukan sekarang, bukan memperbaiki lagi, oke? Ini sudah terlalu rusak untuk diperbaiki! Yang bisa kulakukan adalah membiarkannya, agar ini sembuh sendiri! Dan kalau kalian memang menganggapku sebagai saudara kalian sendiri, maka kini diam, dan bantu aku menjalani hidup dengan baik, oke?!”

   Shindong kini angkat bicara. ”Donghae, kalau dia tidak baik-baik saja tanpamu?”

   Donghae menarik napas cepat, ulu hatinya serasa ditinju oleh sebuah tangan besar, yang membuatnya ikut sesak. Setidaknya mereka sama-sama tidak baik, lalu untuk apa dipusingkan? Kalau kembali hanya untuk menunda perpisahan kesekian kalinya? Donghae menggeleng.

   ”Kami sama-sama menderita, bukan hanya dia kok, aku juga… tapi tidak ada yang harus diperbaiki, karena bukan kami yang merusaknya.” Tutup Donghae. ”Dan kalau kalian tidak keberatan, mari hentikan omong kosong ini dan segera berlatih, aku sudah lelah!”

   Eunhyuk tiba-tiba berdeham. ”Donghae-ya, ada sesuatu yang harus kukatakan kepadamu, dan aku sudah merahasiakannya sejak lama.” Ucap Eunhyuk serius sambil menatap Donghae. ”Aku ragu apakah aku harus mengatakannya kepada kalian, dan terutama kepadamu, Hae…”

   Semua kini menatap Eunhyuk yang terlihat pucat, dan ketakutan. ”Rasa persahabatan ini… membuatku terus merasa bersalah jika aku terus menerus menyimpannya. Dan aku harus mengakuinya sekarang juga!” ucap Eunhyuk penuh tekad.

   ”Apa?”

   ”Haejin, dan kau… berpisah, karena Haejin bilang perusahaannya tahu soal video kalian berdua yang sedang… sedang… berciuman selama dua puluh delapan menit di dalam kamar ganti Music Bank, kan?!” tanya Eunhyuk terbata-bata.

   Ketujuh pasang mata, termasuk mata Donghae, melebar kaget.

   ”Aku tidak tahu kalau ternyata video itu diambil di Music Bank?!” sambar Sungmin langsung.

   Mata Donghae menyipit. ”Kapan kejadiannya?”

   ”Ketika kita comeback lagu Miina, video itu video satu tahun yang lalu,” Eunhyuk terus menunduk. ”Haejin tidak bilang padamu kah, kalau video tersebut diambil di Music Bank?”

   Donghae menggeleng.

   ”Haejin bercerita padamu?” tanya Yesung penasaran.

   Eunhyuk menggeleng, dan kini ketujuhnya kembali terkejut, melihat Eunhyuk menghela napas dalam-dalam. ”Donghae-ya, apa kau tidak penasaran, bagaimana pihak JYP bisa mendapatkan video tersebut?!”

   ”Eunhyuk-ah!” suara Leeteuk mulai berbahaya.

   Ryeowook menekap mulutnya menyadari sesuatu.

   Donghae tetap menatap Eunhyuk lurus pada manik mata. Eunhyuk mengangguk, ”JYP, mendapatkan video itu… dariku!” semua menarik napas kaget pada saat bersamaan. ”Video itu, aku mengambil, dan video itu…” Eunhyuk terus menunduk. ”Aku pula yang mengirimkannya pada JYP.”

   ”HYUK!” teriak Yesung marah.

   BUK‼!

   Tapi Donghae sudah meninju Eunhyuk, hingga kini Eunhyuk tersungkur di lantai, tanpa perlawanan. Napas Donghae terengah-engah, kedua tangannya masih mengepal, sementara yang lainnya masih kaget dengan apa yang terjadi di hadapan mereka. Donghae berusaha mengatur napasnya.

   ”Neo…” bisiknya berbahaya, dan dia siap menerjang, namun Leeteuk dan Kyuhyun sigap memeganginya. ”Mulai sekarang! Kau… bukan lagi sahabatku, Lee Hyukjae! Persaudaraan kita berakhir sampai hari ini! Aku benci kau!” ucap Donghae berapi-api, dan mendorong Leeteuk dan Kyuhyun kasar, hingga keduanya terjatuh, dan Donghae dengan marah pergi meninggalkan ruangan, sementara Eunhyuk menangis.

   ”Kenapa kau melakukannya?!” Donghae bisa mendengar Yesung berteriak memarahi Eunhyuk. ”Kau jahat sekali‼!”

   Sementara Eunhyuk berteriak membalas. ”Dia bahkan tidak memberikanku kesempatan menjelaskan! Aku tidak tahu dia tahu dari mana kalau aku punya video rekaman itu! Dan aku dipaksa! Atau Super Junior yang akan terancam! Aku tidak mau itu!” teriak Eunhyuk.

   ”KAU!” Donghae bisa mendengar Leeteuk naik darah, dan suara-suara bertengkar lainnya. Mereka pasti benar-benar bertengkar di dalam ruang latihan, dan Donghae berlari melewati member SNSD yang menatapnya kebingungan, padahal kesembilannya kini sudah membungkuk menyapanya.

   ”Oppa, waeyo?!” Donghae bisa mendengar tanda tanya besar dari kesembilan gadis itu.

   Donghae terus naik ke lantai paling atas gedung SM Entertainment, dan dia berteriak keras! Seluruh dunia membencinya! Pertama, ayahnya yang dipanggil, kedua Haejinnya diambil! Kini dia kehilangan sahabatnya yang sangat ia percaya, Eunhyuk! Bagus!

   Ulang tahunnya tahun ini adalah ulang tahun terhebat!

*Dorm Super Junior, 14 Oktober 23.00*

Siwon melipat tangannya melihat keadaan dorm yang begitu ’kacau-balau’ secara batin, bukan fisik, meski wajah Eunhyuk lebam, begitu juga wajah Yesung dan Leeteuk, sementara tangan Donghae memar. Donghae sendiri kini duduk di atas sofa, melipat kakinya, dan wajahnya sangat dingin.

   ”Apa yang terjadi?” tanya Siwon pelan. ”Kenapa jadi seperti ini?! Kenapa kalian bisa berkelahi?”

   ”Kau tidak ada di tempat, Choi Siwon-ssi!” sahut Yesung tajam. ”Kalau kau tahu apa yang diperbuat Lee Hyukjae kepada Lee Donghae, kau takkan menahanku untuk menghajarnya!”

   ”Hyung~” Shindong menyahut dengan nada menentramkan. ”Apa masalah ini tidak bisa kita selesaikan dengan baik? Ini sudah terlalu berlarut-larut, geumanhae… kita kan Super Junior!”

   ”Super Junior tidak mengkhianati sahabatnya sendiri!” desis Yesung berapi-api melirik Eunhyuk yang tengah menunduk bersalah. ”Apa kalian tidak berpikir harga apa yang harus dibayar oleh video kotor yang dia kumpulkan?!” tanya Yesung sarkasme.

   ”Hyung~ biar bagaimana pun itu sudah terjadi!” balas Shindong. ”Mau kau protes berulang kalipun, Eunhyukkie sudah melakukannya. Pihak JYP sudah melihat isi rekaman itu, dan tidak ada yang bisa membuat Donghae dan Haejin kembali berbaikan!”

   ”Aku tidak membicarakan masalah Donghae dan Haejin!” teriak Yesung emosi. ”Ini masalah loyalitas, dan rasa persaudaraan!” tandasnya. ”Saudara macam apa yang membahayakan, dan menjerumuskan saudaranya sendiri ke dalam lubang maut?! Harga yang harus dibayar adalah Donghae! Bukan hanya sekedar hubungan cinta Donghae, tapi ini Donghae! Sahabat kita, saudara kita, adik kita!”

   Siwon memijat pelipisnya, begitu pula Leeteuk yang mondar-mandir di sebelahnya, sementara yang lain tetap diam, dan memilih tidak ikut campur dalam perdebatan yang tak kunjung berakhir ini.

   ”Kalau saja manusia mesum ini tidak dengan usilnya merekam, Donghae dan Haejin tidak perlu kesulitan seperti ini!” Yesung terus melanjutkan. ”Dan dengan polosnya dia bertindak seperti tidak tahu apa-apa, dan ternyata justru dia yang melaporkan semua ini pada JYP!”

   ”Hyung!” teriak Shindong. ”Aku pun tahu kalau Eunhyuk salah! Tapi Hyung tidak bisa terus memojokkannya, keadaan tidak akan menjadi baik.”

   ”Lalu, kalau memaafkannya apakah keadaan akan jadi baik?! Akankah tim kita, grup kita akan kembali solid?!” tanya Yesung. ”Pertama Kibum, kedua Hankyung Hyung… lalu Kangin, Heechul Hyung harus wamil… sebentar lagi Leeteuk Hyung pun akan pergi, dan kita?! Apa yang akan terjadi pada kita? Kalau persahabatan dan persaudaraan yang kita pupuk sudah seperti ini?!”

   ”Yesung Hyung, jebal, geumanhae…” Siwon pusing mendengarnya.

   ”Aku mengatakan hal yang benar! Kau!” Yesung menunjuk Eunhyuk. ”Kau menghancurkan itu semua, Lee Hyukjae! Kalau setelah ini Donghae pergi dari Super Junior, kita semua akan jalan sendiri-sendiri!”

   Semua diam, yang dikatakan Yesung, meski pahit, tapi adalah kenyataan.

   ”Hyung, yang harus kita cari adalah solusinya…” Siwon kembali berbicara. ”Solusi atas semua masalah ini.”

   ”Kalau begitu beritahu aku apa…” tandas Yesung.

   Semua kembali diam.

   ”Bukan hanya masalah cinta, cinta itu sepele jika dibandingkan rasa persahabatan dan persaudaraan! Siapa Ririn? Siapa Nara? Siapa Haejin? Siapa JooEun? Dan seluruh gadis yang menjadi kekasih kita?! Ini adalah Super Junior, kita bersaudara!” teriak Yesung. “Mau jadi apa kita kalau rasa persaudaraan itu sudah tidak ada?! Kita bertahan karena masih merasa satu ikatan! Tapi apa yang terjadi sekarang?!”

   Lagi-lagi hanya hening, yang Yesung katakan adalah kebenaran.

   ”Hyung, setidaknya niat Hyukjae adalah demi mempertahankan Super Junior, dan agar Haejin tidak dikeluarkan dari perusahaannya,” Shindong kembali berbicara. ”Meski memang ini karena kecerobohannya.”

   Yesung menjawab. ”Itu tidak perlu terjadi andai ia tidak merekam adegan tersebut!”

   ”Sudahlah ini sudah terjadi, Hyung~ tak bisakah… kita menjalaninya, begitu saja?” coba Siwon.

   Donghae menatap Siwon tajam. ”Choi Siwon-ssi, apakah kau merasakan apa yang kurasakan?!” Siwon diam. ”Di kontrakmu bahkan kau tidak dilarang menikah! Jadi jaga bicaramu!”

   ”Kenapa kau emosi padaku?!” tanya Siwon tinggi.

   ”Ya, geumanhae!” teriak Sungmin. ”Donghae sudah kehilangan ayahnya, sahabatnya, kekasihnya… dan dia tidak perlu kehilangan lebih banyak!” Sungmin memelototi Siwon. ”Jaga emosi kalian masing-masing…”

   Leeteuk mendesah berat. ”Besok kita ke Daegu, dan Siwon juga perlu syuting… sebaiknya kita istirahat saja. Kita sudah terlalu lelah untuk hari ini, pikiran kita menjdi kacau. Kita harus saling menenangkan pikiran kita masing-masing, setelah semua tenang… masalah ini baru kita bicarakan lagi. Aku tidak mau masalah ini sampai tercium ke perusahaan.”

   Semua hanya diam.

   ”Kembali ke kamar masing-masing!”

   Donghae berdiri dan mendahului semuanya masuk ke dalam kamarnya, diikuti Ryeowook dan Siwon. Sungmin, Kyuhyun, dan Yesung memutuskan untuk menginap di atas malam ini, begitu pula dengan Siwon. Mereka juga satu persatu masuk ke dalam kamar mereka dalam diam, pikiran mereka terlalu penuh untuk sekedar diutarakan. Leeteuk masuk ke dalam kamar setelah mengecek seluruh ruang tengah dalam keadaan gelap.

   Donghae sudah berbaring memunggunginya, diam dalam piyama birunya, Leeteuk tahu pasti berat bagi Donghae untuk menerima semua kenyataan ini. Tapi hari ini tetaplah hari ulang tahunnya, Leeteuk melirik kalender jam, yang sudah berubah menjadi tanggal lima belas Oktober.

   Leeteuk duduk di tepi ranjang Donghae dan menepuk bahunya, Donghae berbalik menatapnya. ”Ne, Hyung?” tanyanya pelan sekali.

   ”Saengilchukae.” Ucap Leeteuk. ”Aku terus berdoa semoga hal baik, dan semua yang kau inginkan tercapai.”

   Donghae tersenyum miris. ”Gomawo, Hyung…”

   ”Berdoalah…” nasihat Leeteuk sambil terkekeh. ”Tak pernah terbayangkan bagiku akan memberikan nasihat padamu seperti ini, aku dan kau saja masih lebih rajin kau ke gereja.” Tawanya berderai, setidaknya Donghae tersenyum. ”Tuhan pasti mendengar doamu, Hae.”

   Donghae duduk perlahan-lahan. ”Jinja, Hyung?”

   Leeteuk mengangguk. ”Menurut Siwon, Tuhan selalu punya cara… mungkin memang tidak sekarang, tapi pasti… kebahagiaanmu akan tiba, dan indah… pada waktunya.” Leeteuk mengelus kepala Donghae. ”Ja, ucapkan harapanmu, Hae… Hyung akan mencoba mengabulkannya.”

   Donghae terkekeh miris, setitik air mata lolos dari matanya. ”Apa Hyung? Aku kehilangan semuanya… Ayahku tak mungkin kembali.”

   ”Jangan minta yang tidak ada, dong.” Kekeh Leeteuk. ”Yang sudah pergi, mungkin memang tidak akan pernah kembali. Tapi, jika yang masih ada… meski jauh, tetap akan kembali.” Leeteuk tersenyum. ”Ayolah, ucapkan harapanmu, Hae… Hyung akan berusaha mengabulkannya untukmu.”

   Donghae terisak. ”Bolehkah aku mengucapkannya, Hyung? Bolehkah aku berharap, Hyung?”

   ”Keurom.” Leeteuk mengangguk.

   ”Aku mau Haejin dan Eunhyuk. Itu saja~ Eunhyuk yang tidak pernah melakukan semuanya… hingga Super Junior kembali dengan rasa persaudaraan dan persahabatan yang tidak hilang.” Isak Donghae mengingat kata-kata Yesung tadi. ”Aku mau Eunhyuk yang tidak melakukan itu semua… dan aku mau Haejin, yang tidak pernah menjadi dampak itu semua…”

   Leeteuk menatapnya sedih.

   ”Akankah terkabul, Hyung?” tanya Donghae.

   ”Semoga.” Leeteuk mengelus kepalanya.

   PATS.

   ”Mati lampu?” tanya Donghae kaget.

   ”Mungkin korslet, minggu lalu aku sudah minta Manajer Hyung memeriksanya,” keluh Leeteuk. ”Aku akan cek sebentar keluar, Hae… kau tolong carikan senter putihku di laci ya.”

   Donghae mengangguk dan mulai meraba-raba menuju lemari Leeteuk, sementara Leeteuk merayap keluar dengan cahaya lampu iPhone-nya. Diluar mulai terdengar suara-suara riuh.

   ”Kenapa listriknya mati?” tanya Yesung sambil mehanan kuap.

   ”Sepertinya korslet, semenjak saklar beranda diganti,” kini suara Shindong yang menjawab.

   ”Oh, ayolah… kamar akan gerah jika pendinginnya tidak nyala,” kini Kyuhyun yang protes.

   ”Kalian jangan mengeluh saja, bantu menyalakan lilin untuk membetulkan saklar!” omel Leeteuk.

   ”Ini Hyung~”

   ”Aigo, beratnya~”

   Donghae terus meraba-raba mencari-cari senter putih dengan penerangan ponselnya, tapi ponselnya ternyata batreinya pun sudah lemah. Dari luar Leeteuk berteriak lagi. ”Hae, sudahkah kau menemukan senternya? Tolonglah, susah jika menggunakan lilin!” teriaknya.

   ”Sebentar, Hyung~ ini juga susah mencarinya,” jawab Donghae sambil membuka laci ketiga.

   ”Ayolah, Hyung~” desak Kyuhyun.

   ”Sini! Sini~ ini begini lho~”

   ”Bukan begitu! Yak, Sungmin Hyung singkirkan tanganmu!”

   ”Kalian malah mengganggu!” omel Leeteuk.

   Donghae semakin cemas mendengar saudara-saudaranya tengah ribut hendak membenarkan saklar dengan lilin di luar sana.

   ”Hae, lama sekali!” teriak Siwon dari luar lagi.

   ”Iya, sebentar!” dan Donghae akhirnya berhasil mendapatkan senternya, lalu berusaha dinyalakannya senter tersebut, dan berhasil. ”Ah, johta! Hyung, sudah ketemu!”

   ”Ayo sini, bawa kesini!” teriak Leeteuk.

   Donghae berjalan ke arah pintu kamarnya, dan membukanya perlahan-lahan. Begitu pintu sempurna terbuka, lampu menyala terang benderang, dan bunyi letusan balon, taburan konfeti, dan pita-pita sudah bergelantungan. Di hadapannya kedelapan member Super Junior sudah mengenakan topi pesta, tengah meniup terompet dan bersorak heboh, bahkan Eunhyuk ada disana, dengan senyum gusinya, memakai topi, memegang terompet, dan menaburkan konfeti, disebelah Yesung.

   Mereka nampak akrab?!

   ”Mwohae?!” tanya Donghae bingung.

   ”HANA DUL SET!” komando Siwon.

   ’Happy birthday to you… happy birthday to you…’ dari dapur keluar dua orang gadis dengan perlengkapan pesta. Topi tinggi, terompet, dan konfeti. Ririn dan Nara bernyanyi heboh. ’Happy birthday happy birthday…’ dan kini dengan terperangah dua orang lagi dengan atribut pesta lengkap juga muncul, yang dikenali Donghae sebagai Kyorin dan Chihoon. Lalu semuanya bernyanyi bersama. ’Happy birthday… Donghae.”

    Lalu mereka bertepuk tangan riuh bersama-sama member Super Junior yang lainnya, Donghae masih terlihat bingung. Lalu Eunhyuk bersiul nyaring, dan kini lampu kembali diredupkan oleh Kyuhyun dengan remote kecil yang ada di tangannya, lalu dari dapur, cahaya-cahaya kecil dari lilin memantulkan bayangan seseorang yang tengah memegang kue.

   Donghae belum pernah mendengar suara gadis itu sedekat, dan sejelas ini, meski pada kenyataannya dia sering mendengar suara-suara tersebut belakangan ini. Suara yang tidak pernah berhenti membuatnya terpaku. Suara yang kini bernyanyi kecil, pelan, dan sangat indah sambil membawa kue berbentuk bundar, dengan dua puluh enam lilin menyala di atasnya, juga dengan sebuah miniatur dirinya diletakkan di tengah-tengah kue.

   ’Saengilchukahamnida… saengilchukahamnida… saranghaneun Lee Donghae, saengilchukahamnida…’ kini gadis itu sudah benar-benar berdiri di hadapannya, suasana benar-benar hening, tak ada yang bicara sementara otak Donghae macet, apa yang terjadi? Kenapa gadis ini ada di depannya sementara…

   ’Make a wish…’ bisiknya jelas.

   ”Neo…” Donghae terperangah melihatnya.

   ”Make a wish…” ulang gadis itu lagi dengan mata besarnya menatap Donghae.

   Donghae, perlahan-lahan menutup matanya, dipanjatkannya doa sederhana namun bermakna. Kesehatan, kesuksesan, dan yang pasti persahabatan dan kekeluargaan Super Junior serta kisah cintanya dengan Haejin berakhir bahagia. Dibukanya matanya, dan kedua bola mata gadis itu masih fokus menatapnya.

   ”Tiup.”

   Donghae menghela napas dalam-dalam, dan mulai meniup satu persatu lilin di atas kue tersebut, dan latar belakang mereka, yakni member Super Junior lainnya, beserta keluarganya bertepuk tangan riuh  saat satu persatu lilin yang ia tiup padam. Kini Kyuhyun sudah kembali menyalakan lampu, dan Kyuhyun beserta Siwon menaburkan konfeti di atas kepalanya dan Haejin heboh.

   ”Ini… apa yang sebetulnya… terjadi?” tanya Donghae terbata-bata.

   ”Ah, kau harus tanya pada pacarmu ini!” Eunhyuk menepuk bahu Haejin. ”Dia yang bertanggung jawab atas semua penjelasan, dan tentu saja… Haejin-ssi, kau berhutang satu bogem mentah yang Donghae layangkan kepadaku tadi!”

   Haejin meringis. ”Aku tidak memprediksi dia akan memukulmu…”

   ”Jelaskan!” teriak Donghae tak sabar.

   ”Ah, ye… jadi begini…” terbata-bata Haejin mulai menjelaskan.

*Flashback, 25 September 2011, Tokyo, Dorm Jepang Felidis*

”Keurae… jadi dia sudah punya MacBook versi terbaru…” Haejin menghela napas dalam-dalam dan mengembuskannya frustasi melihat laptop Vaio pink kesayangannya, lalu kembali mencontreng sesuatu di notebook kecil di sampingnya. ”MacBook gagal! Dan dia baru membeli piano… juga membeli vacuum cleaner?”

   ”Onnie, memangnya tidak ada Immo bersih-bersih di dorm? Sampai Hae Oppa harus membeli alat tersebut?” tanya Chihoon penasaran sambil memakan lolipopnya.

   Haejin mengangkat bahu. ”Dia suka belanja elektronik sepertinya, sekali beli iPod bisa langsung lima, padahal fansnya akan memberikannya suka rela. Hmm, aku tidak tau harus memberikannya apa…”

   Kyorin mengangguk prihatin. ”Memang sulit, Onnie, namja idol memiliki segalanya… kalau sudah ulang tahun akan pusing memberikan mereka hadiah, karena apa yang mereka mau sudah bisa mereka dapatkan, baik dari fans maupun dengan uang mereka sendiri.” Kyorin kini duduk di sofa dan membuka sebuah map hijau dan membacanya dengan teliti.

   Haejin berbalik menatap kedua adiknya. ”Ah~ aku bisa gila! Tahun lalu aku membelikannya kacamata, dan kini aku mati bosan melihatnya terus membeli kacamata dengan model yang sama.”

   ”Memberikan hadiah pada laki-laki memang selalu menjadi problem, Onnie,” Kyorin mengangguk.

   ”Omo! Kyorin Onnie, sejak kapan Onnie ikut pusing masalah seperti ini?!” celetuk Chihoon.

   Kyorin terkekeh. ”Hanya baru sadar saja.”

   ”Lalu aku harus beli apa?!” tanya Haejin putus asa.

   ”Bayi, Onnie…”

   ”Bayi apa? Anak anjing? Untuk teman Bada?”

   ”Aniyo! Ya anak kalian lah~”

   Haejin melempar Chihoon dengan bantal. ”Diam kau! Aku sedang serius…” Haejin terus berpikir. ”Apa sebaiknya aku mengerjainya saja, ya? Supaya ulang tahunnya lebih terasa?”

   ”Hidden camera?” tanya Kyorin.

   Haejin menggeleng. ”Aniyo! Dulu, ketika kita ulang tahun semasa trainee, pasti kita dikerjai. Entah dimarahi oleh JiKwang Sajangnim, atau barang kita dihilangkan… yang paling parah adalah dikerjai kalau kita dikeluarkan dari perusaha…” Haejin mendadak terdiam. ”Dikeluarkan dari perusahaan.”

   ”Onnie, mana mungkin kau membohongi Donghae Oppa seperti itu, dia kan di SM, beda manajemen dengan kita, kalau kau membohongi Seulong Oppa dengan cara itu mungkin berhasil.”

   Haejin tiba-tiba tersenyum evil, mirip dengan senyum yang dikeluarkan Chihoon biasanya, dan menepuk tangannya. ”Aku punya ide!”

*Esoknya…*

    ”Yeoboseyo.” Eunhyuk mengangkat panggilan dari nomor Haejin, saat sedang berlatih untuk penampilan mereka di Beijing, sebuah konser KPOP bersama idola-idola lainnya.

   ”Ah, yeoboseyo, Hyuk… ini aku, Haejin! Sstt! Jangan bilang kalau aku meneleponmu!” ancam Haejin tegas dan terdengar sangat terburu-buru.

   Eunhyuk berdeham dari sana. ”Oh, keurae! Tenang saja, aku sudah di kamar ganti, yang lain masih menonton artis lain rehearsal. Ada apa kau menghubungiku? Tumben sekali…”

   ”Hyuk Oppa, aku punya permintaan.” Haejin mulai memohon dengan sangat.

   ”Apa?!” tanya Eunhyuk curiga. Haejin takkan pernah memanggilnya ’Oppa’ jika tidak benar-benar membutuhkan sesuatu.

   ”Kan sebentar lagi Hae-ku akan ulang tahun…”

   ”Sebentar lagi mwoya?! Ini masih bulan September, Lee Haejin!”

   ”Pokoknya sebentar lagi!” Haejin berkeras. ”Kau harus membantuku! Kau akan menjadi pemeran utama dalam skenario ulang tahun yang kusiapkan untuknya, dan tak ada alasan menolak!”

   Eunhyuk protes. ”Wae?!”

   ”Hehehe… kau mau menolak? Yakin? Akan kubuat kau benar-benar menyesal kalau kau menolak,” ancam Haejin bahaya. ”Bukankah Nara sudah memberitahumu, dia memang Putri Mahkota Iblis, tapi Nara justru tidak berbahaya karena dia memang menunjukkan bahwa dia adalah iblis.”

   Eunhyuk menelan ludahnya, ”Lalu… kau bermaksud bilang?”

   ”Ne, bukankah menurut Nara, aku lebih berbahaya… karena aku Malaikat yang memiliki tanduk iblis?” tanya Haejin super duper manis.

   ”Memang kalau aku menolak kau akan apa?!”

   Haejin terkekeh-kekeh berbahaya. ”Rasanya tidak sulit ya, mengirimkan video.”

   ”Video apa?!” tanya Eunhyuk tajam.

   ”Memang semua orang kini sudah tahu sih, kalau Eunhyuk Super Junior itu takut sekali dengan kecoak…” suara Haejin semakin lembut, tapi Eunhyuk tahu, justru semakin berbahaya. ”Tapi akan lebih menarik, jika videomu yang menangis ketika sebuah kecoak kumasukkan ke dalam bajumu beredar di Twitter, kan?”

   Eunhyuk menepuk dahinya. ”Harusnya aku tahu kau lebih berbahaya dari Kwan Nara!”

   ”Jadi, deal?!” tanya Haejin riang.

   ”Kau memang wanita paling mengerikan se-JYP Entertainment! Tidak heran 2PM dan 2AM takut padamu.” Gerutu Eunhyuk. ”Deal! Lalu apa maumu?!”

   ”Kirimkan aku video mesumku dan Donghae!”

   ”Mwo?!”

   ”Aku tahu kau memilikinya.” Ujar suara tegas dari sana.

   Eunhyuk gemetaran setengah mati mendengar ancaman wanita itu, Haejin. Eunhyuk berusaha meminta tolong, tapi apa daya, setiap kata yang keluar dari mulut wanita itu benar-benar tajam dan menekan. Dia baru mengenal seorang wanita yang tegas, bahkan lebih tegas dari CEO SM-nya yang menyebabkan Hankyung-nya kini terlepas genggaman tangan.

   ”Tapi…”

   ”Kirimkan semua data kopinya, atau kau tahu… Super Junior yang akan kena imbasnya,” ancam Haejin lebih jauh. ”Dan kau tidak perlu khawatir, Felidis dan Super Junior tidak akan tahu kalau video dan semua foto yang kuambil, kudapatkan darimu.” Lanjutnya. ”Kau punya waktu satu jam, sebelum… video kecoak itu beredar.”

   Eunhyuk memejamkan matanya kuat-kuat, dia tidak bisa membayangkan kehancuran apa lagi yang akan diterima oleh sahabatnya, Donghae. ”Tapi bagaimana… kau tahu aku suka merekammu dan Donghae?! Donghae saja mengira selama ini aku hanya bercanda…”

   ”Bagaimana aku tahu?” kekeh Haejin mengerikan. ”Tentu saja tugasku untuk tahu, Tuan Lee Hyukjae-ssi. Sudahlah, aku tidak punya waktu banyak denganmu, atau aku bisa menjatuhkan kalian dalam sekejap saja! Kirimkan sekarang video dan foto tersebut, atau kau akan menyesal, dadaaaah.” Haejin menutup teleponnya.

   Eunhyuk mendengus. ”Wanita mengerikan!” ia langsung bergidik.

*           *           *

   Eunhyuk mengecek keadaan sekitar, setelah yakin sudah tidak ada orang, dia kabur keluar dan menaiki taksi menuju hotel, tidak peduli semua orang yang menatapnya dengan heran. Toh, acara belum akan dimulai setelah rehearsal tadi. Sesampainya di hotel, dia langsung bergegas ke kamarnya, dan menyalakan laptopnya, menyambungkannya dengan koneksi internet, dan menyambungkan harddisk external-nya.

   ’Mianhae Donghae-ya…’ batinnya. ’Kasihan sekali kau punya pacar Malaikat bertanduk Iblis…’

*End Of Flashback*

”MWO?!” semprot Donghae mendengar penjelasan Haejin dan Eunhyuk, sementara yang lain sudah tertawa-tawa. ”Jadi maksudnya?! Tapi… kau juga menangis!” dia langsung menunjuk Haejin dan kehilangan kata-kata. Dia ingin sekali membenamkan Haejin ke dalam sungai han pada saat itu juga, apalagi melihat wajah Haejin yang super duper polos seperti saat ini. Minta dicium!

   ”Tapi… kau frustasi… kau mau makan obat tidur…”

   Haejin berusaha mengingat kejadian tempo hari, ketika mengantar Chihoon yang panik akan keadaan Sungmin. ”Ah! Ne… itu karena jadwalku padat, Hae… dan asmaku kumat setelah itu, makanya aku menangis sebetulnya karena akting dan sekaligus kelelahan. Aku sebetulnya sudah meminta tolong yang lainnya agar kau tidak menonjok Eunhyuk… Hyuk-ah, mianhae, jeongmal mianhae.” Haejin menatap Eunhyuk khawatir.

   ”Keurom… ini semua hanya bohongan?!” tanya Donghae lemas.

   Haejin mengangguk polos.

   ”YA! Kau ini pacar macam apa?!” teriaknya pada Haejin yang langsung mengkeret, sementara yang lain langsung tertawa terbahak-bahak melihat Donghae yang emosi dan hendak menerkam Haejin yang menutup wajahnya. ”Kau tidak tau aku nyaris gila?!”

   ”Eiii… kau memang sudah gila, Hyung!” celetuk Ryeowook, disambut lagi-lagi dengan tawa berderai.

   Donghae kini sudah mengusap-usap matanya dengan jengkel, sementara yang lainnya tertawa terbahak-bahak dan lagi-lagi meniup terompet, dan menaburkan konfeti serta pita pada Donghae yang menangis.

   ”Kenapa kau menangis lagi?!” tanya Ririn bingung.

   ”Aku bahagia, tau!” sentak Donghae. ”Ternyata tidak ada masalah, dan keluarga Super Juniorku baik-baik saja…” isaknya, dan yang lain justru semakin puas menertawakan Donghae yang terus mengomel panjang pendek di hadapan kue ulang tahunnya.

   ”Oooh, uljima… Poppa,” Haejin menarikkan tisu, dan mengusap mata Donghae pelan-pelan. ”Mianhae sudah membuatmu menangis dan melewati hari dengan sulit… tapi saengilchukae… aku selalu berdoa yang terbaik bagimu, dan agar semua permintaanmu terkabul. Aku tidak tahu mau memberikanmu kado apa… sepertinya kau punya segalanya, jadi…”

   Donghae langsung memeluk Haejin sambil terus bersyukur. ”Neo… kau pulang… itu cukup menjadi kadoku.” Ujarnya. ”Aku marah! Tapi aku bersyukur, setidaknya kau baik-baik saja! Tapi kau jahat sekali!” omelnya. ”Kau jahat! Jahat! Jahat! Jahat!” dan kini sifat manjanya yang hilang kemarin, kemarin kembali muncul, membuat membernya geleng-geleng kepala.

   ”Maaf.” Dan Haejin mengecup pipi Donghae.

   ”Tidak diterima!”

   Dikecupnya lagi pipi satunya.

   ”Masih tidak diterima!”

   ”NO! Disini masih ada yang di bawah umur, oke?!” potong Sungmin tiba-tiba hadir diantara mereka.

   ”Dan ini masih dalam suasana pesta! Jadi berhenti bertingkah menggelikan terlebih dahulu, dan hormati yang lainnya, oke?!” lanjut Nara tajam sambil mengacungkan pisau kue.

   ”Dan ini kuenya kapan mau dipotong kalau kalian bermesraan? Haejin akan membunuhku tadi kalau aku berani mencolek barang sedikit saja krim kuenya…” tambah Shindong ngeri.

   ”Haejin memang belakangan ini menjadi iblis ya?” kekeh Siwon pada Ririn yang mengangguk-angguk. “Benar Hubby, aku selalu jadi korban bully Haejin.”

   ”Ne!” sahut Chihoon bersemangat. ”Memang benar, Malaikat dengan tanduk iblis lebih berbahaya daripada iblis asli.”

   ”Ah, Hyung~” keluh Donghae. ”Sebentar saja!”

   ”Tak ada kata sebentar dalam kamus kalian!” omel Leeteuk. ”Tadi kulihat videonya saja dua puluh delapan menit!”

   ”Itu sih tergolong sebentar bagi mereka…” Chihoon terkekeh-kekeh. ”Aku pernah lihat yang lebih lama.”

   ”OMO!” teriak yang lain, sementara Haejin pura-pura merapikan piyama Donghae, dan Donghae pura-pura bersenandung.

   Kyuhyun mengguncang bahu adiknya. ”Neo! Kau sudah menonton mereka?! Bersihkan otakmu!” sementara Nara kini mengacak-acak rambut Chihoon brutal. ”Bersihkan! Bersihkan!” keduanya brutal mengacak rambut Chihoon.

   ”Ya! Itu menyakitinya!” protes Sungmin berusaha melepaskan Chihoon dari cengkraman Kyuhyun dan Nara, suasana jadi riuh karena sekarang Shindong mendekati kue lagi, dan Haejin berteriak marah menghentikan aksi Shindong. Donghae terkekeh melihat suasana dorm-nya sekarang.

   Memang masih ada yang kurang, tak ada beberapa member yang telah menjadi keluarganya sejak lama, tapi tak masalah. Mereka yakin, berpisah jauh… hati tetap satu. Suatu saat mereka pasti berkumpul lagi, dan kini Donghae bersyukur, usianya masih bisa menginjak dua puluh enam tahun oleh Tuhan, keluarganya ada bersamanya, kekasihnya juga ternyata tidak meninggalkannya, ternyata hanya mengerjainya saja.

   ”Ya itu kueku!” dan Donghae kini ikut berpartisipasi dalam kehirukpikukan dorm lantai dua belas. Setelah mencicipi kue, mereka mulai mencolekkan krim kue tersebut ke wajah satu sama lain sambil berlari-lari dan berteriak-teriak gaduh di dalam apartemen itu.

   Suasana yang membahagiakan bagi seorang birthday boy Donghae, yang baru menyadari bahwa kekasihnya, ternyata memiliki insting evil yang lebih mengerikan dibanding Cho Kyuhyun, Kwan Nara, dan Cho Chihoon. Donghae malam ini ingin menikmati semuanya terlebih dahulu… bermain bersama membernya, dan merayakannya bersama keluarganya.

   Tapi…

   ”Tunggu balasanku, Momma Sayang…” bisik Donghae romantis di telinga Haejin, dan mengecup lehernya dari belakang.

   Haejin yang sedang menuangkan cola di dalam gelas plastiknya buru-buru menoleh, dan Donghae mengedipkan sebelah matanya. Haejin langsung merinding, dan Donghae pergi begitu saja ikut bernyanyi ria dengan Eunhyuk dan Ririn.

   Benar, tunggu pembalasanmu Momma Sayang… Haejin meneguk ludahnya kuat-kuat.

-Keutt-

Hahahahahaha~ 

Saya terima ditimpuk apa pun juga, karena TADA!!! Nisya bukan cuma ngerjain Donghae, tapi juga semua readers… *ngakak guling-guling* Jujur ini FF dibuat udah dari tanggal 27 September 2011 kemarin, waktu Nisya masuk rumah sakit hehehe… dengan banyak edit sana sini, ditambah-tambahin dikit lah…

Sebenernya bingung mau kasih apa untuk Donghae secara dia jauh… dia jauh… aku rindu… aku rindu… #plakk Nisya cuma fans biasa yang terlalu cinta sama Hae :p yang cuma bisa kasih bentuk perhatian lewat tulisan, jadinya ya Nisya cuma bisa bikin FF hehehehe…

Tahun lalu pas Donghae ulang tahun, Nisya nyiapin 3 FF, satu happy ending, yang satu sad ending, dan yang satunya NC #plakk tapi itu waktu belum ada konsep JinHaeXy, jadilah ini FF ulang tahun JinHaeXy pertama untuk Donghae… biar sesuai sama JinHaeXy yang kemarin-kemarin…

Jadi buat yang mengira JinHae diputusin beneran, hehehe… maaf ya Nisya ikut ngerjain kalian #plakk ikut pura-pura galau di Twitter, padahal Nisya tuh pengen banget muja-muja Hae kayak biasanya… tapi demi akting ulang tahun ini, makanya Nisya nahan-nahan selama 20 hari nggak nyebut nama Donghae di Twitter hahahahaha… yang follow akun Nisya pasti liat Nisya pura-pura mau jauhin Hae dan segala macem padahal galau mau bilang Hae ganteng di UNICEF kemaren, maaf buat yang beneran percaya *bow* ini demi ultahnya Hae kok…

Akhir kata… Happy birthday buat my lovely boy, Lee Donghae… doaku untukmu pastilah dilimpahi kesehatan, kesuksesan, namun tetap rendah hati seperti kita kenal, menjadi pribadi yang lebih baik, dan terus bersinar bersama Super Junior… amin!

Saranghae :*

150 thoughts on “{JinHaeXy} A Night To Remember

  1. Hadeuh. . . .haejin 0nnie bkin q galau kmrin gra” bc f” ynx haejin n d0nghae pts,q kira bneran. .ternyta eh ternyta itu cuma rekayasa haejin. .tp nsb eunhyuk oppa kshan bgt,dy jd k0rbn pukuln d0nghae. .
    Kwkwkwk
    mkin cnta couple jinhae dech. .XD

  2. Eaaaaaa brarti gw jg kena dunk dikerjain haejin?? Akakakakakaa
    Pdhal udah syukuran ikan putus sama haejin,, ckckckckckckck

    Tp cipokan 28menit itu??? Wiiiiiiwww kuatnyooooooo 10menit ajah bibir dah ledes merah bgt, apalgi 28menit??? Curiga gªƙ cuma cipokan aje deh niy keknya,, akakakakaaa

    Ikaaaaaaaaannn saengil chukkae,, sukses dlm sgla hal, sehat trus n tetep jd ikan yg tebar pesona yah,, ekekekekeee
    *ditampar haejin

  3. Yakkk onnie!!!!!
    Neo. . . .Jinja jinja jinja kelewatan bget sich -.-”
    nih ma nmany ngerjain readers bukan si ikan.
    Aku kirain beneran putus(?)
    abis trasa bget sih.
    Udah gtu onnie pke acra ikt2an galau lgi, pnter bget y akting.
    Ff onnie sukses dh bkin org ktipu bneran, aku bhkan udah mau nangis bcany.
    Untung aja aku g nangis bneran hihi
    Yg waktu eunhyuk bkin pengakuan it onn, aku merinding disko dh.
    Abis yesung marahny natural bget, smpet mikir hancurlah suju gra2 ff ini wkwkwk
    trus bgian yg eunhyuk dmintai video, kirain wonhee sajangnim.
    Eh trnyta itu haejin o.O*cengok dh w*
    pke acra ngancem2 eunhyuk, y ampun. . . Aku bner2 udah ktipu mentah2 nih.
    Malu. . . Malu. . .
    Tp eunhyuk ksian kena bogem gtu, plus2ny deh tuh nyuk.
    N buat ikan, saengil chukkae.
    Harapanny bhkan udh terkabul, tggal liat endingny aja.
    Wah, kalo bneran ad kejadian kyk bgni onn.
    Ini mah suprise party pling mendebarkn n bkin org lgsung jd gak waras.
    Soalny abis mrah dahsyat, tiba2 lgsung senyum2 gtu.
    Daebakkkk dh onn ideny, trsusun rapiny bget.
    JOA. . .

  4. Onniiiiiieeeee! Nggak terimaaa! Sumpah ngak terima dibohongin… Hueee T.T
    Aku nggak nyangkaaaa, kirain aku Onnie tuh beneran galauuu T.T
    Ihh, ya ampun nggak nyangkaa bangeeet T.T
    Sumpaah ih, pertamanya ingin nangis, merasa jadi Donghae oppa, apalagi pas dikhianatin Eunhyuk oppa, aah, udah di ujung tanduk air mata teh. Terus pas adegan mati lampu itu, kirain aku itu bukan akal-akalan member suju, kirain aku itu teh kayak Tuhan ngabulin keajaiban si Donghae oppa kayak FF-FF fantasi, eh tataunyaaa

  5. Asli serem bgt haejin. parah bgt ngerjainnya xD hyukjae gentleemaan,kyakya. tmbh cinta xD Yesung omngannya ngejleb bgt hahahahaha

  6. aaaa oenni jjang!!!
    gak nyangka ending kayak gitu, seneeeeeeng!!
    bisa nyambung ke ff yg hasil galaunya oenni :DD

    hyuk yang sabar ya, sekali kali di tonjok hae
    gak sakit kan? klo sakit sini aku obatin pake ciyum :p

    ciuman 28 menit, yang ada itu bibir jadi sekseh oenn
    tambah merah + monyong :))

  7. Omona jd selama ini dikerjain!!
    yesung kata2.a mantap bgt ky org yg marah betulan..
    saengil chukkae hamnida hae oppa. wish u all the best..

  8. Aigo..aigo…aigo,,,onnie bhasil ngerjain readers..tmasuk aq. kekekek🙂 duh, kirain jinhae bnran putus, tak tau.a… hoho, 🙂 onnie daebak deh… hihi…mmm jd penasaran deh, Hae bkl balas dendam apa ke haejin..🙂 #senyum2 Gaje# plakk ok onn, d tunggu next ff.a, n pembakasan hae.. hehehe hwaithing onn !!!

  9. aiiih jinjja beneran ketipu gua ama ini FF -_-
    dr eunhyuk yg berhianat udah uring”an sndiri ehh nyampe sini ternyata ._.
    baru nemu sekali ini, ada author yg bkin FF sukses ngeboongin Cast + reader dalam tempo waktu yg sangat lama (?)
    daebak dah :p

  10. Ige Mwoyaa??? Aigooo, Nisya-sshi….gomawo udah berhasil bwt smuany tertipu #cubitpipihaejingemes# Kirain kmaren emang bneran putus. Ternyata…eh…ternyata cuma akal”anny Haejin #emangdasarmalaikatbertandukevil# Haejin bsa lbih evil dri trio evil ternyata… Kasian tuh Haeppa udah kayak hidup segan mati gak mau gtu….xixixi Btw, itu member SuJu ma yg lainnya udah tau rencana Haejin dri awal ya??? Hebat jga akting pura” gak tau n berantemny. Kasian tu unyuk ma yes oppa babak belur #elus”pipinyuknyesppa# Tpi, eee cie….cie, poppa marah tpi seneng tuh (ampe” mo lgs nyosor, liat” sikon dong mas, he…he) Ayo poppa beri pembalasan yg setimpal bwt miss evil Haejin, biar kapok……… Pokokny Daebak Nisya-sshi…. FF”mu slalu sukses bkin kejutan…. Lanjutkan….. #Hwaiting#

  11. bentar bentar.. jadi.. haejin.. donghae..gak putus..gitu? o_o
    HYAAAAAAAA EONNIIII!!!!!!!!! (lempar ikan sebagor)
    teganya teganya teganya dirimu (lho?)
    jadi dulu tu yg minta si haejin? bukan wonhee??? grrrrrr.. malu aku dulu blg kalo itu wonhee sajaog –”
    wah,pasti eonni ngakak guling guling pas bc komen2nya waktu itu =.=
    pokoknya, selamat! anda sukses membuat puluhan reader tertipu! ha..ha..ha.. -______-
    pantesan,waktu itu aku mau ngajak eonni twit2an,tp kykny eonni lg menghindbri nama DONGHAE,jd g jd deh .__.
    baiklah,saya tunggu aksi balas dendam dari si nemo X)

  12. onnie *teriakpake toa* dirimu!!! astaga. bener2 >< no comment. ya ampun aku kira beneran putus. ckckck kasian eunhyuk dapet bogem mentah. sabar ya monyet #plak astaga (masih speechless)

  13. onnnniiiiiiiiiieeeeeeeeeeeeee!! Beneran gemes aku yaoloh!! IGE MWOYA???!!! Udah mpe ikutan galau aku gara2 pasgan ikan ptus kmren.. Ditambh lgi status onn d twitter yg ktnya mau ngehindarin minggu2 ini.. Udah bkin aku mkir gmna nisya onn ntar pas tggal 15. Dan ternyata ini yg terjadi??!! Ige mwoya??!! Yaoloh bner2 deh ye>.< huh mana ntu si yeppa udah marh2 aja~ aku pkir bnran itu dia marah2nya keanya emosi bget gtu si hyuk juga udah yg tegang2 gitu~~ speechless deh aku ckckck

  14. nisya emang paling bs ya bikin reader ikutan galau😀 kirain di ff jinhaexy yg sbelumnya tuh jinhae beneran putus,tp trnyata ini smua rencana haejin bwt ngasih surprise ke donghae.. yg paling bikin deg2an en merinding pas bagian eunhyuk ngaku klo dia yg ngirim video itu,trus pas yesung marahin eunhyuk sama pas donghae nonjok eunhyuk.. tp syukurlah smuanya baek2 aja. bwt donghae saengil chukkae🙂

  15. waa idenya briliant ni onni , ak ga nyangka ternyata ada udang dibalik batu . hahaha*
    padahal udh panas dingin pas baca mereka putus , ehh ternyata ini ulah malaikat bertanduk iblis toh .
    klo gini ak jd semangat lagi ~
    hahaha* durasi 28menit dibilang sebentar ? yang lama nya berapa jam ?
    bisa-bis asma haejin tambah parah , oh oppa kau memang hebat #plakk
    apa lg nih onnie kejutan selanjutnya ? ditunggu yappp🙂
    semangat !!!

  16. huahhh eonnieee. sumpah deg-degan aku bacanya ternyata cuman boongan. astaga kalo jadi hae haejin udah aku gelindingin itu ke jurang hahaha. bagus eonn,fell deg-degannya dapet. dan nggak nyangka itu buat ngerjain hae rencananya. sekarang yang memegang kuat ratu iblis adalah LEE HAEJIN. KWAN NARA,CHO KYUHYUN,CHO CHIHOON TERSINGKIRKAN ^^

  17. Onnie, bagus sekali. SUKSES banjett nipu saya, nipu Donghae~ Nggak nyangka! Kirain bener-bener putus ! Kasihan banget Donghae dapet kejahilan Haejin di hari ultahnya.

    Uuu~ Akhirnya namjaku yang satu ini berulangtahun juga ! Semua yang terbaik buat Lee Donghae, tetaplah menjadi namja berhati malaikat sayaaang~ Penasaran apa yang akan kamu lakukan untuk membalas dendam pada Haejin ><

  18. Aigooo~
    Ternyata itu semua akting?
    Ckckckck, kasian Hyukkie.
    Chihoon otaknya sudah terkontaminasi *?* oleh virus mesum JinHae. Wkwkwkwk,
    Shindong kaya’nya kelaperan banget yaa.
    Hahahaha, bener” ff yg menguras hati.

    Ngomong” Nara kok bisa ada di situ?
    Kompakan bareng Kyu juga.

  19. aigoooo ternyata cuma dikerjain haenya buset dah ===” bener2 membahayakan deh lee haejin-ssi hahahaha. nggak akan banyak komen, emosi campur aduk bacanya. yg jelas 8 jempol buat ffnya. kekreatifannya nisya-ssi emg udh nggak perlu diragukan😀 dan semoga jinhae langgeng ^^

  20. kyaaaa baru sempet komen …
    buahahaha onni !!! teganya , aku kira tuh hyuk beneran tega gitu ama hae. ahhh sialll … aku ketipu. haen ya udah kesian gitu , hyuk acting nya total banget dah hahaha lol
    udah tegang tegang , udah sedih sedih … eh tba” langsung pda nyanyi happy brthday aja. SAYA SHOCK !!!!!! aigoooo , mana ada ririn nara pula.
    eh iya , CHIHOON !!! KAU TELAH TERKONTAMINASI ! aigooooo KYUNARA SUNGMIN LINDUNGI CHIHOON ! ahahaha lol

  21. Aigooo….
    Onn kejam banget…
    Jd slama ini kami para reader sukses d bwt galau ya..
    Jd smua tu tipu muslihat onni ja..
    Huft dasar..

    Aq gk bsa ngomong apa2
    Ff on DAEBAKK..!!
    Kado bwt Haeppa ny sukses bwt banjir air mata Slama sbulan putus ma Haaejin,
    Tpi da yg kurang, SKINSHIP ny mna??

    Chihoon da prnah liat kissu HaeJin lbi da 28 mnit??
    Wah kyak ny virus yadong Hyuk oppa da pindah ni

    Ak speecless liat Yeppa ba mara2 ma Hyuk..,gi mna gitu…

    Ooiiyaa..Hmpir lupa
    Saengilchukkahamnida Donghae oppa

    WIF ma BS ny aq tunggu ya unn

    Keep hwaiting..
    Keep smiling…
    Cuupp..,euuummuahh..
    :*

  22. Mian br bacaaa .____.v
    mwoya kisseu2an 28menit?!
    muahahahaha.
    aaah, padahal aku udah nangis pas hae kehilangan semuanya T~T
    tapi happy end~~~ suka deh sukaaaaa

  23. Astaga….ternyata masalah putus tuh cuma surprise doank…
    Donghae dan reader tertipu mentah mentah…
    Bneran g nyangka mpe kaya gini…
    Yg penting smuanya bahagia deh…

  24. MWOYAAAAAAAAAAA??????
    JADI APA ARTI KEGALAUAN DAN AIRMATAKU YANG KEMAREEN ONN??

    Hadeeeh sarap..makasih den onn..huuahahahhahaahaha ketipu beneran…ckckckck..haejin haejin…ternyata emang jauh lebih PARAH en lebih KEJAM dari ratu iblis!!!!!!!chukkae chukkae chukkae!!!!
    Sumpah ga nyangka….eunhyuk udah jelek tambah ditonjok jadi tambah jelek dong ya..hihihihi

    Eh eh chihoon-umin makin ‘kelihatan’ aja :p

    (miah ya onn telat comment..baru ngecek jinhaexy hari ini hehehe)

  25. aish aish jinja *geleng kepala kanan kiri..
    hajin segitu banget ngerjainnya..
    kasian hae galau banget kemeren-kemaren..
    100% aku tertipu..

    aigooo… Yesung kata-katanya..
    tak terbayangkan kata-kata itu keluar dari mulut seorang Yesung..

    KyuNara kompak eei.. cepet balikan dehh…
    Sungmin-Chihoon hubungannya yg jelas apa sih?
    pacaran apa masih HTS si?

    The Last..
    Happy Bithday Buat Super Junior Fishy, Donghae.

  26. aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa *jerit#ditendang nisya* aku ampe bingung,,,nanya2 ke nisya di twit,, ealah dikerjain juga… ternyata.. huwaaaaa *nangis lega* syukurlah ga putus beneran.. meski telat taunya.. ga kepikiran mah klo karena ultah Hae… ckckkkckckc….. benar2 yah….

    Donghae dah kyk orgil tu…. kasihan Hyuk,,, benar2 malaikat bertanduk iblis ya… mengerikan sekali… Haejin tega bener ngerjain pacarnya seperti itu.. uwoooo dinanti apa hukumannya Haejin dari Donghae

  27. Kebangetan banget ngerjainnya..untung donghae oppa nggak nyampe melakukan percobaan bunuh diri..
    Aigoo..ternyata haejin 1000X lebih berbahaya dari nara..
    Author..daebak.. Sukses mengerjai raeder-nya.. 2thumbs

  28. SUDAH SAYA DUGA BAHWA PUTUSnYA JINHAE KEMAREN HANYA AKAL-AKALANNYA NISYA AJA #cekek #emosi

    tapii ini daebak banget…. keren ngerjainnya…. kasian EunHae… #eluselus

    kalo aku ga begitu kaget baca ini karena aku sedah menduganya… huahahahahahaha

  29. ige mwoya chingu ya???????/………
    aq kra bnran jinhae ptus lg tp trnyata cm kdo kjutan dri chingu utk ultah spesial hae….ahhhhh bnran dh aq salut ama chingu,daebak bgt pnya ide kyk gni utk jinhae couple….trs trang kmrn2 aq galau bgt ama crta jinhae……chukae chingu krn bnr2 bsa buat kjutan yg hbat….fighting chingu utk ide2 slnjutny….!!!!!!…^ u ^

  30. Aish unnie . putus ny cuma pura2 neh :O
    jinja ! saia d kerjain ug neh . Gk cuma donge
    whaa unnie daebak ..
    Kemaren2 saia ud galau bgt . d kra puts bneran
    pokok ny DAEBAK deh unnie !

  31. aku kira beneran putus tadi, ternyata pura2…

    yaa ampunnn.. aku nngis lho pas hae mukul unyuk..
    trus si yesung jg, akting itu keren bgt. dy pling emosian..

    haejin sukses bgt ngerjain hae..
    poko nya surprise keren dehhh

  32. Ish onnie ya ampun aku kira itu beneran yang kemaren itu onnie onnie ckck bagus banget bikin aku shock -,-
    Dua jempol ya buat onnie ^^

  33. Kyaaaaa !!! Berarti aq jg kena tipu beneran,,, aq inget wktu it pernah mention qm, wktu qm bilang ptus,,, t’nyata eh t’nyta,,

    Suka bgt,, wlo ak gk bca smw tp aq bsa ttp konect itu b’arti qm hebat !! Malaikat bertanduk iblis~
    Dan t’nyt yg ngrekam yadongan wktu it hyuk~ ah klo aq jewel aq pasti udah ngirim nuklir k qmu nis !!!

    BTW 28 menit ??? Gak dower tuh bibir ??? XDDD

    Salam mesum buat haejin #plak XDDD🙂

  34. Aigoo~
    B’arti aq jg kena tipu wktu ngirà haejin bnran putus !!! Wlopun aq gk bca smw tp aq ngrti sdkit jln crita asli’a !! Malaikat bertanduk iblis~
    Itu yesung kata”a dalem bgt !! Gmna klo asli’a dia ngmong kya gitu~
    Jd eunhyuk yg ngrekam ?? Klo aq jewel aq udah ngirim qm nuklir nis, abis si hyuk ampe bnyok gitu !!!

    28 menit ?? Gak dower tuh bibir !!!🙂

    Aaarrggh pokok’a daebak !!! Wlo telat, saenggil chukae poppa !! Salam mesum ^^v

  35. yah..
    aku yang baca telat juga kena dikerjain.. -.-

    tapi gapapa, seru lah sekali2 author kerjain reader,😀

    dan aku suka tuh yesung ngeksis emosian banget disni, wkwkwk
    aktingmu meyakinkan bang~😄

    pas lampu mati n udah ada bisik2 udah mulai curiga, nih pasti buat ultah donghae, tapi ga sangka ternyata ada haejin juga..
    ah, bagus deh pokoknya,🙂

  36. hwayo, hae mau ngapain ke heejin jgn bilang adegan sselanjutnya seperti yg berada dlm otak liarku krna ku gak akan sanggup bacanya ha…ha…ha…

  37. Ahhhh kirain beneran putus!! Sampe pada brantem gitu!!
    Sumpah baca diatas gak kepikiran kao hae dikerjain sampe dpt kejutan!
    Parahh haejin paraahh hahahahah
    Kasian hyuk kena bogem dr hae.. Hae udah frustasi tuh pasti kekekekek

  38. Oalah si momma in yah bnr2 de dasyat bget … Aq ud galau sndiri aj tw poppa sm momma berakhir.. Tp ga tw-ny cm iblisny momma doank. Momma!!!! *lempar bata*

  39. Mommaaaaaaaaaaaaaaaa T_T
    Keterlaluan deh ah.. oke nasib donghae awalMommaaaaaaaaaaaaaaaa T_T
    Keterlaluan deh ah.. oke nasib donghae awalnya miris. Tapi yg bkin aku nangis itu perlakuan semua member ke hyuk.. oke dia salah tapi jangan segitunya juga dong.. dia kn kyak gtu demi SJ.. masa sampe digituin sih suami aku.. padahal lagi kesel sama dia semalem, eh ini malah nangis dia digituin -_-
    Dan ternyata semua ini Cuma rekayasa haejin? Asem ah.. suami saya itu kasianan~
    nya miris. Tapi yg bkin aku nangis itu perlakuan semua member ke hyuk.. oke dia salah tapi jangan segitunya juga dong.. dia kn kyak gtu demi SJ.. masa sampe digituin sih suami aku.. padahal lagi kesel sama dia semalem, eh ini malah nangis dia digituin -_-
    Dan ternyata semua ini Cuma rekayasa haejin? Asem ah.. suami saya itu kasianan~

  40. aaaakkkk aku kena jebakan, padahal aku udh banjir air mata….heish sebenernya yg ultah siapa??
    udh mulai curiga waktu mati lampu, pas bgt sih…
    always debakkk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s