{The Felidis} Break The Rules

Jepang, Dorm Felidis

”Waekeurae?! Chihoonnie, kau mau apa?!”

   BRAK!

   ”Chihoonie!”

   ”Minggir!”

   ”Cho Chihoon, kembali ke akal sehatmu! Neo babonika?! Jangan cari masalah, Haejin Onnie sedang sakit!”

   BRAK! KRAK!

   ”Onnie, minggir!” ancam Chihoon dingin.

   ”Cho Chihoon, jebal~ sekali ini saja kau dengarkan kata-kataku! Haejin Onnie sedang sakit, jangan kau tambah dengan tindakanmu begini!” histeris Kyorin mengikuti adiknya yang tengah mengemasi barang-barangnya.

   Chihoon berbalik, dan matanya menatap tajam Kyorin tanpa takut. ”Onnie, apa Onnie merasakan apa yang kurasakan sekarang?! Onnie tidak bisa melarangku, dan jangan harap Onnie melarangku, meskipun hal ini adalah hal terakhir yang akan kulakukan dalam hidupku!”

   ”Tapi, Chi…”

   ”Onnie~” kali ini air mata mengalir dari kedua matanya, Kyorin mengendurkan cengkraman tangannya. Cho Chihoon, maknae yang berhati keras, ceria, dan kuat, kini mengeluarkan air matanya. ”Aku tidak bisa diam begini terus… aku harus kesana, aku harus kesana…” isaknya.

   Kyorin menunduk dan menggigit bibirnya, tak tega.

   ”Onnie… aku tidak bisa cuma diam.”

   Pintu kamar mereka terbuka, Kyorin dan Chihoon menoleh, kakak tertua mereka, Haejin muncul dengan kaus tidur dan celana pendeknya, wajahnya pucat, rambut berantakan, tapi dia nampak khawatir.

   ”Apa yang terjadi? Kalian bertengkar?” tanyanya lemah, Haejin memang baru keluar rumah sakit itu terlihat masih lemas. Kali ini sakitnya dikarenakan hormon wanitanya yang entah kenapa berubah aneh, sehingga ia terkena migrain parah dan menstruasinya tidak kunjung berhenti.

   Hormon pun dipengaruhi dengan beban pikiran Haejin belakangan ini, dan Kyorin hanya tidak ingin Haejin semakin stress melihat tingkah laku maknae mereka, namun pada akhirnya toh Haejin melihat Chihoon yang tengah berkemas.

   ”Ada apa? Kau mau kemana?” tanya Haejin pada Chihoon.

   Chihoon menyahut. ”Pulang.”

   ”Seoul? Kenapa?” tanya Haejin lagi.

   Chihoon terbata-bata menjawab, dengan wajah cemas, sembari menggigit bibirnya dan menoleh pada ponselnya berulang kali. ”Oppa…”

   ”Kyuhyunnie waeyo?” tanya Haejin kaget.

   ”Aniyo, Onnie… Sungmin Oppa, sepertinya terjadi sesuatu pada di bandara Nanjing,  bersama Super Junior KRY, dan… dan…” Kyorin nampak bingung bagaimana mengatakannya, namun ekspresi Haejin telah berubah.

   Haejin menangkap maksudnya. ”Sungmin Oppa kenapa?!”

   ”Entahlah, berita yang beredar dia ditangkap karena mabuk! Onnie aku harus kesana!” Chihoon terisak-isak. ”Jebal, Onnie…” dia benar-benar panik dan memasukkan bajunya begitu saja.

   Kyorin menatap kakak dan adiknya cemas bergantian. ”Tapi jadwal kita…” ucapnya bingung, Chihoon menatap Haejin yang terlihat berpikir keras sambil terus menatap wajah adiknya itu.

   ”Keurae, kau boleh ke Seoul… jadwal kita nanti malam, kan?” tanyanya.

   Kyorin membelalak kaget. ”Onnie!” serunya. ”Onnie yakin? Kalau Wonhee Sajangnim melihat…”

   ”Tidak apa, tapi sebagai jaga-jaga aku juga ikut,”

   ”Onnie sedang sakit,” larang Kyorin cemas.

   ”Aku harus ikut Chihoon, kalau tidak justru nanti orang semakin curiga,” kata Haejin lagi. ”Kalau kau mau ikut, berkemaslah… nanti telepon Hyorin Onnie, kita minta pesawat pulang-pergi.”

   Chihoon mengangguk dan langsung menghubungi Hyorin.

*Seoul, beberapa jam kemudian*

Kyuhyun berdiri di depan pintu kamarnya, memandang ke dalam kamarnya sambil berusaha menyembunyikan senyumnya melihat pemandangan dua orang yang paling disayanginya. Adik, dan Hyungnya. Sebetulnya Kyuhyun sedikit ragu menyerahkan sang adik pada Sungmin, tapi siapa lagi yang sanggup menghadapi keevilan Chihoon selain Sungmin, kan?

   Sungmin kini tengah memeluk erat-erat Chihoon yang tidak berhenti menangis sejak tiba di dorm Super Junior. Dia nampak histeris, panik, dan ketakutan, juga langsung memeluk Sungmin erat-erat, Sungmin pun balas memeluknya dan menenangkannya, menjelaskan isi berita yang telah membuat Chihoon harus repot-repot terbang dari Jepang kembali ke Korea.

   ”Ya, sedang apa kau di…”

   ”Ssstt!” Kyuhyun meletakan telunjuknya di mulutnya sendiri dan menyuruh Haejin yang baru mau masuk diam. Haejin melirik ke dalam, dan ikut tersenyum kecil sambil menghela napas lega. ”Ya! Dia kenapa bisa begini?” Kyuhyun memberi isyarat agar Haejin meninggalkan kamarnya dan Sungmin dan membiarkan Chihoon memiliki waktu berdua dengan Sungminnie Oppanya.

   Haejin cuma mengangkat bahunya. ”Sudah sejak disana dia panik, dia benar-benar khawatir.” Haejin mendahului Kyuhyun duduk di sofa, kemudian menaikkan ritsleting jaketnya.

   Kyuhyun baru memerhatikan penampilan Haejin yang berbeda seratus delapan puluh derajat dari penampilannya yang biasa. Kyuhyun mendengus, yang aneh hari ini bukan hanya adiknya saja ternyata. Haejin memakai jaket tebal dengan tudung yang menutupi kepalanya, kacamata hitam, celana panjang, sepatu flat. Kentara sekali menyembunyikan dirinya, agar tidak terlihat. Mungkin orang mengira, ia menghindari fans, tapi Kyuhyun tahu ada lagi yang Haejin hindari selain fans.

   ”Tidak menemui Hyung…?” pancing Kyuhyun ambigu.

   Haejin mendongak, tak berkata apa-apa, dan memilih mengabaikan ucapan Kyuhyun. Kyuhyun mengangkat bahu. ”Aku mau minta makan pada Ryeowook, kau kalau lelah pakailah kamar Yesung Hyung.” Dan Kyuhyun keluar.

*Di Kamar Sungmin*

”Uljima.” Dengan lembut Sungmin melepaskan pelukan Chihoon, lalu meletakkan kedua telapak tangannya di pipi Chihoon, dan mengusap air matanya. ”Sudahlah, matamu sudah bengkak.”

   Air mata Chihoon tetap tidak berhenti mengalir, dia meremas tangan Sungmin yang terletak di pipinya, gemetaran, kentara sekali dia ketakutan. ”Aku takut, Oppa… sumpah aku takut…” isaknya. ”Kukira… kukira…”

   ”Gwenchanayo, aku di depanmu sekarang…” bujuk Sungmin mengecup puncak kepala Chihoon sambil tersenyum. ”Aku di depanmu, aku tidak apa-apa, Sayang.” Dikecupnya air mata Chihoon.

   Chihoon mengisak lagi dan memeluk Sungmin lagi. ”Oppa…”

   ”Iya, Sayang… aku disini, aku tidak apa-apa, maaf membuatmu cemas ya,” Sungmin membelai rambut Chihoon pelan. ”Jangan menangis lagi, aku merasa bersalah, sudah ya…”

   Chihoon tetap tidak bisa berhenti menangis, Sungmin hanya bisa tersenyum. Meski matang dalam banyak hal, umur Chihoon tetaplah enam belas tahun, masih seorang gadis kecil. Gadis kecil yang telah berani-beraninya muncul dan mencuri hatinya ini, Sungmin mengeratkan pelukannya.

   Tak lama tangis Chihoon terhenti, Sungmin melepaskan pelukannya dan melihat mata gadis kecil itu telah terpejam. Perjalanan Jepang-Korea memang tidak memakan waktu cukup lama, namun sama seperti dirinya, Chihoon juga sangat sibuk di Jepang sana, dan menurut Haejin, Chihoon telah menangis sejak masih di Jepang tadi. Meski Sungmin lelah, melihat gadis kecil yang mencintainya dan mengkhawatirkannya, membuat hatinya senang. Dipeluknya gadis itu erat, sementara ia merebahkan tubuhnya pada sandaran kasur, dan mulai memejamkan matanya.

*Lantai 12*

”Oppa tidak lelah?”

   ”Gwenchana,” senyum Ryeowook manis pada Kyorin sambil terus mengeluarkan bahan-bahan masakan dari kulkas. ”Aku shock melihatmu, Haejin, dan Chihoon semakin kehilangan berat badan, terutama Haejin.” Gumamnya pelan.

   Kyorin membantu Ryeowook mencuci sayur-mayur sementara Ryeowook mulai memanaskan air untuk merebus bahan-bahan. ”Haejin Onnie sepertinya kurang cocok saja di Jepang.”

   ”Kau cocok disana?” tanya Ryeowook ramah.

   ”Lumayan, biasa saja… tapi tetap there’s no place like home, home sweet home… lebih suka di Korea, bagaimanapun indahnya negeri orang.” Tawa Kyorin berderai sambil mengupas kentang. ”Tapi Haejin Onnie kurang cocok di Jepang, terhitung berapa kali dia sudah sakit disana, meskipun dia memang rentan sakit.”

   Ryeowook mengangguk-angguk. ”Makanya aku kaget melihatnya kurus seperti itu. Dia tidak mau makan?” tanya Ryeowook penasaran.

   ”Belakangan ini…” Kyorin menghela napas. ”Oppa tau sendiri lah,” dia memutar matanya. ”Dia tidak mau makan, bayangkan dia bisa bertahan dua hari tanpa makan, hanya minum obat saja. Meski kata dokter itu pengaruh hormonnya, tapi hormonnya menjadi begitu karena dia kebanyakan pikiran belakangan ini.” Tambah Kyorin sambil mengambil kentang lain. ”Aku berharap semoga Wonhee Sajangnim tidak jadi membuat kami terus menetap di Jepang.” Lanjutnya.

   ”Bukankah harusnya kalian kembali bulan ini?”

   ”Harusnya sih,” Kyorin mengangguk.

   Pintu apartemen terbuka lagi, dan Kyuhyun masuk memandang ke arah dapur, melihat Kyorin dan Ryeowook sedang kencan masak bersama. ”Tidak di bawah, tidak di atas sama saja.” Gumamnya sebal. ”Ya! Hae Hyung eodi?”

   ”Di kamar,” bisik Ryeowook.

   ”Apa dia tau Felidis ada disini?”

   ”Sepertinya sih belum,” cicit Kyorin.

   Kyuhyun mengangguk dan berjalan mendekati pintu kamar Donghae dan Leeteuk, lalu membukanya. Dilihatnya Donghae tengah merapikan kembali baju-bajunya yang dibawanya kembali dari Jepang. ”Hyung.”

   ”Ne?” Donghae mendongak memandangnya.

   ”Kukira Hyung tidur…” suaranya menyiratkan sesuatu, Donghae menyipit menatapnya.

   ”Kau mau bicara apa?” tanyanya curiga.

   ”Aniyo,” Kyuhyun menggaruk kepalanya. ”Kita… hanya… err, Felidis ada disini, aku hanya mau bilang itu.” Dan Kyuhyun menutup kembali pintu kamar Donghae, membiarkan Hyungnya itu mencerna maksud kata-katanya. Donghae menatap kopernya yang terbuka dengan pandangan kosong sepeninggal Kyuhyun.

*Lantai 11*

Haejin terkekeh melihat Chihoon dan Sungmin di dalam kamar yang tetap dibiarkan terbuka. ”Dasar anak nakal.” Gumamnya lalu berbalik dan merasa pandangannya kembali mengabur, dan jalannya yang mulai sempoyongan. Dia menahan kepalanya lagi. ”Aigoooo… mau sampai kapan darahku rendah begini?” dengan tertatih Haejin mulai duduk di sofa lagi, keringat deras mulai menuruni dahinya, dia mencari-cari dalam tasnya, dan mengeluarkan sebuah botol, kemudian ia membawa botol itu pelan-pelan ke arah dapur, mengambil gelas dan mengisi airnya dengan air keran.

   Setelah itu dia membuka tutup botol tersebut dan menghela napas dalam-dalam. ”Kenapa obat ini tidak berpengaruh sama sekali?” keluhnya. ”Badanku sudah lemah begini, tapi aku tetap tidak bisa tidur…” keluhnya lagi dan mengambil langsung tiga buat kapsul di dalamnya. ”Masa bodohlah! Langsung tiga saja…” Haejin mengangkat ketiga obat itu dengan tangannya hendak memasukkannya ke dalam mulutnya ketika…

   PLAK!

   Obatnya terlempar, dan tubuhnya dibalik paksa, mata Haejin melebar melihat siapa yang baru saja menghalanginya meminum obat.

   Donghae dengan matanya yang tajam dan cengkraman tangannya yang kuat. ”Apa yang kau lakukan?!”

   ”Lepas!” sentak Haejin pada tangannya yang dicengkram justru semaki kuat.

   ”Kutanya apa yang kau lakukan?!” teriak Donghae.

   ”Aku mau minum obat!” balas Haejin tak kalah keras.

   ”Hah~ minum obat?! Sekalian…” dengan kasar Donghae mengambil obat untuk menyemprot nyamuk yang terletak di bawah konter, dan membantingnya tepat di hadapan Haejin. ”Minum saja yang ini!” bentaknya.

   Haejin diam dan menunduk.

   ”Kau gila, ya?! Kau kira nyawamu ada sembilan?!”

   ”Bukan urusanmu!” sahut Haejin dingin.

   Donghae mendengus. ”Keurae! Memang bukan urusanku~” Donghae merebut botol obat dari tangan Haejin yang satunya. ”Obat untuk tidur?! Benar, aku juga sudah lama tidak tidur nyenyak…” dibukanya tutup botol tersebut dan dituangnya sebanyak-banyaknya di telapak tangannya. ”Sekarang kita minum ini bersama! Aku juga mau tidur!” ucapnya sarkastis dan mengambil gelas Haejin, saat ia hendak menelan semua obat itu ganti Haejin menampar tangannya.

   Haejin gemetaran memegang tangan kekar Donghae sekuat tenaga agar Donghae tidak ikut meminum obat-obat tersebut, dia menggeleng. ”Jangan…” pintanya lemah, Donghae diam menatap gadis itu dengan hati sesak. ”Jangan, Hae…” pintanya benar-benar memohon.

   ”Kalau begitu jangan pernah minum ini lagi!” Donghae menuang semua obat tidur Haejin ke dalam tempat sampah. ”Kalau kau mau mati, minum racun sekalian, ini sih tanggung!” dan Donghae berbalik pergi meninggalkan Haejin yang mau menangis di dapur. Ketika ia sudah menjauh ia menambahkan. ”Beraninya dia…” ucap Donghae gemetar mengingat tindakan Haejin tadi, untuk dia datang dan melihat.

   Sementara itu Haejin mengatur napasnya agar dia tidak jadi menangis, dan melirik jam dinding. Dia terpaksa membangunkan Chihoon yang terlelap, juga menjemput Kyorin di lantai atas meski mata tajam Donghae terus menatapnya. Dan siang menjelang sore itu juga, Felidis kembali ke Jepang lagi.

-Keutt-

Aku tau ini galau… hehehe, uri Chihoonie yang stress *hug* Sungmin gak apa-apa kok… berita aja yang lebai, hwaiting Chihoonie~ dan cerita Haejin yang sengaja aku selipkan… karena pas sama keadaanku yang sekarang, aku minum 3 obat sekaligus biar tidur… tapi gak tidur2 nih… hiks, ada yang punya saran?

82 thoughts on “{The Felidis} Break The Rules

  1. Ikutan galau dh baca ini ==”
    miris bgt ya JinHae…
    Is there no way to comeback??

    Sama kayak aku onn, susah tidur, tp jgn diikutin th saran bang ikan.. Hehe

  2. eonie~
    itu beneran? 3 obat sekaligus? Jangan atuh, bukannya bisa tidur.. tapi makin parah ntar sakitnya T.T

    Sungmin oppa kenapa? baru liat deh chihoon kayak gini… ternyata evil magnae bisa galau juga -_- #plak

    donghae kejam, dingin banget ama haejin… kan mereka- eh? oh iya ya, kan disini ceritanya mereka udah.. -___-
    AAAAHHHH!!! Balikan lagi napa?! ga seru ih ngeliat Poppa-Momma kayak gini… TT^TT

    Lanjuuuut eon ^^

  3. yya!!!!konfliknya dapet banget..bete deh liat jinhae kalo sudah gitu..ani..maksudnya gregetan..ayo dong baikan..kasian kalian sama2 tersiksa

    Chihoon juga..ya ampun..bang umin gpp kok..bang umin jangan bikin cemas lagi ya..ok..pas dia bilang sayang..berasa gimana gitu..hho

    wookie sama kyorin anteng yah..masak bareng..haha..bilang aja tuh si evil juga ngiri #plakkk

    Asik yah kencan sambil masak gitu..:p

  4. Gilaaaa kenapa minum 3 sekaligus?!
    Ya kamu makan nggak teratur gimana bisa sembuh? Ayolahhh ><
    bikin sedih aja😦
    Btw aku jg sedih liat sungmin mabok sampe lemes gitu ;____;
    Ga bisa jalan sendiri, chinhoonnie~ jangan galau ya~ *hug*

  5. Busyet,3 obat skaligus,low over dosis gmana nis?
    Jgn d ulangi ya~
    g baik buat kesehatan…
    Buat chihoon,tenang ming2 baik2 aja kok~
    kirain jinhae bkal baikan,plg g pelukan gitu..tp..ternyata enggak…
    #sedih

  6. chicoon baru kali ini nangis… biasanya evil kayak kyu… sungmin manggil sayang… sungmin nya nggak apa kok..
    3 obat sekaligus eonn?
    untung hae datang tepat waktu…
    sedih

  7. Onnie, cuma bisa geleng-geleng kepala…. Miris….😦
    Haejin onnie sama Donghae oppa masih putus ya? Hmm… Galau…
    Onnie… Onnie jangan galau dan onnie ke dokter ajaa😦🙂
    Buat Chihoon onnie… Jangan galau :-)…. Engga usah dipikirin ya onnie🙂

  8. Lho?? Sungmin knp??
    Koq aq kagak tau ya.. Ketinggalan nih.. Wkkwkwk..
    Jinhae koq berantem gt sih? Hae dingin bgt ama haejin..
    Kpn balikan ge nih.. Kasian liad mereka keq gt.. Huhuuu..😦

  9. miriss ngelihaat heppa dingin banget sama haejinn eooni .. emang belum baekkan yy ??

    umenppa kenapa nehh ??

    chihooniee sabaaaaarrr yy??

    cepatan balikkan dong jinhaexyy couplee

  10. Kaget bgt ! dikirain knpa tuh si Chi ..
    Chi sm sungmin ud bsa sayang sayangan nih #wink
    arg ! gk suka . jinhae msih brantem
    cpat baekan y onn nd cpat sembuh (:

  11. annyeong, reader baru hehe…
    waktu baca ttg sungmin kirain beneran, smpe bacanya di stop dulu buat nyari info… eh eh ternyata ._.
    gila,, itu beneran 3sekaligus? main-main dah authorny ama kesehatan hhe

  12. Pada galau ye -__-
    Cieey, chi sama min so sweat beuud xp😀
    Hmm, jinhae masih blum baikan ya? Kpan balik,kangen skinsip nich#plaakk xp
    Hah?? Oeni minum obt tdur sampe 3?? Ngapain itu oen kok nggk bsa tdur?? O.o

  13. tidak bisakah JinHae balikan??? sumpah miris banget hubungan mereka… Chi, sayang banget pasti ma Umin.. ini mah dah jelas nasib percintaannya.. bagaimana dengan Kyo?

  14. onnie ih tanggung jawab.. Aku nangis tau bca part dapurnya jinhae, *elap ingus* *elap aer mata*
    kok biisaa sii?? >..<

    sama kayak chi,kmren2 juga sempet khawatis sama ming oppa..tp untunglah gak berkepanjangan🙂

  15. eh eh eh telat dee baca yang ini…ckckck..

    Umin kenapa emangnya?*ketinggalan banget* ditangkap?beneraan?hah kapan??

    Walopun scene chi-umin nya manis…
    Tapi jinhae tetep bikin nyesek seperti ff2 galau sebelumnya😦

  16. Unniiii~
    Ini edisi galauu #gubrak*

    Kasian chihoon …
    Yg adem ayem si kyo sama wook …
    Lagian apa salahnya sungmin mabuk ?
    Di jga manusia kok …
    Hmm:/

    Eaaa~
    JinHae jinhae ….
    Gregatan aq ahh -____-

    Dan disini, asli kyuhyun eksis sekali andaa😀
    ƪ(˘⌣˘)ʃ

  17. huwa kangen ma crita chihoon sungmin..
    so sweet kirain tadi marahan ma haejin eh ga taunya..
    tuh haejin sakit mulu moga cepet sembuh deh..
    eonni juga yya ^^
    nice ff ^^b

  18. Hola….hola, aku nongol lagi #gak da yg nanya#
    Gimana kabarnya Nisya-sshi, Masih susah tidur??? Janganlah sampe minum obat 3 skaligus gitu, gak baik bwt badan. Aku juga lagi ngidap insomnia akut nih, kurang tidur di tambah kerjaan banyak. Tapi ku biarkan aja, pusing jga sih kepala jadinya, tapi ntar klo ngantuknya udah gak nahan parah, bakal ketiduran sendiri kok…. (halahh, lgi” kok malah curhat)
    Oke, kembali ke cerita…. Aku udah baca FF yang nyeritain masalah barunya JinHae… Kasiann ya mereka, jadi korban keegoisan Manajemen-nya… Kemarin Hae yg mesti berkorban, bru bentar balikan, ehhh skrg giliran Haejin yang di tekan…..
    Awalnya kukira ada apa” sama Haejin, sampai” Chihoon segitu paniknya (terlalu marah sama kekangan Manajemen gitu deh). Eh gak taunya ini menyangkut Sungmin oppa…. tapi, tapi…itu Minie oppa kenapa ya???? (sorry, ketinggalan berita) Sampai” Chihoon segitu khawatirnya… Jadi penasaran juga nih sama perjalanan kisah kasih nih Couple satu (Itu ChiMin udah resmi blum sih hubungannya?????). Trus itu Kyu gak cemburu apa, pasangannya di ambil adek sendiri #ha….ha, emang cuma Sungmin yg bisa meredakan duo evil ini#
    Haejin…..Haejin… yang sabar ya…. Udah makan hati ngeliat adik”nya pada be2an gitu sama pasangan masing” di tambah harus ketemu Hae di suasana hati yg kayak gitu… Mudah”an masalahnya cepat terselesaikan dan dapat jalan keluar yang terbaik bwt keduanya…. Kasiannn liat mereka menderita begitu #Pelukk JinHae# Tapi gimana pun keadaannya, cemistry JinHae gak bisa diragukan, Donghae datang di saat yang tepat. So sweet walo miris, mereka masih saling perhatian di keadaan kayak gini… Pokoknya gak rela, gak rela kalo nih Couple sampai Bubar….. Titik. (Maksa.com, he…he…)

  19. Hola….hola, aku nongol lagi #gak da yg nanya#
    Gimana kabarnya Nisya-sshi, Masih susah tidur??? Janganlah sampe minum obat 3 skaligus gitu, gak baik bwt badan. Aku juga lagi ngidap insomnia akut nih, kurang tidur di tambah kerjaan banyak. Tapi ku biarkan aja, pusing jga sih kepala jadinya, tapi ntar klo ngantuknya udah gak nahan parah, bakal ketiduran sendiri kok…. (halahh, lgi” kok malah curhat)

    Oke, kembali ke cerita…. Aku udah baca FF yang nyeritain masalah barunya JinHae… Kasiann ya mereka, jadi korban keegoisan Manajemen-nya… Kemarin Hae yg mesti berkorban, bru bentar balikan, ehhh skrg giliran Haejin yang di tekan…..

    Awalnya kukira ada apa” sama Haejin, sampai” Chihoon segitu paniknya (terlalu marah sama kekangan Manajemen gitu deh). Eh gak taunya ini menyangkut Sungmin oppa…. tapi, tapi…itu Minie oppa kenapa ya???? (sorry, ketinggalan berita) Sampai” Chihoon segitu khawatirnya… Jadi penasaran juga nih sama perjalanan kisah kasih nih Couple satu (Itu ChiMin udah resmi blum sih hubungannya?????). Trus itu Kyu gak cemburu apa, pasangannya di ambil adek sendiri #ha….ha, emang cuma Sungmin yg bisa meredakan duo evil ini#

    Haejin…..Haejin… yang sabar ya…. Udah makan hati ngeliat adik”nya pada be2an gitu sama pasangan masing” di tambah harus ketemu Hae di suasana hati yg kayak gitu… Mudah”an masalahnya cepat terselesaikan dan dapat jalan keluar yang terbaik bwt keduanya…. Kasiannn liat mereka menderita begitu #Pelukk JinHae# Tapi gimana pun keadaannya, cemistry JinHae gak bisa diragukan, Donghae datang di saat yang tepat. So sweet…(walo miris), ngeliat mereka masih saling perhatian di keadaan kayak gini… Pokoknya gak rela, gak rela kalo nih Couple sampai Bubar….. Titik. (maksa.com, he…he…)

  20. bner2 menggalau onn.
    kirain chihoon aja yg galau.
    eh gtwny pasangan ikan yg pling galau.
    Bru bca ff yg stuny, bru ngerti ap yg bkin psangan ikan menggalau gtu.
    n kykna yg adem ayem cman kyo m ryeowook aj.
    hahah
    btw, chi m sungmin so sweet bget sih*smbil kedip2in mata*
    iuww, donghae oppa serem bget nih.
    Jd pgen tau nih klnjtnny onn.
    Hanya bisa ngasih 1 kalimat aja dh onn.
    smoga mslahnya cpat terselesaikan.
    Amiiiiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s