Separuh Bintang – Choccolate and You

Annyeong readers🙂 author rihyuk sang master abal nan labil kembali nge post lagi :D  ini Separuh Bintang series ^^ karena aku banyak liat readers pada menanyakan : “ini ff nya cuma sampe sini aja?” di seeries ‘Sebuah Perkenalan’ aku mau jelasin dulu ^^

ff ini continue series, tiap series aku kasih judul sendiri-sendiri. nah sampe nanti ada akhirnya aku akan mencantumkan sebagai last series. begitu^^ jadi ini bukan ff sekali tamat yah ^^ udah itu aja~ selamat membaca^^ comment are love❤

*****

“Kiyu, Yoonri suka sama Kiyu..” entah apa yang dipikirkan Kimmy sehingga dia berani menyatakan perasaannya yang telah ia pendam sejak umur 5 tahun kepada lelaki yang berumur 1  tahun lebih tua dihadapannya ini. Kyuhyun adalah lelaki yang benar-benar mengerti Kimmy dan selalu ada untuk Kimmy selain Leeteuk. Mereka tinggal berdekatan, rumah Kyuhyun berada tepat disamping rumah Kimmy. Semasa kecil Kimmy, Leeteuk dan Kyuhyun selalu bermain bertiga. Dimanapun, kapanpun, melakukan apapun selalu bersama. Setiap Kimmy sedih setelah dimarahi Ibunya dan tidak ada Leeteuk, Kyuhyun akan selalu ada di dekat Kimmy untuk menghibur gadis itu.

Pernah pada saat umur Kimmy 7 tahun dia dikejar anjing. Saat itu Leeteuk sedang diajak pergi oleh Ibunya sedangkan Ayah Kimmy masih bekerja. Akhirnya Kyuhyun lah yang mengobati luka di kaki Kimmy dan membujuk Kimmy agar berhenti menangis. Mereka lalu memutuskan untuk bermain di taman komplek rumah mereka. Kyuhyun mendongengkan cerita dan bernyanyi sehingga Kimmy tertidur dan Kyuhyun ikut tertidur hingga larut malam. Ibu Kimmy yang sedang mencari keberadaan Kimmy, menemukan Kimmy sudah berada didepan pintu bersama Kyuhyun. Kyuhyun menjelaskan tentang semua yang terjadi dan membuat Ibu Kimmy mengurungkan niatnya untuk marah kepada Kimmy.  Kyuhyun orang yang sangat berarti untuk Kimmy. Dia dan Leeteuk adalah sabuk pengaman bagi Kimmy. Namun rasa ‘berarti’ yang dimiliki Kimmy hanya dibalas dengan kata-kata yang terbilang menyakitkan.

“Kimmy~~ kamu kan masih kecil, jadi nggak perlu suka-sukaan dulu..”jawab Kyuhyun sambil mengacak rambut Kimmy.

Doeng, rasanya ada batu yang menghantam kepala Kimmy sekarang. Bagaimana bisa lelaki di depannya ini mengatakan bahwa Kimmy masih kecil. Bagaimana dengan dia? Dia kan hanya selisih setahun lebih tua dari Kimmy. Itu adalah kejadian memalukan seumur hidup Kimmy. Walaupun setelah itu Kimmy mendapatkan seseorang yang lebih berarti dari Kyuhyun, bagaimanapun juga Kyuhyun adalah cinta pertamanya.

Wajah Kyuhyun tak kalah tampan dibandingkan Hyukjae. Bedanya ada sentuhan darah eropa yang membuat Kimmy lebih memilih Kyuhyun daripada Hyukjae.

*****

‘BRAK’ suara yang berasal dari bantingan tas Hyukjae menyita perhatian seluruh anak. Donghae yang sedang berbincang dengan Siwon dan Heechul –teman satu boyband mereka—menyusul Hyukjae yang langsung kabur entah kemana. Dia mengikuti Hyukjae yang ternyata sedang menuju ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya. Menurut Hyukjae dia akan tampak sangat keren jika wajahnya basah ataupun berkeringat. Entah pendapat dari mana dia beranggapan seperti itu (.___.)

“Kenapa sih? Ada masalah apa tadi?”

“Sinting ya tuh cewek! Gara-gara tadi aku nolak dia, dia bilang aku cowok murahan! Dia yang selingkung sama Taecyeon kenapa aku yang dibilang murahan?! Demi apapun dia sinting! Dia juga nyalahin aku gara-gara dia putus sama Taecyeon, dasar sinting!”

Donghae menahan tawanya, didalam hati dia setuju dengan Haejin. Tapi jika dia tertawa sama saja dia ingin mati dan memperkeruh keadaan.

“Trus kamu jawab apa?” tanya Donghae yang sudah mengalihkan pikirannya tadi.

“Aku bilang aja dia juga sama murahannya sama aku, fair kan?!” Donghae sudah tidak bisa menahan tawanya lagi. Dia terbahak mendengar ucapan Hyukjae dan mendapat hadiah toyoran dari Hyukjae.

“Kenapa sih? Kenapa ikutan bikin bete?” Donghae menghentikan tawanya.

“Sorry Sorry, lagian yang bodoh siapa sih? Jadi sama aja dong kamu terima dia bilang kamu murahan? Kamu ngakuin gitu.” Tawa Donghae meledak lagi, mereka berbincang sambil berjalan menuju kelas. Tidak ada jawaban dari Hyukjae, dia benar-benar marah sekarang.

“Yaudah lah Hyuk, kenapa sih masalah begitu aja dipikirin? Cuekin aja, nanti juga Haejin capek sendiri. Mendingan nyari deh siapa yang jadi cewek ‘beruntung’ selanjutnya..” mereka berdua sudah sampai di kelas dan duduk di tempat mereka masing-masing.

“Lagi ga ada mood buat mikirin cewek..” Hyuk mengeluarkan buku sastra Korea –pelajaran pertama hari ini.

“Serius? Mana mungkin cassanova  Lee Hyuk Jae ngggak ada mood mikirin cewek?” Donghae terkekeh lagi dan Hyukjae hanya bisa menggerutu.

“Eh, tapi ngomong-ngomong kamu belum cerita masalah cewek yang dibawa Ayah-mu ke rumah, jangan-jangan istri muda Ayah-mu ya? Hahahahak, ya! Hyukjae-ah! Appo!” Hyukjae sudah memukul kepala Donghae dengan buku sastra Korea yang segede gaban.

“Salah sendiri kau bicara seenaknya saja!” Hyukjae memandang ke arah Kimmy yang sekarang sedang bercanda dengan Ririn. Namun saat dia akan memberi tahu Donghae bahwa cewek yang dibawa ayahnya ke rumah adalah Kimmy guru sastra Korea mereka sudah datang. Donghae mencolek tangan Hyukjae agar Hyukjae memperhatikannya.

“Psst, cewek itu inceran aku. Jangan kamu gebet duluan,ok ?” Hyukjae membelalakkan matanya saat Donghae menunjuk Kimmy. Kalau saja tidak ada guru mungkin Hyukjae sudah berteriak histeris. Demi apapun yang ada dipikirannya sekarang adalah ingin mengajak Donghae pergi ke Dr. Mata, Hyukjae rasa ada salah satu saraf mata Donghae yang putus karena menyukai gadis seperti Kimmy. Dia menoleh ke arah Donghae yang ada dibelakangnya dengan muka sedikit tidak menyenangkan.

“Yang dibawa Ayah ke rumah tu pembantu..” kata Hyukjae singkat dan segera membalikkan badannya sebelum Donghae menginterogasinya lebih jauh dan membuat mereka berdua mendapat hukuman membaca buku sastra Inggris yang bagi Hyukjae sangat memuakkan –karena dia tidak mengerti bahasa Inggris yang dia anggap sangat rumit.

*****

Malam ini di Seoul cuaca memang cukup panas sehingga membuat Hyukjae tergoda untuk berenang. Sambil ditemani susu strawberry kesukaannya dan suara DJ radio Youngstreet yang memutarkan lagu-lagu terkini artis Korea. Saat ini sang DJ –Heechul—sedang membicarakan tentang makna cinta. Makna cinta? Bahkan Hyukjae tidak mengetahui apa itu cinta. Dia tidak pernah merasakan cinta dari kedua orang tua nya.

Saat Hyukjae kecil kata pertama yang diucapkannya bukanlah ‘Ibu’ tetapi ‘Ahjumma’ karena saking seringnya Hyukjae tinggal di rumah hanya bersama Ahjumma-ahjumma kepercayaan orang tua nya. Dia benar-benar kurang kasih sayang dari kedua orang tua nya. Makanya saat dia melihat Ayah nya –yang notabene Ayah kandung yang tidak mengingat hari ulang tahun nya—memperhatikan Kimmy lebih Hyukjae jadi uring-uringan. Dan dari sekian banyak wanita yang telah menjadi kekasihnya, Hyukjae tidak menemukan adanya cinta disana. Selama wanita itu memenuhi kriteria yang ditetapkan itu Hyukjae akan menerimanya.

Tiba-tiba ingatan Hyukjae kembali pada sesosok wanita, wanita yang dapat memberikannya apa arti dari ‘cinta’ yang sesungguhnya. Wanita yang selalu menemaninya semasa kecil. Ya.. Dia, hanya wanita itu yang bisa memberikan Hyukjae makna cinta yang sesungguhnya. Namun wanita itu pergi, membuat Hyukjae merasakan kesepian dalam hidupnya seperti saat sebelum dia bertemu dengan wanita itu. Dan karena wanita itulah Hyukjae sekarang menjadi seorang cassanova.

Tanpa sengaja pandangan Hyukjae tertuju pada kamar Kimmy. Seperti kebiasaan Kimmy, Kimmy menarik sofa kecilnya keluar kamar dan duduk menopang dagu sambil menatap bintang. Awalnya Hyukjae ingin menenggelamkan dirinya agar Kimmy tidak melihatnya, namun memang sepertinya Kimmy sama sekali tidak tertarik untuk menengok ke arah Hyukjae. Pandangannya hanya tertuju pada bintang-bintang di langit Seoul saja. Hyukjae mengecilkan suara radio yang sedang memutarkan lagu salah satu Girl Band ternama di Korea.

Dia menamati Kimmy yang masih menjalankan aktifitasnya sambil komat-kamit. Tiba-tiba ada sesuatu yang berkilauan akibat lampu di balkon kamar Kimmy. Kimmy, menangis..? Hyukjae mengusap matanya, dia tidak percaya bagaimana bisa gadis seperti Kimmy menangis. Hyukjae segera menenggelamkan tubuhnya setelah melihat Kimmy mengubah pandangannya menuju kebawah. Namun Hyukjae sudah tidak bisa menahan nafasnya lagi, akhirnya dia muncul di permukaan dengan nafas sedikit tersengal.

Hyukjae menatap ke atas, takut kalau-kalau dia ketahuan sedang memperhatikan Kimmy sedari tadi. Namun yang didapatinya bukan Kimmy yang memandangnya, namun ia melihat pemandangan langka! Kimmy tertidur dengan kepala yang disandarkan ke pagar penyangga di balkon kamarnya. Hyukjae mengambil handuknya, melilitkan handuk tersebut pada pinggangnya dan berjalan ke kamar Kimmy. Dengan mengendap-endap Hyukjae masuk ke kamar Kimmy dan menemukan Kimmy sedang tertidur di balkon. Dia menatap wajah Kimmy sesaat.

“Beneran air mata..” gumam Hyukjae. Saat Hyukjae ingin menghapus air mata di pelupuk mata Kimmy tiba-tiba ponsel Kimmy berbunyi dan membuat Kimmy terbangun. Jantung Hyukjae sudah berdetak lebih cepat, dia sudah seperti maling yang tertangkap basah.

Dan bisa ditebak mata Kimmy hampir copot mendapati Hyukjae yang sedang ada dikamarnya dengan hanya berbalut handuk.

“AAAAAAA, demi apapun, EUNHYUUUUUUK!!” Kimmy melemparkan bantal yang ada dipangkuannya dan tepat sasaran mengenai wajah Hyukjae.

“Mau ngapain masuk kamar orang seenaknya?! Mana cuma pake handuk! Denger ya aku gadis baik-baik, tidak seperti gadis lain yang mungkin mau saja jika kau ajak begituan! Jadi jangan macem-macem!” Hyukjae yang tadinya ingin marah karena sudah dilempari bantal tepat di mukanya yang tampan malah tersenyum dan berjalan mendekati Kimmy.

“Ngapain senyum-senyum?! STOP! Jangan deket-deket, melangkah 1cm aja aku tendang nih..” Hyukjae tak menghiraukan Kimmy, dia berjalan mendekati Kimmy yang sekarang berjalan mundur dengan tangan yang seakan sudah siap menghajar jika Hyukjae berbuat macam-macam.

Namun Kimmy kalah cepat, Hyukjae sudah mendorong tubuh Kimmy sampai Kimmy terlentang di ranjang. Tangan Hyukjae mengunci tangan Kimmy dan mendekatkan wajahnya ke wajah Kimmy. Kimmy hanya bisa memejamkan matanya sambil menyeruakkan berbagai gumaman.

“Tuhan tolong Kimmy, tolong bunuh cowok keparat ini Tuhan. Biar dia mati jatuh ke jurang, jatuh ke lubang buaya trus ditelen sama buayanya bulat bulat, atau apapun asalkan cowok brengsek ini bisa mati Tuhan. Tuhan Kimmy beneran minta tolong..”

Mendengar gumaman Kimmy Hyukjae terbahak hingga jatuh dari ranjang. Mendengar tawa itu Kimmy bangkit dari tidurnya –yang sebenarnya bukan kemauannya—memandang Hyukjae dengan seribu tanya. Ada apa lagi ini?

“Ngapain sih ketawa?! Nggak ada yang lucu!” jawab Kimmy ketus.

“Hahahaha, sumpah Kimmy kamu lucu banget! Tadi itu cuma bercanda, mana mungkin aku nafsu sama cewek macem kamu? Hahahaha~” Kimmy membelalakkan matanya kemudian dia menangis.

“Tadi aku beneran ketakutan tau..hiks..” Kontan Hyukjae menghentikan tawanya dan mendekati Kimmy.

“Nggak usah deket-deket! Pergi jauuuuuh!” Kimmy berteriak dan kembali menangis, itu membuat Hyukjae menjadi merasa bersalah.

“Sorry, maksudku tadi cuma bercanda kok..”

“Terus ngapain ga pake baju?!!” Kimmy masih mendelik ke arah Hyukjae walaupun tangisannya sudah berhenti. Akhirnya Hyukjae menjelaskan peristiwa tadi yang sebenarnya bertujuan agar Kimmy tidur di ranjang.

“Iya deh salah, maaf..”

“Nggak dimaafin!” Kimmy mengerucutkan bibirnya sambil melipat tangannya didepan dada.

“Kecuali bawain coklat, baru deh dimaafin..” mata Hyukjae sudah hampir sama bulatnya dengan bakso. Bagaimana bisa gadis berumur 16tahun bisa luluh hanya karena coklat?!

“Kenapa bengong sih?! Cepet ambiliiiiiin~!!” Hyukjae hanya bisa menghela nafas berat, namun kakinya tetap melangkah ke lantai bawah untuk mengambilkan coklat Kimmy.

*****

Hyukjae menepuk-nepuk kepalanya yang terasa berputar. Sepertinya efek dari telanjang tadi malam baru dirasakannya sekarang.

Hyukjae merapikan kemejanya yang sedikit berantakan karena tertiup angin saat mengendarakan motornya. Lagi-lagi dia memijat keningnya, pusing yang dideritanya bertambah parah karena dia mengendarai motor dan lupa mengenakan jaket. Saat Hyukjae berjalan menuju gedung SMA lagi-lagi dia bertemu sosok yang saat ini sedang sangat amat tidak ia harapkan.

“Demi Tuhan, jangan lagi..” desisnya.

Entah sudah berapa lama wanita itu terus menerus mengejarnya dengan pertanyaan yang sama.

“Hyuk-ah, mau nggak kita balikan lagi?” Hyukjae saja sudah sangat bosan mendengar itu, sudah berapa ribu kali wanita itu mengajaknya balikan dan bahkan sudah berapa kali juga dia menolak. Bukan hanya karena dia tidak memiliki rasa special untuk Haejin, tetapi itu sama saja mengurangi wanita yang mendekatinya.

Asal tau saja, jika kau ingin kehidupan SMA mu berjalan dengan baik dan dipenuhi dengan gelak tawa bersama teman-temanmu jangan pernah sekali-kali membuat masalah dengan Lee Haejin. Haejin terkenal suka melabrak siapapun yang mendekati Hyukjae, karena baginya Hyukjae masih miliknya. Dan bagi Hyukjae itu adalah problem terbesar dalam hidupnya jika dia kehilangan fans nya. Dan untuk itu Hyukjae bertekat untuk menghentikannya sekarang juga.

Saat melihat Hyukjae, Haejin segera berlari ke arah nya. Niat Hyukjae yang semula ingin membicarakan ini secara baik-baik lenyap sudah. Hyukjae ikut berlari menghindari Haejin menuju ke gedung SMA. Sekilas jika dilihat adegan ini mirip dengan adegan-adegan di film India (.__.)

Untung saja hari itu masih pagi, jadi tidak ada yang menonton ‘pertunjukan’ drama India itu. Sesampainya di gedung SMA, Hyukjae menghentikan langkahnya dan menyetop Haejin dengan nafasnya yang tersengal. Dia duduk di bangku panjang dekat laboratorium biologi disusul Haejin yang duduk disampingnya.

“Jin-ah, kita temenan aja ya. Aku capek tiap hari harus main kejar-kejaran sama kamu. Aku yakin kamu pasti bisa nemuin cowok yang lebih baik dari aku..” kata Hyukjae setelah detak jantungnya sudah dapat dikendalikan.

Haejin hanya memandang Hyukjae dengan pandangan bosan, sudah terlalu sering dia mendengar kata-kata itu, begitu juga Hyukjae. Dan Hyukjae sudah tau pertanyaan apa yang akan diajukan wanita ‘sexy’ disebelahnya ini.

“Kenapa?” Hyukjae menghela nafas berat, jawaban ini lagi.

“Sekarang aku udah punya pacar baru, jadi tolong jangan ganggu aku lagi ya.. Aku mohon..” tiba-tiba saja kata-kata itu meluncur dari mulut Hyukjae. Kening Haejin mengerut mendengar ucapan Hyukjae barusan.

“Sama siapa?” tanya Haejin masih sedikit tidak percaya. Dan bodohnya Hyukjae tak memikirkan hal itu. Dia benar-benar blank, bingung mau menjawab apa. Tiba-tiba saja terbesit satu nama di pikirannya.

“Namanya Kimmy..” dengan wajah menyesal Hyukjae menepuk dahinya pelan. Bagaimana bisa nama wanita itu yang terucap?! Namun Hyukjae segera memamerkan senyum 1000 watt nya setelah melihat Haejin memperhatikannya.

“Jadi ngerti kan sekarang kenapa aku nolak kamu terus.. Aku mohon jangan ganggu aku sama pacarku lagi ya..” Hyukjae berdiri dan berniat meninggalkan Haejin. Namun baru beberapa langkah Hyukjae sudah berbalik menatap Haejin.

“Dan jangan sekali-kali gangguin Kimmy, kalo sampe ada apa-apa sama dia urusannya sama aku. Ngerti cantik?” Hyukjae meninggalkan kerlingan mautnya untuk Haejin. Namun pikirannya masih berputar tak karuan.

Bagaimana caranya menjelaskan ini kepada Kimmy? Mengingat kejadian tadi pagi saja sudah membuat dia pusing.

Kimmy menuangkan susu strawberry ke dalam dua gelas dan meletakkan di samping piring yang sudah terisi dengan nasi goreng kimchi buatannya. Dia membawa satu piring dan satu gelas menuju ke ruang TV.

“Mau kemana?” tanya Hyukjae heran yang baru saja selesai mandi.

“Mau makan di ruang TV, aku nggak mau makan satu meja sama kamu. Pokoknya jangan deket-deket aku kurang dari radius 2 meter. Awas kalo sampe ngedeket!” kata Kimmy sambil mengacungkan garpunya ke arah Hyukjae.

Jangan deket-deket Kimmy kurang dari radius 2 meter? Astaga emangnya dia gunung merapi gitu? (-___-“)

*****

Sepulang sekolah Hyukjae mampir ke supermarket untuk memebeli coklat. Dia membeli coklat sebanyak-banyaknya dengan berbagai rasa dan merk.

Pukul sembilan malam…

Kimmy baru saja selesai menyikat gigi dan bersiap meneruskan membaca novel Harry Potter ke-6 nya yang sudah berpuluh kali ia baca. Kimmy mendengus, dia berpikir seandainya hidup seindah di negri dongeng pasti dia masih hidup bahagia dengan keluarganya. Memang sih dia memiliki keluarga baru. Tapi apa iya ini bisa disebut keluarga? Bukannya keluarga yang hidup dengan sepasang orang tua dan dua orang anak. Tetapi keluarga dua orang anak yang kesepian (.__.)

Terdengar ketukan pintu, ingin rasanya mengacuhkan ketukan itu. namun mau apa lagi, dia harus membukakannya. Dia sengaja mengunci kamarnya agar tidak ada ‘insiden telanjang’ yang kemarin terjadi.

Kimmy berniat menutup pintu kamarnya kembali setelah melihat sosok yang ada di balik pintu. Namun Hyukjae mendahuluinya menahan pintu kamar Kimmy agar tidak tertutup.

“Jangan ditutup, aku mau masuk.. Janji deh nggak bakal macem-macem..” mereka masih terlibat aksi dorong-mendorong dengan Kimmy. Namun setelah beberapa lama Kimmy menyerah, setelah dipikir-pikir itu konyol dan sangat kekanak-kanakan.

Hyukjae melenggang masuk dan menghempaskan tubuhnya ke atas sofa.

“Heh! Apaan duduk disitu?! Duduk disana!” Kimmy menunjukkan ujung sofanya yang menempel dengan pintu kaca balkon yang sudah tertutup.

“Ini..” sebelum Kimmy sempat bertanya maksud kedatangan Hyukjae, Hyukjae sudah menyodorkan sebatang coklat putih dengan chocco chips produksi Herseys kesukaan Kimmy. Kimmy menelan ludahnya melihat benda yang dibawa Hyukjae. Memang Kimmy paling tidak bisa menolak barang manis yang bisa menanangkan hati itu.

“Apaan nih? Dikasih racun ya?” Kimmy tetap mempertahankan ego nya untuk tidak mengambil coklat yang ditawarkan.

“Kalo nggak mau ya udah..” Hyukjae berniat pergi meninggalkan Kimmy, namun baru beberapa langkah Kimmy sudah memanggilnya lagi.

“Ehh.. Tunggu.. Aku mau kok coklatnya, sini duduk lagi.. Aku mauuuuu~” Hyukjae hanya bisa tersenyum, dia merasa lucu dengan tingkah laku Kimmy. Kimmy terlalu kekanak-kanakan baginya.

“Bantuin aku ya~” kata Hyukjae ketika sudah duduk kembali.

“Pantesan ngasih coklat, ternyata ada maunya..” cibir Kimmy. “Nggak mau..” lanjutnya setelah menghabiskan satu batang coklat itu.

“Yakin nih nggak mau?” goda Hyukjae.

“No no no~” Hyukjae melangkah keluar kamar dan membawa sekerajang penuh coklat Herseys dengan berbagai rasa. Kimmy yang melihatnya lagi-lagi meneguk air liurnya sendiri.

“Apapun boleh..” jawab Kimmy seperti anak anjing yang baru saja diberi tulang (-__-) tangannya mencomot satu bungkus Herseys dengan rasa yang sama dengan tadi, tidak sengaja tangan Kimmy menyentuh tangan Hyukjae. Kimmy memandang Hyukjae dengan tatapan aneh sehingga membuat Hyukjae berfikir Kimmy berubah pikiran.

“Hey!” tiba-tiba Kimmy sudah berada di dekat Hyukjae dan menempelkan punggung tangannya ke kening Hyukjae.

“Gila ya, badanmu panas banget Hyukkie~ Kenapa nggak bilang dari tadi?!” Kimmy beranjak menuju meja belajarnya, mencari termometer yang tersimpan di laci.

“Sini.. Tidur di sini!” ujar Kimmy setelah menemukan termometernya dan menepuk ranjangnya.

“Buruan sini!” Kimmy melotot karena Hyukjae sekarang hanya melongo saja.

“Nggak apa-apa kok, ntar habis tidur juga.. iya deh iya, nggak usah melotot juga, serem tuh mata mau keluar~” Hyukjae menuruti kata-kata Kimmy melihat gadis itu melotot dan matanya hampir saja mau copot.

“Badanmu panas banget, pasti gara-gara kemaren telanjang malem-malem deh.. Makanya jadi orang nggak usah aneh-aneh!” Kimmy menyodorkan termometer itu ke mulut Hyukjae.

“Aku ke bawah bentar ya, ambil air hangat..” selepas pintu ditutup Hyukjae memegang keningnya.

“Ternyata panas juga ya..” sudah dari tadi siang badannya berasa ingin lepas. Tapi biasanya jika dia sakit dia cukup meminum obat, dia tidak pernah diperlakukan seperti ini. ini malah membuatnya merasa aneh.

Hyukjae membalikkan badannya menghadap ke meja belajar Kimmy. Masih dengan termometer di mulutnya, Hyukjae beringsut bangun untuk melihat foto di meja belajar itu dengan jelas. Ada 2 foto, foto yang kiri ada 4 orang yang berjajar dengan senyum vbahagia keluarga harmonis. Namun foto yang kiri yang membuat Hyukjae penasaran, ada 3 sosok di foto itu. Ada Kimmy ditengah, Kyuhyun disebelah kanannya dan siapa sosok di sebelah kiri Kimmy? Sosok itu sama dengan sosok di foto keluarga Kimmy.

Setelah mendengar derap langkah Kimmy, Hyukjae langsung beringsut kembali ke posisi awalnya. Kimmy membawa 2 buah baskom dan 2 buah handuk yang diletakkannya di meja kecil samping tempat tidur. Kimmy mengambil termometer yang masih di mulut Eunhyuk dan berdecak melihat angka yang tertera.

“Tuh kan 39,7.. Ckckck, masih mau bilang nggak papa? Buka baju gih!” Hyukjae membelalakkan matanya tak percaya dengan ucapan Kimmy.

“Mwoya?” Kimmy hanya bisa mendengus.

“Dasar yadong! Kenapa sih di otakmu yang ada cuma gituan aja?! Emangnya aku nafsu sama cowok kerempeng kaya kamu gitu? Nih cium!” Kimmy menyodorkan handuk yang beraromakan jeruk nipis itu.

“Kalo badan kamu dibalurin ini, panasnya cepet turun. Kamu nggak tau?” Hyukjae hanya menggeleng-gelengkan kepalanya saja. Akhirnya Hyukjaae membuka bajunya setelah berfikir beberapa menit.

“Balik badan!” suruh Kimmy. Beberapa detik kemudian Hyukjae sudah bisa merasakan handuk itu berjalan di sekujur pungungnya. Rasanya sejuk.

“Enak kan?” ujar Kimmy karena Hyukjae yang sudah tidak bergeming lagi.

“Balik lagi sini!” suruh Kimmy, Hyukjae hanya menurut tanpa ada protes lagi. Lalu Kimmy mengoleskan handuk di dada Hyukjae hingga air jeruknya habis.

“Pake bajunya lagi gih, ntar bukannya sembuh malah tambah parah kalo kamu ga pake baju..” Kimmy beringsut mengambil selimut dari samping ranjang dan membentangkannya di atas tubuh Hyukjae.

Sejenak Hyukjae merasa sangat nyaman. Seumur hidupnya belum pernah dia merasa senyaman ini. biasanya kalau dia sakit mamanya hanya akan memanggil dokter dan memberi obat. Setelah itu dia akan tertidur dan bangun dengan keadaan yang membaik. Pikiran Hyukjae kembali buyar setelah melihat siluet Kimmy masuk ke dalam kamar lagi dan mendekatinya.

“Udah baikan?” tanya Kimmy yang bersimpuh di atas permadani dan dijawab dengan anggukan Hyukjae. Kimmy hanya tersenyum, dan untuk beberapa detik Hyukjae seperti ditarik ke dunia dimana dia merasa bahwa senyum Kimmy sangat manis.

“Baguslah, kalo besok pagi panasnya udah turun nggak perlu minum obat. Tapi kalo belum turun baru deh minum obat. Kalo sakit dikit minum obat yang ada badanmu udah kebal obat. Tidur sana, aku jagain di sofa..” Kimmy pergi meninggalkan Hyukjae dan duduk di sofa sambil membaca novel Harry Potter yang tadi tertunda.

“Kamu nggak tidur?”

“Aku kan harus gantiin kompresan kamu..” jawab Kimmy yang tidak bergeming dari aktifitasnya.

“Lagian besok hari sabtu, kita kan libur. Jadi aku nggak perlu takut bangun kesiangan karena nggak tidur..” lanjut Kimmy. “Udah sana tiduuuur!” teriak Kimmy namun masih tetap fokus pada novelnya.

“Kim, dia siapa?” tunjuk Hyukjae ke foto yang tadi dilihatnya. Kimmy hanya melirik tanpa menggerakkan kepalanya.

“Itu kan Kiyuu~”

“Iya tau, maksud aku yang satunya..”

“Oh itu Leeteuk, kakak aku. Ganteng kan? Kalo dibandingin sama kamu kaya langit bumi deh..” cibir Kimmy, Hyukjae hanya bisa mendengus.

“Kiyu siapa kamu, Kim?” tanya Hyukjae kemudian. Pertanyaan itu rupanya bisa membuat Kimmy mengalihkan konsentrasinya dari novel tebal yang jika digunakan untuk menimpuk kucing pasti kucingnya pingsan (-____-)

“Kenapa tanya-tanya?” Hyukjae hanya mengangkat bahunya.

“Nope, aku pikir dia pacar kamu..” didalam hati Hyukjae dia berdoa agar itu tidak terjadi. Kalau sampai terjadi rencananya akan hancur berantakan. Dengan bibir manyun Kimmy hanya bisa mendengus.

“Kalo dia nggak nolak aku dulu sih mungkin dia sekarang udah jadi mantan aku..”

“Mantan?” tanya Hyukjae menggantung. Kimmy hanya memberikan smirk nya dan beranjak mendekati Hyukjae lalu mengambil kompresan yang mulai mengering di dahi Hyukjae.

“Cowok itu..” sambil mencelupkan handuk itu ke dalam air mata Kimmy menerawang dan tapa sadar air matanya menetes.

-TBC-

33 thoughts on “Separuh Bintang – Choccolate and You

  1. Sekilas jika dilihat adegan ini mirip dengan adegan-adegan di film India (.__.)

    Ahaha…ngakak guling2..langsung ngebayangin adegan lari2 dibalik pohon..:D

    Duh aduh..pasangan ini..cepet jadian gih..ntar saia kasih hadian Kiyu buat kimmy deh..LoL

    Eh kimmy..ati2 yee..kalo ketauan haejin ntar dia tandukan *?* lho

    #mabuuurrrrrr

    • bisa di ilustrasikan begitu😄 wkwkwkwk
      nggak mau :3 kimmy maunya onyet eunhyuk aja😄 #plakk *di kasih masih milih*
      udah biasa si kimmy di semprot Haejin wkwkwk

  2. di sana aku blm komen jadi disini aku komen aja…
    hahahahaha…

    aku suka semua part-ku #plakk
    hahahahaha, sekali2 imej haejin jgn bagus2 amat, tp yg penting tetep seksi #plakk

    Kiyu-Hyuk-Kimmy…
    lanjutkan!!! pokoknya ini ff kudu lanjut, karena aku penasaran sama interaksi si Kimmy sama Eunhyuk, gimana akhirnya mereka bisa saling suka, dan ada halangan apa lagi di hubungan mereka???

    Lanjutkan adik ipar…
    ai lap yu

  3. ‘INSIDEN TELANJANG’ Mwoyaa??? BHAHAHA #ngakak
    baca ini sembari denger Oops! gak tau napa malah tambah ngakak (?) #gila
    huwaaaa~ itu si Kimmy makan cokelat sekeranjang abis gitu? sini napa bagi2.. #celamitan
    ciyeee~ unyuk atiit yaa? atit nanash iiaa? ciyyaannn *elus2 unyuk pake garpu* *kejam
    adakah yg mau pinjemi saya Novel Separuh Bintang? #gakmodal

  4. eaaaaa… haejin ngejar” kunyukk???? demi apa gt??? kekeke
    kiyu??? cute bgt sih namanya(?)
    yg paragraf terakhir kok aneh? knp mantan? kok bkn pcr?

  5. Ya ya ya couple kimmy-enyuk cukup untuk menggantikan ciya-rico~ aku kira yg mainin peran billy itu si umin =.= ternyata eteuk~ ampun deh kiyu =.= *ngesot* imut bgt sumpah panggilannya ^^

    Ps: oia thor aku juga termasuk penggemar novel” loh.. Salahsatunya ini..~ apakah author tertarik membuat ff wint in tokyo, aut in paris atau 8910 udah belom? Aa itu semua novel keren bgt..

  6. eh eh udah mulai bagus ceritanya😀
    dan kayak part3 part galaunya kimmy karena flashback

    beneran kayak anak kecil, di kasih coklat diem :p

  7. apakah haejin akan menyerah begitu sahja terhadap eunhyuk ? hihi
    udah haejin sama donghae aj , emang pasnya gitu hehehe
    wah benih-benih asamara mulai tumbuh ni mulai dari pacar boongon jd pacar beneran . hihihi

  8. Annyeong~ perkenalkan aku reader baru
    ahahaha..lucu bgt nih ff
    Badan eunhyuk dibilang mirip ikan teri, kasian ikan terinya(?) -eh
    Lanjut yaaa^^

  9. Kya, disini karakter.a pd unik #plakk, Wah, hae ngincer yunri (?) 0_0 ya d tunggu lanjutan.a ya, seru cerita.a, , 🙂 ttp semangat !! 🙂

  10. Yoonri..
    kita sama-sama pencinta coklat..

    hmm..ini tanda-tanda cinta atau cuma sekedar perhatian aja..
    Walau pun bertengkar tiap hari, tapi pas eunhyuk, yoonri rawat juga..
    ckckck..

  11. Kocak deh pasti adegan lari2an itu *ngakak guling*
    Bayangin aja hyuk-haejin gituh, skandal baru nih #halah

    Sukaaa banget deh sama cara ngmgnya kimmy, kaya anak kecil gitu deh imut2 \(´▽`)/
    Saya suka yg manja2 #plaak
    Saya bayangin kimmy itu mirip saya lho, ngmgnya rada manja gitu #ditabok #dimanamiripnya
    Trus coklat itu kayanya promosi banget yak ampe disebut merk .-.

    Kiyu sm leeteuk ahaha lucu deh kiyuuuu, jdi inget pak nana #abaikan
    Imut gitu deh kiyuuuu, ngmgnya smbil majuin bibit gitu #plaak

    Kayanya si hyuk naksir tuh ya sm kimmy *gegeleng*
    Lanjut lah pokoknya mah onn!!
    Mian ya bru koment .-. #lamabanget
    Lanjuuuutttt ^^

  12. wkwkwk..
    ntahlah ya, krn udah pernah baca novelnya n latar belakangnya itu SMA d Indo, aku jadi bayangin unyuk pake putih abu, main kejar2an sama haejin,😀

    suka panggilannya kimmy ke kyu, jadi kiyu~😀

  13. ya!!
    wlwpun sya tw sya bsa bca lnjutanx stlah ini tp ttp bete liat tlisan TBC..
    wah, enhyuk ud mulai trpersona kykx..
    ini unyu bgd..
    suka, suka..
    lnjut bca..

  14. Kimmy polooooos bangeeeeeeet >.< huwaa ini complicated ajadeh.. donghae ngincer kimmy terus hyuk keceplosan bilang kimmy itu pacaranya ke haejin lalu ada kiyu dan ada siapa lagi? #plakk~
    Aduh egue deg deg pas adegan disamperin hyuk yg pake anduk itu lalu ditindih #plakk~ kimmynya polos ih.. haduh sampe nangis, cup cup sayang ini cokelatnya *sodorin bibir hyuk #plakk~
    Hyuk kasianan Cuma difasilitasi tapi ga dapet kasih sayang yah.. kimmy juga itu knapa nangis liat bintang? Kasian~ tapi itu liat kimmy yg tautau perhatian gtu bantuin hyuk yg sakit..ihh deg deg lagi #plakk😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s