{JinHaeXy} Key of Relationship

Aku menscroll iPad-ku semakin ke bawah, membaca berita tersebut dengan seksama. Sudah tiga  portal berita dan semuanya memberitakan berita yang sama, yang membuat kepalaku langsung pusing, dan berdenyut nyeri. Aku menghela napas, yang terasa malah sesak membaca pemberitaan ini.

{Spoiler Post} B2ST Gikwang & Felidis Haejin is Real???!!!

Apa yang terjadi, aku melihat foto tampak dari belakang sepasang manusia, laki-laki dan perempuan. Keduanya tengah bergandengan tangan di pusat perbelanjaan yang katanya adalah Shibuya, Jepang. Foto ini diambil sebelum pembatalan promo Jepang B2ST.

Aku menghela napas lagi, pelipisku semakin berdenyut, dan mataku semakin panas. Kubanting iPad-ku ke bawah, Ryeowook dan Shindong Hyung menoleh, mereka tidak berkomentar, mereka pasti tahu aku kenapa. Aku langsung kembali ke dalam kamar. Sayup-sayup kudengar Leeteuk Hyung yang baru keluar dari kamar mandi bertanya, “Ada apa?”

Aku di Seoul, dia di Tokyo… dan di Tokyo banyak sekali idol group yang tengah mengadu nasib disana, dari mulai 2PM, B2ST, dan entah siapa lagi. Termasuk grupnya, Felidis. Memang ini foto tampak punggung, tapi aku sudah lelah menghadapi ini semua. Aku lelah untuk terus cemburu mengenai kedekatannya dengan banyak orang. Aku lelah melihatnya dikabarkan berpacaran dengan pria ini, dan pria itu. Aku lelah melihatnya terus masuk pemberitaan, dan jadi pusat perhatian.

Apa cintaku goyah?

Apa cintanya goyah?

Apa dia masih mencintaiku?

Apa benar dia diam-diam jalan dengan Gikwang di belakangku?

Dan apakah aku tidak bisa berbuat apapun selain menangis?

 Donghae confirmed that he’s dating Sunye in his Cyworld?

Haejin confirmed that he’s dating Gikwang???

Donghae’s Y song is for SNSD YoonA?

Did Haejin & Taecyeon reconnected???

Kelebatan berita lewat di kepalaku, dan dengan susah payah, kuusap lagi tangisku. Aku memutuskan untuk tidur, karena nanti sore aku dan Sungmin Hyung, Yesung Hyung, Ryeowook, dan Kyuhyun -____- akan melakukan fansign event, dan kalau moodku belum membaik, acara tersebut bisa menjadi bencana.

Tapi baru pukul tiga sore, aku sudah terbangun lagi, dengan dua berita terpanas tentangku belakangan ini. Dulu Sunye, belakangan ini Yoona, tapi tak sepatah katapun keluar dari mulut kekasihku untuk menuntut penjelasan, karena dia percaya padakukah? Ataukah dia lelah padaku juga? Keurae… aku lelah, apalagi dia…

Tahun lalu kami pertamakali putus karena Sunye juga, dia masih temperamental, dia selalu marah setiap aku memiliki gosip baru, sekalipun dengan Bada. Tapi sumpah, itu membuatku senang, karena dia benar-benar mencintaiku, syukurlah putus kami yang pertama tidak begitu lama, karena dia sepertiku, tak tahan bila sedang dirayu. Apalagi aku memang tidak ada hubungan apa-apa dengan Sunye, hanya entertaining semata.

Tapi putus kami yang ketiga memang cukup kelewatan, aku ingat dia sebetulnya tidak percaya bahwa aku dan Sunye memiliki hubungan, tapi karena tekanan dari orang yang mengancamku, dan ternyata itu orang suruhan perusahaannya, aku terpaksa mengakui bahwa aku dan Sunye berpacaran. Dan aku bersumpah tidak mau lagi melihat Haejin meninju kaca seperti itu.

Apakah ini karma untukku?

Haejin bukan tipe seperti sahabatku dan adikku, Ririn dan Nara yang bisa kalem menghadapi berbagai gosip yang  menerpa Siwon dan Kyuhyun. Haejin itu sama sensitifnya denganku, dia pencemburu parah! Tapi belakangan ini sifat cemburunya hilang, dan dia semakin dewasa dalam menghadapiku, justru aku yang semakin seperti anak kecil, aku sadar itu.

Apakah ini karena dia tidak mencintaiku seperti dulu?

Memikirkan itu, lagi-lagi bibirku bergetar, dan air mataku turun lagi, aku meletakkan kepalaku di bantal. Aku tidak sanggup kalau itu terjadi, aku tidak mau itu terjadi! Aku mencintainya Tuhan… jangan ambil dia, jaga hatinya untukku.

Ponselku berbunyi, aku bangkit dan mengusap air mataku, bantalku sudah basah karena aku terus menangis dari tadi. Aku kaget melihat siapa yang kini tengah menghubungiku.

Momma ♥

“Yeoboseyo.” Sapaku dengan suara bindeng.

“Huft…” Suaranya menghela napas langsung terdengar olehku. “Poppa pasti menangis, ya?”

Aku berusaha mengontrol suaraku ketika menjawab. “A…aniyo.”

“Kotjimal.” Suaranya juga lirih dari sana.

“Momma gwenchana?” tanyaku khawatir.

“Aniyo.” Dan kudengar dia terisak-isak, ya ampun, dia menangis, ada apa lagi ini? Tak biasanya kami saling telepon, aku tidak mau dia meninggalkanku, seperti aku meninggalkannya dulu.

…Flashback

 ”Yeoboseyo, Poppa Sayang.”

   ”Haejin-ah,” suara Donghae kering.

   ”Wae?” tanya Haejin riang.

   ”Mianhae,”

   ”Mianhae mwo? Gosip itu? Gwenchana, aku sama sekali…”

   ”Mianhaeyo,” potong Donghae. ”Itu bukan gosip sama sekali,” lanjutnya pelan. ”Itu bukan gosip, Haejin-ah.”

   Aku tergagap. ”Mwo?”

   ”Aku mau menjelaskan padamu sebetulnya nanti kalau aku sudah kembali ke Seoul,” jelas Donghae lagi. ”Aku tidak bermaksud untuk… keurae, aku tidak akan basa-basi, aku menduakanmu.”

   Dunia rasanya berhenti berotasi.

   ”Mianhae, Haejin-ah tidak jujur padamu dari awal. Aku mencintai Sunye, tapi aku juga sayang padamu, hanya saja…”

   Haejin bisa mendengar dirinya sendiri menyahut. ”Ah… keurae? Gwenchana,”

…End

Jangan Tuhan kumohon, jangan! Aku tau aku salah waktu itu, tapi jangan hukum aku seperti ini, Tuhan.

“Poppa masih disana?”

“Eh, ne…”

Dia mengisak. “Poppa maafkan aku ya, aku juga tidak tahu kalau akan ada berita seperti ini. Aku dan Gikwang tidak ada hubungan apa-apa, aku bahkan tidak tau itu foto siapa! Bagaimana kami bisa bertemu, sementara sehari sebelum pembatalan debut Jepang tersebut aku sedang sakit.” Haejin menjelaskan. “Dan kau menangis, mengurung diri dari tadi?”

“Bagaimana kau tau?” tanyaku kaget.

Dia mengisak. “Ryeowook menelepon Kyorin, maaf tidak menghubungimu sejak tadi, peluncuran album perdana Jepang kami tadi tidak bisa ditinggal.” Dia masih terisak.

Ya ampun, dia sedang sibuk, dan dia harus memikirkanku yang cengeng ini? Aku bahkan lupa dia mengeluarkan Redemption 1st Japanese Album-nya hari ini. Pacar macam apa aku?

“Maaf ya, Poppa…”

Aku mengatur napasku. “Aku tau kau dan Gikwang tidak ada apa-apa, tapi bolehkah aku bertanya?”

“Apa?”

“Momma betulan tidak jatuh cinta sama dia kan?”

“Mwoya?! Bukankah berulang kali kubilang, idolaku memang banyak bisa diurutkan nomor satu hingga sekian! Tapi pria yang kucintai cuma satu, dan itu kau Poppa, Lee Donghae! Super Junior Lee Donghae!” kata Haejin frustasi dari sana. “Aku tau skandalku banyak, dan aku juga heran kenapa… setiap nama pria yang kusebut di setiap variety dan reality show, selalu berakhir menjadi gosip denganku!” dia melanjutkan berapi-api. “Aku bahkan belum kenal Gikwang secara pribadi, aku cuma diminta memilih di B2ST menyukai siapa, dan aku akui aku suka Gikwang dari keenam member B2ST lainnya, dan berikutnya headline sudah penuh bilang aku dan Gikwang ada sesuatu!” terusnya berapi-api.

Aku tersenyum menghangat. “Ara, aku percaya~ tapi awas kalau Momma sampai ketahuan jalan sama pria lain tapi aku tidak diberitahu lebih dulu, aku akan hukum Momma.” Ancamku.

“Aww… mau dong dihukum Poppa!” ledeknya.

Sial, dia tidak takut. Dia lupa aku kalau marah seperti banteng terluka apa? Dasar Lee Haejin, selalu bisa membuat kepala pusing dan air mata turun! “Momma menantangku!” rajukku.

Dia tertawa. “Iya, aku tidak mungkin selingkuh Poppa, kenapa sih Poppa ini susah sekali percaya? Aku kurang apa membuktikannya? Member Poppa saja sampai pusing kalau melihat kita pacaran, anak-anak SMTOWN juga sudah melihat bagaimana kita berdua… ya ampun, Poppa~”

“Kau tidak tau kutipan film Titanic?” balasku.

A women heart is deep as the ocean, tentu saja aku tau, itu film favorit kita berdua, kan?”

“Nah artinya kan hati wanita sedalam laut.”

“Sedalam samudera Poppa~” koreksinya.

“Apalah~” sanggahku, aku sedang tidak berminat untuk belajar bahasa Inggris dengannya. “Hatimu itu dalam, dan aku tidak tau sedalam apa aku sudah memasukinya? Hatimu bisa berubah, Momma…” dan tau-tau sebulir air mata sudah lolos lagi.

Dia diam, tidak menjawab.

“Poppa benar-benar tidak bisa percaya ya aku hanya cinta Poppa?” dari yang kudengar suaranya terluka sekali, aku benci dia bertanya seperti ini.

“Aku percaya, Momma, sungguh… tapi aku terlalu takut.”

“Perlu aku tulis di akun Twitter-ku kalau aku cinta padamu? Agar kau percaya? Dan aku akan dikejar-kejar antis?!” balasnya.

Aku menggeleng, jangan sampai! Aku tidak mau, dia dan fansku adalah hal paling berharga. Belum, sungguh aku mau memamerkan kepada dunia siapa pacarku, tapi tidak sekarang.

“Poppa, Donghae… aku cinta padamu, sumpah! Perlu kutulis hal itu dengan darahku agar kau percaya? Aku siap ambil pisau!”

“Andwe, Momma, jangan!” panikku. “Momma maaf~”

Dia terkekeh.

“Momma, aku punya permintaan.” Aku tiba-tiba berkata dengan nada membujuk.

“Apa?”

“Bolehkah kau kembali seperti dulu?”

Dia terdengar bingung. “Maksudnya?”

“Seperti dulu, selalu mencemburui setiap skandalku, selalu ngambek jika aku digosipkan dengan wanita, selalu marah kalau aku tidak pernah memberitahumu soal skandal-skandal yang tidak sengaja kubuat.” Rajukku. “Itu membuatku lebih tenang…”

Dia mungkin kini tengah kebingungan, dan tak lama dia bertanya. “Poppa ini masih waras tidak sih? Malah mau dicemburuin, bagaimana sih? Aku masih cemburu kok kalau Poppa ada skandal.”

“Ya tapi tidak seperti dulu!”

“Ya ampun, Poppa~ bukankah kalau begitu aku jadi terlihat menyebalkan? Poppa tidak pusing menghadapi aku yang labil seperti itu? Ririn Onnie, Nara, Kyorin, Chihoon saja pusing menghadapiku.”

Aku mengangguk. “Aku pusing sih, tapi aku bahagia, karena kau terasa sekali mencintaiku. Ayolah~”

“Tidak mau! Aku mau cemburu dengan caraku sekarang saja!”

“Ah, Momma~” rengekku.

“Poppa ini ada-ada saja, sudahlah~ mintanya jangan yang aneh-aneh, aku selalu menurutimu, apalagi ketika liburan seminggu kemarin. Aku ke kamar mandi saja kau sudah berlebihan sekali…”

“Tapi kan itu karena aku kangen Momma~” rajukku.

“Aku tau, dan itu memangnya belum cukup menunjukkan rasa cintaku? Poppa bisa hitung berapa kali kita berciuman dalam sehari waktu kita bersama? Itu masih belum jadi bukti?”

Wajahku memerah, kenapa dia membicarakan ciuman disini? Aku kan jadi mau menciumnya.

“Molla~” jawabku malu.

“Nah tidak tau kan?” tanyanya sebal. “Aku saja tidak bisa hitung lagi! Harusnya Poppa pikir, kalau aku mau selingkuh dengan Minho, atau Changmin, atau Gikwang atau siapa lagi, aku takkan mau ciuman denganmu di depan member SNSD, f(x), SHINee, DBSK, dan SMTOWN lainnya!” jawabnya pedas.

Aku baru nyambung. “Ah, begitu ya, Momma.”

“Ya memang begitu!” semburnya.

“Iya deh~” rajukku. “Tapi tetap cemburu padaku.”

“Aku selalu cemburu, tenang saja…” jawabnya enteng.

“Masa?”

“Ah tau ah, Poppa mah sebel aku lama-lama!” keluhnya.

Aku mengerucutkan bibirku. “Aku sudah rindu padamu lagi,” ujarku. “Kapan pulang?” tanyaku untuk menjauhkan kami dari pembicaraan soal ketidakpercayaan ini.

“Oktober, Poppa…”

“Lamanya~” keluhku.

“Poppa, kita sekarang sedang menjalani hubungan jarak jauh, percaya itu kunci penting untuk hubungan kita…” katanya terdengar letih. “Percuma dong Poppa, kalau aku percaya pada Poppa, tapi Poppa tidak percaya padaku.”

Aku diam, mencerna ucapannya, sepertinya yang dia katakan memang benar. Aku juga sering mendengar kata-kata semacam itu, bahwa kunci dalam sebuah hubungan adalah kepercayaan. Dia sudah membuktikan bahwa dia percaya padaku, tapi kenapa aku susaaaaaah sekali percaya padanya?

“Iya, maaf, Momma… aku percaya, tapi kan cemburu juga perlu untuk suatu hubungan, Momma… itu bumbu-bumbu hubungan asmara.” Kataku mulai bergaya.

“Iya, Poppa… Poppa cemburu tak apa-apa, aku malah senang, tapi kalau Poppa sudah tidak percaya itu yang membuatku pusing!”

“Arasseo, aku percaya, tapi aku akan cemburu juga!” seruku girang.

“Heuuu, Poppa norak!” kekehnya.

“Biarin, norak begini yang namanya Lee Haejin kan bisa menangis kalau tidak kucium!” ledekku.

“Poppa~” rengeknya.

“Mau dicium ya?”

“Kututup juga ini telepon!”

“Ahahahahaha Momma malu~” aku tertawa puas. Ah iya, banyak yang bisa kuingat, dia memang mencintaiku kok. Aku terlalu khawatir memang. “Iya deh, Momma sedang apa?”

“Sekarang dalam persiapan Hey Hey Hey Music Champ, mau menampilkan Hysteria Japanese Version. Malamnya aku syuting Aegyo Chu~ Japanese Version MV.”

“Jangan terlalu lelah, aku tidak mau Momma sakit.”

Dia tertawa. “Iya, Poppa juga… mata Poppa pasti panda sekali sekarang, ya?”

Aku mengecek bayangan mataku di kaca. “Bahta! Mataku panda sekali, sepertinya aku harus pakai kacamata di fansign nanti sore.” Keluhku. “Oh iya, Momma mau album Jepangnya.”

“Sudah dikirim, Poppa tunggu saja, nanti baca Thank’s To-nya dariku ya…” kekehnya. “Ada pesan lagi untuk Poppa disana.”

Aku bahagia dan langsung melonjak.

“Ada secret code kah? Momma yakin? Tidak takut nanti dipecahkan oleh netizen seperti Shindong Hyung?” tanyaku tapi aku tetap tidak bisa menyembunyikan rasa bahagiaku. Pacarku akan menuliskan secret code untukku di Thanks To Album debut Jepang perdananya! Woaaaah… aku berguling di kasur dan menciumi boneka ikan Maskokiku.

“Ya Poppa pasti mengerti deh, nanti Poppa baca saja kalau sudah sampai, oke?” katanya. Tak lama dia meneruskan. “Poppa sepertinya aku sudah harus bersiap-siap, Poppa hwaiting untuk nanti sore ya.”

“Oke, Momma… I love you, aiishiteru.” Godaku.

“Nadoooooo~” dan dia langsung menutup sambungan teleponnya.

Suaranya, kata-katanya dan keyakinan yang dia berikan, lagi-lagi menjadi obat mujarab untukku. Aku bisa menangis seharian, dan dia bisa menyihirku dan membuatku lupa begitu saja seperti ini. Alhasil sore ini, meski mataku masih mata panda, seperti kata Haejin, aku mengikuti fansign dengan senyum sumringah, meski mataku terpaksa kututupi lagi.

 

This slideshow requires JavaScript.

Aku tak sabar untuk menunggu albumnya sampai padaku, secret code apa yang dia berikan ya? Momma, saranghae ^^

-Keutt-

Annyeong ^^

Gara2 postingan tadi, rata-rata sih bilangnya pada bingung ada maksud apa kok tiba-tiba ada skandal Haejin-Gikwang. Itu nggak lain untuk membuat cerita ini semakin riil aja, tujuannya yaaaa… saya harus bertindak dari sudut pandang atau perspektif orang yang menyebarkan skandal dong… hehehehehe, eniwei… Insya Allah minggu depan WIF publish… kalo bisa lebih cepet ya mungkin lebih cepet… Cheers, see yaaa

118 thoughts on “{JinHaeXy} Key of Relationship

  1. Fiuh…lap keringat dulu
    untung skandalnya nggak benar, kalau nggak seoul siap” banjir bandang.
    Dlm suatu hubungan kepercayaan yg paling penting, tpi juga yg paling susah dijaga *apasihbahasanya
    jinhae harus slalu saling percaya ya🙂

    on, kaya’nya aku bakal lama kalo komen, lagi sibuk.
    Mian on😦

  2. Oh.. Oh.. Oh..
    Skandal lagi dan lagi..
    Minong, Seolong, Tacyeon, Changmin, Siwon, sekarang Gikwang..
    Oww.. Owww.. Owwww.. Nanti mau ambil suami aq yg mana lagi Haejin?

    *ngomong ala Antis*

  3. see~~

    nettizen , fans n antis mestinya kadang2 harus dong ngliat sesautu ga hanya dari satu sudut pandang aja~~

    coba klo mrk liat dr sisi sang wanita~~

    donghae-haejin salaing percaya jgn sering2 ragu2

    klo kalian b2nya saling yakin insyaallah bakal smp tua

    eh koq komen gw berasa apa gtu *merinding

    XDXD

  4. Sori baru komen. Baru baca ini ff kelewatan.. Mian… Mulai dewasa nih rupanya pasangan ikan Mokpo. Yah selingan juga sih liat cowok cakep. Ya kan Haejin-ah?? Bener banget deh kt Haejin, hubungan jarak jauh jadi kunci… lanjt WIF dunks. Udah lama banget neh mandeknya….Ditunggu!!

  5. onn..ff onnie slalu daebak deh…trus berkarya onn…
    onnie..FIGHTING !!!
    onn,maaf ya klo.. slama ini sebenernya aq slalu jd silent reader..soalnya aq ga ngerti cra coment ff…xorry..

  6. astaga ampe kaget bgitu baca donghae banting ipad
    kirain bakal putus lg sama haejin
    untungnya baik2 aja
    >_________<
    hae-nya lucu bgt disini
    ky anak kecil aja minta dijealousin
    jd kebalik haejin yg dewasa
    kkkkk~
    ah seperti biasa JinHae series slalu daebak! ♥

  7. hati wanita sedalam samudra~ kau kan ikan..berenang ajaa..nemo juga bisa,masa om ikan enggak? Haha..*ditabok ikan*

    lg serius baca,lgsung ngakak gegulingan liat chibi jejingkrakan begitu..k0nyol bgt ahaha..gk kebayang kalo om ikan beneran jejingkrakan begitu..haha..

  8. Poppa yah najong deh maunya apa.. mau maen lelah lelahan? Udah haejin kaga labil kaga cemburuan parah malah disuruh kayak dulu lagi. tapi dulu klo haejin kyak gtu dia yg bingung sendiri.. minta ditabok banget yeee -__-
    Itu namanya tahap masa bodo #plakk~ itusih aku. Tapi yah kyak poppa ga salah juga sih takut, bukan ga percaya. klo udah percaya tau tau ada ‘kejutan’ kan malah bkin sesek yah poppa ..wkwk

  9. tes tes tes..
    Poppa yah najong deh maunya apa.. mau maen lelah lelahan? Udah haejin kaga labil kaga cemburuan parah malah disuruh kayak dulu lagi. tapi dulu klo haejin kyak gtu dia yg bingung sendiri.. minta ditabok banget yeee -__-
    Itu namanya tahap masa bodo #plakk~ itusih aku. Tapi yah kyak poppa ga salah juga sih takut, bukan ga percaya. klo udah percaya tau tau ada ‘kejutan’ kan malah bkin sesek yah poppa ..wkwk

  10. emang beneran ya, yang lagu donghae Y itu buat yoona? demi apa.. wtf -_- awal mampir kesini lucu bgt baca ff nya😄 bukan gaya aku banget tulisannya cuma makin lama” blog fav aku ngepost ff jarang dan jadi aku baca kesini deh but finally kebiasa sama gaya bahasa ff ff disini, jadi enjoyy deh. malah sekarang seneng baca ff hae dengan sebutan poppa hihi😄 pengen tau sejarah poppa dan momma ittu dari mana ya?:/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s