{SJ + CCL + Felidis} Pajamas [Farewell] Party

31 Agustus 2011

Heechul menatap mentari senja yang perlahan-lahan semakin menghilang diufuk barat dengan kedua tangan yang masuk ke dalam saku celana panjangnya. Sesekali dia mengelus rambut plontosnya pelan dan senyum kecil terukir di wajahnya.

   Hari ini adalah hari terakhir baginya untuk menghabiskan waktu bersama adik-adik juga keluarga sekaligus sahabatnya, Super Junior. Siang tadi, ia dan FT Island Lee Hongki juga beberapa kerabat lainnya yang tergabung dalam Chocoball sudah bertemu dan menghabiskan waktu bersama sebelum akhirnya dia berpamitan pada mereka semua.  Sore harinya dia juga sudah memangkas rambutnya menjadi plontos seperti sekarang demi training militernya yang akan dimulai besok, tanggal 1 September 2011.

Kini di kamarnya, Sky City Apartement, dia tersenyum dan memandangi seisi kamarnya baik-baik, menyimpannya dalam memorinya, bahwa ia tidak akan melihat kamar ini untuk waktu yang cukup lama.

   Didengarnya suara berisik diluar, suara Leeteuk dan Eunhyuk yang membicarakan jadwal mereka siaran nanti malam. Suara Shindong yang berteriak meminta makanan pada Ryeowook yang berada di dapur, ada juga suara Yesung yang memuji-muji Moon Geun Young. Suara Kyuhyun yang protes mendengar ocehan Yesung, dan ada juga suara Donghae yang manja.

   Memang tidak terlalu lengkap seperti dulu, tapi meski tidak ada fisiknya, hati mereka tetap ada kok. Heechul terkekeh memikirkan itu, kenapa dia jadi kerasukan jiwa melankolis Lee Donghae?

   Heechul memejamkan matanya lagi dan mendengarkan, ada yang tidak biasa di luar. Ada suara empat orang gadis.

Heechul terkekeh lagi, keempat gadis itu juga harus dimasukan ke dalam ingatannya baik-baik. Ada Park Ririn, adik kandung Jungsoo, yang menginap dari hari Senin kemarin semenjak kepulangannya dari Amsterdam dalam rangka melanjutkan karir menulisnya sebagai novelis. Ada juga ketiga gadis Fleur De La Supergirl atau Felidis, Lee Haejin, Lee Kyorin, dan Cho Chihoon yang bahkan sudah menginap dari Sabtu lalu.

Keempatnya juga punya memori khusus dalam ingatan Heechul, keempatnya juga sudah dianggapnya adik sendiri.

Malam ini, dia harus menikmatinya bersama mereka semua!

***

*22.00 KST*

“Absen! Absen!”, Heechul mengeluarkan selembar kertas dari dalam saku celananya beserta dengan sebuah pulpen ditangannya. Seluruh penghuni yang kini sedang ada di lantai 12 (Super Junior, Ririn dan juga member Felidis) langsung duduk diam di tempatnya masing-masing dan menatap Heechul dengan patuh.

“Ryeowookie?”, seru Heechul dan Ryeowook langsung mengangkat tangan dengan semangat. “Hadir, hyung!”

Heechul mengangguk singkat dan mencoret nama Ryeowook diatas kertas yang ia pegang, sebagai tanda bahwa Ryeowook sudah ada disini. Beberapa menit berlalu seiring dengan banyak nama yang Heechul sebutkan. Hingga akhirnya ia selesai mengabsen, “Hmm, berarti hanya tinggal Leeteuk, Eunhyuk, Siwon dan..”, ia melirik sekilas kearah Kyuhyun, “..Nara.”

Semua penghuni juga langsung mengikuti gelagat Heechul dan melirik kearah Kyuhyun yang sepertinya pura-pura tak peduli dan hanya memfokuskan pandangannya pada PSP ditangannya. Donghae yang kebetulan duduk di samping Kyuhyun, menyikut lengannya pelan. “Kemana Nara?”, tanyanya dengan nada jahil. Haejin hanya terkekeh disamping Donghae dan ikut mengajukan pertanyaan, “Keurae~ dimana kau sembunyikan dia, Kyuhyun-ah?”

“Aish!”, Kyuhyun mengambil bantal sofa yang sedari tadi dia peluk kemudian melemparkannya kearah Donghae  dan Haejin, “Memang aku baby sitternya, hah?”, tanya Kyuhyun sewot.

Chihoon menyenggol pundak kakaknya itu dengan seringai khasnya, “Kau bukan baby sitter nya, Oppa. Kau ini ke-ka-sih-nya”, ucapnya pelan-pelan dan membuat Kyuhyun segera menjitak kepala adiknya itu.

“Sudahlah~”, Heechul mencoba menyelesaikan pertengkaran dan melipat kertas itu ke bentuknya semula lalu memasukkannya kedalam saku celananya. “Mungkin dia sedang sibu..”

”NARA!”

   Ucapan Heechul terhenti saat Haejin dan Ririn terpekik pelan melihat kedatangan Nara yang kelihatan sedikit lelah. Dia masih memakai blazer coklatnya, sepertinya dia habis menyelesaikan urusan perusahaannya. “Onnieee~!”, Nara memeluk kedua Onnie-nya, “Bogoshippoyo~!”

Ia lalu memeluk Kyorin dan Chihoon, dan lalu menyalami semua member Super Junior yang bersorak-sorak heboh menanyakan bagaimana pekerjaannya. ”Aku sibuk. Hanya saja demi Guru Besarku..” dia merangkul Heechul, ”..aku meninggalkan rapatku. Keren ‘kan?” ujarnya bergaya.

   Semua orang tertawa saat mendengar ucapan Nara. Namun Kyuhyun hanya bisa tertawa kecil sambil menyembunyikan senyuman bahagianya saat melihat Nara muncul. Gadis itu datang dengan memakai kalung perak pemberiannya kemarin! Sebuah kemajuan besar, sepertinya.

   ”Ja~ karena sekarang sudah ada Nara, kita tinggal tunggu Leeteuk, Siwon dan Eunhyuk!”, seru Heechul semangat. “Begitu mereka datang, maka pajama party kita akan dimulai!”, ucapan Heechul itu langsung disambut dengan sorakan riuh dari seluruh member Super Junior.

Namun kelima gadis yang ada disitu hanya bisa menganga heran, ”Pajama party? Pesta piyama?” tanya Chihoon.

   ”Tapi kami tidak bawa piyama,” sahut Kyorin bingung.

   Nara mengangguk, ikut protes. ”Kenapa tidak bilang kalau pajama party? Aku ‘kan bisa bawa piyama dari rumah. Kukira ini hanya farewell party biasa, Oppa.”

   Heechul menggoyangkan jarinya sok intelek. ”Tidak ada hal biasa untuk Space Big Star Kim Heechul! Malam ini juga bukan hanya pajama party biasa! Jadi kalian..” Heechul menatap para member Super Junior, ”..Tugas kalian meminjamkan gadis-gadis ini piyama~” tunjuk Heechul.

   ”Mana muat Hyung?! Pasti kebesaran”, kata Ryeowook.

   ”Pokoknya aku mau malam ini semua memakai piyama!” kata Heechul bersikeras. ”Kalau sampai tidak ada yang memakai piyama, kalian akan tahu apa akibatnya. Kalian semua tahu ‘kan bagaimana tabiatku selama ini?”

   Yesung menelan ludah.

”Aigoo, ramai sekali!”

   Pintu dorm terbuka, dan masuklah Leeteuk, Eunhyuk, dan Siwon membawa kantung belanjaan sambil bersorak melihat betapa ramainya ruang tengah di lantai 12. Mereka menyapa Nara yang baru tiba, dan meletakkan belanjaan tersebut di meja dapur.

   ”Nah, kalian juga, palli! Ganti piyama!”, seru Heechul.

   ”Piyama? Buat apa?” tanya Siwon bingung setelah mencium pipi Ririn yang tersenyum padanya.

   Ririn menjawab. ”Heechul Oppa bilang kita mau pajama party, Hubby.  Tapi kami berlima tidak punya piyama.”

   ”Dan mereka berlima harus pakai piyama!”, lanjut Heechul tak mau tahu.

   ”Tapi toko sudah tutup Hyung,” kata Siwon bingung.

   ”Begini saja,” Leeteuk akhirnya menengahi. ”Rin-ah, kau pakai piyama Oppa. Oppa masih ada piyama, kok. Lalu Haejin…” dia menatap Donghae yang sudah tersenyum-senyum kepadanya, ”Ya, kurasa Haejin tidak jadi masalah.” Haejin tertawa.

”Nara..kau akan pakai piyama?” otomatis Leeteuk menoleh pada Kyuhyun, kan?

   Kyuhyun yang ditatap begitu, langsung membuang pandang. Nara menghela napas dengan berat, seakan menolak pemikiran Leeteuk sebelum leader itu sempat mengungkapkan idenya. Nara menatap Sungmin, orang yang sudah dianggap Oppa keduanya, tapi Chihoon justru dengan berani melempar death glare pada Nara.

”Aish!”, Nara menggaruk kepalanya dengan bingung. “Aku pinjam piyama Ryeowook Oppa saja, deh. Boleh ‘kan?”, tanyanya dan dibalas dengan anggukan Ryeowook.

   ”Ada perang tatapan mata disini,” Eunhyuk terkekeh saat melihat kejadian di depannya itu.

   ”Iya, Chihoonie tidak akan membiarkan Nara mengenakan piyama Sungmin,” kata Yesung terlalu jujur. Wajah Chihoon memerah, tapi Sungmin cuma terkekeh saja.

   ”Ayo kalau begitu kita ambil piyama,” ajak Yesung pada semua member yang tidur di lantai sebelas. ”Kami akan ganti piyama dan kami akan membawakan piyama untuk kalian.”

   ”Oke”, balas Chihoon, Kyorin dan Nara kompak.

   Setelah itu, Yesung, Ryeowook, Sungmin, Kyuhyun, dan Eunhyuk keluar dari dorm lantai 12. Sementara Ririn dan Haejin mengikuti Donghae dan Leeteuk ke dalam kamar untuk mengambil piyama. Nara, Kyorin, dan Chihoon menunggu di sofa. Siwon dan Heechul mengganti pakaian mereka dengan piyama.

   Di dalam kamar Leeteuk dan Donghae, Donghae memberikan Haejin piyamanya yang paling kecil agar muat di tubuh Haejin, piyamanya berwarna biru muda sekali. Sementara Leeteuk memberi Ririn piyama putih.

   ”Yah, Oppa~ tidak ada warna lain?” tanya Ririn, sementara Haejin membantu Donghae memilihkan piyama untuk dipakai olehnya.

   Leeteuk memandang Ririn bingung. ”Kau kan tau Oppa suka putih, ya rata-rata pakaian Oppa putih.”

   ”Areo, makanya aku bertanya, tidak ada warna lain?”

   ”Tidak ada, Rin-ah, kenapa memang?”

   Ririn terkekeh. ”Aku sedang datang bulan, Oppa, tidak pede kalau memakai putih”, kekehnya.

   Entah kenapa justru Leeteuk yang malu, sementara Ririn menatapnya polos. ”Tapi Oppa tidak punya piyama lain,” ucap Leeteuk dengan sedikit nada bersalah.

   Ririn bingung, lalu dia menoleh pada Donghae dan Haejin yang masih sibuk memilih piyama. Tidak mungkin dia meminjam piyama Donghae. Meskipun Donghae sahabatnya, tapi kalau urusan meminjam baju termasuk ke dalam hal yang sangat pribadi, kan?

   ”Ya sudahlah,” keluh Leeteuk. ”Pinjam Siwon, sana”

   ”Boleh, Oppa?” mata Ririn melebar.

   ”Iya, sudah sana pinjam Siwon. Daripada kau pakai putih!”, ucap Leeteuk dengan sedikit tidak rela. Lebih baik adiknya tidak ketahuan tembus, daripada Leeteuk mementingkan overprotektifnya sebagai seorang kakak pada adiknya. akhirnya Ririn keluar kamar, diikuti Haejin. Leeteuk dan Donghae kemudian memakai piyama mereka.

   Sementara di ruang tengah Siwon sudah memberikan Ririn piyama biru tuanya, dia akan memakai piyama hitam bergaris. Sedangkan Heechul sudah memakai piyama pink. Haejin dan Ririn berada di kamar mandi, mengganti pakaian mereka berdua. Tak lama Leeteuk dan Donghae keluar juga sudah memakai piyama mereka, Leeteuk putih sedangkan Donghae biru muda.

Lima belas menit kemudian member dari lantai bawah tiba, sudah mengenakan piyama mereka masing-masing.

Sungmin memberikan Chihoon piyamanya yang berwarna ungu muda, Kyorin diberikan Ryeowook piyama hijau muda. Sungmin memakai piyama pink mirip punya Heechul, Ryeowook memakai piyama pastel, Yesung dan Kyuhyun memakai piyama cokelat muda.

   ”Ini Nara-ya,” Ryeowook mengangsurkannya sebuah piyama berwarna merah. Nara mengambilnya tanpa rasa curiga sedikitpun. ”Ini punya Oppa?”

   Ryeowook nampak salah tingkah saat mendengar pertanyaan Nara. ”O!”, ia mengangguk yakin, “Itu punyaku, kok.”

Nara mencoba menyejajarkan celana piyama itu ke kakinya sendiri dan mengernyit heran, “Yakin ini punyamu, Oppa?”, tanyanya lagi. Celana piyama itu memang cukup di badannya, tapi sangat kepanjangan. Bukankah itu suatu hal yang aneh, padahal tinggi badan Nara dan Ryeowook itu tak berbeda jauh?

“Eung~”, Ryeowook menggaruk kepalanya dengan gugup, “Itu..”

Chihoon melirik sekilas kearah piyama yang tengah dipegang oleh Nara, “Eh? Nara onnie, kau mau pakai piyama itu? Itu ‘kan punya Kyuhyun Oppa. Aku juga punya yang sama persis, soalnya Eomma membelikan tiga pasang untukku, Kyuhyun Oppa dan Ahra Onnie”, ucap Chihoon tanpa cela dan membuat Kyuhyun segera membekap mulut adik iblisnya itu.

“Ya!”, Kyuhyun menjitak kepala Chihoon tanpa henti, “Sejak kapan kau jadi bawel seperti ini, hah?”

Ryeowook tersenyum kaku saat Nara menatapnya dengan heran, “Hehe, itu..punya Kyuhyun. Dia yang menyuruhku menyerahkannya padamu. Katanya kau tak boleh memakai piyama pria lai..AWW!”, Ryeowook langsung mengaduh saat Kyuhyun menginjak kaki Ryeowook sedangkan tangannya masih sibuk membekap mulut Chihoon.

Nara menatap piyama merah di tangannya itu dan beralih menatap Kyuhyun yang pura-pura tak mempedulikan tatapannya. “Cish~”, Nara mendengus kecil dan menggumam pelan, “Pria yang penuh dengan harga diri.”

*           *           *

Tepat pukul satu pagi, mereka semua duduk membentuk lingkaran bersama-sama, semua sudah memakai piyama. Dan pajama party mereka resmi dimulai!

   ”Ja~ aku tidak mau ada yang bersedih-sedih di pesta perpisahanku kali ini. Aku bukan mau mati, aku bukan mau perang, dan aku bukan mau pergi untuk selama-lamanya! Seperti yang kukatakan kepada Nara kemarin..”, Heechul melirik kearah Nara yang menguap kecil, “Apa Nara?”

   Nara memutar matanya dengan jengah. ”Jangan dihitung detiknya, tapi hitung bulannya”, ucapnya bosan.

   ”Majyeo!” Heechul mengangguk menatap sekeliling lingkaran. ”Nah. Sekarang karena aku yang mau pergi besok, maka aku yang membuat acaranya dan peraturannya, mengerti?!”

   ”Ne~” sahut yang lain menurut.

   ”Pertama, aku tidak mau kita mengantuk karena ini sudah menginjak pukul satu!”

   Semua mengangguk-angguk.

   ”Bagaimana kalau kita karaoke?”

   ”SETUJU!”

   Maka dimulailah karaoke-tengah-malam mereka. Mulai dari lagu Pajama Party, lalu Cooking Cooking, Rokuggo, dan Sorry Sorry mereka nyanyikan dengan heboh bersama-sama dan dengan penuh gaya. Maka tak heran, dalam waktu sekejap saja ruang tengah dorm yang sudah dirapikan kini bak kapal pecah kembali. Makanan dan cemilan berserakan, begitu juga dengan botol-botol softdrink dan jus. Lagu Mr Simple akan disimpan untuk terakhir.

   ”Oke, ada request?” tanya Leeteuk yang seperti biasa, tanpa diminta, tiba-tiba sudah menjadi MC saja.

   Nara dengan heboh berteriak. ”2PM! 2PM! 2PM!”

   Kontan saja Sungmin, Ryeowook, dan Donghae bersamaan melemparinya dengan bantal. ”Gyaaa, Oppa~” jerit Nara protes.

   Leeteuk mendengus. ”2PM lagi~”

   Nara menggembungkan pipinya dengan sebal, ”Katanya boleh request?!”

   Haejin mengangguk-angguk. ”Tak apa, Oppa. 2PM dong sekali-sekali~” teriak Haejin juga yang membuat semua terperangah menatapnya. Nara bersorak-sorak memeluk Haejin dengan bahagia. ”Tumben Onnie membolehkan~”, seru Nara sambil memeluknya erat.

   Kyuhyun mendengus sambil meminum colanya banyak-banyak, dia sudah senewen sekali soal 2PM sejak lama. Dan sekarang, Haejin malah mendukung Nara soal 2PM?! Tidak biasanya, padahal Haejin yang biasanya paling gencar melarang Nara untuk memuji 2PM di depan member Super Junior.

Haejin memang mungkin diluar paling terkenal sebagai Ratu Skandal, bersama SNSD Jessica dan Kara Goo Hara, tapi Kyuhyun, dan member Super Junior lain (kecuali Donghae) tahu betul Haejin sebetulnya paling fokus soal pacaran, dia tidak gampang dibelokkan jika sudah cinta pada satu orang. Donghae saja yang kadang-kadang tidak percaya, karena skandal Haejin terlalu banyak.

   ”Kenapa kau menyanyi 2PM?!” protes Donghae pada Haejin sekarang. Haejin sambil memakan cemilannya balik bertanya dengan nada super polos, yang sudah dikenal oleh member Super Junior, ChoChoiLee, dan Felidis sebagai nada bahwa justru dia menyimpan sesuatu. ”Memang kenapa? Ada yang salah? 2PM kan musiknya enak juga, Poppa.”

   Donghae sudah mengomel tanpa henti ketika Nara maju ke depan dan buru-buru mengganti lagu menjadi Hands Up! Haejin meninggalkan Donghae begitu saja dan langsung ke depan mengambil microphone dan ikut bernyanyi bersama Nara, sambil menirukan gerakan Hands Up dengan sempurna. Setelah itu Nara dan Haejin terus duet mulai lagu Again and Again, I Can’t, I’ll Be Back, dan terakhir…

   ”Ya~ Nara-ya, minggir! Kyorin-ah, Chihoonie, ayo nyanyi bareng!” ajak Haejin. ”Without You lagi.”

   ”NE?!” teriak Kyorin dan Chihoon takut.

   Mata Donghae membelalak.

   ”Aduh, jangan lagu itu, Haejin-ah”, Eunhyuk menutup kepalanya. ”Kenapa harus lagu itu?”

   ”Itu kayaknya ingat masa-masa kelam tuh,” Siwon ikut menggoda.

   Haejin memberikan smirk-nya pada mereka semua, dan ketiganya mulai bernyanyi lagu Without U, dengan wajah Donghae yang semakin lama semakin masam mengingat kejadian beberapa bulan lalu itu. Saat dirinya dan Haejin tengah berpisah dan mengalami masa kelam dalam hubungan mereka.

   Lagu-lagu 2PM sudah selesai mereka nyanyikan. Kini Ririn meminta menyanyikan lagu Big Bang, yang langsung ditolak keras-keras oleh Siwon, sementara yang lainnya tertawa-tawa. Ririn protes, “Tidak adil! Nara dan Haejin boleh nyanyi lagu 2PM! Kenapa aku tidak boleh, hubby?”

Siwon menggeleng cepat, “Pokoknya tidak boleh! Baby tak boleh menyanyi lagu Big Bang!”.

Leeteuk menengahi mereka, “Sudahlah, Rin-ah. Ikuti saja kemauannya. Oppa tak mau dorm ini hancur karena tendangan kuda yang mengamuk”, ucapan Leeteuk itu langsung disambut dengan tawa dari mereka semua.

Mereka lanjut menyanyikan lagu Tell Me bersama-sama dengan Heechul. Gerakan Heechul dalam menari selalu membuat semuanya terbahak-bahak dan merekamnya dengan ponsel mereka.

   ”Hyung, jangan ajari prajurit lain menari-nari begini ya.” Pesan Eunhyuk setelah puas tertawa, dan justru membuat semua tertawa lagi memikirkan Heechul yang dalam waktu istirahatnya akan mengajarkan prajurit lain gerakan-gerakan ala girlband Korea Selatan.

   ”Jangan lupa ajarkan Aegyo Chu~ Oppa!” seru Chihoon seru.

   Heechul mulai menari Aegyo Chu~ dan ditariknya Chihoon, Kyorin, dan Haejin untuk ikut menari bersamanya sementara yang lain tertawa dan mengambil video mereka yang bernyanyi sambil menari bersama-sama.

   ”Hubby tidak mau menari Bo Peep Bo Peep atau Abracadabra?” tawar Ririn pada Siwon jail, yang langsung disambut sorakan evil dari Heechul dan Chihoon pada Siwon, yang langsung diajak berdiri dan menyanyikan lagu Bo Peep Bo Peep dan Abracadabra. Bisa bayangkan Choi Siwon yang berbadan besar dan kekar itu menari Bo Peep Bo Peep dan Abracadabra? Kan memang sudah rahasia umum Siwon menyukai lagu tersebut.

Tak sampai disitu, Leeteuk, Heechul, Eunhyuk, dan Shindong akhirnya menyanyikan lagu So Cool Sistar dengan percaya dirinya. Sehingga lagi-lagi membuat semua penghuni yang ada disitu berteriak heboh sambil sesekali mengikuti lirik lagu yang mereka nyanyikan.

   ”Ya, kita yang sudah menyanyikan lagu girlband boleh istirahat, kalian belum!” Heechul menunjuk Donghae, Yesung, Ryeowook, Sungmin, dan Kyuhyun. ”Ayo! Kalian harus menyanyi sambil menari!”

   ”Ah, Hyung~” keluh mereka berlima protes.

   Akhirnya mereka berlima terpaksa berdiri karena melihat tatapan mata Heechul yang berbahaya. Yah sudahlah, ini ‘kan permintaan Heechul sebelum ia masuk ke dalam camp militer, maka dengan menekan malu, mereka berlima memutuskan untuk maju saja.

   ”Lagunya apa?” tanya Ryeowook sambil memegang mikrofon.

   ”Apa ya?”, tanya Sungmin sambil memilih-milih lagu tanpa minat.

   ”Girls Day, Girls Day~”, seru Yesung semangat. “Aku bisa popping dance seperti Minah!”, serunya sambil mempraktekkan gerakan popping dance yang biasa dilakukan personil andalan Girls Day, Minah. Namun saat Yesung yang melakukannya, entah kenapa gerakan itu malah terlihat seperti ayam yang sedang terkena tetelo (-____-)

Disaat mereka sedang kebingungan, Nara dan Haejin saling berbisik sekilas dan kemudian mengangguk sambil terkekeh pelan. Tak lama kemudian Nara berseru santai, “f(x) saja, Oppadeul. F(x)! f(x)!”, seruan Nara itu langsung dibalas dengan lirikan sinis dari Kyuhyun. Namun Nara seakan tak peduli dan malah asyik menyanyikan satu lirik, “doong doong~”, ucapnya dengan wajah tanpa dosa saat menyanyikan lirik yang paling dinyanyikan oleh Victoria. “Sarang inkabwa~”

Belum habis rasa jengkel Kyuhyun pada Nara, tiba-tiba Haejin ikut berseru. “Eh~ Wonder Girls dong. Wonder Girls. I want nobody, nobody but you~”, Haejin dengan fasih bernyanyi sambil menarikan lagu Nobody. “I want nobody, nobody but you~”

Donghae langsung terlihat gugup, sama seperti Kyuhyun. “Ahh, Momma~ jangan begitu, ah”, ucap Donghae dengan nada merajuk dan dibalas dengan kekehan ‘evil’ Haejin.

     Donghae melirik Sungmin, Sungmin melirik Yesung.

   ”Baik, kita menyanyi Starlight Moonlight-nya Secret saja!”

   GUBRAK.

   ”Syubiduwap pa pa pa…” Yesung mulai bernyanyi sendiri, akhirnya Ryeowook, Donghae, Kyuhyun, dan Sungmin terpaksa ikutan nyanyi lagu Starlight Moonlight dari Secret tersebut diiringi tawa dari member lainnya dan kelima gadis yang menikmati pemandangan ini.

“Yesung Oppa! Goyangkan pinggulmu! Yo, shake it! Shake, Shake it!”, seru Chihoon bersama dengan Nara mencoba memanasi Yesung untuk terus berjoget heboh biarpun musiknya ‘Starlight Moonlight’ sama sekali tak mendukung untuk gerakan itu. Sementara Haejin ikut menari berbarengan dengan Donghae.

   Mereka terus bernyanyi hingga pukul tiga pagi. Setelah bosan bernyanyi Heechul meredupkan lampu-lampu dan meminta semuanya untuk duduk membentuk lingkaran berurutan. Dimulai dari Heechul, Ririn, Leeteuk, Nara, Sungmin, Kyuhyun, Chihoon, Ryeowook, Donghae, Kyorin, Eunhyuk, Yesung, Haejin, Siwon, dan Shindong paling akhir, di sebelah Heechul lagi.

   ”Nah, sekarang semua belum mengantuk, kan?”

   ”Belum~”

   Heechul mengangguk sambil menarik lengan piyamanya, ”Bagus kalau belum mengantuk. Kita akan bermain lagi, permainan ini yang biasa dimainkan jika kita sedang pajama party, aku sengaja meminta kalian duduk tidak di sebelah pasangan kalian, agar permainan ini semakin seru!”

   ”Ne, algessimnida!” kata Yesung bersemangat.

   ”Apa sudah ada yang bisa tebak kita akan bermain apa?” tanya Heechul sambil menaik-naikkan alisnya memandang berkeliling dengan pandangan menggoda, dilihatnya semua berpikir.

   Heechul terkekeh. ”Nah, aku ambil perlatannya terlebih dahulu!” Heechul berdiri dan masuk dapur.

   ”Apa kita akan lomba makan? Ya, Hyung, ini sudah pukul tiga pagi, dan aku sedang diet!” seru Shindong.

   Leeteuk ikut mendongak melihat, dan Heechul kembali membawa lima botol besar soju, yang disambut sorakan dan keluhan dari berbagai sisi, wajah Heechul kembali evil dan terkekeh, dia kembali duduk diantara Shindong dan Ririn yang menatap heran kelima botol Soju tersebut.

   ”Firasat mulai tidak enak nih,” kata Yesung.

   ”Sojunya masih ada isinya?” tanya Eunhyuk mendadak cemas.

   Haejin menatap botol Soju dengan bersemangat, ”Oppa!” dia menoleh pada Heechul. ”Kalau boleh kutebak, truth or dare?”

   ”Baekjom manjom baekjom! Haejin benar! Truth or dare!”

   ”Mwo?!”

   ”Truth or dare?” mata Siwon membeliak.

   ”Turuthe or deir, ige mwoya?” Eunhyuk menoleh pada Yesung bingung.

   Kyorin tertawa mendengar Eunhyuk, ”Itu lho Oppa, yang bermain kejujuran atau tantangan itu, yang botolnya diputar, seperti drama Kkotboda Namja, waktu F4 dan Jandi, Gaeul, dan Jaekyoung main.”

   Eunhyuk mengangguk-angguk paham. ”Daebak! Itu seru itu!”

   ”Oke, ini peraturannya… siapa pun harus menjawab dengan jujur, kalau tidak jujur, maka hukumannya, harus meminum satu gelas soju!” perintah Heechul.

   Semua langsung protes.

   ”Ada yang di bawah umur!” teriak Sungmin menunjuk Chihoon dan Kyorin.

   ”Aku sudah bersumpah tidak akan minum, Hyung!” seru Eunhyuk panik.

   ”Aku kan tidak bisa minum lebih dari segelas,” keluh Donghae.

   Ririn geleng-geleng. ”Oppa~”

   ”Mwoya~ aku masih di bawah umur juga!” seru Nara.

   Hanya Kyuhyun, Ryeowook, dan Haejin yang nampak tenang. Haejin anak didik One Day, pastilah dia bisa minum kuat, apalagi Seulong sering mengajaknya minum, sementara yang lain masih heboh protes, tapi tahu sendiri kalau Kim Heechul sudah memerintah.

   ”Itulah kenapa kalian harus jujur, agar kalian tidak perlu dipaksa jujur dengan minuman!” katanya keras kepala.

   Leeteuk geleng-geleng.

   ”Kita mulai!” Heechul meletakkan sebuah botol Soju yang sudah dikeluarkan isinya di dalam gelas-gelas, menunggu siapa yang akan pertama kali meminumnya. Semua menghela napas berat.

   ”Siap? Mulai!” Heechul memutar botol soju itu.

   Botol hijau itu berpusing cepat dan lama kelamaan melambat, lima belas pasang mata menatap botol yang semakin pelan berputar itu, dan akhirnya benar-benar berhenti dan menunjuk ke arah Yesung.

   ”Na?!” dia menunjuk dirinya sendiri.

   ”Ya, Yesung kau boleh bertanya duluan!” Heechul mempersilakan Yesung.

   Yesung langsung berdeham-deham penting membuat semua tersenyum. ”Aku mau bertanya pada Sungmin.”

   ”Oooh…”

   Sungmin tersenyum sambil memakan keripik yang ada di depannya.

   ”Sungmin-ah, apakah memang menurutmu aku ini aneh?”

   Dan empat belas orang lainnya langsung tertawa terbahak-bahak mendengar pertanyaan Yesung tersebut. Dasar AB, bagaimana mungkin dia tetap tidak percaya kalau orang menganggapnya aneh?

   ”Kenapa Hyung cuma bertanya padaku?  Semua juga tau jawabannya,” jawab Sungmin langsung. ”Ya, kau memang aneh, makanya kita tidak dekat!”

   Dan itu justru membuat mereka semakin tertawa, mungkin kalau ini di variety show, kini di kepala Yesung sudah ada animasi awan gelap, petir dan hujan. Dia masih saja shock dibilang aneh.

   ”Sudah kita tinggalkan Yesung,” pandu Heechul tak berperikemanusiaan. ”Sungmin-ah, sekarang kau boleh bertanya kepada siapa saja.”

   Sungmin menggosok tangannya bersemangat. ”Nara-ya…”

   Nara mendongak, entah kenapa begitu Nara mendongak semua langsung diam, yang tadinya masih menertawakan Yesung. Yesung pun sudah melupakan kesedihan hatinya dibilang aneh tadi.

   ”Nde, Oppa?” tanya Nara berusaha tenang.

   ”Kalungmu bagus,” puji Sungmin dulu, Nara cuma tersenyum dan mengangguk-angguk. ”Ah iya, aku hanya mau bertanya Nara-ya, apakah sebetulnya ketika di Jepang, ada laki-laki yang kau rindukan di Korea?”

   Nara mengerjapkan matanya beberapa kali.

   Kyuhyun menatap ke arah lain, dan Haejin ternganga dan langsung tos dengan Siwon yang berada di sebelahnya. Donghae bersiul-siul menggoda, Eunhyuk, Leeteuk, dan Shindong berdeham-deham.

   ”Hmm,” Nara mendesah pelan dan berpikir. ”Keuromnyeo!”

   ”WOAAAAA!” semua langsung bersorak heboh.

   Heechul bergumam. ”Ini yang kunantikan dari permainan ini, oke Nara-ya, kau boleh mulai bertanya.”

   ”Hmm, Lee Haejin-ssi!” Nara mulai menyerang.

   Haejin yang masih tertawa-tawa bersama Yesung dan Siwon yang berada di sebelah kanan dan kirinya langsung terdiam. Shindong bersiul nyaring, dan Ryeowook berkata. ”Nah ini dia! Ratu Skandal!”

   ”Ne?”

   ”Kau harus jawab dengan jujur,” kata Nara, suaranya licin dan berbahaya, matanya lebih lagi.

   Haejin mengangkat alisnya ke atas. ”Oke.”

   ”Wanita dilahirkan kedunia sebagai makhluk rapuh, dan lembut, untuk dijaga seorang pria, iya kan?”

   Wajah Haejin blank. ”Kau mau tanya itu?”

   ”Aniyo, itu kata sambutan!” Nara mengibaskan tangannya, dan yang lainnya tertawa mendengar jawaban Nara.

   Haejin mengangguk. ”Ne! Lalu kau mau tanya apa?” tanya Haejin tak sabar.

   ”Sudah rahasia umum kalau seharusnya laki-laki lebih agresif daripada perempuan, kan?”

   Haejin kembali blank, sementara yang lain semakin tertawa. ”Iya, iya…” Haejin mengangguk lagi.

   ”Nah, pertanyaanku, jawab dengan jujur!” Nara menunjuk Haejin, membuat Haejin sedikit terkejut dan mundur kebelakang. ”Sejujurnya, pernahkah kau berpikir ’macam-macam’ saat sedang bersama Donghae Oppa?”

   ”OOOOOAAAAHHHH!” seru semuanya lagi.

   Donghae tersenyum malu-malu, dan Haejin menganga! Nara benar-benar Ratu Iblis masa kini! Sementara yang lain mulai bersorak-sorak seolah-olah Korea Selatan dipastikan masuk final piala dunia.

   ”Ayo jawab, LHJ!” sorak Ririn.

   Haejin menggaruk kepalanya gusar.

   ”Jawab! Jawab! Jawab!” Sungmin, Kyuhyun, dan Ryeowook yang duduk berdekatan mulai menepuk tangannya memanas-manasi, Donghae menunduk-nunduk malu sambil bermain dengan ujung piyamanya.

   Haejin masih diam.

   ”Ayo Onnie jawab, jangan coba-coba bohong~” Chihoon ikut menggoyangkan telunjuknya di depan wajah Haejin.

   ”Onnie jujur reputasinya habis, kalau bohong, jelas ketahuan!” kekeh Kyorin sambil bertepuk tangan,

   Nara mengedip-ngedipkan matanya, sementara Leeteuk dan Heechul mengacungkan jempolnya pada Nara. Haejin mengembuskan napasnya berat, dan menatap Nara. ”Aniyo! Aku tidak pernah berpikir macam-macam jika bersama dengan Donghae!” jawab Haejin agak bergetar.

   ”MINUM! HAEJIN BOHONG!” sorak Shindong dan Eunhyuk heboh.

   ”Minum! Minum! Minum!”

   Donghae tertawa terbahak-bahak sekarang bersama Kyorin yang duduk di sebelah kanannya. Leeteuk mengangsurkan segelas soju pada Haejin, Haejin menatap gelas tersebut.

   ”Hahahaha!” Ririn tertawa puas. ”Anda ini memang mesum LHJ!”

   Haejin memandang berkeliling, ”Awas kalian!” dan dia tersenyum nakal lalu langsung menunjukkan bakatnya dalam bidang minum meminum, di tenggaknya soju itu dengan one shot, yang membuat semua ternganga.

   ”Dae~bak!”

   Haejin meletakkan kembali gelasnya, dan dia tetap seperti biasa, kalau hanya soju dengan kadar alkohol segitu sih dia kuat. ”Oke, sekarang giliranku yang bertanya, kan?” tanya Haejin.

   ”Oh…” Heechul mengangguk masih takjub.

   Haejin memandang berkeliling dan akhirnya jatuh kepada pria yang duduk di sebelahnya. ”Siwon-ah,” dengan ’sopannya’ Haejin menepuk bahu Siwon. Rahasia umum Haejin memang tidak suka memanggil pria yang lebih tua darinya dengan sebutan ’Oppa’ jika dia dan pria itu tidak terpaut terlalu jauh usianya, atau pria itu tidak benar-benar seperti ’Oppa’ baginya.

   ”Oh? Kau mau bertanya padaku?”

   Haejin mengangguk yakin, ”Jawab pertanyaanku yang jujur, Ririn Onnie kerap kali bilang kalau secara sifat, kita berdua mirip.” Ririn tersedak menahan tawanya. ”Atau mungkin kebiasaan kita yang mirip?”

   ”Lalu?” tanya Siwon mengernyit.

   ”Sejujurnya aku mau tanya padamu, kita berdua sama-sama tau kalau kita berdua suka memamerkan tubuh kita, kan?” dan itu langsung membuat semua bersorak-sorak riuh. ”Dalam arti kita berdua suka pamer, iyalah, badan kita kan bagus ya?” Haejin mengajak Siwon tos.

   Siwon membalas tosnya, Ririn menggeleng-geleng pusing.

   ”Kita juga sekarang ini fokus dalam drama,” lanjut Haejin lagi. ”Dan aku tau drama yang kita mainkan, sudah termasuk ke pengawasan orangtua,” Haejin menekankan kata-kata itu, dan semua langsung mengembuskan napas berat, Haejin ini kan pikirannya suka nyeleneh sendiri.

   Siwon mengangguk. ”Iya, oke, lalu?”

   ”Demi memamerkan hasil pembentukan badanmu yang bagus, apakah kau akan menolak, jika ditawari adegan ranjang?” tanya Haejin lugas.

   Semua langsung ternganga, ”WOAAAA…”

   ”LHJ, Daebak!” seru Ririn.

   Haejin langsung tos dengan Yesung yang duduk di sebelah kirinya, dan semua langsung tertawa-tawa memandang Siwon yang wajahnya berubah-ubah, mulai dari merah, ke biru, dan merah lagi, bingung.

   ”Choi Siwon, palliwa, jawab!” seru Donghae iseng.

   ”Ayo jawab, palli!” seru Leeteuk ikut-ikutan.

   Wajah Siwon mengeriut-ngeriut berpikir keras, antara jujur atau tidak, dan semua sudah tertawa melihat reaksinya. Akhirnya Siwon menatap Ririn takut-takut, sementara pacarnya itu melempar senyum super duper manis sekali pada dirinya. Siwon menghela napas.

   ”Apa susahnya jujur?” tanya Ryeowook yang belakangan ini ikutan evil.

   Siwon menghela napas. ”Arayo, arayo… aku mau memamerkan tubuhku tapi aku tidak mau adegan ranjang.” Jawabnya.

   Heechul menyerahkannya gelas.  ”Silakan diminum.”

   ”Ya, Hyung! Aku jujur!”

   ”Minum!”

   ”Tapi aku jujur, sumpah aku jujur!”

   ”Minum!”

   ”Demi Tuhan, Hyung!”

   ”Jangan bawa-bawa Tuhan dipembicaraan kita!” balas Heechul. ”Minum!”

   Dan dengan terpaksa Siwon harus meminum Soju-nya, Siwon menghela napas dalam-dalam lagi setelah semua bertepuk tangan melihatnya menghabiskan sojunya. ”Aku yang bertanya, ya?”

   ”Nara-ya, kalau seandainya saja… seandainya saja, Kyuhyun memintamu kembali menjadi kekasihnya, apakah kau akan menerima?”

   ”WOAH…” sorak yang lain lagi sementara Kyuhyun geleng-geleng mendengar pertanyaan ini.

   Nara  berusaha tenang. ”Siwon Oppa, kau meminta jawaban jujur dariku kan? Lalu kenapa kau bertanya ’kalau’? Rasanya bukan hal yang realistis untuk memberikan jawaban jujur terhadap kalimat pengandaian kan?” balas Nara cepat untuk ngeles dari pertanyaan itu.

   Semua diam mendengar penuturan Nara.

   ”Yak! Nara minum!” seru Haejin.

   ”Waeyo?!” seru Nara bingung. ”Aku kan sudah menjawab!”

   ”Kami tidak menerima jawaban ambigu, Kwan Nara, ayo diminum,” dan Heechul sudah mengangsurkan gelasnya.

   Nara panik. ”Tapi aku…”

   ”Minum! Minum! Minum! Salah sendiri jawabnya begitu…” ledek Siwon dan Donghae bareng.

   Nara pucat melihat gelasnya.

   Tiba-tiba Kyuhyun sudah maju dan mengambil gelasnya, lalu menenggaknya ala one shot seperti Haejin tadi. ”Kalian ini, dia masih di bawah umur~” dan semua langsung bersiul-siul tidak jelas.

   ”Aigooo Kyunnie, kau so sweet sekali!”

   Kyuhyun mendesis. ”Karena aku yang minum maka aku yang boleh bertanya! Aku akan bertanya pada Chihoonie.”

   Chihoon yang sedang tertawa langsung kembali diam. ”Ne, Oppa?”

   ”Sebetulnya Sungmin Hyung itu,” Kyuhyun berkata pelan-pelan, dan lagi-lagi semua menahan napas mendengar pertanyaan ini. ”Kita tau kalau kalian dekat,” mata Kyuhyun berkilat. ”Memberdeul juga tau kalau kalian berdua ada ’sesuatu’ meski kalian berdua berakting seolah tidak ada apa-apa.”

   Sungmin tersenyum sambil menunduk.

    ”Sejujurnya, Sungmin Hyung itu, kau anggap sebagai apa sih?”

   Chihoon berdeham sedikit, lalu dia merapikan rambutnya, tanda bahwa dia gugup, Haejin dan Kyorin tertawa melihat adiknya bertindak seperti itu. Biar bagaimana pun juga, meski Chihoon evil, dia tetap gadis yang bisa jatuh cinta juga kan?

   ”Sungmin Oppa…” Chihoon memulai kata-katanya sementara Sungmin menatap Chihoon lekat-lekat. ”Keunyang…” dia menggaruk kepalanya. ”Sejauh ini, dia masih sebagai Oppa yang baik untukku, dia lebih peduli padaku daripada Oppaku sendiri.” Dan Chihoon memberikan Kyuhyun death glare.

   ”Peduli yang bagaimana maksudnya, Chihoonie?” tanya Leeteuk sok polos.

   Chihoon mengernyit. ”Ya peduli, Sungmin Oppa selalu bertanya apakah aku sudah makan, apakah tidurku nyenyak, apakah aku capek, apakah aku lelah…”

   ”Apakah kau yakin perhatian macam itu akan diberikan seorang kakak pada adiknya?” tanya Shindong sekarang, dan Sungmin tertawa lagi sambil menutupi wajahnya.

   Haejin dan Kyorin menikmati menonton pembully-an maknae mereka.

   Wajah Chihoon memerah lagi. ”Nado molla! Aish~ pertanyaan Kyuhyun Oppa hanya itu! Sekarang giliranku, aku mau tanya pada Ririn Onnie.”

   ”Oh, na?” Ririn yang sangat menikmati menonton permainan ini terkejut akan ditanya oleh Chihoon. ”Silakan, Chihoonie.”

   Chihoon terkekeh iblis. ”Kudengar Onnie suka U-Kiss?”

   ”MWO?!” lengking seluruh member Super Junior.

   ”Ririn mau selingkuh lagi dari Super Junior?! Astaga~” decak Eunhyuk pada Ririn sementara Siwon sudah menggeram, Haejin tertawa sambil menepuk-nepuk bahu Siwon.

   Wajah Ririn blank. ”Kau mau tanya itu saja?”

   ”Ani,” geleng Chihoon, semua tertawa lagi, mereka tau kalau Chihoon tidak mungkin hanya akan bertanya begitu, dia pasti akan membongkar sesuatu. ”Kudengar, eh, kulihat waktu itu Haejin Onnie meminta pada Eli Oppa CD U-Kiss,” Haejin tertawa terbahak-bahak lagi mengingat kejadian ketika dia meminta dua CD U-Kiss pada Eli. ”Dan Eli Oppa memberinya, dengan tanda tangan dari, siapa Haejin Onnie?”

   Haejin terkikik. ”Aku tidak tau kau mengintip rak CD-ku, dari Kevin!”

   ”Jadi, waktu kulihat CD U-Kiss Haejin Onnie tinggal satu, aku bertanya pada Haejin Onnie, kemana CD-nya, dan Haejin Onnie yang sedang tidur, menjawab dengan jujur kalau itu untuk Ririn Onnie.” Kini wajah Ririn sudah memerah. ”CD U-Kiss itu ada dua, yang satu berisi full tanda tangan member U-Kiss, dan itu untuk Haejin Onnie, dan satunya hanya berisi tanda tangan dari Kevin Oppa.”

   Haejin tertawa dan menepuk-nepuk bahu Siwon yang sudah bergetar.

   ”Jadi, benar kalau Ririn Onnie menyukai Kevin Oppa, meski Kevin Oppa seumuran dengan Haejin Onnie?”

   Dan itu benar-benar pertanyaan telak!

   Ririn menghela napas dalam-dalam, kini terungkap sudah kalau dia diam-diam meminta CD boyband lain, selain Big Bang. Dan parahnya, U-Kiss kan lebih muda dari umurnya, dan itu jelaas membuat semua member Super Junior shock.

   ”Aku memang suka U-Kiss belakangan ini, dan aku penggemar Kevin.” Jawab Ririn terpaksa jujur daripada harus minum.

   Semua kembali bersorak-sorak.

   ”Baik giliranku,” Ririn minum air putih dan berusaha menenangkan diri. ”Soo Oppa,” panggilnya pada Leeteuk.

   Leeteuk mengangguk. ”Ne?”

   ”Jujur, Oppa sudah punya kekasih lagi, kan?”

   ”Eh, jeongmal?!” teriak Haejin, Nara, Kyorin, dan Chihoon berbarengan, sementara Super Junior langsung ber, ”OOOOH…”

   Leeteuk tertawa khas.

   ”Ayolah, Oppa, aku kenal Oppa, Oppa harus jujur!”

   Leeteuk menghela napas sebelum menyahut. ”Pacar sih belum, tapi tidak kutampik kalau memang aku sedang dekat dengan seorang gadis belakangan ini.” Dan itu membuat semua bersorak-sorak lagi. ”Jadi kalau pacar, aku memang belum  punya, Rin-ah.”

   ”Baiklah, sekarang kau Teukie, bertanya!” Heechul mempersilakan.

   Leeteuk mengangguk, ”Chul-ah, pertanyaanku sama dengan Ririn, apakah kau juga kini tengah memiliki kekasih?”

   ”WOAAAAAAH!” gadis-gadis kembali berteriak.

   Heechul terkekeh. ”Eobseoyo, Teukie-ya, mana mungkin aku punya pacar smeentara nasibku masih tidak jelas dua tahun kedepan, nasibku jelas saja hubunganku cuma bisa bertahan tiga bulan.”

   Dan itu membuat semua tertawa-tawa lagi.

   ”Lee Hyukjae!” panggil Heechul pada Eunhyuk.

   ”Omo!” keluh Eunhyuk.

   ”Sebentar lagi Sukira akan mengundang G.NA, betul kan?”

   Eunhyuk langsung menunduk dan wajahnya memerah, sementara yang lain tertawa lagi dan bertepuk tangan. ”Jujurlah, Hyuk-ah, apakah kau gugup bertemu dengan mantan kekasihmu di radio?”

   Eunhyuk mendongak. ”Gugup sih iya, tapi kami sudah sering bertemu di banyak acara, dan sekarang aku kan sudah ada pacar lagi, Hyung, ya ampun kenapa kau malah bertanya itu?”

   Semua kembali tertawa.

   ”Oke, sekarang kau boleh bertanya, jangan menangis Hyuk!” ledek Heechul.

   Eunhyuk memandang berkeliling mencari siapa-siapa yang belum terkena pertanyaan, dia bertanya pada Ryeowook. ”Kau benar-benar mengira kau lebih tampan daripada aku?”

   ”Keuromnyeo!” jawab Ryeowook tanpa bimbang sama sekali, dan membuat semua kembali tertawa terbahak-bahak cukup lama, sampai Eunhyuk mengancam akan menyiram semuanya dengan air, barulah semua berhenti tertawa. Ryeowook bertanya pada Kyorin. ”Neo, jeongmal Taeminnie joha?”

   Kyorin tertawa. ”Ya aku suka Taemin, dia kan temanku.” Jawabnya polos.

   ”Aww…” semua langsung berseru sedih untuk Ryeowook.

   Kyorin kini bertanya pada Donghae. ”Aku akan bertanya pada… Shindong Oppa.”

   ”Oh, ya silakan, Kyorin-ah?”

   ”Oppa dan Nari Onnie benar-benar putus?”

   Shindong terkekeh. ”Menurutmu bagaimana?”

   ”Aku tidak tau, makanya aku bertanya, Oppa…”

   Shindong tertawa. ”Lebih baik aku minum daripada menjawab,” dan dia langsung mengambil gelasnya diiringi sorakan protes dari segala sisi yang memintanya menjawab pertanyaan itu.

   ”Jawablah, Shindongie~” rajuk Leeteuk.

   Tapi Shindong kemudian mencari siapa yang belum menjawab. ”Ah, tinggal Donghae~”

   ”Yesung Hyung juga belum~” sungut Donghae.

   ”Tapi aku mau bertanya padamu, Donghae-ya,” kekeh Shindong. ”Sejujurnya, aku mau bertanya padamu sejak lama soal ini, dan sepertinya ini saat yang tepat untuk memintamu jujur.”

   Semua fokus mendengar pertanyaan Shindong.

   ”Kau dan Ririn dekat sejak tahun 2007, benar?”

   Donghae mengangguk. ”Ne, majyeo…” Ririn menatap Shindong bingung, sementara Siwon dan Haejin menatap Donghae, Ririn, dan Shindong bergantian.

   ”Lalu sebelum kau bertemu Haejin, ini sebelum lho ya,” tekan Shindong. ”Apakah kau pernah jatuh cinta pada Ririn?”

   Haejin, Siwon, dan Ririn menganga dengan kompaknya.

   ”Daebak!” seru Leeteuk.

   ”Pertanyaan macam ini yang kutunggu dari tadi~” kekeh Heechul.

   Donghae menggaruk kepalanya yang tidak gatal, di tatapnya Haejin dan Siwon yang menanti jawabannya, sementara Ririn kelihatan kebingungan. Haejin nampak seperti mengingat-ingat.

   ”Majyeo, Haejin Onnie pernah melihat Hae Oppa dan Ririn Onnie pelukan, kan?” tanya Chihoon evil.

   Donghae menjawab cepat. ”Aniyo! Tidak pernah,” jawabnya yakin, tapi alis Haejin terangkat tinggi sekali seolah tidak percaya. ”Ririn itu sahabatku, semacam Seulong bagi Haejin.”

   Haejin langsung mengkeret dibilang begitu.

   ”Aku dan Ririn dekat karena Ririn yang bisa open padaku soal Siwon waktu itu, dan aku juga cerita padanya waktu aku baru menemukan Haejin.”

   Yesung terkekeh. ”Semacam si Haejin hilang saja ditemukan.”

   ”Oke, kita mulai round kedua, peraturannya sedikit di ubah karena sudah menjelang pagi. Setiap selesai satu pertanyaan, maka botol akan diputar kembali…” Heechul siap memutar. ”Siap?” semua mengangguk, dan Heechul kembali memutar botol tersebut.

   Botol berpusing lagi dan kini tertuju pada Siwon.

   ”Aku mau bertanya pada Nara,” kata Siwon.

   Heechul langsung menjulurkan tangannya, dan Siwon menyambutnya.

   ”Selama berpacaran tiga tahun kemarin,” kata Siwon lagi. ”Apakah kalian pernah berciuman?”

   Dan semua langsung mengeluarkan suara seperti tersedak, pada kenyataannya semua menahan tawa. Sementara wajah Nara sudah semerah kepiting rebus, Siwon yang bertanya wajahnya tanpa dosa sama sekali.

   Chihoon dan Ryeowook sikut-sikutan menahan tawa.

   ”Itu sama saja dengan Hyung bertanya apakah Donghae Hyung dan Haejin pernah berciuman!” seru Kyuhyun protes.

   Semua tertawa.

   ”Ya jangan disamakan dengan mereka berdua,” Leeteuk menunjuk Donghae dan Haejin yang pasang tampang super polos. ”Mereka berdua gaya pacarannya kan lain dengan kalian.”

   Haejin mengangguk-angguk. ”Ayo jawab, jujur!”

   Kyuhyun mendengus. ”Ara~ iya pernah lah, namanya juga orang pacaran!” katanya gusar, dan segera setelah Kyuhyun menjawab semuanya kembali bersorak-sorak riuh, bahkan Eunhyuk bersorak. ”Pilsung Korea!” wajah Nara memerah dan memandang ke arah lain.

   ”Oke, Nara~ putar!”

   Nara memutar botolnya lagi, dan kali ini botol itu menunjuk pada Eunhyuk yang langsung tertawa mesum.

   ”Arasseo,” dia meremas tangannya. ”Syukurlah, aku dapat kesempatan bertanya, Lee Donghae!”

   Donghae mendongak. ”Mwo?”

   ”Tatap Haejin!”

   Haejin bingung dan Donghae langsung menatap kekasihnya itu, semua mengernyit melihat kelakuan Eunhyuk. ”Donghae-ya, lihat pacarmu baik-baik,” Donghae dengan senang hati memerhatikan wajah Haejin. ”Mata… hidung… pipi… alis… dahi… bibir… leher…” bisiknya.

   Haejin mengernyit memandang Eunhyuk bingung, sementara Donghae masih menatap Haejin.

   ”Bagian mana yang paling kau suka?” tanya Eunhyuk, yang langsung mendapatkan serangan bantal dari Kyuhyun, Chihoon, Nara, Heechul, Leeteuk, Siwon, dan Ririn. Sementara Yesung, Ryeowook, Sungmin, dan Kyorin tertawa. Shindong sampai melempari Eunhyuk dengan kacang.

   Donghae terkekeh ikut mengeluarkan tawa aneh, dan menatap Haejin, dia menjawab. ”Semuanya~” dengan suara menggoda, wajah Haejin langsung tersipu-sipu merah muda.

   Nara dan Kyuhyun kompak membuat suara orang muntah.

   ”Donghae benar-benar sudah terkontaminasi LHJ!” seru Ririn sambil geleng-geleng.

   ”Oke, Hae~ putar!”

   Donghae maju dan memutar botol tersebut.

   Heechul menguap. ”Ini pertanyaan terakhir ya, sudah jam setengah lima pagi, aku harus tidur~”

   ”Oke!”

   Botol mengarah pada Chihoon yang kegirangan. ”Baik, aku akan bertanya pada Oppa~”

   Kyuhyun mendesis.

   ”Sejujurnya ini pertama kalinya aku akan menanyakan ini di depan kalian semua, dan kalian semua harus tau kalau Cho Kyuhyun yang tampan ini,” Nara memutar matanya. ”Punya sebuah rahasia!”

   Kyuhyun mengernyit.

   ”Bukankah ini guna truth or dare, Heechul Oppa? Untuk menyampaikan rasa yang tidak tersampaikan?”

   Heechul mengangguk semangat. ”Rahasia apa, Chihoonie?”

   Semua fokus menatap Chihoon dan Kyuhyun yang saling berpandangan serius. Chihoon mengeluarkan evil smirk-nya, dan membuka mulutnya. ”Jujurlah pada semua orang disini Oppa… dulu, kau pernah suka pada Haejin Onnie, kan?”

   ”MWORAGO?!” Super Junior, kecuali Kyuhyun, ditambah Haejin, Ririn, dan Kyorin berteriak. Nara membelalak.

   Wajah Kyuhyun memerah.

   ”Jeongmalyeo?!” tanya Yesung kaget.

   ”Kyuhyun… Haejin?!” seru Leeteuk kaget.

   ”Daebak! Skandal lagi~” gumam Heechul.

   Donghae benar-benar seperti patung melongo menatap Kyuhyun kosong. Haejin benar-benar blank.

   ”Jeongmal?” bolak-balik Siwon dan Ririn saling pandang.

   Kyuhyun menggaruk kepalanya, dan menatap seluruh mata yang kini serius memandangnya. Dia mendesah dan mengangguk. ”Nde, aku akui aku memang pernah suka pada Haejin.”

   ”MWO?!”

   ”Astaga~”

   Siwon menatap Haejin dari ujung rambut ke ujung kaki dengan bingung, apa sih yang membuat banyak skandal menempel pada gadis ini. Haejin masih blank dan bingung.

   ”Tapi sedikiiiiiiiiiiiiiiit sekali!” Kyuhyun berusaha meyakinkan. ”Dulu Felidis tidak pernah datang ke dorm saat mereka baru debut, jadilah aku yang sering ke dorm Felidis. Haejin sopan dan baik, ya~” dia salah tingkah. ”Tapi aku belum tahu aslinya, dan lagipula itu cuma suka-suka biasa, aku kan punya pacar waktu itu!” gumamnya ditelan oleh salah tingkahnya sendiri.

   Donghae langsung mendesak Siwon minggir, dan dia langsung duduk dan memeluk tubuh Haejin dari belakang. Kyuhyun menyipit menatapnya, ”Tenang Hyung, aku tidak suka padanya lagi, cuma kagum sesaat!”

   ”Awas kau!” ancam Donghae pelan.

   Haejin menjitak pelan kepala Donghae, penuh sayang.

   Heechul tertawa. “Woah, meskipun sudah lama bersama kalian ternyata banyak rahasia yang belum terungkap ya?” Heechul terkekeh. ”Baiklah, aku berterima kasih pada kalian yang mau menemaniku bermain malam ini.”

   Tiba-tiba suasana berubah mellow mendengar Heechul berkata begitu.

   ”Seperti yang aku bilang tadi, aku tidak lama~ hanya dua puluh empat bulan, jangan tunggu aku, kalian jalanilah hidup kalian seperti biasa, dan tadaaaa aku sudah kembali lagi di hadapan kalian!”

   Ririn, Haejin, Kyorin, dan Chihoon mulai meneteskan air mata mereka, kali ini Siwon, Donghae, Ryeowook, dan Sungmin berpindah tempat mendekati Ririn, Haejin, Kyorin, dan Chihoon. Itu membuat jarak di tengah lingkaran, dengan Nara di sudut yang satu, dan Kyuhyun di sudut lainnya.

   ”Ya~ aku sudah bilang jangan menangis!”

   Mata Nara hanya berkaca-kaca, tapi dia tidak menangis.

   ”Leeteuk, Jungsoo…” Heechul menatap Leeteuk yang kini sudah duduk di sebelahnya karena Siwon membawa Ririn pindah diantara mereka berdua. Leeteuk pun kini meneteskan air mata lagi. ”Kau akan segera menyusulku, keurae? Maaf tidak bisa menemanimu menjaga adik-adik kita melanjutkan promosi.”

   Yesung, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kyuhyun mulai meneteskan air mata mereka juga. Sementara Ririn, Haejin, Kyorin, dan Chihoon sesenggukan, Nara tetap mencoba tersenyum.

   ”Aku yakin kalian bisa melanjutkannya tanpaku walau berat~” suara Heechul juga bergetar. ”Tetap kuat, kau leader terbaik Super Junior,” dan Leeteuk memeluk Heechul sambil menangis. ”Yesung-ah, kau jangan suka menyentuh-nyentuh anak-anak lain ya!” pesan Heechul sok galak.

   Yesung mengangguk sambil mengusap matanya.

   ”Shindongie, jaga kesehatan, jangan sampai sakit! Sungminnie, Hyung harap kau bisa menjaga Chihoonie dengan baik,” kedipnya pada Sungmin. ”Hyukjae-ya, jaga pacarmu baik-baik, jangan playboy, maaf tidak bisa menonton musikalmu, tapi aku tau kau pasti bisa sukses!”

   Eunhyuk tersedu dan mengangguk.

   ”Ryeowookie, kau juga… semangat terus musikalnya. Chihoonie, anak didikku, tetap manis ya… tetap lanjutkan evilmu!” Chihoon terkekeh. ”Kyorin, Sayang, manis… tetap berhati lembut dan jaga Felidis.”

   Mereka mengangguk.

   “Dan untuk lovey dovey Super Junior,” kekeh Heechul. ”Sejujurnya aku iri pada kalian~ Siwon-ah, Ma Siwon, Ririn-ah… tetaplah baik-baik, tetap dewasa, dan aku menunggu undangan dari kalian berdua~” godanya membuat Siwon dan Ririn tertawa kecil disela isak tangis mereka.

   Heechul lalu menatap Haejin dan Donghae. ”Aigo~ jangan buat Korea banjir, atau kalian berdua yang akan merasakan pembalasanku begitu aku sudah selesai wajib militer, dan ternyata tugasku hanya membersihkan lumpur karena banjir kalian!”

   ”Oppa~” kekeh Haejin mengusap-usap matanya, Donghae mengangguk-angguk.

   ”Hubungan kalian memang berat,” Heechul mulai serius. ”Aku bahkan tidak tau harus meminta siapa menjaga siapa. Jangan berpisah lagi, kami repot melihat kalian sok kuat!” keduanya terkekeh lagi. ”Dan aku harap begitu keluar, ini sudah ada isinya…” dia menunjuk perut Haejin.

   Haejin terbahak.

   ”Hyung~” keluh Donghae malu.

   ”Dan terakhir maknae!” dia menunjuk Kyuhyun dan Nara yang duduk berjauhan. ”Kalau kalian berubah mengikuti jejak Haejin-Donghae, kalian akan langsung kupeca sebagai anak didik Heechul’s Evil School.

   Nara protes. ”Siapa juga yang pacaran, Oppa?”

   Heechul menunjuk leher Nara, dimana ada sebuah kalung melingkar. ”Kau pakai kalung darinya. Kyuhyun sangat bahagia melihat kau memakai kalung itu, jadi ya apa yang harus kukatakan? Kalian bisa jawab sendiri, kan? Kau tidak tau Nara-ya? Waktu kau pulang dari SBS, Kyuhyun girang sekali bilang : HYUNG, NARA PAKAI KALUNG DARIKU…”

   Wajah Kyuhyun memerah.

   Semua yang sedang menangis langsung ganti menyoraki Kyuhyun.

   ”Tetaplah begini, dua tahun, dua puluh, dan dua ratus tahun mendatang… kita satu, keluarga Super Junior~” ucap Heechul sambil kemudian membungkuk dan memberi hormat pada mereka semua. ”Aku akan kembali dua tahun lagi.”

   Haejin mengisak keras melihat Heechul memberi hormat begitu dan berlari memeluknya, Nara, Ririn, Kyorin, dan Chihoon mengikuti, akhirnya seluruh member turut memeluk mereka semua, jadilah mereka seperti Teletubbies yang berpelukan beramai-ramai, diiringi isak tangis.

   ”Nah, karena sekarang kalian menangis, kalian tidak boleh mengantar ke Nonsan!” seru Heechul.

   ”LHO KOK BEGITU?!”

   ”Kan kubilang jangan menangis, eh kalian malah menangis! Awas ada yang mengantar, kubunuh!” ancam Heechul.

   Semua masih memeluk Heechul erat, mereka tau maksud Heechul. Heechul tidak mau mereka menangisinya, karena dia juga pasti takkan kuat. Yah, pergilah Heechullie, jadilah prajurit kebanggaan Korea, kembali sebagai lelaki sejati.

   Super Junior, ELF, dan keluarga selalu mendukung dan bersamamu.

   Wooyoubiccal Kim Heechul, Saranghaeyo Kim Heechul ^^

-Keutt-

FF ini buatnya bareng sama @ccl_nara alias Icha, hehehee… si Siput menghilang soalnya… ini FF spesial untuk uri soldier Kim Heechul ^^ Maaf jadinya telat, ini bikinnya bolak-balik edit, pasti banyak typo bertebaran… hufft, tapi udah nepsong pengen publish…. yoweslah

Ditunggu RCL-nya ya 

 

 

186 thoughts on “{SJ + CCL + Felidis} Pajamas [Farewell] Party

  1. Hikss nangis bacanya (╥﹏╥)
    Kata kata heechul dlem banget TT
    Keren ^^
    Kok prasaan disini lebih bnyk kyunara nya yya ? Hahaha
    Nahloh nahloh hae jgain haejin dri kyuhyun
    Ahh itu si siwon nolak tapi mau nih yya ?
    Hahaa
    Keren keren ^^

  2. DAEBAAAK……
    awalnya ngakak….
    tp endingya terharuuuuuuu……….
    miss u heemin. . . .
    salam kenal dintunggu intermission #4 y yaaaaaaa….

  3. onnie DAEBAK ff nya……..
    huueeeeeeeee……..
    miss you chullie oppa……..
    pas di awal baca ngakak abis tapi endingnya mewek………..
    DAEBAK onnie salam kenal
    lanjutkan pembuatan ePh_ePh mu yg lbih DAEBAK lg onnie…….

  4. ahhhhh aq jd sedih lg klu ingat chulpa,apa lg teuki oppa bkal nyusul…..hrs semangat buat super junior n jgn bersedih…..fighting!!!!
    wah chlpa emg ceplas celplos ya,msak haejin d do’ain isi saat dia blik wamil/….

  5. Huwee,,chullie oppa, kangen#pelukoppa, dijitakkyupa,,
    heboh banget pestanya, sikap chulpa dewasa banget#secaraudahahjussi”*dibakarpetals,,
    paling suka permainan truth or dare,,kekeke
    mwo?kyupa suka haejin onnie?
    Untung ga lagi..kekeke

  6. aaaaa aku nangis bacanya onnie :(( diksinya sangat mendukung buat bikin nangis TT^TT
    pas truth or dare berasa kayak insert investigasi dah /eh
    ga nyangka Kyuhyun pernah suka sama Haejin wowowow ._.

  7. wah udah lama aku ga denger game truth or dare.. aku kaget pas tau kyuhyun pernah suka ma haejin..
    heechul oppa kayaknya bener bener ngebet banget pengen punya keponakan.. kekeke

  8. wah. . .
    akhir.a pesta pajama b’sama juga sekeluarga. kekekek
    daebak onn ff.a bikin ngakak n terharu buanget.
    chullppa, semangat terus ya menjalankan tugas.a. . kami semua menunggumu.
    hiks .-_-. 😦

  9. DAEBAK!!!
    awal2 bikin ngakak tp endingnya mengharukan
    T______T
    kkkk~
    seru bagian truth or dare-nya
    apalagi pas bagian yesung nanyain umin
    kebayang bgt tampang polos khas dia
    hwahaha

  10. hahaha, nggak berhenti ketawa dah baca nih FF, asli kocaaak wkwk xD
    jadi makin cinta sama heechul walaupun sekarang lagi barangkat wamil xixixi
    woaaah ternyata kyuhyun sempet naksir haejin yaa? ciyeee uri electric dance emang ratu skandal beneran dah :O
    kalo ngebaca FF nya nisya onnie berasa kalo mereka semua itu emang beneran ada di dunia nyata, haha, seru ceritanya.
    CCL Jjang! Super Junior daebak! Saranghae Kim Heechul x)

  11. awal awal masih ketawaketawa d bagian sj ccl felidis buka2an skandal .

    tapi uda mw ending langsung mewek deh ! heechul oppa cepat balik Y :*

  12. aku telat, sangat sangat telat. .:T.T:.
    aduh~ unnie, nara-ya..
    pengennya comment panjang2, tapi mesti siap2 ke kampus skrang. T.T
    daebaaaaak banget lah ff-nya! serius!
    terhibur banget, disela2 kepenatanku, ada ff kalian yang menghibur banget.😀

    ff lainnya aku nyicil ya unn bacanya. >/\<

  13. Oppa~ miss you already ;(
    Kangen sama oppa banget :(( satu satu nya oppaku ;( biasa kalo sedih sama oppa ;(
    Kyuhyun-ah~ romantis sekali kamuuuuu ;~; rela menegak minuman soju untuk kekasih yg masih di bawah umur.
    PRR CSW BURUAN NIKAAAAHHHHHHHH!!!!!
    lol iya oppa nanti LHJ sama LDH saya suruh buat anak deh #ehh wkwk
    Errrrr Jina… Selamat promosi di KTR ya ……………………………. </3 *pergi nangis lagi*

  14. ihh ini kisah yg membaut kepinnn kepin HOT bgL saia penuh -_________-

    KNR LHJ tega lah pokoknya
    hiks
    sudahlah sudah cukup aku tersakiti (?) #eyaaaaaaaa

    adegan ranjang?!
    bole koq hubby silahkan silahkan bgd tp udh itu kamu pacaran aja sm yg laen ;p

    eh soo oppa kan udah ada pacar -________-v
    kalian ga baca ff saia sih ya ~~

    awal udh aroma agak nyes2
    tapi lanjut udh go with the flow aja deh,
    gtoh 2 tahun, chul oppakan bkn mau matikan ya, org dy gentel ngjalani wamil *proud of u oppa

  15. Hi~~ reader baru nih hehe..
    terharu baca partt terakhir yg heechul kasih kata2 (eaaa) ke dongsaengdeul nya..
    dan seperti biasa, yesung kebagian cerita yg konyol2, dan aku suka ^w^b
    ngena banget setiap momen yg ditulis, aku jadi ikutan ketawa kalo ada yg lucu, ikutan sedih pas heechul ngmg yg akhir2 itu ;A;

    well, nice ff😀 ditunggu selanjutnya😄

  16. D.A.E.B.A.K !! Sumpah ini keren bgt ! Bikin ngakak tapi bawah’a sedih !! Nisya pacar’a heechul itu aku !! XDDDD
    SALUT buat nisya n icha kalian beruntung diberikan tuhan bakat menulis yg hebat !!
    Suka bgt sma setiap p’tnyaan yg dilontarin !!

    MISS U KIM HEECHUL !! WOOYUBIKKAL KIM HEECHUL, SARNGHEYO KIM HEECHUL !!🙂

    Keep writing nisya !!

  17. heuheu…
    saya telat baca, tapi gapapa kan? asal komen, ^^

    aku suka part kyunaranya, hmm… sama jinhaexy pas di suruh hyuk tatap2an, eh… ujungnya ditanya suka apanya haejin… -_-
    curiga ikan teri itu uda mikir aneh2 duluan…

    dan pertama langsung ngakak yang pertama tanya di truth or dare, yesung masih aja pundung di bilang aneh…😄😄😄

  18. Annyeong…
    Udah lama banget ga mampir ke nie blog…
    Ceritax seruuu bgd, aqu ampe pnasaran nunggu pertnyaan+jawaban yx bakal muncul…
    Kaget bgd ama fakta terakhr, yaitu kyuppa tercinta qta trnyata prnah naksir haejin…
    Haha tpi lucu juga, gmna jdx klo kyu jdan ama haejin yx mesum #ditabokhaejin
    Tapi te2p moment yx paling berkesan+mengharukn pas chulpa ngasih kta2 pespisahan…
    Huaaa cinderella cepet balik yaaaah…
    Bwt author2x semangat ajah…

  19. Demi Tuhan! Aku nangis bacanya TT^TT
    Missing Heenin so badly! TToTT
    Ini baru 2 bulan sejak dia wamil😦
    Oke , jangan hitung detiknya , tapi hitung tahunnya sekalian! Kalo bulan masih lama😀
    Kapan ya KyuNara balik lagi? :’D
    Kangen kebersamaan mereka ;(

  20. telat baca saya^^v
    ommo~ sumpah nangis bacanya.. ㅠㅠ
    hmm.. ”Jangan dihitung detiknya, tapi hitung bulannya..🙂 suka sama kata2 ini.. daebak eonni ^^
    ehehhehehe~ kapan2 nyoba main Truth or dare ah~ *evil smile* tapi bukan pake soju.. kekeke~

  21. . 
    \ː̗=))ː̖
    ^ \_
    ^ =))ªªKªªKªªKªª lucu bangett siihh itu ikann mokpo bedua ,, Sok (`▽´)-c” innocent ƍαќ ɑϑǟ dosaa ,, wd evilita maknae cihoon-ssi .. DAEBAK !! Kasih 2 jempol😀
    Tapii seduulll ama haecull oppaa .. *huaaaa nangiss usekusek lantaiii😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s