{JinHaeXy} I Love The Way We Connected Each Other

Super Junior Donghae & Yesung Injured During DreamTeam Recording

It’s been revealed that Super Junior’s Donghae and Yesung were injured in separate incidents while filming for an episode for ‘Dream Team 2‘.

On August 21st, Donghae and Yesung were at Gangwon-do filming for KBS’s ‘Let’s Go Dream Team Season 2′. Known for their athletic talents, the two played aggressively during the games all throughout the day. However, Donghae bruised his knees, while Yesung injured his hip.

A representative from SM Entertainment stated, “Donghae bruised his knee and Yesung’s hip became a cause of concern. They received emergency treatment on-site with a health care provider and were told that there were no serious injuries.

After receiving emergency treatment, the two members returned to filming, showing their professional attitude until the end.

However, since Donghae and Yesung are still in the midst of their album promotions, their staff decided to have the two members undertake additional tests on the 22nd to make sure that their condition is fine.

Source: Sports Chosun

Haejin memandang Galaxy Tab-nya sambil mendesah berat. Kenapa harus ada ’ujian’ seperti ini lagi menghampirinya? Perasaan bersalah kembali memenuhi hatinya, persis seperti tanggal 19 Januari 2011 lalu, ketika Donghae cedera saat recording King of Idol Pattaya. Haejin memijit-mijit pelipisnya, dia sudah kurang tidur selama sebulan penuh ini, dia hanya tidur kurang lebih empat jam perhari. Dan belakangan ini adalah jadwal terpadatnya selama menjadi idol. JYP Nation Concert dan KPOP Niigata Concert dalam satu minggu, ditambah tetap masa promosi Redemption 1st Single and 1st Japanese Mini Album, ditambah fansigning di berbagai kota berbeda di Jepang, dan masih ditambah pemotretan majalah fashion Jepang, terus ditambah jadwal rekaman 2nd Japanese Mini Album, dan barulah terakhir mempersiapkan salah satu lagu untuk kolaborasi bersama 2PM di Hands Up Asia Tour.

   Baru Haejin mau menekan speed dial untuk menanyakan kabar Donghae ketika : ”Oke, recording mulai sepuluh menit lagi, Felidis on stage!” seru Junjin Oppa.

   Haejin menepuk bahu kedua adiknya, meminta mereka bersemangat, dan mereka keluar dari kamar ganti menuju set panggung Hey Hey Hey! Music Champ. Mereka melakukan pre-recording untuk promosi akhir Redemption, setelah itu mereka break satu minggu saat peluncuruan 1st Japanese Album mereka yang baru. Selama satu minggu itu, tidak ada kegiatan promosi apa-apa, kecuali syuting MV Jepang lagi dan beberapa pemotrertan saja. Kini, ketiganya sudah bersiap di atas panggung, dan lighting mulai bergerak, musik mulai diputar.

   Ketiganya mulai bernyanyi dan menari dengan baik. Pre-recording pertama berakhir sukses, ketiganya cukup puas begitu melihat hasil recording-nya. Sekarang mereka siap melakukan recording untuk MR removed, dan recording itu pun berlangsung dengan baik. Suara vokal Chihoon yang mantap, berat, dan jelas semakin matang. Begitu juga vokal lembut dan halus dari Kyorin, serta serak-serak lembut dari rapp Haejin semakin hari pun semakin baik.

   Tapi manusia tetaplah manusia, meski pre-recording dan MR removed recording berlangsung baik. Ketika main recording, kejadiaan tidak diinginkan terjadi. Haejin pingsan, dan tak kunjung sadarkan diri meski sudah dibawa ke ruang kesehatan. Begitu tensinya diukur, kembali, lagi dan lagi, tekanan darah Haejin mencapai 80/50. Haejin dilarikan ke rumah sakit terdekat, dan dinyatakan asam lambung yang kumat mengakibatkannya dehidrasi dan tekanan darah rendah.

*Seoul, Korea Selatan, Dorm Lantai 12*

Donghae duduk mengistirahatkan kakinya yang terluka cukup parah di sofa ruang tengah, sementara orang-orang di dormnya hanya ada Ryeowook, yang sudah pindah ke lantai atas. Selebihnya, Leeteuk, Heechul, dan Shindong semua sedang sibuk dengan jadwal masing-masing.

   Donghae malas keluar karena dia pasti akan dibombardir dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai gosipnya dan Ririn, serta kabar Heechul yang mau masuk wajib militer terhitung September besok, dan menghadapi banyak ELF yang khawatir padanya. Maka meski sedih tidak bisa menemui penggemarnya yang sudah setia untuk fansign, Donghae hanya bisa mengungkapkan penyesalannya yang mendalam melalui Twitter, beruntungnya ia dan Super Junior memiliki ELF yang begitu peduli terhadap kondisi mereka.

   Kini Donghae menekan tombol di remote televisi layar datar di ruang tengah dan mencari-cari acara bagus untuk di tonton, sampai ketika di sebuah berita entertainment melihat seorang gadis yang sangat ia kenali fotonya dipajang besar-besar dengan judul berita yang membuat dadanya seakan ditusuk. Felidis Haejin dilarikan ke rumah sakit Beika, Tokyo, setelah pingsan dalam recording Hey Hey Hey! Music Champ Jepang.

   Pembawa berita itu kemudian berbicara. ”Menurut perwakilan dari JYP Entertainment, agensi Felidis, Haejin dibawa ke rumah sakit setelah menyelesaikan dua recording untuk Hey Hey Hey! Music Champ. Seharusnya setelah recording tersebut, Haejin memiliki jadwal untuk menghadiri fansigning Mini Album Jepang pertama Felidis, Redemption, sebagai hari terakhir untuk promosi Mini Album Jepang pertama mereka. Haejin untuk saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi kesehatannya yang semakin menurun dikarenakan padatnya jadwal Felidis belakangan ini.”

Donghae tidak bisa melakukan apa-apa kecuali bersedih. Kekasihnya sakit di Jepang, jauh sekali, dan keadaannya sendiri baru mulai membaik, tapi siapa yang tidak ikut menjadi sakit kembali jika kekasih sendiri sakit begini. Donghae tau Haejin tipe gampang sakit jika terlalu lelah, atau terlambat makan. Pasti kali ini ia sakit karena dua keadaan itu, atau jika sedang stress.

   Donghae masih ingat waktu dia tidak bisa mengontrol emosinya dengan marah pada Haejin sampai melempar barang-barang, Haejin langsung pucat dan pingsan. Sekarang dia juga bingung harus bagaimana. Menelepon Haejin pun percuma, Haejin pasti sedang istirahat sekarang. Akhirnya Donghae memutuskan untuk menunggu hingga malam, mungkin dia bisa menghubungi Haejin.

*Tokyo, Dorm Jepang Felidis*

Setelah melakukan pemeriksaan, dan Haejin pingsan hanya karena darah rendah dan dehidrasi saja. Haejin diperbolehkan kembali ke dorm dengan catatan, dia harus beristirahat cukup, dan tidak terlalu memforsir dirinya terlalu keras sebelum kesehatannya benar-benar pulih.

   Haejin berbaring di kasurnya, dan mengambil ponselnya, yang meski sudah berjanji pada kedua adiknya tidak akan menggunakannya, dan akan istirahat, tetap saja ia tidak bisa! Dia harus mengecek keadaan Donghae sekarang juga, maka ia mengunci pintu kamarnya perlahan-lahan, agar kedua adiknya tidak memarahinya yang tidak beristirahat.

   Toh dia hanya mau menelepon sebentar kok. Haejin menekan angka satu pada si ’Putih’´dan menedekatkannya ke kupingnya.

*Seoul, Dorm Super Junior lantai 12*

Donghae melirik jam dinding, sudah pukul tujuh malam, mungkin tidak mengganggu jika dia menghubungi Haejin sekarang, maka dia mencari iPhone-nya dan mencari nomor Jepang Haejin, dan langsung mendekatkan ponselnya ke kupingnya.

   ’Nomor yang Anda tuju sedang sibuk, cobalah beberapa saat lagi…’ Donghae melirik ponselnya kaget. ”Sibuk?!”

*Haejin @ Tokyo*

Nomor yang Anda tuju sedang sibuk, cobalah beberapa saat lagi…’ Haejin melepaskan ponselnya. ”Sibuk? Yaish! Anak itu menghubungi siapa pula? Jadi ini kerjanya kalau aku tidak ada? Menelepon? Aish, jeongmal!” Haejin sudah lupa dengan pusing yang dideranya karena kesal!

*Donghae @ Seoul*

”Jeongmal! Dia sedang sakit, dan sekarang teleponnya sibuk?! Menelepon siapa dia? Dokter disana? Konsultasi… atau curhat dengan entah siapa lagi! Gosip dengan Gikwang belum beres, dia sakit, dan sekarang aku menelepon susah! Lee Haejin, neo jinjja!” Donghae mengomel melihat ponselnya.

   Tapi kemudian layar ponselnya menyala-nyala memperlihatkan foto Haejin dan dirinya sedang berpose pura-pura kiss ditutupi oleh bantal tweety. Donghae buru-buru menekan tombol hijaunya.

   ”Poppa! Neo jinjja, kutelepon sibuk dan sekarang baru kau angkat! Telepon-telepon sama siapa?!” cerewet Haejin langsung. Donghae melongo, ini gadis yang masuk rumah sakit tadi siang? Pikirnya. ”Pacarnya sakit di Tokyo, dan kau juga sedang sakit ya! Kenapa malah telepon-teleponan?! Rayu-rayu siapa lagi Poppa sekarang?”

   ”Kenapa aku dimarahin?” keluh Donghae. ”Aku dari tadi coba telepon kamu teleponnya juga sibuk! Harusnya aku yang tanya padamu, Momma, kau masuk rumah sakit dan sempat-sempatnya telepon-teleponan. Sama siapa? Sama Gikwang lagi?”

   ”Gikwangie mwoya?! Aku baru sampai di dorm dari rumah sakit, dan aku baru meneleponmu!” sembur Haejin.

   ”Aku juga baru meneleponmu, dan aku tidak menelepon siapa-siapa!”

   Dua-duanya sama-sama diam.

   ”Kapan kau meneleponku dan nadanya sibuk?” tanya Haejin suaranya sedikit merendah.

   ”Barusan, belum ada lima menit! Kau?!” balas Donghae.

   ”Sama.” Sahut Haejin lirih.

   Dua-duanya diam.

   ”Berarti, kita tadi…” Donghae pelan-pelan menyadari apa yang terjadi.

   ”Maaf, aku emosi…” aku Haejin.

   ”Momma maaf juga sudah menuduh tidak-tidak… Momma gwenchana? Tidak apa-apa?” tanya Donghae cemas. ”Ada yang sakit?”

   Haejin terdengar tertawa lemah. ”Hanya darah rendah, aku sudah tidak rumah sakit, bisa istirahat di rumah kok, dan sekarang sudah mendingan. Poppa bagaimana? Kakinya bagaimana? Gwenchana? Maaf tidak bisa langsung meneleponmu saat ada berita itu, aku sedang ada recording.” Sesal Haejin.

   ”Gwenchana,” perasaan Donghae menghangat. ”Cuma luka di kaki, memang jadi tidak bisa ikut fansigning, tapi selebihnya tak apa-apa. Aku kan laki-laki,” ujarnya bangga. ”Aku harus kuat!”

   ”Joha!” puji Haejin. ”Poppa hebat, sudah diperiksa?”

   ”Sudah, semoga bisa segera sembuh.”

   ”Keurae? Syukurlah, aku khawatir sekali…” ujar Haejin lirih.

   ”Jangan begitu…” protes Donghae lirih juga. ”Makanya aku tidak mau bilang pada Momma walaupun akhirnya Momma tau sendiri. Aku tidak suka mendengar nada bicaramu begitu, aku tidak suka nanti kau merasa bukan pacar yang baik lagi… aku tidak mau seperti Pattaya dulu.”

   Haejin tertawa dalam isakkannya. ”Mianhae, tapi aku tidak akan labil seperti itu lagi… tapi aku benar-benar mencemaskanmu. Kalau aku di Korea, aku pasti sudah ke dormmu seperti waktu kau dehidrasi dulu.”

   ”Justru aku yang merasa tidak baik,” desah Donghae berat. ”Kau sakit aku selalu tidak bisa menjagamu.”

   ”Aniyo!” bantah Haejin. ”Waktu aku operasi sinus kau pulang dari Taiwan, kan?”

   ”Tapi kenapa selalu kau yang lebih banyak memberi dibanding aku?” tanyanya lebih kepada diri sendiri. ”Kau selalu bisa menyempatkan diri ke Taipei waktu aku disana, tapi aku bahkan tidak bisa meluangkan waktu ke Tokyo.”

   Haejin tertawa dan menjawab. ”Aku tidak pernah menghitung itu semua, kenapa harus kau pikirkan? Itu kan kemauanku.”

   ”Justru itu yang membuatku semakin buruk!” rajuk Donghae.

   ”Ya, pacaran itu adalah saling mengerti, saling melengkapi, dan bukan tentang saling memberi dan menerima! Hubungan kita kan lebih dari sekedar itu, Lee Donghae.” Kata Haejin lagi. ”Aku akan marah kalau kau terus menghitung Taipei dan apa pun itu! Pokoknya aku selalu melakukan apa yang aku mau dan apa yang bisa kulakukan! Itu berbeda, mau belum tentu bisa… itu yang kita alami sekarang. Aku yakin kok, lebih dari apa pun, kau pasti mau ke Jepang menemuiku… tapi jadwalmu padat, dan jelas kau harus profesional, kan?”

   ”Ara…” Donghae menghapus air matanya yang sudah jatuh.

   ”Jadi jangan kau hitung, karena cinta bukan sekedar berhitung, oke?” Haejin meyakinkan Donghae. ”Kau sehat itu cukup untukku.” Tambahnya lagi. ”Kau senyum itu cukup untukku, kau bahagia, itu lebih dari yang kumau.”

   Dan Donghae semakin menangis mendengar kata-kata Haejin. ”Bogoshipo.”

   ”Nado.” Lirih Haejin yang menahan air matanya.

   ”Entah apa yang bisa kulakukan, semua serba tidak mungkin…” keluh Donghae. ”Kau mau aku bahagia, kan?”

   ”Keurom!”

   ”Maka sehat dan cerialah, itu bahagia untukku.” Sahut Donghae tercekat. ”Jangan sakit.”

   Haejin terkekeh.

   ”Sampai saat kita bertemu nanti, jaga hatimu untukku, Lee Haejin, janji?!”

   ”Arasseo. Poppa saranghae…”

   ”Nado saranghae…” balas Donghae. ”Istirahatlah, setelah kita sama-sama sehat… kita harus bertemu!” tekad Donghae.

   Haejin terkekeh. ”Iya, iya… kalau begitu Poppa juga istirahat, jangan banyak gerak-gerak kakinya. Jangan nakal, jangan tidak bisa diam!”

   ”Memang aku anak kecil?”

   ”Ya memang, hanya saja terperangkap dalam tubuh orang dewasa!”

   ”Ah, Momma~” rajuk Donghae.

   Haejin tergelak. ”Baiklah, bye Poppa… aiishiteru!”

   ”Wo ai ni.”

*Keutt*

Again and again, asam lambung saya kumat, dan terpaksa hari ini harus membatalkan puasa karena muntah dan bolak-balik kamar mandi #curcol ini utang puasa udah banyak bener T_____T Aku pengen bikin cerita soal Donghae sakit, tapi tiba-tiba aku nyusul sakit😦 bener-bener kompak tapi kompaknya gak bagus huhuhu, semoga Hae cepet sembuh, gitu juga Hyuk, Yes, dan Umin yang sakit juga… terlebih semoga saya sendiri cepat sembuh hueeeeeee 

 

113 thoughts on “{JinHaeXy} I Love The Way We Connected Each Other

  1. cieeelaaahhhh…kompakan sakitt ne jinhae couplee
    jinhae couple skrg udh pda gede ,, slng mngertii stu sma lain
    cepeeett sembuhhh yyyyaa unnn

  2. Sakitnya barengan, ikatan batin ya *plak😛
    sekarang udah sembuh kan ya eonni? *baru buka wp nya -_-v
    haejin cepet balik ke seoul yaaa aaa aku juga kangen haejinnya *?* U,u

  3. Aigoo…..
    haejin emang parah…..
    krn rindu berat dy mpe nangis ky org yg dtnggl prg selama.a sm hae….
    emang pasangan yg aneh…..

  4. sama2 tipe p’cmburu sih..jdi lsg za sling tuduh-menuduh……..
    pdhal gy sama2 skit…
    dsar ikan2….sakit za kompakan………

  5. Romantis deh ah sakitnya aja barengan momma poppaku ini..wkwk~ selalu suka kalo udah keadaan kayak gini. Pasti haejin dewasa banget.. langsung ilang image yg tukang galau dan tukang labil itu. Haejin dewasa banget.. donghae yg lebih tua malah keseringan merengek.. wkwk😄

  6. tes
    Romantis deh ah sakitnya aja barengan momma poppaku ini..wkwk~ selalu suka kalo udah keadaan kayak gini. Pasti haejin dewasa banget.. langsung ilang image yg tukang galau dan tukang labil itu. Haejin dewasa banget.. donghae yg lebih tua malah keseringan merengek.. wkwk😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s