Taecyeon’s Serenade : Wherever You Will Go

Author: nisya aka pacardonghae

Genre: Romance, Angst

Rating: PG-13

Length: OneShot

Main cast:

  • Ok Taecyeon
  • Lee Haejin

Other cast:

  • 2PM
  • 2Am
  • Wonder Girls
  • Lee Donghae
Soundtrack :
  • The Calling – Wherever You Will Go
  • Evanescence – My Immortal
Based on When I Fall Series~

So lately I’ve been wonderin

Who will be there to take my place

When I’m gone, you’ll need love

To light the shadows on your face

If a great wave shall fall

It would fall upon us all

And between the sand and stone

Could you make it on your own

 

Hari ini, hari yang paling kutunggu-tunggu sekaligus hari yang paling ingin kuhindari. Aku harus mengatakannya, tak ada alasan lagi untuk menundanya. Ini semua demi kebaikannya, kebaikanku, dan kebaikan kami, masa depan kami. Seharusnya sudah sejak lama aku melakukan hal ini, tapi jujur, aku tidak sanggup. Dan hari ini, sanggup ataupun tidak, aku tetap harus melakukannya.

Aku memandang member-memberku, mereka yang tersenyum ceria dan penuh harap akan kesuksesan kami, setelah kemarin debut kami cukup sukses di KBS Music Bank dengan lagu 10 Points out of 10. Aku harus melakukan ini demi mereka, dan demi dia.

Aku duduk menggenggam ponselku, dengan wajahnya yang menghiasi layar ponselku. Aku memejamkan mataku rapat untuk menguatkan diri, aku pasti bisa! Dan suatu saat, aku akan membayarnya.

Aku akan mengejarnya kembali.

Aku mengirimkannya pesan agar datang ke rooftop MBC hari ini sebelum kami perform, dan kini aku menunggunya datang. Aku tidak bisa percaya, perjalanan panjang kami harus berakhir begini? Apakah aku tidak gentle? Tapi aku tidak mau egois, aku tidak boleh egois. Memberku, mereka pun punya mimpi, dan kami saling mengandalkan satu sama lain. Aku tidak mau dan tidak akan pernah mau menghancurkan mimpi mereka!

Tapi disisi lain, aku mengutuk diriku untuk menghancurkan mimpi gadis yang kucintai. Aku tahu ini memang akan sangat sulit, aku kira pada awalnya kami bisa mempertahankan hubungan kami, meski kami sama-sama telah menjadi idol, tapi kenyataannya, memang benar, idol tidak boleh memiliki kekasih, terutama yang baru memulai debut sepertiku.

*Flashback Summer 2003*

Aku risih!

Apa yang dilakukan gadis itu? Cih~ dia gadis kampungan, kudengar dia datang dari kota pelosok Mokpo, dan datang kesini menjadi trainee. Gadis itu bermata besar, namun jika dia tersenyum matanya juga menghilang! Kulitnya cokelat sekali, karena dia tinggal di pinggir pantai, dan dia pandai ballet! Tapi kenapa aku risih? Dia selalu melihat kearahku semenjak dia masuk ke kelas dan melihatku bermain gitar!

Aku dari Amerika Serikat ya, dan aku biasa melihat gadis cantik nan seksi memerhatikanku, tapi tidak untuk gadis kampung!

”Annyeonghaseyo, Lee Haejin-imnida.”

Aku tidak peduli apa yang ia bicarakan di depan, aku cuma terus bermain gitar, tanpa merasa perlu memandangnya. Banyak yang bilang dia pandai menari ballet, aku sedikit terkejut, gadis kampung bisa menari ballet? Dan dia benar-benar bisa menari ballet?! Cih~ tak bisa dipercaya.

Beberapa hari kemudian, entah kenapa setiap aku harus berlatih aku bertemu dengannya secara tidak sengaja! Gadis itu selalu ada dimana pun aku berada, namun jika aku menangkap kedua matanya yang tengah menatapku, dia akan buru-buru berpaling.

Ah~ menyusahkan, dia suka padaku!

”Taecyeon-ah,”

Aku menoleh dan melihat sahabatku, Im Seulong mendekatiku sambil merangkulkan lengannya di bahuku. ”Chukae!”

”Chukae, mwoya?”

”Ah, jangan pura-pura bodoh, gadis itu suka padamu kan?”

Omo, firasatku…

”Nugunde?” tanyaku sok polos.

”Itu, Princess of the Sea, Lee Haejin!”

Aku memutar bola mataku, ”Princess? Ya, kalian buta memanggilnya Putri, masih banyak yeoja yang lebih baik daripada dia! Sunye, Sohee, kenapa dia yang kalian panggil Princess?”

”Kau kejam sekali,” sikut Seulong. ”Dia suka padamu.”

”Aku bisa lihat,” lagi-lagi aku memutar mataku.

”Dingin sekali~”

Aku terkekeh. ”Lalu aku harus apa? Berbunga-bunga? Ya, Im Seulong, she’s not my type. Dia polos, berkulit cokelat, pendek! Aku ini dari United States, seleraku macam Angelina Jolie!”

Seulong tertawa terbahak-bahak. ”Kenapa kau membandingkan Haejin dan Angelina Jolie?”

”Karena perbandingan mereka layaknya surga dan neraka!”

”Kau kejam! Hati-hati termakan omongan.” Ingat Seulong.

*End of Flashback*

Aku tersenyum miris mengenang pertemuan pertamaku dengan Haejin. Aku menyadari betapa sembrono dan sombongnya aku dulu. Aku memandangnya sebelah mata dan benar-benar merendahkannya, dan seperti yang dikatakan Seulong, aku termakan ucapanku sendiri. Aku menolaknya mentah-mentah namun pada akhirnya aku jatuh cinta pada gadis itu.

Memang mudah ternyata mencintainya, aku merasakan ponselku bergetar, begitu kubuka, dia sudah tiba. Aku buru-buru mengambil jaketku dan pamit ke kamar mandi, meski pada kenyataannya aku naik ke rooftop. Sesampainya di rooftop aku melihatnya sedang memandang matahari sambil merentangkan tangannya, rambut panjangnya berkibar lembut.

Hatiku tersentuh, dia indah, memiliki arti sendiri di mataku. Dan mataku mulai memanas, aku harus meninggalkannya hari ini. Dengan mengepalkan tangan dan mengingat kata-kata yang sudah kusiapkan, aku melangkah maju mendekatinya, dan menyentuh bahunya.

*Flashback*

”Ok Taecyeon, lihat coba! Gadis itu memandangmu lagi!” Junsu menepuk bahuku dan mengedikkan kepalanya ke jendela ruangan kami latihan.

Aku mendesah berat! Sekarang rasanya hampir semua trainee mengetahui kalau gadis kampung itu menyukaiku! Junsu, Wooyoung, Seulong, dan Nichkhun menoleh ke jendela juga.

”Gadis itu lumayan, lho.”

”Tidak level!”

”Kau kasar sekali~” gumam mereka.

Aku mengedikkan bahuku dan meminta mereka untuk tidak memandang gadis itu lagi. Setelah selesai pelajaran vokal, aku berjalan-jalan mengelilingi lantai ini, dan melihat trainee-trainee lain berlatih, sambil melewati ruangan demi ruangan, sampai aku mendengar suara musik pelan merana dari salah satu ruangan. Aku kenal musik ini, Evanescence My Immortal, tapi… siapa yang menggunakan lagu ini untuk berlatih sih???

Aku melongok ke dalam ruangan, dan melihat dengan terpana gadis Mokpo itu sedang memakai baju balletnya dan menari ballet! Bukan dengan lagu klasik melainkan dengan lagu Evanescence‼! Aku melongo melihatnya, aku membuka sedikit pintu ruangan tersebut dan melihat ke dalam, dia tidak sendirian! Dia bersama Seulong, Sunye, dan YeEun.

When you cried

I’ll wipe away all of your tears

When you scream

I’ll fight away all of your fears

And I held your hands trough of these years

But you still have all of me

I tried so hard to tell my self that you’re gone

But you still with me

I’ve been alone all along

Dan gadis itu melakukan putaran pelan, dan untuk pertama kalinya aku terkesima melihat tariannya. Wajahnya begitu menghayati tarian ini! Ini ballet kontemporer, sangat freestyle! Dan begitu dia selesai menari dan membungkuk, Seulong, Sunye, dan YeEun bertepuk tangan heboh!

Dia tertawa, matanya menghilang~ aku terpesona.

Apa yang kupikirkan? Aku menepuk pipiku sendiri, dan buru-buru pergi dari situ!

Malamnya saat semua sudah diam di kamar asrama masing-masing, aku keluar karena ingin mencari minuman dingin. Saat ditaman, aku kaget melihat gadis itu lagi. Dia duduk dan menatap ke langit dengan penasaran, aku melewatinya karena ngeri! Kok bisa-bisanya aku terpesona padanya?!

Aku kembali membawa dua minuman kaleng, begitu melewati taman asrama, aku melihatnya masih duduk disana. Dia menatap langit, kali ini dengan air mata mengalir di pipinya. Aku trenyuh~ apa dia punya masalah? Aku mendekat, dan mendengarnya berbisik.

”Eomma~ Haejin baik-baik saja di Seoul! Haejin pasti bisa~ Eomma bisa mengandalkan Haejin,” katanya sambil terisak. Aku tersentuh, apa terjadi sesuatu pada Eommanya? ”Eomma, tunggu Haejin ya… kalau Haejin terkenal, Haejin akan menyembuhkan Eomma, itu janji Haejin!”

Hatiku bagai teriris-iris mendengarnya, tiba-tiba keinginan untuk melindungi gadis itu masuk ke dalam hati dan pikiranku. Dia gadis kecil, dari kota kecil yang jauh, harus berjuang kesini demi ibunya, pasti berat! Baru aku hendak menghampirinya, dia berdiri dan bersorak. ”Haejin hwaiting!” lalu dia mengusap air matanya kuat-kuat, dan berlari pergi.

”Ne, Lee Haejin, hwaiting!” bisikku.

Esoknya aku melihatnya sudah ceria seperti biasa, dia latihan dan bercanda bersama Sunye, YeEun, dan Seulong, tiga orang terdekatnya. Kali ini aku merasa iri pada mereka, aku ingin bisa sedekat itu dengan Haejin. Ketika pelajaran vokal, kami satu kelas, dan Haejin tidak ada, aku bingung.

Baru kali ini aku khawatir dia tidak ada, melirik Seulong, Sunye, dan YeEun juga mereka terlihat khawatir. Jangan-jangan mereka juga tidak tahu dimana Haejin sekarang?! Aku khawatir, entah sejak kapan dia mulai membuatku khawatir begini? Yang jelas aku takut sesuatu yang buruk terjadi padanya!

Aku pura-pura izin ke toilet, dan begitu menuju toilet aku mendengarnya! Isak tangis Haejin dengan ponselnya dia menelepon. Aku baru hendak masuk ketika kudengar dia bicara.

”Jeongmal? Oppa jeongmal? Eomma gwenchana?!” isaknya terus menerus. “Oppa, Eomma otokhe?” paniknya.

Bahkan saat mendengarnya mengisak begitu, muncul keinginan masuk ke dalam dan meraihnya dalam pelukanku! Pasti sesuatu terjadi pada ibunya sampai dia menangis seperti ini!

”Eomma~” rengeknya. ”Ne, bilang pada Eomma tidak usah khawatirkan aku, Oppa! Aku baik-baik saja disini, aku janji aku akan mencari uang yang banyak untuk biaya pengobatan Eomma, aku janji!” dia mengangguk-angguk, seperti menguatkan dirinya. ”Ne, gomawoyo Jonghyun Oppa, kapan kau akan kembali ke Jepang atau Busan? Oh ne, gomawo Oppa, kuharap CN Blue juga berhasil! Ne, annyeong…” dia kemudian menunduk dan menangis.

Bodohnya aku, ingin aku masuk dan memeluknya, tapi aku tak sanggup. Lalu kemudian dia berdiri dan menghapus air matanya kuat-kuat lagi seperti semalam. ”Haejin-ah hwaiting! Eommamu tidak akan sembuh kalau kau cuma menangis! Ajja! Latihan lagi!”

Dan dia dihukum karena terlambat mengikuti pelajaran, aku menghela napas, tak adakah yang bisa kulakukan untuknya?

*           *           *

Tengah malam ini aku menonton pertandingan antara Chelsea melawan Barcelona, Liga Champions bersama calon memberku, ini pukul dua belas malam! Dan ponselku berbunyi, aku membukanya.

From : XXX-XXXXXXX

            Annyeong Taecyeon-ssi, mian menganggu malam-malam :p ini Haejin

Nyaris kedua bola mataku copot melihat siapa pengirim pesan ini, Haejin? Haejin itu? Lee Haejin yang itu?

To : Haejin

            Oh, annyeong ^^ gwenchana, kau belum tidur?

Astaga apa yang kukatakan?!

From : Haejin

            Oh, kau juga belum tidur? Ne, aku belum tidur, aku sedang menonton Chelsea vs Barcelona ^^

Aku terkekeh! Hobi kita sama ternyata, kubalas lagi pesannya dengan sukacita.

To : Haejin

            Jeongmalyeo? Kau suka bola? Aku juga sedang menonton Chelsea vs Barcelona! Daebak, kau menonton bersama siapa?

Dia membalasnya kembali.

From : Haejin

            Sendiri🙂 Sunye Onnie dan YeEun Onnie ketiduran. Kau dukung siapa?

Jarang ada wanita menyukai sepak bola sampai seperti ini! Aku jadi semakin tertarik kepadanya.

To : Haejin

            Barcelona dong! Kau dukung siapa?

 

Haejin membalasnya lagi.

From : Haejin

            Chelsea! Ayo taruhan hahahahaha

Kami terus menghabiskan waktu pertandingan dengan saling ledek! Dia penggemar Chelsea, tapi ternyata dia lebih menggemari AC Milan lagi. Kukira dia cuma suka karena pemainnya tampan-tampan, tapi ternyata dia menyukai sepakbola benar-benar karena kualitas permainan mereka! Buktinya, disaat semua orang pada saat ini tergila-gila oleh Cristiano Ronaldo, dia malah menggemari defender AC Milan, Alessandro Nesta. Saat kutanya mengapa dia menjawab antusias. ”Bukankah dia bek terbaik dunia?” ucapnya percaya diri, dia benar-benar tau apa yang dia katakan, bukan seperti gadis berkepala kosong yang membicarakan sepakbola hanya karena ingin menarik perhatian pria! ”Julukannya si Batu Karang, kan? Aku sudah mengaguminya sejak kelas dua SD!”

Omona!

”Dia waktu itu masih di Lazio, oooh, aku suka Lazio!” ucapnya bersemangat. ”Sayang mereka bangkrut, ya? Jadilah Nesta dijual ke AC Milan. Jeongmal, aku suka Nesta semenjak dia jadi kapten Lazio dengan nomor punggung 16, sejak ia masih muda. Uri Immonim punya kenalan di Italia dan dia memberiku foto asli Nesta! Dan kau tahu, Yeonie, dia memiliki semua pom bensin di kota Roma.”

==” sehapal itu dia soal Alessandro Nesta? Disaat gadis-gadis seumurannya membicarakan Shinwa dan GOD, Lee Haejin malah menggemari Alessandro Nesta! Daebak!

”Dan sekarang dia bergabung sebagai center bek bersama Paolo Maldini! Ya ampun, Nesta sudah hebat, dan kuakui Maldini hebat juga! AC Milan tidak tertembus kalau sudah mereka berdua di belakang! Ditambah Cafu dan Pancaro sebagai bek sayap! Kemudian di tengah ada Ambrossini, Pirlo, Gatusso, dan Kaka!” jeritnya antusias. ”Lalu di depan, dua penyerang terbaik! Andriy Schevchenko dan Filippo Inzaghi, aaah daebak!” dia berbunga-bunga. ”Aku menang taruhan saat final Liga Champions AC Milan melawan Juventus.” Ujarnya bangga. Bahkan dia hapal formasi AC Milan, ckckckck 4-3-1-2 dengan pelatih Carlo Ancelotti.

Akhirnya kami semakin lama semakin dekat, sama hobi, dan kudengar dia menyukaiku! Aku nyaman bersamanya, yah, sepertinya memang aku mulai jatuh cinta padanya.

Bulan Februari, sudah hampir satu tahun kami saling kenal, dan kurasa sudah waktunya aku menyatakan perasaanku padanya. Semua calon memberku sangat mendukung apalagi Seulong, dia sangat dekat dengan Haejin dan dia mengatakan bahwa Haejin menyukaiku, aku tidak percaya lama kelamaan, habis Haejin dekat sekali dengan Seulong.

Akhirnya dengan bantuan Seulong aku menyusun rencana untuk menyatakan perasaanku. Aku memesan banyak balon di halaman belakang, dengan banyak warna. Dia terkejut, kuberikan balon berwarna merah muda padanya. Aku tahu dia penyuka warna hati itu.

”Ah, gomawo, dalam rangka apa? Aku kan ulang tahun bulan Juli, Taecyeonie…” tanyanya polos.

”Jadi pacarku ya?” pintaku begitu saja, kulihat wajahnya memerah. ”Jawablah, jadilah pacarku ya… awas kalau gak mau!” ancamku pura-pura.

”Ne… aku mau…” dia mengangguk.

Kami berjuang keras bersama-sama, sebagai kekasih, dan sebagai seorang trainee. Semua orang menyebut kami berdua Jolie-Pitt wanna be, karena kami selalu kemana pun berdua, saling mendukung dan menyemangati! Semakin hari aku semakin mencintainya, dia melengkapi aku! Kami seperti bumi dan gravitasi, selalu saling melengkapi dan mengikuti, kemana aku bergerak, Haejin pasti bisa menyesuaikan dirinya denganku. Aku mencintainya, kami bahkan tidak pernah bertengkar sama sekali.

Memasuki tahun keempat kami pacaran, Wonhee Sajangnim memanggilku ke ruangannya. Aku yang tidak tahu apa-apa masuk saja tanpa ada rasa curiga ataua apa kepadanya, ternyata Wonhee Sajangnim menunjukkan foto-foto dimana aku dan Haejin sedang berpacaran.

Tapi aku tidak merasa bersalah, tidak ada larangan untuk tidak berpacaran, kan?

”Kau adalah calon idol, Ok Taecyeon-ssi,” ucapnya datar. ”Kau akan segera debut, dan kalau foto ini tersebar ini bisa jadi masalah.” Ujarnya ringan.

Aku mengangguk. ”Aku tidak akan menyebarkannya, Sajangnim.” Aku yakin bisa.

”Hahaha…” dia tertawa mengejek, aku tertegun. ”Kau memang tidak akan menyebarkannya, tapi orang lain akan menyebarkannya! Dan kau tahu apa? Kami akan membayar orang-orang ini untuk tutup mulut!”

Aku terdiam, mendengar nada bahaya dalam suaranya.

”Sekarang begini saja win win solution-nya, Lee Haejin itu adalah murid beasiswa,” ujar Wonhee Sajangnim lagi. ”Beasiswa karena prestasi Ballet-nya yang gemilang, dia sama sekali tidak dipungut biaya, bahkan kami sudah memberikannya gaji terlebih dahulu. Kau tinggal pilih, kalian berhenti sampai disini, dan 2PM selamat, atau kau meneruskan hubungan kalian, tapi 2PM bisa tidak selamat, dan Haejin-ssi akan kami drop out!”

Aku terperangah, mana mungkin? Drop out?

”Kau tau sendiri konsekuensi murid beasiswa drop out? Maka ia harus mengganti kembali biaya yang telah kami keluarkan, kau mau itu terjadi?”

Hatiku mencelos, dunia hibuar ternyata memang kejam!

”Kau yang pilih, Ok Taecyeon-ssi, selamat siang.” Dan Wonhee Sajangnim mempersilakanku keluar. Aku berjalan terhuyung, aku ingat beberapa hari lalu Haejin menangis karena Eommanya tak kunjung sembuh melainkan semakin parah. Dia ingin segera debut dan menyembuhkan Eommanya.

Dan nyawanya ada di tanganku, begitu pula nyawa ibunya.

Apa yang harus aku lakukan?

*End of Flashback*

”Yeonie!” Haejin tersenyum saat melihatku mendekat.

Aku tersenyum, meski hatiku ingin menangis. Sayangku, aku harus melepasmu, demi dirimu sendiri. ”Sudah makan?” tanyaku. Dia mengangguk semangat, dia menatapku penuh pemujaan, tatapan yang tidak bisa kulupakan.

”Kau tampan sekali,” ujarnya lembut.

”Gomawo,” jawabku. ”Ada yang mau kubicarakan,”

Dia mengangguk. ”Ne, ada apa?”

Aku menarik napas dalam-dalam, menunduk, lalu mendongak menatap matanya lagi. Sepertinya dia tau aku hendak mengatakan sesuatu yang serius. ”Ada masalah, Yeonie?”

”Mianhae,” ucapku pelan, dia terbelalak heran. ”Suatu saat, kau akan menemukan penggantiku…” ucapku begitu saja! Dalam hati aku mengutuk diriku, mana mungkin aku bisa mengatakan kata-kata yang kubenci! Aku bahkan tidak mau melihatnya bersama pria lain! Membayangkannya saja ngeri.

Matanya melebar kaget.

”Kau akan menemukan seseorang yang mencintai dirimu, seperti kau mencintai dia…” ujarku lagi. Dan dengan berat kutambahkan. ”Dan itu bukan aku, mianhae.” Ujarku lagi. Aku ingin sekali bunuh diri dibandingkan melihatnya seperti ini! Dia mulai terisak, dengan air mata yang menuruni matanya.

Dia menggeleng-geleng. ”Apa maksudmu?” isaknya. Berulangkali dia menanyakan hal itu. Aku harus menahan diri agar tidak menariknya dalam pelukanku setiap kali aku melihatnya menangisi keadaan ibunya. ”Apa maksudmu?” dia mulai tersedu.

”Mianhae aku membohongimu empat tahun ini…” lirihku. ”Ternyata yang kurasakan bukan cinta, tapi aku sayang padamu. Dan sayangku ini tidak lebih dari seorang adik pada kakaknya.” Jelas ini kebohongan besar. Aku memang membohongimu Lee Haejin, maafkan aku. ”Lebih baik kita akhiri saja, aku tidak sanggup berbohong lebih jauh.” Karena tidak sanggup menyakitinya lebih jauh lagi, aku berbalik hendak meninggalkannya, tapi dia memelukku dari belakang. Tuhan, pertahananku akan runtuh. Aku merasakan basah di punggungku.

Aku membuatnya menangis!

”Jangan pergi! Kau bohong! Kau bohong! Katakan kau bohong!” Haejin histeris dan mendekapku erat.

Aku berusaha menghalau air mata yang keluar. ”Aku tidak bohong! Kau mau kita teruskan ini semua dan kau selalu kubohongi? Dan pada akhirnya toh hal ini harus terjadi! Maafkan aku,” dengan berat kulepaskan pelukannya, aku berjalan, aku merasakan dia merosot di belakangku, saat aku turun aku bisa mendengarnya menjerit memanggil namaku.

Dia tidak tau aku memukuli diriku sendiri di kamar mandi, andai aku bisa mati, aku memilih mati saat ini juga! Haejinnie, sayangku cintaku, aku tidak pernah mau kau terluka! Maaf, tapi kalau diteruskan aku lebih tidak sanggup melihatmu yang harus berkorban! Aku meninju dinding sekuat tenaga hingga seluruh tanganku penuh bekas darah.

Seluruh member 2PM menyaksikan kejadian ini, mereka ikut menangis bersamaku. Tapi kuminta mereka bersumpah untuk tidak memberitahu Haejin dan orang lain selain kami! Biarlah, biar Haejin membenciku… jika Tuhan memberikanku kesempatan, aku akan kembali dan menghapus luka yang kubuat, suatu saat nanti.

If I could, then I would
I’d go wherever you will go
Way up high or down low, I’d go wherever you will go

*Maret 2010*

Dua tahun berlalu, dan selama dua tahun itu, tak sekalipun aku melupakan gadis itu. Dia tetap ada di hatiku, kuperhatikan dari jauh. Setiap melihatku, dia akan menangis. Sedalam itukah luka yang kutorehkan padanya? Aku merasa buruk sekali, Tuhan. Berikan aku kesempatan kedua, Tuhan.

Haejin akhirnya debut sebagai girlband Fleur De La Supergirl, bersama dua orang lain di bulan Januari 2009. Aku bersyukur impiannya akhirnya tercapai, dan dia bisa membantu Eommanya, tapi akhirnya Eommanya pun dipanggil Yang Maha Kuasa, dan aku lagi-lagi hanya bisa menyakiti diriku ketika tidak bisa berlari dan memeluknya seperti yang dilakukan Seulong, Nichkhun, Junsu, Sunye, dan YeEun.

Tuhan, apakah kesempatan kedua itu ada? Dia tidak pernah membenciku, Tuhan, terima kasih, tapi apakah kesempatan itu ada suatu saat nanti?

And maybe, I’ll find out
A way to make it back someday
To-wards you, to guide you, through the darkest of your days
If a great wave shall fall yeah fall upon us all
Well then I hope there’s someone out there
who can bring me back to you

Felidis tidak berjalan begitu lancar, dia dan dua member lainnya tertatih-tatih untuk bisa bertahan dalam industri yang keras ini. Dan aku tetap belum bisa memberinya perlindungan, aku berharap Seulong, Khun, Junsu, Sunye, dan YeEun bisa menjaganya. Tapi, Sunye dan YeEun sudah debut terlebih dahulu bersama Wonder Girls, bahkan kini mereka sudah eksis di Amerika! Seulong dengan 2AM-nya juga sukses, sementara kami 2PM pun harus kerja keras.

Aku ingin melindunginya, Tuhan, hanya kau yang bisa melindungi gadis itu.

If I could, then I would
I’d go wherever you will go
Way up high or down low, I’d go wherever you will go

Run away with my heart
Run away with my hope
Run away with my love

Dan yang kutakutkan akhirnya tiba! Tak mungkin gadis seperti Haejin tidak menarik perhatian pria lain. Dan ucapanku semua jadi kenyataan, dia mulai dekat dengan seorang pria! Aku tahu dia termakan gosipku dengan YoonA, gosip yang dibuat demi kepopuleran 2PM dan SNSD. Dia selalu berlari menangis saat melihatku, awalnya aku senang saat melihatnya masih mencintaiku, meski sedih melihatnya terluka, namun ketika kulihat dia berlari menghindari kami, dan melihat seorang pria berlari mengejarnya, aku tertegun.

Aku mengikuti pria itu. Dia seniorku, seorang idol juga, bahkan dari idol group ternama. Super Junior, yah, dia adalah Lee Donghae. Aku melihatnya berlari menghampiri Haejin yang terjatuh dan dengan panik dan lembut menenangkan Haejin, aku hanya bisa diam.

Lagi-lagi hanya bisa diam.

Haejin dibawa ke rumah sakit, aku hendak menjenguknya, tapi Seulong melarangku! Yang bisa kulakukan hanyalah mengunjunginya di malam buta. Tapi apa yang kutemukan? Lee Donghae ada disana, dengan setangkai mawar, masuk ke dalam ruang rawat Haejin.

Aku mendengar percakapan mereka.

”Mau pulang ya?” kudengar nada kecewa pada diri Haejin ketika bertanya pada Donghae.

Donghae terkekeh. ”Kau tidak mau aku pulang?”

”Kau tidak mau aku pulang?”

”Iya, disini saja dulu… aku tidak akan menyalakan lampunya, asal kau disini dulu ya…”

”Oke, kutemani sampai kau tidur ya…”

”Oke…”

Aku menekan dadaku mendengar percakapan itu, tak butuh orang jenius untuk menyadari. Haejinku, Haejinku sudah jatuh cinta pada pria ini. Dan aku hanya bisa mematung mendengar mereka.

I know now, just quite how
My life and love might still go on
In your heart, in your mind I’ll stay with you for all of time

Dan mereka akhirnya jadian, tak perlu waktu lama. Seulong memberi kabar pada kami semua kalau Haejin akhirnya kini menjadi kekasih Super Junior Donghae! Seulong bercerita, bahwa Donghae sudah mencintai Haejin sejak Haejin kecil, masih di Mokpo. Pandangan pertama.

Hal yang tidak terjadi padaku dan Haejin.

Aku melihat Haejin di beberapa kesempatan, dia keluar dari apartemen Felidis, dan dengan ceria menggandeng tangan Donghae. Dia selalu pergi kemanapun Donghae pergi. Bahkan ketika Donghae dan Super Junior comeback Bonamana, Haejin datang! Meski dia tidak mengisi acara.

Mereka mesra sekali, melihatnya pun dari sini aku tahu, kalau kesempatan kedua untukku takkan pernah ada. Aku telah melepasnya, dan kini dia bahagia bersama orang lain, yah, sesuatu yang harus kurelakan. Tak apa, yang penting ia bahagia, itu cukup.

If I could, then I would
I’d go wherever you will go
Way up high or down low, I’d go wherever you will go

If I could turn back time
I’d go wherever you will go
If I could make you mine
I’d go wherever you will go
I’d go wherever you will go

”Boleh aku jadi Hae Hyung?” tanyaku padanya, saat dia memohon pada 2PM dan Seulong untuk membantunya memberikan hadiah pada Donghae, dia ingin kami covering lagu terbaru Super Junior, Mr Simple. Dia hendak memberikan hadiah pada kekasihnya. Tapi, aku mau meledak! Aku mau jadi Donghae yang kini dicintai Haejin sepenuh hati, bahkan melebihi ketika Haejin bersamaku.

”Kau mau jadi Hae, wae?” tanya Haejin heran, dia memang tidak berubah, tetap seperti dulu. Tidak peka!

”Tak apa, bukankah harus mencari kesamaan, aku rapper, dan…”

Tak kusangka sebilah pisau menancap di hatiku ketika Haejin menjawab. ”Tapi aku mau jadi Hae.” Bahkan dia menambahkan. ”Sejujurnya aku sudah hapal gerakan miliknya.” Matanya, mata indah itu, kini telah menatap orang lain.

Haejin berkeras menyablon kaus dengan cetakan nama kami digabung nama member Super Junior. JinHae, aku melihat nama itu, Haejin dan Donghae. Haejin benar-benar telah jatuh dalam pesona Lee Donghae, dia setotal ini demi kekasihnya.

Aku memandangnya yang bersorak membaca pesan di ponselnya. ”KYAAA! Dia membalas! Dia membalas, dia tahu aku bilang saranghae! Dia bilang nado saranghae, Momma-ya.” Haejin berjingkat-jingkat, Seulong menjitak kepalanya dan yang lain tertawa melihat tingkahnya termasuk aku. Momma, yeah, dia dipanggil Momma oleh Donghae, belakangan ini Haejin bilang kalau dia punya anak nanti dia hendak dipanggil Momma. Bahkan kini dia memikirkan punya anak bersama Lee Donghae.

Kini aku sadar, aku tak mungkin bersamamu lagi.

END

Yah saya terima dikomentarin apa aja ^^ wkwkwkwkwk :p angst lagi dan lagi, tapi banyak dari Jinhaeternal yang minta POV-nya Taecyeon, so begitu dapat ilham aku langsung grant your wish hehehehehe… ^^ Semoga ini menjawab semua pertanyaan kalian yaaaaa ^^ Dan ngomong-ngomong kisah Taecyeon-Haejin disini, sedikit banyak aku ambil dari kisah nyata, apalagi soal pertama kali deket gara-gara Chelsea vs Barcelona, dan AC Milan ^^ yaaa, itu nyata hehehehehe

When I Fall, Cupid, TGAM semua dalam masa produksi, tunggu aja ya ^^

92 thoughts on “Taecyeon’s Serenade : Wherever You Will Go

  1. Dlu awal2 Taecyeon gk suka sm haejin y ampe ngejelek-jelekin gt
    beda sama hae yk ud cinta mati dluan ma haejin
    addu ! Kasihan ug sm taecyeon y . Dy msih sayang ma haejin rupanya . jd dia mau jd hae d mr.simple ..

  2. Aku tahu Yeonnie masih sayang sama Haejin. Dari hint-hint yang dikasih dan puncaknya pas dia minta jadi Hae buat cover Mr Simple . Sediiiiih , Yeonnie kau harus kuat ! JinHae memang takkan terpisahkan , mungkin ini bukti kau tidak berjodoh dengan Haejin …

    Huwaaa Yeonnie , uljjima !

  3. kasian taec… ;((
    masih sayang ma haejin, tp udah ga dapet kesempatan kyy
    haejin ud nemplok(?) ma hae
    tp..ku ms ga paham maksud taec mo cover hae di mr.simple?? *lolakumat #ahh

  4. ini seperti WIF versi taec onn.
    oppa, uljimaa .
    kalau kau sedih, aku akan ikut sedih, T_T
    oppa kan bisa sama aku xD

    nisyaa onn *peluk*
    DAEBAK !
    kapan sih nisya onn pernah buat ff g bermutu ? jawabannya NEVER .
    onnie, terus bekarya.
    jangan lupa mention aku klo publish ff baru T_T
    oke.oke ?🙂

  5. Huaaaaaa ternyata bener dugaan nenek waktu denger yeon bilang mau jdi hae… Tuh kan masih sukaaaa… Pasti putusnya ada alasannya… Ternyata bgini!!!
    Taecyeon yg badannya gde, nangis buat haejin… ToT

    Lagi! Lagi! Lagi!!!!!!

    Ntr bkin Taecyeon POV lagi ya klo ada moment yg seru…🙂

  6. cerita si haejin mumet banget ya…
    taecyon nya juga kasian si..😦
    tapi aku suka kalo donghae ama haejin, di when I fall soalnya jelas banget kalo si haeppa cinta mati ma haejin oenni…!!
    author-ssi… FIGHTIING!!

  7. akirnya bisa comment T.T onnie suka deh sama ff ini🙂 tp aku udh terlanjur suka sama jinhae dibandingin jintaec..feelnya lebih berasa ahaha tp ini kurangnya cuma pas bagian suju felidis 2pm sama snsd latian brg aja tuh..mau tau reaksi taecyon pas liat haejin berani senyum ke dia..huhuhu bagian akir itu paling sedih menurut akuu

  8. Asalnya taec ga suka sama haejin, jadi suka kaan, kemakan omongan sendiri deh… Kasian taec… Eonnie ffnya daebak, aku udh ngerti sama masalalunya jintaec, dunia hiburan memang kejam!!!! Eonnie, WIF yang donghae pov bakal dilanjut kaan??

  9. Tak ada kata2 apapun semua ff eoni aku sukaaaa.

    Huaaaa taecyeoni oppa jangan putus asa dulu.
    Kejaar terus haejin eoni,biar ntar donghae ama aku.
    #kabooor x)

  10. yg kebayang sama aku tuh taec pas di cinderella onni.
    sedih kali kisah kau wahai kawan sepermainan berbadan besar =,=a
    tenang saja kawan… pasti ada seseorang disana yg baik untukmu… *tepok2 bahu taec*
    hehehe

  11. dari sudut pandang taecyeon ternyata sakit juga yaaa T.T ternyata dia juga cinta banget sama haejin…sayang haejin telah menjadi nyonya ikan(?) sekarang…

    Sabar bang…engga jodoh mah itu namanya….🙂

  12. saya sempet kaget loh onn buka wp onn ada tulisan password gede2,, dkira dipassword deh ni semuanya,,
    hueee onnieee,,, taecyeonieeee sini aja mumpung ga da chansung daku siap menampunggg #plakkkk!!
    bener2 deh yah entertaiment itu kejam *jahhhh bahasa saya -____-*
    jadi tau deh, sebenernya taeyeon itu masi demen ama haejin, tapi untung mereka putus yahh *dicekek taeyeon*n kalo ga si ikan ga kan dapet nutrisi yang lengkap *LOHHH???!* kkkkkkkk.. ayo taeyeon fightingggg !!! kamu pasti bisa merebut kembali haejin dari tangan donghae ke tanganmu!!! biar donghaenya sama saya aja,, chansung nya saya lepaskan dengan senang hati XDXDXDXDXD *ditendang ke jurang sama jinhae, digantung sama chansung* ahahahahhhhaaa,,,,,
    ayo onnieee fightinggggg!!!! saya menunggu skinship jinhae yang makin …..
    kekeekkekeeee…
    FIGHTING!!!

  13. sedih ih taecyeonnya. ga nyangka ternyata alesannya gini.
    tapi yang paling dalem tuh yg pas di rumah sakit pas dia tau donghae ada di kamar haejin.

    daebak ih, kalo diposisi taec aku udah nangis nangis da.

  14. Yaahh..telat baca😦
    Beuh..taec ssi,pengorbananmu segede badanmu *pletakk*
    Tapi berkat anda,sekarang ada Jinhae,,kopel paporit saya🙂

    Tapi kesian ih onnie,dia jadi makan ati..kukirain dia uda bs lupain jin onn,trnyta belom..

  15. Huwaaa, so nice bgt… Ternyata gini toh perasaannya taec yg sebenernya, sampai skrg masih cinta ma haejin. Kirain udah bener” bisa ngerelain Haejin ma Hae..

    Tuh Haejin kasian taec, sana balikan lagi. Biar Hae-nya bwat aku #plakkk, ngarep#
    Hae : Jagiya, tunggu aku kembali…… Me : Aku selalu menunggu-mu kok Oppa #ngayaltingkattinggi#

    Nggak ding, aku kan bukan nara yg Jintaec shippers. Mana rela Fishy Couple yang imut, cengeng n yadong ini putus….. Nggak akan Ku biarkan, yaaa…..ciat…..#apa deh#

    Btw, gomawo utk pengorbanannya taec, karna berkat itu kita jdi bisa ngeliat Haejin n Felidisnya Debut n Donghae bisa mendapatkan cinta sejatinya, yaitunya……. Haejin.
    Relakan aja Haejin taec, masih bnyak yeoja” idol lainnya. Kenapa gak jadian beneran aja ama YoonA.

    Coz, Haejin kayaknya gak bakal bisa dipisahkan lagi dari Hae…
    Bravo JinHae……

  16. ooh, jd ini POVnya taec oppa? miris bacanyaa D’: sabar y oppaa, msh ada banyak cewek yg mw sm oppa kok, tp bkn aku wkwk XP. lgpl kl oppa pacaran sm org biasa g bakal d ancem ama Wonhee sajangnim yg nyebelin itu *lirik si Wonhee*

  17. akhirnya ada taecyoon pov !!!! *cium yesung (?)
    aaaaaa tapi kenapa sedih gini sih😦
    aku kira setelah haejin jadian lama,taec udh gk suka ma haejin n nganggep dia adenya ternyata eh ternyata taec masih sukaa !!!!
    Sabar yaaa taec tidak ada kesempatan kedua untukmu

  18. Maap ya Onnie, aku udah baca dari kemarin tapi baru komen sekarang. *plakplak*
    Intinya, Taecyeon disini benar-benar menyesal banget deh, Onnie pinter banget bikin suasana jadi sedih, aku terhanyut banget sama POV’a Taecyeon disini.
    benar-benar kerasa banget,
    Taecyeon Oppa disini juga benar-benar sabar, kekeke~ jadi inget Dream High #eh

    Onnie daebak deh! lanjutkan semua FF-FF Onnie yang bagus itu yaa~ aku tunggu~

  19. Penggemar sepk bola ya?
    Ampe segitu detilnya.. Wkwkkk..
    Klo baca dr pov taecyeon kasian yaa..
    Tp klo dipikr dr sisi hae, untung jg jd gt..
    Klo gak hae pl yg patah hati.. Hahahha..
    Tp akhirnya taec ikhlaskan jg.. Baguslah..

  20. sediihh.. trnyata prasaan taecyeon ke haejin sgitu gedenya ya..
    dunia hiburan emang kejam😦
    sabar ya taecyeon oppa .. :’)
    miris ya kalo jadi dia, ngliat haejin sama donghae di RS, wooow..
    salah dia sndiri sih knapa dulu ngelepas pake alsn bhong sgala, pdahal bilang aja sjjurnya..
    oppa, aku yakin pasti kamu bkal dapet psangan yg cocok buatmu🙂
    coba ada sekuelnya onn ??

  21. Mungkin uda gak rejeki taec-ie..
    Memang terkadang hal menyakitkan itu mesti terjadi..
    Mungkin memang taecyeon bkn sma haejin..
    Mkn nnti taecyeon dpt yg lbih baik.. Hehehe
    Bisa tuh di lnjutin taec pov nya..
    Sam yoona ato siapa kek.. Hehehhe

    Fighting!!!

  22. Omo onnie, aku smpai mau netesin air mata bca kisah jintaec.
    Kog sedih bget sih onn.
    Bner2 dlem dh, lbh dlem dr sumur ._.v.
    Trnyta taec bner2 cinta sma haejin bgitupun seblikny, tp syg ya taec kurang bruntung.
    Kesempatan ke2 g dteng m dia.
    Tp taec wktu awal2 knal m haejin, sadis bget y.
    Smpai ngatain haejin gadis kmpunglah, g level. Cma krna haejin dr mokpo.
    Rasain tuhkn, kemakan omongan sndri.
    Wlwpun gtu, taec kliatan bner2 tulus.
    Apalagi kalo diberi ksmpatan ke 2, dia janji bkal ngejar n ngelindungin haejin lgi.
    Kalo haejin tau dr awal, pasti haejin g bkal m donghae.
    Tp takdir itu mah haha.
    Wonhee it babo bget, org bdoh jga bkal ngambil kptusan sma spt taec.
    Krna yg dpertaruhkn itu tmen n pcrny sndri, apalagi smpai di DO.
    Kog kelewatan bget ya onn.
    G nyangka loh, wktu dgosipin m yoona itu dia mlah sneng. Krna trnyta haejin msih cinta m dia.
    Tp krna gtw asal mula critany, nyangka taec it kejam n dingin bget.
    Gini nih, krna blum tau yg sbnerny. Jd slah paham dh m taec, pdahal nasibny taec miris bget.
    Pinter bget sih nyembunyiin prasaanny.
    N aku jga g nyangka onn, wktu donghae jd org misterius it. Trnyta taec ada disitu n tau kalo itu donghae.
    Wah, pasti udah pedes bget tuh htiny taec*brasa cabe*.
    Wkwkwk
    ih si haejin mah g peka bget jd org, pdahal kliatan bget loh kalo taec it pgen jd donghae.
    Smpai member yg laen speechless gtu haha
    haejin trlalu polos nih.
    Tp wlwpun bgitu, ya sudahlah taec.
    Mudah2an suatu saat dpet yg lbh baek, lgian haejin udah bhgia m donghae n liat aja noh, khayalanny udah smpai nikah n punya anak.
    Onnie daebakkk dh, apalagi tntang alessandro nesta n ac milan.
    Trnyta tau byk jga y tentang bola hehe.

  23. Jintaec story keluar jg…
    tdi’a di 2pm aq ska ma nickhun & junho..gra2 bca ff ini jd lirik2 taec jg…..hihiiih

    Itu bneran mreka nangis breng2 (all member 2pm)???
    Wonhee sajang tu mw’a pa sih???
    ngancam taec ma hae tuk ngejauhn haejin??
    pasti da kn alsn’a…ditunggu crita’a y….

  24. gag tega jd.ny sma taecppa stelah tahu kalo oppa ternyta cinta banget sma haejin eonni..
    tp tetep haejin eonni nyocok bgt sma haeppa..

    unn..when sunrise meet sunshine kpan??

  25. sebenernta taecyeon masih cinta sangat sama haejin…
    ahh lee donghae untung kau maju selangkah lebih dulu,kalau tidak haejin akan kembali sama taecyeon

  26. Huhuhu asli nyesek banget ;____; sakitnya haejin atau donghae masih ga ada apa2nya dibanding sakitnya taec, tulus sekali hatimu bang T__T jujur aku lebih suka kisahnya jintaec daripada jinhae wkwk

  27. ah.. true story kah?
    sedikit bnyak, ketauan loh eon.. Hihi
    but, i like it.. very nice ff,😀
    POV Taecyeon ny eon jarang bikin.,, bgus deh😀

  28. Pingback: JinHaeXy – Haejin & Donghae Sexy Galaxy « JinHaeXy

  29. Aah, aq udah nebak. Pazti yeonie msh syg haejin. Menyakitkan jg jd yeonie.. Sini sama aq aja!! ~^
    Tp Aq jd penasaran sm seulong deh slma dy brsahabt dg haejin msa sih dy g pny prasaan apa2? ada kisah eongie ga thor?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s