Crazy Little Thing Called Love

My Birthday Present from Sister in Law Kimmy ^^ -nisya-

Waktu bacanya ini ff dimohon dengerin lagu IU-someday atau G.Na-Will u kiss me :) Enjoy reading~

Hari ini adalah hari terakhir ujian, para mahasiswa Seoul University sudah menantikan hari ini. Hari dimana mereka akan mengucapkan selamat tinggal pada buku-buku dan mengucapkan selamat datang untuk liburan.
Lee Haejin, seorang mahasiswa jurusan Hubungan Internasional adalah salah satu dari 10 murid berjasa bagi fakultas karena kepintarannya. Dengan tergesa Haejin berjalan menuju gerbang fakultas dan seperti sedang mencari seseorang. Bibirnya menyunggingkan senyum ketika Ia melihat ketiga temannya yang sedang asik bercengkrama satu sama lain. Ditepuknya pundak satu-satunya yeoja diantara tiga orang itu.
“Kimmy~!” yang dipanggil Kimmy itu berbalik dan ikut tersenyum pada Haejin.
“Yaa uri Haejinnie sudah datang. Kajja!”
“Ige mwoya? Kita mau kemana Kimmy-ah?” dengan ragu Haejin tetap mengikuti ketiga temannya itu yang tak tau akan kemana.
“Sudah kau ikut saja, pasti kau akan senang jika sudah mengetahuinya.” ucap namja yang memakai topi fedora meyakinkan.
“Jankaman Eunhyuk-ah, aku masih harus mencari-cari perkerjaan untuk liburan kali ini.” Haejin memberhentikan langkahnya yang membuat 3 orang itu juga ikut berhenti.
“Ya! Pabo! Kau pikir kami mengajakmu untuk apa? Pesta? Mana mungkin! Uang kami pun juga sudah habis, lihat ini.” namja yang sedari tadi hanya diam memperlihatkan dompetnya yang hanya berisikan 10.000₩ saja. Kimmy mendekat pada Haejin dan merangkul pundak gadis polos itu.
“Kami menemukan pekerjaan yang pas untuk kita berempat. Sehingga liburan ini kita tetap bisa bersama.” mata Haejin berbinar, dia benar-benar mendambakan liburan seperti ini.
“Jeongmal?” semua mengangguk, Kimmy kembali berjalan duluan disusul Eunhyuk. Tinggallah Haejin dan sosok namja tadi di belakang. Namja itu mendekat, merangkulkan tangannya ke bahu Haejin.
“Ya! Imma! Apa yang kau lakukan, sudah jangan peluk-peluk!” Haejin berusaha melepaskan pelukan namja itu, namun naas pelukan itu semakin dipererat. Namja itu mendekatkan wajahnya ke wajah Haejin.
“Ya! Kau kenapa?! Jangan macam-macam!” wajah namja itu sudah dekat sekali dengan wajah Haejin.
“Lee Donghae, Donghae-ssi jangan seperti ini. Kau jangan gila! Aku ini sahabatmu! Ya! Ya!” namja bernama Donghae itu tak bisa menahan tawanya karena Haejin yang menganggapnya serius.
“Sinting! Kenapa kau tertawa?! Kau pikir ini lucu?!”
“Huahahahaha lucu sekali Haejinnie, mukamu tadi sangat menggelikan!” masih terbahak Donghae ditinggal begitu saja oleh Haejin.
“Ya! Bagaimana bisa kau menganggap ini serius? Aku kan sahabatmu, mana mungkin aku berbuat seperti itu”
“Ya siapa yang bisa menebak? Kau kan Playboy, jangan-jangan karena tidak ada mangsa lagi kau memperdayaiku?!”
“Apa? Memperdaya? Huahahahaha, benar sekali kau memang sangat polos Haejinnie. Sifat masa kecilmu masih saja ada!”
Lee Donghae, teman atau bisa dikatakan soulmate Haejin saat SD hingga sekarang di universitas. Mereka dekat satu sama lain karena saat SD entah bagaimana Haejin menolong Donghae yang saat itu menangis di gerbang sekolah karena belum dijemput orang tuanya. Saat itu juga Donghae mengikuti Haejin pergi kemanapun sampai mereka lulus SD dan melanjutkan ke sekolah yang sama.
“Sifat seseorang memang tak bisa diubah, buktinya sampai sekarang kau masih cengeng!”
“Ya! Siapa bilang aku cengeng, huh?”
“Kalau tidak cengeng kau tidak akan menangis bila kemarin aku tak mau menemanimu belajar kan?”
“Ahhh itu bukan cengeng, kan aku hanya meminta bantuan tetapi kau tak mau jadilah aku menangis.”
“Itu sama saja kau cengeng bodoh!” Haejin memukul kepala Donghae cukup keras sehingga Donghae mengaduh.
“Pulang bareng ya?” Donghae masih terus mengikuti Haejin menuju parkiran mobil. Haejin hanya mengangguk sedikit tak menghiraukan Donghae.
“Aku yang menyetir!” langkah Haejin langsung terhenti dan menatap Donghae beringas.
“Aku masih ingin hidup, lulus kuliah, kerja, sukses, menikah dan punya anak. Jadi jangan harap aku akan menyerahkan setir kemudi padamu.” Donghae menggerutu masih tetap mengekor Haejin sampai ke mobil. Masih dengan mata puppy nya Donghae menarik tas Haejin demi mengijinkannya untuk menyetir.
“Sudah kubilang tidak ya tidak, jangan bandel deh! Besok kita itu kerja, jadi nggak usah aneh-aneh. Nanti bukannya kita dapat uang malah dapat celaka!” dengan sedikit menggerutu Donghae masuk ke mobil Haejin di kursi penumpang.
“Aku pulang ke rumahmu ya, umma sedang tak ada di rumah. Aku menginap saja, OK?”
“Terserah kau sajalah..” Haejin melakukan mobilnya menuju ke rumahnya.
•••••
“Donghae-ya cepat mandinya, aku juga mau mandi!” Haejin duduk di depan kamar mandi sambil mengetuk pelan pintu kamar mandi. Sudah dari 45 menit yang lalu Donghae berada di kamar mandi. Tadi sih pamitnya mandi, tapi untuk ukuran laki-laki mandi selama itu adalah kejadian aneh dan langka!
“Iya sebentar lagi, kalau kau mau kau masuk saja mandi denganku. Hahahaha”
“Cssshhh dasar lelaki mesum. Kau itu ngapain aja sih di dalam sana? Tidur?” dengan tidak berperasaan (?) pintu kamar mandi di tarik sehingga membuat Haejin terjengkang ke belakang.
“Lee Donghae!!” Haejin sudah mau mengejar Donghae namun naas nya Haejin limbung karena terpeleset air sisa mandi Donghae dan Haejin jatuh tepat di atas Donghae. Mereka sedikit shock karena wajah mereka sangat dekat. Mata merekapun saling menatap tepat di manik mata masing-masing. Haejin gugup dan segera bangkit, namun tubuh Haejin ditahan oleh kedua tangan Donghae yang entah sejak kapan sudah melekat di punggung Haejin.
“Ya! Lepaskan! Aku ingin mandi!”
“euhmm? Cium aku dulu.”
“Apa?! Jangan gila Lee Donghae! Ahhh dasar mesum!” Haejin tetap berusaha melepaskan tubuhnya dari dekapan Donghae.
“Kau pikir aku bercanda?” Donghae menghembuskan nafasnya tepat di leher Haejin yang membuat Haejin sedikit bergidik.
“Kau pikir aku bercanda?” Donghae mengecup pipi Haejin singkat, Haejin sudah tegang. Tak tau harus berbuat apa. Kedua matanya tertutup rapat sambil komat-kamit tak jelas.
Saat itu juga Donghae tertawa lepas.
“Kau pikir aku bercanda? Hahaha pajjo! Aku memang sedang bercanda denganmu Haejin-ah. Kenapa kau menganggapnya serius? Huahahahaha” Haejin bangkit berdiri tak menghiraukan Donghae dan langsung masuk ke kamar mandi. Haejin terduduk lemas di belakang pintu, kedua telapak tangannya menutup wajahnya. Bahunya begetar dan terdengar sedikit isakan. Lee Haejin menangis, ya dia menangis.
Donghae mendengar isakan Haejin karena sedari tadi dia masih di depan pintu. Donghae mengetuk pintu pelan, sekarang hatinya benar-benar tidak enak karena telah menyakiti Haejin. Dia tidak bermaksud seperti itu, sebenarnya dia hanya ingin bermain-main. Dia juga sedikit shock karena perubahan sikap Haejin. Dulu Haejin tidak seperti itu, dulu Haejin tidak serapuh ini.
“Haejin-ah, aku minta maaf. Aku tidak bermaksud seperti itu. Aku hanya ingin bermain-main saja. Kenapa kau menangis?” Donghae membuka kenop pintu, namun pintu itu dikunci.
“Tolong buka kuncinya, aku ingin masuk.” sesaat kemudian Donghae membuka kenop pintu lagi, namun sudah tidak dikunci. Didapati nya Haejin yang masih menangis. Direngkuhnya Haejin dalam pelukan nya, Haejin juga tidak menolak. Haejin tak tau apa yang dia rasakan sekarang, yang Ia tau dia hanya butuh ketenangan. Hanya itu.
••••••
Mereka makan dengan diam, tidak ada yang memulai percakapan. Di benak Donghae, Haejin saat ini sedang marah padanya. Mungkin tidak marah, namun juga bisa dikatakan seperti itu. Setelah selesai makan Donghae bergegas naik mengambil ponselnya. Dia segera menghubungi sahabatnya demi mengkonsultasikan ini.
“Eunhyuk-ah, apa kau sibuk?”
“Saat ini tidak, tapi sebentar lagi aku akan ke rumah Jia. Wae?”
“Aku juga hanya sebentar kok, begini..” Donghae menceritakan semua pada Eunhyuk. Eunhyuk hanya bisa mendesah menahan amarah.
“Wae?” tanya Donghae polos.
“Kau benar-benar polos atau benar-benar tolol Donghae-ya?”
“Kenapa sih?”
“Kau berbuat seperti itu pada Haejin Donghae-ya, jangan membuat harapan!”
“Harapan? Apa sih? Tapi Haejin dulu tak seperti itu Hyukkie-ah”
“Kau pikir sendiri saja, Jia akan marah kalau aku telat. Dan untuk Haejin, dia tak akan selamanya menjadi Haejin kecilmu.” sambungan langsung terputus.
“Mengapa selalu aku yang dikalahkan untuk pacarnya sih?!” Donghae merebahkan tubuhnya ke tempat tidur, dia memutuskan untuk tidak memikirkannya dahulu.
•meanwhile•
Haejin menatap lurus ke arah jendela kamarnya. Dia bingung apa yang dia rasakan sekarang. Kenapa dia terlalu berlebihan? Kenapa dia tadi harus menangis di depan Donghae? Semua pertanyaan mengapa berputar di kepala Haejin.
“Apa iya?” gumamnya.
“Yasudah lah anggap saja hanya kecelakaan tidak penting!” pekik Haejin dalam hati.
•••••
Donghae menuruni tangga dan beranjak menuju dapur untuk mengambil segelas minum. Alangkah terkejutnya mendapati Haejin yang susah bangun sudah menyiapkan sarapan -walaupun hanya roti dan cereal-. Donghae belum berani menyapa Haejin karena semalam. Namun sekali lagi Donghae dikejutkan oleh perilaku Haejin yang sudah berbeda.
“Selamat pagi Hae-ya~” Donghae hanya tersenyum kikuk dan menjawab sapaan Haejin lembut.
“Ayo duduk, kita harus cepat-cepat, hari ini kan hari pertama kita kerja!” kata Haejin semangat sambil menepuk kursi makan di sampingnya. Mengisyaratkan lelaki bermata indah itu untuk duduk di sampingnya dan sarapan. Donghae pun menuruti Haejin, dia masih penasaran dengan perubahan sikap Haejin yang terlalu cepat.
“Untuk yang tadi malam..”
“Sudah tak usah di bahas, aku sudah tidak apa-apa tenang saja.. Aku hanya sedikit shock saja kemarin.” Donghae mengangguk-angguk paham. Setelah itu mereka segera bersiap-siap untuk keperluan kerja nanti. Sampai saat ini Haejin bahkan belum tau apa perkerjaaan yang mereka dapatkan.
Pukul 8 pagi suara klakson mobil milik Eunhyuk sudah berbunyi di depan rumah Haejin. Dia datang bersama Yoonri, bukan pacarnya. Setelah menunggu 15 menit mereka pun berangkat ke lokasi kerja mereka. Betapa terkejutnya Haejin ketika melihat lokasi kerja mereka adalah amustment park yang baru saja di buka di Seoul. Konsep permainannya hampir sama dengan Lotte World namun dikemas menjadi lebih kecil lokasinya.
“Jadi kita akan menajadi penjaga mesin begitu?” tanya Haejin sedikit shock. Yoonri menggelengkan kepalanya.
“No no no, kita disini akan menjadi your guide dari setiap rombongan.”
“Hah?” tanya Eunhyuk dan Haejin bebarengan karena rupanya Eunhyuk juga tak tau masalah pekerjaannya. Dengan sabar Yoonri menjelaskan pada mereka berdua hingga akhirnya mereka paham.
“Kajja!” ajak Donghae sedikit bersemangat.
••••••
Pagi ini belum begitu ramai sehingga membuat Yoonri dan Donghae menganggur sejenak.
“Yoonri-ya, aku ingin bertanya sesuatu.”
“Euhm? Marhae~”
“Apa yang kau lakukan apabila aku menggoda mu, maksudku aku sedikit memperlakukanmu beda. Mungkin bisa dikatakan seperti seorang kekasih.” Yoonri menoleh pada Donghae.
“Depend on the situation~”
“Ha?”
“Begini oppa, kalau aku aku mungkin akan biasa saja atau bahkan aku akan menamparmu. Karena posisiku saat ini aku tidak menyukainu.”
“Kalau dia jadi salah tingkah?”
“Maybe she fall in you~”
“Kalau aku menggoda agak keterlaluan dan reaksi nya menangis?”
“No doubt, she loves you oppa!”
“Jeongmal?” Yoonri mengangguk mantap. “Bagi wanita disakiti seseorang yang dia suka adalah hal paling menyakitkan.” Donghae mengangguk lagi lalu tersenyum puas.
“Gomawo Yoonri-ah!!”^^
“Ne.. Oppa kau sudah mengucapkan selamat ulang tahun pada Haejin?” buru-buru Donghae melihat layar ponselnya, benar tanggal 16 July! Karena masalah itu Donghae jadi lupa dengan ulang tahun soulmate nya itu. Dia menepuk dahinya pelan sambil meringis ke arah Kimmy.
“Kimmy Kimmy aku pergi sebentar ya? Tolong bilangkan pada boss. Dan jangan bilang pada Haejin kalau aku pergi. Arraseo?” Donghae langsung berlari tak memedulikan muka Yoonri yang super bingung. Beberapa saat kemudian Haejin datang dan mencari Donghae. Sesuai apa yang dikatakan Donghae bahwa Yoonri harus bilang tak tau. Dengan sedikit gusar Haejin duduk di samping Kimmy dan menghela nafasnya.
“Dia itu ini kan udah mau istirahat makan siang, tapi kenapa pergi sih?”
“mungkin dia cari makan..”
“kok nggak ngajakin?”
“Astaga kamu kenapa sih? Dulu-dulu kamu paling anti kalo Donghae ikut kemana-mana, Sekarang kenapa kamu yang pengen plural ke mana-mana?”
“Kita kan udah janjian mau makan bareng hari ini..” kilah Haejin. Haejin pergi meninggalkan Yoonri dan merutuki kebodohannya yang hampir saja terlihat khawatir karena Donghae. Haejin duduk di depan kolam sambil melamun. Tiba-tiba dirasakannya benda dingin yang menempel di pipinya.
“YA!” Haejin menolehkan kepalanya kepada sumber benda itu. Didapatinya Donghae nyengir lalu menyerahkan ice cream rasa soda itu padanya.
“Kemana aja sih?” tanya Haejin agak sewot.
“Cuma cari ice cream tadi. Kenapa? Nyariin ya?”
“Jangan pede deh.. Ngapain aku nyariin kamu? Kalo kamu nggak ada aku malah bersyukur deh~”
“Ahhhh udah ada bukti masih aja ngelak.”
“Bukti apa? Aku kan cuma pengen tau kamu dimana kok dari tadi nggak kerja.” Donghae kembali tertawa.
“Udah ah, nanti kamu nangis lagi kalo aku ketawa terus..” mulut Haejin sudah maju 5cm mendengar perkataan Donghae yang terkesan mengejek.
“Nanti malam nggak ada acara kan?”
“Nggak, kenapa?”
“Yang ulang tahun harus traktor makan dong.. Happy birthday cantik, semoga tambah pintar, baik, kaya dan sexy! Hahaha” Haejin memukul pundak Donghae sambil tersenyum.
“Kalau aku sexy nanti kau suka padaku!” canda Haejin.
“Bagus dong kalau gitu, nggak usah cari-cari pacar jauh-jauh yang di deket aja ada^^”
“Donghae~!” Donghae kembali tersenyum.
“Yasudah ya, nanti malem kita main dulu di sini, OK?” Haejin mengangguk paham dan tersenyum, Donghae segera pergi melanjutkan pekerjaannya karena pengunjung semakin banyak.
“Kalau itu terjadi mungkin aku tak akan menolak hae-ya~” gumam Haejin yang langsung pergi untuk bekerja lagi.
• 6PM •
“Ahhh akhirnya tutup juga, capek banget!” Haejin meregangkan badannya yang pegal karena memandu puluhan keluarga yang ada di taman bermain ini. Tiba-tiba tangannya sudah ditarik oleh seseorang, orang itu Donghae.
“Ahhh palli palli sebelum terlambat!” dengan langkah terseret-seret Haejin mencoba mengimbangi langkah Donghae. Sampailah mereka di depan wahana biang Lala, Haejin hanya melongok saja tak mengerti maksud Donghae.
“Ayo naik!” masih sedikit heran Haejin ikut duduk di salah satu biang Lala tersebut dan biang Lala mulai berputar. Di saat sampai puncak tiba-tiba biang Lala tersebut berhenti, sehingga menawarkan pemandangan seoul yang super indah dari ketinggian. Dan tibalah saat yang ditunggu Donghae, dia mengajak Haejin menaiki biang Lala karena ingin menunjukkan pemandangan sunset di batas cakrawala yang terlihat dari ketinggian.
“saengil chukka hamnida uri Haejinie~ Indah bukan?” tanya Donghae sambil tersenyum. Haejin hanya mengangguk, dia benar-benar menikmati pemandangan saat itu. Donghae mengeluarkan sebuah sapu tangan merah yang dari tadi ia kantongi.
“Haejin-ah, aku ingin menunjukkan sesuatu.”
“Cepat, aku melihatmu sekarang.”
“Aku akan memperagakan sulap sekarang!”
“Really? Show me then Mr. Lee!”
“Ehmmm tidak sekarang, aku akan memperlihatkannya di bawah. Sekarang saatnya kita turun!” Donghae menepukkan tangannya dan biang Lala mulai bergerak turun. Di bawah ada Kyuhyun salah satu pegawai amustment park tersebut sedang menjadi operator biang Lala. Mereka berdua turun dan Haejin mendahui Donghae yang sedang mengucapkan terima kasih pada Kyuhyun. Beberapa saat kemudian Donghae usah berlari sambil menggandeng Haejin lagi menuju arena kapal ala macau buatan taman bermain tersebut.
Sampailah mereka di tempat tujuan, namun sekarang keadaan gelap gulita. Benar-benar tak ada penerangan. Donghae kembali menepukkan tangannya dan nyalalah lampu berwarna sapphire Blue dan pink pastel. Warna kesukaan Donghae dan Haejin. Bukan karena bagusnya pemandangan sekarang yang membuat Haejin sedikit terkejut, namun lebih ke tulisan yang tertera.
‘saranghae-wo ai ni-ich liebe dich-i love you-aishiteru uri Lee Haejin. Would you be mine?’
Haejin memandang Donghae seolah tak percaya. Donghae kembali mengeluarkan sapu tangannya tadi. Dia segera melakukan aksi sulap yang mungkin bisa dibilang biasa namun cukup membuat Speachless. Di dalam sapu tangan itu ada sebuah benda yang mengkilap, itu cincin. Belum juga Haejin berkata-kata Donghae sudah mendahuluinya.
“Be mine, i love you. I worry about you. I’ll take care of you till the end. You know me right? You saw me right? I’ll protect you till the end. Come to me, it’s because i like when you smile. I’ll make you comfortable. At least i can for you.”
“Hae-ya?”
“So?” tanya Donghae meminta jawaban.
“Apa kau benar-benar mencintaiku?”
“Aku tak mencintaimu, tapi aku menyayangimu. Cinta hanyalah ekspressi kata-kata aku tak hanya berkata. Aku sungguh menyayangimu Haejin-ah. Maaf jika aku seperti mempermainkan perasaanmu. Aku hanya sedikit belum tau apa yang aku rasakan padamu. Dan sekarang semua sudah jelas. Please be mine Haejin-ah.” tanpa aba-aba Haejin memeluk Donghae sambil terisak. Donghae mendongakkan kepala Haejin dan mengecup hidung Haejin lembut.
“Saranghae~”
“Ne, na ddo Mr. Lee” kisah malam itu diakhiri dengan pelukan diantara keduanya. Dan dari kejauhan.
“Nara-ya kita akan menyusul mereka berdua sebagai sepasang kekasih. Otthe?” Kyuhyun bertanya pada gadis mungil di sebelahnya tanpa melihat ekspresi dari sang gadis.
“Teruslah saja bermimpi Cho Kyhyun!” nara pergi meninggalkan kyuhyun namun kyuhyun tetap mengejar nara.
“Ahhh aku jadi rindu Jia, Yoonri-ya aku harus menemui kekasihku dulu. Bye~” Eunhyuk meninggalkan Yoonri tanpa beban dan tinggallah Yoonri yang hanya bisa tersenyum lemah.
“Terkadang kau tak perlu menerima timbal balik atas perasaanmu Kimmy~” gumam Yoonri pelan.

-END-

Lol mau ngomong maaf bangeeeeet sama kakak ipar jauh sekali dari ultah ya ni kado ㅠㅠ maaf ya tugas banyak. Gimana? Udah lama ga nulis, ada yang kangen? :3 /slap. Ini masih bingung mau dibuat sequel atau nggak -_- tergantung readers sih sebenernya mau nggak. Please vote ya~ don’t forget to comment this ff :* thanks so much! Love u~

40 thoughts on “Crazy Little Thing Called Love

  1. Lanjutin aja~
    Liat judulnya langsung ingat pshone,
    Kirain ceritanya mirip sama filmnya crazy little thing called love…
    Ternyata beda, :d
    pokoke lanjut ya, kan belum happy semua.. Kimmy belum jadian sama hyuk,

  2. Hahaha suka sukaa sukaa , jinhae emang so sweet banget dah. eh? Itu unyuk ama jia ? Yah kimmy kesian … Sabar yaak. And aigoo kyunara nampang , haha cho kyuhyun kok kesannya jdi yg ngejar2 nara haha daebak ! Ayo sequel sequel

  3. Kirain critanya bakalan sama dgn filmnya, ternyata judulnya doang
    keren…keren…
    Haenya so sweet…
    Sequelnya dong…

  4. Huahahahaha romantis gila!
    Ngebayangin Kyu jadi pegawai gitu, hahaha
    Bagus… pengen ketawa tpi juga romantis..
    abis ceritanya keren, ada humornya juga..
    hahaha

  5. hayoooo…di buat sekuel…tak tungguin loh…hehehe…
    Nnti yg di sekuel cerita ttg jinhae yg udh punya ank…hehehe…

    Ceritanya simple…manis juga…
    Kata2nya romantis loo….hehehe

  6. aigoo aigoo hae romantis bgt sih #envy
    eon ini msh ad lnjtanny kan? kan si kimmy blm jadian sma hyuk..

    nice ff eon🙂

  7. kangen hae yg playboy lols hehe
    onnie sering2lah bkin hae playboy #plaakk ^^v
    terobosan trbru, popo d kamar mandi kekeke
    haee mesumm popo haejin g liat2 tempat mskpn cuma popo pipi^^
    kyaaa ada kyunara walupun cma skilas hehe
    happy ending, too tweett^^ kirain bkal d popo lg hehehe
    onnie bkin versi chapter.a rameee😀

  8. jinhae so sweet…
    terutama kata2 hae, wlaupun pengen ketawa ngebayangin hae pke bhs inggris, hehe

    kyunara nyempil, kyu ngejar2 nara tuh..🙂

    ending’y gantung…
    eunhyuk sama jia yah, gak sama yoonri..
    bikin aja sekuel’y…😀

  9. Awawaw. . Sweet story!!
    Buat sequelnya ya!!
    Itu kenapa haejin ngs? Kan hrusnya seneng ._.v hahaha. .
    Eh? Yoonri sama kimmy itu satu org kan??
    Itu kenapa unyuk sama jia? Jia itu siapa? :3
    Wazawuush, englishnya donghae cas cis cus!! Wkwwk, ajarin dong ikan, *sodorin pelet* ._.
    LOL, dimana2 kyunara emg slalu daebak. . Gada romantis2nya wkwkwk. .
    Yah yah yah, itu yoonrinya tepuk sebelah tangan sih uuhhh ,
    Ditunggu sequelnya yaa. .

  10. wahhhh…ada jinhae couple special ultah ya,bgus bgt chingu aq ska n buat yg nulis ff ini aq ska bgt ama kryanya,trus brkrya ya n ttap smngat…..^ u ^

  11. Aaaaaa~ seruuuuuu tapi nanggung -,-
    lanjut deh onn,ceritanya seru kok,penasaran ama si Yoonri-nya gimana😀

  12. Cieeee
    ini udh ke berapa kali JinHae jadian?? #plak
    Wakakakak
    poor kyu!! Kesian bgt d’cuekin Nara😄
    lumayan nii ff ringan, buat penyegaran ^^

  13. so romantic ….. Lee Donghae *melted* ampun dah si donghae hobi amat jailin haejin xD . Ga tau kenapa ngakak ngebayangin si kyu disitu XDD #dilemparkegot . Feel nya dapet.,good ff🙂

  14. Kerennnnn….

    Sedikit nyempil, suka banget ma part niy–>Di bawah ada Kyuhyun salah satu pegawai amustment park tersebut sedang menjadi operator biang Lala

    Kalo dia pegawainya, aq bakalan tiap hari naek tu bianglala..bhahaha

    Hae romantis banget ya, ditembak gitu siapa yg nolak…huaa…haejin~ah, beruntungnya kau dapet ikan tanpa perlu mancing..#plakkkk

    daebakkk..daebakkk

  15. seruuu…..hae romntis bgt
    ngomong2 kyu jdi pgwai distu,, ykin aman…tuh kn bkan stacraft tpi bianglala..
    tu si yoonri cnta b’tpuk sblh tngan y??
    ga da lnjtan’ay…

  16. Kyaaaa bru sempet baca ni ff

    itu trakhirny yoora ko ngomong gitu???? Kimmy sukany ma eunhyuk atau donghae y??? *telmi*
    jinhae ga dmn2 psti skinship jikakaka

  17. cinta datang karena terbiasa,,,
    awalnya sahabat jd cinta,, ahhhh banyak jg ya fenomena kaya gtu…^^
    ini nyeritain haejin ha donghae aja ya??
    aku kira ada hyuk ma yoonri juga… *ngarep*😀

  18. ABSEN!!!
    Aku baruu bacaaaaaaaaaaaaaa ……..
    Ini buatannya kimmy buat kado ultah nisya unn yaaaa?????
    Wahhhh!!!
    Ceritanya gantung,!!
    Tp keren,, JinHaenya happyy ending o(^▽^)o
    Trusss truss aku ngakakk bgt bca yang
    Kyuhyun jd salah satu pegawai amustment park
    (>ˆ▽ˆ)> ωªªκªªκªª <(ˆ▽ˆ<)
    Cocok kali yaaaa,,, wkwwkkw
    Truss itu jga kyunara numpang eksis,, tp suer deh,, kyu nembaknya NGGAK BGT😀
    Wkwkwk
    Nggak mau tau haruss ada lnjutan jdi kisahnya RiHyuk dong ….
    Masa gini (⌣́_⌣̀)

  19. lanjutin aja…
    eh? telat komen ya?? gapapa ya? gapapa ya?😀

    seru…
    tapi ceritanya kurang greget… o.oa
    kayaknya bakal seru di ceritain yang yoonri sama hyuk.. hhe…
    ^^

  20. aigoo~
    so sweet bgt ceritanya ♥ ♥ ♥
    aku pkr hae mau usal ala bonamana td
    ternyata hasilnya lbh elit, cincin bkn mawar *lol
    dan apa itu?
    KYUHYUN JD PENJAGA BIANGLALA?
    okelah rasanya bkl seharian mangkal di tmpt itu
    bwahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s