{DramaFiction} Let’s Get Married ~2~ PG15

Special Appearance :

  1. Miss A – Min
  2. Afterschool – Nana
  3. Kara – Hara

Mars pernikahan itu berkumandang dengan kerasnya, diiringi bel gereja yang seolah-olah melengkapi kebahagiaan dari Im Ye Jin, Lee Jibin, Lee Dabin, dan Lee Yoogeun yang bersorak mengucapkan selamat pada seorang gadis dengan pakaian pengantin putih elegan, juga dengan cadar panjang anggunnya.

   Itu aku…?

   ”Haejin-ah, chukaeyo!”

   ”Aku sudah menunggu masa-masa ini…”

   Kebanyakan gumaman semacam itu yang terdengar di telinga gadis itu, lalu kedua pria dengan tuxedo hitam yang sama, dengan pembawaan berbeda menoleh, lalu tersenyum singkat, sambil berkata. ”Wow, ini dia pengantin kita…” dan secara bersamaan, keduanya memberi kecupan di masing-masing pipi Haejin.

   ”ANDWEEEE‼!” Haejin terbangun, memegang kepalanya. ”Aigooo! Mimpi buruk, itu tidak boleh terjadi!” Haejin menunduk dan mengeratkan selimutnya. ”Hidup bersama dua manusia mesum itu, aaaahhh keperawananku dipertaruhkan, hiks…” rengek Haejin mengingat kejadian memalukan semalam, saat ia dicium paksa oleh kedua orang itu.

   Seorang pelayan masuk dan berkata, ”Haejin Yang, sudah waktunya bersiap ke sekolah…”
Haejin masih dengan tekad bulatnya ngoceh sendirian. ”Aku harus bersabar! Demi menyelamatkan keluargaku, aku harus bersabar… kini aku sudah bisa melihat sisi kegelapan di dunia ini! Aih, tak ada lagi yang bisa membuatku takut…” ucapnya sambil menggertakan gigi, Haejin bangkit dan ke kamar mandi sambil bersiul-siul nyaring.

*Ruang Makan*

Changmin dan Minho sudah duduk di meja makan, Changmin membuka koran pagi dengan santai, sementara Minho sudah menikmati sarapannya. Keduanya mengangkat wajah begitu Haejin masuk ke ruang makan.

   ”Pagi…” senyum Minho.

   ”Tidurmu nyenyak semalam?” tanya Changmin.

   Sungguh wajah keduanya tanpa dosa sama sekali, jadilah Haejin tersenyum riang. Haejin bertekad tidak akan memperlihatkan bahwa tindakan keduanya telah membuatnya bermimpi buruk. ”Ne, aku tidur nyenyak semalam, terima kasih atas keramahan kalian.”

   ”Hmm…” Minho langsung bergumam dan bersandar di kursinya, bingung dengan reaksi Haejin yang diluar harapannya.

   ”Sepertinya dia tidak terganggu seperti kemarin,” gumam Changmin.

   ”YO YO YO! BERSIAP KALIAN BERTIGA!” seru suara yang sudah familiar, dan tiba-tiba saja Joori Haelmonie muncul dari  kolong meja dengan wajah lawak, dan baju sok seksinya. ”Amour~” gumamnya sambil menggigit mawar dan berusaha terlihat seksi.

   Para pelayan bertepuk tangan, kedua cucunya menyapanya hangat, hanya Haejin yang berjengit. Bagaimana mungkin Sukjin Haraboji bisa jatuh cinta pada wanita ini? Dia adalah biang kerok dari semua ini, setan dari segala setan! Batin Haejin dengan wajah penuh pertempuran.

   ”Pagi ini, Sukjin memberikanku surat lagi…” Joori memamerkan surat itu dengan seringaian lawaknya. ”Dan tugas yang kedua adalah,” dia membukanya dan memperlihatkannya. ”BERPELUKAAAAAN…” dengan nada Teletubbies. ”Ah, aku masih ingat pelukan pertama kami dibawah hujan yang indah di kota London,” katanya dengan nada membaca puisi roman.

   Haejin menelan rotinya bulat-bulat, jijik.

   ”Dan itu adalah pelukan yang amat sangat hangat, ah… sungguh menenangkan jiwa,” lanjutnya masih bermimpi. ”Itu adalah pelukan paling menyentuh yang pernah kurasakan seumur hidupku, oh Sukjinnie, kapan lagi kita bisa berbagi pelukan seperti ini?”

   Minho bergumam. ”Pelukan? Hmm…”

   Tiba-tiba saja Changmin dan Minho berdiri, lalu berlari menuju Haejin dengan tangan terentang seperti mau menangkap ayam kabur. ”Itu kan gampang…” gumam mereka berdua bersamaan.

   ”JAMKAMAN!” Haejin mengangkat tangannya lima centimeter tepat sebelum Minho dan Changmin meraihnya. ”Sebelum aku menyetujui tugas ini, aku memiliki syarat yang harus kalian patuhi!”

   Minho dan Changmin mundur. ”Syarat?”

   ”Ne, hanya satu syarat!” Haejin memandang keduanya. ”Kalian dihitung menang, jika aku mau melakukan perintah itu, dengan keinginanku sendiri! Catat itu, dengan keinginanku sendiri! Jadi kalian tidak boleh curang, melakukan perintah hanya dengan kemauan kalian, tapi tidak oleh kemauanku…” Haejin mengangkat dagunya angkuh. ”Bagaimana pun juga, kan aku harus memutuskan dengan siapa aku ingin menikah.”

   Minho meletakkan kedua tangannya di belakang kepala, dan menaikkan alisnya. ”Jadi maksudmu, hanya Pangeran yang memang disukai Putri, yang bisa mendapatkan keistimewaan itu?”

   ”Intinya dia hanya mau memeluk pria yang dia mau, kan?” tanya Changmin.

   Haejin mengangguk.

   ”Aigo! Itu gampang sekali, anak-anak…” kata Joori. ”Ayo, Haelmonie yakin kalian pasti bisa! Kalian harus melakukan perintah ini dengan dasar hati, dengan begitu Haejin akan dengan mudahnya memilih calon pendampingnya… dan tentu saja akan menjadi pewaris keluarga Choi berikutnya. Cinta akan semakin dalam, jika kalian meneruskannya…”

   Haejin cengar-cengir sendiri. Aku tidak menyangka akan semudah ini memerintah mereka, tau begitu sudah dari kemarin aku bertindak keras, dan mereka juga akan menerimanya kok.

   Tanpa Haejin sadari, kedua pria itu memerhatikannya dengan pandangan tajam, dan kedua otak mereka memikirkan cara berbeda, agar bisa mendapatkan tujuan yang memang sama.

*SMA Neul Paran*

”MWO?! Ini sekolah kita?!” tanya Haejin terkejut begitu sampai di depan sekolah tersebut. Tak usah ditanya betapa megahnya sekolah tersebut, dengan air mancur di tengah-tengahnya. Sekolah yang jelas-jelas jauh sekali bandingannya dengan sekolah Haejin di Mokpo.

   Minho dan Changmin menatapnya bingung.

   ”Aku tidak mungkin bilang kalau sekolahku di Mokpo, hanya punya satu kelas perangkatan.” Gumam Haejin tiba-tiba. ”Ah biarlah! Biar aku tunjukkan pada kalian, orang kaya! Bahwa kami sebagai rakyat jelata, kami tidak bisa diinjak-injak seenak-enak jidat!” seru Haejin.

   Dan kemudian Haejin sudah ’diinjak-injak’ atau bahasa aslinya disingkirkan langsung oleh kerumunan gadis-gadis berseragam sama dengannya, yang muncul entah dari mana. Mereka berteriak hal yang sama, ”MINHO… CHANGMIN!”

   ”Minho-ya! Aku membuatkan ini untukmu…”

   ”Changmin-ah, bagaimana dengan pelajaran eksak hari ini? Kau sudah mempersiapkannya dengan baik, kan?”

   ”Minho-ya, apakah minggu depan kau akan mengajak kami semua kencan bersama?”

   ”Ah, Changmin-ah, kau memakai seragam pemberian kami ya?”

   Haejin melongo setelah membersihkan lututnya setelah tersungkur oleh gadis-gadis barbar itu. ”Mereka seterkenal itu?!” bisiknya tak percaya. ”Aigo! Orang-orang ini matanya sudah buta…”

   ”Jamkaman! Nugulka?” tanya salah seorang gadis itu, berbalik dan menatap Haejin sengit. ”Kalau aku tidak salah lihat tadi…” ucapnya perlahan. ”Gadis itu keluar dari mobil yang sama dengan kalian.” Tutupnya, gadis itu kini mendekati Haejin yang menatapnya bingung.

   ”Aku?” Haejin menunjuk dirinya sendiri.

   ”Ah,” Minho menarik Haejin dan merangkul pundaknya, dan Changmin segera pasang badan di sebelah Haejin. ”Gadis ini, Lee Haejin. Dia murid baru di sekolah ini, dan dia juga tunangan kami.”

   ”MWO?!”

   ”Maaf, apa aku tidak salah dengar?”

   ”Bisa diulang kembali?”

   Tiba-tiba Changmin ikut merangkul pinggang Haejin, kedua namja itu mendekatkan wajah mereka pada pipi Haejin yang sudah melotot horror. ”Kami adalah, calon suaminya.” Setelah itu, keduanya benar-benar mengecup pipi Haejin di depan semua wanita itu.

   Dan seluruh wanita yang mengerubungi mereka tadi, ambruk!

   Haejin terpana, apa yang dilakukan dua bocah mesum itu pada gadis-gadis ini hingga mereka tergila-gila pada keduanya? Minho terkekeh dan menepuk bahu Haejin. ”Tenang saja, memang sudah terlambat bagi mereka mendapatkanku.”

   ”Apa maksudmu?!” seru Haejin.

   ”Minho…” panggil suara bening dari belakang mereka, Haejin dan Minho menoleh, sementara Changmin nampak tidak peduli dengan keadaan mengenaskan gadis-gadis patah hati itu.

   ”Pokoknya akhirnya kami menjelaskan kepada mereka, bahwa kami sudah unavailable, dan itu sangat menyenangkan.” Kata Changmin santai menjawab pertanyaan Haejin yang masih bingung. Tapi kemudian Changmin dan Haejin melihat di jendela terdekat, seorang wanita yang berumur sekitar dua puluh limaan, dan jujur dia cukup seksi, duduk di ambang jendela dengan pakaian menggoda. Minho kemudian langsung meloncat masuk ke dalam jendela itu, dan jendela ditutup.

   Haejin melongo. ”Bukankah itu…”

   ”Dia itu pacarnya Minho,” kata Changmin cuek.

   ”Mwo?! Changmin-ah, bukankah dia guru?” tanya Haejin memikirkan, mana mungkin ada murid yang berpakaian seperti itu disini. Changmin cuma mengangguk singkat, Haejin mengumpat. ”Dasar mesum! Ya, Changmin-ah, kau juga berharap wanita tadi menjadi pacarmu?”

   Changmin menggeleng. ”Dia bukan tipeku. Ngomong-ngomong ruang kepala sekolah disana.” Tunjuk Changmin. ”Kau kan harus kesana,”

   ”Ah, ye, gomawo…” Haejin dengan linglung langsung pergi ke arah yang ditunjukkan Changmin. Lalu tiba-tiba dia berbalik, dan melihat Changmin masih memperhatikannya. ”Ya! Kalian berdua itu terlalu rendah untuk gadis-gadis malang itu!” dan Haejin pergi. ”Jinja!”

   Changmin nampak tercengang.

   Haejin kemudian berjalan dengan penuh amarah tanpa melihat seseorang berkepala botak dan berseragam melemparkan kulit pisang ke tengah lantai. ”KYAAAA!” Haejin terpeleset dengan mulus dan tinggal menunggu kepalanya menyentuh lantai. Tapi hal itu tidak terjadi.

   Haejin membuka matanya, dan sekarang dia tepat berada dalam gendongan Changmin. Changmin menatap wajah Haejin, dan bergumam, ”Kau berat…”

   Wajah Haejin memerah, ”AAH, mianhae… itu disitu tadi ada kulit pisang!” Haejin meronta dalam gendongan Changmin, lalu Changmin perlahan-lahan mendudukannya di lantai, dengan dia ikut berjongkok.

   Changmin tiba-tiba mendekatkan wajahnya pada Haejin. ”Meskipun kelihatannya norak, tapi harus kukatakan bahwa aku tulus!” kedipnya, wajah Haejin semakin memerah. ”Dan itu untuk menegaskan saja,” dia memainkan sehelai rambut Haejin. ”Kalau tadi itu pelukan pertama kita, dan aku sudah satu langkah lebih dekat untuk meraih pengantinku.”

   ”TADA‼! Haejin Yang, ini ada bukti bahwa Anda dan Changmin Huijangnim sudah berpelukaaaaan…” seru pelayan botak itu tiba-tiba dengan kamera polaroid, serta hasil cetakannya.

   Haejin masih melongo di lantai, meratapi nasibnya, dan menatap Changmin tidak terima! Jelas-jelas ada konspirasi, dan Haejin kenal betul si botak pelayan itu.

   ”Ah ye,” Changmin berdiri. ”Rasanya kalau kau menyebutnya itu kecurangan itu sama sekali tidak mungkin, sekarang kau pikirkan, apa yang terjadi jika aku tidak menolongmu…” gantungnya. ”Kau pasti sudah mati sekarang,” dan Changmin berbalik pergi, diikuti si botak.

   ”Ide brillian, Huijangnim.”

   ”Keurom.” Gumam Changmin.

   Sementara dari seberang ruangan, Minho menggunakan teropong melalui kaca transparan di ruang guru itu terbelalak. ”Andwe!” serunya. ”Ini tidak boleh dibiarkan!” tambahnya kesal.

   ”Ada apa, Minho-ya?” dengan nakal guru tersebut menarik dasi Minho.

   Sementara Changmin yang melewati ruangan tersebut, tau kalau adiknya sedang mengawasinya, Changmin mengedip singkat ke arah Minho, dan melewati ruangan itu, sementara si botak juga dengan riang memamerkan foto pelukan Changmin – Haejin pada Minho.

   ”Sialan!” umpat Minho. ”Changmin benar-benar menantangku!”

   ”Kenapa sih, Minho? Dari tadi kau tidak konsentrasi padaku,” keluh wanita itu gusar.

   ”Ini tidak bisa dibiarkan!” dan Minho melempar teropong tersebut pada si wanita, lalu bergegas keluar dari dalam kelas, meski wanita itu berteriak, ”Minho-ya! Awas kau, rapotmu takkan kuberi nilai bagus!”

   Minho bergegas sambil berkata, ”Aku tidak akan menang jika aku terus diam saja… huh!” keluhnya.

*           *           *

Haejin berjalan ke belakang sekolah, tanpa menggunakan blazer-nya. Keringatnya mengcuur, wajahnya nampak lelah. ”Aigo…” keluhnya sambil duduk bersandar pada tembok sekolah dan melihat hamparan pohon di halaman belakang. ”Hari ini melelahkan… ah, disini hijau semua, aku jadi ingat Mokpo,” bisik Haejin memejamkan matanya. ”Ini pasti gara-gara di kelas, dan dimana pun aku berada, semua orang membicarakanku… ini gara-gara si kembar keparat itu!” Haejin menghembuskan napasnya pelan-pelan. ”Dan Changmin berhasil menjebakku, aku harus melakukan sesuatu, tidak boleh terjebak lagi oleh akal bulus mereka… dan belum lagi gadis-gadis itu, aigooo…”

   Terdengar derap langkah kaki.

   ”Ya! Lee Haejin…” tegur seseorang bernada ketus.

   Haejin pelan-pelan membuka matanya, dan melihat tiga orang gadis sedang berdiri menatapnya dingin. Haejin mengenali salah satunya, yang berdiri paling tengah, bahwa dia adalah gadis yang bertanya dengan ketus tentang dirinya kepada Changmin dan Minho tadi pagi.

   ”Jadi, kau menyukainya ya?” tanya wanita itu sinis.

   Haejin bingung, menyukai siapa? Pikirnya.

   Tiba-tiba saja gadis itu sudah menarik kerah kemeja Haejin dan menariknya berdiri, dan mendorongnya hingga terpojok di dinding, sementara gadis yang di sebelah kanan dengan elastisnya mengangkat kakinya, hingga memojokkan wajah Haejin.

   ”Lee Haejin!” kata yang berdiri di tengah dengan nada suara mengancam. ”Kami tidak akan pernah menyerahkan Choi-kang Changmin dan Choi Minho begitu saja kepadamu!” katany tajam.

   ”Mereka itu sudah kami tag sejak awal!” akhirnya yang berdiri di sebelah kiri itu berbicara juga. ”Kami bertiga ini adalah tiga wanita yang menduduki peringkat paling atas dalam polling siapa yang pantas menjadi pasangan si kembar Choi. Min, Nana, dan aku, Goo Hara!” teriaknya. ”Jadi jangan coba-coba kau datang dan main merebut lahan kami ya!”

   ”Iya… iya…” kata Haejin heran, siapa juga yang mau dengan si kembar. ”Kalian… tenang saja, lagipula, aku kesini kan karena dipaksa oleh…”

   BRAK!”

   Min melancarkan aksi brutal dengan mendorong Haejin makin keras. ”Jangan coba-coba bergurau dengan kami! Hanya orang idiot yang bisa menahan tangannya sepertimu!”

   Memang tangan Haejin berusaha menahan usaha Min untuk mencekiknya.

   “Jamkaman!” potong Haejin. ”Ya, darimana kalian bisa berasumsi kalau aku tertarik pada mereka berdua?!” seru Haejin berani kepada ketiga gadis itu. ”Aku lebih baik berkencan dengan monyet gunung daripada bersama mereka, meskipun monyet gunung lebih jelek!”

   ”HEH, apa katamu?!” ketiga gadis itu malah naik pitam.

   ”Haejin-ah,” suara riang yang berat itu dapat dikenali keempat gadis yang sedang bersitegang itu. Keempatnya mencari-cari sumber suara, dan ternyata empunya suara yang sedang duduk di rooftop gedung sekolah tersebut. ”Sepertinya banyaaaaaaak sekali orang yang mau berteman denganmu ya?” tanya Choi Minho dengan senyum dan flame charisma di matanya.

   Min, Nana, dan Hara langsung pucat dan merepet. ”Aniya… Minho-ssi, kami sama sekali tidak…”

   ”Hei! Kau tidak seharusnya berada disini!” seru Haejin gusar.

   ”Wae?!” tanya Minho dengan keahliannya lompat, dia pun meloncat dari lantai dua, hingga ke tanah, dan langsung menarik Haejin. ”Aku kan juga mau jadi temanmu, bukan cuma mereka.”

   Ketiga perempuan itu tercengang.

   ”Aniya!” Haejin mendorong tubuh Minho jauh-jauh. ”Kau cuma mau memelukku!”

   ”Yaaa, kau tau…” Minho dengan lihai menarik tangan Haejin dan menggenggamnya. ”Apa yang biasa murid-murid baru lakukan?” karena Haejin nampak enggan, maka Minho menyeretnya. ”Jawabannya adalah kencan sambil mengelilingi sekolah…” ajak Minho sambil membawa pergi Haejin.

   ”Eh… tunggu tunggu!” seru Haejin yang diseret oleh tenaga kuda Minho. Haejin melirik ke belakang.

   Minho melirik ketiga gadis itu, ”Bye! Sampai ketemu…” katanya.

   Haejin menoleh, dan melihat wajah Min, Nana, dan Hara sedang melotot menatapnya. Haejin langsung mengeluh dalam hati. Sepertinya aku dalam masalah besar! Haejin mengembuskan napasnya kesal.

   Sesampainya di gerbang lain sekolah, Haejin buru-buru melepaskan Minho. ”Ya! Kau bodoh ya?! Kenapa kau melakukan itu?!”

   ”Apa? Kau kesal padaku?” tanya Minho heran. ”Kau akan dalam masalah besar, kalau aku tidak menolongmu tadi! Dan, bukankah seharusnya kau merasa tersentuh dengan tindakanku yang menolongmu?!”

   Haejin menatapnya tidak percaya, bagaimana ada orang sebodoh Choi Minho di dunia ini?

   ”Ah, bahta!” sahut Minho. ”Keurae, kau tidak perlu malu, jadi kau tinggal datang saja ke pelukanku, dan berkata… Minho-ya, aku berterima kasih… sini peluk aku…” kata Minho dengan gagal menirukan suara Haejin.

   ”Ya! Kau kira aku bodoh?!” teriak Haejin.

   ”Ya, kalau aku tidak peduli padamu, mana mungkin aku menolongmu?!” tanya Minho.

   ”Ya! Mereka menjadi seperti itu karena mereka suka padamu!” teriak Haejin. ”Dan kau sama sekali bahkan tidak pernah memikirkan perasaan mereka, kan?!” tambah Haejin berapi-api. ”Dan asal kau tau ya, tindakanmu itu malah membuatmu semakin rendah di mataku! Kau sama sekali tidak mengerti perasaan dan hati seorang gadis, dasar bodoh!” maki Haejin lalu berbalik dan dengan penuh amarah pergi meninggalkan Minho yang terbengong-bengong.

   ”Apa yag dia bicarakan?” tanya Minho bodoh.

   Sementara Haejin sambil ngedumel sendiri, ”Dua anak itu memang seperti batu! Sama sekali tidak bisa dibilangin!” Haejin berbalik dan masuk ke dalam gedung sekolah, tanpa sadar banyak orang menghadangnya.

   Min, Nana, dan Hara sebagai centre-nya. Gadis-gadis itu membawa tali, kain pel, sapu, dan ember bahkan! Wajah Haejin pucat, dan buru-buru dia meneguk air liurnya karena ketakutan. Satu lawan… entah berapa ini?!

   ”Lee Haejin! Kami tidak akan melepaskanmu begitu saja!” ancam Nana dengan wajah dinginnya.

   ”Jamkaman! Akan lebih baik jika kita bicara baik-baik…” tahan Haejin sebelum mereka menerjang, namun pada kenyataannya Min dengan brutal tiba-tiba maju dan hendak menghajar Haejin dengan gagang sapu.

   Haejin menghindar, kemudian berlari dengan kencang sementara kerumunan di belakang mengejarnya dengan suara bar bar. Air mata sudah menggenang di pelupuk mata Haejin. ”Aigo! Kalian semua harus mengerti, ini semua salah si kembar bodoh itu…” Haejin terbata-bata sambil terus berlari, tapi tiba-tiba ketika melewati pintu, seseorang menarik tangannya, dan dengan dekapan posesifnya, Minho membungkam mulut Haejin.

   Setelah keadaan sepi, Haejin buru-buru berontak, dan wajahnya memerah karena dipeluk dari belakang oleh Minho. ”Ya! Itu curang! Itu tidak termasuk hitungan memeluk!” seru Haejin.

   ”Baboya! Aku menyuruhmu kesini bukan untuk memelukmu!” balas Minho.

   ”Merong!” Haejin memeletkan lidahnya.

   ”KYA! AKU DENGAR SUARA DARI DALAM!”

   Haejin langsung menekap mulutnya sendiri, dan mata Minho membelalak horror.

   Haejin buru-buru mendorong Minho masuk ke dalam salah satu bilik toilet, dan kemudian menguncinya dari dalam. ”Aman…” gumam Haejin menahan napasnya ketakutan, tapi kemudian dia melirik Minho. ”Ya! Bukankah ini toilet perempuan?” tanyanya.

   ”Ne, kenapa memang? Kau mau pipis?” tanya Minho bodoh.

   ”Aigo, jangan bercanda! Atau kau mau bilang kau melakukan ini semua, karena aku dalam masalah?! Cih~” geram Haejin. ”Caramu benar-benar…” Haejin geleng-geleng dan membuang muka sambil mengalungkan lengannya.

   ”Ya,” Minho menatap ke arah lain, tapi pandangannya berbeda daripada pandangan bodohnya yang biasa. ”Aku melakukan ini semua tidak seperti pengusaha yang melakukan bisnisnya!” tambah Minho dengan suara lirih. ”Aku cuma menolong gadis yang kesusahan,” dan Minho menarik tangan Haejin agar Haejin menatapnya. ”Terutama gadis itu adalah tunanganku…” ujarnya serius.

   Dan jantung Haejin berdegup lebih cepat dari biasanya, kenapa aku jadi deg-degan? Tiba-tiba…

   ”KENA KAU! LEE HAEJIN!” dan Nana dengan ember di tangannya menuang seluruh isi air tersebut ke atas bilik toilet Haejin. Sementara para pengikutnya tidak melihat bahwa ada dua pasang kaki di dalam. Dua sneakers dan dua fantouvel biasa.

   ”Kau belajar, kan sekarang?” tanya Nana kejam.

   ”Yeah! Kalau kau memang mengerti syukurlah,” tambah Hara sinis. ”Pokokny tidak ada untuk kedua kalinya kau mendekati Choi bersaudara! Aku sendiri masih tidak tau kenapa mereka memilihmu untuk menjadi tunangan mereka, tapi aku tidak akan membiarkan kau menghancurkan usaha kami yang lebih dulu menggaet mereka, dan menyerahkan mereka demi gadis kampung sepertimu.”

   ”Eh… jamkaman, sepertinya ada yang aneh,” bisik Min.

   ”Ne, mereka diam saja…” kata Nana lagi.

   Pintu bilik terbuka, dan Haejin muncul dengan aura kemarahan yang amat pekat.

   ”Ya! Kalian benar-benar telah membuat gadis kampung ini naik darah ya!” kata Haejin dengan suara tajam. ”Kalian itu perempuan, dan kalian tidak seharusnya berperilaku seperti itu!” tambah Haejin marah. ”Aku tau kalian menyukai si kembar Choi, tapi!” jerit Haejin. ”Kalian juga harus tau kalau aku amat sangat, ter-pak-sa!” Haejin sampai gemetaran mengeluarkan amarahnya.

   ”Beginikah cara kalian mencintai seseorang?!” tanya Haejin lagi, menatap gadis-gadis itu satu persatu.

   ”Kenapa dia tidak basah?” bisik Hara pada Nana.

   ”Hmm, bercandaan kalian memang terlalu jauh,” pintu bilik kembali terbuka, dan gadis-gadis itu terbelalak. Choi Minho bersandar di pintu bilik, dengan rambut dan kemeja yang basah kuyup, dan menyilangkan tangannya.

   ”Minho-ssi…” pekik gadis-gadis itu terkesiap.

   ”Kenapa kau yang basah?” tanya Min bingung.

   Haejin cuma diam, dia ingat bagaimana tadi tiba-tiba Minho tiba-tiba sigap dan memeluknya, melindunginya dari tumpahan air itu dalam dekapnnya. Hingga dia yang basah, dan Haejin tidak. Haejin menatap Minho diam-diam, dan berkata. Yah, mungkin dia memang tipe pria yang melindungi wanita, ucap Haejin dalam hatinya.

   Minho melepaskan sweater yang dia kenakan, dan menyisakan kemeja putihnya yang menyeplak transparan, lalu dia menatap Haejin yang tengah memandanganya. ”Wae?” tanyanya.

   ”Minho-ssi, mianhae… kami sama sekali tidak…”

   ”Aniya, gwenchana, kalian tidak perlu minta maaf,” ujar Minho sambil tersenyum. ”Setidaknya aku sudah tahu kalian ini wanita macam apa sebetulnya,” dan Minho langsung pergi meninggalkan Min, Nana, dan Hara yang langsung merosot frustasi di lantai.

*Rooftop Sekolah*

”Ya! Kau tidak seharusnya memperlakukan gadis-gadis tadi seperti itu,” kata Haejin sambil menghampiri Minho yang sedang menjemur sweater dan kemeja putihnya. ”Nih, pakai selimut…” Haejin menyorongkan selimut yang tadi dia ambil dari ruang kesehatan.

   ”Gwenchana, aku akan mengeringkannya dengan sinar matahari, aku tidak akan apa-apa kok.” Kata Minho sambil mengatur bajunya yang dijemur.

   ”Tapi, Minho-ya, menurutku kau berkata seperti tadi kepada mereka, itu terlalu berlebihan,” kata Haejin pelan mengikuti Minho yang duduk bersila di bawah jemurannya.

    ”Keundae…” kata Minho memotong kata-kata Haejin. ”Saat tadi aku menolongmu, itu benar-benar pelukan yang sempur…HUACHIM!” tiba-tiba Minho bersin lagi, lagi, dan lagi. ”ADUH!” serunya ketika ada selimut yang terbang ke atas kepalanya.

   ”Apa kubilang?! BERSIN kan akhirnya!” seru Haejin, yang langsung membetulkan letak selimut itu dari belakang punggung Minho. ”Itu sama sekali tidak berarti kalau kau sakit begini, babo!”

   ”Ya…” kata Minho pelan.

   ”Wae?”

   ”Kau baru saja memberiku back hug… jadi itu dihitung pelukan!” kata Minho sambil berbalik dan menatap wajah Haejin yang merona.

   ”ANIYA!” teriak Haejin dengan wajah merah dan ia panik. ”Kita kan cuma mengobrol!”

   ”No! kau memelukku dari belakang, dan itu disebut back hug saat kau memakaikanku selimut!”

   ”Heh, izinkan aku bicara…” kata Haejin mengelak.

   ”Pelukan!” seru Minho tiba-tiba menarik Haejin, dan meraihnya dalam dekapannya yang panas, yang tidak memakai sehelai benang pun untuk menutupi bagian atasnya, lalu Minho merapatkan selimutnya sehingga mereka berpelukan berdua di dalam selimut. Kali ini Haejin tidak menolak, menghindar, dan meronta. Wajahnya memerah, tapi dia sadar ada bagian dari dirinya yang enggan menolak pelukan posesif seorang Choi Minho.

   Keurae, ini memang sebuah pelukan. Bahkan hatinya membenarkannya. Rasanya nyaman, sungguh nyaman.

   ”Kenapa ini rasanya nyaman, ya?” tanya Minho sambil mengeratkan pelukan Haejin. ”Ah bahta! Aku bisa merasakan dadamu yang sintal!”

   Dan Haejin meninju wajah Minho. ”KAU MEMANG MESUM!”

*Sementara Itu*

Si botak memberikan fotonya. ”Aku berhasil mendapatkan foto Haejin Yang dan Minho Huijangnim berpelukan.”

   Changmin tersenyum. ”Syukurlah.”

To Be Continued

Oiya, ditunggu komen ala netizennya yaaa ^^

50 thoughts on “{DramaFiction} Let’s Get Married ~2~ PG15

  1. O_O O_O O_O O_O O_O O_O O_O O_O
    saia tidak mengerti dengan Changmin di sini….
    *udah lupa ama komiknya…
    wkwkwkwkwkwk
    LANJOUT..!!

  2. Wah, ntahlah saya jadi tidak bisa membayangkan posisi haejin bagaimana ketika dipeluk oleh 2 lelaki “hot” seperti changmin dan minho..😀

    Eps berikutnya bakal lebih hot nampaknya..ahahhhhha😀

  3. uwoh ? TAIPE BANJIR BANDAANG ~

    Kepalanya bang ikan mendidih kalo tau cewenyaa dipelukpeluk Changminho begitu . .

    Okeh , sayaa memble kalo tau haejin-minho pelukan kayaak gitu !

    Lee Haejin-ssi, saya iri . . ==”

    Lanjut yah eonn . .😀

  4. Masih bisa nari-nari di eps ini😄
    *belumadajoongkisoalnya*
    Oke, jujur..qu baca let’s get married ver animenya ituu pas bag neneknya nangis gara2 kaze boong gitu ya? Yg kazenya pergi ke.. *dibekep onnie gara2 bongkar cerita* XDD
    Jadi pas baca bag ini..masih penasaran😄 hehehehe

    Eh, sumpaah..bayangin si Joori tuh bawaannya bikin pengen nabok~😄
    Itu..si minho maenannya parah ama guru ye~ -___-
    Mwohae?😄 min, nana, hara? :O yg dapet feelingnya sih hara, onn😄 lucu aja byangin dia ngelabrak ala anak SMA. Haha😄

    Si changmin..ebusett -___- tuh orang kebayang imej coolnya gimanaaa dah😄 hahaha~
    Eh, jadi yg menangin misi ini tuh si minho ya onn? ._.
    Trus ngapain changmin motret itu? Kan itu buktiin kalo dia kalah? *sumpahlola*

    Oke. Masih bedoa biar onn ga ngapa2in Joongki TT^TT
    Hueeeeng~

  5. Ahahaha.. Berapa hari absen dr dunia persilatan dan lgsg disuguhi ff LGM. Aigooo~ inget komik’y jd tambah ngakak pas bagian otome gigit mawar. Emang lawak tuh muka.. XDXDXD . Wkt pertama baca komik tuh masi umur 12thn. Masi gk ngerti ama maksud guru’y Nagi knp Nagi bakal dikasi nilai jelek cm krn gk mau nemeni. Tp bhubung skrg udh ngerti, malah jd merinding sndr bayangin Minho ngegodain guru gituu.. Udah ahh, nyampah doang ni aku bs’y .. Keren onnieee..
    d^^b

  6. Akting haejin saat memeluk minho sangat alami sekali,sepertinya minhae shipper akan semakin meningkat
    mereka terlihat cocok sekali ><
    min memang cocok memerankan antagonis :p
    joori ajhumma kau terlihat berlebihan seperti biasanya haha *netizen gagal -,-

  7. whaaatt!!!!
    Haejin dengan changminho???!!!!#tutup mata nemo#
    ckckck …berdoa khusyuk biar taipei gak banjir bandang,kkkkkk~~pasti changmin mau kirim tu picu sama si nemo kan??!#plaaaakk# xixixi ..

  8. haejin ah…berapa kali kau take ciuman+pelukan’x???????????ckckckckc
    banjir banjir dah…kalo banjirnya nyampe indonesia tanggung jawab….

    Suka gaya minho…🙂
    lanjutan’x di tunggu…

  9. terimakasih..
    Saya senyam senyum gaje sepanjang n0nt0n (baca : membaca) drama ini..
    Lee haejin kocak..

    Heu..min,nana,sm hara malah inget sm bbf..
    Minho lompat dr lante dua gak pake pemeran pengganti kah?
    #gapen

    (_ _”)
    ini mah haejin yg keenakan dipeluki changmin sama minho..
    Aku irii..

    Om ikan dilarang nonton..

  10. hahaha ..
    Kasian haejin di episode ..
    Selamat dtg d neraka haejin *itusekolahbknneraka

    saya ngerti, ngerti ..
    Changmin merencanakan sesuatu agar minho-haejin bersatu ya ?
    Ya udah, changmin ama aku aja …

  11. ckckckckckckc

    mihooo oppa ekspressimu kurang itu koq masih keliatan jutek ya ayo dong lebih genit lg lebih player lg ekspressinya

    wkwkwkkwkwkwk

    lee haejin kau juga =3= kau memang tidak pantas untuk ke 2 pangeran quw!1 *peluk2pangeranku!!

    aktingnya dibgsi lagi yaa ^^

  12. Hya!! Haejin! Inget yang di taiwan! Jangan ngambil minho oppa~~ T3T *nangis sambil ngesot* hya minho oppa *oke yang ini bukan banjir d taiwan, tapi d jakarta* pelukannya enakan sama minho oppa kan? *minho utang pelukan sama aku! #plak* makin seru! Lanjuut ya!~

  13. aaaa suka karakternya minho&changmin! Kayanya changmin ngerasa minho yg biasanya playboy suka beneran sama haejin, makanya dia mengorbankan diri lol ngasal

  14. wah bisa-bisa ikan membanjirkan Taipei, bukan dorm lagi. Blm pernah baca komiknya, jadi bener2 nggak tahu certitanya. Jangan2 si kembar suka beneran sama Haejin. Tp Haejinnya gimana? Pilih Minho ath Changmin?😀

  15. uh…uh… *lap ingus*
    minho oppa kok pacaran ma guru yang udh tua sii ?!
    nggak cocok.. !!

    Lanjut Onnie .. !! jng lama lama kelanjutannya OK ?!

    disini kok Changmin jadi rela gitu ma Minho .. nggak seru jadinya, bersaing kek.. biar lebih seru ..

    OK OK .. !! saya yakin Taipei banjir kalo nonton ni drama .. mungkin Indoensia juga,.. udh pada obral kain pel semua .. ckckckck…

  16. yaampuun, parah
    lee haejin !
    kamu beruntung banget #masang wajah mupeng, dasar reader mesum -___-
    yey, joori
    gue suka gaya lo #eh lawak tapi gatot -,-

    minho changmin emang pas buat nih drama
    changminnya cool, minho wajah bandel #jitak
    seperti apakata mrsyesungie, netizen ? gagal😄

  17. Wah wah wah.
    Smakin seru critany onnie.
    Pertama ciuman, nich pelukan. Ntar ngapain lg ?? O.o.
    Wow fansny skembr byk ya.
    Abis ckep2 gtu hahaha
    minho!!! Ap yg kau lakukan m gru itu??
    N changmin, curang ya. Pke kulit pisang sgala.
    Tp minho kren bget wktu dtoilet.
    Aw, bkin terpesona.
    Aplg wktu minho meluk haejin, tp jga bkin ilfeel gra2 minho blg dadany haejin sintal.
    -.-” dasar mesum!!! Udh romantis gtu jga.
    Tp krg ngerti ma changmin yg dbgian trkhr it.
    Intiny seru onn critany.
    Lanjutttt!!!

  18. Haejin Onnie sabar sekali
    Walaupun saat hampir tersiram air langsung mencak mencak heboh gitu hehehehehhh
    Tiga bersaudara dapet banget nyebelinnya
    Walaupun heran Nusa dapet segitu banyak pengikut =O
    Over all : Minho ambil banyak part di sini ? Dibandingkan Changmin
    Tapi, bagus banget Onnie ^^

  19. jangan-jangan changmin ngalalh ne ma minho…
    wahh suka pas adegan haejin pelukan ma minho,, bagus-bagus… haejin naksir minho aja deh…
    ahh itu min,nana,hara kuraaang kejam emnganiaya haejin… #plak..😄
    ekspresi qo ga sreg ma ma akting changmin disini,,kaya ada yg kurang,,,,klo minho mah dari pesona aja udah bikin klepek”,,XDD

  20. makin seru aja, minho keren banget..suka sama tipe” namja gini di manga”..hhoho
    tapi changmin juga kerennnnnnnn..hhaha,,haejin kurang greget marahnya,,kenapa gak sekalian jambak”an sama trio genit..*plakkkk…plakkkk…plakkkk…abaikan*

    pasti poppa kebakaran jengot tuh ngeliat haejin dihug sama minho..banjir bandang dah..xixixixi

  21. changmin oppaaaa aktingmu yahud(?) banget~
    saya suka kamu dalam berekspesi
    hoho
    minho oppa dan haejin unnie juga udah lumayan
    lebih baik lagi yaa kedepannya😉

    saya suka karakter dua pangeran disini
    omoo~ keren sekalii~

    hwaiting !!!

  22. pengen liat neneknya c kembar dwong..
    Kayaknya nelli2 gaul gmn gtu?
    Hehehe…

    Ini drama pasti budgetnya mahal ya..
    Kekeke

  23. bingung ma karakter changmin dech.. kyknya aku pernah baca manganya.. tapi kadang juga kyk ga penah baca bingung dech….
    tapi kayaknya pernah baca dech.. tapi kapan ya *ah ribet ndiri*
    pokoknya bagus dah….. aku juga penasaran ma wajah halmoninya si kembar…… pasti lucu ya…

  24. Ikan… Gwaenchana? Airmatamu sudah berapa ember? Wakakak.

    Sumpah ini mesum banget si choi bersaudara. Changmin, kenapa seneng gitu yah kayanya pas tau haejin-minho pelukan?

  25. bongkar nakayoshi nyari bagian LGM nya.. lupa lupa inget crita nyaa.. kekeke.. akting haejin terlihat mengalami sedikit peningkatan biar masih agak kaku dan sepertinya dipart ini minho mendapat bagian yg cukup banyak dibanding changmin.. sy menunggu part selanjutnya.. hehe.. fighting onn..

  26. changmin ngapain poto2 minhae?
    kan kalo dia kasi ma Joori halmoni ntar dy kalah donk?
    *lupa lagi cerita LGM kyak gmna

    terus terang, aq bukan MinHae shipper,
    bukan juga Changmin-Haejin shipper..
    tapi aq JinHae shipper,😀
    apalagi uda nnton (baca.red) HahaMong show, memang sepertinya JinHae itu sangat dekat, lebih dekat dr sekedar oppa-dongsaeng..
    *jadi netizen tukang gosip

    aq tunggu episod selanjutnya..😀

  27. sebenernya LGM tuh ud ad tankubon-nya blom sih ?? Ribet d kl kudu buka2 nakayoshi nyariin LGM doang. Haha

    Aaaaaa….!!! Beruntung skali kau haejin-ah !!! Dipeluk duo min… Aku jg mau… >,<
    Aku plg suka adegan haejin diguyur tp yg kena minho. Hahaha aura membunuhmu krg kuat haejin-ah (?).
    Joori haelmoni !!! Bgmn bs kau memiliki cucu yg tampan spt mreka…=,=a
    Dan bnr kt haejin. Knp kakeknya bs suka dg nenek tengil spt itu (?) XDD

  28. Huaaa,,, keren,,, aq ska akting minho n changmin dsini kompak bgt kya’a,,, klo liat haejin aq jd inget geum jandi (?),,,,

    Ini drama pasti keren klo diangkat k dunia nyta,,,🙂

    Aq jd pnsaran pngen baca komik’a,,,🙂
    Oia pntes haejin bilng gk pa2 klo donghae gk nnton,,, org adegan’a bsa bikin bnjir bndang,,, ^^

  29. Pertama selamat buat member sjM Ɣªήğ bakalan ngepel krna si ikan,, kalo jadi haejin bkalan sering pingsan ga kuat trima pesona duo changminho,, malah dua2nya suka ngegoda lagi,, minho bad boy! Pacaran sama guru!! Siapa Ɣªήğ ajarin tuh?? Minho muncul sbgai pnyelamat ni?? Changminho kayanya sama gila+nyebelin ama neneknya,,

  30. Aigooo kenapa Minho dan Changmin jadi mesum?? Apa kata shawol dan cassie nanti? Aku yakin Haejin akan di bash oleh kedua fandom tersebut dan akan ada fanwar!!!

    Tapi aku harap hal itu tidak terjadi, Haejin FIGHTING!!!

    *wkwkw komentar ala netizen*

  31. keren keren..
    sepertinya mreka mnikmti peran mreka msing-msing hahahah
    cerita yang bagus dan akting yang juga bagus^^
    gak nyangka Minho am Changmin jadi mesum, tapi kurasa lebih cocok Minho yang dpet peran mesum^^v

  32. Minho oppa kenapa mesum gitu yak??? Malah bayangin nya eunhyuk…. ahaha…
    Makhluk paling mesum di abad ini pan eunhyuk /plakk!! *digampar Jewels*

    Keren-keren….
    Lanjut ya onnie…..
    Penasarann….

    Yang Minho itu seharusnya Donghae pan ya???
    Kayaknya bakal lebih kerasa feelnya….
    ahaha…. Ya tapi tak apalah…
    sebenernya aq satu-satunya diantara temen2 Kpop q yang bilang kalau Minho tu ga’ cakepp….
    Masalah nya sih, dia mirip ama temenq yang nyebelin .
    Ahahaha…. *ga masukk akall….

    Tapi, aku suka kok sama darama Let’s Get Married nya…
    Cepetan di lanjut ya onnie…..

  33. kayaknya enak deh jd haejin… wkwkwk. ya ampun *ngebayangin* minho topless… Grrrr
    onnie,enak bgt sih si haejin… pengen!!!
    lanjutannya ditunggu ya onnie… chu :*

  34. menyedihkan sekali sy tdk kenal dgn min,nana,hara .. Kekekey ..
    slama ini cma tertarik ama BB🙂 ga minat ama GB , Hoho

    jd ngebayangin min,nana,hara ama 3 serangkai cwe geze di BBF🙂 *apadah

    CHOI MINHO ~ SHIM CHANGMIN
    Aigooo~ minho sperti’y km mendalami sekali peran ini-Eh ?
    Hyejin eonni aku suka pipi merona mu saat di goda DUO MESUM ituu \plak

    mau nampol minho bolak balik .. \plakplokplak
    dibunuh flames😦

    daebak eon~ lanjut epsd.3 nya asap🙂

  35. wokeh.. wokeh..
    onnie aku mo komen nih [ala netizen]

    nyook~
    minho kurang tengil nih onn.
    changmin gaya [sol] cool, gimana gitu ya bayanginnya xD.
    aku ngakak pas byangin mukanya joori halmeoni..😀

    emm.. terus apalagi ya.
    ya udah itu aja kali ya *plak! komen gapen*

  36. huaaaa….
    ituhhh si minho ma changmin gtu amat*nunjuk” orgnya*

    minho kok pacaran sama grunya sech… itukan tdak baik…huhuhuhu

    daebak onn! lanjut

  37. oh aku iri dengan haejin >.<
    aktingnya disini sangat keren! lebih meningkat daripada epsode satu.
    aku sangat menyukai karakter minho disini~~ *faint*
    tapi menurutku minho kurang greget saat memerankan peran bad boy~ mungkin jika itu lee donghae lebih pas? XDXD
    sayangnya donghae ada syuting drama skip beat juga .__.
    aku sangat menantikan episode 3! dan kau tau karena melihat drama ini aku langsung membaca manga nya -___- *netizen gagal*
    *NB :for sure aku cari di google kakak ipar*

  38. hehehe😀
    setelah sayaa menjadi SR di part 1 . saya mau komeen ><
    uwee~ pokonya lanjutannya asaap .
    sama jinhaexy juga unn~ .
    kangen momma poppaaa~😀

  39. Changmin sshiii gantenggggggg sekali d film ini aigoo aigooo
    Wah artis pendatang baru min dari miss a pun gk mau kalah nampilin aktingnya yg ckp bagus
    MWOOO !!??? Heejin dan minho berpelukan ??!!
    Andweeee …

  40. jadi pengen baca komiknya !!!
    keren, apalagi si nenek itu, sok sexy bget, padahal sama ane sexyan juga ane !!! #plakkk

  41. Ya ampuuuun…
    Ci Haejin enak bener dah di peluk2 abang ama dedek nta… =u=
    Ati2 Hae mewek nonton neh drama… LoL Wkwkwkwkwkwkwk

    OverAll ngocak banget dah, Gak jauh beda dari Komiknya… Hohohohohoho
    Lanjut Part.3~~~~

  42. Aigoo~ aku ingin sekali menjadi haejin.
    Walaupun dikerjai wanita seisi sekolah tapi ada pria tampan yang melindungiku *ala2 netizen*
    Hahahaaaha
    Dramaaaa draamaaa hahahaha seruuu hahahaahhah

  43. Tuhkan minho loncat2an lagi.. yaolooo berasa monyet dia yah #plakk~ suka banget haejin yg tegas gtu.. bener jangan mau ditindas klo dalem posisi kyak gtu..wkwk
    Ini duo mesum dan duo licik kyaknya.. changmin caranya jadul banget yah.. aku lebih suka minho dong .. itu scene haeji minho manis rasanya.. haejin dibulli terus dia ditolongin minho apalagi pas yg ditarik ke dalem pelukan minho itu.. yaolooo melting :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s