{JinHaeXy} Truth or Lies?

Another curahan hati… masih pake warning : AGAK GALAU!!!

Donghae duduk bersila di ruangan yang sepi, dia sedang tidak mendapatkan jatah scene, sehingga dia bisa tenang, dan diam. Persetan dengan semua pertanyaan yang menanyakan sikapnya yang cukup dingin dua hari ini. Tapi kebiasaannya masih sama, dengan iPad-nya, dia berusaha mengikuti kekasihnya, aniya, mantan kekasihnya.

   Ada beberapa foto Haejin di lokasi syutingnya. Haejin memang masih sibuk syuting drama perdananya. Donghae sama sekali tidak melihat perubahan apa-apa dari diri mantan kekasihnya tersebut, Donghae tidak tahu harus merasa sedih atau senang. Di satu sisi, dia berharap Haejin baik-baik saja. Donghae mendengar cerita dari Sunye sendiri, lalu dari sahabat kesayangan Haejin, Seulong, Chansung, Nickhun, dan Junsu, juga dari dua dongseng Haejin, Kyorin dan Chihoon, tentang bagaimana hancurnya Haejin dulu ketika berpisah dengan Ok Taecyeon.

   Butuh dua tahun bagi Haejin untuk benar-benar melupakan Taecyeon, bahkan ketika jadian dengan Donghae pun pada awalnya, Donghae masih yakin kalau Haejin masih memendam rasa sukanya pada Taecyeon meski sedikit.

   Tapi, melihat Haejin yang terlihat tersenyum riang saat berjalan masuk ke dalam gedung besar Clubnest Golf Club, dia tersenyum dan melambai pada para Flyers yang memburu fotonya. Haejin tidak menunjukkan tanda-tanda sakit, atau apa pun, dia terus menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Tak ada tanda-tanda dia ambruk atau apa sama sekali.

   Apakah dia tidak seberarti Taecyeon bagi Haejin?

   Donghae bersandar di kursinya, dan memejamkan matanya, menahan perih di matanya, saking banyaknya air matanya yang tumpah selama dua hari ini. Dia tidak mau Haejin hancur, apalagi dia yang menyebabkannya, tapi melihat Haejin sama sekali tidak hancur begini, membuatnya resah juga. Apakah benar Lee Haejin mencintainya? Donghae mengambil tasnya, hendak memasukkan kembali iPad-nya, ketika mendapati boneka Ikan Maskoki kesayangannya. Yang selalu dia bawa kemana pun, Donghae mengeluarkannya, dan memeluknya.

   Ketika dulu kali pertama mereka putus, Haejin tidak mengembalikan semua pemberiannya. Tapi kali ini, semua pemberiannya, bahkan ponselnya, dikembalikan. Seolah-olah benar-benar ingin berpisah dan tidak kembali lagi. Hah~ kembali lagi? Apa Haejin masih mau menerimanya kembali, setelah dia sendiri yang memutuskan untuk berpisah dengan Haejin?

   Donghae menghela napas lagi dan tiba-tiba saja Ivy Chen sudah berada di sampingnya lagi.

   ”Menstalker Lin Xin Qian lagi?” tanyanya dalam bahasa Mandarin.

   Donghae tertawa. ”Tidak, Jie Jie.”

   ”Bohong!” Ivy Chen langsung duduk di sebelah Donghae sambil tersenyum. ”Pasti ada sesuatu antara kau dan dia, kan?”

   ”Tidak ada,” Donghae menjawab jujur, karena memang dia dan Haejin terhitung dua hari sudah putus.

   Ivy Chen terkikik. ”Ya sudah kalau memang tidak ada. Apakah cintamu bertepuk sebelah tangan padanya?!”

   Entah kenapa pertanyaan itu menghujam jantung Donghae secara berlebihan, padahal maksud Ivy Chen hanyalah bercanda. Tapi Donghae merasakannya hingga ke dalam hatinya. Ya, pertanyaan yang selalu diragukannya sendiri, benarkah Haejin mencintainya?

*           *           *

Seoul, Kamis, 12 Mei 2011

”Oke, syuting hari ini selesai! Kamsahamnida semuanya!”

   ”Ne kamsahamnida! Annyeonghikaseyo…”

   Haejin meregangkan tangannya ke kanan dan ke kiri melemaskan badannya, sudah enam episode berhasil mereka rampungkan dalam waktu dua bulan, drama ini membutuhkan biaya produksi yang besar, mengingat lokasi syutingnya yang sering kali keluar kota.

   Lokasi syuting yang paling sering dipakai memang adalah Clubnest Golf Club, tempat Golf yang dipakai juga sebagai lokasi syuting rumah Goo Junpyo dalam drama Boys Before Flowers, dan disini juga akan dipakai sebagai rumah si kembar Minho-Changmin bersama Nenek Joori, yang juga akan menjadi kediaman Haejin.

   ”Haejin-ah, mau langsung pulang?” tanya Minho.

   ”O…” Haejin mengangguk. ”Wae?”

   ”Aniyo, Changmin Hyung ajak jalan, mau nggak?”

   ”Hmm, boleh deh,”

   Minho berteriak ke arah Changmin yang sedang merapikan barang-barangnya. ”Hyung! Haejin mau jalan…”

   ”Oke! Woah, Haejin-ah, tumbeeen…” komentarnya.

   ”Hehehe…” kekeh Haejin.

   Junjin Oppa mengangkat alis ketika Haejin menghampirinya dan berkata mau jalan dengan Minho dan Changmin. ”Kau tidak capek? Syuting hari ini sampai jam dua pagi, kau masih kuat jalan?”

   ”Masih, toh besok jadwal syuting baru jam satu, aku masih bisa istirahat, Oppa pulang saja duluan.” Kata Haejin lagi.

   Junjin Oppa mengernyit, kemudian menguap. ”Okelah, aku tidak mau ikut campur masalah anak muda, kau mau pedekate dengan Choi Minho, kan?” Haejin memutar matanya. ”Jangan sampai terlibat gossip seperti ketika bersama Lee Donghae dan Choi Siwon ya?!”

   Haejin trenyuh. Sudah dua hari ini dia berusaha menghindari nama itu, tapi kini Manajernya menyebutkannya lagi. Haejin hanya menggumam samar, ”Nggak, lah… lagian kalian kan menikmati skandal kami, kan?” dia menatap Manajernya curiga.

   ”Hehehe…” kekeh Junjin Oppa. ”Sebagai MinHae Shipper…”

   ”MinHae Shipper, mwoya?!” tanya Haejin membelalak. ”Oppa kau jangan aneh-aneh, aku tidak akan pernah jadian dengan Choi Minho.”

   Dan Junjin Oppa memasang wajah kecewa.

   ”Oppa, jangan norak!” dan Haejin berbalik menghampiri Changmin dan Minho yang sudah siap menunggunya.

   ”Minho-ya, Changmin-ah, jaga Haejin ya!” pesan Junjin Oppa.

   ”Arasseo, Hyungnim!”

   Changmin, diikuti Minho dan Haejin yang berjalan beriringan sambil membicarakan episode selanjutnya, di luar ternyata masih banyak fans yang menunggu dengan SLR yang blitz-nya ampun-ampunan. Minho dan Haejin masuk ke dalam mobil Changmin, dan Changmin mengendarainya pergi dari situ.

   ”Mau kemana kita?” tanya Haejin.

   ”Ke Starbucks aja yuk, deket Sky City kan ada Starbucks tuh, gak usah jauh-jauh lah ya, yang penting lepas stress abis sibuk syuting terus…” kata Changmin.

   ”Oke!”

   Haejin terdiam, dan menggigit bibir.

   ”Haejin-ah, gwenchana? Gak apa-apa, kan?” Minho menoleh dari kursi depan. ”Starbucks?”

   ”Ada usul, Haejin-ah?”

   ”Ah, gwenchana… aku lagi bengong aja,” ngeles Haejin.

   ”Udah ngantuk ya, beli minum aja nanti di Starbucks, biar nggak ngantuk,” saran Changmin.

   Haejin menatap keluar jendela, sementara Minho dan Changmin malah duet Keep Your Head Down, dengan Minho sok-sokan mengambil bagian nyanyinya Yunho. Starbucks, saksi perjalanan cinta Haejin dan Donghae. Pertama kalinya Donghae mengakui perasaannya pada Haejin, ya di Starbucks dekat Sky City, apartemen Super Junior.

   Setelah menghabiskan seharian penuh menangis di pinggir pantai Busan, Haejin bertekad dia tidak akan menangis lagi! Cukup banyak waktu yang terbuang untuk menangisi pria macam Taecyeon, dan Donghae. Jadi, cukup menangis seharian, dan tersenyum untuk hari-hari berikutnya.

  Hah~ biar dibilang bagaimana pun juga, patah hati kali ini adalah patah hati terparah diantara dua patah hatinya. Haejin sudah memutuskan tidak akan serius lagi dalam menjalin hubungan dengan siapa pun, karena pada akhirnya hanya akan ada kekecewaan. Trauma lagi? Hah, bukan sekedar trauma lagi, Haejin hanya berharap jika nanti dia menikah, well dia tetap mau menikah, dia akan menikah dengan orang yang tidak dia cintai saja, sehingga jika nanti dia ditinggal untuk kesekian kali, tidak akan ada penyesalan seperti ini.

   Namun, pada hati kecilnya dia mengakui, hatinya pernah terluka parah, dan Lee Donghae yang menjahitnya, hingga bisa hidup kembali, tapi apa yang terjadi? Dengan enaknya Donghae membuka kembali jahitan yang sudah kering. Akibatnya? Pendarahannya lebih banyak.

   Tapi, mau membenci Donghae pun, Haejin tidak pernah sanggup, dan tidak akan pernah sanggup! Karena pria itu datang, membuatnya jatuh cinta. Dan Haejin berusaha memaklumi kenapa Donghae meninggalkannya demi kakak kesayangannya, yang memberi penjelasan saja tidak kepadanya.

   ”Haejin, kok diam saja sih?? Nyanyi dong…” celetuk Changmin.

   Haejin terkekeh. ”Oke, nyanyi apa sih, Oppa? Keep Your Head Down doang, kan? Keciiiil…”

   ”Woah!” teriak Minho dan Changmin bareng.

   ”Nantangin Lee Haejin, nih ya…” kata Haejin sok galak.

   ”Benar, ya? Kau bisa, nih?”

   ”Apanya? Dance-nya? Keciiiil, paling abis itu aku patah tulang!” celetuk Haejin ceria.

   Minho dan Changmin tertawa terbahak-bahak lagi, Haejin ikut tertawa bersama mereka.

   ”Eh, serius Haejin bisa narinya?”

   ”Bisaaaa…” sahut Haejin yakin. ”Nyanyinya juga hapal! Siapa yang bukan Cassieoppeia disini coba? Ya nggak, Minho-ya?”

   ”Ne, pajo!” seru Minho.

   Changmin terkekeh. ”Oke, Lee Haejin, kau kutantang dalam sebuah acara menarikan Keep Your Head Down berdua saja bersamaku! Kau gantikan Yunho Hyung, bagaimana, deal?!”

   ”Deal!” teriak Haejin heboh dari belakang. ”Kalo aku sukses Oppa mau kasih aku apa?”

   Changmin berpikir-pikir. ”Oke, kalau misalkan kau sukses, aku buatkan lagu untukmu.”

   ”Woah!”

   ”Emang Hyung bisa buat lagu?”

   ”Gak bisa, makanya kalau aku sukses mau buatin Haejin lagu, karena aku yakin Haejin nggak bisa!”

   Minho terkekeh. ”Hyung, Hyung salah nantangin Haejin, suer deh!”

   ”Ah, Keep Your Head Down itu dance cowok banget, Minho-ya, Haejin mana sanggup?!”

   Haejin mengembuskan napasnya kesal, membuat Changmin semakin tergelak. ”Kalau kau kalah bagaimana, Haejin-ah?”

   ”Oppa mau apa? Aku kabulkan, karena aku janji tidak akan kalah!”

   ”Okay!” teriak Changmin senang. ”Kalau aku menang, kau harus masak untukku!”

   Minho mengernyit. ”Yeah, masak doang, Hyung?”

   ”Bukannya Haejin nggak bisa masak ya?”

   Wajah Haejin langsung penuh horror, ”Oppa…” keluhnya. ”Kau benar-benar mau dibantai!”

   ”Oke, deal ya?!”

   ”Oke!”

   ”Yeeeey, aku jadi penonton saja!” kata Minho.

   Itulah hari-hari Haejin yang kemudian diisi oleh teman-teman barunya, dia berusaha menjalani hari seperti biasa, dan melupakan sakit hatinya pada Lee Donghae. Namun tidak semudah itu, karena begitu tiba di Starbucks, ingatan Donghae yang kuat terus merasukinya, Haejin memesan minuman yang sama, yang selalu dia pesan jika kesana. Dulu bersama Choi Siwon dan Lee Donghae, dan sekarang bersama Shim Changmin dan Choi Minho.

*           *           *

Senin, 16 Mei 2011

   Donghae merebahkan tubuhnya di kasur, sepulangnya dari lokasi syuting Skip Beat, tanpa mengganti bajunya terlebih dahulu, dia memejamkan matanya, tapi tidak untuk tertidur. Dia hanya mengistirahatkan sang mata yang sudah letih, tapi dia masih belum bisa menemukan bagaimana caranya mengistirahatkan hati dan pikirannya.

   Donghae berbalik dan mendapati banyak boneka nemo di ranjangnya, satu boneka chibinya yang memakai kostum bawang, Donghae memasukkan tangannya di bawah bantal dan meraih ponsel putih yang disimpannya di bawah bantal.

   ”Ck! Kau yang memutuskan melepasnya, dan sekarang kau yang seperti mayat hidupnya, siapa yang bodoh?!” kecam seseorang di depan pintu kamarnya.

   Donghae menghela napas malas, lalu memasukkan kembali ponsel putih itu ke bawah bantal, dan berbalik memunggungi Eunhyuk yang menutup pintu. ”Aku tidak mau membahasnya.”

   ”Lalu mau sampai kapan kau seperti itu?” tanya Eunhyuk dengan nada rendah.

   ”Seperti itu bagaimana?” tanya Donghae.

   Eunhyuk duduk di tepi tempat tidur Donghae. ”Ya seperti ini, diam terus terusan, ayolah, Hae, ini masih tiga hari!”

   ”Lalu?” tanya Donghae.

   ”Ck! Masih ada waktu untuk kembali padanya sebelum kau benar-benar menyesalinya. Lee Donghae, cara yang kau pilih salah!” seru Eunhyuk. ”Kau harusnya menjelaskan masalah ini padanya.”

   Donghae sudah menahan air matanya yang menggenang.

   ”Lee Donghae, aku tau kau serius dengan Haejin. Kau lupa bagaimana kau mengejarnya dulu? Kau lupa bagaimana perjuangan tujuh tahunmu  menunggu gadis kecil yang kau cintai dari masa remajamu?!”

   ”Eunhyuk-ah, keumanhae!” potong Donghae. ”Aku tidak mau dengar lagi…”

   ”Tapi kau bodoh, Lee Donghae!” teriak Eunhyuk. ”Kalau kau yakin dia yang pantas disampingmu dan mendampingimu di hari tuamu nanti, kau harus jelaskan semuanya padanya, jangan kau pendam sendiri! Kalau kau bertindak seperti ini, sama saja kau tidak serius dengannya! Tak ada bedanya kau dengan Ok Taecyeon!”

   ”Aku berbeda dengannya!” Donghae tiba-tiba bangun dan berdiri.

   Eunhyuk menggeleng. ”Aniya! Kau tidak ada beda dengannya, bahkan kau lebih buruk darinya!”

   ”Lee Hyukjae, neo!” Donghae mengepalkan tangannya.

   ”Taecyeon memutuskan Haejin ketika Taecyeon debut! Siapa yang tau alasan Taecyeon memutuskan Haejin?! Haejin sendiri tidak pernah tau, karena Taecyeon cuma bilang hal-hal yang tidak pernah jelas, hanya alasan-alasan klise!” seru Eunhyuk. ”Apa kau tidak pernah berpikir Taecyeon melakukannya dengan alasan yang sama denganmu? Karena dia mau debut, dan Haejin mungkin akan diserang perusahaan?!”

   Donghae terdiam.

   ”Itu kesalahan Taecyeon, tidak jujur, dan sekarang kau sama saja, bahkan lebih buruk.” Kata Eunhyuk lagi. ”Kau membohonginya dengan membawa-bawa nama sahabatnya sendiri! Entah siapa yang mengajarimu begitu Lee Donghae.” Dan Eunhyuk bicara lagi. ”Lee Donghae, kalau kau yang memutuskan memilih jalan seperti ini! Kalau kau memang yakin memilih jalan ini, maka tegakkan kepalamu dan jangan berlarut dalam kesedihan seperti ini!”

   Bibir Donghae bergetar.

   ”Tapi aku, Siwon, Kyuhyun, Sungmin Hyung, ZhouMi, Henry, Ryeowook, dan semua yang ada di Korea, Leeteuk Hyung, Yesung Hyung, Heechul Hyung, Shindong Hyung, belum lagi… Kangin Hyung, Kibum, dan… dan… Hankyung Hyung…” suara Eunhyuk kini terbata.

   Donghae menunduk.

   ”Kau janji apa dulu waktu baru pacaran dengan Haejin? Suatu saat kalau Super Junior kembali lengkap, kau akan kenalkan Haejin pada Kangin Hyung dan Hankyung Hyung, kan?”

   ”Hyuk…” isak Donghae. ”Geumanhae, geumanhae…”

   ”Kau tidak tau bagaimana Haejin di Korea sana kan?”

   Donghae mendongak. ”Dia… dia baik-baik saja, kok. Dia masih bisa tertawa, kok…” ujar Donghae dengan nada putus asa, kemudian dia berusaha tersenyum. ”Aku cuma khawatir dia akan seperti… seperti… waktu Taecyeon meninggalkannya, tapi… rasanya aku tidak seberarti Taecyeon baginya.”

   ”Yakin, Haejin tidak apa-apa?” tanya Siwon tiba-tiba muncul dari depan pintu.

   Donghae mendongak. ”Dia tidak apa-apa, aku lihat di fansite-nya… hidupnya terus berjalan, kok. Dia masih tersenyum, dia masih tertawa…” Donghae mengatur napasnya lagi. ”Hanya aku yang begini…”

   ”Humph!” Donghae mendongak, dan melihat di sisi pintu satunya sudah ada Cho Kyuhyun yang mendengus. ”Aku tak mengira Hyung sebodoh ini!”

   Eunhyuk mengangguk.

   ”Mwo?”

   ”Hyung, aku tanya sekarang!” kata Kyuhyun tegas sambil menatap Donghae serius. ”Yang pacaran sama Haejin selama satu tahun ini siapa?”

   ”Nan…”

   ”Yang menyukainya selama tujuh tahun, dan dengan bodohnya dipendam sendiri siapa?!”

   Donghae diam tidak bisa menjawab.

   ”Kalau begitu, sekarang kutanya lagi, dan hanya Hyung yang bisa jawab, karena aku, Siwon Hyung, atau Eunhyuk Hyung takkan bisa menjawabnya. Kalau Hyung tau siapa orang yang Hyung sayangi selama ini, Hyung bisa tau apa yang terjadi padanya sekarang, kan?!”

   ”Apa yang terjadi padanya?” tanya Donghae lemah.

   Eunhyuk mendesah keras, Siwon geleng-geleng, dan Kyuhyun berdecak tak sabar menatap Donghae.

   ”Kami yang mengenalnya selama setahun ini saja tau apa yang terjadi padanya, apalagi kau, harusnya kau tau kalau kau memang benar-benar mencintainya!” kata Eunhyuk pedas.

   ”Nara dan Ririn…” Siwon melirik Kyuhyun yang mengangguk. ”Hari Jumat lalu ke lokasi syuting Let’s Get Married, mereka mengkhawatirkan keadaan Haejin. Dan Ririn bertanya soal kalian berdua, karena kau tidak bercerita, dan aku tidak akan cerita soal ini juga kepadanya…” Donghae menghela napas masih tidak menjawab. ”Haejin tidak baik-baik saja, Hae…”

   Donghae menggigit bibirnya.

   ”Sekarang semua pilihan tinggal padamu, mau meneruskan kekeras kepalaanmu dan membuat kalian berdua sama-sama seperti ini, meskipun aku yakin suatu hari akan berubah, tapi entah pada sisi positif atau negatif…” lanjut Siwon lagi.

   Eunhyuk mengangguk. ”Kalau kau yakin dengan jalan ini, maka sudah, jangan terus diam dan meratapi nasibmu, tapi maju ke depan, jangan menoleh lagi ke belakang, lupakan Haejin.”

   Donghae menunduk.

   ”Tapi, kalau kau tidak kuat, maka berhenti sok jadi pahlawan kesiangan, dan jadi pahlawan yang sebenarnya!” seru Kyuhyun. ”Lindungi Haejin dari siapa pun yang mengancamnya, hadapi langsung, sekarang yang harus Hyung pikirkan siapa yang mengambil gambar kalian berciuman di situ?! Cari orangnya, jangan malah nurut saja diatur-atur diancam orang seperti itu!”

*           *           *

Seoul

Goodbye stage kali ini spesial, kalian diizinkan menyanyikan lagu namja idol,” kata Junjin Oppa. ”Dan kemudian persiapan album repackage, dan kemungkinan Felidis akan debut di Jepang setelah Haejin menyelesaikan syuting Let’s Get Married,” kata Junjin Oppa bangga.

   Haejin duduk di ruang tengah sambil menguap, maklum, dia benar-benar pulang pagi setelah bermain bersama Changmin dan Minho, disebelahnya duduk Chihoon yang sudah mengenakan seragam sekolah, dan Kyorin juga.

   ”Jadi kalian mau nyanyi lagu apa?” tanya Junjin Oppa.

   ”Apa?” tanya Chihoon pada Kyorin.

   Kyorin mengangkat bahu, ”Tanya Onnie,”

   Haejin menjawab datar. ”2PM, Without U!” desisnya dengan mata menatap nanar. ”Kalau begitu, Chi, Kyo, kalian sekolah dulu, nanti jam sebelas kita ketemu di kantor… aku masih mau tidur…”

   ”Onnie nggak syuting?”

   ”Aku syuting jam satu nanti,” Haejin masuk ke dalam kamarnya, dan merebahkan dirinya di atas kasur lagi. Tapi setelah dibangunkan tak bertanggung jawab oleh Junjin Oppa, Haejin kembali tidak bisa tidur. Akhirnya yang dia lakukan hanyalah baring-baring gelisah saja.

   Karena bayangan pria itu masih terus menghantuinya, bahkan dalam tidur pun, pria itu masih sering menemuinya. Apalagi setelah kata-kata Ririn dan Nara yang menemuinya Jumat lalu, masih terngiang-ngiang di benaknya. Haejin masih terus memikirkan masak-masak kata-kata mereka soal mantan kekasihnya itu, dimana dia harus bisa membedakan dimana kebohongan dan kejujuran yang dikatakan kepadanya.

   Tapi yang jelas, bukan dia yang meminta semua itu, kan? Bukan dia yang melepaskan tangannya sekarang, tapi Donghae yang melepasnya. Haejin sudah berjanji pada Donghae, kalau dia tidak akan melepaskan Donghae kecuali jika Donghae yang minta sendiri. Dan kenyataan sekarang? Dia yang minta dilepaskan, Haejin tidak akan menahannya jika itu kemauan Donghae.

   Terbersit keinginan ingin membenci pria itu, tapi apa daya? Tidak bisa, Haejin sudah membiarkan semuanya secara natural, kecuali mengembalikan semua pemberian Donghae, dan membuang cincin itu.

   Apa alasan Haejin membuang cincin itu? Hanya karena Haejin tidak mau melihat cincin itu diberikan Donghae pada orang lain. Haejin menghela napas, dan terbersit satu ide.

   ”Lee Donghae, jika setelah ini kau memang melepasku, maka aku tidak akan pernah mengharapkanmu lagi.” Tekadnya, dia kemudian menelpon seseorang, dan langsung keluar dari apartemennya. Rencananya sudah benar-benar matang kali ini!

*Jumat, 20 Mei 2011, KBS Music Bank Recording*

Haejin bersiap-siap di lorong menuju panggung KBS Music Bank, karena setelah ini mereka akan melakukan Special Stage. Chihoon dan Kyorin di belakangnya sedang menghapal-hapalkan gerakan, sementara Haejin lebih mengatur napasnya seperti exhale-inhale.

   ”Onnie, tumben gugup?” tanya Chihoon heran. ”Onnie kan sudah hapal dance Without U?”

   ”Bukan itu aku gugupnya,” Haejin menarik napas lagi.

   Kyorin menghela napas. ”Onnie bilang dia mau melakukan atraksi kecil,” dia melirik Chihoon.

   ”Onnie mau jungkir balik?” tanya Chihoon.

   Haejin memutar matanya. ”Sudah kalian jangan bawel! Konsetrasi, jangan sampai salah gerakan, nanti 2PM marah sama kita, arreo?”

   ”Ne…” wajah Chihoon langsung keruh meliukkan badannya.

   ”Felidis on the stage, now!” seru seorang staff Music Bank.

   Haejin mengangguk. ”Kaja!” dia meninju telapak tangan kirinya dengan kepalan tinju tangan kanannya, dan memimpin Chihoon dan Kyorin yang berteriak. ”Hwaiting!” di kanan-kirinya. Lee Donghae, dengarkan aku… bisakah kau bedakan yang mana kebohongan dan yang mana kejujuran dariku? Seru Haejin dalam hati. Kalau kau bisa membedakan mana kebohongan dan kejujuran dari kata-kataku, maka aku juga bisa membedakan dua hal itu dalam kata-katamu.

*On The Stage, please watch 2PM – Without U Music Video*

Secara berurutan berbaris lurus, paling depan Chihoon, kemudian Kyorin, dan paling belakang adalah Haejin. Para Flyers dan penonton telah berteriak-teriak heboh, apalagi ketika intro lagu di mulai. Kemarin memang Felidis sudah merekam versi mereka sendiri dari lagu Without U-nya 2PM.

Without U

(Outfit Felidis, right-left : Chi-Hae-Kyo)

Chihoon mulai mengangkat tangan kirinya dan mulai menggerak-gerakkan jarinya seperti menekan tuts piano, kemudian perlahan dia bergeser ke kiri, lalu Kyorin mengangkat tangan kanannya dan jemarinya juga mulai bergerak seolah-olah menekan tuts piano.

’JYP…’

’I’m gonna be stronger…’

Haejin maju ke depan dan mulai bernyanyi, rapp bagian Ok Taecyeon, dengan penuh penghayatan diucapkannya kata demi kata tersebut.

Geurae heyeojin gedeo joha eochapi eonjen gan neowa

(Fine, breaking up is better)

Ireon iri isseosseul geogatae neon bun myeonghi iraesseul geogatae

(this was going to happen between us anyway)


Geureol ba eya charari jigeumin ge naji gipi sarang hage dwego naseo alji

(You were going to do this anyway
This is better, better than falling deeper in love anyway)


Anheun geol da haengeuro saeng gakhae geuraeseo, I’m ok

 (think of it as fortunate, that’s why I’m okay)

Haejin mundur ke sisi kiri belakang, Chihoon yang tadinya di sisi kiri pindah ke kanan, karena Kyorin maju ke depan, dan mulai bernyanyi.

Nae modeungeol akkim eobshi da jwosseo

I gave you all my all

Neoreul mideo giye nae modeun geol da jwosseo

I believed you so I gave you my all


Neon geugeol beoryeosseo, I gave you my everything

But you threw that away, I gave you my everything


Geuraeseo ijen

That’s why

Kyorin langsung pindah ke sisi kiri lagi, dan Haejin ambil tempat di kanan, mereka mulai menari dalam gerakan seirama, tidak separatis seperti tadi, ketika Chihoon menyanyikan bait reff lagu tersebut.

I’m gonna be okay
I’ll be okay
Gonna be okay
Baby without you
Without you
Baby without you
Without yo
u


Kyorin maju lagi menggantikan Chihoon masih dalam tarian yang sinkron bersama Haejin dan Chihoon.

Neo eobshi meojige, eobshi meojige, deo meojige, eobshi meojige

Without you, I’ll be cooler
More cooler


Ireonal geoya, without you, saragal geoya, without you

I’m going to stand up, Without you

I’ll live on
Without yo
u

Haejin kembali maju dan benar-benar dengan penuh penghayatan dinyanyikannya rapp part Nickhun yang benar-benar mewakili seluruh perasaan hatinya.

Listen, everything happens for a reason, everything happens for a reason
Dareun
yeojareun mannan geoneun ibeon han beonppun iraneun

This is the last time you’ll meet another girl


Maldo andweneun mallo bonamana tanlo nal yaegi malgo geunyang doraseo

Your words don’t even make sense
Just turn around


Naega neomu apeo neoreul boneunge geuman hago shipeo
It hurts me too much
I don’t want to see you anymore

Kembali Kyorin mengambil tempat di tengah lagi, sementara Haejin pindah ke belakang.

Maeil maeil naneun sokgo isseosseo

I was being fooled all this while


Niga eotteon saraminji jocha mollasseo

I didn’t even know who you were


Ijeneun arasseo neon sarangeul molla

But I know now
You don’t know love


Geuraeseo ijen

So that’s why

Kembali Chihoon di depan dan menyanyikan  bagian reff tadi.


I‘m gonna be okay
I’ll be okay
Gonna be okay
Baby without you
Without you
Baby without you
Without yo
u

Kyorin maju lagi menggantikan Chihoon.

Neo eobshi meojige, eobshi meojige, deo meojige, eobshi meojige

Without you, I’ll be cooler
More cooler


Ireonal geoya, without you, saragal geoya, without you

I’m going to stand up, Without you
I’ll live on
Without yo
u


Break, musik mati, dan tiba-tiba semua penonton ber-ooooh ketika sebuah kaca transparan berbentuk segi panjang diturunkan dari atas, tepat di tengah-tengah panggung. Chihoon dan Kyorin melirik Haejin kaget, mereka tidak tahu akan memakai properti, Haejin cuma mengangguk memberi isyarat untuk meneruskan. Chihoon melangkah lagi dan bernyanyi.

Wae naege iraeni, why, daeche naege wae geuraeni make me cry

Why are you doing this to me, why? Why do you have to do this to me, make me cry?


Uriga gajyeoteon geol da beoril jeongdoro gabeochi ineun iri eoteon geon mani

Was it enough to throw everything we had?
All of the times we were together


Uriga hamkke haeteon shigan deuri tto hamke halsu isseoteon shigan deuri

And the times we can never be together again
Aren’t they wasteful, to you?


Ashipji do anhni neoneun sang gwan eopni jigeum neon, are you ok without me

Does it not matter to you?
Even now, are you okay without me?

Chihoon menyanyikan bagian Wooyoung dengan nada tinggi, kemudian Haejin menghela napas keras, dan berlari ke arah kaca tersebut, dan memukulnya dengan tangan kananya hingga kaca itu hancur dan pecah berserakan dan pada saat yang sama ia mulai bernyanyi diiringi air matanya.

I’m gonna be ok, gonna be ok, I’ll be ok, gonna be ok
Baby without you, baby without you
Neo eobshi meojige, eobshi meojige, deo meojige, eobshi meojige
Ireonal geoya, without you, saragal geoya, without you

Felidis strike a pose, Haejin di tengah, dan Chihoon dan Kyorin yang ketakutan dan pucat di kanan kirinya, apalagi melihat tangan kanan Haejin sudah penuh darah, dan air matanya tumpah.

*           *           *

Donghae mengecek Twitter-nya, timeline-nya dipenuhi anak-anak JYP Entertainment yang sedang heboh membicarakan good bye stage Felidis yang fenomenal. Kalau dilihat dari trending topics yang memunculkan Felidis, dan isi timeline sepertinya ada sesuatu yang tidak beres.

@taeccool: @2AMONG @2AMCHANGMIN @2AMkwon @2AMJINWOON kalian harus menonton sendiri! Lihat apa yang dilakukan @CCL_haejin disana!

@Jun2DKAY: @carin_magnae high pitch yang bagus! ^^ suaramu semakin mantap Chihoonie, Felidis jjang! Oiya, apa @CCL_haejin tak apa-apa?

@2PMagreement211: @Felidis_kyorin kyo-ah, apa yang onniemu lakukan? Ya ampuuuun

@2AMONG: @CCL_haejin jika aku sudah di Seoul, kau akan kuminta pertanggung jawaban!

Dan yang lebih membuatnya khawatir isi timeline Nara dan Ririn yang kelihatan panik dan terus memention akun twitter Haejin. Baru Donghae mau membuka komputer, tapi pintu kamarnya terbuka.

   ”Hyung, kau harus lihat ini!” seru Ryeowook cemas.

   Donghae keluar dengan perasaan kacau dan semua berdiri di depan laptop Kyuhyun, Kyuhyun memutar video hasil rekaman Music Bank barusan. Seluruh member Super Junior M menahan napas ketika menonton live performance tersebut. Apalagi Donghae, setiap kata-kata yang Haejin nyanyikan dalam lagu itu benar-benar merasuk dan mengena di hatinya.

   Mulai di bagian Chihoon menyanyikan part Wooyoung, perasaan Donghae mulai tidak enak, dan benar saja sesaat kemudian dilihatnya Haejin memukul hancur kaca besar itu dengan tangan kosongnya, dan Donghae bisa melihat tangisan di mata gadis itu ketika menyanyikan : I’m gonna be okay, I’ll be okay, baby without you…

   ”Ani! Dia tidak baik-baik saja!” seru Donghae sesak, dia menekan dadanya. ”Dia berbohong! Haejin berbohong…”

END

79 thoughts on “{JinHaeXy} Truth or Lies?

  1. kakak ipar .__. *tarik nafas dalem*
    nggak apa-apa kan dirimu? .__.
    Aku udah bilang dirimu keliatan down banget TT.TT *nyanyi down bareng enyuk* *plakk*
    aku udah ngetik separo kisah JinHae lo .__. Tapi aku ga bisa publlish modem mati..
    Kakak ipar, dipikirin baik-baik dong😥 kalian cuma butuh waktu kok.
    Ayolahhhh JinHae dulu sempet ga kaya anak kecil kenapa sekarang balik lagi?
    Harta bukan segalanyaaa lah kakak iparrr.. Nikah sama anang ditinggal mati sama dia juga sengsara. Ntar rebutan warisan sama aurel *melenceng jauuuh*
    pokoknya gimana-gimananya tergantung kakak ipar. Tapi aku berharap kalian bisa mikir kalo kalian itu spesies ikan yang saling bergantung satu sama lain.. Jadi pertimbangin itu :* udah ga mau maksa lagi, kalo dipaksa ntar tambah baby are you down down down down down *digatak*
    ahhhhh cups muah :* semangat kakak ipar!!

  2. annyeong~~
    aku baca part sebelum’y di blog kwan ‘icha’ nara🙂

    omg~~ bkn cm mrk yg patah hati tp smw yg tau JinHae patah hati..
    nyesek bgt pas bacanya..
    poor haejin dan donghae😥

  3. masih tahap galau neh???
    itu kejadian ga baik,,tapi tanda semua bakal membaik kayanya…
    ayo lah donghae, kamu slah jadi harus minta maaf, haejin ngasih kesempatan kamu sekali lagi tuh,jgn di sia-sian gtu ja…

  4. huweeeee~ (TT__TT)
    sumpah unnie ak nangiiiss😦
    haejin keren bangeeeet disini . ak jd kebayang enyuk oppa yang tinjutinju kaca garagara perempuan tidak bertanggungjawab!! #plakk!
    uweeeee~ haeppaa hwaitiiingg~
    jangan mau kalah sama stalker amatiraaan!!
    jangan bikin haejin sok kuat lgi😦
    jangan jadi sok bijak dgn mutusin haejin~
    sumpaaahh ga ridoo unn~ ><
    enyukkyuwon gudd job karna udah nyadarin haepa~ #ciumenyuk~
    haejin unnie hwaitiiiiing~ !!

  5. ikutan nyesek pas haejin pecahin kaca, & nyanyi sambil ngeluarin air mata..😥

    uda lh hae…. ga perlu lama2 lagi.. obatin tu hatinya haejin..
    sekarang aja dia pecahin kaca, besoknya bisa2 nguras sungai han(?) tuh haejinnya..

    nisya unn, jangan galau lagi ya..🙂

  6. woii haejin unn, ini mah makin galau aje ffnya!😥
    ga kebayang kalo sampe ada artis yg beneran ngelakuin hal kyk dirimu itu.
    Hadeh ga kebayang.
    Smg cepet baikan ya sama nemo..

  7. ya ampun, haejin-ah termasuk nekat juga.. mecahin kaca pake tangan kosong…
    ayo haeppa,, jgn bikin haejin menangis dan terluka lagi… mpe dia niat kyk gitu…. ah,, ni part malah bikin nangis n sedih aja
    jinhae,,balikan lagi donk

  8. hwaaaaaaaaaaa,,,, kereeeeennnnn!!!!
    gokil dah haejin dpt aj itu ide perform yg agak2 mengerikan tinju2 kaca,, ckckck

    ngeeekk ayo cepet susul haejin ke korea itu,, buka hati lo ngek!!
    masaoloooohhhhh,,, gemez dah ma ngek!!

  9. Balikan..balikan..balikan..balikan..bawa” spanduk demo biar jinhae balikan lg..
    Ini jg ikan susah bgt sih..hrz z nyakitin diri dl baru sadar..
    Ikan pengecut deh *d lempar k sumur..
    Ga usah saling gengsi deh..ngehindarn perasaan sygny..
    Galauny kebangetn,,smpe mecahn kaca..
    *horor..

    Show must go on..u have to continue ur life..for ur better living..
    Jinhae FIGHTING!

  10. *bengong*
    Anda ngga baik2 ajaaa, Haejin-ssi.
    Kalo seandainya anda baik2 aja, ngga mungkin nyanyi bagian itu sambil nangis plus mukul kaca itu.

    Saya. Tidak bisa berkomentar apa apa. Sumpah-_- nyesek, Haejin-ssi.
    Setiap baca ff galau kaya gini. Menyangkut percintaan, pasti keingetan mantan.

    Ckck, unnie. Bikin ff galau lagi, gimana mau sembuh dari galau akutnya =_= *tabok*

  11. setelah rada2 vakum baca per ff an, balik lagi langsung baca ff model begini..
    nyesek sumpah..
    apalgi pas bagian lagu felidis – without u itu..
    ToT

    JinHae..
    sama2 tidak baik2 saja..

    setuju sama kata2 eunsikyu(?)..
    ayolah..
    pada jujur aja deh mending..

    tapi ya,
    yang paling bgus bwt Jinhae dh..
    eh salah, yang terbaik pokoknya..

    HWAITING!!

  12. sesek bacanya sumpah nyeseeeekkkk bgt!!! Aku gemes bgt sama haejin yg diem aja dan berusaha tegar, kaya bukan haejin biasanya.. Kaca..itu..omo berani bgt!!😦
    Ga rela jinhae pisahhh, aku juga gemes sama hhae yg diem aja :@

  13. ga tau mau komen apa…
    bener2 bikin nyesek en critanya bener2 keren..
    brasa kek bener2 terjadi…

    smoga jinhae lekas baikan en bermesra ria lagi kekekekeke

  14. onnie, haish~ jinjja…
    aku mau nangis baca inii😥
    lee donghae babo!!! yaa!!! neo! jeongmal babo namja!!!!!!
    onnie, yaampuuu..
    itu mecahin kaca, benerbener kaya ngeluarin amarah banget. itu bagian klimaks banget!
    astaha gue sekarang beneran pengen felidis itu benerbener ada dan goodbye stage itu benerbener ada!!!! onnie, aish~
    lee donghae! cepat minta haejin balik!!

  15. astaga…ini beneran galau yg paling galau… without u-nya paaaasssssssss bgt..
    😥 nisyaaa udahaan atuhhh… bikin jinhae balikan… jangan dipikirin sunhae…

    aduuuhhhhh ikutan galau… chochoilee terancam #ditabok yg punya geng..

    jinhae balikan lah balikan inget sea n sky dan baby yg d kandungan #plak

    donghae jangan babo dehhh… itu liat si haejin ud berdarah2 gt…

    jinhae balikan!!! #maksa

  16. errrr……………haejin jangan nyiksa diri gitu donk….speecghless aku gak bisa ngomong apa2kasian anget nich couple…. uweeeeee
    HWAITING HWAITING

  17. Sumpah yang ini Daebakk!!! apalagi pas adegan hancurin kaca bener2 dapet klimaks sama feel-nya, Keren2….buat pemilihan lagunya pun pas bgt…. Lain waktu Ceritain gimana Haejin ketemu Omma dan Hyung-nya Donghae donk, ^^

  18. Apabanget deh donghae jadi ngeraguin haejin *jenggut* oon ato apasih? Orang berubah kali. Belajar dari masa lalu. Jangan dibilang orang sama terus dong *tabok* tapi haejin jangan gtu juga dong caranya😥 masa nikah sama orang yg ga dicintaiin. Trus apa untungnya nikah gitu? Pasti diyadongin terus ditinggalin gtu. Ih jangan mau!! Emang sih sakit hati itu sesuatu. Tapi jangan ambil keputusan kyak gitu *tepok*
    Emang deh jiwa sahabat itu, disaat sahabatnya lagi galau gitu pasti deh selalu bisa bersikap dewasa dan ngasih nasihat2 yang menyadarkan..Kkk~ tapi tapi tapi.. ngerasa serba salah juga sih kalo bisa bedain yg mana kebohongan yg mana kejujuran. Tapi yah seenggaknya cukup tau, ga jadi harus kayak gini yah😀 emang nih spesialisasinya momma banget deh #prokprok~ aku sampe nangis sambil liat MV without u..

  19. Ya ampuuunnn!! Lee donghae pabbo!!😥
    Astaga, haejin kasian banget..
    Eh, tumben si eunhyuk oppa bijak banget d sini ㅋㅋㅋ

  20. huaaa…Lee Donghae tanggung jawab……oww ternyata detail adegan Haejin pecahin kaca episode ini, kemarin langsung bc strongheart jd kurang tau detailnya…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s