{JinHaeXy} Special Valentine ~PG 15~

 

”Valentine, kau akan kasih kado apa?” tanya JooEun penasaran saat dia dan Haejin sedang jalan-jalan di pusat perbelanjaan di kota Seoul. JooEun merupakan korban kesekian Haejin, yang menemani Haejin jalan-jalan dengan full cover of her face agar tidak ketahuan pihak JYP kalau dia jalan-jalan. Maklum saja, Haejin orangnya cepat bosan, dan kalau sudah begitu, dia akan jalan-jalan, tanpa dua dongseng Felidisnya yang taat peraturan, dan akan menyusahkan para yeojachingu member Super Junior untuk menemaninya jalan-jalan.

Berhubung ini hari senin, dan yeojachingu member Super Junior sedang super duper sibuk, maka hanya Choi JooEunlah yang bisa diharapkan. JooEun seusia dengan Kyuhyun, dan dia adalah yeojachingu Lee Hyukjae, a.k.a Eunhyuk Super Junior! JooEun sedang membuat skripsi, sehingga jadwalnya tidak padat. Biasanya hari-harinya dihabiskan berduaan dengan kekasihnya, Eunhyuk, tapi hari ini dia sedang ’ngambek’ karena Eunhyuk masuk Super Junior M sebagai member baru.

”Kasih apa ya, aku juga bingung Onnie…” sahut Haejin sambil terus memandang pernak-pernik di toko yang mereka masuki. ”Si Nemo suka apa, aku juga belum tahu, Valentine tahun lalu kan kami belum jadian. Onnie sendiri?”

”Aaah, aku sedang malas dengan si Teri!” desah JooEun sambil mengambil sarung ponsel berwarna ungu yang dipajang di etalase toko.

”Wae? SJ-M kah?” tanya Haejin berapi-api. ”Aku juga kesal dengannya Onnie, bukan kau saja! Nemoku itu pengangguran, tidak banyak kerjaan seperti si Teri! Teri sudah banyak kerjaan, masuk ke SJM, pula! Nemo baru jadi main rapper disitu, lah kalau ada Teri! Kegusur sudah tempatnya!” jelas Haejin panjang lebar. ”Aku kan suka dengar desahan Hae kalau ngerapp!”

JooEun menjitak kepala Haejin, Haejin langsung meringis. ”Onnie…” gerutunya.

”Dan yang bahaya itu EunHae!” desis JooEun.

Bahta!” pekik Haejin. ”Onnie, beritahu Teri, jangan suka dekat-dekat dan merayu pacarku!” serunya sengit.

”Ya! Pacarmu yang memang suka dirayu!”

”Onnie, pacarmu yang genit! Suka elus-elus, dan colek-colek pacarku!”

”Ya! Pacarmu yang playboy, suka merayu pacarku!”

”Onnie pacarmu suka mencium pacarku!”

Sampai akhirnya keduanya sadar banyak yang sedang memperhatikan mereka, barulah mereka menghentikan debat kusir tidak penting tadi dan beranjak ke toko buku.

”Rasanya si Teri tak mungkin kuberikan buku… mahal pula!”

”Aaaah, aku mau hadiah yang spesial!” keluh Haejin. ”Ini kan valentine pertama kami, Onnie…”

JooEun berdecak. ”Dasar pasangan melankolis! Valentine-ku dan Eunhyuk biasa-biasa saja, tidak penting-penting amat!”

”Aaah… Super Junior M, aku harus siap-siap comeback Felidis juga, aku sudah dua minggu tak bertemu dengannya, kasihan dia…” kata Haejin prihatin dan sedih sekali menatap buku gambar anak-anak dengan cover Finding Nemo.

”Kenapa dia yang kasihan?”

”Aku juga patut dikasihani… tak ada suntikan semangat…” Haejin menerawang. JooEun geleng-geleng, pasangan abnormal! Pikirnya. ”Jadi apa yang spesial menurutmu, Onnie?”

”Yang tidak mahal!”

 

*Salon*

”Hyeonie, kalau dengan Cabe, jika valentine, apa yang kau lakukan?” tanya Haejin di salon kesayangan Kim Hyeon dan kekasihnya, si Cabe Kim Heechul. Setelah JooEun terpaksa pulang karena ada panggilan dari dosennya, Haejin mencoba menemui Hyeon untuk meminta saran.

Hyeon yang sedang manicure menjawab. ”Kami berdua yang penting spesial…”

”Spesial?”

”Hmm, seperti treatment spesial… apalagi disini kalau valentine ada paket khusus pasangan lho… biasanya aku dan Cabe seperti itu…” cekikikan Hyeon, sementara wajah Haejin blank.

Spesial? Maksudnya spesial adalah treatment spesial di salon?!

”Tidak kencan, Hyeon?”

”Aigoooo, itu sudah kencan!”

Haejin menghela napas, apanya yang nikmat kalau cuma treatment?! Haejin geleng-geleng dan pamit pada Hyeonie yang sepertinya perawatannya masih akan sangat lamaaaaa.

 

*Rumah Nara*

”Kau mau kemana?” tanya Haejin nyureng begitu dia masuk ke dalam rumah, dan dilihatnya Nara sudah rapi.

”Bimbel, sama Kyuhyun.” Sahut Nara. ”Onnie tumben kesini, katanya lagi mau comeback, sibuuuuuk…”

”Mumpung bisa kabur…” Haejin langsung duduk dan merebahkan kakinya.

Nara mengambilkannya minum, air putih biasa! Karena Haejin tidak suka minum air dingin. ”Nih minum! Naik mobil aja kayak marathon…”

”Habis nganter JooEun Onnie, terus ke tempat Hyeonie…”

”Waduh, dalam rangka?”

”Nara-ya, aku mau tanya… kau dan Kyuhyun kan sudah masuk tahun ketiga kalian berpacaran…”

Nara mengangguk.

”Kalau Valentine apa yang kalian lakukan?”

Alis Nara mengerut. ”Apa yang kami lakukan?”

”Ne, aku dan Donghae kan baru mau satu tahun… kami pacaran akhir Maret tahun lalu. Jadi aku tidak tahu harus bagaimana untuk menjadikan hari itu, yaaa bermakna bagi orang-orang pacaran lah…”

Nara berpikir. ”Aku dan Kyuhyun tidak merayakan seperti orang kebanyakan Onnie… jadi kurasa kau salah bertanya padaku.” Kekehnya. ”Lagipula kau kira kami akan bermesraan gitu? Aiiih, jauuuuuuuh…”

(.____.)

”Biasanya 14 Februari, Kyuhyun akan menjemputku pulang sekolah…” kata Nara mulai bercerita.

”Aaah itu romantiiiiis…”

”Ani! Aku belum selesai!” desis Nara. ”Lalu kami akan bertengkar sepanjang jalan…” kenang Nara bahagia *?*

-,-

”Jadi kami akan bertengkar, lalu adu game bersama, dan yang kalah harus terima dikata-katai yang menang…”

Haejin geleng-geleng stress.

 

*Rumah MinGi*

”Hmm…”

”Ne, kau dan Jongwoon Oppa kan belum ada satu tahun jadian juga tuh, bagaimana MinGi-ya? Apa yang kau lakukan dengan Jongwoon Oppa nanti di hari kasih sayang?!” tanya Haejin bersemangat.

MinGi senyum-senyum malu. ”Kata Jongwoon Oppa, kami akan ke pantai…”

”Aigooo, romantisnya… ini yang aku cari, menghabiskan waktu valentine dengan spesial! Ngomong-ngomong kalian mau rencananya ngapain di pantai?” tanya Haejin antusias.

MinGi tersenyum. ”Jongwoon Oppa dan aku akan mengajak kura-kura kami berenang…”

Dan Haejin langsung ternganga dan blank parah.

 

*Kantor Ahrin*

”Onnie, kau dan Kibum Oppa akan ngapain hari Valentine besok? Aku bingung nih mau ngapain…”

Ahrin cekikikan, lalu menjawab. ”Kau tahu, Kibum sudah menyiapkan hadiah yang spesial dan kencan yang spesial!” tekannya.

”Jinja?!” mata Haejin berbinar.

”Memang kenapa, Haejin-ah?”

”Ani, hanya bingung, mau cari inspirasi untuk hari valentine-ku dan Donghae. Memang apa yang Kibum Oppa lakukan, Onnie?”

Ahrin mengambil amplop, dan mengeluarkan isinya. Segepok voucher belanja! ”Lihat, Kibum dapat dari syuting CF-nya, dan ini untukku, dan besok dia akan menemaniku berbelanja…”

Haejin menelungkup di meja saking frustasinya.

 

*Studio Tulis Ririn*

”Kau satu-satunya sisa harapanku, Onnie…” ratap Haejin di meja Ririn. ”Setidaknya kau yang terlihat paling normal dibandingkan pasangan yang lainnya…”

Ririn mengernyit. ”Valentine Day?”

”Ne…”

”Ngapain ya? Hubby biasanya jemput aku, kasih mawar sama cokelat…”

”Aaaah jinja, so sweet…”

”Lalu kami akan ke gereja, dan berdoa, berterima kasih pada Tuhan, karena atas berkat dan rahmat-Nyalah, aku dan Siwon bisa dipertemukan di dunia yang fana ini. Lalu kami bersyukur Tuhan masih memberikan kasih sayang diantara kami, dan kami berdoa agar Tuhan memberikan kami kesehatan dan umur yang panjang, agar kami bisa membina rumah tangga dalam nama Tuhan, memiliki anak-anak yang berbakti bagi negara, dan kedua orang tua…”

Haejin pingsan!

 

*14 Februari 2011*

Setelah kemarin gagal dan stress karena meminta saran dari pacar-pacar member Super Junior, Haejin stress akut! Dia tetap mau valentine-nya dilalui secara spesial dengan Donghae, tapi apa yang harus dilakukannya? Padahal ini adalah valentine pertamanya dengan Donghae.

”Aaah, pacar gagal!” jitak Haejin pada kepalanya sendiri.

”Kenapa?” Seulong duduk di sampingnya. Keduanya sedang berada di gedung JYP Entertainment, Haejin menyelesaikan recording, sementara Seulong memang hobi wara-wiri di kantor.

Haejin bersandar di dinding belakangnya. ”Ini kan valentine pertamaku dengannya, Ongie-ya…”

”Aaah, lalu? Apa yang membuatmu lusuh seperti baju baru turun dari jemuran?” tanya Seulong asal. ”Jangan bilang ada skandal Hae Hyung lagi deh? Dasar Tante Galau, semua dimasukin ke hati!”

”Bukaaaan, kau ini sok tahu!” desis Haejin. ”Aku cuma bingung bagaimana valentine ini bisa spesial bagi kami berdua?” ratapnya. ”Apalagi usianya hari ini 8888 hari… aaaaah…”

”Untung bukan 6666 ya?”

Haejin mencubiti lengan Seulong gemas, Seulong tertawa terbahak-bahak. Sahabatnya itu memang tidak pernah serius. Tapi akhirnya Haejin menceritakan kisah para yeojachingu lain yang menurutnya ber-valentine day dengan cara tak wajar.

”Spesial itu bukan berarti harus mewah kok, Haejin-ah…” kata Seulong bijak. ”Sesuatu terasa spesial, kalau kalian berdua sama-sama menikmatinya… dan menganggap setiap momen yang kalian lalui spesial. Seperti siapa tadi? Heechul Hyung dan pacarnya… bukan salonnya yang spesial, tapi waktu yang mereka lakukan saat melakukan hal yang mereka sukai. Begitu juga dengan siapa lagi tadi? Kyuhyun dan pacarnya yang suka main game, Siwon Hyung dan pacarnya yang bersyukur, dan Yesung Hyung dan pacarnya yang mencintai kura-kura…” Seulong mengacak rambut Haejin. ”Karena waktu kebersamaan yang mereka lalui saat melakukannya itu yang spesial, bukan apa yang mereka lakukan!”

Haejin mengangguk. ”Apalagi kami sudah dua minggu tak berjumpa…”

”Bertemulah dengannya, habiskan waktu dengan ngobrol, itu saja sudah spesial kok…” Seulong mencubit pipi Haejin.

 

*SM Entertainment*

-Momma- calling…

Donghae mengernyit, tidak biasanya Haejin menelepon! Mereka berdua punya perjanjian bahwa jika mereka terpisah jauh, lebih baik mereka tidak saling menghubungi lewat telepon.

Dengan alasan, menyakitkan hanya dapat mendengar, tapi tak dapat merasakan.

”Yeoboseyo, Ikan Kokiku…” sapa Donghae sendu. ”Bogoshipo…” belum-belum Donghae sudah bicara begitu.

”Nemoku…” sapa Haejin manja. ”Kangeeeen…”

”Nadoooo…”

”Nemo, kita ketemu yuk…”

”Hee?” mata Donghae melebar, dia sedang mengaransemen lagu karena tidak ada kerjaan jadi kaget. ”Kamu mau ketemu? Kamu nggak sibuk?”

”Nggaaaaak, pokoknya aku mau ketemuuuuuu…” rengek Haejin.

”Arasoyo… kapan?”

”Sekarang! Aku sudah di depan SM Entertainment!”

”Mwo?!”

”Cepat turuuuuun…”

”Ne, ne, aku segera turun… sabar ya Jagi…”

Donghae buru-buru turun dan keluar, dia melihat New Ford Escape hitam terparkir disana. Mata Donghae makin melebar, Haejin bawa mobil sendiri! Ini memalukan, dia kan tidak bisa nyetir… ==”

Donghae langsung masuk, dan mendapati Haejin sedang tersenyum lebar padanya, ”Poppa…”

”Hai, Momma…”

Mereka berpelukan, dan Donghae sekilas mengecup bibir Haejin, setelah itu Donghae nampak sedih lagi.

”Wae? Kok bertemu malah sedih? Tidak suka ya ketemu denganku?”

”Aniii… aku senang, tapi… aku malu…”

”Hah?! Malu kenapa? Kau pakai baju kok…”

”Jagi, kau bisa nyetir… aku tidak…”

”Aigo, tidak usah dipikirkan…” Haejin memutar kunci kontak dan menyalakan mesinnya. ”Jagi, kau tidak ada acara kan sampai besok pagi? Karena aku mau menculikmu…” kekeh Haejin.

Donghae mengangguk. ”Aku bahagia diculik…”

”Oke, berangkat…” Haejin memasukkan gear dan menginjak pedal gas perlahan-lahan dan meninggalkan Seoul.

Beberapa jam kemudian keduanya sudah tiba di pinggir pantai Busan.

”Sampai…” kata Haejin bersemangat dan melepaskan sabuknya setelah mematikan mesinnya.

Donghae bertanya. ”Pantai?”

”Ne, pantai… karena kalau ke Mokpo, kurasa kita bisa-bisa tidak pulang seminggu, jadi lebih baik Busan saja…” kata Haejin sambil tersenyum. ”Ayo turun.” Ajaknya sambil membuka pintu.

Donghae ikut turun.

”Ayo main air!” ajak Haejin sambil menggandeng tangan Donghae dan mengajaknya berlari ke pantai.

”Kita nggak bawa baju ganti, Sayang…”

”Nggak apa-apa, masuk angin berdua biar romantis…” tarik Haejin terus, akhirnya setelah menginjak pasir pantai, air laut yang hangat mengenai mereka. Dan entah siapa yang memulai, keduanya sudah bermain ciprat-cipratan air laut.

Kebanyakan sih Haejin yang kena, karena dia sebetulnya tidak suka matanya kena air laut, pedas! Itulah kenapa Donghae, member Super Junior, dan para pacar memberi Haejin julukan Ikan Mas Koki, karena selain montok dan bulat, ikan mas koki hidup di air tawar.

”Sakiiiit, Donghae-yaaaa…” rengek Haejin sambil memegang matanya. Sementara Donghae tertawa setelah menyebabkan air pasang di atas kepala Haejin. Haejin membalas lagi, tapi matanya tetap pedih.

”Aigo, aigo…” Donghae mendekati Haejin dan mengecup kelopak mata kekasihnya. ”Sudaaaaah, jangan takut, air laut tidak semengerikan itu… lain kali kita bawa kacamata renang ya…”

Haejin mengangguk sambil terus mengedip-ngedipkan matanya yang pedas.

”Ke tengah yuk, Sayang…” ajak Donghae.

”Aaaaah…” tolak Haejin sambil merengek.

”Kan kamu bisa berenang…” kata Donghae heran akan penolakan Haejin.

”Tapi kalau di kolam renang, Poppa…” kata Haejin terus menahan Donghae agar tidak menariknya ke tengah. Tapi namanya juga Donghae, digendongnya Haejin dengan gaya bride, dan dibawanya ke tengah, air laut sudah sampai di dada Donghae, dan setengah tubuh Haejin yang digendong.

”Ayo, Momma… jangan takut…”

Haejin terus mengeratkan pelukannya di bahu Donghae dan masih takut dengan air laut yang pedas. ”Hae…” rengeknya.

”Gwenchana, kan ada aku… turun ya sayang…”

”Nggak mau…”

”Bilang aja seneng di gendong…”

”Sekalian!” seloroh Haejin.

Tapi toh Donghae tetap menurunkan Haejin, yang airnya sudah mencapai lehernya, belum lagi ombak yang berseliweran, Haejin masih memeluk pinggang Donghae, dan Donghae memeluk bahunya.

”Oh iya, sebetulnya ada apa sih kau mengajakku jalan sejauh ini?” tanya Donghae sambil mengangkat tubuh Haejin setiap ada ombak yang datang, agar mata kekasihnya tidak kena air laut.

Haejin terkekeh. ”Happy valentine’s day, Nemo…”

Valentine? Jinja?!” pekik Donghae.

”Hmm…” Haejin mengangguk. ”Juga selamat hari 8888… hahahaha…” kekehnya sambil memeluk kekasihnya itu.

Donghae balas memeluk Haejin. ”Padahal aku mau menyiapkan hal yang spesial…” keluh Donghae. ”Tapi tak kukira kau yang melakukannya duluan…” diangkatnya lagi Haejin karena ada ombak mendekat.

”Ya ini kan valentine day pertama kita…” Haejin mengalungkan tangannya dan bergelayut di leher Donghae, Donghae menahan pinggangnya, dan Haejin mengunci kakinya di punggung Donghae.

Donghae tersenyum, lalu mencium bibir Haejin perlahan, Haejin membalasnya, dan meremas rambut Donghae, sampai ombak menerpa mereka, Haejin kembali megap-megap, kehabisan napas karena ciuman Donghae, sekaligus mata pedas karena terkena air laut.

”Aduuuuuh, merusak suasana…” keluh Haejin, sementara Donghae terbahak-bahak.

Setelah mereka puas bermain, dan berciuman lagi, di pinggir pantai, keduanya kemudian masuk mobil di kursi belakang, dengan membuka kaca jendela, Donghae berbaring di jok kursi, dan Haejin berbaring telentang di atasnya, keduanya menatap atap mobil, dengan baju yang basah, rambut yang basah.

Lengan kokoh Donghae memeluk tubuh Haejin, Haejin meletakkan tangannya di atas tangan Donghae.

”Katanya, valentine itu terasa spesial kalau kita menghabiskan waktu melakukan apa saja bersama pasangan kita, jadi tidak terlalu ada makna spesifik…” Haejin memainkan jemari Donghae.

Donghae memejamkan matanya sambil terus hidungnya menghirup aroma rambut Haejin.

”Jadi hari ini aku mau terus bersamamu…”

”Kalau begitu valentine terus setiap hari, yuk…” kata Donghae pada kulit leher Haejin.

Haejin terkekeh. ”Maunya sih begitu, sayang kita kerjanya juga setiap hari ya…” sesalnya.

”Mana cokelat? Harusnya valentine aku dapat cokelat…” kata Donghae lagi.

”Ah iya, lupa cokelatnya…” Haejin bergerak di atas tubuh Donghae, dan berbalik sehingga dia tengkurap di atas tubuh Donghae yang sama basahnya. Donghae membuka matanya dan menatap wajah kekasihnya yang dekat dengannya itu.

”Mana cokelatnya?” tanya Donghae sambil tersenyum.

”Cokelat rasanya apa?”

”Manis…”

”Efeknya apa?”

”Membuat jadi hangat…” kata Donghae seperti anak kecil.

”Aku punya yang lebih manis dan lebih hangat dari cokelat… mau tidak?” goda Haejin.

Donghae terkekeh. “Mau doooong…”

”Tapi hangat ya, jangan sampai panas… kalau panas, cokelatnya meleleh… waaaah, gawat!” seloroh Haejin lagi.

”Iya mana?” tangan Donghae menengadah.

Haejin lalu mengecup Donghae tepat di bibirnya lagi, Donghae sudah tahu ini maksud Haejin tadi, dan langsung merengkuh leher kekasihnya agar menciumnya semakin dalam. Napas keduanya memburu, tidak ada jeda dalam ciuman mereka, hingga Haejin menarik diri sebentar untuk mengambil napas, dan berbisik, ’Saranghae…’ di bibir Donghae, Donghae kembali melumat bibir Haejin, Haejin semakin memperdalam ciumannya.

Dari yang awal posisi Haejin yang menelungkup pada Donghae, hingga berpindah, Haejin yang dibawah, dan Donghae yang mengecupnya, keduanya berpangutan, hanya jeda sekilas, menarik napas, dan kembali berciuman.

Kedua baju mereka basah, tidak terasa dingin di kulit mereka, karena kehangatan yang terus menjalar di tubuh keduanya, Haejin terus membelai pinggang Donghae, dan sesekali menarik kaus Donghae ke atas, dan mengelus perutnya pelan. Donghae mendesah sekilas, dan kembali mencium Haejin dalam dan intens.

Sampai akhirnya, entah berapa lama mereka berciuman, dan kelelahan, keduanya tertidur berpelukan.

END

Oke, ini bentuk kerinduan Author pada Donghae, karena sejak bekerja, udah susah buka lappie, cari berita, nyangkul foto… kangen banget sama Donghae, sampe nggak bisa tidur! Serius deh… hiks hiks hiks…

Saya sih nggak ngerayain Valentine, cuma karena momennya pas, udah deh bikin aja… agak liar gapapa lah, JinHae gitu lhooooo… btw itu Header, Icha yang bikin lhoooo #plakk

Sampai jumpa di JinHaeXy (Haejin-Donghae Sexy Galaxy) Selanjutnya… babai…

24 thoughts on “{JinHaeXy} Special Valentine ~PG 15~

  1. Aiiishh~ jinjja?!
    Biar kata udh ckup umur jg ttp aja merinding baca ending’y /plakk..
    Ngakak wkt Haejin keliling k smua yeojachingu nanyain spesial valentine. Koplaakk!
    Haha..
    Keren onn!!

  2. aku sukaaa ini…!!! :))
    tapi kenapa haejin yg jadi over y..??
    sekali2 buat donghae yg over ya thor… :*

  3. bener kata jooeun,, masalahnya EUNHAE *caps jebol* tuhh kn saya jadi inget lagii.. huwaaaaaaaa….😥
    emank member suju aja ga ada yg bener jadi wajar klo pacarnya juga pada ga bener smua *dikeroyok..
    aku suka aku suka bnged tuhh adegan di pantainya.. yg kyak bgini yg justru bkin merinding disko dan deg degan paraahh.. hahaha :d

  4. aigoo~ aku nyari ujung blog ini ampe megap2 ga ktemu
    akhirnya nyerah dan mampir di ff ini
    seruuuuuu
    knp ga dr dulu aku nemu JinHaeXy?
    >____<

    • ok ternyata dlu pernah coment, dikira dlu jd sider hehehehe
      bentar lagi blan feb lagi, haejin mau ksih kado apa ya ma hae, apa mau ngasih hasil yg kemaren d saipan? uuuuuuuuu

  5. aigo eonnie aku baru tau yg oneshoot ini gara2 kata2 eonnie yg welcome to jinhaexy maklum jg sih belom lama juga jd readers disini, let’s go baca yg lainnya!

  6. Baca ni ff bikin aku kangen sama abang ikanku😦
    btw endingnya agak2…^^
    Aku ikut pingsan baca cerita2 valentine-nya yeojachingudeul suju😀

  7. hahahaha sutressss dah nanya2 ama temen2nya itu, penutupnya ririn pula hahaha AMIN deh., nitip doa dong ama rinwon jin ah =p
    jiiiaaahhhh….hae sih pasti pengen klo diculik mulu kayak gini, haha menikmati skali kalian ^^ dasar ikan maenannya air, sayang koki tu air tawar tp enak kan jd bergelayut ama nemo-nya XDD romantiiisssss deh, pengen deh valentine-nan di mobil sambil nunggu sunset ,,hohoho *kissing jg #plak

  8. couple2 sj gk ad yg waras..
    wkwk..ngakak wkt bc bagian mereka menghabiskan valentine kyk gmn..

    endingnya keren..jd makin suka dgn jinhae..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s