Love Actually ~Part 1~

annyeonghaseyo yeorobun… hehehe, gaya banget deh pake-pake bahasa Korea, entah itu tulisan bener apa nggak… ini FF kedua setelah debut… jgn bosen2 baca dan kasih komen yaaaa… oh iya, maaf kalo saya terlalu narsis disini… boleeeh doooooong… *ditimpuk sendal sama readers*


Penjelasan Awal :

Fleur De La Supergirl, adalah girlband papan atas Korea selatan, yang gawangi oleh tiga orang gadis. Lee Haejin, Lee Kyorin, dan Cho Chihoon. Meski cuma bertiga, girlband satu ini nggak bisa diremehin gitu aja.

Haejin, anggota tertua di Fleur De La Supergirl, merupakan leader, rapper, dan dancing machine pada saat yang sama. Dijuluki the next Park Gahee, karena kemampuannya mirip dengan Gahee Afterschool.

Kyorin, anggota kedua di Fleur De La Supergirl, adalah sub vocal, dan anggota Fleur De La Supergirl yang bisa main banyak alat musik. Violin dance dalam setiap lagu Fleur De La Supergirl adalah gubahannya.

Chihoon, anggota ketiga, dan maknae Fleur De La Supergirl, adalah main vocal. Adik dari Cho Kyuhyun Super Junior. Suaranya sama bagus seperti kakaknya, dan sama susah ngedance seperti kakaknya.

Nah, ketiga gadis ini sama-sama single. Siapa yang sangka, hanya gara-gara acara Star Golden Bell, mereka menemukan pasangan hidup  mereka?

***

Dorm Super Junior, Jumat

Leeteuk duduk di depan televisi, dan mengganti-ganti chanel, berdecak berkali-kali, bete! Kalau sudah begini, pasti kekasihnya, Sangmi, sedang sibuk dan tidak bisa meladeninya. Maklum, Sangmi kan model, jadi jadwalnya juga sama parahnya dengan jadwal Super Junior.

”Ah, Hyung!” Kyu keluar dari dapur sambil bawa cangkir. ”Jangan diganti! Ini aja… adikku mau tampil!”

Leeteuk mengangguk, dan menatap tivi malas. ”Oh, adikmu yang anggota girlband Fleur De La Supergirl itu?”

”Ne.” Kyu kemudian duduk di sebelahnya. ”Hyung kenapa? Bete banget kayaknya…”

”Sangmi Noona, Kyu!” jawab Ryeowook sambil memasak di dapur.

Kyu manggut-manggut. ”Noona memang sibuk! Sabar ya, Hyung! Makanya Hyung jangan ikutan sibuk, masa nggak pernah nyambung jadwalnya… Hyung ada jadwal, Noona free. Noona ada jadwal, Hyung yang free, sebetulnya kalian itu jodoh tidak sih?” tanya Kyu.

Leeteuk menggeplak kepala Kyu.

”Sakiiiiiit!” ringis Kyu.

”Makanya kalo ngomong jangan asal jeplak!” kata Leeteuk kejam. ”Aku itu jodohnya Sangmi, tau?!”

”Tau, Hyung, tau…”

Kemudian dalam acara Music Bank itu tampillah girlband adiknya Kyuhyun. Fleur De La Supergirl, girlband pendatang baru dibawah JYP Entertainment. Terdiri dari tiga orang perempuan, yang salah satunya adalah adiknya Kyu. Kyu langsung heboh, hal itu membuat seluruh Hyungnya muncul, dan penasaran, karena adiknya Kyu yang sedang tampil di Music Bank.

”Woaaaaa! Kyu, itu girlband adikmu?” Heechul sudah mulai menari-nari tidak jelas melihat gerakan dance mereka. ”Aku harus menghapalnya, aku harus menghapalnya…”

”Adikmu yang mana Kyu?” tanya Eunhyuk sudah melotot memandang televisi, nggak bisa diam dia kalo udah ngeliat cewek cantik.

”Ha ha ha!” Shindong tertawa. ”Gampang banget nyari adiknya Kyu! Tuh yang itu tuuuuuh… suaranya mirip! Matanya apalagi…”

Kyu nyengir. ”Hyung memang hebat!”

”Oh itu adikmu, Kyu?” gumaman itu terdengar seantero rumah.

”Kalau yang itu siapa, Kyu?” tanya Sungmin menunjuk gadis yang sedang nge-dance paling depan, dan menggerakkan badannya dengan luwes.

”Molla! Aku juga baru lihat…” jawab Kyu menatap gadis yang menari itu tanpa berkedip.

”Gimana sih?!” gerutu Leeteuk. ”Ini kan teman adikmu…”

”Yaaaah, emangnya aku hapal?”

”Kalo yang ini nih? Yang belakangnya siapa?” tanya Siwon.

”Molla!”

”Capek, deeeeeh!”

Heechul tiba-tiba sudah berbicara, dengan tangan memandang Blackberry. ”Fleur De La Supergirl! Girlband yang terdiri dari Lee Haejin, Lee Kyorin, dan Cho Chihoon ini debut di akhir tahun dalam acara KBS Music Bank, MBC Music Core, dan SBS Inkigayo ini membawa warna musik baru pada perindustrian musik Korea, bla bla bla… leader, oooooh yang ngedance tadi itu namanya Lee Haejin! Dia leader-nya, rapper, sub-vocal, sama dancing machine!” teriak Heechul antusias.

Seisi ruangan bersorak riuh.

”Dancing machine, bro!” Eunhyuk girang. ”Kyu! Kenalin dong sama si Haejin itu… liat tuh narinya, beuuuuuu!”

”Seksi banget tuh cewek!” siul Kangin.

”Padahal dia nggak pake baju seksi ya?” gumam Ryeowook.

”Auranya udah seksi berarti…” timpal Shindong.

”Kalau boleh tau, umurnya berapa?” tanya Siwon.

Heechul meneruskan membaca dari Blackberry-nya, ”Lee Haejin, lahir di… Mokpo?! Bulan Juli, tanggal 16, tahun 1991. Wah, masih mudaaaaaaaaa…”

”Baru dua puluh.” Cengir Shindong.

”Hae, mokpo, Hae!” Eunhyuk menepuk bahu Donghae. Donghae cuma nyengir aja. Dari tadi dia cuma senyum melihat televisi, sementara yang lainnya sibuk komentar ini dan itu.

”Trus datanya apalagi Hyung?”

”Trus yang kedua, yang itu tuh… Lee Kyorin. Lahir di Ipyounggu, wah sama kayak aku…” gumam Heechul. ”Tanggal 23 Desember tahun 1992. Mahir dalam alat musik klasik, dan dia adalah pengisi instrumen biola pada tiap lagu Fleur De La Supergirl, dan menciptakan violin dance. Merupakan lead vocal… wow!”

”Ini nih violin dance!” Yesung menunjuk televisi. Suara instrumen biola yang biasanya mengalun lembut dan hanya bisa untuk folk dance, disini bisa membuat semua orang menari.

”Ihh, keren!” ucap Ryeowook.

”Dan terakhir adiknya Kyu deh. Cho Chihoon… oh, namanya Chihoon ya, Kyu?” kata Heechul sambil menggeser trackball Blackberry-nya.  ”Cho Chihoon, lahir di Seoul tanggal 6 Mei 1994, maknae. Chihoon adalah adik dari Super Junior Cho Kyuhyun. Hampir sama seperti kakaknya, Chihoon memiliki karakter vokal yang kuat, dan didapuk sebagai main vocal dalam Fleur De La Supergirl. Persis sama dengan kakaknya, Chihoon dikabarkan kurang terampil ketika menari.”

Begitu kalimat terakhir selesai diucapkan, semua orang tertawa kecuali Kyu yang pasang tampang bete.

”Oppa-dongseng sama aja! Persis sama semuanya! Maknae, main vocal, nggak bisa nari pula! Ckckckckck…” Sungmin geleng-geleng.

”Aku bisa nari tau sekarang! Nggak liat hasilnya apa di Bonamana?”

”Iya, tapi kau latihannya bikin aku dan Eunhyuk tepar karena mengajarimu!” komentar Donghae.

”Menguras kesabaran!” tambah Eunhyuk.

Kyuhyun akhirnya kalah telak ditangan kedua dancing machine Super Junior tersebut. Yang lain tertawa. Memang, dia sudah memiliki banyak kemajuan untuk urusan dance-nya, tapi dibalik layar, dia masih sama saja. Nangkap gerakan masih lama, belajar masih kaku, tapi kalo udah bisa, malah jadi keren.

Perform Fleur De La Supergirl selesai. Ketiganya membungkuk dan beralih ke belakang panggung.

”Wah! Kyu, kenalin mereka dong kesini!” kata Yesung.

”Aku aja nggak kenal, Hyung.”

”Kenalan dong, Chihoon kan adikmu… aku mau kenalan tuh sama yang jadi dancer-nya itu.” Kata Eunhyuk.

Donghae menjitak kepalanya. ”Kenapa sih yang ada dipikiranmu itu cewek melulu!”

”Aku udah empat tahun single, Hae…” jawabnya apa adanya. ”Mumpung ada cewek nganggur, ya kan?”

”Kau yakin dia single juga?” tanya Siwon.

Kyuhyun tersenyum. ”Nanti deh kalau sempat, kusuruh mereka bertiga mampir kesini.”

”Gitu dong, Kyu… nggak sia-sia kita punya maknae sepertimu.” Komentar Kangin.

”Maksudnyaaaaa?” Kyu manyun lagi.

*           *           *

Dorm Fleur De La Supergirl

Namanya sih Dorm, tapi sebetulnya lebih tepat disebut apartemen. Maklumlah, mereka kan cuma tinggal bertiga, terkadang coordi onnie dan manajer Oppa mampir sesekali, tapi mereka tidak tinggal disini. Pokoknya dorm itu dorm yang asri. Memiliki tiga kamar, dua kamar mandi, satu ruang keluarga, dapur, dan ruang makan.

Mereka menempati dorm ini belum lama, karena mereka baru enam bulan debut sebagai girlband. Lagu pertama debut mereka berjudul Hysteria berhasil menjadi jawara di beberapa chart, dan sekarang mereka comeback lagi dengan judul lagu Aegyo Chu. Lagu itu lagi jadi tren dimana-mana karena violin dance-nya yang diperagakan dengan sangat sempurna oleh Haejin, Kyorin, dan Chihoon (yang satu ini agak-agak susah).

Setelah performa mereka di KBS Music Bank tadi, mereka bertiga langsung kembali ke dorm dengan diantar oleh van. Sesampainya di dorm ketiganya mandi bergantian, dan melakukan aktivitas rutin mereka. Seperti biasa, sebagai leader, Haejin duduk di meja makan, dengan secangkir susu cokelat panas, dia membuka laptop, dan buku catatan terbuka di mejanya. Kyorin di dalam kamarnya, istirahat. Sementara Chihoon makan eskrim sambil nonton televisi.

Haejin meneguk cokelatnya, dan melihat satu email masuk. Segera dikliknya link tersebut, ternyata dari Manajer Oppa. Star Golden Bell, Fleur De La Supergirl. ”Wah! Chihoon-ah, aku ada kabar menarik!”

”Ya, Onnie, ada apa?” sahut Chihoon.

”Kayaknya harapanmu waktu kita debut terwujud deh…” Haejin senyum dari meja makan. Chihoon melongo.

”Kita diundang di acara yang udah kamu tunggu-tunggu…”

Chihoon meloncat, melupakan es krimnya. ”Star Golden Bell-kah, Onnie?”

”Iya, Star Golden Bell…” sahut Haejin sambil mengecek seluruh email-nya. ”Dan jangan lupa besok kita tampil di MBC Music Core, minggunya di SBS Inkigayo. Oke deh…” Haejin menulis di buku catatannya.

Chihoon mengangguk. ”Aku mau kasih tau Kyo Onnie dulu…” Chihoon kemudian masuk ke kamar Kyorin.

Haejin melihat wallpaper laptopnya, kemudian dia tersenyum miris melihat foto tersebut. Foto seorang namja, yang sedang merangkulnya mesra, dengan bibir mencium keningnya. Haejin menghela napas dalam-dalam, entah kenapa selalu merasa sakit melihat foto tersebut, tapi sama sekali tidak ada kekuatan untuk mengganti foto tersebut.

”Onnie…” panggil seseorang.

Haejin menoleh, Kyorin dan Chihoon muncul, wajahnya menyiratkan rasa iba, mereka jelas tahu apa yang membuat Haejin melamun lama-lama memandangi wallpaper laptopnya.

”Sudah, Onnie jangan pikirin lagi…” Kyorin memeluknya, Chihoon manggut-manggut. ”Onnie sejauh ini kan udah bisa kuat! Kemana Onnie yang kuat itu?”

Haejin tersenyum, air matanya menggenang. ”Mianhae, Kyorin-ah, Chihoon-ah… aku tiba-tiba cengeng. Hanya saja hari ini aku merindukannya…”

”Onnie, kalau jodoh tidak akan kemana kok…” kata Chihoon sambil memeluk Haejin juga. ”Tapi kalau memang bukan jodoh Onnie, Onnie pasti akan dapet penggantinya, yang jauh lebih baik dari pada dia!”

Haejin mengangguk. ”Amin.”

”Kalau begitu karena sekarang sudah larut malam, ayo tidur! Chihoon-ah, es krimnya kembalikan ke lemari es!”

”Iya, Onnie…”

*           *           *

Minggu Malam, Dorm Super Junior.

”Rame bener?” Leeteuk yang baru pulang melihat seluruh dongsengnya lengkap, sedang duduk di depan televisi. ”Pada ngapain sih? Emang ada film bagus ya?” Leeteuk melepas mantelnya.

”Aniyo, Hyung…” sahut Eunhyuk. ”Fleur De La Supergirl di Inkigayo! Harus nonton kita…”

Leeteuk mengangguk-angguk. ”Adikmu ya, Kyu?”

Kyu mengangguk bangga. ”Kemungkinan minggu ini mereka menang chart, Hyung…”

”Wow!” decak Donghae kagum.

”Eh aku udah daftar di Cyworld-nya Lee Haejin, lho!” kata Eunhyuk bangga pada semua member.

”Jeongmal?” tanya semuanya.

”Ternyata, lagu-lagu Fleur De La Supergirl itu semuanya yang nyiptain dia sama JYP lho!” ujar Eunhyuk bangga akan banyak informasi yang dia dapatkan. ”Trus koreografinya, dia semua yang nyiptain! Dia juga suka nulis kalo adikmu, Kyu, susah banget narinya… sampe dia dan Kyorin, harus begadang karena ngajarin adikmu nari!”

Dan lagi-lagi semua member ngakak. ”Oppa-dongseng sama aja!” Kyu manyun, dan menatap tivi. ”Trus tapi Haejin suka iri juga sama adikmu, Kyu, katanya adikmu suaranya itu bagus… angel voice!”

”Eh, tuh  mereka tampil!” pekik Yesung menunjuk televisi. Semua langsung terdiam, dan menonton Fleur De La Supergirl menyanyikan lagu Aegyo Chu dengan gaya mereka yang centil dan lincah. Begitu di bagian violin dance, Heechul sudah bisa memeragakannya dengan sempurna! Ya ampun, baru juga tiga hari ngeliat mereka tampil, Heechul udah lancar.

Di televisi, Sulli f(x) yang merupakan MC dari SBS Inkigayo mulai menyapa Fleur De La Supergirl. ”Ya pemirsa semua beri tepuk tangan yang meriah untuk Fleur De La Supergirl!” semua pemirsa di studio, juga di dorm Super Junior tepuk tangan. ”Fleur De La Supergirl, kita semua tentunya tahu kalau kalian debut sudah enam bulan… dan sudah berhasil banyak menjawarai top chart di Korea Selatan, dan malam ini kalian juga akan memperebutkan top chart dengan sunbae kalian sendiri, 2PM. Bagaimana kalian menanggapinya?”

”Kami terus berusaha untuk menampilkan yang terbaik bagi para penggemar, para pemirsa, dan hasilnya kami kembalikan lagi pada pemirsa sekalian.” Jawab Haejin singkat sambil tersenyum.

”Oke, Haejin-ssi, kudengar kau sekarang punya nickname Gahee-junior…” kata Sulli lagi. Haejin terkikik.

”Ah iya, banyak yang bilang begitu sekarang…” jawab Haejin. ”Tapi aku jelas tidak sama seperti Gahee Onnie, Gahee Onnie itu sudah pro, aku masih hoobae-nya Gahee Onnie, belum pantas lah di sejajarkan dengan Gahee Onnie, apalagi aku baru enam bulan debut.”

Sulli tersenyum dan mengangguk. ”Bagaimana dengan Chihoon-ssi, adik dari Cho Kyuhyun Super Junior!” setelah mengatakan itu semua isi studio bersorak riuh dan heboh. Chihoon tersenyum dan melambai.

”Chihoon-ssi, suaramu indah sekali, angels voice…” puji Sulli.

”Aaah, kamsahamnida…” Chihoon membungkuk. ”Pujian itu membuatku akan semakin berusaha.”

”Dan terakhir, Kyorin-ssi. Kudengar semua instrumen biola, piano, dan cello yang ada dalam lagu di mini album ini kau yang menciptakan, mengaransemen, dan yang menjadi pengisi melodinya?”

Kyorin tersenyum. ”Ne…”

”Wow! Fleur De La Supergirl memang benar-benar bertalenta, jadi apakah mereka akan menjuarai chart hari ini? Kalau begitu kita panggilkan saingan mereka, 2PM…”

2PM keluar diiringi tepukan tangan riuh, kedua grup tersebut berdiri berdampingan. Sulli kemudian berbicara. ”Jadi kita lihat, perolehan skor oleh kedua grup yang berada di bawah naungan manajemen yang sama ini… oke, skornya sudah muncul! Hitung, mulai!”

Skor mulai bergerak, kemudian berhenti pada saat yang sama. ”FLEUR DE LA SUPERGIRL!” semua bertepuk riuh, termasuk 2PM. Wooyoung memeluk Chihoon dan mengangkatnya, Nickhun juga memeluk Kyorin, sementara Haejin dengan setengah menangis dan tersenyum memberikan ucapan terima kasih dan selamat. Setelah selesai mengucapkan terima kasih, Taecyeon langsung memeluknya, dan Haejin menangis tersedu di pelukan Taecyeon, kemudian Chansung memeluk mereka berdua. Semua berpelukan.

Satu jam setelah acara SBS Inkigayo berakhir, Kyu menelepon adiknya. ”Hai, Chihoon-ah, chukae!”

”Oppa, gomawo…” sahut Chihoon girang.

”Aish! Adik kecilku yang masih kecil ini sekarang sudah debut, dan setiap debut sama seperti Oppa-nya, selalu menang top chart!”

”Woo, Oppa! Gak malu apa muji-muji diri sendiri?”

”Kalo kenyataan ngapain malu?” tanya Kyu tidak tahu malu. ”He he he, oh iya, ucapkan selamat juga untuk semua membermu ya. Salam dan selamat dari semua member Super Junior.”

”Huuu! Ah jeongmal? Member Super Junior mengucapkan selamat?!” pekik Chihoon senang. ”Jeongmal kamsahamnida… akan kusampaikan pada Onnie-onnieku.”

”Baguslah kalau begitu. Jangan lupa makan, dan kalau ada kesempatan pakai untuk istirahat!” nasihat Kyu.

”Arraseo, Oppa… Oppa juga begitu, banyak makan sayur!”

”Shiruh! Kau saja!”

”Shiruh juga!”

Keduanya sama-sama tertawa. ”Kalau begitu sudah ya, Chihoon-ah. Kapan-kapan kalau ada waktu kau harus kesini! Kau ini sibuk sekali, aku kangen tau padamu… sombong!”

”Ah, Oppa, mianhae…”

”Ne, aku cuma bercanda! Kalau begitu annyeong…”

”Annyeong, Oppa…” Chihoon menutup flip ponselnya. ”Onnie! Onnie!” teriaknya di ruang ganti.

Kyorin muncul, sudah memakai kaus dan jins, make up-nya juga sudah hilang. ”Ada apa?”

”Oppaku barusan telepon. Kata Oppa, dia titip salam dan mengucapkan selamat pada kita bertiga, begitu juga dari member Super Junior.”

”Ah, jeongmal? Chihoon-ah, gomawo… sampaikan salam dan ucapan terima kasih!” kata Kyorin senang.

Chihoon mengangguk, ”Akan kusampaikan pada Oppa-ku. Tapi, Onnie, ngomong-ngomong dimana Haejin Onnie?”

”Entahlah…” Kyorin mengangkat bahu. ”Mungkin dia sedang membawa Haejin Onnie pergi! Kau tahu, aku mulai ingin mencakarnya, karena selalu memainkan perasaan Haejin Onnie.”

Haejin kemudian masuk ke dalam kamar ganti. Wajahnya nampak senang, masih belum mengganti bajunya, dan make up-nya masih lengkap. ”Annyeong!” sapanya senang.

”Onnie, Onnie dari mana saja?” tanya Kyorin heran.

”Aku dari kamar gantinya…” suara Haejin menggantung karena ditatap tajam oleh dua dongsengnya.

”Sudahlah, Onnie… nanti Onnie menangis lagi!” kata Chihoon sebal. ”Dia itu gantungin Onnie, tau?”

”Ne, ne… aku cuma menagih janjinya saja, kok.”

”Jeongmal?” tanya Kyorin tidak percaya. ”Onnie tidak skinship lagi kan sama dia? Kalau aku dapat laporan dari Wooyoung Oppa, awas ya Onnie!”

Wajah Haejin memerah.

”Tuh kan wajah Onnie merah!” gerutu Chihoon.

”Sudah, jangan dibahas!”

”Oh iya, Onnie… kita semua dapat salam dan ucapan selamat dari seluruh member Super Junior. Tadi Oppa-nya Chihoon telepon dia.” Kyorin menunjuk Chihoon.

”Jeongmal? Kamsahamnida, Chihoon-ah, tolong sampaikan pada Oppa-mu dan member Super Junior Sunbae lainnya, terima kasih banyak.”

”Sip, Onnie! Oh ya, Onnie ganti baju sana! Kita harus segera kambali!”

Haejin ganti baju, kemudian Kyorin mengeluarkan ponselnya dan menelepon seseorang di luar kamar ganti. ”Yeoboseyo, Oppa? Haejin Onnie ngapain tadi sama dia?” tanya Kyorin sinis.

”Molla, Kyo…” jawab Wooyoung berbisik dari kamar gantinya. ”Tadi aku cuma lihat dia bawa keluar Haejin, lalu balik lagi. Waktu mau kuikuti, mereka berdua udah hilang, Kyo.”

”Aish! Impian apa lagi yang diberi pabo namja itu?! Gomawo, Oppa!” Kyorin langsung memutuskan hubungan teleponnya.

*****************

Senin, 07.00, Dorm Fleur De La Supergirl.

Haejin dengan gaun tidurnya, menguap lebar keluar dari kamarnya. Dorm masih sepi, Chihoon dan Kyorin jelas masih tidur. Haejin beranjak ke dapur, memasak air, dan menuang air putih ke dalam gelas, lalu menenggaknya banyak-banyak, dan langsung duduk di meja makan. Setelah air panas jadi, Haejin membuatkan tiga cangkir susu, satu langsung dia bawa, yang dua dibiarkannya saja, untuk kedua dongsengnya. Haejin kemudian beranjak ke meja kerjanya yang terletak di ruang keluarga, disitu ada satu komputer, untuk bersama.

Haejin log in dengan akunnya, kemudian emailnya berkedip-kedip lagi. Haejin membukanya. Email dari manajemen.

List Pengisi Acara Star Golden Bell, Senin 17-05-10

  1. Shinee
  2. Brown Eyed Girl (Jea, Narsha, Gain)
  3. Fleur De La Supergirl (Haejin, Kyorin, Chihoon)
  4. Super Junior (Leeteuk, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Ryeowook, dan Kyuhyun)
  5. DBSK (Yunho dan Changmin)

”Berarti dua puluh orang, ditambah lima tamu tetap.” Gumam Haejin melihat email tersebut. ”Hari ini nggak ada jadwal apa-apa…” Haejin membuka buku catatannya, dan memeriksanya. ”Iya, hari ini nggak ada jadwal apa-apa, tapi jam dua belas, baju seragam untuk SGB, oke… udah itu aja kan ya?”

”Onnie, morning!” sapa Kyorin yang baru keluar dari kamar. Wajahnya masih mengantuk.

”Hai, susunya diminum!”

”Ne, Onnie…” Kyorin ke kamar mandi, setelah selesai cuci muka, dia langsung ke dapur dan mengambil cangkirnya. ”Ada jadwal apa hari ini, Onnie?”

Haejin menyahut. ”Cuma nanti ada yang dateng bawa seragam untuk SGB aja kok, selebihnya dua jam sebelum siaran kita harus udah ada di studio KBS, untuk reading dan pengarahan aja.”

”Oke deh, Onnie…” jawabnya sambil duduk di kursi meja makan, dan meminum susunya. ”Ngomong-ngomong bintang tamunya siapa?”

”Ada Brown Eyed Girl, Shinee, DBSK, Super Junior…”

”Oooh…”

Ponsel Haejin berdering, Haejin meraihnya. ”Ne Oppa?” jawabnya, kemudian mendengarkan. ”Ne, ne… ne… oke, aku bisa, kok. Ne, ne… ne… gwenchana, gwenchana. Neee…” kemudian Haejin menutup flip ponselnya.

”Nuguseyo, Onnie?”

”Manajer Oppa…”

*           *           *

Studio KBS

”Kyu! Ada GB adikmu kan ya disini?” Eunhyuk celingak-celinguk. ”Mana? Kenalin doooooong!”

Kyu tersenyum. ”Kayaknya dia belum nyampe deh, mungkin sebentar lagi dia nyampe.”

Pengisi acara hari itu sudah berkumpul, hanya tinggal Shinee Jonghyun dan Key yang masih ada jadwal, serta anggota Felidis (kependekan dari Fleur De La Supergirl) belum ada satu pun yang datang. Mereka semua sudah mulai reading naskah, ketika dua orang gadis muncul dari sisi panggung. Semua menoleh begitu melihat kedua gadis manis itu muncul.

”Chihoon-ah!” teriak Kyu sambil melambai.

”Oppa!” balasnya ikut melambai.

Chihoon menggandeng Kyorin berjalan ke arah Oppa-nya, dan gerombolan Super Junior yang lain. ”Oppa, kenalkan, ini Onnieku… Kyorin.”

”Annyeonghaseyo, Kyorin-imnida…”

”Cho Kyuhyun-imnida…”

Seluruh member Super Junior ikut berdiri dan merapat, maka Kyuhyun memperke-nalkan Chihoon kepada seluruh member yang ada disitu, kemudian memperkenalkan Kyorin juga. Chihoon dan Kyorin segera saja mulai akrab dengan anak-anak Super Junior, karena mereka memang ramah-ramah.

”Oh iya, Chihoon, Kyorin… kalian kok cuma berdua?” tanya Eunhyuk, yang memang penasaran banget sama Haejin. ”Bukannya ada satu lagi ya?”

Donghae menjitak kepalanya. ”Mungkin aja mereka diundang cuma berdua!”

”Ya kan nanya gak  salah, Hae…”

”Aniyo, Haejin Onnie ada kok…” jawab Chihoon. ”Cuma kita gak tau dia dimana. Tadi Manajer Oppa bilang Haejin Onnie disuruh kesini duluan. Dia udah sampe, cuma dimana ya?”

”Masa sih dia udah sampe? Kita dari tadi disini gak liat dia…” timpal Shindong menatap kanan-kiri. ”Adanya Narsha Noona, Jea Noona, dan Gain. Ada juga lagi tuh Jung Joori Sunbae…”

Kyorin menatap Chihoon heran. ”Serius Onnie kesini duluan?”

”Iya, kan tadi sama Coordi Onnie kesininya…”

Kyorin mengeluarkan ponselnya dan mencoba menghubungi Haejin, maka dia pergi dari situ. Wajahnya nampak cemas, Chihoon bisa menangkap kecemasan dari Kyorin, karena dia merasakannya juga.

”Kenapa, Chihoon?” tanya Sungmin. ”Kok sepertinya kalian cemas? Kan Haejin-ssi pergi sama manajer kesini.”

”Aaaah, cuma takut aja… Haejin Onnie itu harus dilindungi soalnya…” jawabnya sambil meringis. ”Dia itu semacam… masokis! Hehehehe…”

”Masokis?!” tanya Kyu kaget.

Chihoon nyengir. ”Bercanda, Oppa! Haejin Onnie itu polos orangnya, makanya kita khawatir.”

Kyorin muncul, wajahnya panik. ”Haejin Onnie tidak menjawab ponselnya! Apa aku harus telepon Wooyoung Oppa?”

”Telepon deh, Onnie! Jangan-jangan dia yang bawa Haejin Onnie. Tanya sama Wooyoung Oppa! Kalau sampe benar… aku telepon Nickhun Oppa juga. Oppa, mianhae, aku harus mencari Onnieku.” Chihoon mengeluarkan ponselnya dan pamit pada Kyuhyun.

”Mereka kenapa?” tanya Leeteuk heran.

”Kayaknya Haejin-ssi itu… hilang!” sahut Shindong.

Akhirnya anak-anak Super Junior kembali duduk dan membaca naskah masing-masing, ketika seorang gadis muncul. Tidak memerhatikan sekeliling, dan nampak mencari-cari.

Awalnya Kyuhyun yang melihat gadis itu, ia memicingkan matanya, dan memastikan siapa gadis yang berdiri di depannya. Lalu menyenggol Donghae. ”Hyung, dia itu bukannya Haejin Felidis, ya?”

Donghae mendongak. ”Eh?! Itu Haejin Felidis?!”

”Iya bukan sih? Takut salah, lho…”

”Onnie!” teriak Chihoon.

Gadis itu tersenyum, dan melambai. ”Akhirnya! Mianhae, aku tadi latihan… ada apa? Kalian sampai menelepon Wooyoung Oppa dan Nickhun Oppa?”

”Onnie ini… kami kira…”

”Chihoon-ah!” Eunhyuk si tidak tahu malu sudah menghampiri keduanya. ”Ini Onniemu?”

”Ne, Oppa…” Chihoon mengangguk. ”Eunhyuk Oppa, kenalkan, ini Haejin Onnie. Uri leader!”

”Annyeonghaseyo, Sunbaenim…” Haejin membungkuk. ”Lee Haejin-imnida!”

”Onnie!” teriak Kyorin. ”Ya Tuhan, Onnie, kau nyaris membuatku dan Chihoon mendatangi dorm 2PM!”

Haejin tersenyum. ”Kalian berlebihan, ah!”

”Para pengisi acara, harap ganti baju! Karena acara akan segera dimulai!” Super Junior harus berpisah dengan Felidis. Tapi mereka menatap Fleur De La Supergirl dengan tatapan penuh menyelidik, dan sedikit kecurigaan. Sebetulnya ada apa antara Felidis dan 2PM… terlebih lagi, ada apa antara Haejin dan salah satu member 2PM yang mereka belum ketahui orangnya?

TBC

iyaaaaaah, segitu dulu deeeeeh… kepanjangankah? maaf ya, aku kalo ngetik emang suka lebai… suka manjang2in kalimat… oiya part selanjutnya itu sih aku bikin full adegan di Star Golden Bell, cuma aku rasa kurang seru… tp aku mau pendapat kalian semua, kalo kalian mau baca, aku akan publish… bener-bener babo kalo bikin yg one shoot, jd selalu bikin yg continue deh…

Gomawoyo chinguuu yg udh mw baca… apalagi yg mw komen.

4 thoughts on “Love Actually ~Part 1~

  1. Whoaaah pnsaran sumpah..
    Itu smua hsil karangan kn yah? …supergirl aka felidis, lagu2ny, aegyo chu..sumpah ky yg bnran.. Bisaan iih bkin-ny…

  2. Wah,aq ky’a bth bim2ngan nie. Aq sma skli awam prihal korea. Jd,yg ini beda latar ya sma yg can it be love?keren ih. Walau kadang g ngrti krn byk istilah korea’a.

  3. FF kedua? Ini ff momma juga kan yah? #plakk~ nanya aja sih ._.v
    Err.. ini kyaknya pernah baca deh tapi udah lupa lupa inget sama ceritanya dan bacanya dimana..wkwk~ bahasanya masih lucu tapi tetep ko padet #Plakk~
    Apabanget deh lu hyuk gabisa liat cwe nganggur.. kasian yah ga laku laku selama 4 tahun..ckck~ kelakuan anak suju kapan sih benernya #plakk~ apalagi itu si kyu yah banggain aja diri sendiri -__-
    Oh ini jamannya haejin digantung taec toh #plakk~ sabar yaw.. eh btw donghae kok kalem banget yah… tumbenan😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s