[JinHae] A Thousand Years

http://www.gohawaii.com/images/MAUI/18631_mauiResized.rar/resized/Haleakala-Sunrise.jpg

Title : A Thousand Years

Genre : Romance, Fluff

Length : Songficlet

Rate : G

Cast : 

  • JinHae
  • Random 

Note : Based on True Story ^^

A Thousands Years

”Jin-ah, nanti tolong bantu koordinir buku-buku cetakan ketua yayasan ya. Masukkan ke dalam tas-tas peserta. Tolong ya…” pesan Jungsoo, Ketua Panitia acara Konferensi Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional se-Korea Selatan, yang kami selenggarakan di kampus kami.

   ”Oke. Memang kapan bukunya datang?” tanyaku sambil menikmati bubble tea yang kubeli sebelum aku datang tadi. Saat ini kampus kami, terutama jurusan kami tengah disibukkan dengan acara di atas tadi. Dan karena untuk saat ini aku tidak memiliki pekerjaan untuk kulakukan, maka aku setuju untuk membantu mengkoordinir goodie bags para peserta yang berjumlah ribuan, dan harus siap pada hari Senin.

   Dan omong-omong ini sudah hari Sabtu.

   ”Bukunya sebentar lagi datang. Jangan kau angkat bukunya sendiri, nanti ada junior-junior kita yang membantu.”

   ”Oke, call!” sahutku ringan.

   ”Bukunya datang!” terdengar seruan.

   Aku meletakkan gelas bubble tea-ku dan berdiri. Pintu kaca sekretariat menampakan pemandangan mobil yang mengangkut beratus-ratus eksemplar buku yang harus kumasukkan ke dalam tas para peserta. Dan beberapa junior laki-laki mulai mengangkut turun buku-buku terus.

   Aku membukakan pintu agar akses mereka lebih gampang.

   ”Sunbaenim, ini ditaruh dimana?” tanya seorang diantara mereka padaku.

   Aku tersenyum kecil. Sunbaenim. Yah, aku tingkat empat, dan mereka tingkat satu. Tentu saja aku Sunbaenim. ”Itu taruh disana saja,” tunjukku, dan aku mendahului untuk menunjukkan jalannya.

   ”Jin-ah, data konsumsi terbaru ada dimana?!” mendadak sahabatku, Jung Hana berteriak.

   Aku menoleh, sambil menjawab. ”Cari saja My Doccument!” dan aku melihatnya, masuk ke dalam Sekretariat, membawa buku. Mengenakan kaus santai, celana santai, dan tersenyum malu. Aku minggir untuk memberikannya jalan.

The day we met

Frozen, I held my breath

Right from the start

Knew that I’d found a home

For my heart

Beats fast

Colours and promises

How to be brave

How can I love when I’m afraid to fall

   Aku ingat sekali kata-kata Jacob Black pada seri terakhir novel Breaking Dawn karya Stephenie Meyer, ketika ia akhirnya harus menyerah pada kekuatan takdir. Kekuatan sebuah ikatan emosi yang bernama imprint.

   Bukan gravitasi lagi yang menahanku untuk berpijak di atas bumi ini. Melainkan dia. Pemilik mata teduh dan senyum manis di hadapanku. Juniorku, adik kelasku, yang bahkan namanya pun aku tak tahu.

Welcome Dinner

   Dunia memang terasa dua hingga tiga kali lebih indah. Meski lelah dan menjelang malam belum bisa pulang, aku terus mengerjakan pekerjaan yang bisa kulakukan, sementara delegasi Konferensi dari luar kota sudah berdatangan dan kini mereka menikmati santap malam di taman kampus kami yang dihias cukup indah.

   Teman-teman yang bertugas sebagai LO bisa berdandan cantik. Aku menatap iri pada mereka yang menghadiri makan malam dengan penampilan indah sementara aku hanya dengan kaus, kardigan, jins, dan belum mandi pula. Aku tersenyum kecil dari kejauhan menatap acara makan malam sebelum mengalihkan pandanganku pada deretan panitia.

   Dia disana. Ia telah mengganti pakaiannya dengan kemeja merah marun dan celana hitam. Dan ia begitu mempesona. Ia tidak segan-segan bergerak dan membantu. Apakah karena ia angkatan di bawah kami? Aku bahkan memintanya mengangkat beberapa barang lagi, dan ia mematuhinya tanpa banyak protes, bahkan memberi senyum.

   Kemudian ia berdiri dibelakang teman-temannya sendirian, dan aku menatapnya sembunyi-sembunyi.

But watching you stand alone

All of my doubt suddenly goes away somehow

   Setelah acara welcome dinner selesai, pekerjaanku belum selesai. Ada seribu lima ratus bingkisan yang masih harus kami kerjakan. Dan untuk kesekian kalinya ia membantu. Tak banyak bicara, ia membantu kami memasukkan pena dan brosur ke dalam tas bingkisan. Teman-temannya yang lain juga membantu, aku bahkan lebih cepat akrab dengan teman-temannya dibandingkan dia.

   Mendadak ia berdiri, dan temannya yang bernama Kibum memanggilnya. ”Hae, kau mau kemana?”

   ”Ini, aku mau antar ini ke belakang.” Jawabnya pelan.

   Aku berdeham sebentar sebelum bertanya dengan nada biasa. ”Kibum-ah, dia itu siapa?”

   ”Hmm? Donghae?” tunjuk Kibum ke arah dia yang menghilang.

   ”Oh, angkatan 2012? Sama sepertimu?”

   ”Ne, Sunbaenim.” Jawab Kibum.

   Aku mengangguk-angguk, dalam hati aku tersenyum. Namanya Donghae. Tak lama ia kembali dan duduk di sampingku. Ya ia mengambil tempat di sampingku dan meraih tas demi tas lalu kembali mengisinya dengan pena dan brosur, tanpa banyak bicara.

One step closer…

   Keesokan harinya, adalah hari pertama dimana konferensi secara resmi dibuka. Konferensi secara resmi di mulai. Sebagai pendamping dari siswa sekolah menengah atas, aku sudah siap. Blazer, kemeja, dan pulasan tipis make up.

   Setelah mengantarkan anak-anak itu ke kursinya masing-masing dan memeberikan mereka cemilan sembari menunggu konferensi dimulai. Aku berdiri di samping Aula kampus kami, tempat dimana acara konferensi di langsungkan.

   Dan mataku tak pernah bisa lepas darinya.

   Ia memakai kaus, ditutup dengan jas hitam, dan celana jins hitam. Ia tak peduli keringat yang membasuh tubuhnya di hari yang terik ini, karena tanggung jawabnya sebagai bagian keamanan dari acara ini. Aku tersenyum dan melangkah kembali ke Sekretariat.

   Tak kusangka ia juga ada disana, mengambil bingkisan untuk dibawa ke Aula.

   Aku duduk di sofa dan meraih tasku, kuambil inhaler dari dalamnya dan memakainya. Satu-satunya cara mencegah datangnya asma, adalah dengan memberikan lebih banyak oksigen terlebih dahulu.

   ”Haejin-ah, gwenchana?!” seru Moon Heejun, teman seangkatanku yang berada di sekretariat juga.

   Aku tersenyum dan memasukkan kembali inhaler-ku. ”Ani, gwenchana… mencegah asma kumat.”

   ”Jeongmal?!” tanyanya khawatir.

   ”Ne.” anggukku.

   Tak kusangka, Donghae menghela napasnya lega. ”Woah, kukira kau sakit…” dan itu pertama kalinya ia bicara langsung padaku. Dan aku menyukainya.

   Setelah itu, kami justru lebih banyak saling bicara satu sama lain, bahkan dalam tengah-tengah acara. Hanya melihatnya saja, sudah bisa membuatku tersenyum, dan bahagia.

Gala Dinner, Closing Ceremony, 2 Days Later

   Benar adanya, orang jatuh cinta bisa menjadi dua kali lebih cantik dari biasanya. Dalam kasusku, pertama karena aku tambah banyak tersenyum, dan kedua karena malam ini, bahkan sahabatku rela mendandaniku agar aku tampil lain dari biasanya.

   Haejin tidak pernah berdandan. Ya, seorang Haejin memang tidak pernah berdandan, karena ia tidak bisa berdanan. Aku geleng-geleng, alat make up-ku begitu banyak, namun aku tak bisa memakainya. Tapi kini, aku menatap pantulan diriku dalam kaca, dan nyaris tak mengenali diriku sama sekali.

   Apakah itu aku?

   Ya itu aku, Lee Haejin.

   Acara makan malam akhirnya dimulai. Aku duduk di sebuah meja bundar bersama sahabat-sahabatku. Dan tak kupungkiri, mataku terus mencarinya. Dan begitu menemukannya, hatiku mencelos, ia menggandeng lengan seorang gadis.

   Apakah itu kekasihnya?

  Tak lama kemudian, ia lewat kembali di hadapanku dengan menggandeng gadis lain lagi. Dan ia lewat kembali. Aku mengernyit, hingga akhirnya bisa menangkap kata-kata gadis-gadis yang menggandeng lengannya.

   ”Donghae-ya, temani kesana… aku takut.”

   Aku tersenyum tipis, ternyata Donghae hanya menemani gadis-gadis itu. Aku mengangkat bahu dan mengeluarkan ponselku. Mengecek pesan masuk, atau membuka internet. Dan lima menit kemudian aku merasakan bahuku di tepuk oleh sahabatku, Hyohee.

   ”Wae?!”

   ”Jinjja! Kau dan Donghae seperti drama di televisi saja!” desisnya.

   ”Mwoya?!” tanyaku heran. Ya dia dan sahabat-sahabatku semua tahu tentang kisah jatuh cinta ini.

   ”Kau tahu, tadi Donghaemu lewat!” kata Hyohee gemas.

   ”Iya, dia mengantarkan Shinji, kan?” aku kenal Shinji karena dia pacar dari adik temanku.

   ”Ani! Kali ini dia lewat sendirian, dan kau tengah bermain dengan ponselmu. Dua langkah setelah ia melewatimu kau baru mendongak. Lalu ketika ia kembali lagi melewatimu sendirian, kau kembali menatap ponselmu! Lalu kau mendongak lagi setelah ia pergi, arrrggghhhh‼! Melihatnya saja aku sebal!”

   Aku tertawa malu. Seperti drama… jinjja?

   Akhirnya acara berakhir. Kami para panitia bahagia sekali, hingga kami memutuskan tinggal sejenak dan berfoto-foto kesana kemari bersama teman-teman panitia kami. Aku menatap kejauhan. Donghae dan teman-temannya tengah berfoto bersama.

   ”Ah~ aku mau berfoto bersamanya.” Kataku.

   Hyohee berdecak. ”Kau sih~ lagipula bukankah terlalu kelihatan jelas kalau suka padanya jika mau langsung minta foto bersama?”

   ”Iya sih…” cemberutku.

   ”Ah,” Hyohee menunjuk ke belakang. Kini Donghae duduk sendirian menatap teman-temannya yang tengah berfoto. ”Jin-ah, kau berdiri di red carpet, dan aku akan mengambil gambarmu dari sini. Secara tak langsung nanti dia akan masuk ke dalam gambar, bukankah itu sama dengan berfoto berdua?”

   Wajahku langsung terangkat, dan aku mengangguk-angguk semangat berlari ke ujung red carpet.

   Hyohee tersenyum dan mengeluarkan kameranya. ”Siap ya…” ia memberi komando. ”Satu… dua…”

   Kemudian aku merasakan sebuah lengan merangkul bahuku, menarikku mendekat pada seseorang. Dan aku menoleh, menyipit. Byun Baekhyun, adik kelasku yang memang ’setan kamera’.

   ”Baekhyuuuuuun!” jeritku dan mengusirnya jauh-jauh. Ia tetap memaksa ingin difoto dan Hyohee hanya bisa pasrah mengambil gambar kami. Setelah berhasil menyingkirkan Baekhyun jauh-jauh… Donghae berdiri dari tempatnya duduk dan beranjak.

   Aku menunduk. Gagal.

   ”Uuuuh~ Baekhyun!” Hyohee merutuki bocah itu dan kami berdua melangkah ke lapangan kembali dimana pembina kami mengadakan briefing penutupan. Setidaknya Donghae disana. Kami duduk bersila di lapangan bersama-sama, dan Donghae duduk di depanku. Setelah selesai briefing, pembina meminta kami untuk melakukan tos bersama.

   Dengan begitu banyaknya orang, jelas tidak mungkin kami semua muat dalam satu lingkaran. Terlebih banyak yang badannya besar, seperti Shindong dan Kangin.

   ”Ya sudah, yang tidak muat, pegang bahu yang ada di depannya saja!” komando Son Dongwoon.

   Dan ia di depanku. Aku mengulurkan tanganku dengan gemetar dan ragu-ragu. Akhirnya kuletakkan tanganku pada bahunya. Aku bisa merasakan ia menoleh dan melihat siapa yang meletakkan tangannya pada bahunya. Dan mata kami bertemu.

   Ia tersenyum.

Two days later…

PING‼!

≫seo_joohyun: HAEJIIIIIN

≫seo_joohyun: PING‼!

≫seo_joohyun: PING‼!

≫haejinlee : neeeeeee

≫seo_joohyun: YA! Katamu kau dan Donghae tidak berfoto bersama‼!

≫haejinlee : memang kami tidak foto bersama

≫haejinlee : tuh, Baekhyun cockblock banget

≫seo_joohyun: jinjja?! Tapi… ini di grup kampus ada foto kalian berdua

Aku terbelalak.

≫haejinlee : JINJJA?‼

≫seo_joohyun : seo_joohyun has sent you a photo

 1293988686_DSC_0090_conv.jpg

I have died everyday waiting for you

Darling don’t be afraid

I have loved you for a thousand years

I’ll love you for a thousand more

≫seo_joohyun : chukae haejin-ah, akhirnya kau berhasil move on

≫seo_joohyun : lupakanlah Ok Taecyeon, kejar Donghae‼!

≫seo_joohyun : hwaiting‼!

-END-

Mungkin cuma sedikit yang mengerti kisah ini hahahaha… terutama teman-teman dekat dan teman-teman kampus. However, aku hanya mau berbagi… mohon maaf belum bisa apdet apa-apa, aku sedang dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk nulis karena satu dan dua sebab. Percayalah aku akan kembali~ untuk siapa pun yang menungguku kekekekeke.

About these ads

42 thoughts on “[JinHae] A Thousand Years

  1. Waahhh based on true story yah?? Hihihiii
    Aku tau perasaan itu, soalnya pernah jugaaa ><
    Apapun akan dilakukan demi cintaa, so swiittt hehehe

  2. aku menunggu…

    t’tma ”fianceagent”ny
    k0q lm bgt…
    eh…1 lg,my soul in seoul hiatus ya…??

    whatever…yg pntg jinhae…

  3. cie…cie
    pengalaman pribadi…
    jd ceritanya lg pdkt ama hoobae nih…

    aih,indahnya dunia klo lg jatuh cinta

    jangankan pake kemeja merah marun,g pake baju aja donghae tetep tampan…yiha… :-)

  4. Waaahhh onniee true story ??
    Jinja ??
    Udah move on dong dari ‘taecyeon’ ? Chukhae onie :D
    #tebarbunga
    Moga bisa cepet deket ama ‘donghae’nya ya ;)
    fighting onnie !!! 8-):D

  5. waahh cie ehem.. Ini true story eon? Kisah cinta eonnie menarik banget deh menurut aku, kayak kisah yang dulu juga yg eclipse. Cerita ini sama yang eclipse itu masih berhubungan kah? :O
    ngomong-ngomong eonnie mahasiswi jurusan HI ya? Wah keren #dezing

  6. Waaaaahhhh, menarik bgt kisah.a, pasti ini story pribadi eon yah ^^ aku suka deh, hehe :D
    Itu siapa yg setan kamera maen nyosor nyosor aje, kan jd gagal berfoto *plakk
    Tp tk apa lah, toh berhasil jg d foto berdua.. Hhihi….
    Hmmmm, waktu MAMA kemarin haejin jg duduk di depan donghae , seneng deh :)
    Ok eon, aq percaya padamu, kau akan kembali dgn tulisan mu yg menakjubkan dan bikin gemes .. Haha, semangat ya, kami mengerti eon pasti lg sibuk… Jadi SEMANGAT !!!! :D

  7. aaah got it. go for it or u will regret it cos you never try. sweet short true story hehe. gak bisa komen panjang deh. good luck dear ;-)

  8. Loving u~ u u u u u~
    *Sistar-Loving U*

    Entah kenapa selesai baca ini, lagu itu yang terngiang2 di kepala.
    Hehe

    Walau ga sepenuhnya ngerti, tapi saya mau bilang, chukhaeyo, eonni.
    Wish u luck! :D

    Saya akan setia menunggu karyamu.

  9. iiih cocweetnya…
    true story eaaa waah ada yang lagi kasmaran niih..
    aku pernah ngrasain kok perasaan itu *curcol*
    semakin kemana2 nih komen, cemungud mengejar cinta eon…

  10. Haha kok gitu? Kirain tadi fotonya beneran bora pegang bahu donghae XD
    Terus kelanjutannya gimana? Jadian ga?
    Sayang sekali ya suka sama suka tapi malu2, but its sweet :D

  11. Awwww, kalau based on true story aku doain ya onnie!! Hihihi
    Oh iya, ditunggu lanjutannya ya on. Yg agency itu penasaran bangeeeeeet. Hae-nya kan karakternya bener2 beda gitu. Bagus on!

  12. akhirnya ada upadate’n dari onnie ..
    q kngen bget sama jinhae !
    onnie cpet gak sbuk lagy ya , kekeke

    wahh , nyh dari ‘true story’ ..
    crtanya bkin gemes deh ..
    smoga perasa’n onnie trsampaikan ya ke donghae ..

    pasti q udah meleleh waktu donghae noleh trus ‘senyum’ .. huuuaaaa ,

  13. oohh nisya lagi suka junior di kampus ???? #plak
    jin-ah… ko kaya manggil jin… jin..jin.. ㅋㅋㅋㅋㅋ
    bnyak ff yg aku kangenin….
    fianceagent, bittersweet trus punya nyak juga…. hahhhhh…. semangat ajah deh….

  14. oh you are alive tho…-_-
    :3
    momentnyaaaaa hihihihihihihihi tengok tumblir ak deh sya.. ada gif dari respon hae waktu #ehem sebut saja *felidistar menang as a best female group.

    aigoo aigoo *delusional*
    wanted to tell u at the first hour, but u seem so busy so ,
    thats ok hhhh

    belum baca loh ini, #plak
    just passing by-surprised by the posting-

    X3
    bogoshippo~~

  15. Akhirnyaaaaaaaa haejin bisa move oooonnnn Щ (ºДºщ)
    Ngahahahahahaha
    Smoga jadi ya~ /amiiiiiinnnnnn

    Tolong lain kali itu byun baekhyun diiket coba /plak

    Update soon ya momma :D

    I will be rite here waiting for you~ lolololol

  16. uwooo brasa udah lama bgt yah mia gk komen…
    Hihihi

    Aw aw aw klo liat judul brasa kisah twilight… Wkwkwk
    Tp buat true story ini move on nya momma! Yuhuuuu
    Hehe
    Chukaeeee!

  17. jinjayoo that is based true story .. hahahah seruuuuuu *berasaa kaia ada dalam sikon itu ,, ikutt gemes jugaaaa karena memang bener kaia yang disinetron”gituu :D *arghhh abang baekhyunnnnn ganggu aja niii *puguh itu kann curi”kesempatan jugaa XD *samaa akuu aja yuk fotonya kaloo gitu :D *modus* ditunggu cerita jinhae;a yah eonni ,, kangenn soalnyaaa
    yang drama bittersweetá juga kalo eonni udah engga sibuk *gomawo eonni :) :*

  18. unn jatuh cnta?
    dan bsa bkin kisah smanis ini?
    astaga!
    kerennya unnie..
    #snyum2 kebawa alur

    g tw hrz komen gmn unn, yg pasti epheph ini bkin aq senyum2 gaje saking manisnya..
    jd inget jman sekolah yg naksir diem2 kyk haejin k donghae..
    trus curi2 kndisi bwt foto..
    haduh!
    like, like, like..
    ^^

    aq tnggu mpe kpn pun unn bsa apdet..
    ap pun itu yg unn apdet..
    #sok romantis jdnya
    ^^

  19. Aaah,Kangen JinHae’s moment ky gn lg!
    lm bgt g update ttg JinHae momma!
    Sumpah..kangen kangen!
    tp q jg dh lm g bkeliaran ce jd g smpt bc Dramafiction-nya!
    Dtnggu JinHae2 yg lainx yah!
    Fighting!

  20. MWUAHAHAH XD
    Baru sempet baca onn hahahaha
    Ini ketawa2 sendiri bacanya asli…
    Jadi begitu secara lebih ‘detail’ nya hahahaha
    Harusnya ada part 2 dong #ups hahaha
    Gatau mau comment apa, cuma ngakak2 aja ini hahahaha
    Slalu ditunggu kisah based on true story nya di bbm :p
    Dan kisah jinhae nya juga ya….
    I miss them T^T

  21. akhirnyaaaa ada ff baru keluar :””)
    cieee true story ya eon? xD indahnya duniaaaa kalo lagi jatuh cinta uhuyy~ mirip donghae ga eon? hahaha nisya eonni fighting!!!!
    aku suka sama jalan ceritanyaaaa mehehehe buttttt tbvvvvvvh aku lebih tertarik sama foto yang dibawahnya itu….. OMFG bora unnie sama donghae oppa beneran berdiri sedeket itu? AAAAAAAAAAHHH~~~~~~ /pingsan/

  22. cieeeee…. cieeeee…. true story ya???? chukae…
    jdi gemes bacanya… hehe…
    moga jadi yaaa… readers dsni jg psti kasih dukungan.. hwaitingg!!!!

  23. INI TUH CERITA MOVE ON PALING FANTASTIS!!! akhirnya ya nisya eonn setelah sekian ribu tahun (?) dirimu mup on jugaaaaa ;_______;

    eyaaaa, candidnya beneran koplak xD (yg aslinya lol)

    aduh, aku baru sempet komen skrg T___T
    kmrn2 mau komen tapi di kompi kantor, wepe berat bgt d buka…

    ps: makan2 ditunggu!! (teteup)

  24. anyeong :)
    reader baru,bner2 baru
    td nyari referensi ff d mbah google,dan nemulah blog yg ngsh referensi ttg blog ini
    lsg ke TKP,dan lsg bc ff ini
    pdhal td udah bc yg dpan,udah d kasih panduan bca yg mna dlu biar ngikutin alur critanya, tp tetep lsg loncat indah(?) ke ff ini
    ●๋•нι..нι..нι..●๋•

  25. Based on true story…saya baru baca..T.T

    We always waiting 4 u…kangen jinhae moment, kangen mrk skinship, kangen mereka galau, kangen mereka berantem, sok2an gak kangen satu sama lain, trus kangen klo sudah sama2 jealous, kangen klo dorm SJ udah banjir, trus kangen pengen liat ekspresi kangin lagi gara2 nih couple..hahahha…aaaaaaaa…walaupun begitu, ini cukup buat ngobatin kangen k’mereka…gue terlanjur cinta sama nih couple sejak dulu kala dan selalu nunggu buat mrk bisa go public…T.T

    Keep writting n fighting sa!! #sokenalbgtya..hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s